Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 13 Oktober 2022

IAIN Cirebon Melalui Balai Diklat Keagamaan Bandung Gelar Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Peserta Latsar CPNS Golongan III

 

FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Balai Diklat Keagamaan Bandung menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Peserta Latsar CPNS Golongan III, bertempat di ruang Auditorium LPPM, Lantai III, kampus setempat, Kamis, (13/10/2022). 

Kepala Biro AUAK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Ir Hj Sunarini, M.Kom saat membuka kegiatan tersebut menyatakan, bahwa kegiatan ini adalah kegiatan dari Balai Diklat Keagamaan Bandung dan sebagai satu rangkaian dari pelaksanaan diklat dasar untuk CPNS. 

"Jadi mereka harus membuat suatu proyek perubahan yang nanti bisa diimplementasikan di tempat kerjanya. Dari itu saya pesankan dan ini sudah direncanakan dan sudah dipikirkan bahwa ini adalah perubahan yang akan membawa kepada kebaikan, oleh karena itu harus benar-benar bisa diwujudkan, nanti tidak hanya pada saat mengikuti diklat tetapi sampai setelah mengikuti diklat pun berusaha bisa direalisasikan, diwujudkan proyek perubahan ini," paparnya. 

Sementara itu, Nanang Suryana sebagai penyusun laporan Diklat dari Balai Diklat Keagamaan Bandung menjelaskan, sesuai dengan keputusan Kepala LAN Nomor 13 tentang pedoman penyelenggaraan pelatihan dasar CPNS, bahwa pelatihan dasar CPNS ini dibagi 4 tahap, pertama Masive Open Online Course (MOC) yaitu pembelajaran secara darring, yakni 16 hari lamanya setara dengan 48 JP (Jam Pelajaran). 

Tahap kedua, kata Nanang, yakni DL (Distance Learning). Pada DL ini ada sinkronus dan ada a-sinkronus. Sinkronus adalah pembelajaran langsung dengan online dengan Widyaiswara, sedangkan a-sinkronus merupakan pembelajaran mandiri, itu dilakukan selama 22 hari. 

Lalu tahap ketiga itu masa habituasi, di mana 39 hari di tempat kerja masing-masing. Selama masa 30 hari ini maka dari Balai Diklat Keagamaan Bandung, dalam hal ini panitia dan Widyaiswara terjun langsung ke lokasi untuk melakukan monitoring.

"Monitoring itu untuk mengecek sampai  sejauh mana aktualisasi yang disusun oleh peserta didik di lingkungan kerja masing-masing, dan yang lebih utama adalah progres aktualisasi yang dibuat oleh peserta itu berapa persen.

Dijelaskan, ketika mereka menyusun aktulisasi, mereka melakukan konsultasi dengan pembimbing dan setelah masa 30 hari habituasi aktualisasi, kemudian mereka nanti akan masuk tahap akhir yaitu klasikal selama 6 hari di Balai Diklat.

"Masa klasikal ini ditutup pada hari kelima dengan seminar pelaksanaan aktualisasi. Di mana seminar ini merupakan rangkain wajib yang harus diikuti oleh peserta. Sebab presentasi kelulusan di seminar akhir ini sebesar 30 persen, dan selama ini gaji mereka baru 80 persen. Ketika mereka ingin menjadi PNS penuh, mereka wajib mengikuti pelatihan dasar dengan catatan lulus," terangnya.

Tambah Nanang, selain lulus, mereka juga mendapatkan sertifikat dan ketika pemberkasan ke BKN wajib dilampirkan untuk proses 100 persen. 

"Untuk itu, harapan saya aktualisasi yang dibuat oleh peserta bisa bermanfaat digunakan untuk kemajuan di unit kerja masing-masing," ucapnya.

Sementara salah satu peserta kegiatan Monitoring dan Evaluasi Peserta Latsar CPNS Golongan III, Nelly Husni yakni 
CPNS formasi dosen PBA saat dihubungi di tempat kegiatan menyatakan, bahwa  aktulisasi yang dibuat adalah pengaturan jadwal (Agenda) pimpinan melalui Shared Drive Google drive di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Peserta pada kegiatan ini, diikuti oleh 11 orang IAIN Cirebon, dan 4 peserta dari Bandung UIN bandung. Selain itu juga ada angket kuisener. (din).

Rabu, 12 Oktober 2022

Bupati Cirebon Resmi Buka BSMSS di Desa Japurabakti Astanajapura

KAB CIREBON, FC - Program BSMSS pada hakekatnya merupakan salah satu metode untuk memotivasi dan menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat dalam membangun wilayahnya, sehingga mampu mendorong gerak maju akselerasi pembangunan di daerah pedesaan. Program ini merupakan bantuan keuangan dari Pemkab Cirebon dengan Pemprov Jabar. 

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag dalam sambutannya, saat secara resmi membuka kegiatan Bhakti Siliwangi Manunggal Satata Sariksa (BSMSS) Tahun 2022 di Balai Desa Japurabakti, Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon, Selasa (11/10/2022).

“Program ini selain sebagai salah satu program pengentasan kemiskinan, sekaligus sebagai wahana dalam memelihara ikatan batin kemanunggalan antara TNI dengan rakyat,” ujar Imron. 

Dirinya pun menjelaskan dua alasan subtantif yang mendasari dipilihnya Desa Japurabakti dalam program BSMSS ini.

“Pertama, mengingat kondisi riil sasaran masih banyak yang belum tersentuh pembangunan secara optimal, dikarenakan infrastruktur yang belum memadai atau infrastruktur yang ada perlu diperbaiki. Kedua, lokasi ini memiliki potensi besar untuk dibina menjadi kekuatan pertahanan,” jelas Imron.

“Pembangunan di desa ini menggunakan dua metode, yaitu metode pembangunan fisik dengan pekerjaan rabat beton jalan Dusun 01 dan pemasangan u-ditch. Sedangkan non fisik, berupa penyuluhan,pelayanan serta pembinaan,” lanjut Imron.

Diakhir sambutannya, Imron menyampaikan harapannya agar masyarakat desa bersungguh-sungguh menyambut program ini, sehingga target sasaran yang ingin dicapai dapat direalisasikan dengan baik. Serta manfaat program ini akan berdampak secara multi dimensial, dapat turut dimanfaatkan oleh masyarakat dari desa-desa tetangga.  

Sementara itu, (yang mewakili) Dandim 0620 menambahkan, bahwa BSMSS ini sebagai tindak lanjut dari hasil TMMD yang sudah ada. 

“BSMSS ini sebagai tindak lanjut atau peningkatan dari hasil TMMD yang sudah ada,” ujar Dandim. 

Senada dengan Bupati Cirebon, dirinya menegaskan bahwa program ini sebagai bukti nyata kemanunggalan TNI. 

“Sebagai program lintas sektoral, BSMSS mengikutsertakan berbagai pihak dan peran aktif dari seluruh komponen masyarakat. Sehingga menjadikan momen ini sebagai momen kebersamaan dan bukti nyata kemanunggalan antara TNI dengan rakyat juga pemerintah daerah,” tutur Dandim. (Nisa)

Terinspirasi Wanita Solehah, Mahasiswa IAIN Cirebon Sabet Juara 2 Lomba Baca Cipta Puisi

SANG JUARA : Yuli Yani tersenyum bahagia setelah dinobatkan juara dua pada lomba baca cipta puisi tingkat nasional di IHSD COMPETITION 2022 - UIN Jakarta.


CIREBON, FC - Mahasiswa jurusan guru madrasah ibtidaiyah, semester 3, IAIN Syekh Nurjati Cirebon akhirnya dinobatkan juara 2 pada ajang bergengsi lomba baca cipta puisi.

Lomba yang diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia ini, diselenggarakan oleh lembaga dakwah kemahasiswaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang ke 26.

"Peserta yang ikut dalam lomba ini adalah seluruh muslimah, pesertanya bagus-bagus, tetapi alhamdulillah dengan tema tentang hijab, saya mampu menjadi juara 2, ini tentu sangat saya syukuri," ucap Yuli Yani, Rabu, (12/10/2022).

Yuli menjelaskan, selain persaingan yang ketat, lomba ini adalah tingkat nasional. "Jadi sangat tidak mudah untuk menjadi juara, saya harus bersaing dengan perempuan muslimah lainnya dan saya harus berjuang keras karena membawa nama baik kampus," tutur Yuli yang saat ini sangat bangga karena sudah mampu mengharumkan nama baik almamater di kancah nasional.

Kendati demikian, Yuli mengaku, untuk menjadi juara dirinya harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan penuh kesiapan dan persiapan. 

Hal itu dimulai dari memahami tema, kemudian materi yang akan disampaikan pada materi puisi, hingga puisi ini seolah hidup saat dilombakan.

"Di sini aku mengambil tema tentang aku dan pelindungku, itu tentang hijab, dan juga mengulas contoh-contohnya, seperti Siti Aisyah, Siti Khodijah dan tokoh Islam lainnya, semuanya dibikin puisi, dan tentu saja, puisi ini menjadi menarik karena terinspirasi dari para wanita solehah," terangnya. (Nurdin)

Selasa, 11 Oktober 2022

Pemprov Jabar Evaluasi Perizinan 46 Pertambangan di Cirebon Raya

KAB CIREBON, FC - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengevaluasi terhadap 46 izin pertambangan yang ada di wilayah Cirebon Raya (Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Indramayu, Kuningan dan Majalengka). Evaluasi perizinan ini, untuk mengetahui lebih lanjut, apakah semua persyaratan perizinan sudah dipenuhi secara keseluruhan, terutama dalam hal pemeliharaan lingkungan. 

"Apakah mereka melakukan reklamasi atau tidak? Kita juga akan mengevaluasi hal lainnya," ujar Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum SE, saat menghadiri Sosialisasi Pelayanan Perizinan Sektor Pertambangan, Mineral dan Batubara didampingi Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih SE M.Si. Bertempat di Aula Nyi Mas Gandasari, Setda Kabupaten Cirebon, Selasa (11/10/2022). 

Uu menuturkan, saat ini terdapat sebanyak 46 usaha pertambangan di wilayah Cirebon Raya, yang sudah memiliki perizinan. Namun pihaknya juga masih melakukan inventarisir, jumlah pertambangan yang ilegal. 

Ia juga mengungkapkan, bahwa perizinan pertambangan saat ini ditangani oleh pemerintah provinsi. Namun walaupun begitu, pihaknya tetap membutuhkan koordinasi dengan daerah setempat. 

Oleh karena itu, ujar Uu, ia meminta pemerintah setempat untuk mengevaluasi pertambangan yang sudah ada di wilayahnya. Apakah sudah sesuai dengan aturan atau belum. 

"Kalau belum, kami akan beri waktu untuk menyelesaikan perizinannya," jelas Uu. 

Uu juga memastikan, bahwa pemerintah akan memproses perizinan tambang dengan cepat. Jawa Barat yang memiliki penduduk mencapai 50 juta jiwa ini, sangat membutuhkan hasil tambang. Namun, jika pertambangan dilakukan tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan, pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan penutupan. 

Pasca dilakukan evaluasi perizinan, Pemprov Jabar juga akan membentuk satgas pertambangan. Dimana nantinya akan berfungsi untuk melakukan monitoring dan tindakan terhadap pelaku pertambangan. "Kalau nanti ada yang diputuskan untuk ditutup, maka satgas yang akan bertindak," kata Uu. (Hafid)

49 Warga Kabupaten Cirebon Jadi Transmigran, Ini Fasilitas yang Didapatkan

KAB CIREBON, FC - Sebanyak 49 jiwa dari 20 Kepala Keluarga (KK) asal Kabupaten Cirebon, mengikuti program transmigrasi di Sulawesi Barat. 

Keberangkatan calon transmigran ke UPT Tanjung Cina, Kabupaten Pasangkayu Provinsi Sulawesi Barat ini, dilepas oleh Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag di kantor Bupati Cirebon, Selasa (11/10/2022). 

Imron mengatakan, bahwa para peserta transmigrasi ini, akan mendapatkan fasilitas yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah. Beberapa fasilitas diantaranya, yaitu lahan tambak dan rumah. 

"Disana sudah ada tambak udang yang bisa dimanfaatkan oleh para peserta transmigrasi," kata Imron. 

Jika tambak tersebut masuk masa panen, pemerintah juga sudah bekerjasama dengan sejumlah pengusaha, untuk bisa membeli hasil budidayanya itu. 

Imron berharap, warga yang mengikuti program transmigrasi ini bisa sukses dan memperbaiki kesejahteraan dan perekonomiannya. "Yang terpenting harus ulet dan banyak berdoa," ujar Imron. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto mengatakan, jumlah peserta transmigrasi di Kabupaten Cirebon, merupakan yang terbanyak se-Indonesia. 

Oleh karena itu, sebelum dilakukan pemberangkatan, juga dilakukan pengecekan dan kunjungan dari kementerian pusat. Calon peserta transmigrasi juga mendapatkan pelatihan terlebih dahulu sebelum berangkat ke Sulawesi Barat. 

"Ada pelatihannya terlebih dahulu sebelum berangkat," kata Novi. 

Novi juga menambahkan, fasilitas yang didapatkan oleh peserta transmigrasi, yaitu tambak seluas setengah hektare, rumah seluas 250 meter, lahan kosong dan fasilitas hidup selama satu tahun. 

Menurut Novi, program transmigrasi kali ini, berbeda dengan sebelumnya. Karena semua kebutuhan, baik itu untuk kehidupan ataupun administrasi, sudah difasilitasi oleh pemerintah. 

"Semuanya sudah beres, tinggal berangkat. Bahkan sekarang, berangkatnya bukan dengan kapal laut, tapi menggunakan pesawat," kata Novi. (Nisa)