Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 28 Oktober 2023

Respon Cepat Polsek Talun Padamkan Api di Belakang Perumahan Puri Gita Kepompongan

Para Anggota Polsek Talun, dibantu warga tengah berupaya memadamkan api yang terus berkobar membakar rumput kering di samping tol, belakang perumahan Puri Gita Kepompongan, Kabupaten Cirebon. 


FOKUS CIREBON, FC - Petugas Kepolisian dari Polsek Talun diterjunkan untuk memadamkan api yang membakar rumput kering ilalang di pinggir Tol, belakang Perumahan Puri Gita, Desa Kepompongan, Sabtu, (28/10/2023).

Kapolsek Talun, melalui Bripka Suja melaporkan, saat ini para petugas kepolisian dari Polsek Talun bersama dibantu warga tengah berupaya memadamkan api yang terus membesar akibat rumput kering dan tiupan angin. 

"Dengan peralatan seadanya, kami mencoba untuk memadamkan api yang terus membesar akibat tipuan angin, membesarnya api ini karena mudahnya material yang terbakar, salah satunya rumput-rumput kering," terangnya. 


Belum diketahui pasti apa penyebab dari kebakaran tersebut, namun sambil menunggu kedatangan Pemadam Kebakaran, para anggota Polsek Talun bersama warga terus berjibaku memadamkan api agar tidak membesar dan merambat ke lahan lainnya.

Upaya para anggota Polsek Talun ini sebagai bentuk reaksi cepat agar api tidak menyebar dan api bisa segera dipadamkan. (din)

Kabupaten Cirebon Berhasil Borong 4 Penghargaan FesTIK 2023

KABUPATEN CIREBON — Kabupaten Cirebon berhasil memborong empat penghargaan pada gelaran Festival Teknologi Informasi dan Komunikasi (FesTIK) 2023 di Semarang, Jawa Tengah, Jum’at (27/10/2023).

Dalam ajang tahunan itu, dua penghargaan diraih oleh Diskominfo Kabupaten Cirebon dan Cirebonkab Saber Hoaks dalam kategori Kolaborasi Mitra Daerah Terbaik 2023.

Diskominfo Kabupaten Cirebon dan Cirebonkab Saber Hoaks di anggap sebagai mitra terbaik Relawan TIK dalam menjalankan sejumlah program.

Ketua Relawan TIK Indonesia, Fajar Eri Dianto menuturkan, bahwa penghargaan Mitra Daerah Terbaik ini, dipilih karena peran daerah yang cukup maksimal bersinergi bersama Relawan TIK dalam melakukan pendampingan terhadap masyarakat.

Dirinya berharap, prestasi yang sudah diraih oleh sejumlah provinsi dan kota/kabupaten di Indonesia ini agar bisa terus dipertahankan dan ditiru oleh wilayah lainnya.

“Selamat dan pertahankan prestasi, agar bisa diikuti oleh daerah lainnya,” kata Fajar.

Sedangkan dua penghargaan lainnya, diraih oleh Relawan TIK Kabupaten Cirebon pada kategori Program Inovatif dan Desa Cerdas, dan Desa Munjul sebagai penerima penghargaan Transformasi Digital Pemerintah Desa.

Relawan TIK Kabupaten Cirebon terpilih untuk menerima penghargaan tersebut, karena meluncurkan sejumlah program inovatif, seperti TAKWA (Teknik Animasi Konten dan Wawasan Media), GELIAT (Gema Literasi Digital Terpadu) dan Lailatul Qoding.

Sedangkan Desa Munjul Kabupaten Cirebon, mendapatkan penghargaan, karena sudah menerapkan pelayanan administrasi secara online dan digital. Terobosan yang dilakukan oleh desa ini, dianggap bisa memotivasi desa lainnya untuk melakukan hal yang sama.

Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, SH., MH yang diwakili oleh Sekretaris Diskominfo Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno, S.Si menerima langsung penghargaan tersebut didampingi perwakilan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP). Dirinya juga bersyukur atas capaian yang sudah didapatkan Diskominfo Kabupaten Cirebon.

“Alhamdulillah, Diskominfo Kabupaten Cirebon bersama dengan Cirebonkab Saber Hoaks meraih penghargaan ini. Hal ini tentunya menjadi bukti, kita Diskominfo Kabupaten Cirebon selalu terbuka untuk berkolaborasi dalam hal-hal yang positif,” ujar Fajar.

Ia juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Relawan TIK Kabupaten Cirebon, yang telah membantu memverifikasi informasi-informasi Hoaks, terutama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon.

“Kami ucapkan terimakasih kepada teman-teman Relawan TIK Kabupaten Cirebon yang telah membantu menangkal informasi-informasi Hoaks melalui Cirebonkab Saber Hoaks,” ungkapnya.

Ketua Relawan TIK Kabupaten Cirebon, Akhmad Rofahan, juga turut bangga dengan raihan penghargaan yang bisa diraih oleh Kabupaten Cirebon dalam ajang tahunan tersebut.

Menurut Rofahan, penghargaan yang bisa diraih oleh Kabupaten Cirebon dalam ajang Festival TIK ini, membuktikan bahwa Kabupaten Cirebon bisa bersaing dengan kabupaten/kota, bahkan provinsi lainnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Diskominfo Kabupaten Cirebon kepada Relawan TIK Kabupaten Cirebon. Karena menurutnya, berdasarkan dukungan tersebut, RTIK Kabupaten bisa berkolaborasi dan membuat program-program yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. (din)

Jumat, 27 Oktober 2023

Hadiri Muscab IPSI, Bupati Imron Berharap Olahraga Pencak Silat Terus Berkembang dan Berprestasi

KABUPATEN CIREBON -- Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) dan Pelantikan Pengurus Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Cirebon tahun 2023-2027. Acara tersebut dilaksanakan di Pendopo Bupati Cirebon, Jum'at (27/10/2023).

Imron mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cirebon terus mendukung semua cabang olahraga yang ada di daerahnya.

Sehingga, ia berharap dengan adanya Muscab IPSI ini, olahraga Pecak Silat dapat berkembang lebih baik lagi dari yang sebelumnya.

"Saya berharap, Pencak Silat di Kabupaten Cirebon tumbuh lagi, berprestasi serta mampu membawa nama Kabupaten Cirebon ke jenjang yang lebih tinggi," kata Imron.

Ia juga mengungkapkan, selama ini Pemkab Cirebon selalu memberikan fasilitas untuk cabang olahraga di Kabupaten Cirebon. Namun, lanjut Imron, ada tiga faktor agar olahraga bisa berkembang dengan baik serta mendapatkan banyak prestasi.

"Ada tiga faktor agar olahraga berkembang, diantaranya dukungan dari keluarga (orang tua) dan atletnya sendiri. Di samping itu, setiap cabor ada pelatih yang menggali potensi-potensi atletnya," ujarnya.

"Dan terakhir, unsur pemerintah, karena sangat penting sekali dukungan pemerintah," imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Koni Kabupaten Cirebon, Sugeng Darsono mengatakan, pihaknya meminta agar kepengurusan IPSI yang baru bisa memberikan gagasan dan ide-ide yang lebih baik lagi.

Menurut Sugeng, dalam mengelola cabang olahraga, lebih baik dipengaruhi oleh dua hal yang bisa membuat organisasi bisa lebih berkembang dan maju.

"Pertama, manajemen organisasi. Didalam organisasi yang baik, yang dibutuhkan bukan SUPERMAN, tetapi SUPERTIM. Karena kalau SUPERMAN itu orang hebat, pintar, tapi dia jalan sendiri, tidak bisa bekerja sama dan bersinergi dengan yang lain. Tetapi kalo SUPERTIM adalah tim yang solid, punya jejaring yang kuat dan punya Komitmen bersama untuk memajukan organisasi dan prestasi atlet," jelas Sugeng.

"Dan yang kedua, adanya pelatih, sarana dan prasana serta dana untuk operasional kegiatan, semuanya itu berkaitan," lanjutnya.

Ia berharap, dengan kepengurusan IPSI yang baru ini, dapat merekrut atlet-atlet muda di Kabupaten Cirebon.

"Pembinaan agar bisa merekrut atlet-atlet usia dini sebagai regenerasi masa yang akan datang, karena potensi di Kabupaten Cirebon sangat baik. Apalagi, IPSI di Kabupaten Cirebon merupakan cabor unggulan, karena kemarin pada Porprov 2022 mendapatkan medali emas. Dan tentunya ini berkat kerjasama tim yang baik," tambah Sugeng. (DISKOMINFO)

Rabu, 25 Oktober 2023

Pemkab Cirebon Raih Penghargaan Maturitas PSIP Level Tiga

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon berhasil memperoleh penghargaan Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) pada level 3 atau berada pada level terdefinisi dari Pemerintah Pusat.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag didampingi Inspektur Kabupaten Cirebon, Drs. Iyan Ediyana, MM., M.Si., CGCAE.

Dan penghargaan diserahkan oleh Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Barat, Samono, AK., MM., CFRA., CA., OAI., CGCAE pada acara Workshop “Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa” pada Pemerintah Kabupaten Cirebon, yang dilaksanakan di Hotel Grand Tryas Cirebon, Rabu (25/10/2023).

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Inspektorat Kabupaten Cirebon selaku leading sector pelaksanaan SPIP di Pemerintah Kabupaten Cirebon.

“Hal ini tidak terlepas dari dukungan seluruh perangkat daerah yang ada di Kabupaten Cirebon. Semoga penghargaan ini dapat kita pertahankan, bahkan lebih kita tingkatkan lagi tentunya dengan melakukan penyempurnaan, demi Kabupaten Cirebon yang lebih maju,” ujar Imron.

Bupati Imron juga meminta kepada para kuwu (kepala desa) se-Kabupaten Cirebon agar dapat menggunakan keuangan negara sesuai dengan aturan yang ada.

“Workshop ini diharapkan dapat membina para kuwu, agar keuangan di desa tertib sesuai aturan,” lanjut Imron.

Imron berpesan, sekecil apapun menggunakan dana dari negara, harus disertai laporan pertanggungjawaban. “Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat mempergunakan anggaran sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Drs. Iyan Ediyana, MM., M.Si., CGCAE menyampaikan, bahwa penghargaan ini merupakan prestasi bersama.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim SPIP Kabupaten Cirebon yang telah bekerja. Proses SPIP ini merupakan rangkaian penilaian yang cukup panjang sampai dengan diperolehnya penghargaan Maturitas Penyelenggaraan SPIP level 3,” kata Iyan. (din)

Prof Dr Aan Jaleani M.Ag : IAIN Cirebon Bersiap Kompetisi Transformasi Digital Untuk Bersaing Di Kancah Global

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada proses wisuda ke XXVII di salah satu hotel di Cirebon.


CIREBON, FC - Ratusan mahasiswa sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon hari ini di wisuda di Apita Hotel, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Rabu (25/10/2023).

Wisuda tersebut berlangsung dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda dan Magister XXVII IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan tema "Bersatu, Unggul dan Mendunia Menuju Universitas Siber IAIN Syekh Nurjati Cirebon”.

Wisuda IAIN Cirebon hari kedua ini berjumlah 556, dengan rincian IPS 95 Orang, Program Biologi 115 Orang, Program PGMI 74 Orang, Program MPI 79 Orang, Program Bahasa Indonesia 47 Orang, Prodi SPI sebanyak 39 orang, Prodi. AFI sebanyak 9 orang, Prodi IAT sebanyak 64 orang, Prodi ILHA 16 orang dan Prodi Sastra Arab sebanyak 19 orang.

Dalam sambutannya, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani  MAg, memberikan ucapan selamat kepada mahasiswa-mahasiswi sarjana yang di wisuda hari ini.

“Kami atas nama pimpinan dan lembaga IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengucapkan selamat kepada adik-adik yang di wisuda hari ini. Mari kita bangun intelektualitas muslim kita untuk menjadi hamba atau insan yang bermanfaat dan memberi kontribusi positif,” kata Prof Aan.

Selain itu, kata Rektor para sarjana dan magister IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang di wisuda, harus mampu menunjukkan keilmuannya di tengah masyarakat. Sebab IAIN Syekh Nurjati Cirebon juga tengah  berkompetisi untuk melakukan transformasi digital.

"Perguruan tinggi sekarang ini berkompetisi untuk melakukan transformasi digital secara menyeluruh agar makin tangguh bersaing di kancah global. Digitalisasi itu akan lebih efektif jika para pemimpin kampus juga memiliki literasi digital yang mumpuni," jelasnya.

Sebab kata Prof Aan, digitalisasi saat ini sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi karena merupakan kehendak zaman. Dengan digitalisasi juga melahirkan banyak kemudahan, seperti terhadap layanan
kepada mahasiswa, dosen dan publik.

Untuk itu, transformasi harus dimulai dari para pemimpin kampus yang terliterasi digital. "Ini memang butuh proses. Tapi transformasi ini harus dilakukan karena akan lebih siap bersaing di kancah internasional," paparnya.

Selain itu, katanya, digitalisasi akan
membuat layanan menjadi hemat anggaran. Bahkan ke depan layanan akan semakin murah karena terbangun ekosistem yang saling terintegrasi.

"Layanan di kampus harus benar-benar
dibuat yang terintegrasi, jaringan internet yang handal dan cepat untuk memenuhi seluruh layanan," ucapnya.

Sementara itu, Dekan FUA IAIN Syekh  Nurjati Cirebon, Dr Anwar Sanusi, M.Ag menyatakan, bahwa sebelum ada sekitar 146 mahasiswa Fakultas Ushuludin dan Adab (FUA) yang di wisuda. 

Wisuda ke XXVII ini merupakan wisuda yang terlahir bagi IAIN Syekh Nurjati Cirebon setelah nanti turun SK UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

"Wisuda di hari kedua ini aman dan kita semua tenang, karena perubahan transformasinya belum keluar. Sehingga hari ini dan besok merupakan wisuda terkahir sebelum turun SK UIN," katanya.

Terkait dengan kesiapan UIN Siber, Anwar sudah mempersiapkan FUA menyongsong transformasi kelembagaan ini. Hal itu sudah dilakukannya dengan berbagai persiapan dan kegiatan yang digelar. 

"Kita juga undang Pemateri dari luar negeri, dan pada seminar kita menggandeng tiga negara. Insya Allah pada 10 Nopember 2923 kita akan datang ke Iran untuk kerjasama FUA  terkait transformasi kelembagaan," terangnya.

Anwar juga menegaskan, sebagaimana pidato Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon maka pihaknya sudah mempersiapkan  diri dengan dunia digital, termasuk lulusan juga kita persiapkan.

Dalam menyongsong transformasi kelembagaan, kita juga sudah mempersiapkan Kurikulum berbasis Siber, kemudian dari tiap-tiap jurusan sudah diwakili 2 dosen untuk penyusunan modul digital dan lainnya. 

"Jadi harapan kita pada wisuda ke XXVII ini, para lulusan dengan kemampuan mereka bisa menciptakan lapangan pekerjaan, karena mereka sudah dibekali dan sudah sudah bisa mengaplikasikan hasil dari kurikulum berbasis Siber" tandasnya. (din)