Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 17 Maret 2020

SMPN 2 Jamblang Siap Laksanakan UNBK Tahun 2020

Udin Wahyudin, Wakasek kurikulum SMPN 2 Jamblang, Kabupaten Cirebon
JAMBLANG, FC - Diliburkannya seluruh siswa dari kelas 7,8 dan 9 di SMPN 2 Jamblang, Kabupaten Cirebon sebagai upaya pencegahan pandemi virus corona yang tengah mewabah di Indonesia.

"Mereka yang diliburkan, mendapatkan tugas dan belajar di rumah. Wali kelas melalui perangkat medsos, baik WA dan lainnya, siswa mendapatkan tugas yang dilakukan secara daring," kata Kepsek SMPN 2 Jamblang melalui Udin Wahyudin, Wakasek Kurikulum, Selasa (17/3/2020).

Sebelumnya, sekolah juga sudah memberikan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya virus corona kepada seluruh siswa dan cara menghindarinya. 

Seperti banyak cuci tangan menggunakan air bersih dan sabun, jauhi keramaian, perbanyak meminum air putih dan lainnya.

Libur yang cukup panjang, sekitar 14 hari itu, nanti pada tanggal 30 Maret 2020, merupakan ujian praktek pada mata pelajaran Penjas Orkes, Seni dan Budaya serta Prakarya.

"Jadi dengan libur ini, siswa benar-benar sudah mempersiapkan diri. Begitu pun dengan persiapan UNBK, kami sudah memberikan kegiatan simulasi dan gladi bersih, dan komputer pun sudah siap untuk UNBK nanti," terang Udin Wahyudin lagi. (nur)








Rektor IAIN Cirebon Melantik 80 Pegawai Dan Mengambil Sumpah Jabatan

Pasca dilantik, seluruh pegawai terlantik melakukan Penandatangan Fakta Integritas 
CIREBON, FC- Pelantikan 80 pegawai di lingkungan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon berjalan khidmat. Selain dilantik, 80 pegawai ini juga diambil sumpah jabatan yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan, Selasa, (17/3/2020).
Kegiatan yang digelar di lantai 3 gedung rektorat kampus setempat, pelantukan dan pengambilan sumpah langsung dipimpin Rektor IAIN SNJ Cirebon dan melibatkan 2 orang saksi, Biro AUAK dan Kabag Kepegawaian.
Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menjelaskan, 80 pegawai tersebut terdiri dari 1 lektor kepala, 7 asisten ahli, dan 72 CPNS yang diangkat menjadi PNS.
“Kita sedang menyusun kekuatan untuk menyongsong perubahan melalui program-program besar yang sudah kita canangkan. Yaitu alih status dari PNBP ke BLU dan transformasi dari IAIN ke UIN," paparnya.
Sumanta mengenaskan, bahwa alih status tersebut, tahun 202 diharapkan bisa terealisasi. 
"Dengan tenaga muda ini, saya optimis bisa bersinergi untuk menjawab tantangan ke depan,” kata Sumanta kepada sejumlah wartawan usai pelantikan.
Sumanta juga menjelaskan, pelantikan ini merupakan sebuah kebahagiaan, baik untuk yang dilantik maupun Civitas Akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Bahkan, kegiatan ini merupakan rahmat bagi kampus yang dipimpinnya, karena  jumlah peserta yang dilantik tersebut cukup fantastis dan melampaui IAIN lainnya.


"Kuantitas ini adalah bukti bahwa kita siap melakukan pengembangan lembaga. Dan kita siap melaksanakan 2 agenda besar tersebut. Maka ini bisa menjadi pondasi yang kuat, tapi tentunya dengan tetap menjaga kebersamaan dan kekompakan, serta  bahu membahu untuk melampaui kerja besar tersebut,” pinta  Sumanta.
Selain itu, kata Sumanta, pegawai juga harus bekerja dengan ikhlas. Karena dengan ikhlas dapat memberikan kekuatan yang cukup besar untuk kemajuan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
“Ikhlas ini yang akan memberikan kekuatan dan energi keagamaan, khususnya untuk IAIN Cirebon ini. Akan sayang jika kehidupan kita sebagai dosen tereduksi oleh perkembangan zaman. Oleh karena itu, apapun yang kita hadapi, ujian yang menghadang kita agar dapat mengamalkan amal-amal yang ikhlas,” ucapnya.


Bahkan, menurut Sumanta, ikhlas adalah pondasi untuk kebangkitan. Karena dengan ikhlas, akan melahirkan etos kerja yang baik dan dapat memancarkan energi yang tidak terbatas. Hal ini sesuai dengan motto Kementrian Agama, yaitu ikhlas beramal. (din)

Cegah Wabah Virus Corona, Perkuliahan Di IAIN SNJ Cirebon Dilakukan Secara Daring

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg
CIREBON, FC - Penyebaran virus Corona makin meluas. Pemerintah pun melakukan antisipasi konkret, salahsatunya dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI), dengan membuat surat edaran untuk kampus dan sekolah yang berada di bawah naungannya agar mengupayakan langkah-langkah.

Merespons surat edaran bernomor 0428/In.08/R/PP.00.9/03/2020 yang ditandatangani rektor 
 tersebut, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon merumuskan tujuh poin kebijakan.

Salahsatu kebijakan yang ditandatangaani Rektor Dr H Sumanta MAg itu di antaranya adalah meliburkan kuliah di kampus dan menggantinya dengan perkuliahan daring.

Secara detail tujuh poin isi dari surat edaran itu antara lain pertama, untuk kegiatan akademik perkuliahan di lingkungan IAIN Syekg Nurjati Cirebon terhitung sejak 16 hingga 28 Maret 2020 dilakukan secara online (daring), dengan memaksimalkan Smart Campus, atau menggunakan metode perkuliahan lainnya yang tidak menggunakan tatap muka langsung.

Untuk praktik laboratorium, praktik lapangan, KKN, dan sejenisnya dilakukan penjadwalan ulang atau diganti dengan metode lain yang sesuai dengan perkembangan keadaan. Kegiatan ujian seminar dan munaqosah tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan membatasi jumlah peserta dan audiensnya.

Poin kedua, seluruh dosen, tenaga kependidikan, cleaning service dan Satpam tetap beraktivitas sebagaimana mestinya. Apabila mengalami gejala demam, batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan flu disarankan tidak masuk kerja dengan menyertakan surat keterangan dokter.

Ketiga, kegiatan akademik atau nonakademik yang melibatkan banyak banyak peserta, baik di dalam maupun di luar kampus, diimbau untuk ditunda pelaksanaannya. Poin yang keempat, perjalanan dinas luar negeri untuk dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa ditunda sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Terkait dengan agenda kunjungan yang telah direncanakan dengan pihak-pihak luar agar dikoordinasikan kembali.

Untuk poin kelima, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa diimbau tidak melakukan perjalanan dinas dalam negeri yang tidak penting. Keenam, sluruh unit dilingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon harus menyediakan handwash serta hand sanitizer pada kamar mandi dan WC di tempat-tempat tertentu.

“Civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon diimbau untuk tetap tenang, menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dan selalu bertawakal kepada Allah SWT dalam menghadapi situasi dan kondisi akhir-akhir ini,”  demikian isi poin ketujug dalam surat edaran tersebut. (din)

Senin, 16 Maret 2020

Presiden Meminta Program Kerja Kementerian Diarahkan Untuk Penanganan Pandemi Global Virus Corona


BOGOR,FC – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mempercepat agenda kerja kementerian.
Di saat yang bersamaan, Presiden juga meminta agar program kerja kementerian terkait turut diarahkan untuk mengantisipasi sekaligus mengedukasi masyarakat pada hal-hal yang berhubungan dengan penanganan pandemi global virus Corona di Indonesia.
Demikian disampaikan Presiden saat memimpin rapat melalui telekonferensi kepada Kabinet Indonesia Maju di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020).
“Saya mengajak kita semuanya untuk yang berkaitan dengan program-program yang ada agar dalam rangka mengedukasi masyarakat semuanya diarahkan agar bisa berkaitan dengan yang ada hubungannya dengan Covid-19,” ujarnya.
Seperti program-program di Kementerian Dalam Negeri misalnya, Kepala Negara meminta agar kementerian tersebut dapat berkoordinasi kepada para kepala daerah untuk menelurkan kebijakan yang tepat sasaran yang pada akhirnya dapat mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat persebaran virus Corona.
“Policy yang bisa tepat sasaran, sehingga bisa mengurangi pergerakan, mengurangi pertemuan-pertemuan, sehingga dengan ini kita akan bisa mengurangi dampak dari Covid-19,” ucapnya.
Demikian halnya dengan sektor pendidikan yang menjadi bidang dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Presiden Joko Widodo menginstruksikan agar kementerian tersebut melakukan kalkulasi mendetail terkait kebijakan meliburkan (belajar dari rumah), sekolah yang mana kondisi di tiap sarana pendidikan atau wilayahnya berbeda-beda. Meski demikian, Presiden mengatakan bahwa pihaknya memberikan prioritas bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat.
“Tetapi yang paling penting memang kita harus memulai belajar dari rumah kalau memang harus diliburkan,” kata Presiden.
Selain itu, Presiden kembali menyinggung pentingnya pembatasan sosial (social distancing) sebagai upaya mengurangi laju persebaran virus Corona.
Sebagaimana diketahui, terkait hal tersebut, Kepala Negara telah mengimbau agar masyarakat mulai mengurangi aktivitas di keramaian.
“Untuk perusahaan-perusahaan atau pemerintah juga bisa melakukan kerja dari rumah dan juga beribadah di rumah. Ini, sekali lagi, untuk mengurangi pergerakan karena social distancing itu penting sekali,” tuturnya.
Sumber: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

LPTQ Kabupaten Belitung Selenggarakan Pembinaan Kepada 38 Peserta Terbaik MTQ

LPTQ Kabupaten Belitung selenggarkan kegiatan pembinaan Tilawah, Tahfizh, Khatt, Fahmil dan Syahril selama dua hari di  Green Tropical Village Hotel dan Resot Belitung
BELITUNG, FC - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ)  Kabupaten Belitung, selama dua hari, Minggu-Senin, 15-16 Maret 2020, menyelenggarakan kegiatan pembinaan Tilawah, Tahfizh, Khatt, Fahmil dan Syarhil tingkat kabupaten. 
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Belitung, H.Sahani Saleh, S.Sos dan diikuti peserta sebanyak 38 putra, terdiri dari 18 putra dan 20 putri,  bertempat di Green Tropical Village Hotel dan Resot Belitung.
Ketua LPTQ Kabupaten Belitung, Drs Fari mengatakan, tujuan kegiatan tersebut untuk memotivasi peserta dan dapat memperbaharui semangat dalam mempelajari ilmu-ilmu Al Qur'an.
"Kegiatan ini merupakan program Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an Kabupaten Belitung dengan tujuan untuk memotivasi peserta sekaligus mencintai budaya dan tradisi membaca serta mencintai al-quran sebagai kitab suci yang berisi petunjuk hidup,"  terangnya.
Drs Fari juga menegaskan, bahwa MTQ bukan hanya sekedar ajang beradu bakat keahlian membaca al-quran dan menghafalkannya, tetapi memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan dan pengembangan ajaran al-quran agar tercipta insan berakhlak mulia.
"Peserta pembinaan tilawah, tahfizh, fahmil, syahril dan khatt tingkat Kabupaten Belitung merupakan peserta terbaik I dan II pada MTQ tingkat Kabupaten Belitung tahun 2020 yang berjumlah 38 peserta yang terdiri dari 18 putra dan 20 putri," terangnya. (din)