Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 22 November 2021

Mendapat Kepercayaan Warga, Wawan Karyawan Kembali Pimpin Desa Kubang

Wawan Karyawan, kembali memimpin Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon setelah terpilih pada Pemilihan Kuwu (Pilwu), Minggu (21/11/2021).


FOKUS CIREBON - Nama calon Kuwu Desa Kubang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Wawan Karyawan, kembali dipercaya warga untuk memimpin Desa Kubang.

Dengan perolehan sementara sebanyak 1343 suara menunjukkan Wawan Karyawan lebih unggul dari calon Kuwu lainnya, Muhamad Saniful yang hanya meraih sebanyak 613 suara.

Kepercayaan masyarakat kepada Wawan Karyawan ini, tentu bukan tanpa alasan. Warga ingin program kelanjutan yang digagas Wawan Karyawan sebagai calon Kuwu (incumbane) bisa berlanjut pada periodisasi kepemimpinannya yang kedua, yakni 2021-2026.

Plt Kuwu Desa Kubang, Abdur Rahman Alfaris saat dihubungi menyatakan, Pilwu 2021 yang baru saja selesai kemarin menunjukan bahwa warga secara sadar sudah melaksanakan hak politiknya dengan baik. Bahkan sudah dapat menentukan figur terbaik mereka. Ini tentu menjadi kebanggaan bersama.

Abdur Rahman Alfaris, juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada seluruh warga pemilih yang sudah menjaga kondusifitas di masing-masing TPS dan tempat lainnya. Sehingga pelaksanaan Pilwu di Desa Kubang berjalan tertib dan damai.

"Kami atas nama pribadi dan aparatur desa sangat berterimakasih atas partisipasi para warga yang sudah mempergunakan hak pilihnya. Selain itu, rasa terimakasih juga kami sampaikan karena pada pelaksanaan Pilwu di Desa Kubang tetap damai dan kondusif, ini menunjukkan kedewasaan berpolitik yang baik di semua lapisan masyarakat dan ini tentu bisa menjadi modal besar bagi program-program desa ke depan," katanya.


Abdur Rahman juga menegaskan, bahwa politik itu hanya berlangsung di TPS, di mana warga berhak menentukan pilihannya, setelah figur terpilih untuk memimpin, maka semua perbedaan pilihan, perbedaan pendapat dan lainnya, harus ditutup dengan kebersamaan, persaudaraan dan persatuan. Karena inilah konsep Bupati Cirebon dan Kapolres Cirebon yang mengusung Pilwu damai dan kondusif di Kabupaten Cirebon.

Artinya, pasca pemilihan, maka segala hajat dan hiruk pikuknya kita sudahi, kita bangun konsep ke depan bagi kemajuan desa dan masyarakatnya.

"Jadi sekali lagi, kami ucapkan terimakasih kepada seluruh warga Desa Kubang yang terus menjaga kondusifitas pada Pilwu kemarin, serta juga terimakasih kepada TNI-Polri serta Satpol PP dan semua unsur yang terlibat dalam mensukseskan Pilwu damai di Desa Kubang," tandasnya. (din) 

Pemkot dan DPRD Kota Cirebon setuju Tiga Raperda Penyertaan Modal Sebagai Perda

KOTA CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) dan DPRD Kota Cirebon setujui tiga rancangan peraturan daerah (raperda) penyertaan modal ditetapkan sebagai peraturan daerah (perda). Tiga perda tersebut untuk meningkatkan perekonomian, pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Pembahasan tiga raperda dilakukan di gedung DPRD Kota Cirebon, Senin (22/11/2021). Ada pun  yang dibahas yaitu raperda  tentang perubahan atas Perda Nomor 5 tahun 2018 tentang Penyertaan Modal Pemda Kota Cirebon kepada PT Bank Pembangunan Daerah Jabar dan Banten, Raperda Kota Cirebon tentang Penyertaan Modal Daerah pada Perumda Bank Perkreditan Rakyat Bank Cirebon dan raperda tentang perubahan keempat atas Perda No 12 tahun 2012 tentang Penambahan Penyertaan Modal Pemda Kota Cirebon kepada Perumda Air Minum Kota Cirebon hari ini dilakukan di gedung DPRD Kota Cirebon. 

Melalui ketua maupun juru bicaranya, masing-masing panitia khusus (pansus) menyatakan sepakat ketiga raperda diparipurnakan dan setuju untuk ditetapkan sebagai peraturan daerah (Perda).

Ketiga raperda tersebut sebelumnya juga telah difasilitasi oleh Gubernur Jawa Barat melalui Biro Hukum dan Hak Asasi Manusia Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat. 

Dari fasilitas tersebut disimpulkan bahwa raperda perlu dirumuskan, disempurnakan dan diharmonisasikan dengan aturan di atasnya. Selain itu analisis investasi Pemda juga dilakukan oleh penasehat investasi yang merupakan tenaga profesional dan independen yang keanggotaannya ditetapkan oleh Wali Kota.

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H, menjelaskan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 54 tahun 2017 tentang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dituntut harus memiliki peran, kinerja, daya saing dan kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan dinamika perkembangan dunia usaha. “Untuk itu BUMD harus dioptimalkan untuk membantu Pemda Kota Cirebon,” tutur Azis. 

Sehingga Pemda Kota Cirebon mampu mencapai keberhasilan penyelenggaraan pembangunan, meningkatkan perekonomian, pelayanan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.  Untuk itu penyertaan modal dari Pemda Kota Cirebon ke sejumlah perusahaan daerah dibutuhkan. 

“Ini yang menjadi pertimbangan penambahan dan penyertaan modal di sejumlah perusahaan daerah Kota Cirebon,” tutur Azis.

Penyertaan modal di antaranya dilakukan di Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon. Penyertaan modal yang diberikan Pemda Kota Cirebon sebesar Rp 10,67 miliar yang dibagi dua tahap. Yaitu sebesar Rp 5 miliar pada 2022 dan Rp 5,67 miliar di 2021. 

Penyertaan modal di Perumda Air Minum Tirta Giri Nata merupakan dana talangan yang selanjutnya dapat ditagihkan kembali (reimburse) melalui program air minum berbasis kinerja dengan dana bantuan yang bersumber dari hibah Pemerintah Australia melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Penyertaan modal ke Perumda BPR Bank Cirebon dalam bentuk sebidang tanah di Kelurahan Panjunan seluas 1.185 meter persegi dengan nilai Rp 1,12 miliar rupiah. Penambahan penyertaan modal berupa barang tidak bergerak tersebut diprioritaskan untuk penambahan bangunan dan aset serta renovasi tata ruang. 

“Harapan kami, setelah kantor diperluas dapat menambah efektivitas kinerja,” tutur Azis. 

Serta dapat menunjang kegiatan operasional pelayanan, memberikan rasa aman dan nyaman bagi nasabah, tambahnya. 

Sedangkan penambahan modal atau saham ke PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk., dianggarkan pada APBD Kota Cirebon sampai dengan tahun anggaran 2023. Ada pun penambahan modal sebesar Rp 5,70 miliar dan dicairkan bertahap pada 2022 sebesar Rp 1,67 miliar dan 2023 sebesar Rp 4,03 miliar.

Selanjutnya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, setelah persetujuan bersama antara Pemda dan DPRD Kota Cirebon, ketiga raperda tersebut akan disampaikan ke Gubernur Jawa Barat untuk persetujuan dan klarifikasi. Serta permohonan nomor register. 

“Selanjutnya ketiga raperda ini akan segera ditetapkan dan diundangkan menjadi peraturan daerah (perda) yang dituangkan dalam lembaran daerah Kota Cirebon,” tutur Azis. Azis juga berharap tahapan selanjutnya sampai dengan penetapan dapat berjalan dengan baik. (din)

DPRD dan Wali Kota Setujui RAPBD 2022, Selanjutnya Dikirim Ke Gubernur Jawa Barat

KOTA CIREBON – Wali Kota dan DPRD Kota Cirebon setujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD). Apresiasi setinggi-tingginya diberikan Wali Kota kepada DPRD Kota Cirebon. 

“Kami sampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Cirebon,” tutur Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., saat memberikan sambutan pada Rapat Paripurna DPRD Kota Cirebon dalam rangka persetujuan atas rancangan peraturan daerah Kota Cirebon tentang APBD Kota Cirebon tahun anggaran 2022 di gedung DPRD, Senin (22/11/2021).

Pimpinan dan anggota DPRD Kota Cirebon menurut Azis telah mencurahkan pemikiran dan waktunya dalam pembahasan RAPBD tahun anggaran 2022. Sehingga persetujuan terhadap RAPBD 2022 dapat dilaksanakan sesuai ketentuan. “Yaitu paling lambat satu bulan sebelum berakhirnya tahun anggaran berjalan,” tutur Azis. 

Selanjutnya sesuai ketentuan perundang-undangan, rancangan peraturan daerah yang telah disetujui akan disampaikan kepada gubernur sebagai perwakilan pemerintah pusat paling lambat tiga hari sejak tanggal persetujuan. Selanjutnya Gubernur Jabar akan melakukan evaluasi sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Pada kesempatan itu, Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., juga mengungkapkan bahwa penanganan Covid-19 masih dianggarkan pada APBD 2022 mendatang. “Kita wajib antisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan,” tutur Azis. 

Dengan telah dianggarkan pada 2022 mendatang diharapkan tidak terlalu banyak refocusing anggaran seperti yang terjadi tahun ini.

Untuk anggaran 2022, lanjut Azis, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon berencana mengejar ketertinggalan. “Harapannya di 2022 dan 2023 rencana pembangunan untuk mencapai visi dan misi tercapai,” tutur Azis. 

Sejumlah pembangunan besar direncanakan dilakukan tahun depan. Seperti penataan kota tua di sekitar Jalan Yos Sudarso, BAT, dan pasuketan. Ada pula peningkatan jalan Siliwangi-Kartini termasuk peningkatan fungsi trotoar dan perbaikan drainase. “Anggarannya sudah kami siapkan. Konsentrasi mengejar ketertinggalan,” tutur Azis.

Sementara itu juru bicara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Cirebon, M. Handarujati Kalamullah menjelaskan Banggar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah bersama-sama menyelesaikan pembahasan dan penyusunan RAPBD Kota Cirebon tahun anggaran 2022. 

Dengan rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 541,43 miliar, pendapatan transfer sebesar RP 912,37 miliar dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 5 miliar. 

Sedangkan untuk pos belanja ada alokasi belanja operasi sebesar Rp 1,23 triliun, belanja modal Rp 137,18 miliar, dan belanja tidak terduga (BTT) Rp 82,3 miliar. 

“Sesuai surat edaran kemendagri untuk BTT 5 persen dari APBD tapi alhamdulillah Kota Cirebon bisa lebih,” tutur Handarujati. (Nur)

It's Time to Explore Your Talent, Halo, Comfriends! 🙌🏻

Aku, (Nama kalian), siap menunjukkan diriku yang bertalenta lewat rangakaian acara Communication Interest Contest 2021✨

Dengan tema "Explore Your Creation for Generation Excellent on Unity in Diversity by Passion Islamic Values" COMIC mengajak dan memberikan kesempatan kepada kita untuk menyalurkan talenta dan bakat pada diri sendiri.

Yuk, tunjukkan diri kamu yang bertalenta dengan mengikuti seluruh rangkaian acara COMIC 2021 🥳🥳

See you 🕊️

Our For Information, please check our Instagram

@hmj_kpiiainsnjcirebon

@official.comic_


#SalamKomunikasi

#Ethical, Inovatif, Excellent

#CommunicationIntersestContest

#ExploreYourTalent

Minggu, 21 November 2021

Dua Calon Kuwu Desa Kubang Junjung Tinggi Pilwu Damai

Warga Desa Kubang, Kecamatan Talun, sangat antusias saat mengikuti Pemilihan Kuwu (Pilwu) dengan mendatangi TPS 03 desa setempat.


FOKUS CIREBON - Sebanyak 135 desa di Kabupaten Cirebon, secara serentak melaksanakan Pemilihan Kuwu (Pilwu), Minggu (21/11/2021). 

Dari 135 desa tersebut, 6 desa di Kecamatan Talun, salah satunya Desa Kubang ikut melaksanakan pemilihan Kuwu. Namun menariknya Pilwu di Desa Kubang hanya memiliki 2 calon yakni, Muhamad Saniful dengan No urut 1 dan Wawan Karyawan No urut 02.

Dalam pantauan media di TPS 03, pelaksanaan Pilwu berjalan lancar dan kondusif. Hal yang sama warga juga terlihat sangat antusias mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS). 

Plt Kuwu Kubang, Abdur Rahman Alfaris menyatakan, Pilwu di Desa Kubang digelar serentak bersama 5 desa di Kecamatan Talun. Dari 6 desa yang melaksanakan Pilwu, hanya dua desa yang memiliki 2 Calon Kuwu, yakni Desa Kubang dan Desa Sarwadadi.

"Alhamdulillah, pelaksanaan Pilwu di Desa Kubang berjalan lancar dan kondusif. Warga dengan kesadarannya langsung mendatangi TPS masing-masing. Ini berkat kerjasama semua yang menginginkan Pilwu damai di Desa Kubang," jelas Rahman.

Rahman menyatakan, ada 6 TPS yang tersebar di masing-masing blok dalam Pilwu ini. Di antaranya TPS 1 di Blok Pon, TPS 2 di Blok Manis, TPS 3 di Blok Pahing, TPS 4 di Blok Kliwon, TPS 5 di Blok Wage dan TPS 6 di Blok Wanantara dengan jumlah DPT sebanyak 2251 suara.

Rahman menambahkan, bahwa dua calon di Desa Kubang bersama para calon Kuwu di 5  desa lainnya sudah membangun komitmen Pilwu damai yang ditandatangani para calon Kuwu saat pertemuan di Kantor Kecamatan Talun.

"Artinya, para calon ini sudah berkomitmen untuk menjunjung tinggi Pilwu damai. Dan kami sebagai aparatur desa yang bertanggungjawab terhadap kondusifitas Pilwu tersebut, bersama unsur lain tetap melakukan pemantauan dan pengawasan agar tujuan Pilwu damai tercapai dengan baik," terangnya.

Demikian juga Rahman menegaskan bahwa Pilwu di Desa Kubang, berjalan lancar dan damai, hal itu dapat dilihat dari situasi lapangan yang terekam para pemantau dan pengawasan Pilwu yang terus melaporkan kondisi terkini saat berlangsung Pemungutan suara di masing-masing TPS. 

"Alhamdulillah, warga sangat antusias, mereka bersatu guyub mendatangi TPS masing-masing, ini bukti Pilwu di Desa Kubang berjalan baik, mudah mudahan kondusifitas ini terus berjalan hingga keluarnya nama calon Kuwu Desa Kubang," tandasnya. (din)