Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 19 Desember 2019

Innalillahi.. !! Suami Tewas, Istri Kritis, Setelah Mobil Agya Tabrak Dua Sepeda Motor Di Palimanan


FOKUS CIREBON - Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) kembali terjadi, kali ini kecelakaan terjadi di Jl Palimanan, Kabupaten Cirebon, Kamis (19/12), yang melibatkan 3 kendaraan dan menewaskan 1 orang dan 1 lagi kritis.
Kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 11.20 WIB, di depan RM Padang Simpang Tigo, Palimanan, dan mengakibatkan 4 orang korban. Ironisnya, dua orang korban itu dikabarkan adalah berstatus suami istri.
Menurut informasi yang dihimpun fokuscirebon.com, kecelakan tersebut melibatkan Toyota Agya bernopol E 1150 LQ, Truk Sampah, dan sepeda motor. Namun sayang, identitas korban belum diketahui. (nur)

Mahasiswa Fakultas Tarbiyah, IAIN SNJ Cirebon, Gelar Workshop Peringati Hari Bahasa Arab


FOKUS CIREBON - Ratusan mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan BSH, Fakultas Tarbiyah IAIN SNJ Cirebon mengikuti kegiatan Workhsop Peringatan Hari Bahasa Arab, Kamis (19/12/2019), di Ruang Auditorium Pasca Sarjana IAIN SNJ Cirebon, Lantai III, Jl Perjuangan Kota Cirebon.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Dekan (Wadek) 3 Tarbiyah, Dr Syarifudin MAg, menghadirkan pemateri Muhamad Abduttawab SH, dan mengusung tema melesatkan eksistensi bahasa arab di era milenial.
Hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut, Ketua Jurusan ((Kajur) Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Masri'ah MAg, Wakil Dekan 3, Tarbiyah, serta sejumlah pejabat di Fakultas Tarbiyah dan dosen-dosen.
Dalam pemaparannya disampaikan bahwa, setelah bahasa Arab ditetapkan sebagai Bahasa internasional oleh PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa), Bahasa Arab kian dicari dan digemari banyak pihak untuk berbagai keperluan. 

Kemudian juga di era milenial,  bahasa Arab sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat. Membuat Bahasa Arab kini sudah mulai dikonsumsi seluruh masyarakat dunia.
Dalam dunia pendidikan, pembelajaran bahasa Arab hanya diberikan di sekolah yang berbasis Islam atau madrasah. Namun saat ini sekolah yang tidak berbasis Islam sudah memasukkan mata pelajaran bahasa Arab, meskipun terkadang masih dalam kategori muatan lokal. Belum lagi banyaknya privat bahasa Arab yang saat ini sudah menjamur di luaran.
"Bahkan saya punya giri yang pernah berkata kepada saya, jika dirinya ingin menjadi khodimnya bahasa Arab sepanjang hidupnya," kata Wadek 3, Tarbiyah. (nur)

Soal PPDB Sistem Zonasi, Ini Kata Kepsek SMPN 1 Kota Cirebon


FOKUS CIREBON -Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi yang sudah dilaksanakan oleh seluruh sekolah pada tahun 2019 lalu masih oleh sebagian pihak belum dipahami secara utuh.

Padahal aturannya sudah jelas, yaitu Permendikbud No 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun 2019, Surat Edaran (SE) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Mendikbud No 420/297 351J tentang pelaksanaan PPDB dan juga diterjemahkan oleh Peraturan Walikota (Perwali).

"Dengan diberlakukannya sistem zonasi, seluruh anak dipastikan sudah terpetakan, by name by adress, audah terhitung bahwa anak semua anak bisa sekolah. Dan zonasi ini ini dimaksudkan untuk pemerataan layanan pendidikan," papar H Lilik Agus Darmawan, Kepsek SMPN 1 Kota Cirebon.

H Lilik juga menjelaskan, zonasi ini memberikan eksesibilitas yang seluas-luasnya kepada siapapun. "Semua anak bisa sekolah tidak ada diskriminasi dan semua mendapat kesempatan yang sama," jelasnya. 

Namun yang terpenting dari sistem ini adalah transparan. Karena orang tua dan anak bisa melihat dan mengukur melalui peta, apakah bisa diterima atau tidak. Selain itu, sistem ini juga mendidik seluruh masyarakat untuk berjarakter jujur dan mentaati aturan.

"Inilah yang kami laksanakan di SMPN 1 Kota Cirebon. Kita ingin semua mentaati aturan PPDB, semua harus patuh dan semua ini untuk memajukan pendidikan, karena semua diberikan kesempatan yang sama," tandasnya. 

Adapun banyaknya pendaftar PPDB di SMPN 1, karena memang animo masyarakat masih memandang jika SMPN 1 Kota Cirebon merupakan sekolah terbaik baik bagi pendidikan putra putrinya. 

"Animo dan responsif orang tua ini, tentu menjadi kebanggan bagi kami dan kami ucapkan banyak terimkasih atas kepercayaan tersebut, tetapi semua harus patuh terhadap aturan yang ada, karena pelaksanaan PPDB ini sudah diatur dan memiliki mekanisme sendiri sebagaimana aturan yang ada," tandasnya. (din)

Rabu, 18 Desember 2019

Sertu (K) Ni Kadek Anny Pandini Peraih Medali Emas Dan Perak Di Sea Games 2019


FOKUS JAKARTA-- Sertu (K) Ni Kadek Anny Pandini dedikasikan medali emas dan perak untuk seluruh rakyat  Indonesia, yang diperolehnya di Sea Games 2019 Filipina. 

Hal itu disampaikan oleh Sertu (K) Ni Kadek Anny Pandini, saat ditemui usai menerima penghargaan dari Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Selasa (17/12), di Mabesad, Jakarta.

Anny bersama 35 orang rekannya sesama atlet TNI AD, berhasil mempersembahkan 10 medali emas, 16 perak dan 8 perunggu. 

Wanita berparas ayu kelahiran Tabanan ini menceritakan bahwa, dirinya terjun dalam olahraga bela diri Judo, ketika masih duduk di bangku SD dan berusia 11 tahun. Dengan bakatnya tersebut, pada kesempatan pertama terjun di Sea Games 2011, Anny langsung menyabet medali perak

"Tahun 2006, ketika itu masih berusia 13 tahun, ikut kejuaraan nasional di Ciloto Jawa Barat dan baru terpilih masuk Pelatnas di Ciloto Puncak Jawa Barat untuk persiapan tampil di Sea Games XXVI tahun 2011 Jakarta-Palembang,’’ kata Kasad.

Di Sea Games 2011, saya berhasil meraih medali perak, dan selajutnya di Sea Games XXVII tahun 2013 Myanmar, meraih medali perunggu,’’ terangnya.

Sementara itu, Anny disela-sela mengikuti Pelatnas untuk mengikuti turnamen nasional, dirinya bergabung menjadi prajurit Korps Wanita TNI Angkatan Darat (Kowad) pada tahun 2014.

Karakter dan kedisiplinannya yang dibentuk semenjak kecil, menjadikan Anny menjadi lulusan terbaik Sekolah Calon Bintara (Secaba) pada tahun 2014. Ketika itu, Anny  memperoleh nilai terbaik dari aspek perilaku, akademik dan jasmani, serta dirinya menjadi Ketua Senat yang memimpin 116 siswa.

“Dinas pertama saya di Jasmani TNI AD (Disjasad) Cimahi Bandung, dan tahun 2015, karena statusnya masih atlet Tabanan, saya dipanggil KONI Tabanan untuk mengikuti kejuaraan Porprov Bali XII, 2015 di Singaraja. Saat itu berhasil meraih medali emas dan dipanggil Pelatnas untuk persiapan berbagai turnamen tingkat dunia,’’ ujar Anny.

Anny mengaku sempat mengalami kekecewaan, karena gagal menyumbangkan medali, akibat cedera saat berlaga di Asian Games 2018 di Jakarta. "Saya sempat mengalami cedera saat melawan atlet Judo Kazakhstan,  Sevara Nishanbayev di babak penyisihan,’’ ungkap Anny.

Setelah di cek medis, ternyata siku kiri saya retak dan lepas, tapi lepasnya itu sudah terpasang kembali karena waktu itu saya tidak menyerah, jadi lepas dan patahnya bersamaan. Meski harus mendapat perawatan khusus dan terapi rutin, namun dirinya tetap melakukan latihan penguatan otot-otot lainnya untuk mendukung kesembuhan cedera yang dialaminya.

“Saat mulai membaik, saya tetap latihan sesuai kebutuhan saja, gak terlalu berat, latihan fisik dan Judo saja, tapi belum (sampai) dibanting. Sembari latihan setiap hari selama dua jam, saya tetap melakukan terapi seperti penguatan, massage dan pengobatan infra red,” katanya.

Saat itu, lanjutnya, berkat  perhatian dan motivasi yang selalu diberikan dari orang-orang di sekeliling, dirinya bisa bangkit dalam waktu yang tidak lama. Kedua orang tua dan keluarga, rekan satu tim, pengurus judo, Jasdam IX/Udy serta keluarga besar Kodam IX/Udy sangat mendukung dan memberikan motivasi kepada saya.

“Selain kepada mereka yang telah mendukung serta memotivasi sehingga saya dapat tegar sampai saat ini, medali emas dan perak yang saya raih di Sea Games 2019 Filipina ini, saya dedikasikan pula kepada seluruh rakyat Indonesia,’’ kata Anny. (dade)

Alumni IAIN SNJ Cirebon Sukses Berkarir di TNI



FOKUS CIREBON - Salah satu alumni Jurusan Akidah dan Filsafat Islam (AFI), Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN SNJ Cirebon sukses berkarir di TNI. Dia adalah Letda Harry yang berhasil mengharumkan nama baik almamaternya.

Kesuksesannya tak membuatnya lupa dengan kampus yang sudah menggemblengnya selama 4 tahun, dan bergelut dengan berbagai disiplin ilmu pengetahuan. Hingga Harry sukses menyandang gelar Sarjana Agama (S.Ag) di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Harry bersama pembinaanya, Rabu (18/12/2019), sengaja datang ke kampus IAIN SNJ Cirebon untuk bersilaturrahmi. Kedatangan Harry pun disambut gembira oleh civitas akademika IAIN SNJ Cirebon, salah satunya oleh Ketua Jurusan AFI, H Mustofa MAg, didampingi Humas IAIN SNJ Cirebon.

Dalam silaturrahmi tersebut banyak hal yang diperbincangkan. Tampak suasana keakraban dan kekeluargaan dirasakan pada pertemuan tersebut. Bak mengenang seperti dulu ketika masih kuliah dan menjadi mahasiswa.

Untuk diketahui, Harry sendiri lulus di TNI AD tahun 2019. Perwira muda berpangkat Letnan Dua (Letda) ini, saat ini tengah melanjutkan kembali pendidikannya. Harry dalam pesannya banyak memberikan motivasi bagi adik-adik tingkatnya.


Usai bersilaturrahmi, Letda Harry pun berpamitan dengan pihak kampus, untuk kembali bertugas. "Ini adalah salah satu motivasi besar bagi kami, dan kami ingin sukses seperti Pak Harry," kata Ardan, mahasiswa IAIN SNJ Cirebon, usai mengikuti acar silaturrahmi tersebut. (nur)

Waduhh.. !! Hujan Sebentar, Sejumlah Jalan Di Cirebon Banjir


FOKUS CIREBON - Hujan yang mengguyur wilayah Cirebon pada Selasa (17/12) kemarin, membuat sejumlah warga miris dengan kondisi jalan dan sungai yang tak mampu menampung air  untuk mengalir tanpa harus banjir di sejumlah tempat.

Rina, misalnya, mahasiswi Unswagati Cirebon ini kerap melihat pemandangan tak sedap di depan kampusnya lantaran banjir setinggi lutut orang dewasa saat hujun deras turun. 

Padahal kata Rina, perbaikan gorong-gorong dan kali pembuang sesekali  terlihat dilakukan pihak PUPR yang kantornya persis bersebelahan dengan kampus Unswagati. Namun pada prakteknya, banjir masih terus berlangsung dan bikin repot pihak kampus dan mahasiswa.

Hal yang yang sama juga diutarakan Rizal, perbaikan jalan dan saluran kerap dilihatnya, namun genangan aor dan banjir masih terlihat disana-sini. Apalagi jika melihat saluran pembuang, air hampir ke permukaan tanah jalan. 

"Baru diguyur hujan, jalanan sudah banjir, PUPR dan masyarakat yang berdekatan dengan saluran pembuang harus segera bertindak cepat, terutama menyangkut sampah-sampah yang tersumbat, agar arus air bisa lancar," pinta Rixal, aktivis mahasiswa Cirebon. (nur)




Selasa, 17 Desember 2019

Wujudkan Rasa Kepedulian, Desa Curug Wetan Rutin Gelar Donor Darah


SUSUKANLEBAK - Pemerintah Desa Curug Wetan, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon menggelar kegiatan donor darah. Kegiatan ini atas kerjasama dengan pihak UPTD PMI Kabupaten Cirebon dengan tujuan membantu pasien yang membutuhkan darah di PMI.

Menurut Kuwu Curug Wetan, Jaenudin, kegiatan donor hasil kerjasama dengan PMI ini rutin dilaksanakan di Desa Curug Wetan. Tujuannya adalah karena rasa kemanusiaan. 

"Desa Curug Wetan bekerjasama dengan PMI dan masyarakat sekitar, rutin mengadakan kegiatan donor darah. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian dan rasa kemanusiaan, juga sekaligus untuk mengantisipasi banyaknya permintaan darah di wilayah Kabupten Cirebon dan sekitarnya," terang Kuwu Jaenudin di tempat acara, Selasa(17/12).

Dijelaskan, dengan mendonor darah secara rutin dan teratur dapat meningkatkan kualitas darah dalam tubuh, karena setiap mendonorkan darah berarti darah akan digantikan dengan darah yang baru.

Jaenudin juga mengimbau agar masyarakat mulai menerapkan pola hidup sehat, salah satunya dengan rutin mendonorkan darah.

"Kami akan melaksanakan kembali kegiatan donor darah, pada 18 Maret 2020, bertepatan dengan HUT Desa Curug wetan," ungkapnya.

Sementara menurut salah satu petugas PMI, Teguh Aryanto, kegiatan donor darah yang diadakan oleh Pemdes Curug Wetan, beserta masyarakat sekitar, terkumpul 26 labu darah.

"Alhamdulillah, persediaan darah bertambah, meskipun saat ini persediaan stok darah yang ada di UPTD PMI Kabupaten Cirebon cukup aman," ujarnya

Untuk itu, Teguh mengucapkan terimakasih kepada Pemdes Curug Wetan yang sudah rutin menggelar kegiatan donor darah.

"Begitu juga kepada semua masyarakat yang sudah bersedia mendonorkan darahnya," ungkap Teguh. (baim)