Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 11 Mei 2020

Kasad Menerima Laporan Korps Kenaikan Pangkat Wakasad Dan Dua Belas Pati


JAKARTA-- Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menerima laporan korps kenaikan pangkat Wakasad dan dua belas orang Perwira Tinggi (Pati) TNI AD, Senin (11/5), bertempat di Lantai Dasar Gedung E Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad).

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Nefra Firdaus, dalam keterangan resminya, usai mengikuti acara laporan korps kenaikan pangkat Pati TNI AD di Mabesad, Jakarta. Dijelaskan Kadispenad bahwa acara laporan korps kenaikan pangkat Pati tersebut berdasarkan Surat Perintah Panglima TNI Nomor Sprin/906/V/2020, tanggal 5 Mei 2020.

“Ada 13 orang Pati TNI AD yang melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat kepada Kasad hari ini. Sebelumnya, pada Jumat (8/5) lalu, tiga belas orang Pati TNI AD tersebut bersama sembilan Pati TNI AL dan tiga Pati TNI AU telah melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur," kata Nefra.

Kadispenad, mengatakan bahwa dari tiga belas Pati yang naik pangkat, dua orang Pati diantaranya naik menjadi Letjen dengan pangkat bintang tiga yaitu Wakasad Letjen TNI Moch. Fachruddin, dan Koorsahli Kasad Letjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi. Bahwa jabatan Koorsahli Kasad, dan beberapa jabatan organisasi baru di lingkungan TNI AD mengalami peningkatan (validasi Orgas).

Jabatan Koorsahli Kasad yang semula dijabat Pati bintang dua menjadi Pati bintang tiga (Letjen). "Hal ini mengacu pada Perkasad nomor 26 tahun 2019 tanggal 26 Desember 2019 yang merupakan turunan dari Perpres 66 tahun 2019 tentang Susunan Organisasi TNI," ujarnya.

Sementara itu, empat orang Pati lainnya naik menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) dengan pangkat bintang dua. "Untuk yang naik pangkat dari Brigjen menjadi Mayjen sebanyak empat orang, yakni

Mayjen TNI Eddy Rate Muis yang menjabat sebagai Danpuspom TNI, Mayjen TNI Budi Sulistijono, yang menjabat sebagai TA Pengkaji Bid. Geografi Lemhannas, Mayjen TNI Hendrasto Joko Saksono sebagai Asrena Kasad dan Mayjen TNI Sulaiman Agusto sebagai TA Pengajar Bid. Geostrategi dan Tannas Lemhannas," ujarnya.

Nefra, mengungkapkan tujuh orang yang naik pangkat dari Kolonel menjadi Brigjen (bintang satu), yakni  Brigjen TNI Ranto Parulian Silaban menjabat sebagai Pa Sahli Tk. Il Kamteror Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI, Brigjen TNI Fauzi Rusli sebagai Irops Itjen TNI, dan Brigjen TNI Mukhlis sebagai Waasrena Kasad Bid. Jemen dan RB.

Kemudian, Brigjen TNI Erwin Djatniko sebagai Waasrena Kasad Bid. Ren, Brigjen TNI Roni Pasaribu sebagai Dir “B” Bais TNI, Brigjen TNI R. Agus Renaldi Kusuma sebagai Dansatintel Bais TNI), dan Brigjen TNI Adisura Firdaus Tarigan sebagai Waasrena Kasad Bid. Pengendalian.

Menurut Kadispenad, acara laporan korps kenaikan pangkat Pati TNI AD, yang pelaksanaannya dirangkaikan dengan upacara Sertijab Danpusterad dan Pangdam XVIII/Kasuari berlangsung khidmat dengan menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan pandemi Covid-19.

Kegiatan diawali dengan menyaksikan tayangan slide show foto-foto perjalanan karier para Pati TNI AD yang melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat Pati di layar videotron, Mabesad. "Penayangan slide show ini untuk mengingatkan dan memberikan makna serta kesan yang mendalam  bagi Pati yang naik pangkat akan perjuangan dan perjalanan panjang yang dilalui, sampai dengan menyandang pangkat dan jabatan saat ini," ungkap Nefra.

Selanjutnya, dilaksanakan acara laporan resmi dari Letjen TNI Moch. Fachruddin, 

selaku perwakilan Pati yang naik pangkat kepada Kasad, dan diakhiri dengan sesi foto para Pati yang naik pangkat beserta istri, dengan Kasad didampingi Ketua Umum Persit Kartika Candra Kirana Ny. Hetty Andika Perkasa.

Selain Kadispenad, hadir dalam kesempatan tersebut, Pangkostrad Letjen TNI Besar Harto Karyawan, Irjenad dan para Asisten Kasad, dan para Pengurus Pusat Persit KCK. (dade)

Kabar Duka, Sekda Garut Tutup Usia


GARUT - Putra terbaik Kabupaten Garut, Jawa Barat, H. Deni Suherlan, M.Si  tutup usia. Menurut Bupati Garut bahwa Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut H. Deni Suherlan, M.Si telah tutup usia pada Senin, 11 Mei 2020 pukul 07:00 WIB rumah, duka berada di rumah Dinas, Jl. Patriot, Garut.
Bupati Garut H. Rudy Gunawan mengucapkan semoga almarhum Khusnul khotimah, dan memberitahukan agar seluruh intansi menunggu di Masjid Agung Garut.
“Tanpa mengurangi rasa hormat kepada Bapak/Ibu/Sdr, terutama keluarga besar Pemkab Garut yang saat ini tengah menyampaikan doa ta’dziyah di rumah duka, dimohon berkenan menunggu di Mesjid Agung Garut,” kata Bupati Garut.
lanjutnya ia mengatakan, untuk bersama-sama, kita akan memberikan penghormatan dan rasa duka yang mendalam atas berpulangnya Almarhum.
“Bersama-sama melaksanakan sholat jenazah dan memohon doa kepada Allah SWT. Demikian, terimakasih,” ujar H. Rudy Gunawan dengan pesan singkatnya melalui WhatsApp.
Tak hanya itu Bupati Garut H. Rudy Gunawan mengatakan melepas jenazah almarhum Sekda dari rumah Dinasnya.
“Setelah dishalatkan di Masjid Attaufiq Komplek Pemda, jenazah akan dibawa ke rumah duka di Cijawura, Bandung. Di sana masih ada ibu almarhum. Siang atau sore ini dimakamkan di makam keluarga di Kampung Cileutik, Padasuk, Kota Bandung,” jelasnya. Senin (*)

Berbagai Kajian Tetap Jalan, PSGA dan LP2M IAIN Cirebon Menyiasati Melalui Diskusi Online


CIREBON, FC - Kondisi distansing sosial dan PSBB, tak membuat IAIN Cirebon berhenti untuk beraktifitas.  Berbagai kajian tetap dilakukan, seperti kegiatan diskusi online yang digelar Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN SNJ Cirebon. 

Pada kegiatan ini, salah satu tema tentang perempuan dari berbagai sudut menjadi menarik yang dapat dikaji melalui diskusi online. PSGA melalui melalui perangkat yang ada, mencoba ikut membedah tema ini dengan menghadirkan narasumber DR Hj Septi Gumiandari MAg dan DR Didi Junaedi MA dengan moderator Muhsin Riyadi MA pada Senin (11/5/2020), melalui aplikasi zoom.

Ketua PGSA IAIN Cirebon, Ery Khaeriyah SAg MA mengatakan, meski ruang terbatas, PSGA tetap melakukan kajian dengan perangkat yang ada. "Terima kasih atas partisipasi dan supportnya dalam diskusi online PSGA, nanti kita lanjutkan lagi di waktu yang sama dengan link berbeda, dan Insya Allah nanti kami bagikan lagi," katanya.

Sementara Ketua LP2M IAIN Cirebon, DR H Ahmad Yani MAg mengaku bangga dan menyampaikan apresiasinya. Pihaknya mendukung penuh kajian keilmuan berbasis online. Hal itu sejalan dengan fungsi Perguruan Tinggi sebagai pusat pendidikan. (din)





Minggu, 10 Mei 2020

BAZNAS Dorong Masyarakat Khusus Mitra Binaan Untuk Terus Berinovasi


JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus mendorong masyarakat khususnya mitra binaan untuk terus berinovasi dalam himpitan ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Melalui BAZNAS Microfinance Desa, Kelompok Mitra Bersama 14 asal Kelurahan Manggis Ganting, Bukittinggi, Sumatera Barat, yang merupakan binaan BAZNAS beralih profesi baru dengan memproduksi masker yang saat ini menjadi kebutuhan utama masyarakat saat pandemi.

Awalnya para anggota kelompok merupakan pengusaha konveksi dan bordir. Namun akibat adanya pandemi Covid–19, omset usahanya mengalami penurunan mencapai 80 persen. Dari yang sebelumnya bisa mendapatkan omset Rp8.000.000 perbulan, turun menjadi Rp2.000.000.

Kepala BAZNAS Microfinance, Noor Aziz mengatakan sebagai pendamping usaha, BAZNAS berupaya untuk menjaga para kelompok binaan agar tetap mandiri dan produktif dalam kondisi krisis Covid-19. Produksi masker kain menjadi peluang yang sangat memungkinkan untuk dijalankan disamping kebutuhan di masyarakat yang masih tinggi.

“Saat ini mitra binaan BAZNAS sudah mampu memproduksi 1.500 masker selama dua pekan. Selain penjualan dilakukan di kota Bukittinggi, pemasaran juga dilakukan hingga Bandung, Jawa Barat melalui pemasaran online. Omset yang telah diperoleh selama dua pekan menjalankan usaha mencapai Rp5.840.000. Jumlah ini meningkat jika dibandingan dengan pendapatan per bulan pada usaha sebelumnya,” kata Noor Aziz, Minggu (10/5).

Noor Aziz menambahkan masker yang dihasilkan oleh kelompok Mitra Bersama 14 merupakan masker kain sesuai dengan standar anjuran pemerintah yang dapat menutupi hidung hingga dagu.

“Pendamping lapangan dari BAZNAS juga memperhatikan kualitas hasil masker yang akan dijual ke masyarakat. Harapannya dengan situasi seperti ini, kelompok dapat memproduksi masker dengan jumlah besar untuk mengakomodir kebutuhan pasar dalam upaya pencegahan Covid-19, sekaligus dengan begitu dapat meningkatkan omset pendapatan kelompok,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Divisi Pendayagunaan, Randi Swandaru mengatakan BAZNAS terus memaksimalkan potensi usaha setiap mustahik agar tetap stabil di tengah krisis, sembari tetap  menyumbang manfaat kepada masyarakat.

“BAZNAS berkomitmen akan mendampingi mustahik dalam kondisi apapun. Semoga usaha ini bisa semakin berkembang untuk menggerakkan kembali roda ekonomi para mitra binaan dalam kondisi pandemi ini,” ungkap Randi.

Pendamping dari BAZNAS Microfinance bersama Kelompok Mitra Bersama 14 saat memproduksi masker di Kelurahan Manggis Ganting, Bukittinggi, Sumatera Barat. (dade)

Melalui Halaqah Virtual, HMJ IQTAF IAIN Cirebon Angkat Tema Membumikan Alqur'an


CIREBON, FC - Dalam rangka memperingati hari besar Islam Nuzulul Qur’an, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Alqur’an dan Tafsir (IQTAF) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon belum lama ini menggelar Halaqah Virtual.

Kegiatan yang berlangsung di WhatsApp Grup (WAG) itu mengangkat tema “Peran Mahasiswa dalam Upaya Membumikan Alqur’an. Minggu, (10/5/2020).

Dini Suryani, Ketua Pelaksana mengatakan, Dengan mengingat dan memperingati Nuzulul Qur'an merupakan suatu hal yang harus diingat dan terus selalu ada dalam hati.

“Seperti yang kita ketahui, peristiwa ini merupakan peristiwa besar, yakni turunnya Alqur'an atas kebesaran Allah dan terdapat Rahmat serta karunia didalamnya,”. Katanya.

Oleh karenanya, lanjut dia, bukan saja merayakan atau mengingat saja, tetapi harus kita pupuki keimanan kita dengan selalu belajar dan belajar serta memahami Alqur'an.

Ketua HMJ-IQTAF, Fasfah Sofhal Jamil mengungkapkan, Agen perubahan yang melekat pada diri mahasiswa harus juga diaplikasikan dalam mengamalkan ajaran Alqur’an kepada masyarakat.

“Akhir-akhir ini, sering kita jumpai orang-orang yang tanpa dasar menafsirkan Alqur’an, ia hanya dilandasi nafsu belaka. Maka dari itu, mahasiwa khususnya mahasiswa Ilmu Alqur’an dan Tafsir harus bisa menyajikan isi Alqur’an dengan moderat dan menyejukkan,” Ujarnya.

Sementara itu, Ketua Jurusan Ilmu Alqur’an dan Tafsir, H. Muhammad Maimun, MA, M.S.I berpesan, selain memperingati Nuzulul Qur’an, kajian ini diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk kelak terjun di masyarakat.

“Jika sudah dilandasi pemahaman yang moderat, tentu kedepan bakal menyajikan pemahaman Alqur’an yang sejuk kepada masyarakat,”. Katanya saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Ahmad Royhan Firdausy selaku pemateri kajian menyampaikan, Seorang mahasiswa harus berani untuk tampil di masyarakat untuk berbagi apa yang sudah dipelajari.

“Karena, sangat disayangkan jika ilmu-ilmu tersebut hanya bertumpuk dalam lembaran dan terpaku pada sebuah teori saja, sedangkan orang-orang di sekitarnya dibiarkan dalam kesesatan”. Ujar alumni Pascasarjana Institut PTIQ Jakarta itu.

Ia menegaskan, tentunya jalan dakwah yang dipilih ini haruslah sejuk, damai, menginspirasi dan memotivasi. 

“Mahasiswa memiliki peran penting bagi Agama, negara dan bangsa. Langkah-langkah yang bisa ditempuh untuk ikut andil memberikan perubahan ke arah yang lebih baik ini ialah dengan meningkatkan ibadah kepada Allah Swt. dan kepedulian kepada sesama tanpa memandang latar belakang agama, aliran, organisasi dan sebagainya”. Katanya.


Ia melanjutkan, Jika hal sederhana tersebut dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka ia akan menjadi mahasiswa Qur’ani yang sanggup membumikan nilai-nilai Alqur’an dalam kehidupan. (din)