FOKUS CIREBON – Menjelang Maghrib, sekita pukul 17.30 WIB, SDN 1 dan 2 Waled Desa, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, terbakar, Senin (11/10/2021).
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Senin, 11 Oktober 2021
Gedung SDN 1 dan 2 Waled Desa Terbakar, Petugas Damkar Dibantu Warga Padamkan Api
Menjawab Tantangan Zaman, HMJ KPI IAIN Cirebon Cetak Mahasiswa Multi Talenta
Minggu, 10 Oktober 2021
Bupati Cirebon Hadiri Musda DPD LDII Kabupaten Cirebon
FOKUS CIREBON - Bupati Cirebon Drs.H.Imron, M.Ag menghadiri Musda DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Cirebon di Aula Masjid Baaburrohmah Walmagfiroh, Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Minggu (10/10/2021).
Kepada peserta musda, Imron menyebutkan, lembaga ini harus membuat atau melanjutkan program lima tahun ke depan.
Imron juga berharap, program-program hasil dari musyawarah ini bisa disinergikan dengan program Pemerintah Kabupaten Cirebon. Nantinya, bakal difasilitasi dinas terkait.
"Misal, nanti LDII akan membuat semacam koperasi atau apa, bisa koordinasi dengan dinas terkait," katanya.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah LDII Kabupaten Cirebon Tris Julfadilah mengatakan, pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh anggota mulai dari tingkat terbawah LDII Kabupaten Cirebon harus bersinergi dengan pemerintah setempat.
Kehadiran LDII di tengah masyarakat, diharapkan membantu pembangunan yang saat ini dilakukan oleh pemerintah. Meskipun tidak besar, kontribusi yang dilakukan dalam secara nyata.
Dalam upaya penanganan pandemi Covid-19, kata Tris, 80 persen anggota di LDII di Kabupaten Cirebon sudah mendapatkan vaksin Covid-19, minimal dosis pertama.
"Kami juga akan membantu bupati membina masyarakat, terutama di tingkat LDII. Kami harapkan, kehadiran kami semakin diperlukan masyarakat dan juga terus menjadi agen pembaharuan," katanya. (din)
Dihadiri Menteri dan Bupati, Projo Kabupaten Cirebon Gelar Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19
FOKUS CIREBON - Projo Kabupaten Cirebon menggelar Kegiatan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Gedung Multiguna Desa Gegesik Wetan Kecamatan Gegesik, Minggu (10/10/2021).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, Budie Arie Setiadi, Bupati Cirebon, Drs.H. Imron, M.Ag, Anggota DPR RI, Ono Surono, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Sugir, Camat Gegesik, Indra Fitriani dan pihak terkait.
Bupati Cirebon, Drs. H Imron, M.Ag mengatakan, pihaknya mengucapkan banyak terimakasih kepada Projo Kabupaten Cirebon yang sudah membantu pemerintah daerah untuk percepatan vaksinasi Covid-19.
Menurutnya, capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon masih 22 persen lebih.
"Vaksinasi massal ini sangat membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon. Selama ini Kabupaten Cirebon dalam hal vaksinasi banyak dibantu sejumlah pihak, baik TNI, Polri, BUMN dan sejumlah Ormas," kata Imron.
Imron mengungkapkan, dalam vaksinasi massal yang diadakan Projo Kabupaten Cirebon ini antusiasme warga Gegesik cukup tinggi. Bahkan, Imron mengimbau agar masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan. "Jangan lupa prokes tetap diterapkan," katanya.
Ia berharap, Projo Kabupaten Cirebon bisa membantu dalam bidang lainnya selain vaksinasi Covid-19.
"Selain vaksinasi, Projo Kabupaten Cirebon bisa membantu program pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarkat, " kata Imron.
Ketua Projo Kabupaten Cirebon, Hj. Kunni mengatakan, kegiatan Gerakan Nasional Percepatan Vaksinasi Covid-19 dilakukan serentak. Bahkan, Projo sendiri bekerja sama dengan sejumlah pihak dalam kegiatan vaksinasi massal.
"Projo bekerja sama dengan TNI, Polri dan Kementerian Kesehatan. Kebetulan Projo Kabupaten Cirebon mendapatkan jatah dari Polri itu 1.200 vaksin, mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk mencapai herd immunity," katanya.
Kunni menjelaskan, kegiatan ini merupakan vaksinasi dosis pertama untuk masyarakat Kecamatan Gegesik.
"Ini dosis pertama, nanti untuk dosis kedua kegiatan serupa dilakukan di sini sekitar sebulan ke depan," katanya.
Camat Gegesik Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani mengatakan, Desa Gegesik Wetan Kecamatan Gegesik dipilih Projo Kabupaten Cirebon menjadi tempat vaksinasi massal. Bahkan kegiatan ini dilakukan secara nasional oleh Projo.
"Hari ini lebih dari 1.000 dosis vaksin yang disuntikkan untuk masyarakat Kecamatan Gegesik, kemungkinan juga lebih karena antusisme warga cukup tinggi. Seminggu yang lalu pendaftaran sudah lebih dari 700 orang lebih," katanya.
Di tempat yang sama, Anggota DPR RI, Ono Surono mengatakan, dengan adanya vaksinasi massal ini diharapkan herd immunity di Kabupaten Cirebon tercapai.
"Terimakasih kepada Ketua Projo Hj. Kunni yang sudah mengadakan vaksinasi massal ini. Semoga masyarakat bisa sehat dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Cirebon kembali normal," katanya. (din)
Sabtu, 09 Oktober 2021
Kirab Merah Putih dari Balai Kota Cirebon Menuju Persemayaman Bendera Pusaka di Astana Gunung Jati
FOKUS CIREBON- Kirab merah putih digelar dari Balai Kota Cirebon menuju Astana Gunung Jati. Bendera pusaka merah putih disemayamkan di Astana Gunung Jati.
Kirab merah putih berupa iring-iringan kendaraan roda empat dimulai oleh kendaraan yang membawa personil Paskibraka Kota Cirebon. Dilanjutkan dengan kendaraan yang membawa Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., serta KH. Muh. Musthofa Aqiel Siroj, pimpinan pesantren KHAS Kempek dan disusul oleh kendaraan peserta kirab lainnya.
Kirab dimulai dari Balai Kota Cirebon menuju Astana Gunung Jati, Sabtu (9/10/2021).
Setiba di Astana Gunung Jati, seorang anggota Paskibraka menyerahkan kotak kayu berisi bendera merah putih yang diterima langsung oleh Patih Kesultanan Kanoman, Pangeran Raja Muhammad Qodiran. Selanjutnya bendera merah putih akan disemayamkan semalam di Astana Gunung Jati dibarengi dengan khataman Al Quran. Esok, Minggu (10/10/2021) akan dibawa kembali ke Balaikota Cirebon.
Sedangkan rombongan kirab yang dipimpin oleh KH. Muh. Musthofa Aqiel Siroj dan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., melanjutkan dengan berziarah ke makam Sunan Gunung Jati, Syekh Syarif Hidayatullah.
Ziarah dan doa dibimbing oleh Pangeran Raja Muhammad Qodiran. Usai berziarah, Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk mengkirabkan bendera pusaka, merah putih. “Bendera ini menunjukkan nilai-nilai kebangsaan,” tegas Azis.
Kegiatan ini, lanjut Azis digelar dalam rangka memperingati HUT ke-76 TNI dan merupakan ide dari Maulana Al Habib Muhammad Luthfi bin Ali Hasyim bin Yahya atau lebih dikenal dengan nama Habib Luthfi.
Selain digelar untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kirab ini juga dilakukan sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. “Tadi terasa sangat khidmat. Apalagi dilakukan di makam leluhur dan orang yang pertama memimpim pemerintahan di Cirebon,” tutur Azis.
Esok, Minggu (10/10/2021), bendera merah putih yang sudah disemayamkan semalam di Astana Gunung Jati dan dikhatamkan Al Quran dibawa kembali ke Balai Kota Cirebon.
Selanjutnya di malam hari digelar tausiah kebangsaan yang menghadirkan langsung Habib Luthfi.
Tausiah kebangsaan digelar terbatas mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung. Namun masyarakat tetap bisa menyaksikan tausiah secara langsung melalui jaringan televisi lokal dan live streaming melalui kanal Youtube Pemda Kota Cirebon. (din)










