Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 03 Juli 2023

Balai Diklat Keagamaan Bandung Bekerjasama Dengan IAIN Cirebon Gelar Pelatihan di PDWK

CIREBON, FC - Balai Diklat Keagamaan Bandung bekerja sama dengan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, menyelenggarakan Pelatihan di Wilayah Kerja (PDWK) dengan tajuk Pelatihan Pelayanan Publik Angkatan V Tahun 2023.

Pelatihan berlangsung selama enam hari, dimulai tanggal 03 s.d 08 Juli  2023, bertempat di IAIN Syekh Nurjati Cirebon . Diikuti oleh 30 peserta baik dari unsur JF, pelaksana dan pengadministrasi di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin, (3/7/2023).

Kegiatan Pelatihan di Wilayah Kerja dibuka oleh Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan – Prof. Dr. H. Ilman Nafi’a, M.Ag..

Dalam sambutannya Prof Ilman menyampaikan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh mengingat pelatihan ini sangat penting untuk bisa melayani  dan menjamin kepuasan publik dalam hal ini tentunya mahasiswa sebagai pengguna jasa IAIN Cirebon. 

Prof. Ilman juga menegaskan, lahirnya 5 Budaya Kerja Kementerian Agama RI, untuk menjawab keinginan dan juga upaya mengembalikan citra dan kepercayaan baik Kementerian Agama dimata publik dengan dibuktikan dengan kinerja yang baik. Maka upaya pelayanan kepada publik berbasis akuntabilitas dan transparansi harus didukung oleh pelayanan yang ikhlas dari seluruh pegawainya. 

Berikut Penjabaran 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama, pertama INTEGRITAS yakni keselarasan antara hati, pikiran, perkataan dan perbuatan yang baik dan benar, Kedua PROFESIONALITAS yaitu  bekerja secara disiplin, kompeten dan tepat waktu dengan hasil terbaik, Ketiga INOVASI yakni menyempurnakan yang sudah ada dan mengkreasi hal baru yang oebih baik, Ke empat TANGGUNG JAWAB yaitu bekerja secara tuntas dan konsekuen, Ke lima  KETELADANAN yakni menjadi contoh yang baik bagi orang lain.

“Nilai-nilai budaya kerja Kementerian Agama terdiri atas 5 (lima) kata, yaitu Integritas, Profesionalitas, Inovasi, Tanggung Jawab, dan Keteladanan. Lima kata tersebut kemudian dijabarkan dalam bentuk definisi dan dielaborasi dalam bentuk indikasi positif dan negatif. Dengan memedomani 5 nilai budaya kerja tersebut, setiap aparatur Kementerian Agama diharapkan dapat melaksanakan tugas dan fungsi dengan sebaik-baiknya, berkinerja tinggi, serta terhindar dari segala bentuk pelanggaran dan penyimpangan,” ujarnya.

Menurut Prof. Ilman, ketika ini benar-benar bisa diterapkan serta diimplentasikan dalam kegiatan atau aktifitas di IAIN Cirebon, dimulai dari tingkat Pimpinan baik Rektorat, Fakultas, Pascasarjana sampai ke tingkat JF, Pelaksana dan Pengadministrasi tentunya ini akan menjadikan IAIN Cirebon menjadi kampus yang unggul dan terkemuka.

Sementara itu Ketua Panita PDWK – Ir. Hikmawati, M.Si. menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat untuk memberikan layanan kepada publik secara maksimal dan konsisten. serta memahami standar pelayanan publik untuk keunggulan layanan instansi.

“Dengan mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu memberikan layanan publik secara maksimal dan berkelanjutan secara konsisten untuk keunggulan layanan instansi”, ujarnya.

Turut hadir dalam Pembukaan pelatihan ini, Widyaiswara BDK Bandung Dr, H. Ayi Nasrudin, M.Pd. (Widyaiswara Ahli Madya), Ranti Nuranita, S.IP., M.A.P. (Widyaiswara Ahli Muda), dan dua orang panitia Yulia Setiawati, S.Sos dan Siti Chaerunnisa, S.Si. (din)

Rektor IAIN Cirebon Ikuti Evaluasi UM-PTKIN 2023 di Kota Batam, Kepulauan Riau

BATAM, FC - Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) RI  mengadakan kegiatan evaluasi UM-PTKIN 2023 di Kota Batam, Kepulauan Riau, Senin, (3/7/2023).

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari hingga Rabu, 5 Juli 2023, dan  diikuti oleh para Rektor dari 58 PTKIN seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut membahas proses pelaksanaan UM-PTKIN 2023 yang telah dilaksanakan, regulasi terkait Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) nasional, dan kesiapan tim IT kampus sebagai dasar perumusan skema PMB PTKIN Tahun 2024.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendis Kemenag RI Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP. MT pada kesempatan ini memberikan apresiasinya terhadap kinerja panitia UM-PTKIN yang telah maksimal dalam menjalankan proses seleksi dari persiapan hingga selesai.

Direktur PTKI, Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag. dalam perjanjiannya meminta para panitia untuk menyusun pengobatan khusus secara substantif untuk jurusan Agama mana yang diminati oleh calon mahasiswa.

Ketua forum pimpinan PTKIN, Prof. Dr. Mahmud, M.Si meminta kepada seluruh rektor yang hadir pada acara evaluasi tersebut untuk memberikan masukan serta gagasan yang nantinya akan digunakan sebagai rumusan acuan dalam penyelenggaraan PMB PTKIN tahun berikutnya.

Pada kesempatan ini Rektor IAIN Cirebon Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag. berharap ke depan akan ada evaluasi dalam skala lokal agar segala upaya serta kendala dapat lebih cepat ditangani.

“Semoga ke depan akan ada evaluasi PMB secara lokal,” ujarnya.

Rektor juga mengatakan IAIN Cirebon saat ini sedang berupaya mengembangkan potensi SDM dan sarana prasarana yang ada, dan lebih mengenalkan program studi yang ada di IAIN Cirebon untuk meningkatkan minat mahasiswa untuk menjadikan IAIN Cirebon sebagai pilihan melanjutkan pendidikan. (din)

Fraksi di DPRD Sampaikan Pemandangan Umum atas Raperda PP APBD Tahun 2022

 

CIREBON, FC -  Semua fraksi di DPRD Kota Cirebon menyampaikan pemandangan umum atas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan (PP) APBD tahun 2022. Hal tersebut dipaparkan melalui rapat paripurna yang diselenggarakan di Griya Sawala gedung DPRD, Senin (3/7/2023).

Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana menjelaskan, rapat paripurna ini merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya pada 26 Juni 2023 lalu. Berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12/2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota, maka seluruh fraksi mesti menyampaikan pemandangan umum terhadap Raperda PP APBD tahun 2022.

Kemudian, sambung Ruri, dilanjutkan dengan wali kota memberikan jawaban atas pemandangan umum dari seluruh fraksi di DPRD. Setelah itu barulah raperda tersebut dapat dibahas lebih lanjut oleh Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemda Kota Cirebon.

“Raperda ini terlebih dahulu disikapi oleh fraksi-fraksi DPRD dalam bentuk pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD. Dilanjutkan dengan jawaban wali kota atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD tersebut,” ujar Ruri saat memimpin rapat.

Setelah proses tersebut selesai, Raperda PP APBD tahun 2022 harus mendapat persetujuan bersama paling lambat tujuh bulan setelah tahun anggaran berakhir, atau akhir bulan Juli 2023.

“Demikianlah gambaran secara singkat mengenai urgensi rapat paripurna hari ini, sekaligus sebagai pengantar rapat paripurna hari ini,” ujar Ruri.

Dalam rapat paripurna kali ini, sejumlah fraksi menyetujui agar raperda tersebut dapat dibahas lebih lanjut. Meski begitu, sejumlah catatan pun diberikan.

Salah satunya disampaikan Ketua Fraksi Partai Gerindra, Fitrah Malik. Poin krusial yang perlu diperhatikan oleh Pemda Kota Cirebon adalah mengenai perbaikan dalam tata kelola keuangan daerah. Misalnya menempatkan orang-orang kompeten pada instansi yang membidanginya.

“Kami mohon agar bisa memperbaiki tata kelola keuangan daerah. Ini merupakan catatan paling miris, karena APBD kita menanggung hutang Rp 38 miliar,” tutur Fitrah.

Sedangkan Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan, Imam Yahya SFil I MSi menyampaikan, dalam roda pemerintahan APBD memiliki peran yang sangat strategis. Baik untuk meningkatkan pembangunan di berbagai sektor sampai mensejahterakan masyarakat.

Oleh karenanya, sambung Imam, Fraksi PDI Perjuangan mendorong agar Raperda PP APBD tahun 2022 dapat dibahas secara komprehensif. Tak lupa, Imam juga memberikan apresiasi kepada pemda usai LKPD Kota Cirebon tahun 2022 mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-7 kali secara berturut-turut.

“APBD merupakan instrumen teknis pembangunan Pemda Kota Cirebon, yang muaranya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ungkap Imam.

Penyampaian pandangan umum tersebut kemudian dilanjutkan Fraksi Partai Demokrat oleh R Endah Arisyanasakanti SH, Fraksi Partai Nasdem oleh Andi Riyanto Lie, Fraksi PKS oleh Yusuf SPdI, Fraksi PAN oleh Syarif Maulana, Fraksi Partai Golkar oleh Andrie Sulistio SE, Fraksi PPP oleh dr H Doddy Ariyanto MM, serta Fraksi Kebangkitan Nurani oleh Een Rusmiati SE.

Dalam rapat paripurna kali ini Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH berhalangan hadir. Maka sesuai dengan surat tugas yang diberikan, jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi di DPRD disampaikan Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati.

Surat perintah tugas untuk wakil wali kota dengan Nomor 800/597/-HUK/Sifat Penting itu ditandatangani Walikota Cirebon, Nashrudin Azis serta dilekati stempel basah.

Pada sambutannya, Eti menyambut baik semua masukan yang diberikan kepada pihaknya. Khususnya soal perbaikan tata kelola keuangan daerah agar lebih baik lagi ke depannya. Ia berjanji persoalaan di bidang tersebut akan diselesaikan sebelum masa kepemimpinannya bersama Nashrudin Azis berakhir.

Selain itu, Eti mengaku jika Pemda Kota Cirebon bakal lebih jeli lagi dalam menempatkan ASN kompeten sesuai bidangnya. Dengan begitu kinerja pemerintahan akan mengalami perbaikan. Contoh kecilnya yaitu bisa memaksimalkan beberapa sektor yang berpotensi mendatangkan PAD.

“Saya ucapkan banyak terima kasih, karena catatan-catatan ini menjadi perhatian serius kami. Terutama saya, pak Sekda dan pak Wali. Kami juga memberikan apresiasi karena terjaganya sinergitas anatara Pemda Kota Cirebon dan DPRD,” kata Eti. (din)

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bupati Minta Semua Harus Terlibat dalam Penanganan Sampah

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag


CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengajak semua pihak untuk ikut berpartisipasi dalam penanganan sampah di wilayahnya, Senin, (3/7/2023). 

Hal tersebut diungkapkan Imron saat acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Kabupaten Cirebon tahun 2023 dengan tema "Solusi untuk Polusi Plastik", dengan tagar kampanye #beatplasticpollution di Taman Parkit Sumber.

Imron mengatakan, polusi plastik adalah ancaman nyata yang berdampak luas di seluruh dunia. Bahkan PBB memproyeksikan pada tahun 2040 akan terdapat 29 juta ton plastik masuk ke ekosistem perairan.

"Saya menyerukan kepada semua pihak untuk bersama-sama mencari solusi dan menanggulangi dampak buruk dari polusi plastik yang berperan pada terjadinya tiga jenis krisis di bumi l, yaitu perubahan iklim, kehilangan biodiversitas dan polusi," katanya.

Ia mengajak seluruh elemen mengambil peran, memberikan contoh yang baik kepada masyarakat luas dan berkolaborasi dalam melestarikan alam sekitar.

"Mari kita mulai dari diri sendiri, lakukanlah pemilahan sampah dari rumah dan kurangi penggunaan plastik sekali pakai," sambung Imron.

Imron menyampaikan, penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan di Kabupaten Cirebon.

"Mari kita jadikan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Kabupaten Cirebon ini sebagai momentum strategis dalam upaya menguatkan komitmen semua pihak untuk berperan serta dalam memperbaiki lingkungan kita," ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cirebon, Iwan Ridwan Hardiawan, S.Sos., M.Si mengatakan, berdasarkan studi dari  Bapenas tahun 2022, komposisi sampah di Kabupaten Cirebon 65 persen sampah non organik didalamnya ada sampah plastik.

"Jadi, sampah plastik sangat besar prosentasenya, yang tentunya berpotensi dalam hal pencemaran yang luar biasa," katanya.

Iwan menjelaskan, penyumbang sampah plastik terbesar dari industri usaha. Pasalnya, selama ini mereka masih menggunakan sampah plastik untuk kemasan.

"Kami sedang menyusun Perda atau Perbup untuk menghimbau toko ritel agar tidak lagi menyediakan kantong kresek, itu salah satu solusi diantaranya," jelas Iwan.

"Solusinya, masyarakat juga harus dikuatkan pola pikirnya supaya bagaimana ketika belanja tidak lagi menggunakan kantong kresek, tapi bawa dari rumah paperbag sendiri untuk mengatasi potensi sampah plastik," imbuhnya. (din)

Jumat, 30 Juni 2023

Sambut Idul Adha 1444 H, Kampus Politeknik Belitung Potong Dua Ekor Sapi

 

Rayakan Idul Adha 1444 H, Akademika Politeknik Belitung berbagi kebahagiaan bersama warga dan mahasiswa dengan memotong dua ekor sapi. 



BELITUNG, FC - Sambut Idul Adha 1444 H,  H, civitas akademika Politeknik Belitung melaksanakan pemotongan hewan  qurban di kampus Politeknik Belitung. Pada kegiatan ini, panitia menyiapkan 100 bungkus daging hewan qurban.

Direktur Politeknik Hartian Ramadhan, ST, MM menyatakan, bahwa pelaksanaan pemotongan hewan qurban pada tahun 2023 ini, akademika Politeknik Belitung menyembelih dua hewan qurban sapi.

"Kita akan bagikan daging kurban ini kepada warga yang berada di sekeliling kampus, termasuk juga untuk para mahasiswa. Hal ini sebagai bentuk membagi kebahagiaan pihak kampus dengan warga," terangnya, Kamis, (29/6/2023).

Dalam kegiatan ini, juga dihadiri ketua yayasan pendidikan Belitung Berehun Marjono, sekretaris Yayasan Kasimin, dan bendahara Yayasan Edi Siswaya serta seluruh civitas Akademika Dosen dan Mahasiswa.

Sementara itu, kegiatan pemotongan tersebut dilakukan setelah pelaksana shalat ied. Dua hewan sapi yang dipotong akan dibagikan kepada warga sebanyak 100 kantung plastik. 


Warga pun dengan senang hati menerima pembagian daging qurban tersebut. Warga merasa kegiatan pemotongan hewan qurban ini sebagai bentuk perhatian kampus mengisi hari raya idul adha dengan berbagi kebahagiaan bersama warga. (Jojo)