Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 10 Februari 2021

Sekda Kota Cirebon Tekankan Pendidikan Anak Usia Dini Harus Berkualitas, Sekalipun Pandemi Covid 19


FOKUS CIREBON, FC - Sekalipun pandemi Covid-19 masih berlangsung, pendidikan untuk anak harus tetap berkualitas. Terlebih untuk anak usia dini.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., usai pembukaan kegiatan sosialisasi program kerja Gabungan Organisasi Penyelenggara Taman Kanak-Kanak Indonesia (GOPTKI) dan pembekalan dari Dinas Pendidikan Kota Cirebon di Sekretariat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Cirebon, Jalan Siliwangi No 123.

“Usia nol hingga 6 tahun merupakan usia emas,” ungkap Agus. Pada periode tersebut otak dan fisik anak tengah mengalami perkembangan yang sangat pesat. Orang tua harus tahu bagaimana memanfaatkan moment penting tersebut.

Namun sayangnya, pandemi Covid-19 saat ini masih terjadi. Pandemi Covid-19 ini mengubah seluruh tatanan kehidupan termasuk pendidikan anak usia dini. Untuk itu Agus meminta agar berbagai terobosan kreatif bisa dilakukan sehingga anak tidak kehilangan masa keemasan ini.

“Kami juga berterima kasih kepada GOPTKI yang telah menjadi mitra pemerintah daerah khususnya dalam penyelenggaraan pendidikan anak usia dini,” ungkap Agus.

Keberadaan GOPTKI ini menurut Agus juga memiliki peran penting dan strategis sebagai tempat terhimpunnya organisasi penyelenggara Taman Kanak-Kanak (TK). Termasuk dalam pembentukan kualitas generasi bangsa di masa yang mendatang.

“Pesan saya, agar program kerja nantinya tetap bermuara pada pembinaan dan pengembangan pendidikan anak usia dini yang profesional, optimal dan inovatif,” ungkap Agus.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon, Irawan Wahyono, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan anak idealnya tumbuh dan berkembang sesuai dengan usianya. Salah satu sentuhan terbaik untuk tumbuh kembang anak, khususnya anak usia dini, yaitu melalui pendidikan. “Pendidikan anak usia dini bisa melalui kelompok bermain, TK dan lainnya,” ungkap Irawan.

Irawan juga menambahkan bahwa di masa pandemi Covid-19 ini pendidikan di Kota Cirebon tetap berjalan dengan baik. “Termasuk pendidikan anak usia dini,” ungkap Irawan. Sehingga anak-anak usia dini tidak akan kehilangan masa golden age atau masa keemasan tumbuh dan kembang otak serta fisik anak. (Indah)


IAIN Syekh Nurjati Cirebon Menjadi PTKIN Pertama Cyber Islamic University di Indonesia

Warek II, Dr Hj Kartimi M.Pd dan Kabiro AUAK, Drs H Subarja M.Pd

FOKUS CIREBON, FC - Kabar gembira datang dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon, di mana kampus ini menjadi PTKIN pertama Cyber Islamic University (CIU) di Indonesia.

Hal itu disampaikan langsung oleh Dr Hj Kartimi M.Pd Warek II IAIN SNJ Cirebon, usai menghadiri rapat koordinasi unsur pimpinan, yang dihadiri Warek I, Kabiro AUAK, Kabag Umum, serta jajaran Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PTIPD) juga Pranata Humas IAIN Cirebon dan lainnya, Rabu (10/2/2021).

Dr Hj Kartimi M.Pd menjelaskan, rapat koordinasi pimpinan ini merupakan kelanjutan dari kegiatan Zoom Meeting bersama Dirjen Pendis Kemenag RI dan World Bank (WB) terkait kepercayaan Kementerian Agama RI menunjuk IAIN Cirebon sebagai Cyber Islamic University (CIU).

Menurut Kartimi, IAIN sebagai Leading sektor, pengelolaan CIU nanti di bawah PTIPD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan saat ini segala persiapan akan dilakukan, termasuk studi banding kepada Perguruan Tinggi Negeri (PTN), mengingat IAIN Cirebon menjadi PTKIN pertama menjadi kampus Cyber Islamic Unibersity di Indonesia.

"Blokgrand World Bank ini merupakan hasil kerjasama Kementerian Agama RI. Saat itu, Pak Menteri melalui Dirjen Pendis, Dr H M.Ali Ramdhani langsung menghubungi Pak Rektor IAIN Cirebon dan menunjuk IAIN Cirebon sebagai Cyber Islamic University dan selanjutnya meminta melakukan pembahasan melalui Zoom Meeting, setelah itu hari ini kita langsung melakukan rapat koordinasi, dan hasilnya tiga point," kata Kartimi.

Tiga point hasil rapat itu, jelasnya, pertama harus siap melangkah, kedua membuat deskmark, karena di Indonesia belum PTKIN yang menjadi CIU sehingga IAIN perlu untuk melakukan studi banding ke  perguruan tinggi yakni Sultan Agung yang sudah menjadi kampus CIU.

Lalu yang ketiga, lanjutnya, kita akan segera membuat tim teknis sebagai persiapan pelaksanaan CIU ini dan April 2021 adalah penyerahan proposal.

"Ya, Cyber Islamic University atau CIU ini nanti di bawah PTIPD dan akan dikelola secara profeaional oleh tim-tim ahli IT dan nanti bermanfaat bagi akademik berbasis IT serta dapat mengcounter hoax yang mengganggu stabilitas nasional," paparnya.


Sementara itu, Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H.M.Arifin M.Pd.I kepada media menyatakan  rasa bangganya atas kepercayaan tersebut. Mengingat UIN Cirebon akan menjadi kampus berbasis IT.

"Secara intens, semua sudah saling berkoordinasi dan sudah langsung bekerja, dan dengan Cyber Islamic University ini, akademik ke depan berbasis IT," pungkasnya.  (Nurudin)

Selasa, 09 Februari 2021

Hari Pers Nasional, Wali Kota Cirebon Apresiasi Peran Wartawan Terhadap Pembangunan


FOKUS CIREBON, FC - Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, pada acara syukuran dalam rangka Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2021 di ruang Adipura Kencana, Balai Kota Cirebon, menyampaikan bahwa Wartawan memiliki peran yang menonjol dalam pembangunan.

Wartawan yang bertugas di Kota Cirebon, lanjutnya, memiliki kemampuan yang tidak diragukan lagi dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Ucapan terima kasih dan rasa bangga saya kepada insan pers yang ada di Kota Cirebon,” ungkap Azis, Selasa (9/2/2021).

Rasa bangga ini dikarenakan insan pers yang ada di Kota Cirebon memiliki kemampuan yang luar biasa dalam menjalankan tugas jurnalistik mereka sehari-hari.

Tidak hanya itu, insan pers di Kota Cirebon juga memiliki semangat untuk turut serta dalam pembangunan di Kota Cirebon, khususnya dalam mencerahkan dan mencerdaskan masyarakat.

“Perannya sangat menonjol dalam pembangunan di Kota Cirebon,” tuturnya.

Namun kemampuan yang luar biasa yang telah dimiliki insan pers di Kota Cirebon diminta untuk terus ditingkatkan.

“Seperti kata Ketua PWI tadi, bagi yang belum memiliki sertifikat kompetensi wartawan, atau semacam ‘SIM’ nya wartawan, segera membuatnya,” ungkap Azis.

Standar kompetensi wartawan ini menggambarkan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan atau keahlian, dan sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas kewartawanan dari seorang wartawan.

Selain itu Azis juga meminta adanya kerjasama dan komunikasi diantara sesama wartawan sehingga tercipta satu kesatuan. “Ibaratnya pemain bola, wartawan itu seperti Ronaldo, seperti Messi,” paparnya.

Mereka sudah memiliki kemampuan yang hebat, namun untuk bisa memenangkan pertandingan diperlukan kekompakan tim. “Disini dibutuhkan kekompakan antar media,” ucapnya.



Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa, AP., dalam sambutannya mengungkapkan bahwa selama ini telah tercipta kolaborasi yang baik antara wartawan dan Pemda Kota Cirebon.

“Kami selalu apresiasi itu,” ungkap Ma’ruf. Menurut Ma’ruf pers merupakan tonggak atau pilar untuk bersama-sama pemerintah melaksanakan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan itu Ma’ruf juga sangat mengapresiasi upaya yang telah dilakukan wartawan di Kota Cirebon dalam meningkatkan kemampuan mereka.

“Setiap hari Jumat mereka berkumpul untuk meningkatkan literasi terkait jurnalistik di salah satu tempat,” ungkap Ma’ruf.

Untuk itu, dalam waktu dekat DKIS Kota Cirebon akan membuatkan co-working spaceyang bisa dimanfaatkan wartawan sebagai tempat silaturahmi untuk meningkatkan kemampuan literasi mereka. “Dilengkapi akses internet, tv layar lebar hingga kopi,” ungkap Ma’ruf.

Sementara itu Ketua PWI Cirebon, Moh. Noli Alamsyah, mengungkapkan pada momen HPN 2021 ini, wartawan diminta untuk membantu program pemerintah. “Di masa pandemi Covid-19 ini kita berupaya untuk membantu program pemerintah mengedukasi kepada masyarakat apa itu Covid-19,” ungkap Noli.

Pada kesempatan itu, Noli juga meminta kepada wartawan untuk senantiasa meningkatkan kemampuan dan kualitasnya. “Mari kita berkarya melalui karya-karya jurnalistik kita,” ungkap Noli. (Nur)

Wakil Wali Kota : Memajukan Kota Cirebon Butuh Sinergitas

FOKUS CIREBON, FC - Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati, usai menghadiri Musrenbang RKPD Perencanaan Tahun 2022 di Kecamatan Pekalipan Tahun Anggaran 2021, mengungkapkan sinergitas pembangunan untuk memajukan Kota Cirebon dibutuhkan.

Oleh karenanya, program yang ada di setiap dinas diminta bisa masuk ke tingkat kecamatan dan kelurahan. 

“Sinergitas antara dinas, kecamatan dan kelurahan dibutuhkan. Untuk itu, program yang ada di setiap dinas yang ada di Kota Cirebon diminta masuk dan bersinergi dengan kelurahan dan kecamatan. Jadi Camat dan Lurah dapat berperan aktif,” ungkap Eti, Selasa (9/2/2021).

Eti mencontohkan, misalnya program yang ada di DKOKP Kota Cirebon untuk kegiatan dan pembangunan pariwisata bisa disinergikan dengan lurah dan camat dimana wisata tersebut akan dibangun.

Dengan begitu, seluruh masyarakat bisa turut merasa memiliki dan mendukung keberadaan lokasi wisata tersebut, jadi sinergitasnya. 

Selanjutnya Eti juga meminta agar setiap Camat di Kota Cirebon tetap semangat di tengah-tengah keterbatasan anggaran.

“Saya tahu, refocusing ini menimbulkan kekecewaan kita semua. Tapi tetap semangat karena penanganan Covid-19 juga membutuhkan anggaran yang cukup besar, jelas Eti.

Pada kesempatan itu Eti juga berharap sejumlah target yang tidak bisa dicapai pada 2020 bisa dicapai tahun ini. “Mudah-mudahan 2022 tidak ada refocusing lagi,” ungkap Eti

E.tiementara itu Camat Pekalipan, Gandi, S.STP, M.Si, mengungkapkan Kecamatan Pekalipan memiliki potensi wisata yang cukup besar. Hanya saja selama ini belum digali dengan maksimal.

“Biasanya dari Dinas Pariwisata langsung ke lokusnya. Kami, camat dan lurah, hanya dilibatkan sebatas launchingnya,” kata Gandi.

Padahal baik kelurahan maupun kecamatan memiliki konsep yang cukup bagus untuk pengembangan wisata di daerah mereka masing-masing. (din)


Jalan Perkantoran Bima Ditanami Pohon, PUPR Kemana ya ??


FOKUS IREBON, (FC) - Pemandangan kontras terlihat di Jalan Perkantoran Bima Kota Cirebon. Jalan yang membentang ke sejumlah kantor dan Stadion Lapangan bola bima 1 tersebut, diportal dengan sejumlah pohon di tengah jalan.

Menurut warga setempat, pohon yang menutup separoh jalan tersebut, lantaran jalan rusak dan licin, sehingga berbahaya bagi pengendara.

Uniknya, posisi pohon yang ditanam setengah bahu jalan tersebut berada persis disamping Kantor PUPR Kota Cirebon.

"Ya, jalannya rusak mas, licin juga, jadi terpaksa dipasang pohon. Ini untuk menghindari kecelakaan," ujar Wawan saat bertemu di tempat di mana pohon tersebut sudah membentang di bahu jalan, Selasa (9/2/2021).

Selain Wawan, Yadi juga mengungkapkan hal yang sama, jalan tersebut rusak parah, namun belum juga ada perbaikan, selain kerap banjir, jalan juga licin akibat lumpur tanah liat yang terbawa air ke tengah jalan.


"Mestinya pemerintah tanggap, apalagi berada disamping Kantor PUPR Kota Cirebon. Coba saja lihat, tak jauj dari tempat di mana pohon di pasang, jalan rusak parah yang berada persis di depan Kantor Diahub dan Pemadam Kebakaran (Damkar). Melihat kondisi ini PUPR ke mana ya," kata Wawan yang meminta segera ada tindakan perbaikan agar tidak ada korban kecelakaan. (Maulana)