Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 13 Agustus 2020

Tiga Hari Pelaksanaan SPMB, Ini Kata Panitia Ujian Mandiri di IAIN Cirebon


FOKUS CIREBON - Sebanyak 788 peserta SPMB Mandiri IAIN Cirebon yang datang dari wilayah 3 cirebon, bahkan juga dari jawa dan luar jawa, sukses mengikuti ujian masuk mandiri hingga hari terakhir ujian, Kamis (13/8/2020).

Kendati demikian, Panitia Ujian, Kamalul Iman Billah, yang juga Kabag Akademik IAIN SNJ Cirebon secara keseluruhan mengevaluasi pelaksanaan ujian tersebut. 

Menurut Kamal, tes offline UM Mandiri ini bersamaan masih di masa covid 19, sehingga di hari pertama, sesi pertama masih  ada penyesuaian antara peserta dan panitia, kendati semua harus dijalankan melalui protokol kesehatan yang ketat.

Penyesuaian tersebut, kata Kamal, di hari pertama sesi  pertama masih ada peserta yang tidak mengetahui jika tes dilakukan hanya satu hari dan di hari kedua datang kembali tapi itu teknis yang kemudian mampu ditangani pihak panitia. 

Evaluasi lainnya, lanjut Kamal,  ada ada peserta yang tidak membaca pengumuman secara utuh.

"Untuk menanganinya, maka panitia masih membolehkan ujian, karena datang dari jauh, dan besoknya harus membawa kelengkapan dokumen yang diminta," katanya.

Namun begitu, kata Kamal lagi, evaluasi yang dilakukan panitia tidak lantas membuat peserta stres dan panik. Panitia tetap melaksanankan aturan, namun juga memberikan kebijakan yang harus dilaksanakan oleh peserta.

"Secara keseluruhan, tiga hari pelaksanaan kegiatan ujian, semuanya berjalan baik dan panitia tetap menjalankan aturan yang salah satunya tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat," paparnya.

Kemudian mengenai materi ujian, panitia akan meneliti soal soal yang ada pada pasca ujian. Soal-soal tersebut akan di evaluasi, hal ini kemudian akan menjadi bank soal.

"Bank soal ini untuk banyak tujuan. Tetapi bank soal tersebut sudah divalidasi," jelasnya.

Soal-soal ujian yang diterima peserta disesuaikan dengan jurusan serta tingkat kesulitan soal itu sendiri, dan ini akan menjadi pertimbangan, karena satu peserta dengan peserta lain, soalnya berbeda dan sistem acak. 

"Inilah kelebihan by sistem, yang secara otomatis akan mengacak sendiri. Sehingga kemudahan by sistem ini memberikan kemudahan bagi kriteria yang dibutuhkan, inilah kelebihan by sistem, inilah sistem CBT yang full kita terapkan pada ujian SPMB Mandiri dan kita inginkan standarisasi kompetensinya sama," terangnya. (din)



Jurusan PAI - FITK IAIN Cirebon Bedah Kompetensi Guru PAI Dalam Seminar Internasional Online


FOKUS CIREBON - Seminar Internasional FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan tema Recounstruction of Islamic toward 'Kampus Merdeka' in New Normal Era (Persepective Of Al Quran and Hadith) digelar secara virtual di Ruang Auditorium Rektorat Lantai 2, kampus IAIN SNJ Cirebon, Kamis (13/8/2020).

Dalam seminar ini, sejumlah pemateri yang merupakan narasumber dengan jam terbang internasional dihadirkan. Di antaranya, Prof Muhamad Ali, MSc, Ph D, Dr Hj Nur Arfiyah Febriani MA dan Irwandi Yusri Maek, MSc.

Seminar internasional yang dibuka langsung oleh Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg, diikuti oleh sejumlah jajarannya seperti Dekan FITK IAIN Cirebon, Dr H Farihin MPd serta Ketua Jurusan PAI, Dr H Iwan MAg.

Ketua Jurusan PAI, Dr H.Iwan MAg dalam sambutannya menyampaikan, puji dan syukur kepada Allah SWT yang sudah memberikan kepada kita kenikmatan dan kesehatan,  
shalawat dan salam dihaturkan kepada Rasulullah SAW yang sudah  membawa umatnya dari era kegelapan menuju era pengetahuan dan peradaban.

Menurut Iwan, munculnya covid-19 berpengaruh dan merubah terhadap pola hidup manusia. Tak pelak juga, proses pendidikan yang dilakukan selama ini mengalami perubahan. 

Kecenderungan proses pendidikan yang dilakukan secara manual dan langsung, berubah menjadi online dan individual. 

Penyelenggara seminar juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang sudah mendukung acara ini. Demikian juga terimakasih kepada Dekan FITK yang sudah memberikan arahan dan bimbingan pelaksanaan acara ini.

"Kami juga menyampaikan terimakasih kepada para dosen PAI, para mahasiswa dan civitas akademika PAI IAIN Syekh Nurjati Cirebon," tuturnya.

Dekan FITK IAIN SNJ Cirebon, Dr H Farihin MPd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa atas nama civitas akademika FITK menyambut gembira atas terlaksananya kegiatan seminar internasional ini. 

Farihin juga mengucapkan selamat mengikuti kegiatan seminar ini, semoga kegiatan seminar virtual yang mengangkat tema kampus merdeka in new normal era mampu memberikan manfaat yang sebanyak-banyaknya bagi pendidikan dan para pendidik. 

Demikian juga sambutan Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg, bahwa pendidikan islam merupakan titik bagi kebahagian hidup, baik hidup di dunia maupun kehidupun di akherat kelak. 

Oleh karen itu, seminar internasional online ini merupakan bagian yang tak terpisahkan dari tanggung jawab perguruan tinggi bahwa pendidikan betapa pun dalam masa pandemi harus berlangsung dan berkesinambungan dan itu harus dilakukan oleh peserta didik, baik mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA hingga Perguruan tinggi, karena itu sesungguhnya adalah kewajiban bersama.

Diharapkan Sumanta, bagaimana kita membuka perkembangan fitrah peserta didik yang memiliki akal, hati dan jiwa sehingga tiga aspek itu menjadi terbuka dan menjadi kekuatan dalam menghadapi dan mengarungi kehidupannya.


"Bagaimana kita bisa mencerdaskan intelektual, emosional dan spiritual. Bagaimana kita bisa mentransformasi pendidikan kepada peserta didik dari sisi knowledge (pengetahuan) dan bagaimana kita juga bisa membentuk afektif yang baik, dan bagaimana kita bisa memacu psikomotorik yang bisa melakukan upaya-upaya dan ikhtiar dalam kehidupan ini," pintanya.

Sumanta juga mengucapkan terimakasih kepada Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan, wabil khusus kepada Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) yang sudah menyelenggarakan kegiatan seminar internasional online ini dengan baik.

Demikian juga Sumanta berbangga hati mengingat dua hari sebelumnya merupakan hari jadi IAIN SNJ Cirebon yang ke 55 atau kegiatan diesnatalis, namun tidak bisa dirayakan sebagaimana rencana, karena memang masih dalam masa pandemi covid 19.

Sementara itu, pada sesi dialog Aas Salikha, guru PAI dalam seminar virtual menajamkan pertanyaan soal kompetensi digital bagi guru Pendidikan Agama Islam ((PAI). 

Prof Mohamad Ali, MSc, Ph D dalam virtualnya menjawab pertanyaan seminar virtual ini, bahwa komptensi digital bagi guru PAI itu adalah kemampuan seorang guru dalam mempergunakan media digital. Bahkan Prof Muhamad Ali membedahnya secara mendalam hingga membuat materi seminar semakin tajam dan menjadi pengetahuan bersama.


Demkian juga dengan kajian dan pembahasan materi lainnya yang disampaikan oleh para narasumber lainnya. Suasana tanya jawab secara virtual pada seminar semakin hangat dan mendalam. 

Kendati begitu, kegiatan seminar bertema Rekonstruksi Pendidikan Agama Islam Menyongsong Kampus Merdeka di Era Pandemi (Perspektif Alquran dan Hadis) berjalan baik dan tetap menjalankan protokol kesehatan. (nurudin)

Peserta SPMB Mandiri di Hari Ketiga, Tetap Ikuti Protokol Kesehatan


FOKUS CIREBON - Hari ketiga pelaksanaan Ujian Masuk (UM) Mandiri IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (14/8/2020), tetap seluruhnya menjalani protokol kesehatan.

Peserta yang datang 15 menit sebelum ujian dimulai, seluruhnya harus melalui dirapid test, dan membawa surat sehat dari dokter. 

Selain itu, peserta juga diwajibkan mengenakan masker dan mencuci tangan dengan hand sanitaizer yang sudah disiapkan panitia.

Di depan ruang ujian, panitia juga menyediakan wastafel lengkap dengan sabun tangan. 

"Peserta yang masuk ruang ujian, seluruhnya sudah sterril karena sudah melalui protokol kesehatan," ujar Hartawan panitia SPMB Mandiri IAIN SNJ Cirebon, yang dibenarkan oleh H Basiran MA, Kasubag Akadaemik.

Dijelaskan, sejak hari pertama secara teknis seluruhnya berjalan baik. "Panitia dalam proses penyortiran dokumen, tahapan-tahapannya sudah dilakukan dengan baik, termasuk pelaksanaan sosial distancing dan lain-lainnya," tambahnya.



Basirun juga menjelaskan bahwa pada setiap ruang ujian terdapat 1 orang penanggungjawab dan 1 orang pengawas. "Ini disiapkan bagi  peserta jika ada hal teknis," tandasnya. (din)

TPAD Kota Cirebon Kupas KUA-PPAS 2021, DPRD Minta Gunakan Parameter Terukur

 


CIREBON – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Cirebon memaparkan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2021, Kamis (13/8), di Griya Sawala gedung DPRD Kota Cirebon.

Dalam kesempatan itu, DPRD meminta kepada eksekutif untuk menggunakan parameter terukur dalam penyusunan rancangan APBD 2021.

Sebab, menurut Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos, di tengah pandemi Covid-19 dan ekonomi nasional yang mengarah ke resesi, dibutuhkan data akurat potensi pendapatan daerah yang rasional, serta ketepatan pengalokasian anggaran.

Pria akrab disapa Andru itu menyampaikan, pemerintah daerah sudah sepatutnya menyusun rancangan APBD melalui kajian-kajian yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Ini penting supaya ke depan, di tengah pandemi yang sulit ini, jangan sampai APBD kita terjadi over proyeksi. Potensi pendapatan yang tidak rasional ujungnya banyak sekali program yang tak terbiayai,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi menyampaikan, KUA-PPAS 2021 mempertimbangkan target pendapatan asli daerah yang mengalami penurunan 3,8 persen.

Penentuan kebijakan belanja daerah di APBD 2021 juga masih berfokus untuk melanjutkan penanganan kesehatan dampak pandemi Covid-19, penanganan dampak sosial dan ekonomi, serta melanjutkan program prioritas yang tertunda tahun 2020.

“APBD 2021 juga berfokus pada pemulihan ekonomi dan dunia usaha. Terutama pada sektor budaya, pariwisata dan industri kreatif dengan melakukan stimulus ekonomi pada usaha kecil menengah,” katanya. (Hum)

Rabu, 12 Agustus 2020

Wakil Walikota Cirebon Hadiri Rapat Paripurna Persetujuan Raperda PP-APBD 2019


FOKUS CIREBON - Wakil Walikota Cirebon, Hj Eti Herawati menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Cirebon di Griya Sawala gedung DPRD.

Kehadiran orang nomor dua ini, untuk mewakili Wali Kota Cirebon yang berhalangan hadir.  

"Saya sampaikan beberapa hal dalam rapat paripurna persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggung jawaban Pelaksanaan (PP) APBD tahun 2019 dan penyampaian KUA PPAS Tahun 2021," terang Eti Herawati.

Eti juga menjelaskan bahwa dokumen Raperda PP APBD 2019, selanjutnya dikirim ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk dievaluasi.

"Raperda PP APBD tahun 2019 tersebut menjadi landasan sebagai bahan evaluasi perjalanan pelaksanaan APBD 2020 dan pijakan perubahan anggaran," katanya. 

Dijelaskan, setelah beberapa kali mengalami refocusing untuk pembiayaan penanganan Covid-19 di Kota Cirebon, rencana perubahan APBD tahun 2020, pihaknya meminta persetujuan DPRD Kota Cirebon bersama-sama dengan TAPD membahasnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Daerah Kota Cirebon juga meminta persetujuan kepada DPRD Kota Cirebon atas tiga raperda untuk disahkan. 


Pertama, Raperda tentang Penyertaan Modal Perusahaan Umum Daerah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank Cirebon, Raperda tentang Dana Cadangan Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota tahun 2024, serta Raperda tentang Pencegahan dan Penanggulangan penyakit. (Agus)