Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 03 November 2022

IQTAF FEST X: Opening Hari Lahir Ke-10 Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir

FOKUS CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (HMJ IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan acara Opening IQTAF FEST X dan Seminar Al-Qur'an dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-10 Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir pada 3 November 2022.

Acara tersebut mengusung tema "Al-Qur'an Sebagai Pedoman Menata Masa Depan" dengan jargon acara "Menata Masa Depan Berorientasikan Al-Qur'an".

Ketua Pelaksana, Fahmi Jauharudin, menyampaikan bahwa acara tersebut bertujuan sebagai pengoptimalan peran umat muslim sebagai khalifah di bumi untuk bisa memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

"Hidup kita yang berdampingan langsung dengan masyarakat harus bisa mengoptimalkan peran sebagai khalifah di muka bumi ini. Maka dari itu, kita selaku umat muslim harus menjadi pribadi yang unggul yang bisa menguasai pengetahuan dan keterampilan sehingga dapat memberikan kemaslahatan bagi masyarakat," ucap Fahmi.

Dalam Harlah ini, lanjut Fahmi, ada beberapa rangkaian acara, di antaranya adalah seminar Al-Qur'an yang dibawakan oleh Ust. Nurul Ain Akyas, Lc., Dipl, sebagai Dewan Pendiri Yayasan Al-Hikmah Cirebon dan dimoderatori oleh saudara Acep Pahmi Lutpi. 

Kemudian rangkaian kegiatan yang kedua adalah perlombaan-perlombaan, di mana perlombaan ini diambil dari tingkat wilayah 3 Cirebon. Adapun perlombaannya adalah MHQ, MSQ, MQK, dan MTQ. Rangkaian acara yang ketiga yakni Puncak Harlah yang akan dilaksanakan pada 12 November nanti," tambahnya.

Dalam kesempatan yang lain, Alfath Pangestu Danar selaku Ketua Umum HMJ IQTAF, menyampaikan bahwa acara tersebut merupakan hal terpenting dalam setiap tahunnya.

"Harlah ini merupakan hal penting bagi jurusan. Dalam kesempatan ini, saya berharap semoga kedepannya IAT lebih unggul dibandingkan sebelumnya dan bisa meningkatkan kualitas ke-IAT-annya untuk dapat bersaing di ranah internal maupun eksternal," ucap Alfath.

Selanjutnya, perwakilan dari Korwil FKMTHI Jabar, Sakinah Nurkholifah menyampaikan salam dari pengurus FKMTHI Jabar dan pesan-pesan untuk acara tersebut.

"Saya ingin menyampaikan salamnya dari pengurus Jawa Barat atas terselenggaranya IQTAF Fest X dan untuk memperingati Harlah IAT yang ke-10. Mereka mengucapkan selamat Harlah untuk IAT," tuturnya.

Kemudian, untuk memperingati Harlah ini pasti ke depannya ada perlombaan-perlombaan. "Untuk memeriahkannya teman-teman bisa memeriahkan lewat Instagram dengan mention FKMTHI jawab Barat atau FKMTHi Nasional. Agar IAT ini eksistensinya bukan hanya di lingkup Cirebon saja, tapi bisa di wilayah Jawa Barat bahkan nasional," ucapnya.

Demikian disampaikan Ketua Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, H. Muhammad Maimun, M.A., M.S.I, bahwa rangkaian kegiatan ini jika dilihat dari lombanya bisa bertujuan sebagai sosialisasi kepada masyarakat dan calon mahasiswa baru IAT kedepannya. 

"Dalam belajar Al-Qur'an, jangan hanya mempelajari dari satu perspektif saja. Untuk bisa memahami Al-Qur'an perlu pendekatan yang lain agar bisa memahami hal-hal lain di luar perspektif kita. Itulah diperlukan memahami Al-Qur'an dengan pendekatan yang beragam agar kita bisa berdampingan dengan umat Islam yang lainnya," papar Maimun.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag., menyampaikan pesan-pesan kepada panitia pelaksana untuk menyiapkan hasil lomba secara objektif sehingga peserta lomba yang menjadi pemenang bisa membawa namanya untuk ber-eksistensi di tingkat lomba selanjutnya. 

Sekaligus pada kegiatan ini, Dekan FUA, melakukan simbolisasi pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur.

Menurut Anwar, ada beberapa harapan dari kegiatan ini, yakni seluruh mahasiswa  harus pandai berbahasa Inggris, tujuannya agar bisa berdakwah di negeri yang lain dengan menggunakan bahasa internasional.

"Islam sebagai rahmatan lil'alamin di mana tanggung jawabnya adalah Al-Qur'an, maka perspektif inilah yang kemudian harus ditopang oleh kemampuan bahasa," harap Anwar.

Dari harapan ini,  ungkap Anwar,  peningkatan kualitas sudah mulai harus terpola lebih jauh lagi, harus meninggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk, dan meningkatkan kepada kebiasaan-kebiasaan yang baik dan juga bermanfaat. (Dila)

Pengamat Ekonomi Sigma PHI : Ada 3 Manfaat Besar Pembangunan IKN Untuk Perekonomian Indonesia

NASIONAL - Pengamat Ekonomi SigmaPH Indonesia Hardy R. Hermawan, S.Sos, M.Si mengungkapkan, bahwa ada 3 dampak besar  ekonomi yang bisa dioptimalkan dari pembangunan IKN.

Pembangunan IKN akan berdampak pada pemerataan pembangunan di Indonesia.

"Pertama, menciptakan pemerataan pembangunan di antara kawasan timur dan barat Indonesia serta antara Jawa dan Luar Jawa," ungkap Hardy di Jakarta, Kamis (3/ 11).

Kedua, mewujudkan tata pemerintahan yang baik seiring penciptaan sistem birokrasi baru di ibu kota yang di harapkan terkelola dengan profesional, modern, dan transparan serta akuntabilitas.

Ketiga, memberi kesempatan kepada kawasan Jakarta untuk memulihkan daya dukung lingkungannya yang sekarang ini kian terbebani secara massif.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan bahwa penandatanganan kontrak untuk proyek pembangunan istana presiden di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara akan dilakukan pada pekan ini

"Untuk istana presiden di IKN baru mau kontrak pada pekan ini," ujar Basuki di Jakarta.

Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) memperkirakan anggaran pembangunan proyek Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara sampai 2024 bertambah sekitar Rp 15 triliun. Dengan demikian, total anggaran pembangunan IKN hingga 2024 menembus Rp 58 triliun.

"Kalau 2022 sampai 2024 total Rp 43 triliun. Mungkin yang kawasan 1B dan 1C akan ada tambahan sekitar Rp 15 triliun untuk dua jalan produksi,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Hem)

Wakil Wali Kota Cirebon Hadiri Event SAMA-RATHA DAY

CIREBON, FC – Membangun mental entrepreneur perlu dibangun sejak usia remaja. Termasuk bagi kalangan pelajar di tingkat SMA, agar mereka memiliki perspektif luas untuk menyiapkan masa depannya.

Hal itu seperti disampaikan Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati usai menghadiri event SAMA-RATHA DAY, di SMA Santa Maria 1 Cirebon Jalan Sisingamangaraja, Kamis (3/11/2022).

“Menumbuhkan jiwa wiraswasta atau entrepreneur memang diperlukan sejak usia sekolah. Event SAMA-RATHA DAY ini sangat baik untuk hal itu,” ungkap Eti.

Menurut Eti, SAMA-RATHA DAY dapat menjadi ajang untuk mengedukasi para pelajar agar memahami dan mengimplementasikan kemampuan berwirausaha.

“Mental untuk berwirausaha akan menjadi bekal mereka kelak. Sehingga akan banyak pilihan untuk menentukan masa depan, tidak hanya pekerjaan formal, tapi bisa juga dengan wirausaha,” tuturnya.

Eti menegaskan, pihaknya mendukung event SAMA-RATHA DAY yang digelar SMA Santa Maria 1 Cirebon melalui kolaborasi dengan Universitas Kristen Maranatha.

“Event semacam ini akan banyak memberikan ilmu dan pengalaman bagi pelajar. Sehingga harapannya nanti bisa dipraktikkan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Santa Maria 1 Cirebon, Drs. Ongko Sumedi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan Universitas Kristen Maranatha. Acara berlangsung pada 3-4 November 2022.

“Tema tahun ini Today A Dreamer, Tomorrow A Leader. SAMA-RATHA merupakan kepanjangan dari SMA Santa Maria 1 Cirebon dan Universitas Kristen Maranatha,” kata Ongko.

SAMA-RATHA DAY bukan hanya diikuti pelajar dari SMA Santa Maria 1 Cirebon, namun dari sejumlah sekolah SMA di Kota Cirebon juga diundang. Selama kegiatan SAMA-RATHA DAY, para pelajar dilatih menjadi wirausaha.

Ongko menambahkan, SMA Santa Maria 1 Cirebon sudah menerapkan pendidikan entrepreneur dalam kurikulum sekolah. Sehingga kegiatan ini merupakan bagian dari hal tersebut.

“Pendidikan entrepreneur bagian dari kurikulum sekolah, terutama kurikulum merdeka ataupun KTSP 2013, dengan metode pembelajaran mengacu pada pendekatan bakat dan minat,” katanya. (Hafidz)

Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke XXV, IAIN Cirebon Siapkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag saat melakukan pemindahan kuncir sebagai tanda syahnya menjadi sarjana dan magister pada wisuda sarjana dan magister ke XXV tahun akademik 2022-2023, di Swiss-Bellhotel, Cirebon.


FOKUS CIREBON, (FC) - Melalui Sidang Senat Terbuka, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor ke XXV dengan tema 'Membangun Generasi Unggul Untuk Indonesia Emas 2045', Kamis, (2-3/11/2022), di Swiss-Bellhotel, Kota Cirebon.

Wisuda Ke XXV tersebut dibagi ke dalam 2 (dua) gelombang, gelombang pertama untuk FITK sebanyak 736 wisudawan dan gelombang kedua untuk 4 fakultas, di antaranya Fakultas Syariah sebanyak 175 wisudawan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam sebanyak 199 wisudawan, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam sebanyak 153 wisudawan, dan Fakultas Ushuludin dan Adab sebanyak 166 wisudawan. Kemudian Program Pascasarjana (S2) sebanyak 112 wisudawan dan Program Doktoral (S3) sebanyak 10 wisudawan.

Prosesi Wisuda Sarjana, Magister dan Doktor Ke XXV ini, dibuka dengan lantunan ayat-ayat suci Al Qur'an yang dibacakan langsung oleh Qori internasional. 

Kemudian acara dilanjut dengan pembacaan SK Penetapan jumlah wisudawan oleh Wakil Rektor 1, Dr H Saefudin Juhri, M.Ag dan setelah itu dilanjut pelantikan oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag.  

Wisuda gelombang ke dua ini, dihadiri seluruh wisudawan dan wisudawati, khusus Fakultas  Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Fakultas Ushuludin dan Adab serta dan Program Pascasarjana dan Program Doktoral, dengan jumlah keseluruhan.  (FITK) sebanyak 736 wisudawan.

Berdasarkan SK Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, 4 fakultas yang mewisuda pada gelombang kedua ini, di antaranya Fakultas Syariah terdiri atas Hukum Keluarga 67 wisudawan, Hukum Ekonomi Syariah 79 wisudawan dan Hukum Tata Negara 29 wisudawan.

Sedangkan wisuda pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, di antaranya Perbankan Syariah 105 wisudawan, Ekonomi Syariah 52 wisudawan dan Akutansi Syariah 42 wisudawan.

Selanjutnya, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, di antaranya Komunikasi dan Penyiaran Islam 71 wisudawan, Pengembangan Masyarakat Islam 35 wisudawan dan Bimbingan Konseling Islam 47 wisudawan.

Sedangkan Fakultas Ushuludin dan Adab, di antaranya Sejarah Peradaban Islam 55 wisudawan, Aqidah dan Filsafat Islam 17 wisudawan, Ilmu Al Qur'an dan Tafsir 46 wisudawan, Ilmu Hadis 26 wisudawan, dan Bahasa dan Sastra Arab 22 wisudawan.

Dalam SK Rektor tersebut juga disebutkan khusus wisudawan FITK pada gelombang pertama terdapat sebanyak 736 wisudawan, dengan pembagian Program Studi PAI Sebanyak 153 wisudawan, Bahasa Arab 35 wisudawan, Bahasa Inggris 92 wisudawan, IPS 68 wisudawan, Matematika 107 wisudawan, Biologi 67 wisudawan, PGMI 75 wisudawan, PIAUD 17 wisudawan, Manajemen Pendidikan Islam 72 wisudawan dan Bahasa Indonesia 50 wisudawan. 

"Keseluruhan terdapat 1551 wisudawan program sarjana dan magister tahun akademik 2022-2023," ucap Dr H Saefudin Zuhri, M.Ag saat membacakan SK Rektor tersebut.

Sementara itu, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta, M.Ag dalam pidato wisuda menyatakan, era Industri 4.0 saat ini menuntut pendidikan Islam untuk mampu mengantisipasi penemuan baru dalam kajian keilmuan dan tantangan baru (the new challenges). 

Pendidikan Islam dalam hal ini adalah sistem pendidikan yang mengupayakan dan melatih peserta didik agar mampu mengambil sikap dan tindakan hidup yang dipengaruhi oleh nilai-nilai spiritual berdasarkan nilai-nilai etika Islam.

Pendidikan Islam juga diartikan sebagai proses pengembangan potensi kreatif peserta didik agar menjadi manusia yang bertaqwa kepada Allah SWT, berkepribadian muslim, cerdas, terampil, berbudi pekerti dan juga bertanggung jawab terhadap diri, bangsa dan agamanya.

Manusia sebagai makhluk sosial dan sebagai pribadi tidak terpisah dari pemahaman akan kehidupan intelektual spiritual. Persoalan-persoalan manusia,  masyarakat modern utamanya-tidak terlepas dari hakikat manusia itu sendiri. Esensi manusia kepada substansi immaterial yang terdiri dari term al-qalb, al-ruh, al-'aql dan al-nafs. 

Dalam memaksimalkan keempat term tersebut, yaitu al-qalb, al-rult, ol-'aql dan al-nafs, perlu dilakukan suatu pengayaan dan latihan (riyadah) agff seluruh komponen manusia tersebut dapat diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari sebagai suatu cerminan dari diri manusia, unggul terkemuka dan berakhlak mulia.

Kata kunci (Key Word) jawaban dari tantangan baru ini adalah paradigma integrasi. "Integrasi sangat diperlukan dalam pendidikan sebagai upaya untuk memadukan ilmu agama (lslamic Studies/Dirasah Islamiyah) dengan ilmu umum (Islamic Science). Dan dalam pengimplementasiannya, proses integrasi ilmu agama dan ilmu umum harus mampu menawarkan muatan nilai kearifan budaya lokal (local wisdont) yang merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang universal," kata Sumanta.

Karena bagaimana pun hubungan lslamic Science dan Dirasah Islamiyah yang integratif memiliki konsekuensi dan implikasi berupa perluasan akses pendidikan ilmu keagamaan sekaligus penyelenggaraan pendidikan yang mampu menjabarkan nilai-nilai universal Islam. 

Hal tersebutlah yang kemudian menjadi spirit transformasi kelembagaan IAIN Syekh Nu{ati Cirebon. Paradigma kemuliaan dapat ditelaah bahwa Allaha adalah sumber pengetahuan manusia, disampaikan melalui wahyu kepada para Nabi dan Rasul-Nya maupun alam semesta sebagai ruh pembelajaran sejati bagi manusia. Sifat keilfahian ini menjadi payung- dasar-thoriq dari manusia untuk menjadi insan kamil.

Pada tataran kelembagaan, secara epistimologis-aksiologis, integrasi diperlukan dalam ranah pendidikan yang lebih luas sebagai upaya untu memadukan ilmu agama- islamic studies Dirasah lslamiyah dengan ilmu umum (lslamic Science).

"Dalam pengimplementasiannya, proses integrasi ilmu agama dan ilmu umum harus mampu menawarkan muatan nilai kearifan budaya lokal (local wisdom) yang merupakan bagian dari nilai-nilai Islam yang universal sebagai upaya dalam menjawab berbagai macam tantangan di era 4.0 ini," paparnya.

Dalam mewujudkan hal tersebut, lanjut Sumanta, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengupayakan rekonstruksi paradigma keilmuan yang multidimensional dengan menjadikan agama sebagai basis ilmu pengetahuan. 

Tujuannya, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mampu mengembangkan bukan sekedar proses pendidikan searah, tetapi proses pendidikan multidimensi yang mampu menyeimbangkan antara akal dan wahyu sehingga mampu mewujudkan pengembangan spiritual, inteleklual, dan sosial dari seluruh sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Oleh karena itu, transformasi kelembagaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon harus dibarengi dengan semangat pembangunan yang "Unggul Termuka dan Berakhalq Mulia" sebagai tataran aksiologis pendidikan yang mampu mengintegrasikan ajaran yang bersumber dari ayat qauliyah dengan ayat qauniyah secara utuh.

Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Farihin, M.Pd menyatakan, pada lulusan, harus memiliki keunggulan dalam berbagai aspek, baik pengetahuan kecerdasan, pengetahuan spiritual dan pengetahuan sosial. Artinya, mereka harus punya sesuatu yang menjadi pembeda dari para lulusan perguruan tinggi lain.

Menurut Farihin, lulusan FITK harus menjadi alumni yang bisa berkiprah di masyarakat dan menampilkan dirinya yang terkemuka dalam arti bisa menjadi suri tauladan bagi masyarakat, yakni bisa menjadi inspirator dan inspirasi masyarakat.

Demikian juga disampaikan oleh Dekan Dakwah dan Komunikasi Islam, Dr Hajam, M.Ag, bahwa menyiapkan generasi unggul untuk Indonesia Emas 2045 ini adalah bagaimana lulusan terus mengejar ilmu pengetahuan dengan melanjukan kuliah ke jenjang pasca guna meningkatkan kualitas, kapasitas dan kompetensi. 

"Dan tentu juga dengan meningkatkan kemampuan skiil keahlian, banyak jaringan serta kemandirian," pungkasnya. 

Kendati begitu Hajam berharap semoga para mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon bisa melanjutkan studi ke jenjang pasca sarjana tidak cukup puas hanya di jenjang S1. Hal ini untuk meningkatkan potensi dan kompetensi keilmuan dalam memenuhi era revolusi industri 5.0 dan diharapkan selesai wisuda hendaknya dekat dengan masyarakat guna mengamalkan ilmunya sebagai kontribusi bagi ummat. 

Demikian juga dinyatakan oleh Dekan Syariah, Dr Edy Setyawan LC, MA, bahwa harapan ke depan adalah perlu dilakukan sosialisasi yang apik dan maksimal terutama untuk jurusan-jurusan baru di lingkungan Fakultas Syariah. 

"Peningkatan mutu bimbingan karir yang lebih terarah sehingga serapan alumninya lebih baik, Ini akan menjadi daya tarik bagi calon mahasiswa baru," katanya.  (din)

Sekjen PBB Dukung Penuh Presidensi G20 Indonesia

Sekretaris Jenderal Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) memberikan dukungan yang sangat penuh atas penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia. Dukungan tersebut diberikan karena upaya Indonesia yang terus mendorong adanya percepatan pemulihan global di tengah kondisi serba sulit seperti sekarang.

Beberapa waktu lalu, terdapat pertemuan yang diselenggarakan langsung di Headquarters of The United Nations, New York, Amerika Serikat, antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres.

Banyak hal yang diperbincangkan oleh kedua tokoh tersebut, beberapa diantaranya adalah mengenai bagaimana dinamika geopolitik yang terjadi hingga berdampak pada geoekonomi, termasuk juga dampak krisis global. Tidak lupa, Menko Airlangga menyampaikan seperti apa perkembangan dan persiapan penyelenggaraan KTT G20 di Bali.

Menyambut kunjungan yang dilakukan oleh Menko Perekonomian RI tersebut, Antonio kemudian menyatakan bahwa pihaknya sangat mendukung penuh penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia. Dirinya menjelaskan bahwa PBB memiliki solidaritas yang penuh untuk mendukung bagaimana kepemimpinan Indonesia dalam ajang internasional tersebut. Bahkan, dia juga sempat memberikan apresiasi pada bangsa ini bahwa semua hal yang selama ini sudah dilakukan menjadi pencapaian diplomatik luar biasa bahkan di tengah kondisi global yang serba tidak menentu seperti sekarang.

Bukan hanya takjub dan memberikan apresiasi karena Indonesia mampu memperoleh capaian diplomatik yang besar di tengah kondisi global serba sulit, namun bahkan langkah-langkah dari Tanah Air untuk bisa memimpin forum negara internasional bahkan mempersiapkan untuk bisa menjawab seluruh tantangan dunia yang semakin hari kian kompleks.

Sekjen Guterres juga menyampaikan rasa simpati dan keprihatinan atas berbagai tantangan global yang terjadi dalam masa kepemimpinan Indonesia pada G20, yang saat ini berlangsung dalam instabilitas geopolitik dunia, krisis multidimensi, dan proses pemulihan pasca pandemi COVID-19.

Sekjen PBB menyempatkan diri untuk menyampaikan perkembangan di berbagai sektor mencakup keuangan, perubahan klim, emerging economies dan transisi energi, dimana Indonesia juga terlibat di dalamnya. Sekjen PBB juga meminta dukungan Indonesia dan negara berkembang besar lainnya seperti Brasil, India, dan Afrika Selatan untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam mengatasi dampak climate change. Selama ini PBB telah menjalin komunikasi dan memberikan dukungan terhadap isu climate change, dan kedepannya siap memperdalam kolaborasi dengan G20 pada isu penting ini.

Sebagai informasi, Presidensi G20 Indonesia sendiri memang mengawal tiga buah isu yang secara prioritas dibahas; isu pertama yakni mengenai arsitektur kesehatan global karena memang baru saja dunia dihantam oleh badai pandemi COVID-19 sehingga tentu harus ada banyak cara agar pandemi tidak kembali terjadi di kemudian hari. 

Menko Airlangga juga menambahkan bahwa Indonesia bahkan dalam Presiden G20 tersebut berhasil untuk membuat usulan mengenai Financial Intermediary Fund (FIF), yang mana hal tersebut diperuntukkan sebagai dana kesiapsiagaan, pencegahan dan respon terhadap pandemi dengan besaran dana hingga senilai 1,4 miliar US Dollar.

Kemudian isu kedua yang secara prioritas dibahas dalam G20 yakni mengenai transisi energi berkelanjutan karena sejauh ini hampir seluruh negara di dunia masih terus memanfaatkan energi yang berbahan fosil, yang mana sifatnya terbatas dan proses pengolahannya pun bisa memproduksi karbon dioksida sehingga sangat tidak baik untuk keberlanjutan lingkungan.

Lebih lanjut, isu prioritas lainnya yang dibahas adalah terkait dengan transformasi digital dan ekonomi. hal tersebut dinilai menjadi suatu hal yang sangat penting karena memang di jaman saat ini tidak bisa dipungkiri kalau seluruhnya sangat penting untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital modern. Bahkan hampir seluruh aspek kehidupan manusia pasti berperan di dalamnya sektor digital.

Apabila setiap negara mampu melakukan transformasi digital, maka tentu jargon utama dari keberlangsungan Presidensi G20 Indonesia, yakni ‘Recover Together, Recover Stronger’ menjadi lebih mudah untuk diraih karena dengan itu, maka secara otomatis tidak akan ada lagi negara yang tertinggal dan semuanya bisa menyongsong pemulihan secara bersama-sama.

Indonesia pun, menurut Ketua Umum Partai Golkar itu, dalam melaksanakan peran sebagai Presidensi G20, terus melakukan koordinasi kebijakan global yang berkontribusi terhadap tata kelola dunia yang lebih seimbang, mendorong G20 lebih adaptif terhadap krisis, dan memperjuangkan kepentingan nasional di forum global. 

Ternyata masih banyak hal lagi yang bisa dibanggakan oleh Indonesia di mata dunia, khususnya berkaitan dengan KTT G20. Menko Airlangga membanggakan bagaimana keberhasilan bangsa ini untuk terus mempertahankan pasokan pangan yang menunjukkan bahwa memang ketahanan pangan yang dimiliki oleh Indonesia sangatlah kuat.

Meski digempur dengan banyaknya ancaman hingga risiko tingkat dunia termasuk adanya konflik geopolitik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina, nyatanya justru ketahanan pangan yang dimiliki oleh Indonesia dalam kondisi yang surplus. Hal tersebut diakibatkan oleh produksi pangan yang banyak dan juga ketersediaan pupuk ke depan yang sangat melimpah.

Dengan berbagai keberhasilan dan juga upaya keras yang telah dilakukan oleh Indonesia dalam rangka memimpin Konferensi Tingkat Tinggi G20 tersebut, membuat Sekretaris Jenderal PBB memberikan dukungan yang sangat penuh atas berlangsungnya Presidensi G20 Indonesia karena tujuannya terus mendorong pemulihan dunia di tengah kondisi ancaman krisis multidimensional.


Oleh : Panji Saputra )*

)* Penulis adalah Ruang Baca Nusantara