Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 03 April 2023

Datangi Desa Matangaji, Wabup Ayu Tinjau Pelaksanaan PIN Polio dan Edukasi Stunting

KABUPATEN CIREBON -- Wakil Bupati Cirebon meninjau pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang dilaksanakan di Posyandu Flamboyan, Desa Matangaji Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (3/4/2023).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tiptaningsih, SE, M.Si, menjelaskan bahwa PIN Polio untuk mencegah kelumpuhan ini, merupakan program kerjasama antara pemerintah pusat dengan WHO dengan target sasarannya adalah 95% anak telah diimunisasi.

“Program PIN Polio ini merupakan kerja sama antara pemerintah pusat dengan WHO. Capaian atau target sasarannya 95% anak telah diimunisasi,” jelas Ayu.

Dirinya berharap, dengan adanya program pemberian PIN Polio ini, generasi penerus bangsa harus menjadi generasi yang cerdas, kuat, handal dan lebih mandiri.

“Harapannya, generasi penerus bangsa ini harus menjadi generasi yang cerdas, kuat, handal dan lebih mandiri,” harap Ayu. 

Dalam kesempatan itu pula, Ayu mengedukasi masyarakat mengenai stunting. Salah satu faktor penyebab terjadinya stunting atau gagal tumbuh adalah kurangnya pengetahuan masyarakat mengenai pemberian makanan yang bergizi bagi pertumbuhan anak. 

“Makanan bergizi tidak harus mahal, seperti sayur, telur, buah dan lain-lain. Jangan dikasih mie (instan) ya bu,” pesan Ayu.

Dirinya menegaskan, jika anak terkena stunting, maka akan menjadi beban orang tua, karena kelak ketika tumbuh dewasa, anak tersebut tidak dapat bersaing di masa depan. (din)

Tekan Angka Inflasi, Wakil Bupati Cirebon Gelar Pasar Murah di Babakan Sumber

KABUPATEN CIREBON – Lonjakan harga dan meningkatnya permintaan akan komoditi bahan pokok yang masih tinggi, masyarakat berharap pemerintah daerah terus menggelar operasi pasar murah. Terlebih lagi, kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat selama bulan puasa dan menjelang hari raya Idul Fitri.

Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan bekerja sama dengan Bulog dan Satgas Pengendalian Inflasi Daerah menggelar operasi pasar murah di sejumlah wilayah di Kabupaten Cirebon, salah satunya di Kelurahan Babakan Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (3/4/2023).

Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si yang meninjau langsung ke tempat acara menyampaikan bahwa, operasi pasar murah ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menstabilkan kenaikan harga (inflasi) dalam bentuk subsidi beras murah.

“Menjelang Idul Fitri, ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam menstabilkan kenaikan harga, dengan memberikan bantuan kepada masyarakat dalam bentuk subsidi beras murah,” ujar Ayu.

Beras murah yang dijual di setiap titik operasi pasar sebanyak 10 ton, dimana setiap kepala keluarga mendapat kuota pembelian beras murah sebanyak 10 kilogram. Beras murah kualitas medium dibandrol dengan harga Rp9.400 per kilogram, lebih murah dibandingkan harga jual di luar sekitar Rp12.000-Rp13.000 per kilogramnya.

Ayu berharap, operasi pasar murah ini, selain bisa menekan angka inflasi juga bisa meringankan beban masyarakat terkait melonjaknya harga beberapa bahan pokok, terutama harga beras.

“Operasi pasar murah ini, semoga bisa meringankan beban masyarakat terkait melonjaknya harga beberapa bahan pokok, terutama harga beras,” harap Ayu.

Selain pemberian beras murah secara simbolis, pada kesempatan yang sama pula, dirinya juga memberikan bantuan CSR dari PT. Pertamina, berupa kursi roda dan tabung gas masing-masing sebanyak tiga unit bagi masyarakat yang membutuhkan. (Hafid)

Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Pihak Pengembang Penuhi Hak Warga

CIREBON,FC – Komisi II DPRD Kota Cirebon meminta kepada pihak pengembang Perumahan Jala Graha, Kelurahan Kesenden, Kecamatan Kejaksan untuk segera memenuhi hak warga atas ketersediaan air bersih.

Komisi II meminta kepada pengembang untuk menyediakan tempat penampungan air bersih untuk kebutuhan warga. Sebab, persolan demikian sudah berlangsung lama dan warga selalu kesulitan mencari untuk kebutuhan mandi, mencuci dan kakus (MCK).

Hal itu disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Cirebon, H Karso saat memfasilitasi pertemuan warga perumahan Jala Graha, pengembang dan jajaran direksi Perumda Air Minum Kota Cirebon di Griya Sawala gedung DPRD, Senin (3/4/2023).

Karso menjelaskan, awal mula protes warga ini dimulai saat membeli unit rumah pada 2015 dengan fasilitas air bersih. Akan tetapi, sampai sekarang fasilitas air bersih tersebut belum kunjung dipenuhi oleh pihak pengembang.

“Dari tahun 2015 hingga saat ini ketersedian air bersih belum terealisasi. Sehingga masyarakat marah. Secara administrasi, pihak developer menempuh syarat-syarat perizinan, termasuk kajian teknis bahwa akan ada distribusi air bersih dari PDAM,” kata Karso.

Karso menjelaskan, pipa jaringan distribusi air milik Perumda Air Minum Tirta Giri Nata belum menunjang untuk menjangkau wilayah Pesisir, karena kondisinya sudah tua banyak kebocoran.

Atas dasar itu, Perumda Air Minum menyarankan pihak developer untuk membuat ground tank atau tangki penampung air dengan skala besar guna membantu ketersediaan air bersih warga perumahan.

“Pihak developer sempat menyediakan air untuk masyarakat, tapi airnya diambil dari sungai lalu disaring. Akan tetapi kondisinya sangat tidak layak, banyak warga mengeluh gatal-gatal,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sopyan Satari SE MM menjelaskan, seharusnya pihak pengembang tidak menjanjikan ketersedian air bersih dari PDAM saat mempromosikan penjualan unit rumah.

Sebab sebelum pembangunan, Perumda Air Minum sudah mengingatkan jika tidak mungkin untuk memasang saluran pipa ke wilayah pesisir dan sekitarnya, karena merupakan daerah terjauh dan terpadat.

“Sebelum dibangun, mereka menanyakan ke kami soal bagaimana masalah jaringan air. Saya bilang, sulit untuk distribusi ke sana. Bahkan, saya menyebut daerah tersebut jalur merah. Oleh sebab itu, kami sampaikan tidak mungkin,” katanya.

Mendapati desakan dari warga, perwakilan pihak developer berjanji akan memenuhi aspirasi mengenai ketersediaan air bersih dalam waktu dekat ini.

Saat rapat berlangsung, Anggota Komisi I DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno SIP MSi turut menyampaikan pendapat, saran dan pertimbangan atas aspirasi warga Perumahan Jala Graha, Kelurahan Kesenden. (din)

Minggu, 02 April 2023

Hari jadi ke-541: Penanganan Sampah, Banjir dan Perbaikan Jalan Jadi Fokus Target Pemerintah Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON -- Memperingati hari jadinya yang ke-541 tahun, Pemerintah Kabupaten Cirebon akan mengejar sejumlah program yang belum terealisasi dengan maksimal.

Pandemi Covid-19 yang sempat menghantam dunia beberapa tahun kebelakang, membuat sejumlah program di Kabupaten Cirebon masih belum mencapai target yang diharapkan.

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, beberapa program yang masih perlu mendapatkan perhatian khusus, yaitu terkait jalan, sampah dan banjir.

"Program yang belum terselesaikan, seperti jalan, sampah dan banjir," ujar Imron kepada awak media, saat mengikuti Rapat Paripurna Istimewa DPRD di Gedung DPRD Kabupaten Cirebon, Minggu (2/4/2023).

Oleh karena itu, Imron mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah dan DPRD untuk bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon.

Karena menurut Imron, untuk bisa membangun Kabupaten Cirebon menjadi lebih baik, diperlukan adanya kekompakan dan persatuan.

Imron menyebut, kendala belum terealisasinya sejumlah program, seperti program perbaikan jalan di Kabupaten Cirebon, dikarenakan dampak dari pandemi Covid-19. 

"Kemarin Covid, membuat beberapa program memang tidak maksimal. Pak Gubernur juga tadi mengatakan, bahwa Jabar hilang pendapatan sekitar Rp10 Triliun akibat Covid," tutur Imron.

Namun menurutnya pula, pada tahun ini dan tahun depan, perbaikan jalan akan dilakukan. Ia juga berharap, kondisi pendapatan daerah bisa kembali normal, sehingga sejumlah program yang sempat terbengkalai, bisa direalisasikan.

"Sekarang pendapatan daerah sudah mulai kembali normal, sehingga berharap program-program bisa kembali berjalan," harap Imron.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, M. Luthfi menuturkan, bahwa ada tiga program yang perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemkab Cirebon. "Yaitu jalan, sampah dan banjir," kata Lutfi.

Ia mendorong kepada Bupati Cirebon, untuk bisa menyelesaikan masalah yang ada, sebelum masa jabatannya berakhir.

Lutfi menyebut, bahwa sisa anggaran pada tahun 2023 -2024, akan dimaksimalkan untuk program perbaikan jalan. Bahkan ia mengklaim, pada akhir tahun 2024 nanti, tidak ada lagi jalan di Kabupaten Cirebon yang berlubang.

"Target kita, tahun 2024 jalan di Kabupaten Cirebon, mantap," harap Lutfi.

Selain jalan, penanganan sampah dan banjir, juga penanganannya harus diseriusi dan bisa segera diselesaikan. Saat ini, kata Lutfi, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kubangdeleg sudah beroperasi dan TPA Gunung Santri diperluas.

Sedangkan solusi untuk menangani banjir, salah satunya yaitu dengan dilakukan pengerukan. Hal ini urgent dilakukan, mengingat cuaca Kabupaten Cirebon kerap diguyur hujan lebat.

" Untuk menangani banjir, harus ada pengerukan, agar masyarakat tidak lagi menjadi korban," jelas Lutfi. (din)

Sabtu, 01 April 2023

Wakil Rektor 3 : Tes CP3K Bagi Pegawai IAIN Yang Lolos Diharapkan Mampu Meningkatkan Mutu Pelayanan Administrasi

 

CIREBON, FC - Seleksi Calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Yang diadakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) tahun 2022 memasuki tahap Ujian diadakan di Kantor BKN Regional 3 Bandung selama 7 hari, mulai tanggal 24 Maret sampai dengan 31 Maret 2023 diikuti CP3K yang melamar di bawah Kementerian Agama wilayah Jawa Barat.

Warek 3 IAIN Cirebon, Prof. Dr. Hajam, M.Ag mewakili unsur pimpinan menyampaikan terima kasih kepada panitia atas terselenggaranya perekrutan CP3K di Kementerian Agama guna meningkatkan SDM untuk meningkatkan pelayanan baik akademik maupun pelayanan lainnya. 

Hajam berharap, mudah-mudahan peserta dari IAIN Cirebon bisa Lolos guna meningkatkan mutu pelayanan administrasi di lingkungan IAIN Cirebon, dengan pengadaan CP3K merupakan langkah strategis bagi pemerintah untuk meningkatkan SDM tenaga pelayanan Yang professional di lingkungan Kemenag RI.

Koordinator Kepegawaian, Drs. H. Mahmud dalam sesi wawancara menyampaikan Ujian seleksi CP3K ini diadakan oleh BKN yang diadakan di Kantor Regional 3 BKN Bandung selama 7 Hari Dari tanggal 24-31 Maret 2023 yang diikuti oleh pelamar di Kementerian Agama di wilayah Jawa Barat. 

Mahmud juga menyampaikan untuk seleksi CP3K Dari IAIN Cirebon kuotanya 40, 33 Dari Tenaga Dosen Dan 7 Dari JFT. 

Mahmud juga berharap peserta dari IAIN bisa masuk passing grade Dan lulus untuk memenuhi kebutuhan tenaga P3K di lingkungan IAIN Cirebon guna meningkatkan pelayanan baik administrasi maupun akademik. (din)

Gebyar Ramadhan di Desa Jagapura Meriahkan Hari Jadi ke-541 Kabupaten Cirebon

KABUPATEN CIREBON -- Pemerintah Kabupaten Cirebon beserta stakeholder yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Cirebon, bekerja sama dengan Baznas, Bulog, Pertamina, Perbankan serta Bagian Kesra melaksanakan kegiatan Gebyar Ramadhan 1444 H di Desa Jagapura Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Sabtu (1/4/2023).

Kegiatan yang merupakan salah satu dari rangkaian Hari Jadi ke-541 Kabupaten Cirebon tersebut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Cirebon, perwakilan Forkopimda, Forkopimcam, para kuwu serta perwakilan SKPD Kabupaten Cirebon.

Adapun agenda kegiatannya, antara lain pemberian santunan kepada dhuafa dan anak yatim, bantuan BLT perlindungan sosial (perlinsos), operasi beras murah dari Disperdagin dan Bulog Cirebon , galeri UMKM, bantuan tabung gas elpiji, bantuan Rutilahu dari Baznas, serta bantuan bibit cabai dari Dinas Pertanian.

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini selain sebagai ajang silaturahmi juga sebagai ajang memperbanyak amal ibadah, salah satunya dengan menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa.

“Karena jatuh di bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah dan dilipatgandakan segala pahala, maka kegiatan ini selain sebagai ajang silaturahmi juga sebagai ajang memperbanyak amal ibadah, salah satunya dengan menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa,” ungkap Imron.

Selain itu, dalam konteks memperingati Hari Jadi ke-541 Kabupaten Cirebon, ia mengingatkan akan proses perjuangan para leluhur serta para wali dalam membangun Kabupaten Cirebon dahulu, sekaligus berpesan agar masyarakat Kabupaten Cirebon bersama-sama meneruskan cita-cita para leluhur untuk menjaga dan membangun Kabupaten Cirebon agar menjadi lebih baik lagi.

“Kabupaten Cirebon merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat dengan proses peradaban yang penuh perjuangan panjang, dengan adanya pembangunan, budaya bahkan keagamaan (Islam). Ayo, kita sama-sama meneruskan cita-cita para leluhur dan para wali dalam membangun Kabupaten Cirebon agar menjadi lebih baik lagi,” pesan Imron. 

Senada, Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE, M.Si, menyampaikan tanggapannya terkait kegiatan sosial ini, terutama dalam pemberian bantuan bibit tanaman (cabai) dalam Program Gerakan Tanam Cepat Panen (TANCAP), agar masyarakat tergugah untuk mulai memanfaatkan pekarangan rumah.

Ia pun berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa bermanfaat dan masyarakat Kabupaten Cirebon bisa merasakan kegembiraan di Hari Jadi ke-541 Kabupaten Cirebon tahun ini.

“Artinya, dengan kondisi sekarang (inflasi), ketika masyarakat butuh, sudah tersedia di rumah. Mudah-mudahan dengan adanya bantuan ini, masyarakat bisa merasakan kegembiraan di Hari Jadi ke-541 Kabupaten Cirebon ini,” tutur Ayu. (din)

Jumat, 31 Maret 2023

Program MBKM STMIK-IKMI Ikut sukseskan Program Satu Data Kabupaten Cirebon

CIREBON, FC – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten melakukan pelepasan secara resmi 21 mahasiswa magang program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) STMIK/IKMI Cirebon yang berlangsung di Aula Diskominfo Kabupaten Cirebon, Kamis (30/3/2023).

Bentuk kerjasama program MBKM STMIK/IKMI ini, yaitu kegiatan magang selama 1 semester untuk mahasiswa Program Studi Teknik Informatika, Rekayasa Perangkat Lunak dan Sistem Informasi-S1 semester 6. 

Adapun bidang garapan yang akan dikerjakan oleh mahasiswa tersebut adalah kegiatan yang berkaitan dengan menuju terwujudnya Satu Data Kabupaten Cirebon.

Dalam sambutan singkatnya, Kepala Diskominfo Kabupaten Cirebon, Bambang Sudaryanto, SH, MH, menuturkan bahwa program MBKM STMIK/IKMI saat ini, turut membantu dan mensukseskan Program Satu Data Kabupaten Cirebon. 

“Program MBKM STMIK/IKMI saat ini, tentu sangat membantu dalam mensukseskan Program Satu Data Kabupaten Cirebon. Kami sedang merencanakan untuk mengintegrasikan portal satu data yang kami miliki sebagai dasar perencanaan pembangunan, data akurat kebijakan tepat di Kabupaten Cirebon,” ujar Bambang.

Ia juga berpesan, agar para mahasiswa yang telah menyelesaikan masa magangnya yang telah berjalan selama 3 bulan, yakni dari tanggal 5 Januari 2023 sampai dengan 30 Maret 2023, bisa terus mengembangkan diri dan menjadi pribadi yang tangguh.

“Adik-adik jangan sampai terlena, bagaimana setelah lulus dari sini, bisa mengembangkan diri masing-masing dan kelak mempersiapkan diri menjadi pribadi yang tangguh,” pesan Bambang.

Sementara itu, Wakil Ketua 1 Bidang Akademik, Riset, Inovasi dan Kerjasama STMIK/IKMI Cirebon, Dian Ade Kurnia, M.Kom., menyampaikan bahwa para mahasiswa yang telah menyelesaikan program magang tersebut diharapkan memiliki pengalaman di luar kampus sesuai anjuran Kemendikbudristek. 

Dimana Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengeluarkan kebijakan Peraturan Menteri Nomor 3 Tahun 2020, yaitu memberikan hak kepada mahasiswa untuk 3 semester belajar di luar program studinya. 


Dan program ini disebut dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), artinya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkaya dan meningkatkan wawasan, serta kompetensinya di dunia nyata sesuai minat dan cita-citanya.

“Diharapkan, mahasiswa kami nantinya memiliki pengalaman di luar kampus sesuai dengan anjuran dari Kemendikbudristek. Salah satunya adalah Indeks Kinerja Utama (IKU), yang menganjurkan para mahasiswa harus mendapatkan pengalaman di luar kampus,” jelas Dian.

“Hasil belajar mereka dari sini (Diskominfo Kabupaten Cirebon), nanti akan dikonversikan menjadi SKS mata kuliah di kampus sebanyak 20 SKS,” lanjutnya.

Selain itu, dirinya pun tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Diskominfo Kabupaten Cirebon yang telah memfasilitasi kerja sama ini. “Kedepannya, semoga menjadi kerjasama yang berkelanjutan dan terwujudnya Satu Data Kabupaten Cirebon,” harap Dian. (din)