Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 05 September 2020

Walikota Sidak Masker di Dua Pasar Besa Kota Cirebonr

CIREBON, FC - Walikota Cirebon, Nasrudin Azis bersama unsur Muspida, Dishub dan Satgas Covid 19 Kota Cirebon menyidak dua pasar besar di Kota Cirebon, yakni Pasar Kanoman dan Pasar Jagasatru, Sabtu (5/9/2020).


Dalam kegiatan sidak masker ini, Walikota Cirebon tak sungkan memasuki lorong pasar yang padat pembeli, bahkan menyapa sejumlah pedagang dan warga. 

Demikian juga dengan teguran yang disampaikan Walikota saat mendapati warga dan pedagang yang tidak menggunakan masker. 

Teguran tersebut sebagai wujud agar seluruh masyarakat Kota Cirebon menjalankan protokol kesehatan.

Walikota bersama jajarannya, termasuk TNI/Polri, Dishub, Satpol PP, Dinkes serta unsur terkait lainnya, menjadi bukti jika Pemerintah daerah Kota Cirebon benar-benar ingin mencegah dan memutus mata rantai virus covid 19 yang perkembangannya semakin mengkhawatirkan dan harus terus diawasi secara serius.

Maka langkah Walikota sangat tepat menjalankan kegiatan sidak yang dilakukan pada pagi hari yang bertepatan dengan banyaknya warga yang datang untuk berbelanja, untuk memenuhi berbagai kebutuhan dapur rumah tangga.


Kegiatan sidak masker sendiri sudah berlangsung beberapa hari ke belakang dan tampaknya akan terus dilakukan agar masyarakat benar-benar sadar tentang pentingnya penggunaan masker dalam rangka mencegah penyebaran sekaligus memutus mata rantai covid 19. (din)

PTP Multipurpose Cabang Panjang Optimalkan Potensi Pasar Curah Kering dan Peti Kemas

PANJANG LAMPUNG, FC - PTP Multipurpose Cabang Panjang Optimalkan Potensi Pasar Curah Kering dan Peti Kemas untuk Tingkatkan Kinerja WI I Panjang Lampung. PTP Multipurpose PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC Pelindo II Cabang Panjang tetap memberikan pelayanan yang terbaik pada pelanggan  dimasa Pandemi Covid -19 ini.

"PTP Multipurpose Cabang Panjang catat  trafik kunjungan kapal sebanyak 912 call atau 8.075.426 GT (Gross Tonnage) untuk di pelabuhan umum dan terminal khusus (Tersus) dan Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) selama kurun waktu semester I tahun 2020," kata Superviser DGM Humas PT IPC Cabang Panjang, Frans Radian, Sabtu (5/9).

Sementara itu, General Manager Cabang Panjang, Adi Sugiri mengatakan pendapatan usaha Pelabuhan Panjang sampai dengan semester I/2020 sebesar Rp 116 334 583 873  miliar, dengan salah satu bisnis unggulan di Pelabuhan Panjang  yakni, terminalisasi dermaga baik di pelabuhan umum maupun di tersus/TUKS seperti: Kawasan Industri Panjang  (KIP), dan Pertamina menjadi kawasan potensial yang terus kami upayakan untuk memperluas pasar dengan gencar melakukan kerja sama serta pendekatan kepada para agen dan pemilik TUKS. 

"Selain Kerjasama usaha, layanan unggulan di Pelabuhan Panjang  yaitu, layanan bongkar muat curah kering dan curah cair. Untuk layanan bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Panjang  mengalami peningkatan yang signifikan dari 2019. Sampai dengan semester I – 2020, Pelabuhan Panjang melayani bongkar muat peti kemas sebanyak  43.146 box. Angka tersebut setara dengan 42.740 TEUs," ujar Adi.

Bahwa untuk meningkatkan kinerja, berbagai upaya sudah dilakukan oleh Pelindo Cabang Panjang, meliputi meningkatkan market share untuk curah kering dan cair di tersus/TUKS melalui kerja sama dengan perusahaan pelayaran dan pemilik dermaga, melakukan penyesuaian tarif pelayanan kapal, meningkatkan market share UBM (Usaha Bongkar Muat) dengan sistem tarif paket, meningkatkan market share jasa lainnya dengan metode paket port to door service atau sebaliknya, meningkatkan tingkat kesiapan alat melalui kerja sama operation and maintenance, kerjasama handling cargo di TUKS, melakukan penyesuaian tarif persewaan lahan, serta melakukan penyesuaian untuk sharing atas penggunaan aset persewaan.

“Untuk memacu kinerja Pelabuhan Panjang, terus mengoptbioimalkan peluang-peluang bisnis baru, seperti: pemanfaatan aset-aset yang dimiliki Pelindo Cabang Panjang untuk area depo peti kemas dan container storage, pengoperasian Jalan Tol dengan melakukan kerja sama dengan BUMD, pengoperasian terminal peti kemas internasional dan depo, serta pemanfaatan Reception Facilities yang akan bekerja sama dengan perusahaan pengelola limbah untuk penanganan limbah dari kapal yang berkunjung ke Pelabuhan Panjang  dan limbah yang dihasilkan Pelabuhan Panjang," ungkap Adi.

Lebih lanjut, kata Adi Pelabuhan Panjang menjadi salah satu Pelabuhan yang memiliki terminal curah cair terbesar di Indonesia dengan throughput CPO tertinggi di Indonesia, yang memiliki tiga dermaga yakni  dermaga A sepanjang 191 meter untuk general cargo dan dermaga C1 sepanjang 204 meter untuk pelabuhan penumpang, dermaga B sepanjang 210 meter untuk terminal curah cair, serta dermaga E sepanjang  400 meter untuk kapal kontainer dan komoditi curah kering memiliki dermaga D sepanjang 486 meter. 

Saat ini berbagai fasilitas dan peralatan yang berada di Pelabuhan Panjang, di antaranya Kapal Pandu, Kapal Tunda, Forklift, Mobile Crane, Reach Stacker, Excavator, Loader, dan Dump Truck.

"Komoditas dominan untuk curah cair di Pelabuhan Panjang  yaitu,  Crude Palm Oil (CPO) yang diekspor ke India, China, dan Eropa. Sedangkan untuk curah kering yaitu Palm Kernel Ekspeller (PKE) dan Palm Kernel Shell (PKS) yang banyak diekspor ke Benua Amerika dan Eropa," ungkap Adi. (dade)

Jumat, 04 September 2020

Putus Penyebaran Virus Covid 19, Kantor Dishub Kota Cirebon Disemprot Cairan Disinfektan


CIREBON, FC - Untuk menjaga kemungkinan penyebaran virus covid 19, yang terus berkembang di Kota Cirebon, kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon kembali disemprot cairan disinfektan, Jum'at (4/9/2020).

Tampak petugas dengan sigap menyemprotkan cairan disinfektan ke seluruh ruangan termasuk meja kerja, kursi, lemari dan seluruh area lingkungan kantor.

Sekretaris Perhubungan Kota Cirebon, Drs Ujianto ATD, kepada FC menyampaikan, penyemprotan disinfektan ini dalam rangka mencegah penyebaran serta memutus mata rantai pandemi covid 19.

"Penyemprotan ini merupakan kegiatan rutin dan dalam rangka mencegah sekaligus memutus nata rantai virus covid 19," katanya.

Penyemprotan sendiri, kata Ujianto dilakukan ke seluruh ruangan kerja dan ruang pelayanan. 


"Seluruh benda-benda dan barang kantor disemprot, seperti meja, kursi, lantai, dinding, kaca pintu, jendela dan lainnya, termasuk area luar kantor," terangnya. (din)



Walikota Cirebon Benarkan Dugaan Sekda Yang Terkonfirmasi Virus Covid 19

CIREBON, FC - Walikota.Cirebon Nasrudin Azis membenarkan soal dugaan Sekda Kota Cirebon, Agus Mulyadi yang terkonfirmasi positif corona covid 19, Jumat (4/9/2020).

Terkonfirmasinya Sekda Kota Cirebon terpapar Covid-19, kata Nasrudin Azis, harus menjadi perhatian semua, termasuk perhatian Pemerintah Kota Cirebon untuk lebih ekstra lagi dalam upaya pencegahan Covid-19.

"Bagi yang pernah kontak erat dengan Pak Sekda harus segera tes swab, karena saya sering kontak erat dengan Pak Sekda, maka hari ini (Jumat, 4/9/2020) saya dan yang lainnya tes swab hari ini,” ucapnya.

Cara ini, kata Nasrudin Azis merupakan bentuk upaya untuk memetakan siapa saja yang kemudian tertular dan menghentikan mata rantai Covid-19 ini.

Azis sendiri belum bisa memastikan terkait riwayat perjalanan sekda, tetapi belum lama ini Sekda Kota Cirebon hadir pada sejumlah kegiatan kedinasan. 

Azis juga menegaskan, usai seluruh ASN di tes swab, lingkungan Balaikota Cirebon  akan disterilisasi. 

Sementara posisi Sekda Kota Cirebon saat ini sudah dilakukan isolasi mandiri di rumah dinasnya, karena Sekda Kota Cirebon masuk kategori orang tanpa gejala. 

Sementara itu, terkait Sekda Kota Cirebon terkonfirmasi positif covid 19, diduga terpapar di luar, usai mengikuti pertemuan para Sekda se-Jawa Barat. (Agus)


Satpam IAIN Diduga Terpapar Virus Covid 19, Ini Penjelasan Humas IAIN Cirebon


CIREBON, FC - Salah seorang Satuan Pengamanan (Satpam) di IAIN Syekh Nurjati Cirebon, diduga terpapar virus covid 19. Kabar tersebut, Kamis (13/9/2020), sudah beredar luas di media sosial (medsos).

Saat dikonfirmasi via telepon selulernya, H.M.Arifin MAg, Kasubag Humas IAIN SNJ Cirebon belum bisa memastikan apakah benar terpapar virus covid 19 atau tidak, lantaran belum ada hasil SWAB. 

Namun kejadian tersebut dibenarkan, tetapi belum bisa dijelaskan secara detail. 

"Ya, Satpam sift malam. Tapi sudah langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan tes SWAB, jadi kami belum tahu apakah benar terpapar virus covid 19 atau bukan," jelas Arifin, Kamis (3/9/2020).

Arifin juga menjelaskan, sesungguhnya secara kelembagaan, seluruh dosen masih dalam Work From Home (WFH), dan sampai sekarang masih berjalan, kecuali ada hal teknis seperti berkaitan dengan tandatangan. 

Demikian juga dengan seluruh mahasiswa yang masih di rumahkan, di mana perkuliahannya dilakukan secara darring, (online).

"Hanya kami tidak bisa memastikan kedatangan mahasiswa ke kampus dengan membawa berbagai argumen keperluan teknis, padahal sudah kami larang," katanya.

Arifin juga menyampaikan bahwa tadi pagi, Jum'at (4/9/2020), Kabag umum dan Humas didampingi Kasubbag Umum Rektorat sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid 19 Kota Cirebon yang bertempat di kantor BKKBN.
 
"Salah satu hasilnya adalah  menanyakan tracing kontak eratnya dengan siapa aja dan akan dilakukan SWAB di kantor BKKBN," jelasnya.

Dijelaskan, selama ini, sepanjang pandemi covid 19 berlangsung, kata Arifin, pihaknya sudah memberlakukan sejumlah peraturan dan pengetatan, baik  sosial distancing, WFH, pengunaan masker juga penyediaan air dan sabun serta cairan disinfektan. Bahkan kampus juga menyiapkan alat test suhu badan.

"Sejumlah kegiatan yang menyangkut program kelembagaan, baik itu seminar dan lainnya itu kita lakukan secara darring (online)," terangnya.

Pihak kampus juga belum bisa memastikan apakah scurity tersebut benar terpapar virus corona atau tidak. "Kita lagi menunggu hasil tes SWAB," katanya lagi.

Sementara itu, berdasarkan pantaun FC dilapangan, seluruh pintu gerbang keluar masuk  kampus ditutup rapat dan dijaga ketat Satpam. 

Demikian juga dengan kampus Syariah di depan kampus lama dan kampus baru FITK yang berdampingan dengan gedung kampus S2 IAIN Cirebon, yang ditutup dengan portal dan juga dijaga ketat oleh scurity kampus. (Nur)