Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 27 Maret 2021

Terbakarnya Sikring Listrik di Gardu PLN Perumahan Sumber Asri, Diduga Akibat Binantang

Petugas PLN UPJ Sumber, Kabupaten Cirebon, tengah memperbaiki sikring di gardu Sumber Asri yang terbakar.


FOKUS CIREBON, FC - Petugas PLN UPJ Sumber, di lokasi meledaknya sikring gardu, mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi akibat kabel penghantar yang menempel ke besi.

"Dugaan sementara karena binatang, ya senjenis tokek, di sini banyak tokek nya, coba lihat, itu bagian bawahnya terbakar," ujar petugas PLN yang tengah mengganti seluruh kabel dan dudukan kabel bagian atas yang terbakar, Sabtu (27/3/2021).

Kabel penghantar arus yang terbakar


Berdasarkan pantauan media, kabel arus yang dibungkus paralon besi, kini diganti semua. Bahkan kabel penghantar listrik dibagian bawah dibuat tanpa pembungkus paralon besi lagi, dengan posisi kabel berada di luar.

Dua dudukan kabel yang terbakar di bagian atas pun diganti dengan yang baru. "Sebaiknya, sampah-sampah ini dipindahkan dan tidak berada persis di bawah gardu listrik," harap petugas PLN. (din)



Diduga Tak Kuat Menahan Beban, Travo Gardu PLN di Sumber Asri Meledak

Travo Gardu Listrik PLN yang meledak


FOKUS CIREBON, FC - Meledaknya travo listrik di Gardu Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun terus berulang. Kali ini, travo meledak dan membakar tumpukan sampah yang berada di bawahnya.

Atas musibah ini, warga Sumber Asri sangat dirugikan, lantaran listrik nyala-mati dan sebagian lagi terjadi penurunan daya listrik.

Wawan, Ketua RT 01 yang tengah berjaga di Pos Satpam bersama rekannya Ipin, langsung memadamkan api yang membakar tumpukan sampah dari travo listrik yang meledak.

"Suara ledakannya cukup keras, saya mendengar sendiri. Setelah itu, listrik seketika padam dan kembali menyala, namum tidak lama daya listrik terus berkurang hingga meredup," kata salah seorang warga yang tengah berkumpul dengan warga lainnya di Pos Satpam.

Peristiwa meledaknya travo listrik di gardu PLN di kawasan Sumber Asri, terjadi pada pukul 05.15 WIB dini hari, Sabtu (27/3/2021).

Menurut warga Sumber Asri, meledaknya travo listrik akibat tak kuat menanggung beban daya akibat listrik dialirkan ke permukiman warga lainnya di luar permukiman Sumber Asri

Ketua RW 05 Sumber Asri Azis, mengaku sudah menelepon pihak PLN, namun belum ada jawaban, kemudian Dudung warga setempat ikut mencoba menghubungi petugas PLN.  Hingga pukul 06.00 pagi petugas PLN masih belum terlihat datang ke lokasi meledaknya travo listrik tersebut.

"Untuk mengantisipasi yang tidak diinginkan, sampah akan diangkut oleh pihak Desa Kecomberan," ujar Ketua RW 05 Azis yang masih berada di lokasi terbakarnya travo listrik tersebut. 

Sementara itu, berdasarkan pantauan media di lokasi kejadian, warga sangat menyayangkan atas terjadinya peristiwa ini. Bahkan warga sangat merasa dirugikan dengan musibah tersebut, selain dapat merusak barang-barang elektronik juga tidak sebanding lurus dengan pelayanan dan penanganan yang cepat.



"Kita warga, kalau masuk urusan pembayaran listrik tidak boleh terlambat, kalau telat kena denda bahkan juga ada ancaman diputus. Tetapi jika ada masalah dengan kelistrikan seperti padam listrik, kerugian warga tidak bisa diklaim dari pemadaman sepihak," tandas warga menyinggung pelayanan PLN yang belum maksimal. 

Bahkan ada juga warga yang menyatakan terkait tiang listrik induk berukuran besar seharusnya berada di luar (jalan raya), bukan di permukiman. 

"Tiang listrik ini seharusnya bukan dipermukiman warga, karena memiliki arus listrik tegangan tinggi, kok bisa ya, kirain saya dulu sudah ditolak warga," jelasnya. (din)

Jumat, 26 Maret 2021

Hari ini, 646 Pegawai IAIN Syekh Nurjati Cirebon di Vaksin

DI VAKSIN : Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim M.Ag tengah divaksin, Jum'at (26/3/2021) di RS Ciremai, Kesambi, Kota Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - RS Ciremai di Jalan Kesambi No 237, Kota Cirebon, Jum'at (26/3/2021), mendadak dipenuhi ratusan pegawai dari kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kedatangan mereka bermaksud  untuk mendapatkan vaksin.  Namun sebelum di vaksin ada prosesi yang harus terlebih dahulu ditempuh, seperti mengenakan masker, cuci tangan dan cek suhu tubuh serta mengecek tensi darah.

Berdasarkan data yang diperoleh media di lapangan menyebutkan, rasa takut pegawai itu ada, namun karena demi alasan kesehatan dan pencegahan terhadap penularan, vaksin menjadi pilihan penting untuk menjaga imun dan kesehatan.

Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Muhamad Arifin M.PdI mengatakan, dari pegawai yang didaftarkan dalam penerimaan vaksin ini, berjumlah sekitar 646 pegawai.

"Hari ini sebanyak 646 pegawai sudah di vaksin. Pafa proses vaksin ini, kami datang secara  bergelombang, dimulai dari pukul 08.00 WIB pagi dan berakhir pada pukul 15.00 sore, alhdulillah semua sudah divaksin" papar Arifin kepada fokuscirebon.com

Kabiro AUAK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Drs H Subarja, M.Pd yang juga ikut di vaksin.

Dijelaskan, para pegawai yang di vaksin ini, terdiri dari unsur pimpinan, seperti Rektor, Wakil Rektor, Kabiro AUAK, para Kabag, dosen, pegawai hingga ke bagian cleaning service.

"Alhamdulillah, prosesi pemberian vaksin berjalan lancar dan ini merupakan vaksin yang pertama. Vaksin ini sebagai wujud kita sudah melaksanakan program pemerintah dalam rangka mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus covid 19," tandasnya. (din)

Kamis, 25 Maret 2021

LKPJ Akhir Tahun 2020 Disampaikan Wali Kota Cirebon Dalam Rapat Paripurna DPRD

Wali Kota Cirebon, Drs  H Nashrudin Azis SH


FOKUS CIREBON, FC - Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH, menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Akhir Tahun Anggaran 2020 ke DPRD Kota Cirebon melalui rapat paripurna yang digelar di Ruang Griya Sawala Kantor DPRD Kota Cirebon, Kamis (25/3/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Cirebon menyampaikan langsung nota pengantar LKPJ.

“Genap satu tahun pandemi Covid-19 merebak di Kota Cirebon. Tepat ketika kita tengah melaksanakan salah satu kewajiban kita dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah ini,” kata Nashrudin Azis.

Merebaknya pandemi Covid-19, lanjut Azis, berakibat pula pada terhambatnya pelaksanaan pembangunan di Kota Cirebon, sehingga menimbulkan beberapa permasalahan, antara lain, meningkatnya persentase penduduk miskin dari 8,41% pada tahun 2019 menjadi 9,52% pada tahun 2020.

Menurunnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Cirebon, dari 74,92 poin pada tahun 2019 menjadi 74,89 poin pada tahun 2020.

“Menurunnya Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Kota Cirebon, Dari 6,29% pada tahun 2019 menjadi -0,99% pada Tahun 2020. Meningkatnya tingkat pengangguran terbuka dari 8,98% pada tahun 2019 menjadi 10,97% pada tahun 2020,” jelasnya.

Azis mengatakan, dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 beserta dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkannya, Pemda telah melakukan perubahan arah kebijakan pembangunan, serta penyesuaian APBD Kota Cirebon Tahun 2020.

Perubahan dan penyesuaian tersebut dilakukan sesuai amanat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor: 119/2813/SJ dan Nomor :177/KMK.07/2020 tentang Percepatan Penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2020 dalam rangka Penanganan Covid-19 serta Pengamanan Daya Beli Masyarakat dan Perekonomian Nasional.

“Berdasarkan Peraturan Wali Kota Cirebon Nomor 53 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Wali Kota Cirebon Nomor 38 Tahun 2020 tentang Penjabaran Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2020, Anggaran Pendapatan Daerah tahun 2020 mengalami penyesuaian dari target Rp 1.770.976.050.000,00 (satu triliun tujuh ratus tujuh puluh miliar sembilan ratus tujuh puluh enam juta lima puluh ribu rupiah) menjadi Rp 1.753.548.842.253,00 (satu triliun tujuh ratus lima puluh tiga miliar lima ratus empat puluh delapan juta delapan ratus empat puluh dua ribu dua ratus lima puluh tiga rupiah) atau mengalami penyesuaian sebesar 0,98%,” katanya.

Selanjutnya, Azis menyampaikan, anggaran belanja juga mengalami rasionalisasi dan refocusing untuk belanja pencegahan dan penanganan dampak Covid-19. Total belanja daerah tahun 2020 mengalami penyesuaian dari Rp 1.812.628.021.740,00 (satu triliun delapan ratus dua belas miliar enam ratus dua puluh delapan juta dua puluh satu ribu tujuh ratus empat puluh rupiah) menjadi Rp 1.752.057.609.358,00 (satu triliun tujuh ratus lima puluh dua miliar lima puluh tujuh juta enam ratus sembilan ribu tiga ratus lima puluh delapan rupiah) atau mengalami penurunan sebesar 3,34 %.

“Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, memasuki awal Tahun 2021, tepatnya di bulan Februari 2021, kita telah mulai melakukan proses Vaksinasi sesuai pedoman yang ditetapkan oleh Pemerintah, yaitu dilaksanakan melalui 3 Tahapan,” jelasnya.


Ia berharap agar pada Tahun 2021, semua cobaan dan ujian ini akan segera berakhir, dan dengan semangat baru, serta mewujudkan agenda-agenda penting yang tertunda di Tahun 2020 ini.

“Fokus utama adalah pada penanganan kesehatan, pemulihan dampak ekonomi, dan jaring pengaman sosial yang sudah kami rencanakan pada agenda pembangunan tahun 2021. Harapan kita semua agar tahun 2021 menjadi tahun awal kebangkitan kembali Kota Cirebon, terutama pada sektor pariwisata, perdagangan, dan jasa yang sempat terpuruk sejak pandemi Covid-19 berlangsung,” ungkapnya. (Nur)

Fauziah Hasni Mahasiswa IAIN Cirebon Juara 1 Lomba Puisi Indonesia Skill ASEAN

 

Fauziah Hasni, Mahasiswa Semeter VI Jurusan PGMI, IAIN SNJ Cirebon saat mempersiapkan diri untuk lomba puisi Imdonesia Skills ASEAN.


FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Fauziah Hasni, menorehkan prestasi gemilang di tingkat ASEAN. Wanita kelahiran Cirebon, 08 Agustus 2000 ini sudah mengarumkan nama baik kampusnya.  

Fauziah Hasni dinobatkan juara 1 pada kejuaraan lomba puisi Indonesia skills ASEAN yang diselenggarakan di Banten, setelah bersaing ketat dengan peserta dari Brunai Darusslam dan Singapure.

"Bagi saya yang terberat yakni peserta dari Brunei Darussalam dan Singapure. Tetapi alhamdulillah, dengan modal tekad yang kuat, saya berhasil menjadi juara," katanya saat berbincang dengan fokuscirebon.com, Kamis (25/3/2021).

Menurut Fauziah, ada banyak hal yang menjadi pengalaman baru pada perlombaan tersebut. Selain bertemu dengan berbagai karakter peserta dari sejumlah negara ASEAN, Ia juga harus meyakinkan diri untuk mampu menjadi juara dari 2.024 peserta. 

"Ini juga yang menjadi tantangan saya, melihat jumlah peserta yang begitu banyak dari luar indonesia dan dari Indonesia sendiri. Apalagi mereka bagus-bagus, tapi saya tetap meyakinkan diri harus bisa keluar menjadi juara, kuncinya adalah optimis," kata Fauziah, sambil tersenyum, karena bisa membuktikan diri keluar sebagai juara.

Ditanya persiapan apa saja yang dilakukan dalam menghadapi lomba ASEAN tersebut, Fauziah mengungkapkan, dimulai dari mempersiapkan teks puisi dengan membaca banyak puisi karya sastrawan nasional maupun internasional, untuk sebagai gambaran diksi dari puisi yang ingin dirinya kirimkan. "Untuk persiapan tersebut saya membutuhkan waktu seminggu," katanya.



Selain optimisme yang tertanam pada dirinya, Fauziah juga bisa melangkah mantap pada perlombaan tersebut, karena kampus IAIN SNJ Cirebon sangat mendukung dalam perlombaan tersebut.

Sementara diakhir perbincangannya, Fauziah berharap, semoga kampusnya  mengembangkan kembali mahasiswa yang mengikuti lomba nasional maupun internasional," ucap mahasiawi semeter VI Jurusan PGMI, IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini. (din)