FOKUS CIREBON, FC - ProgramStudi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon meraih akreditasinya unggul dengan nilai 365. Demikian dinyatakan Kajur PBA, Masriah kepada media di ruang kerjanya, Kamis, (10/11/2022).
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 10 November 2022
Program Studi PBA IAIN Cirebon Meraih Akreditasi Unggul
Rabu, 09 November 2022
Penandatanganan Kerjasama, Sesko TNI - IAIN Cirebon Bangun 'Center Of Excellence '
Komandan Sesko TNI, Marsekal Madya TNI Diyah Yudanardi berjabat tangan dengan Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag sesuai penandatanganan Kerjasama (MoU).
FOKUS CIREBON, FC - Sekolah Staf dan Komando TNI melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu, (9/11/2022), di ruang Auditorium lantai 3, gedung Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Senin, 07 November 2022
Mahasiswi IAIN Cirebon Juara 1 Hafal Hadits dan Sanad
FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Khilda Minhatul Maula, dari Fakultas Ushuluddin dan Adab, Jurusan Ilmu Hadits, sukses menyabet juara 1 pada ajang bergensi MTQ ke 48 tingkat Kabupaten Cirebon, yang diselenggarakan di Kaliwedi, dari tanggal 1-6 Nopember 2022.
Wapres Berharap Universitas Darunnajah Jadi Rujukan Islam Moderat
NASIONAL - Wakil Presiden Mar’ruf Amin mengharapkan Universitas Darunnajah menginspirasi Islam moderat. Melalui pendidikan tinggi yang berproses di dalamnya, perguruan tinggi pesantren tersebut harus melahirkan generasi Muslim yang menyebarluaskan narasi Islam yang moderat, menggerakkan pembangunan dan kemajuan negara, dan menjadi pemersatu bangsa yang kaya dengan keragaman budaya.
“Mereka harus menjadi orang-orang yang memahami agama, yang berpaham moderat, sehingga Indonesia dapat menjadi rujukan Islam wasathiyah bagi dunia,” ujar Kiai Ma’ruf dalam sambutannya dalam acara grand launching Universitas Darunnajah di Jakarta pada Senin 9 November 2022.
Dia menjelaskan, menjadi moderat dapat ditempuh dengan memperdalam ilmu-ilmu keislaman. “Al-Ulum as-Syar'iyyah dalam rangka i'dadul mutafaqqihiina fid diin,” kata dia.
Selain itu, Kiai Ma’ruf juga mengharapkan empat hal lain dari universitas yang dikelola melalui wakaf tersebut. Pertama, dia mendambakan dukungan universitas tersebut untuk mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang ekonomi dan keuangan syariah. Bidang ini merupakan cita-cita besar yang membutuhkan kontribusi pemikiran dari banyak ahli.
Pihaknya memiliki cita-cita, negara ini akan menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah. Banyak pihak akan datang ke sini nantinya untuk mengetahui bagaimana mengembangkan ekonomi syariah di tengah keragaman tradisi.
Kedua, pihaknya meminta Universitas Darunnajah menjalankan pendidikan yang inklusif dan berkualitas untuk semua.
Ketiga, universitas berfungsi untuk mengembangkan keahlian dan bakat individu yang sesungguhnya dipersiapkan untuk memajukan perekonomian dan mengurangi kemiskinan negara. Individu - individu yang dihasilkan dari universitas harus menjadi angkatan kerja yang mumpuni dan lincah dalam menghadapi aneka tantangan di dunia kerja.
“Saat ini visi kita bukan saja di tingkat nasional, melainkan kita ingin mewujudkan tenaga kerja yang kompetitif di tingkat global. Saya harap Universitas Darunnajah menjadi salah satu institusi yang mampu memenuhi target ini. Dari Universitas Darunnajah akan lahir profesional dan ahli yang dibutuhkan oleh negeri,” ujar Kiai Ma’ruf.
Keempat, universitas adalah tempat mengembangkan pengetahuan dan teknologi baru melalui penelitian. Universitas memiliki akses paling banyak terhadap ilmu pengetahuan global yang diambil dan dimanfaatkan untuk kemajuan di dalam negeri. Oleh sebab itu, Universitas Darunnajah harus mengoptimalkan fungsi ini agar menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi serta melakukan inovasi secara terus menerus.
“Universitas Darunnajah harus mengembangkan kerja sama seluas-luasnya dengan institusi lain baik di dalam maupun luar negeri,” imbuh Wakil Presiden.
Kiai Ma’ruf menyampaikan apresiasi atas ikhtiyar keluarga besar Yayasan Darunnajah yang berperan aktif memajukan dunia pendidikan dan keagamaan dengan mendirikan universitas Darunnajah. Hal ini dilakukan untuk merespons tuntutan perkembangan zaman serta memenuhi kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan akses pendidikan, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Ketua Dewan Masjid Indonesia HM Jusuf Kalla menjelaskan, universitas pesantren harus mampu melahirkan pengusaha andal. Mereka adalah orang yang nantinya membangun umat dari jalur ekonomi yang berlandaskan nilai Islam.
“Saya mengapresiasi adanya Universitas Darunnajah. Terlebihi di dalamnya ada fakultas ekonomi dan bisnis. Nanti lulusannya akan menginspirasi dunia usaha negeri ini, bahkan mengharumkan dunia usaha Indonesia di negara lain,” ujar JK.
Di tempat yang sama, Presiden Universitas Darunnajah DR KH Sofwan Manaf bersyukur, rencana mendirikan universitas terwujud. “Alhamdulillah kita berjuang tujuh tahun untuk pendirian universitas. Alhamdulillah sudah turun SK-nya 10 Juni kemarin, namanya Universitas Darunnajah. Sekarang ini ada 3 fakultas dan 10 prodi,” jelas putra pewakaf KH Abdul Manaf Mukhayyar tersebut.
Perguruan tinggi tersebut dikelola melalui wakaf yang manfaatnya diberikan kepada umat Islam. Universitas ini memiliki tiga fakultas: pertama, Fakultas Agama Islam (FAI), mencakup Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Hukum Keluarga Islam (HKI), Pendidikan Islam Usia Dini (PIUD), dan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah (PGMI).
Kedua, Fakultas Bisnis terdiri dari Program Studi Bisnis Digital, Kewirausahaan, dan Administrasi Bisnis. Ketiga, Fakultas Sains Dan Teknologi yang melingkupi Program Studi Sains Aktuaria, Rekayasa Perangkat Lunak, dan Sistem dan Teknologi Informasi.
Acara peluncuran Universitas Darunnajah dihadiri ratusan ulama pengasuh pesantren dari berbagai daerah di Indonesia. “Kami memohon doa kepada semuanya agar dapat terus mendidik generasi bangsa dan berkhidmah kepada umat,” kata Kiai Sofwan.
Kamis, 03 November 2022
IQTAF FEST X: Opening Hari Lahir Ke-10 Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
FOKUS CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (HMJ IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan acara Opening IQTAF FEST X dan Seminar Al-Qur'an dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-10 Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir pada 3 November 2022.
Acara tersebut mengusung tema "Al-Qur'an Sebagai Pedoman Menata Masa Depan" dengan jargon acara "Menata Masa Depan Berorientasikan Al-Qur'an".
Ketua Pelaksana, Fahmi Jauharudin, menyampaikan bahwa acara tersebut bertujuan sebagai pengoptimalan peran umat muslim sebagai khalifah di bumi untuk bisa memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.
"Hidup kita yang berdampingan langsung dengan masyarakat harus bisa mengoptimalkan peran sebagai khalifah di muka bumi ini. Maka dari itu, kita selaku umat muslim harus menjadi pribadi yang unggul yang bisa menguasai pengetahuan dan keterampilan sehingga dapat memberikan kemaslahatan bagi masyarakat," ucap Fahmi.
Dalam Harlah ini, lanjut Fahmi, ada beberapa rangkaian acara, di antaranya adalah seminar Al-Qur'an yang dibawakan oleh Ust. Nurul Ain Akyas, Lc., Dipl, sebagai Dewan Pendiri Yayasan Al-Hikmah Cirebon dan dimoderatori oleh saudara Acep Pahmi Lutpi.
Kemudian rangkaian kegiatan yang kedua adalah perlombaan-perlombaan, di mana perlombaan ini diambil dari tingkat wilayah 3 Cirebon. Adapun perlombaannya adalah MHQ, MSQ, MQK, dan MTQ. Rangkaian acara yang ketiga yakni Puncak Harlah yang akan dilaksanakan pada 12 November nanti," tambahnya.
Dalam kesempatan yang lain, Alfath Pangestu Danar selaku Ketua Umum HMJ IQTAF, menyampaikan bahwa acara tersebut merupakan hal terpenting dalam setiap tahunnya.
"Harlah ini merupakan hal penting bagi jurusan. Dalam kesempatan ini, saya berharap semoga kedepannya IAT lebih unggul dibandingkan sebelumnya dan bisa meningkatkan kualitas ke-IAT-annya untuk dapat bersaing di ranah internal maupun eksternal," ucap Alfath.
Selanjutnya, perwakilan dari Korwil FKMTHI Jabar, Sakinah Nurkholifah menyampaikan salam dari pengurus FKMTHI Jabar dan pesan-pesan untuk acara tersebut.
"Saya ingin menyampaikan salamnya dari pengurus Jawa Barat atas terselenggaranya IQTAF Fest X dan untuk memperingati Harlah IAT yang ke-10. Mereka mengucapkan selamat Harlah untuk IAT," tuturnya.
Kemudian, untuk memperingati Harlah ini pasti ke depannya ada perlombaan-perlombaan. "Untuk memeriahkannya teman-teman bisa memeriahkan lewat Instagram dengan mention FKMTHI jawab Barat atau FKMTHi Nasional. Agar IAT ini eksistensinya bukan hanya di lingkup Cirebon saja, tapi bisa di wilayah Jawa Barat bahkan nasional," ucapnya.
Demikian disampaikan Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, H. Muhammad Maimun, M.A., M.S.I, bahwa rangkaian kegiatan ini jika dilihat dari lombanya bisa bertujuan sebagai sosialisasi kepada masyarakat dan calon mahasiswa baru IAT kedepannya.
"Dalam belajar Al-Qur'an, jangan hanya mempelajari dari satu perspektif saja. Untuk bisa memahami Al-Qur'an perlu pendekatan yang lain agar bisa memahami hal-hal lain di luar perspektif kita. Itulah diperlukan memahami Al-Qur'an dengan pendekatan yang beragam agar kita bisa berdampingan dengan umat Islam yang lainnya," papar Maimun.
Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag., menyampaikan pesan-pesan kepada panitia pelaksana untuk menyiapkan hasil lomba secara objektif sehingga peserta lomba yang menjadi pemenang bisa membawa namanya untuk ber-eksistensi di tingkat lomba selanjutnya.
Sekaligus pada kegiatan ini, Dekan FUA, melakukan simbolisasi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur.
Menurut Anwar, ada beberapa harapan dari kegiatan ini, yakni seluruh mahasiswa harus pandai berbahasa Inggris, tujuannya agar bisa berdakwah di negeri yang lain dengan menggunakan bahasa internasional.
"Islam sebagai rahmatan lil'alamin di mana tanggung jawabnya adalah Al-Qur'an, maka perspektif inilah yang kemudian harus ditopang oleh kemampuan bahasa," harap Anwar.
Dari harapan ini, ungkap Anwar, peningkatan kualitas sudah mulai harus terpola lebih jauh lagi, harus meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk, dan meningkatkan kepada kebiasaan-kebiasaan yang baik dan juga bermanfaat. (Dila)
















