Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 07 April 2020

Pelaksanaan Wisuda XXI IAIN Cirebon Tahun 2020 Ditunda


CIREBON, FC- Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak mengungkapkan, pelaksanaan wisuda XXI tahun 2020 kampus setempat ditunda. Hal itu dilakukan terkait imbauan larangan pelaksanaan kegiatan yang dapat menyebabkan kerumunan massa demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Sebelumnya direncanakan pelaksanaan wisuda ini selama 2 hari, yaitu pada 22 dan 23 April 2020. Tapi, karena tidak boleh berkerumun karena Corona, maka kami tidak boleh melaksanakan wisada,” ungkap Kamal ketika ditemui di ruangan kerjanya, Selasa (7/4/2020).
Dia menjelaskan, penundaan wisuda tersebut sampai batas waktu yang belum ditentukan. Pasalnya, pihaknya pun tidak mengetahui sampai kapan pandemi Covid-19 ini berakhir.
Kendati demikian, lanjut dia, pendaftaran wisuda secara online melalui http://sc.syekhnurjati.ac.id/smartcampus/ masih tetap berjalan tanpa ada penutupan. Bahkan, persyaratan untuk wisuda ini pun tidak ada perubahan.
Memang setiap pendaftaran pun kami selalu online, tapi untuk sekarang tidak dibatasi waktunya. Namun dokumen fisik persyaratan juga harus tetap dikirim, tetapi melalui pos atau paket. Jadi mahasiswa jangan datang langsung ke kampus,” paparnya. (din)

DPW APHI JABAR Ucapkan Selamat Dan Meminta MA RI Baru Tegakkan Hukum Berkeadilan

Ketua Dewan Pimpinan wilayah Asosiasi Profesi Hukum Indonesia, (DPD APHI) Jawa Barat, Dr H Sugianto SH MH
CIREBON, FC - Dewan Pimpinan wilayah Asosiasi Profesi Hukum Indonesia, (DPD APHI) Jawa Barat,  mengucapkan selamat atas terpilihnya Dr H Mochamad Syarifudin SH MH sebagi Ketua Mahkamah Agung RI - Periode 2020-2025 menggantikan Prof Dr H Hata Ali SH MH yang memasuki pensiun.

Ketua DPW APHI Jabar, Dr H Sugianto SH MH berharap, Ketua Mahkamah Agung RI yang baru dapat melaksanakan tugas dengan baik dan mengutamakan pada penegakkan hukum bermartabat dengan mengedepankan keadilan.

Menurutnya, kedudukan Mahkamah Agung RI sebagai lembaga tinggi negara di bidang Yudikatip tentunya selain penegakan hukum dan keadilan juga pentingnya penguatan pengawasan. 

"DPW APHI Jabar menekankan pentingnya penegakan hukum bermartabat dan mengedepankan keadilan, dan berharap Ketua MA RI yang terpilih harus bisa melakukan upaya sinergitas dg Komisi Yudisial RI sebagai lembaga pengawasan etik hakim," pinta Sugianto.

Dijelaskan, bahwa Mahkamah Agung telah mengeluarkan Maklumat MA No 1 Tahun 2017 tentang pengawasan dan Pembinaan Hakim, aparatur MA dan peradilan dibawahnya.

Namun disayangkan, Maklumat MA yang sudah berjalan 3 tahun ini, perjalannya masih lemah dan belum tersosialisasi dengan baik dikalangan internal Mahkamah Agung  dan peradilan dibawahnya.

Terbukti kata Sugianto, publik banyak menyoroti oknum peradilan yang bermain 'kotor' akibat  lemahnya pengawasan di internal MA dan Peradilan dibawahnya, sehingga banyak oknum hakim dan aparaturnya yang tersangkut proses hukum dan tersangkut OTT KPK/Kejaksaan dan Kepolisian.

Untuk itu, DPW APHI Jabar meminta kepeda Ketua MA RI yg baru Dr H Mochamad Syarifudin SH MH agar ke depan dapat memperbaiki citra penegakan hukum di Indonesia.

"DPD APHI Jabar berharap dapat menekankan Bawas (Badan Pengawas) Mahkamah Agung untuk dapat memperkuat pondasi  lembaga MA RI dan peradilan dibawahnya agar lebih bermartabat," ujarnya.

Demikian juga diharapkan, Maklumat No 1 Tahun 2017 dapat diimplementasikan dengan serius oleh Ketua Mahkamah Agung yang baru. Setidaknya bersinergi dengan  Komisi Yudisial RI, sehingga bila pengawasan diperketat tentunya tidak akan ada lagi oknum-oknum hakim dan aparatur dibawahnya yang bermain mata dalam mainan perkara/putusan majelis hukum.

"Saya berharap hukum harus ditegakkan dengan baik dengan mengedepankan keadilan bermartabat," tandas Dr H Sugianto SH MH yang juga Ketua Prodi HKI - MH " Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon. (din)

IAIN Cirebon Berikan Diskon UKT Pada Semester Ganjil Mendatang

CIREBON, FC- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon akan memberikan pengurangan atau diskon Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada semester ganjil yang akan datang. Pengurangan tersebut dikarenakan pandemi Covid-19 yang salah satunya berdampak pada perekonomian mahasiswa/wali yang mengalami penurunan.
Kabag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni IAIN Cirebon, Kamalul Iman Billah SAg MA Mak menjelaskan, kebijakan tersebut sesuai Surat Edaran (SE) dari Direktorat Jendral Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor B-752/DJ.I/HM.00/04/2020 tentang Pengurangan UKT/SPP PTKIN Akibat Pandemi Covid-19.
Seperti dikutip dari SE tersebut, Direktur Jendral Pendidikan Islam memerintahkan kepada rektor/ketua PTKIN untuk mengambil langkah-langkah strategis berkenaan penurunan ekonomi mahasiswa/wali mahasiswa akibat pandemi Covid-19.
“Ya nanti akan ada pengurangan UKT. Bukan di semester genap ini, tapi pengurangannya untuk semester ganjil yang akan datang. Itu sesuai dengan surat edaran dari Dirjen Pendis yang meminta semua perguruan tinggi agama agar mengurangi UKT untuk semester ganjil yang akan datang,” kata Kamal di ruangannya, Selasa (7/4/2020).
Dia mengungkapkan, berdasarkan surat tersebut, pengurangan/diskon ini untuk mahasiswa Diploma, S1, S2, dan S3 pada semester ganjil tahun akademik 2020/2021, yaitu sebesar minimal 10% dari UKT/SPP. Namun, jika ada kampus yang ingin melakukan pengurangan lebih dari 10% maka harus mempertimbangkan terkait rencana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun anggaran 2021.
“Kalau di IAIN Syekh Nurjati Cirebon sendiri, pengurangan yang 10% itu sudah pasti. Tapi ada penambahan atau tidaknya jumlah potongan tersebut, kami juga harus membahasnya terlebih dahulu dengan pimpinan dan bagian keuangan,” paparnya.
Pasalnya, lanjut Kamal, pengurangan UKT/SPP tersebut akan berdampak pada PNBP yang kemudian berimbas juga pada nilai uang yang dikembalikan dari negara ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
“Karena PNBP itu akan berimbas pada nilai uang yang akan dikembalikan ke kita,” ucapnya.
Dari pengurangan UKT ini, kata dia, mungkin akan berdampak pada pengurangan sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Seperti, salah satu contohnya kegiatan yang memang mendatangkan kerumunan massa atau mahasiswa yang tidak berjalan selama pandemi Covid-19.
“Ya nanti terkait pengurangan itu ada perhitungan khusus yang akan kami bahas. Tetapi mekanisme pengurangan/diskon UKT/SPP tersebut, kami tetap mengacu pada ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku,” tandasnya. (din)

Senin, 06 April 2020

Bocah 7 Tahun, Tewas Tenggelam Di Kubangan Tower SUTT


CIREBON, FC - Siapa sangka, di tengah masyarakat diberlakukan social distanching dan stay at home akibat wabah covid 19, malah dikejutkan dengan tewasnya seorang anak berusia 7 tahun yang tenggelam di kubangan milik Tower SUTT di Blok Sumur Siat, Desa Kepompongan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Senin (06/04/2020).
Berdasarkan cerita warga, saat itu korban bernama Dafran Azar, warga Perumahan Bukopin 1 desa setempat tengah bermain dengan teman-temannya disekitaran kubangan bangunan SUTT yang berada di area sawah.
Korban pun diduga terpeleset dan terjatuh ke kubangan yang diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 4 meteran. 
Melihat temannya terjatuh, lalu dua teman lainnya, Hafidz dan Rizky lantas berlari untuk meminta bantuan. Namun sayang, jarak lokasi dengan permukiman warga lumayan jauh.
Warga yang mendengar teriakan meminta pertolongan lantas mencari korban dengan cara menyelam. Selang 20 menit, korban pun berhasil di temukan. 
Sementara itu, Kapolresta Cirebon, Kombes Polisi M Syaduddi melalui Kapolsek Talun, AKP Sudarman mengatakan, usai korban ditemukan, pihaknya langsung membawa korban ke RS Ciremai Cirebon.
Hasil pemeriksaan dokter, di ketahui korban telah meninggal dunia. Selanjutnya Polsek Talun masih mengumpulkan keterangan dari para saksi-saksi guna penyelidikan lebih lanjut. (bam)



Sabtu, 04 April 2020

Aksi Peduli Sesama, Kapolsek Kawasan Muara Baru Bagikan 100 Nasi Bungkus


JAKARTA, FC - Di tengah upaya pemerintah dalam mencegah wabah virus corona (Covid-19), Kapolsek Kawasan Muara Baru AKP Slamet Riyanto membagikan 100 nasi bungkus kepada tukang ojek, supir angkot, supir bajaj dan angkutan ikan serta pedagang kaki lima, Jumat (3/4/2020).

Kegiatan yang melibatkan seluruh personel ini, dilakukan dengan tulus oleh AKP Slamet Riyanto untuk membangun aksi kepedulian sesama. 

Dalam kegiatan ini, Kapolsek Kawasan Muara Baru, AKP Slamet Riyanto didampingi Kanit Sabhara Iptu Dwi Saksana, Kanit Binmas Ipda Sulistiaharjono dan Kanit Intelkam Ipda Aji Mulyanto.

"Kegiatan membagi-bagikan nasi bungkus ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat dan rasa empati kepada sesama untuk dapat saling membantu," kata AKP. Slamet Riyanto.

Disela-sela membagi-bagikan nasi bungkus, Kapolsek Kawasan Muara Baru juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga kamtibmas dan dapat membantu pemerintah dalam penanganan penanggulangan pencegahan virus corona (Covid-19).

Dengan cara tetap tenang dan tidak panik, berperilaku hidup sehat, jaga jarak dan sering mencuci tangan dengan sabun serta tidak terpengaruh berita yang belum jelas sumbernya dan tidak membuat atau menyebarkan berita bohong (hoaxs).

“Semoga kegiatan positif ini membawa berkah bagi kita semua dan kami berharap tukang ojek, supir angkot, bajai dan angkutan ikan yang ada di Muara Baru mematuhi kebijakan pemerintah dan dapat sama-sama mencegah serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ujarnya. (dade)