Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 18 Februari 2021

Mahasiswa IAIN Cirebon Raih Medali Emas Pada Kompetensi Sains Indonesia Bidang Matematika

PRESTASI NASIONAL : Tiga mahasiswa IAIN SNJ Cirebon berprestasi nasional di ajang KSI bidang matematika. (foto/ist)

FOKUS CIREBON, FC - Kabar gembira kembali datang dari kampus Cyber Islamic University, IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Di mana ketiga mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) IAIN Cirebon mampu mendulang prestasi yang membanggakan, yakni medali emas, perak dan perunggu pada ajang Kompetensi Sains Indonesia (KSI) bidang matematika tingkat nasional.

Ketiga mahasiswa tersebut, masing-masing 1. Iman Sariman, kelas 2C meraih medali emas. 2. Allifah, kelas 4E meraih medali perak dan 3. Siti Aah Safaatul Udma, kelas 2B mendapatkan medali perunggu.

Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirrebon, Dr H Farihin M.Ag menyampaikan, atas nama civitas akademika dan juga pimpinan, pihaknya merasa senang sekaligus bangga atas prestasi mereka di ajang nasional pada even KSI Bidang Matematika. 

Artinya bahwa mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon bisa berkompetisi dengan Perguruan Tinggi lain, yang notabene sudah beken dan paforit.

"Ya bangga dan senang, karena prestasi ini diraih oleh mahasiswa kita di tingkat nasional, karena bisa berkompetisi dengan perguruan tinggi yang notabene sudah beken dan paforit," katanya, Kamis (18/2/2021).

Iman Sariman saat dihubungi fokuscirebon.com menyatakan bahwa dirinya mengaku tidak ada persiapan apapun seperti yang lainnya. Iman hanya belajar seadanya dan tidak membeli buku apapun.

"Jujur, Iman ngga ada persiapan yang matang seperti yang lain, Iman hanya belajar seadanya aja. Iman nggak beli buku apapun, dan nggak belajar siang malem, normal aja," kata peraih medali emas di ajang KSI bidang matematika.

Kendati begitu, Iman Sariman memberikan pesan, yakni cuma satu, belajar giat saja nggak cukup, karena semua yang diraih itu atas kehendak Allah SWT, tetapi usaha dan doa itu perlu.

"Jadi tetap semangat bagi yang belum berhasil meraih rangking, dan yang ada niatan buat ikut, giatkan lagi belajarnya, tentunya dengan diiringi usaha yang serius dan doa," tandasnya.

Demikian juga diungkapkan Allifah, bahwa dengan prestasi yang diraihnya, dirinya benar-benar merasa bahagia karena bisa membuat orang tua bangga. Rasa bahagia juga lahir karena bisa mengharumkan nama baik kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, khususnya Jurusan Tadris Matematika.

"Ya, saya sangat bahagia, karena di saat pandemi covid 19 seperti ini, saya masih bisa mengikuti ajang lomba dan berprestasi. Saat itu, saya hanya belajar dan berdoa dan alhamdulillah meraih prestasi," tuturnya

Allifah juga menjelaskan tentang kondisi perlombaan yang dilaksanakan secara online ini. Menurutnya saat perlombaan tersebut yang dibutuhkan hanya ketelitian, ketepatan waktu dan sinyal yang memadai.

"Prestasi ini memang membahagiakan, dan sebelumnya saya selalu ingat pesan guru saya yang membuat saya untuk berprestasi, yakni belajar itu ibadah dan prestasi itu dakwah," katanya.

Hal senada juga disampaikan Siti Aah Safaatul Udma, bahwa dirinya sama dengan apa yang dilakukan dua teman berprestasi lainnya, yakni belajar dan berdoa.

Tanpa itu rasanya akan berat meraih prestasi. Apalagi peserta yang ikut dalam ajang lomba tersebut berasal dari perguruan tinggi ternama, tentu raihan prestasi ini sangat membahagiakan semua.

Sementara itu, Pranata Humas IAIN SNJ Cirebon, H Muhamad Arifin M.Pd.I menyatakan rasa syukurnya atas raihan prestasi yang membanggakan sekaligus menggembirakan. 

"Ini bukti bahwa kita mampu bersaing di level nasional dan prestasi ini sangat luar biasa. Semoga ini bisa menjadi motivasi tersendiri dan kita mampu membuktikan prestasi lainnya di level nasional pada ajang lainnya," pungkas Arifin. (din)


Satgas Penanganan Covid-19 Monitoring Prokes di Perum GSI Tukmudal Sumber

FOKUS CIREBON, FC.- Satuan Gugus (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon, Jawa Barat melakukan monitoring penerapan protokol kesehatan di Perumahan Griya Sumber Indah (GSI), Kelurahan Tukmudal, Kecamatan Sumber, Kamis (18/2/2021). 

Monitoring tersebut dilakukan Bupati Cirebon Imron, M.Ag, Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE.,M.Si, Dandim 0620 Letkol Inf Sugir, dan sejumlah pejabat lainnya. 

Bupati Cirebon, Imron Rosyadi menyebut, Perumahan GSI yang berada di Kecamatan Tukmudal, masuk ke dalam zona merah (risiko tinggi) penyebaran wabah.

Sedangkan, desa/kelurahan lainnya di Kabupaten Cirebon berada di zona orange serta kuning. 

"Tukmudal ini merupakan daerah yang ada di wilayah ibukota kabupaten, sehingga mobilitas masyarakatnya tinggi dan banyak interaksi keluar. Maka dari itu, perlu adanya pemantauan," kata Imron saat melakukan monitoring. 

Selama pandemi Covid-19, kebijakan lockdown tiga kali dilakukan di Perumahan GSI Tukmudal. Hingga saat ini, masih ada warga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. 

Imron mengatakan, pembatasan aktivitas masyarakat pun masih diterapkan di wilayah tersebut. Pihaknya meminta masyarakat untuk mengikuti anjuran dari pemerintah. 

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon pun baru menyasar kepada 7.203 orang, sedangkan sasaran utama dalam program tersebut 1,5 juta orang. 

"Perlu ada kesadaran semua, karena Covid-19 tidak akan pergi kalau semuanya tidak disiplin," katanya. 

Lurah Tukmudal, Baihaqi, mengatakan, jumlah kasus terkonfirmasi di Perumahan GSI hingga saat ini mencapai 154 orang. Namun yang masih menjalani isolasi mandiri sebanyak 15 orang. "Kasus tersebut dari tahun lalu sampai saat ini," katanya. (Maulana)

Tokoh Agama Diminta Ikut Mengedukasi Warga dalam Program Vaksinasi Covid-19


FOKUS CIREBON.- Bupati Cirebon, Drs.H. Imron, M.Ag mengajak Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Cirebon untuk ikut berperan aktif dalam penanganan pandemi Covid-19. 

Menurutnya, para tokoh agama sangat berperan penting dalam pencegahan maupun program vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon. 

"Kalau para tokoh agama yang turun ke masyarakat seperti kiai, pendeta maupun tokoh agama lainnya untuk ikut mengedukasi terkait Covid-19,  setidaknya mereka bisa percaya," kata Imrom saat membuka acara dialog dengan FKUB Kabupaten Cirebon di Ruang Paseban Kantor Setda, Kamis (18/2/2021).

Imron mengatakan, dampak akibat pandemi Covid-19 ini sangat dirasakan di seluruh dunia, khususnya di wilayah Kabupaten Cirebon. 

Namun demikian, kita terus berupaya untuk memulihkan keadaan di masa pandemi ini. 

"Mari bersama-sama untuk ikut berperan memulihkan ekonomi masyarakat di masa pandemi ini. Para tokoh agama pun mari bersama membantu pemerintah daerah untuk mewujudkannya sehingga Kabupaten Cirebon bisa terbebas dari Covid-19," kata Imron.

Ia pun meminta, di masa pandemi ini para tokoh agama, selain membantu menyosialisasikan bahaya Covid-19, juga bisa mengedukasi masyarakat terkait bahaya ajaran terlarang di Indonesia. 

"Di masa pandemi ini, menjadi kesempatan bagi sejumlah orang untuk mempengaruhi atau mencuci otak orang yang dalam segi agamanya kurang meskipun segi pendidikan tinggi. Sehingga mereka akan cepat terjerumus dalam ajaran-ajaran yang terlarang. Maka dari itu, kami mengajak para tokoh agama untuk bisa membentengi umatnya agar tidak terjerumus," katanya.

Selain itu, kata Imron, pemerintah daerah juga sedang mencanangkan vaksinasi Covid-19 untuk menekan penyebaran Covid-19. 

"Pemkab hingga saat ini masih melakukan vaksinasi untuk para tenaga kesehatan. Nanti juga kita akan vaksinasi untuk pelayan publik serta masyarakat. Kami berharap para tokoh agama bisa ikut menyosialisasikan program vaksinasi ini karena vaksin ini aman dan halal," katanya.

Di tempat yang sama, Ketua FKUB Kabupaten Cirebon, KH Wawan Arwani mengatakan, pihaknya akan membantu pemerintah daerah untuk ikut menyosialisasikan vaksin serta prokes di masa pandemi ini. 

Menurutnya, para pemuka agama banyak peluang untuk didengar oleh umat maupun jemaahnya. Sebab, masih banyak warga percaya apa yang diomongkan oleh panutannya. 

"Kita sebagai manusia hanya bisa berikhtiar. Nah vaksin ini merupakan ikhtiar kita untuk menekan penyebaran Covid-19. Bagaimanapun kita hanya manusia kita hanya bisa berusaha," kata Kiai Wawan. 

Wawan menegaskan tentang vaksinasi yang dicanangkan oleh pemerintah ini merupakan bagian dari ibadah. 

"Kalau kita sedang menjaminkan kesehatan maka dalam pandangan agama, itu sama halnya dengan ibadah kita," katanya. 

Lebih lanjut Wawan mengatakan, pemerintah tidak mungkin sembarangan untuk menyatakan bahwa vaksin itu aman dan Halal. Sebab, di dalam MUI tersebut banyak kiai dan orang-orang yang ahli di sana. Dalam prosesnya pun pasti tidak sebarangan sampai dinyatakan vaksin itu aman dan halal. 

"Maka dari itu kita mengajak kepada masyarakat jangan takut divaksin karena vaksin itu aman dan halal," katanya. (Nur)

Pengurus ORMAWA FUAD IAIN Cirebon Resmi Dilantik


PELANTIKAN ORMAWA : Wakil Dekan III FUAD, Dr H Anwar Sanusi M.Ag melantik Pengurus ORMAWA FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, masa bakti 2021-2022, Kamis.(18/2/2021) di Auditorium Gedung ICC, Jalan Perjuangan, Kota Cirebon.

FOKUS CIREBON, FC -  Aktivitas organisasi kemahasiswaan siap tancap gas, mengingat pelantikan  pengurus ORMAWA FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (18/2/2021) resmi dilantik. 

Sebelumnya, pelantikan pengurus ORMAWA FUAD untuk periode 2021-2022 sempat tertunda, namun akhirnya pelantikan dapat  dilangsungkan di gedung ICC IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jalan Perjuangan, Kota Cirebon.

Keterlambatan pelantikan yang semula akan digelar pada Rabu (17/2/2021) atas dasar pertimbangan Ketua Pelaksana pelantikan ORMAWA FUAD, Jaenal Abidin.

Pihaknya mempetimbangkan penundaan pelantikan tersebut,  disebabkan karena adanya kendala tempat, namun satu hari berikutnya pelantikan sukses digelar.

"Keputusan penundaan pelantikan, karena kondisi gedung yang tengah direnovasi. Tapi alhamdulillah, sehari berikutnya pelantikan bisa langsung digelar dan mengikuti aturan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, pembatasan peserta dan berjaga jarak," kata Ketua Panitia, Jaenal Abidin.

Di gedung ICC, pelantikan terlihat berjalan khidmat dan lancar. Acara  diawali dengan sambutan Ketua  Pelaksana, selanjutnya Ketua SEMA demisioner dan kemudian dilanjutkan oleh Wakil Dekan III FUAD sekaligus pelantikan.

Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut, mantan ketua SEMA, Eva Zulfauzah periode 2020-2021 dan Dr. Anwar Sanusi, M.Ag selaku Wakil Dekan III Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah.

Usai pelantikan, acara dilangsungkan dengan pengucapan ikrar pelantikan yang dibacakan oleh Wakil Dekan III dan diikuti oleh perwakilan pengurus periode 2021-2022. 

Isi ikrar tersebut “Pantang menyerah, pantang berputus asa, dan pantang meninggalkan organisasi dalam kondisi apapun, ketidaksetiaan terhadap pimpinan adalah suatu bentuk pengkhianatan”.

"Maksud pembacaan ikrar ini, agar para pengurus berjanji dan akan bertanggung jawab apa yang telah menjadi tanggung jawabnya," jelas Jaenal Abidin. (Eva/Nisa)

Rabu, 17 Februari 2021

FKKC Siap Bangun Silaturahmi dan Bersinergi Terkait Program Pembangunan

Buapti Cirebon, H Imron M.Ag memberikan keterangan pers seusai melantik Muali, Ketua FKKC Kabupaten Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC – Pelantikan Ketua FKKC berlangsung khidmat dan sukses. Dalam kegiatan ini, Bupati Cirebon H. Imron Rosyadi, sendiri yang melantik Ketua Forum Komunikasi Kuwu Cirebon (FKKC), Muali, untuk masa bakti 2021-2024, Rabu (17/02/2021). 

Hadir dalam kegiatan teraebut para Ketua FKKC Kecamatan se-kabupaten Cirebon, Wakil Bupati Cirebon, Ketua DPRD, Dandim 0620, Kapolresta Cirebon dan undangan lainnya.

Sementara acara pelantikan berlangsung di Pendopo Bupati Cirebon Jalan RA Kartini, Kota Cirebon.

Bupati Imron mengatakan, dalam sambutannya mengatakan, dengan dilantiknya FKKC ini, meminta kepada semua pengurus FKKC untuk terus menjalin silaturahmi dan bersinergi dengan perangkat daerah, agar pembangunan di desanya berdaya guna, bermanfaat untuk warga dan lingkungan nya.

Ia menegaskan, Kuwu adalah ujung tombak dalam program pemerintah daerah maupun pusat, Maka dari itu dirinya mengharapkan semua kuwu harus dapat menggali potensi desa berupa SDA dan SDM yang dimiliki.

“Kuwu sebagai ujung tombak pembangunan di desa bersama warga dengan ADD, DD, Bangub dan anggaran lainya, harus bisa menggali potensi desa agar ekonomi meningkat, warga sejahtera dan APBDes bertambah maju supaya menjadi desa mandiri,” tegas Imron.

Sementara, Kuwu Desa Keraton, Kecamatan Suranenggala, yang sekaligus merupakan sebagai Ketua FKKC terpilih, Kuwu Muali, dalam sambutannya mengatakan, dirinya siap untuk membangun silaturahmi dan bersinergi dengan instansi terkait dalam program pembangunan yang di prioritaskan dan diharapkan oleh masyarakat.

“Mari kita sama-sama menjaga marwah Kuwu untuk satu rasa, sama rasa dalam menjalankan program desa, supaya kuwu fokus dan bersatu dalam menjalankan tugasnya merealisasikan program pembangunan desa sesuai keinginan warganya,” pungkasnya. (Fiqi)