This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Selasa, 27 September 2022
Ratusan Mahasiswa dan Siswa SMK Bina Cendekia Cirebon Ikuti Pelatihan Digital Public Speaking Besutan KPI IAIN Cirebon
Senin, 26 September 2022
Isu Agama Kerap Muncul Jelang Pemilu, Bupati Minta Peningkatan Kewaspadaan Dini
KABUPATEN CIREBON - Menjelang tahun politik yang dimulai 2023 mendatang hingga pelaksanaan pemilihan umum pada 2024, situasi wilayah dapat menghangat dan bahkan terganggu jika terdapat gesekan pada masyarakat.
Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Cirebon berupaya maksimal dalam mencegah terjadinya perpecahan akibat perbedaan pandangan dalam politik.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan menggelar Sinergitas antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa dengan TNI/Polri, dalam rangka cipta kondisi wilayah yang aman dan kondusif jelang Pemilu dan Pilkada Tahun 2024 Angkatan ke-III Tahun 2022, Senin (26/9/2022) di Ballroom Apita Hotel Cirebon.
Selain dibuka langsung oleh Bupati Cirebon, Drs. H. Imron M.Ag, kegiatan ini mengundang Kasatgaswil Jabar Densus 88 Anti Teror Polri sebagai narasumber.
Dikatakan bupati, kewaspadaan dini tingkat desa menjadi kunci kondusifitas wilayah. Pasalnya, bupati melihat gesekan awal terletak di tingkat bawah.
"Masyarakat harus solid agar tidak mudah dipecah belah. Peran desa juga sangat besar untuk mendeteksi kerawanan yang mungkin akan berkembang lebih besar lagi," ujar Imron.
Dijelaskan Imron, sebagai negara Pancasila, Indonesia memiliki berbagai macam suku, ras dan agama. Dengan alasan toleransi, justru oknum tidak bertanggungjawab memanfaatkannya untuk melakukan adu domba masyarakat.
"Isu agama dan suku budaya adalah yang paling gampang dimasuki. Maka dari itu, masyarakat tidak boleh terpancing jika ada oknum yang coba memancing keributan. Tetap jaga kondusifitas dan tentu toleransi tetap dikedepankan," tambahnya.
Dalam sisi tahun politik juga, Imron meminta kepada masyarakat lebih dewasa dalam menentukan pilihan. Artinya, perbedaan pilihan dalam politik bukan dijadikan alasan untuk bermusuhan.
"Perbedaan politik itu sebuah hal yang sangat wajar. Tetapi, warga tidak boleh untuk menjauhi dan bahkan memusuhi sesama warga yang tidak sepilihan. Saling menghormati dan dewasa dalam berdemokrasi," terangnya.
Diakhir, Imron juga mengapresiasi kinerja TNI/Polri yang senantiasa mengoptimalkan kerja-kerja intelejen dalam mencegah perpecahan pada masyarakat. Termasuk juga keberadaan Bhabinmas serta Babinsa yang turut serta menjaga ketenangan masyarakat.
"Netralitas menjadi kunci TNI/Polri dalam menjaga persatuan dan kesatuan negara. Terima kasih atas kinerjanya selama ini yang terus menjaga kondusifitas pada masyarakat," tutupnya. (Anisa)
Festival Pekalipan Bakal menjadi Destinasi Baru Wisata Kuliner Malam di Kota Cirebon
CIREBON – Festival Pekalipan akan menjadi destinasi baru wisata kuliner malam di Kota Cirebon. Lokasinya berada di sepanjang ruas Jalan Pekalipan, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.
Wakil Wali Kota Cirebon, Dra. Hj. Eti Herawati mengatakan, Festival Pekalipan sebagai wujud penataan, pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku UMKM lainnya, sekaligus pelestarian kesenian Cirebon.
Festival Pekalipan menghadirkan kolaborasi antara pentas kesenian dengan konsep one stop shopping, one stop culinary dan one stop tourism.
“Semuanya menjadi satu dalam Festival Pekalipan. Pengunjung akan merasa nyaman dengan konsep tersebut,” ungkap Eti usai membuka Festival Pekalipan dengan tema Akurturasi Budaya Caruban Nagari, Sabtu (24/9/2022) malam.
Eti mengimbau seluruh pihak agar dapat menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan keindahan. Sehingga terwujud kenyamanan, baik bagi pedagang maupun pengunjung yang datang ke Festival Pekalipan.
“Saya berpesan agar dapat menjaga, memelihara, dan merawat aset yang berada di lokasi Festival Pekalipan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP), Iing Daiman, S.IP., M.Si., menjelaskan, tema Akurturasi Budaya Caruban Nagari merupakan cerminan budaya dan kesenian yang ada di Kota Cirebon.
“Akur artinya bersama-sama, akulturasi artinya perpaduan kebudayaan. Maka jika digabungkan Akurturasi Budaya Caruban Nagari artinya bersama-sama merawat kebudayaan yang ada di Kota Cirebon,” jelasnya.
Iing menambahkan, Festival Pekalipan menggabungkan antara PKL yang sudah ada dengan pelaku UMKM binaan pihaknya. Sehingga pengunjung dapat menikmati kuliner khas Cirebon dan kuliner kekinian. Pihaknya juga mempersilakan lokasi ini dijadikan laboratorium seni dan budaya.
“Semakin beragam kulinernya ditambah ada pertunjukkan seni dan budaya, membuat pengunjung merasa nyaman,” kata Iing.
Selama Festival Pekalipan, ruas Jalan Pekalipan tidak ditutup. Hal ini untuk memudahkan pengunjung mendatangi lokasi tersebut. “Ada kantong parkir yang tersedia. Jadi tidak terlalu jauh jika ingin datang ke tempat makan,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Cirebon Hestu Wibowo berharap, Festival Pekalipan akan mampu membangkitkan ekonomi masyarakat Kota Cirebon. Ia yakin pedagang dan masyarakat sekitar akan merasakan efek domino dari kegiatan ini.
“Festival Pekalipan terwujud berkat sinergi seluruh pihak. Semoga mengangkat kembali perekonomian di Kota Cirebon,” katanya.
Konsep perpaduan wisata kuliner malam dan sajian pentas seni ini diproyeksikan untuk berkelanjutan. Sehingga menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Cirebon.
Direspon Baik Masyarakat, Acara AKSARAKA Besutan Karang Taruna Anggarunti Sukses Digelar
Sabtu, 24 September 2022
Tadris Matemtika FITK IAIN Cirebon Kerjasama Komunitas Peminat Aljabar Gelar Seminar
FOKUS CIREBON, FC - Jurusan Tadris Matematika IAIN Syekh Nurjati Cirebon bekerjasama dengan Komunitas Peminat Aljabar wilayah Barat menyelenggarakan kegiatan seminar Komunitas Peminat Aljabar, bertempat di gedung Rektorat Lantai 2, Sabtu (24/9/2022).















