Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 09 Desember 2022

H Slamet Firdaus Raih Gelar Profesor, Guru Besar Di IAIN Cirebon Bertambah

FOKUS CIREBON – Guru Besar di lingkungan Civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon terus bertambah. Kali ini  Guru Besar tersebut disandang oleh H Slamet Firdaus.

Sosok H Slamet Firdaus ini berhak menyandang gelar profesor atau guru besar IAIN Cirebon setelah SK turun dari Kementerian Agama pada 1 Oktober 2022 lalu.

H Slamet Firdaus dinobatkan sebagai guru besar IAIN Cirebon dengan konsentrasi bidang Ilmu Tafsir.

H Slamet Firdaus menjelaskan, pengusulan guru besar IAIN Cirebon ini telah berproses sejak 2021 lalu.

“Untuk menempuh jenjang guru besar ini, kita harus memiliki jurnal terindeks scopus yang bereputasi sebagai persyaratan khusus,” katanya.

Untuk itu, agar untuk pengusulan guru besar IAIN Cirebon ini, H Slamet Firdaus telah menerbitkan empat jurnal internasional terindeks scopus yang ditulis secara kolaboratif.

“Pencapaian jabatan fungsional pada hakekatnya anugerah dan ketentuan Alllah SWT yang diberikan kepada hamba yang dikehendaki-Nya yang wajib disyukuri. Jika mendapatkan yang lebih lagi, maka bersyukurnya harus lebih pula,” tuturnya.

Kamis, 08 Desember 2022

Wali Kota Cirebon Berikan Penghargaan Kepada Atlet Porprov XIV Jabar Tahun 2022.

CIREBON KOTA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon mengapresiasi peran seluruh atlet yang berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat tahun 2022.

Mereka dinilai telah menunjukkan semangat melalui prestasi yang telah diraih, yakni 62 medali dari 33 cabang olahraga (cabor) dan menempati urutan ke-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., pada malam apresiasi dan pembubaran Tim Manajer Kontingen Kota Cirebon pada Porprov Jabar 2022, Rabu (7/12/2022), di ruang utama Griya Sawala DPRD Kota Cirebon.

“Kontingen Kota Cirebon benar-benar berupaya sekuat tenaga dan menunjukkan hasil dari keringat sendiri. Baik dari atlet, pelatih, kontingen, manajer, dan semua pihak yang mendukung,” ungkap Azis.

Azis juga menyampaikan, pencapaian Kontingen Kota Cirebon patut dibanggakan. Menurutnya, mencapai prestasi sesuai dengan target yang diinginkan memang istimewa, tetapi semuanya tidak mudah. Bahkan terkadang menghalalkan segala cara.

“Namun prestasi yang sudah diraih dengan keringat sendiri justru lebih luar biasa dan Kota Cirebon mampu melakukan itu dengan bangga dan semangat tinggi yang ditunjukkan oleh atlet, manajer dan pelatih,” tuturnya.

Bangga dengan Capaian di Porprov Jabar 2022, Wali Kota Ingatkan Pentingnya RegenerasiBangga dengan Capaian di Porprov Jabar 2022, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Regenerasi

Atas capaian yang telah diraih ini, Azis mewakili Pemda Kota Cirebon mengucapkan terimakasih kepada seluruh yang terlibat, mulai dari atlet, pelatih, pimpinan cabor, manajer kontingen, hingga KONI dan NPCI Kota Cirebon.

“Setiap meraih prestasi, pasti ada orang-orang hebat di dalamnya. Oleh sebab itu, kami mengucapkan terimakasih atas semuanya,” kata Azis.

Pihaknya juga mengingatkan kepada seluruh pendamping dan pelatih cabor, agar tidak larut dengan prestasi yang saat ini diraih. Justru harus menyiapkan regenerasi agar tumbuh para atlet muda. “Kita perlu menyiapkan atlet generasi berikutnya,” ucapnya.

Perihal bonus, Azis mengaku, sudah menyiapkan yang terbaik. Nilai bonus yang saat ini sudah disepakati bersama DPRD masih sama dengan bonus empat tahun lalu.

“Bonus yang sudah disiapkan itu diharapkan dapat direalisasikan pada awal tahun 2023 mendatang. Minimal bonus itu nilainya seperti empat tahun lalu. Dan saya pastikan nilainya tidak akan berkurang,” katanya.

Bangga dengan Capaian di Porprov Jabar 2022, Wali Kota Ingatkan Pentingnya RegenerasiBangga dengan Capaian di Porprov Jabar 2022, Wali Kota Ingatkan Pentingnya Regenerasi

Sementara itu, Ketua KONI Kota Cirebon Hj. Wati Musilawati, S.H., mengungkapkan kebanggaanya kepada seluruh atlet, pelatih dan official yang telah berjuang bersama.

“Proses perjuangan ini tidak mudah. Banyak hal teknis dan non teknis yang dilalui. Tapi saya ingin ucapkan terima kasih atas prestasi yang diraih dan dukungan yang diberikan,” katanya.

Wali Kota Cirebon Buka Rapat Koordinasi Kearsipan tahun 2022

CIREBON KOTA – Inovasi berbasis elektronik perlu digali dalam sistem kearsipan di Kota Cirebon. Hal ini agar kearsipan berorientasi pada prinsip-prinsip kecepatan, ketepatan, dan keakuratan.

Demikian dikatakan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., usai membuka Rapat Koordinasi Kearsipan tahun 2022 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Cirebon, di ruang Berlian Hotel Zamrud, Rabu (7/12/2022).

“Salah satu upaya mengoptimalkan peran pemerintahan di era digital dalam penyelenggaraan kearsipan,” kata Azis.

Menurutnya, arsip merupakan dokumen penting dan dapat menjadi referensi untuk mengambil kebijakan. Sebab, arsip dapat dijadikan bukti autentik dan terpercaya bagi perangkat daerah dalam mempertanggungjawabkan setiap kegiatan yang dilaksanakan.

“Saya meminta seluruh perangkat daerah untuk dapat melihat ulang pelaksanaan pengarsipan, apakah telah sesuai dengan manajemen pengarsipan atau belum,” ujarnya.

Keberhasilan kearsipan, lanjut Azis, sangat bergantung pada sinergitas, kebijakan, pembinaan, dan pengelolaan kearsipan. Selain itu, harus didukung sumber daya manusia, sarana, dan prasarana yang berkualitas.

“Ini bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik, tata kelola kearsipan yang tertib dan profesional,” tutur Azis.

Sementara itu, Kepala Dinas Dispusip Kota Cirebon, Gunawan, ATD, DEA., mengungkapkan, rapat koordinasi sebagai bentuk upaya peningkatan pengelolaan arsip bagi perangkat daerah.

“Kami ingin keberadaan arsip di perangkat daerah terdata dan tersimpan dengan baik. Selain itu, arsip sebagai bukti pertanggungjawaban perangkat daerah,” tuturnya.

Dalam rapat koordinasi, pihaknya memberikan penghargaan kepada sejumlah instansi perangkat daerah yang dianggap telah melakukan pengelolaan dan pendokumentasian arsip dengan baik.

Perangkat yang mendapat penghargaan yaitu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR), Dinas Pendidikan (Disdik), dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil).

“Penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Cirebon. Penghargaan untuk memotivasi perangkat daerah bisa mengelola arsip dengan baik,” kata Gunawan. (din)

Rabu, 07 Desember 2022

Sukses Meraih Gelar Profesor, Kartimi Akan Berikan Pengabdiannya Untuk Kemajuan IAIN Cirebon

Prof Dr Kartimi M.Pd


FOKUS CIREBON - Prof DR Kartimi, M.Pd menjadi sosok perempuan aktif dan memiliki jabatan tinggi di jajaran Rektorat IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Selain penampilannya yang sederhana, Guru Besar di Bidang Pendidikan IPA ini juga digadang menjadi salah satu calon kuat di bursa pencalonan Rektor IAIN Cirebon. 

Kartimi sendiri sebenarnya enggan membicarakan soal kontestasi ini, namun karena sebagai pimpinan di Wakil Rektor 2, Kartimi  banyak terlibat dalam perubahan kampus IAIN tersebut dan pencalonan dirinya semata hanya untuk kemajuan IAIN ke depan.

Kartimi saat ini sudah resmi menyandang gelar profesor setelah SK Mendikbud Nomor 64894/MPK.A/KP.07.01/2022 tentang Kenaikan Jabatan Akademik/Fungsional Dosen turun pada 18 Oktober 2022. Gelar akademiknya bertambah menjadi Prof. Dr. Kartimi, M.Pd.

Dalam konteks Pilrek IAIN Cirebon, Prof. Kartimi pun jadi salah satu dari 4 Bakal Calon (Balon) Rektor yang bergelar profesor. Di saat yang sama Prof. Kartimi adalah satu-satunya Balon Rektor perempuan yang berstatus guru besar.

Seorang Guru Besar, dari sisi perlunya guru besar sebagai pejabat rektor, IAIN Cirebon sedang menempuh alih status kelembagaan dari PTKIN bertaraf institut menjadi universitas. 

Dalam waktu dekat, IAIN Cirebon segera bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) atau Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI) sesuai rencana pada Rakerpim di salah satu hotel di Kabupaten Kuningan pada Januari 2022.

Di sisi lain, dalam Permenag RI Nomor 68 tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Rektor dan Ketua pada Perguruan Tinggi Keagamaan yang Diselenggarakan oleh Pemerintah disebutkan Calon Rektor Universitas harus memiliki jabatan fungsional profesor.

Saat ini, dari 9 Balon Rektor IAIN Cirebon hanya 4 yang bergelar profesor. Sementara 5 lainnya masih bergelar lektor kepala. Lektor kepala dibolehkan maju sebagai Balon Rektor sebab IAIN Cirebon masih bertaraf institut. 

Namun begitu, dengan mempertimbangkan progres IAIN Cirebon menjadi universitas, Balon Rektor bergelar profesor dipandang punya nilai plus. Yakni tidak berbenturan dengan Permenag nomor 68 tahun 2015 saat IAIN Cirebin berhasil menjadi universitas.

Kurangnya Jumlah Rektor Perempuan di PTKIN dari sisi perlunya perempuan menjadi rektor, saat ini baru sekitar 12 persen saja rektor PTKIN dari kalangan perempuan. Jumlahnya hanya 7 saja dari 58 PTKIN yang ada saat ini. Jika bicara kesetaraan, maka dibutuhkan 29 rektor perempuan di lingkungan PTKIN.

Salah satu fokus Kemenag RI dalam menciptakan keadilan gender ialah memberi kesempatan berimbang pada kalangan perempuan menempati jabatan strategis di lingkungan Kemenag RI.

Pada Pilrek IAIN Cirebon, hanya ada dua Balon Rektor perempuan. Prof. Kartimi adalah salah satunya. Status guru besar dan perempuan adalah dua hal yang melekat pada diri Prof. Kartimi.

Perjuangan Keras Estriana, Buahkan Penghargaan Terbaik Pada Kegiatan Diklatpim 3 Tingkat Nasional

BERPRESTASI, Estriana, mahasiswa IAIN Cirebon sukses meraih penghargaan pada ajang DIKLATPIMNAS 3 tingkat nasional.


FOKUS CIREBON, FC - Usai berjuang keras, Estriana Arifah Mahfud, mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon akhirnya bisa tersenyum manis, setelah dirinya dinobatkan dengan penghargaan sebagai "Peserta Tergiat Aktif Partisipatif" pada kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Tingkat Nasional (Diklatpimnas) 3 PTKI se-Indonesia di Surabaya.

Estriana, walau lahir dari keluarga yang bisa di bilang kurang harmonis, tetapi gadis cantik ini tak pernah melewatkan untuk maju dan berprestasi saat terbuka lebar untuknya.

Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon jurusan pengembangan masyarakat Islam semester 7 ini mampu membuktikan dirinya sebagai yang terbaik, walau tantangan di depan mata cukup memberatkan dalam perjuangannya. 

Alhasil, dari kegigihan dan semangat juangnya itu, Estriana, salah satu delegasi dari IAIN Cirebon akhirnya berhasil mendapat penghargaan "Peserta Tergiat Aktif dan Partisipatif" yang merupakan kegiatan dari Kementerian Agama Republik Indonesia.

Kepada fokuscirebon.com, Estriana mengaku, mengikuti kegiatan ini sejak tanggal 5 -hingga 7 Desember 2022, bertempat di Hotel GreenSA UIN sunan Ampel Surabaya.

Katanya, kegiatan bertema "lead, Serve and Innovate: Islamic Higher Education Development Goals Emmerging leader" ini, diikuti oleh para peserta terbaik dari kampus masing-masing. 

Di Diklatpimnas 3 ini, setiap peserta diwajibkan untuk mengikuti tahapan seleksi melalui artikel yang dikirimkan, pengalaman mengikuti Diklat kepemimpinan dan juga rekomendasi dari kampus untuk mengikuti kegiatan ini.

Selain itu, terang Estriana, selama Diklat Timnas peserta dituntut untuk aktif dan partisipatif, hal ini dibuktikan dengan salah satu predikat atau prestasi terbaik yang diberikan kepada para delegasi.

 "Alhamdulillah, "Peserta Tergiat Aktif Partisipatif" diberikan kepada saya, dari delegasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon jurusan pengembangan Masyarakat Islam," ucapnya 

Mengenali sosok Estriana lebih dekat, prestasi-prestasi nasional yang diraihnya ini bukanlah yang pertama kali, sebab Estriana Arifah Mahfud sudah beberapa kali mendapatkan prestasi tingkat nasional. 

Pada tahun ini Estri juga menjadi delegasi KKN kolaborasi Nusantara moderasi beragama yang dilaksanakan di Provinsi Papua Tahun 2022, menjadi Winner Putri pesona pariwisata Nusantara Tahun 2022, menjadi Rara tangguh Kota Cirebon Tahun 2022, dan menjadi relawan aktif di beberapa komunitas berbasis sosial. 

"Jadi menurut saya apapun kekurangan yang kita miliki, tidak boleh menjadi hambatan kita untuk tetap berprestasi. Kita harus termotivasi untuk maju agar bisa membanggakan nama baik perguruan tinggi, keluarga, juga nama baik pribadi," katanya.

Justru menurutnya, dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini bisa membuktikan bahwa kita mampu dan bisa menata masa depan kita lebih baik lagi.

"Jangan jadikan kekurangan sebagai hambatan tetapi jadikanlah kekurangan itu menjadi batu loncatan untuk kita terus berjuang dan bisa melangkah lebih maju, dan teruslah berusaha untuk memperbaiki,  ingatlah 3K sebagai kata kunci kesuksesan yakni Kemampuan, Kesempatan, dan Kemauan.

"Dengan komponen ini InsyaAllah kita bisa mencapai kesuksesan yang kita inginkan walaupun kita harus terus berjuang dan belajar untuk menjadi manusia yang terus berproduktif dan inovatif," terangnya.

Estriana juga mengucapkan terima kasih untuk semua elemen yang sudah mendukung dirinya. "Tanpa motivasi dan dukungan dari semuanya, mungkin saya tidak bisa menjadi apa-apa," tandas gadis cantik ini. (din)