CIREBON, FC - Walikota Cirebon, Nasrudin Azis bersama unsur Muspida, Dishub dan Satgas Covid 19 Kota Cirebon menyidak dua pasar besar di Kota Cirebon, yakni Pasar Kanoman dan Pasar Jagasatru, Sabtu (5/9/2020).
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Sabtu, 05 September 2020
Walikota Sidak Masker di Dua Pasar Besa Kota Cirebonr
PTP Multipurpose Cabang Panjang Optimalkan Potensi Pasar Curah Kering dan Peti Kemas
PANJANG LAMPUNG, FC - PTP Multipurpose Cabang Panjang Optimalkan Potensi Pasar Curah Kering dan Peti Kemas untuk Tingkatkan Kinerja WI I Panjang Lampung. PTP Multipurpose PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC Pelindo II Cabang Panjang tetap memberikan pelayanan yang terbaik pada pelanggan dimasa Pandemi Covid -19 ini.
"PTP Multipurpose Cabang Panjang catat trafik kunjungan kapal sebanyak 912 call atau 8.075.426 GT (Gross Tonnage) untuk di pelabuhan umum dan terminal khusus (Tersus) dan Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) selama kurun waktu semester I tahun 2020," kata Superviser DGM Humas PT IPC Cabang Panjang, Frans Radian, Sabtu (5/9).
Sementara itu, General Manager Cabang Panjang, Adi Sugiri mengatakan pendapatan usaha Pelabuhan Panjang sampai dengan semester I/2020 sebesar Rp 116 334 583 873 miliar, dengan salah satu bisnis unggulan di Pelabuhan Panjang yakni, terminalisasi dermaga baik di pelabuhan umum maupun di tersus/TUKS seperti: Kawasan Industri Panjang (KIP), dan Pertamina menjadi kawasan potensial yang terus kami upayakan untuk memperluas pasar dengan gencar melakukan kerja sama serta pendekatan kepada para agen dan pemilik TUKS.
"Selain Kerjasama usaha, layanan unggulan di Pelabuhan Panjang yaitu, layanan bongkar muat curah kering dan curah cair. Untuk layanan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Panjang mengalami peningkatan yang signifikan dari 2019. Sampai dengan semester I – 2020, Pelabuhan Panjang melayani bongkar muat peti kemas sebanyak 43.146 box. Angka tersebut setara dengan 42.740 TEUs," ujar Adi.
Bahwa untuk meningkatkan kinerja, berbagai upaya sudah dilakukan oleh Pelindo Cabang Panjang, meliputi meningkatkan market share untuk curah kering dan cair di tersus/TUKS melalui kerja sama dengan perusahaan pelayaran dan pemilik dermaga, melakukan penyesuaian tarif pelayanan kapal, meningkatkan market share UBM (Usaha Bongkar Muat) dengan sistem tarif paket, meningkatkan market share jasa lainnya dengan metode paket port to door service atau sebaliknya, meningkatkan tingkat kesiapan alat melalui kerja sama operation and maintenance, kerjasama handling cargo di TUKS, melakukan penyesuaian tarif persewaan lahan, serta melakukan penyesuaian untuk sharing atas penggunaan aset persewaan.
“Untuk memacu kinerja Pelabuhan Panjang, terus mengoptbioimalkan peluang-peluang bisnis baru, seperti: pemanfaatan aset-aset yang dimiliki Pelindo Cabang Panjang untuk area depo peti kemas dan container storage, pengoperasian Jalan Tol dengan melakukan kerja sama dengan BUMD, pengoperasian terminal peti kemas internasional dan depo, serta pemanfaatan Reception Facilities yang akan bekerja sama dengan perusahaan pengelola limbah untuk penanganan limbah dari kapal yang berkunjung ke Pelabuhan Panjang dan limbah yang dihasilkan Pelabuhan Panjang," ungkap Adi.
Lebih lanjut, kata Adi Pelabuhan Panjang menjadi salah satu Pelabuhan yang memiliki terminal curah cair terbesar di Indonesia dengan throughput CPO tertinggi di Indonesia, yang memiliki tiga dermaga yakni dermaga A sepanjang 191 meter untuk general cargo dan dermaga C1 sepanjang 204 meter untuk pelabuhan penumpang, dermaga B sepanjang 210 meter untuk terminal curah cair, serta dermaga E sepanjang 400 meter untuk kapal kontainer dan komoditi curah kering memiliki dermaga D sepanjang 486 meter.
Saat ini berbagai fasilitas dan peralatan yang berada di Pelabuhan Panjang, di antaranya Kapal Pandu, Kapal Tunda, Forklift, Mobile Crane, Reach Stacker, Excavator, Loader, dan Dump Truck.
"Komoditas dominan untuk curah cair di Pelabuhan Panjang yaitu, Crude Palm Oil (CPO) yang diekspor ke India, China, dan Eropa. Sedangkan untuk curah kering yaitu Palm Kernel Ekspeller (PKE) dan Palm Kernel Shell (PKS) yang banyak diekspor ke Benua Amerika dan Eropa," ungkap Adi. (dade)
Jumat, 04 September 2020
Putus Penyebaran Virus Covid 19, Kantor Dishub Kota Cirebon Disemprot Cairan Disinfektan
CIREBON, FC - Untuk menjaga kemungkinan penyebaran virus covid 19, yang terus berkembang di Kota Cirebon, kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon kembali disemprot cairan disinfektan, Jum'at (4/9/2020).
Walikota Cirebon Benarkan Dugaan Sekda Yang Terkonfirmasi Virus Covid 19
CIREBON, FC - Walikota.Cirebon Nasrudin Azis membenarkan soal dugaan Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi yang terkonfirmasi positif corona covid 19, Jumat (4/9/2020).
Terkonfirmasinya Sekda Kota Cirebon terpapar Covid-19, kata Nasrudin Azis, harus menjadi perhatian semua, termasuk perhatian Pemerintah Kota Cirebon untuk lebih ekstra lagi dalam upaya pencegahan Covid-19.
"Bagi yang pernah kontak erat dengan Pak Sekda harus segera tes swab, karena saya sering kontak erat dengan Pak Sekda, maka hari ini (Jumat, 4/9/2020) saya dan yang lainnya tes swab hari ini,” ucapnya.
Cara ini, kata Nasrudin Azis merupakan bentuk upaya untuk memetakan siapa saja yang kemudian tertular dan menghentikan mata rantai Covid-19 ini.
Azis sendiri belum bisa memastikan terkait riwayat perjalanan sekda, tetapi belum lama ini Sekda Kota Cirebon hadir pada sejumlah kegiatan kedinasan.
Azis juga menegaskan, usai seluruh ASN di tes swab, lingkungan Balaikota Cirebon akan disterilisasi.
Sementara posisi Sekda Kota Cirebon saat ini sudah dilakukan isolasi mandiri di rumah dinasnya, karena Sekda Kota Cirebon masuk kategori orang tanpa gejala.
Sementara itu, terkait Sekda Kota Cirebon terkonfirmasi positif covid 19, diduga terpapar di luar, usai mengikuti pertemuan para Sekda se-Jawa Barat. (Agus)

















