Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 12 Agustus 2025

UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Wisuda 763 Mahasiswa, Raih Akreditasi Unggul BAN-PT

Rektor UIN Siber Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag


CIREBON, FC – Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon kembali mencetak sejarah dengan menggelar wisuda yang diikuti oleh 763 lulusan dari berbagai program studi. Acara wisuda ini sekaligus menjadi momentum istimewa setelah kampus tersebut resmi meraih Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada 20 Mei 2025.

Berdasarkan data yang diperoleh media ini, para wisudawan terdiri dari lulusan berbagai program studi, di antaranya Pendidikan Agama Islam (PAI) sebanyak 147, Pendidikan Bahasa Arab (PBA) sebanyak 83 mahasiswa, Tadris Bahasa Inggris sebanyak 113 mahasiswa, Tadris Matematika sebanyak 101 mahasiswa, Tadris Biologi sebanyak 95 mahasiswa, Pendidikan Islam Anak Usia Dini sebanyak 29 mahasiswa, Manajemen Pendidikan Islam sebanyak 89 mahasiswa, Tadris Bahasa Indonesia sebanyak 77 mahasiswa, Tadris Kimia sebanyak 1 mahasiswa, Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) PAI, sebanyak 28 mahasiswa. Selain offline, wisuda tahun ini juga ada yang diikuti secara online sebanyak 49 mahasiswa PJJ PAI yang dilaksanakan secara daring.

Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof Dr H Aan Jaelani, M.Ag salam pidatonya menyatakan bahwa ada perjalanan panjang dari ISC ke UIN Siber. Cikal bakal UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bermula pada awal 1960-an, saat para aktivis Muslim yang tergabung dalam Forum Islamic Study Club (ISC) Cirebon mendirikan Lembaga Pendidikan Islam Tingkat Tinggi bernama Universitas Islam Syarif Hidayatullah (UNISHA) di bawah Yayasan Pendidikan Tinggi Islam Syarif Hidayatullah.

Pada 12 Agustus 1965, Fakultas Agama di UNISHA dinegerikan menjadi Fakultas Tarbiyah “Al-Jamiah” Syarif Hidayatullah Jakarta Cabang Cirebon. Perjalanan institusi ini berlanjut hingga berubah menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Cirebon pada 21 Maret 1997.

Kemudian, melalui Peraturan Presiden Nomor 34 Tahun 2009, STAIN resmi beralih status menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon. Transformasi besar terjadi pada 2024, ketika berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2024, IAIN resmi menjadi UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, perguruan tinggi berbasis siber pertama di Indonesia.

Selain itu, Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan visi kampusnya, yaitu “Menjadi Universitas Unggul dan Berkelas Dunia”, dengan misi mendorong pendidikan masa depan yang mengedepankan Open Islamic Educational Resources (OIER), pembelajaran jarak jauh (distance learning), dan integrasi teknologi digital.

Dijelaskan bahwa sejumlah strategi telah dijalankan, antara lain Inovasi pendidikan futuristik berbasis platform digital, Penerapan Artificial Intelligence dan Big Data untuk Smart Campus, Penguatan mutu akademik PJJ dan layanan pendidikan inklusif, Kerja sama dengan dunia usaha untuk pengembangan kewirausahaan akademik dan Integrasi keilmuan, kurikulum, dan moderasi beragama.

Rektor UIN Siber Cirebon juga menjelaskan tentang langkah ke depan menuju CIU Satu Data. Dalam periode 2026–2027, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menargetkan penguatan layanan digital terpadu melalui program Cyber Islamic University (CIU) Satu Data, pengembangan smart class, riset dan inovasi digital, serta perluasan program PJJ di berbagai bidang.

Dengan capaian Akreditasi Unggul, katanya,  pemekaran fakultas menjadi lima, dan status sebagai pilot project PTKIN berbasis siber, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon optimistis mencetak lulusan yang kompetitif di dunia kerja dan berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Islam di era digital. 

Di akhir pidatonya, Rektor Aan, mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati UIN Siber Cirebon, semoga ilmu yang di dapat bisa bermanfaat baik bagi dirinya maupun nanti di tengah masyarakat. (ADV/Nurdin)

Dekan FITK : Lulusan Mahasiswa Dibekali Kemampuan Internasional, Momentum Transformasi Menuju Kampus Berkelas Dunia

Dekan FITK UIN Siber Cirebon, Dr H Saifuddin, M.Ag



CIREBON, FC - Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Cirebon mencatat sejarah baru dengan menggelar wisuda selama tiga hari berturut-turut. Jumlah lulusan yang sangat besar, khususnya dari Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) yang mencapai 950 orang, menjadi alasan prosesi wisuda dibagi dalam beberapa hari. Dua program studi lainnya dijadwalkan pada Rabu dan Kamis ini.

Dekan FITK UIN Siber Cirebon, Dr. H. Saifuddin, M.Ag., menyebut bahwa wisuda kali ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum penting untuk menguatkan akreditasi dan menegaskan transformasi kampus menuju UIN Siber Unggul.

"Alhamdulillah, kita mampu menghantarkan mahasiswa untuk eksis di dunia kerja dengan kemampuan digital yang mumpuni sebagai lulusan UIN Siber. Tagline kita adalah UIN berkelas dunia, dan ini kita wujudkan melalui kerja sama internasional," ungkapnya, Selasa, 12 Agustus 2025.

Kerja sama internasional tersebut telah berjalan selama tiga tahun, di antaranya melalui Program Latihan Profesi (PLP) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional di Malaysia, Arab Saudi (Mekkah), dan Jeddah. Menurut Saifuddin, bekal yang diberikan kepada mahasiswa tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga berstandar global.

Selanjutnya, sebagai kampus berbasis siber, UIN Siber Cirebon mengembangkan Learning Management System (LMS) yang digunakan oleh seluruh program studi, termasuk prodi offline. Untuk PLP, kampus juga mengembangkan aplikasi Sicagur (Sistem Calon Guru), yang memudahkan mahasiswa mencari sekolah, memilih rekan praktik, dan mengurus surat-menyurat secara digital.

"Pesan saya kepada para wisudawan, semoga ilmu yang diperoleh bermanfaat, dan mereka dapat berkiprah di masyarakat, membawa nama baik UIN Siber Cirebon sebagai PTKIN pertama di Indonesia yang sepenuhnya berbasis siber," pungkasnya. (ADV/Nurdin)

Prof. Arskal: Empati, Kreativitas, dan Teknologi, Kombinasi Kemenangan di Masa Depan

 


CIREBON,FC – Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. M. Arskal Salim GP, M.Ag., menegaskan pentingnya penguasaan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi generasi muda di tengah pesatnya perubahan zaman

Pesan tersebut ia sampaikan dalam sambutan pada prosesi Wisuda UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Senin (12/8/2025).

“Di era disrupsi, mahasiswa harus siap menghadapi perubahan dunia kerja, termasuk perkembangan teknologi. Soft skill akan menjadi nilai tambah utama di masa depan,” ujarnya di hadapan ribuan wisudawan.

Wisuda kali ini tercatat sebagai yang terbesar dalam sejarah UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dengan 763 wisudawan di hari pertama dari total 2.237 lulusan, termasuk angkatan perdana Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

Prof. Arskal memberikan apresiasi atas terobosan UIN Siber Cirebon yang mengintegrasikan teknologi AI dalam sistem pembelajaran digital. Menurutnya, transformasi ini menjadi model penting bagi perguruan tinggi Islam di era teknologi.

“UIN Siber Cirebon telah membuktikan bahwa inovasi teknologi, termasuk AI, bisa diintegrasikan dalam Pendidikan Jarak Jauh, mendampingi mahasiswa dari awal hingga akhir studi,” jelasnya.

Ia menilai penggabungan teknologi digital, metode open learning, dan nilai-nilai keislaman adalah langkah strategis dan visioner untuk menjawab tantangan pendidikan di era global.

Prof. Arskal menekankan, ke depan mahasiswa tidak hanya perlu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga harus fleksibel, inovatif, dan memiliki soft skill seperti komunikasi, kolaborasi, berpikir kritis, serta adaptasi terhadap perubahan.

“Kecerdasan buatan mungkin bisa menggantikan banyak pekerjaan teknis, tetapi empati, kreativitas, dan kepemimpinan tetap menjadi keunggulan manusia yang tak tergantikan,” tambahnya.

Ia mendorong perguruan tinggi Islam untuk terus berinovasi dan mengadopsi teknologi digital sebagai bagian dari transformasi pendidikan nasional.

Kehadiran Prof. Arskal dalam wisuda ini menjadi bukti dukungan pemerintah terhadap pengembangan pendidikan tinggi Islam berbasis teknologi. Ia berharap UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dapat menjadi center of excellence dalam pendidikan jarak jauh berbasis AI, yang mencetak generasi unggul di tingkat nasional maupun internasional.

Dengan sambutan yang penuh optimisme, Prof. Arskal tak hanya memotivasi para wisudawan, tetapi juga mengarahkan pendidikan tinggi Islam menuju era baru yang terbuka, adaptif, dan berbasis inovasi digital. (ADV/Nurdin)

Minggu, 10 Agustus 2025

KKN 77 UINSSC Bersihkan Lingkungan Bersama Komunitas Kolaborator Kebaikan ID & PALRI di Desa Pabedilan Kaler

CIREBON, FC - Semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan kembali terpancar di Desa Pabedilan Kaler. Melalui kegiatan SIBER (Sinergi Bersih-Bersih Bersama), mahasiswa KKN berkolaborasi dengan Komunitas Kolaborator Kebaikan ID dan PALRI (Pecinta Alam Long Rich Indonesia) untuk membersihkan lingkungan sekitar desa.

Acara dimulai pukul 08.30 WIB dengan kegiatan pembukaan yang hangat dan penuh semangat. Setelah itu, seluruh peserta bergerak ke tiga titik lokasi bersih-bersih yang bertempat di induk desa seperti jalan utama desa, tikungan ke irigasi, dan irigasi.

Dengan membawa peralatan kebersihan, peserta bahu-membahu mengumpulkan sampah, membersihkan saluran air, dan merapikan area publik di masing-masing titik.

“Kegiatan ini bukan hanya soal membersihkan sampah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Ketua Kelompok KKN 77, M Azam Imaduddin, dalam sambutannya.

Kepala Desa Pabedilan Kaler, bpk Casban, menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat. “Saya mengapresiasi betul kegiatan SIBER ini sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan desa. Lingkungan menjadi hal penting yang harus diperhatikan. Terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh komunitas yang ikut terlibat, khususnya adik-adik mahasiswa KKN, atas tenaga, waktu, dan semangat yang diberikan. Kolaborasi seperti ini membuktikan bahwa dengan kerja bersama, kita dapat mewujudkan desa yang lebih bersih, sehat ” ujarnya.

CEO Kolaborator Kebaikan ID, Omar Qad Panity, juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. “Kolaborasi bersama adalah kunci dalam menciptakan perubahan positif. Bersih-bersih ini setidaknya dapat memantik kesadaran kolektif masyarakat sekitar untuk lebih peduli terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Perwakilan Komunitas PALRI, Riski menambahkan bahwa mereka selalu siap turun ke lapangan untuk kegiatan peduli lingkungan di berbagai daerah.

Semangat kebersamaan dalam kegiatan SIBER semoga tidak hanya membuat desa tampak lebih bersih, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan secara berkelanjutan.













Sabtu, 09 Agustus 2025

Berama Menteri LH dan Gubernur Jabar, Wali Kota Cirebon Ikuti Rakor Penanganan Sampah Terintegrasi di Cianjur

 

CIANJUR – Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Sampah Terintegrasi bersama Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia di Kantor Bupati Cianjur, Sabtu (9/8/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, menyoroti tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam pengelolaan sampah yang masih bertumpu pada Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Sebagian besar daerah di Indonesia masih mengandalkan TPA dengan sistem open dumping. Kondisi ini membutuhkan biaya besar dan berdampak serius terhadap lingkungan. Ke depan, kita ingin mengubah pola ini agar hanya residu yang masuk ke TPA. Fokusnya adalah pencegahan, pengurangan, daur ulang, dan pengembangan energi dari sampah,” tegas Hanif.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengubah pola pengelolaan sampah, sejalan dengan amanat Presiden RI serta Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang turut hadir, mengungkapkan bahwa Pemprov Jabar akan menerapkan sistem penghargaan dan sanksi (reward and punishment) bagi kabupaten/kota, hingga desa dan kelurahan, berdasarkan kinerja pengelolaan sampah.

“Bagi daerah yang tidak melaksanakan pengelolaan sampah sesuai ketentuan, bantuan keuangan akan ditangguhkan. Sebaliknya, daerah berprestasi akan mendapat apresiasi, termasuk Piala Adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup, serta Anugerah Gapura Sri Baduga dengan hadiah pembangunan hingga Rp9 miliar bagi juara pertama pada tahun 2026,” jelas Dedi.

Selain itu, Pemprov Jabar juga menyiapkan penghargaan Mahkota Binokasih untuk kabupaten/kota terbersih di Jawa Barat. Gerakan ini akan melibatkan semua lapisan, mulai dari pemerintah provinsi hingga rumah tangga, dan resmi dicanangkan pada 20 Agustus 2025.

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, menegaskan bahwa penanganan sampah bukan sekadar urusan teknis kebersihan, tetapi bagian dari upaya menjaga masa depan lingkungan.

“Permasalahan sampah adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi lintas daerah dan partisipasi aktif masyarakat, kita dapat mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berharap rakor ini menghasilkan langkah-langkah terintegrasi yang memberikan dampak nyata bagi kualitas lingkungan, baik di Kota Cirebon maupun di tingkat nasional. ((Nur)