Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 09 April 2025

Ratusan Warga Datangi Kantor Desa, Kuwu Sampiran Sampaikan Klarifikasi Dihadapan Massa Unjukrasa

Kuwu Sampiran, saat memberikan keterangan pers di kantornya.


CIREBON, FC – Ratusan warga mendatangi kantor desa untuk meluapkan rasa ketidakpuasan kepada Kuwu Sampiran, Sujito, yang tidak menemui warga saat musibah keracunan terjadi. 

Kuwu Sampiran, Sujito, dihadapan massa aksi dan juga perwakilan warga saat berdialog di dalam kantor desa, langsung memberikan klarifikasi. 

Sujito menegaskan bahwa dirinya telah mengambil langkah dengan mengutus pegawai desa sebagai perwakilan saat musibah terjadi, karena pada saat itu dirinya sedang menjalankan tugas lain yang tidak memungkinkan untuk hadir langsung di lokasi kejadian.

“Saya sudah mengutus staf untuk mewakili saya ke tempat di mana musibah keracunan warga terjadi, jadi sangat tidak benar jika saya tidak peduli, sebab saat itu memang sedang ada tugas lain dan sudah meminta untuk diwakilkan menemui warga yang terkena musibah keracunan,” ujar Sujito. 

Pernyataan tersebut diungkapkan langsung kepada media juga warga yang tengah mengekspresikan kecemasan melalui aksi unjuk rasa di kantor Desa Sampiran.

Selain penunjukan perwakilan, pihak desa juga mengambil langkah penanganan terhadap warga yang terdampak. 

Warga yang terkena musibah, termasuk mereka yang tidak memiliki BPJS, segera dibawa ke rumah sakit dengan bantuan dari desa. Upaya tersebut dinilai sebagai bukti nyata keseriusan pihak desa dalam memberikan pelayanan dan dukungan kepada masyarakat di tengah situasi krisis.

Sebelumnya, ratusan warga mendatangi kantor desa dan menganggap bahwa Kuwu Sampiran  kurang empati atas musibah keracunan yang menimpa warganya. Dugaan tersebut memicu aksi demonstrasi di kantor desa sebagai bentuk aspirasi masyarakat. 

Namun, setelah dilakukan pertemuan melalui perwakilan warga dan didampingi Sekretaris Camat Talun, dan Kapolsek Talun serta unsur Musika lainnya, massa aksi tersebut kemudian mengakhiri demonstrasinya dengan damai.

Klarifikasi yang disampaikan Kuwu Sampiran ini diharapkan dapat meredakan keresahan warga sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah desa dalam menghadapi situasi darurat. 

Menurut Sujito, pihak Desa Sampiran tetap berkomitmen untuk terus memperbaiki sistem komunikasi dan penanganan krisis demi kesejahteraan seluruh warga. (sin)

Libur Lebaran, Destinasi di Kabupaten Cirebon Diserbu Wisatawan

KABUPATEN CIREBON – Selama libur baik sebelum maupun sesudah Lebaran 2025, sejumlah tempat wisata di Kabupaten Cirebon dipadati oleh wisatawan asal luar kota. Terutama saat libur pasca Lebaran 2025 dimana sejumlah wisata berkunjung ke beberapa destinasi di Kabupaten Cirebon.

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon, Syafrudin Aryono, Rabu (9/4/2025).

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah destinasi wisata yang selalu dijadikan tempat untuk menghabiskan waktu libur panjang mulai dari wisata fashion, wisata religi, wisata alam dan wisata buatan.

“Dari data yang kami catat ada 9 lokasi wisata yang minimal dikunjungi oleh 2 ribu orang selama libur Lebaran 2025,” ucapnya.

Dari kesembilan destinasi wisata itu terbagi kesejumlah kategori destinasi wisata. Namun yang paling banyak dikunjungi adalah destinasi wisata buatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Cirebon.

“Dari kesembilan destinasi itu mulai dari wisata religi, fashion, dan wisata buatan ya,” bebernya.

Ia menjelaskan, untuk kunjungan di wisata buatan terdiri dari destinasi wisata kolam renang Tropicana, kolam renang tirta gemilang, kolam renang gempol waterboom dan talaga langit.

“Untuk kunjungan di kolam renang Tropicana kami catat ada sebanyak 5.337 orang, lalu kolan renang tirta gemilang 5.577 orang, terus ada kolam renang gempol waterboom sebanyak 2.354 orang dan talaga langit ada sebanyak 9.985 orang,” ucapnya.

Kemudian untuk wisata fashion masih menjadi pilihan bagi wisatawan terutama di pasar batik trusmi sebanyak 2.755 kunjungan. Sedangkan untuk wisata alam ada beberapa yang menjadi pilihan wusatawan mulai dari taman bukit lumpang sebanyak 3.278 kunjungan lalu garden ciberes alam sebanyak 6.446 kunjungan.

“Untuk wisata religi ada di komplek makan sunan gunung jati sebanyak 2.818 kunjungan dan syekh magelung sakti ada 2.262 kunjungan,” terangnya. (Hanin)

Kuwu Sampiran, Sujito Temui Pasien Keracunan dan Beri Santunan


LCIREBON, FC – Kuwu Desa Sampiran, Sujito, telah melakukan klarifikasi secara langsung kepada warga terkait musibah keracunan yang menimpa sejumlah warga desa. Bahkan Kuwu sendiri membesuk pasien langsung di rumah sakit sekaligus juga memberikan santunan kepada yang lain.

Tak hanya memberikan penjelasan, kepada media juga Sujito mengaku sudah mengadakan pertemuan terbuka dengan masyarakat serta memberikan bantuan dan santunan kepada para korban.

Dalam keterangannya, Kuwu Sujito menegaskan bahwa Pemerintah Desa Sampiran selalu berkomitmen memberikan pelayanan yang baik, cepat, dan bermanfaat.

Ia secara rutin mengingatkan seluruh aparatur desa untuk mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.

"Sejak awal kejadian, saya sudah meminta agar segera mewakili saya untuk cepat bergerak membantu para korban keracunan untuk mendapat pengobatan. Dalam hal ini, kami memanfaatkan fasilitas BPJS dan berbagai program lainnya agar korban bisa segera tertangani," ujar Sujito.

Selain meminta maaf dikarena tidak bisa langsung menemui para korban karena sedang menangani anggota keluarganya yang tengah sakit, namun diakuinya, Sujito sudah

 secara langsung membesuk warga yang dirawat akibat keracunan untuk memastikan  kondisi kesehatan mereka. Ia menyampaikan keprihatinan yang mendalam serta memberikan bantuan kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian dan empati.

"Desa Sampiran sangat peduli terhadap lingkungan dan kondisi warga. Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga merasa aman dan mendapatkan perhatian penuh dari pemerintah desa," tambahnya.

Langkah cepat dan responsif dari Kuwu Sujito ini sebagai wujud dan bukti kepemimpinannya yang selalu terbuka untuk warganya. 

Hanya memang dalam hal-hal tertentu ketegasan bersikap seorang pemimpin juga diperlukan, hal itu untuk menyeimbangkan keputusan atau kebijakan yang semuanya untuk bermuara kepada kepentingan warga.

Kuatkan Semangat Kebersamaan, Ratusan Sivitas Akademika UIN Siber Cirebon Hadiri Halal Bihalal Usai Libur Lebaran 1446 H

CIREBON, FC – Mengawali hari pertama masuk kerja pasca libur Idulfitri 1446 Hijriah, ratusan sivitas akademika Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon, yang juga dikenal Cyber Islamic University (CIU), memadati halaman Gedung Rektorat pada Rabu pagi, 9 April 2025. 

Momen kebersamaan tersebut dikemas dalam acara halal bihalal yang dipimpin langsung oleh Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag., didampingi para Wakil Rektor dan Ketua Senat, Prof. Dr. H. Farihin, M.Pd.

Acara berlangsung hangat dan penuh khidmat, menjadi wadah silaturahmi serta saling memaafkan di antara jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, hingga staf administrasi setelah satu bulan menjalani ibadah puasa.

Dalam sambutannya, Rektor Prof. Aan Jaelani menyampaikan bahwa halal bihalal bukan sekadar tradisi pasca-Idulfitri, melainkan juga momen penting untuk memperkuat sinergi dan semangat kerja kolektif dalam membangun UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sebagai kampus siber unggulan nasional dan internasional.

“Momentum Syawal ini harus kita manfaatkan untuk memperbarui semangat pelayanan, memperkuat semangat kebersamaan, dan memantapkan langkah kita ke depan sebagai kampus siber yang inovatif, inklusif, dan berdaya saing global,” tegas Prof. Aan.

Senada dengan itu, Ketua Senat Prof. Farihin dalam sambutannya turut mengajak seluruh sivitas untuk menjadikan nilai-nilai Ramadan dan Idulfitri sebagai spirit dalam menjalankan tugas akademik dan pengabdian kepada masyarakat.

Suasana kekeluargaan semakin terasa ketika para pimpinan saling bersalaman dengan para dosen, tenaga kependidikan, serta staf, disambut senyum dan sapaan hangat. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momen penyegaran sebelum kembali pada rutinitas kerja dan akademik.

Wakil Rektor I, II, dan III turut menyampaikan harapannya agar spirit kebersamaan ini terus terjaga sepanjang tahun, seiring dengan perkembangan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang terus melangkah maju, baik dalam peningkatan mutu akademik, kerja sama internasional, maupun transformasi digital.

Kegiatan halal bihalal ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Acara ini menjadi penanda awal yang penuh berkah untuk menjalani aktivitas kampus di bulan Syawal 1446 H, sekaligus mencerminkan nilai-nilai Islami yang menjadi ruh utama UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. (sin)

Selasa, 08 April 2025

Momen Halalbihalal dan Syukuran Pelantikan, Wali Kota Tegaskan Komitmen untuk Pembangunan Berkelanjutan


CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon menggelar acara Halalbihalal dan Syukuran Pelantikan Wali Kota Cirebon dan Wakil Wali Kota Cirebon, di Balai Kota Cirebon, Selasa (8/4/2025). 

Kegiatan dihadiri oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, Sekretaris Daerah, Agus Mulyadi, para asisten, para staf ahli, sejumlah unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat dan kepemudaan dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menyampaikan ucapan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Kota Cirebon. 

“Sebagai manusia biasa, saya tentu tidak luput dari kekurangan dan kesalahan, baik dalam perkataan, perbuatan, maupun interaksi sehari-hari. Semoga kita bisa saling memaafkan dan melangkah ke depan dengan hati yang bersih,” ujarnya. 

Ia berharap, momen Halalbihalal ini dapat mempererat tali silaturahmi dan memperkuat persaudaraan antarwarga Kota Cirebon tanpa melihat latar belakang politik, agama, atau suku.

Wali Kota juga mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang telah terlibat dalam pengamanan dan pengaturan arus mudik selama periode Lebaran. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua unsur Forkopimda dan personel yang bertugas, yang telah berperan besar dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pemudik,” tambah Wali Kota.

Mengenai pelaksanaan acara syukuran pelantikan yang sempat tertunda, Wali Kota memberikan penjelasan bahwa setelah pelantikan, kepala daerah langsung mengikuti retreat di Magelang. 

"Di sana, kami diberikan pembekalan mengenai tugas kepala daerah serta arahan strategis terkait pembangunan dari para menteri dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas),” jelasnya. 

Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan program pembangunan nasional.

Setelah pelaksanaan retreat, Wali Kota bersama Wakil Wali Kota segera melaksanakan koordinasi terkait program-program prioritas pembangunan yang harus segera dikerjakan, terutama yang berhubungan dengan kebutuhan dasar masyarakat dan infrastruktur. 

“Kita harus memastikan setiap kebijakan yang diambil dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Pada kesempatan ini, Wali Kota juga mengungkapkan pentingnya dukungan dari seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan program pembangunan. Ia menegaskan bahwa tugas besar yang dihadapi oleh pemerintah Kota Cirebon mencakup bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta pemberdayaan ekonomi yang harus dilakukan secara bersama-sama. 

“Kami membutuhkan dukungan dan doa dari bapak-ibu sekalian untuk bisa mewujudkan kebijakan yang responsif dan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Wali Kota juga memperkenalkan istri tercinta, Ibu Noviyanti Edo, yang selalu mendukungnya dalam menjalankan tugas sebagai Wali Kota. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada keluarga yang selalu memberikan dukungan dan semangat.

“Tanpa dukungan keluarga, tentu saya tidak bisa menjalankan tugas ini dengan baik,” ujarnya.

Dalam bagian akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh elemen masyarakat Kota Cirebon untuk fokus pada visi besar pemerintahannya yakni "Cirebon Setara Berkelanjutan". 

Visi ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan kota yang seimbang, inklusif, dan berkelanjutan. “Cirebon yang lebih baik, lebih maju, dan lebih sejahtera adalah tujuan kita bersama. Mari kita bergotong royong mewujudkannya,” katanya.

Wali Kota kemudian merinci tiga fokus utama dalam mencapai visi tersebut, yaitu pertama, peningkatan infrastruktur dan kualitas layanan publik. 

“Kami akan memastikan akses yang setara untuk semua wilayah di Kota Cirebon terhadap infrastruktur dasar yang memadai,” katanya. 

Kedua, pemberdayaan ekonomi lokal dengan mendorong perkembangan UMKM dan menciptakan lapangan kerja. “Kami akan fokus mengembangkan ekonomi lokal agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Ketiga, pelestarian lingkungan. Menurut Wali Kota, pembangunan yang ramah lingkungan akan menjadi prioritas, karena pihaknya percaya bahwa keberlanjutan sumber daya alam dan penanganan isu perubahan iklim adalah kunci untuk masa depan yang lebih baik bagi Kota Cirebon.

Ia menutup sambutannya dengan optimisme bahwa hanya dengan kebersamaan, Cirebon dapat mengatasi segala tantangan yang ada. “Mari kita jadikan Kota Cirebon sebagai contoh kota yang tidak hanya bertumbuh secara ekonomi, tetapi juga memiliki kualitas hidup yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakatnya,” tutupnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim sukses, relawan, dan seluruh pihak yang telah berjuang bersama dalam memenangkan mereka dalam pemilihan kepala daerah. 

“Proses politik sudah selesai. Kini saatnya kita fokus bekerja untuk kemajuan Kota Cirebon,” ujarnya. Ia mengajak seluruh pihak untuk melupakan perbedaan politik dan bekerja bersama untuk mewujudkan Cirebon yang lebih baik.

Acara Halalbihalal dan Syukuran Pelantikan ini diakhiri dengan ramah tamah dan saling bermaafan antar hadirin, yang mencerminkan semangat kebersamaan dan saling mendukung untuk mencapai tujuan bersama dalam membangun Kota Cirebon ke arah yang lebih baik. (Ara)