Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 26 Desember 2020

Tahun ini, BAZNAS Kabupaten Cirebon, Salurkan Bantuan Sebesar 19 Milyar

FOKUS CIREBON, (FC) - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cirebon, sudah menyalurkan bantuan sebesar Rp 19 Milyar pada tahun ini. Bantuan tersebut, diterima oleh lebih dari 81ribu warga.

Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Cirebon. Karena menurut Imron, Baznas sangat membantu dan mendukung terlaksananya program pemerintah kabupaten.

"Kalau tidak ada BAZ, kami cukup kewalahan," ujar Imron di Pendopo Bupati Cirebon, Sabtu 26 Desember 2020.

Dalam jangka waktu satu tahun ini, BAZNAS Kabupaten Cirebon, sudah mendistribusikan bantuan sebesar Rp 19 Milyar. Bantuan tersebut, diterima oleh 81ribu lebih warga Kabupaten Cirebon.

Imron menuturkan, berdasarkan data dari Dinas Sosial, terdapat 9.500 Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Kabupaten Cirebon, yang perlu mendapatkan bantuan.

Melaui program dari BAZNAS Kabupaten Cirebon inilah, ratusan Rutilahu di Kabupaten Cirebon sudah berhasil diperbaiki. 

Ia mengungkapkan, bahwa untuk mendapatkan bantuan dari anggaran pemerintah, harus melalui proses yang cukup berliku. Untuk bisa mendapatkan bantuan tahun sekarang, maka harus diusulkan pada bulan Januari sampai Agustus pada tahun sebelumnya.

"Kalau diajukannya Oktober - Desember, anggarannya baru bisa didapatkan dua tahun kemudian," kata Imron.

Sehingga, dukungan dari BAZNAS ini, merupakan salah satu cara cepat untuk bisa merealisasikan kebutuhan warga, terutama yang mendesak.

Sehingga, Imron juga mendorong kepada masyarakat yang memiliki rezeki lebih, untuk bisa menyalurkannya melalui BAZNAS Kabupaten Cirebon.

Ketua BAZNAS Kabupaten Cirebon Budiman Mahfud menuturkan, bantuan yang disalurkan oleh BAZNAS juga, tidak lepas dari peran Bupati Cirebon.

Karena menurut Mahfud, besarnya dana yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Cirebon, terjadi pasca adanya intruksi yang dikeluarkan oleh Bupati kepada seluruh ASN Kabupaten Cirebon. 

"Pak Bupati mengintruksikan kepada seluruh ASN, untuk menyalurkan infaknya melalui BAZNAS Kabupaten Cirebon," ujar Mahfud.

Dari total sebanyak 13ribu ASN di Kabupaten Cirebon, Mahfud menyebutkan, bahwa sekitar 90 persen diantaranya, sudah menyalurkan infaknya melalui BAZNAS Kabupaten Cirebon.

Para ASN tersebut, setiap bulannya menyalurkan infak sebesar Rp 100ribu. Sehingga menurut Mahfud, dana yang dikelola oleh BAZNAS Kabupaten Cirebon setiap bulannya, mencapai Rp 1 Milyar lebih.

"Semoga, kami juga menyalurkan lebih banyak lagi," kata Mahfud.

Pada kesempatan tersebut, Baznas juga menyalurkan bantuan untuk 31 lembaga, satu pondok pesantren, 8 rutilahu, dua pengobatan dan satu beasiswa. Total keseluruhan bantuan yang diberikan hari ini, yaitu Rp 623juta. (din)

Jumat, 25 Desember 2020

Mahasiswa BBC Turut Edukasi Warga dalam Pelaksanaan Protokol Kesehatan

FOKUS CIREBON, (FC) - Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Bunga Bangsa Cirebon (BBC) turut serta mengedukasi warga dalam pelaksanaan protokol kesehatan, terutama penggunaan masker. Jum’at, (25/12/2020)

Kegiatan yang berlangsung di depan kantor kelurahan Desa Buntet selepas shalat Jum’at itu merupakan salah satu agenda Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Dari Rumah (DR) yang mengangkat tema ““Membangun Desa Era Tatanan Hidup Baru Berbasis Information society”.

Salah satu mahasiswa KPM-DR, Siti Qoriyah mengatakan, pembagian masker ini adalah sebuah upaya untuk mendukung program pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan. 

"Karena salah satu program kerja KPM-DR kita adalah penanggulangan penyebaran Covid-19, makanya kita hari ini membagikan masker,”. Katanya.

H. Asep, Salah seorang warga Buntet mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi kegiatan mahasiswa tersebut. 

“Terimakasih atas pembagian maskernya, kegiatan seperti ini membantu masyarakat, terutama dalam mengingatkan kembali pentingnya mematuhi protokol kesehatan", Tuturnya.

Selain dengan membagikan masker, para mahasiswa juga aktif menyebarkan informasi dan edukasi tentang Covid-19 melalui media Youtube, dan Media Sosial lainnya seperti Facebook, twitter, dan instagram. (Fas)

Rabu, 23 Desember 2020

Bupati Cirebon Lakukan Monitoring Pelaksanaan Natal secara Virtual

FOKUS CIREBON, (FC) - Untuk memastikan kelancaran dan keamanan pelaksanaan Natal disejumlah gereja di Kabupaten Cirebon, Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag bersama Forkopimda, melakukan monitoring secara virtual.

Bupati dan Forkopimda,  melakukan teleconference dengan tiga gereja di Kabupaten Cirebon. Teleconference dilakukan dengan pengurus gereja dan jemaat, yang usai melaksanakan kebaktian misa.

Imron mengaku cukup prihatin, dengan perayaan natal pada tahun ini, karena dilaksanakan dalam kondisi pandemi covid 19.

Namun ia berharap, kondisi tersebut tidak mengurangi sedikitpun kesakralan maupun kehidmatan dalam melaksanaan perayaannya.

"Kami memohon juga kepada jemaat, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan," ujar Imron.

Imron juga mengungkapkan, bahwa angka penyebaran covid 19 di Kabupaten Cirebon masih cukup tinggi. Tercatat sebanyak 200 orang meninggal dunia dan 821 orang masih dalam perawatan rumah sakit maupun isolasi mandiri.

Kondisi tersebut, membuat sejumlah gereja terpaksa melaksanakan kegiatan ibadah secara virtual atau dengan jumlah jemaat yang terbatas.

"Hal itu semua, demi untuk mencegah terjadinya penyebaran covid 19," kata Imron.

Namun menurut Imron, virus covid 19 juga menyadarkan kita semua, bahwa kita semua ini adalah manusia yang sama, walaupun berbeda suku, ras dan agamanya. Karena virus ini menyerang siapapun.

Oleh karena itu, Imron mengharapkan kerjasama seluruh pihak, untuk bisa bersama-sama dalam menanggulangi pandemi yang sudah berlangsung hampir setahun ini.

"Kita harus bergandengan tangan. Dan situasi ini, menyadarkan kita semua, bahwa kita saling membutuhkan satu dengan lainnya," kata Imron.

Tidak lupa, Imron juga mengucapkan selamat natal dan tahun baru untuk seluruh warga Kabupaten Cirebon yang merayakannya. 

Ia berharap, tahun baru nanti, bisa diberikan keberkahan dan kedamaian, serta dihilangkannya virus covid 19 dari muka bumi.

"Semoga kita menghadapi situasi yang sulit ini, dengan keyakinan dan kedamaian, serta dipenuhi oleh kekuatan cinta," kata Imron. (Nur)

Selasa, 22 Desember 2020

Dirjen Dikti Kemenag RI Isi Kegiatan Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan di Lingkungan IAIN SNJ Cirebon

FOKUS CIREBON, (FC) - Prof Dr Suyitno M.Ag (Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI), mengisi kegiatan Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan di lingkungan IAIN SNJ Cirebon, Selasa (22/12/2020) di Aula Rektorat, Lantai 3, kampus setempat.


Kegiatan yang dihadiri seluruh pimpinan IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini, mengusung tema 'Mewujudkan Perguruan Tinggi Islam yang Unggul dan Terkemuka di Era 4.0.

Dalam pemaparannya, Prof Dr Suyitno M.A menyampaikan bahwa tugas Kementerian itu memfasilitasi. Memfasilitasi ini adalah bentuk pelayanan yang harus diberikan berdasarkan tugas dan tanggungjawabnya.

Prof Dr Suyitno M.A juga menjelaskan, bahwa tantangan pengembangan pendidikan tinggi islam itu pertama modernitas kelembagaan, kemudian peningkatan mutu pendidikan, lalu penciptaan lulusan berkualitas dan berikutnya pengembangan pemikiran islam.

Pada peningkatan mutu kelembagaan itu, jelasnya,  meningkatkan mutu dan memperkuat kelembagaan pendidikan tinggi islam yang terbuka, modern, empiris-kontekstual dan proaktif. 

Sementara penciptaan lulusan berkualitas yakni melahirkan lulusan lulusan berkualitas, berdaya saing, menguasai IPTEK dengan tetap merujuk pada nilai-nilai islam. 

Sedang modernitas kelembagaan, berkembang menjadi institusi modern, namun tetap dapat memperkuat akar dan tradisi islam. 

Sementara itu, Rektor IAIN SNJ Cirebon dalam sambutannya menyampaikan, bahwa progres profil IAIN PTKIN di wilayah Jawa Barat bagian timur, oleh karena itu dari sisi biografis adalah IAIN yang menjadi pilihan daerah di sekitar kita, untuk itu animo masyarakat sangat tinggi dari tahun ke tahun, penghargaan dari SPAN PTKIN dari seluruh IAIN di Indonesia.

Demikian juga dilihat dari kacamata sejarah, IAIN sebagai lembaga pendidikan agama islam, pada tahun 60 an didirikan oleh para ulama di Cirebon.

Kemudian IAIN berdiri dari kebijakan pemerintah yang kemudian ditarik ke provinsi, yaitu di Bandung. "Jadi di Cirebion hanya fakultas tarbiyah bagian dari IAIN Bandung," paparnya

Setelah itu, pada tahun 1997 kata Sumanta, pihaknya mendapatkan kebijakan top-down dan fakultas itu ditransformasi menjadi STAIN Cirebon, karena nama Sunan Gunungjati sudah diambil Bandung.

Sehingga pada tahun 2007 itu, mencari nama, dan hasil sarasehan dari para ulama kemudian diusulkan nama Syekh Dahtul Kahfi atau Syekh Nurjati oleh KH Aqil Siraj dan kemudian oleh Suryadarma Ali diresmikan.

"Kita sudah 10 tahun bersama IAIN, dan kemudian IAIN juga sudah  persentasi menjadi UIN. IAIN Cirebon telah memenuhi sesuai PMA No 20 tahun 2020," terangnya. (din)

Senin, 21 Desember 2020

13 Pegawai ASN Dilantik Pejabat Fungsional, Ini Pesan Rektor IAIN Cirebon

FOKUS CIREBON, (FC) - Sebanya 13 pegawai dari jabatan administrator dan pengawas dilantik dan  diambil sumpahnya pada kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat fungsional melalui mekanisme penyetaraan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin (21/12/2020).


Dari 13 pegawai yang dilantik, terdapat 4 perempuan dan 9 pria. 

Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag membacakan naskah pelantikan. Setelah itu dilanjutkan dengan penandatangan fakta integritas. Kemudian dilanjutkan penyerahan petikan putusan Menteri Agama kepada salah satu pegawai ASN yang dilantik.

Dalam amanatnya, Sumanta mengatakan, bahwa penyetaraan jabatan ini tidak dapat dipisahkan dari tanggungjawab sebagai abdi negara yang selalu siap menjalankan tugas.

Sumanta juga berharap semua tetap pada posisi mengabdi dan menjalankan tugasnya dengan baik. Apalagi pada jabatan yang baru, tentu dituntut mampu menata dan bekerja penuh karya. 

Kita juga harus pada posisi integritas, dimana kita harus jujur, harus loyal kepada negara, kepada pimpinan dan harus dijalankan pada prilaku kita dengan penuh tanggungjawab.

"Mudah-mudahan Allah SWT memberikan kepada kita kekuatan sehingga kita dapat melaksanakan amanah ini dengan sabaik mungkin," ujarnya.

Saat dihubungi, salah satu pegawai ASN yang dilantik Jabatan Fungsional Tertentu (JFT), H.Mohammad Arifin mengatakan, kinerja pegawai akan lebih terarah setelah ada perubahan. Jabatan Arifin tadinya merupakan Kasubag Humas dan Publikasi IAIN Cirebon.

“Berbagai program yang telah dicanangkan dapat tercapai dengan maksimal. Dengan pelantikan ini tentunya kami akan bekerja dengan lebih baik demi kemajuan kampus dan sesuai regulasi. Program yang telah disusun pun akan kami kerjakan dengan baik demi tercapainya hasil yang maksimal,” tandasnya.


Sementara itu, kegiatan pelantikan diselenggarakan di Aula Rektorat Lantai 3. Sejumlah pejabat dilibatkan, termasuk saksi, rohaniawan dan tamu undangan. (din)