Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 05 Juni 2024

Tingkatkan Kelembagaan, BPJPH Gelar Rapat Koordinasi Nasional LPH Batch I

FOKUS JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar Rapat Koordinasi Nasional Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) Batch I di Aston Pluit Hotel & Residence, Jakarta. 

Acara yang berlangsung dari tanggal 3 hingga 5 Juni 2024 ini dihadiri oleh 24 LPH kategori pratama dengan berbagai ruang lingkup pemeriksaan, termasuk Lembaga Pemeriksa Halal UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang diwakili oleh Kepala Pusat LPH, Mariyah Ulfah, M.Esy.

Rakornas yang dibuka oleh Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham, Ph.D, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperkuat koordinasi, dan menyamakan persepsi terhadap kebijakan sertifikasi halal. 

“Rakornas LPH ini adalah langkah penting dalam memperkuat kapasitas dan koordinasi antar lembaga pemeriksa halal di seluruh Indonesia. Kita berupaya keras meningkatkan pengajuan sertifikasi halal jalur reguler,” ujar Muhammad Aqil Irham dalam sambutannya.

Acara ini juga menampilkan pemateri kompeten, termasuk Dr. Miftahul Huda dari Komisi Fatwa MUI yang membahas optimalisasi peran Komisi Fatwa MUI Daerah dalam percepatan sertifikasi halal. 

Dr. Hj. Mulyorini Rahayuningsih, M.Si dari Institut Pertanian Bogor, menyampaikan strategi pengelolaan lembaga dan teknik pemeriksaan kehalalan produk sesuai Service Level Agreement (SLA) yang berlaku. Selain itu, Bapak Ari Prabowo, Direktur Fokus UMKM, berbagi pengalaman dalam memfasilitasi ribuan UMKM untuk mendapatkan sertifikasi halal.

Mariyah Ulfah, M.Esy, Kepala Pusat LPH UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, dalam rilisnya menyatakan bahwa kegiatan tersebut semakin memacu semangat para ketua LPH di Indonesia untuk terus meningkatkan performa lembaga. 

“Hasil kegiatan ini memotivasi kami untuk terus mendukung percepatan program sertifikasi halal jalur reguler. Hingga saat ini, LPH UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah membantu proses sertifikasi halal reguler sebanyak 19 sertifikat dan self declare sebanyak 8.495 sertifikat halal yang telah terbit,” ungkap Mariyah.

Program sertifikasi halal merupakan program strategis pemerintah dalam menunjang peningkatan kapasitas pelaku usaha di Indonesia. 

Berdasarkan informasi dari laman resmi BPJPH, www.olap.halal.go.id, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon telah berperan aktif dalam membantu proses sertifikasi halal, mendukung visi pemerintah untuk memperkuat sektor halal di tanah air.

Rakornas LPH Batch I ini tidak hanya menjadi ajang koordinasi, tetapi juga wahana untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, memperkuat jaringan kerja sama antar lembaga, serta mendorong percepatan sertifikasi halal di Indonesia.

Dengan komitmen bersama, diharapkan program sertifikasi halal dapat berjalan lebih efektif dan efisien, membawa manfaat nyata bagi para pelaku usaha dan masyarakat luas.

Selasa, 04 Juni 2024

Buka Acara Workshop Autentifikasi, Sekda Hilmi : Dokumen Memiliki Nilai Sejarah Penting

KABUPATEN CIREBON - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Dr. H. Hilmy Riva’i, M.Pd membuka acara Workshop Autentifikasi Arsip Hasil Ahli Media atau Digitalisasi tahun anggaran 2024 di Hotel Sutan Raja Cirebon, Selasa (4/6/2024).

Sekda Hilmy mengatakan, workshop ini berkaitan dengan ahli fungsi arsip melalui autentifikasi. Jadi, tidak hanya sekedar arsip, tetapi memiliki nilai originalitas dan integritas yang harus dipertanggungjawabkan.

“Arsip harus dipertanggungjawabkan sebagai dokumen yang memiliki nilai sejarah dan manfaat yang lalu, hari ini dan ke depan,” ujarnya.

Ia menyebut, bahwa kegiatan ini sangat penting, karena bisa membangun kesadaran, bagaimana pentingnya arsip untuk pembangunan hari ini dan kedepan.

“Pemerintah daerah akan support kaitan dengan arsip, sehingga arsip nantinya menjadi nilai-nilai yang bermanfaat kedepannya,” imbuhnya.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Cirebon, Drs. H. Abdullah Subandi, M.Si menyebut, selama ini arsip dipandang sebelah mata. Padahal, arsip memiliki suatu hal yang penting, baik untuk menggali masa lalu, kini dan masa depan.

“Banyak dokumen yang belum terasipkan secara baik, seperti sejarah Cirebon, batik trusmi, tari topeng, sintren dan dari pesantren juga, siapa kyai pertama hingga sekarang, itu harus diarsipkan,” katanya.

Ia mengungkapkan, kedepan, pihaknya akan mendaftarkan ke Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), karena semua arsip harus didaftarkan sebagai aset bangsa.

“Harus didaftarkan sebagai arsip bangsa dan nantinya memiliki nilai jual yang cukup tinggi,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Cirebon hanya memiliki puluhan Arsiparis, namun jumlah tersebut sangat kurang, melihat banyaknya instansi.

“Kita ada 38 Arsiparis, tetapi masih kurang, dengan jumlah perangkat daerah, kecamatan dan desa yang cukup banyak. Jadi, kita manfaatkan gerakan yang ada dan kita akan bangkitkan,” imbuhnya. (din)

FEBI UIN Siber Cirebon Bekali Mahasiswa dengan Pengetahuan Investasi Cerdas

CIREBON, FC - Baru-baru ini, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon dengan bangga mengumumkan pelaksanaan Sekolah Pasar Modal Syariah dengan tema “Navigating the world of Investment strategies for young student”. 

Kegiatan ini berlansung di Auditorium FEBI, dan kegiatan ini  bertujuan untuk memberikan edukasi kepada mahasiswa tentang pasar modal syariah serta membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan investasi yang cerdas dan bertanggung jawab.Selasa,(04/06/2024).

Sekolah Pasar Modal Syariah ini akan terbagi dalam beberapa level, yaitu Level 1, 2, dan Lanjutan, dengan materi yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman dan kebutuhan peserta. 

Para pemateri ternama seperti Cindy Fortuna dari Otoritas Jasa Keuangan, Firman Hananto dari Bursa Efek Indonesia, dan Beni Fitriadi dari MNC Sekuritas akan hadir untuk memberikan wawasan dan pengetahuan yang berharga kepada para peserta.

Ketua Pelaksana, Gamal Fadilah, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam mencetak generasi muda yang cerdas dan berinvestasi dengan bijak. 

Diharapkan para mahasiswa dapat memperoleh informasi yang benar tentang investasi di pasar modal syariah dan menjadikannya sebagai peluang untuk memajukan ekonomi Indonesia.

Dalam sambutannya, Dekan FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Didi Sukardi, MH., berharap agar Sekolah Pasar Modal Syariah ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi para peserta. 

Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh, diharapkan para mahasiswa dapat menjadi investor muda yang cerdas, teredukasi, dan dapat berkontribusi dalam memajukan ekonomi Indonesia.

Pasar Modal Syariah, yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah Islam, dan Investasi Syariah, yang dilakukan sesuai dengan prinsip-prinsip tersebut, menjadi fokus utama dalam program edukasi ini. 

Sekolah Pasar Modal Syariah di FEBI UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon diharapkan dapat menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk memahami pasar modal syariah secara lebih mendalam dan menjadi investor yang cerdas serta teredukasi. (Ara)

Senin, 03 Juni 2024

Pemkab Cirebon Tutup TPS Liar di Desa Jagapira Wetan

KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan penutupan tempat pemungutan sampah (TPS) liar di bantaran Sungai Kwista, Desa Jagapura Wetan, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon.

Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, Drs. H. Wahyu Mijaya, S.H, M.Si mengatakan, pemerintah daerah sudah mengerahkan personel untuk membersihkan bantaran sungai tersebut dari tumpukan sampah.

Setelah bantaran sungai tersebut bersih, kata Wahyu, akan disimpan sejumlah kontainer untuk menampung sampah. Masyarakat di sekitar lokasi itu, diminta untuk memanfaatkan penampungan baru tersebut.

“Kami menyelesaikan permasalahan di Jagapura, supaya masyarakat tidak lagi membuang sampah disitu. Masyarakat bisa memasukan sampah langsung ke kontainer yang sudah disiapkan,” ujar Wahyu saat ditemui di Kantor DLH Kabupaten Cirebon, Senin (3/6/2024).

Ia mengakui, masih banyak warga di Kabupaten Cirebon yang memanfaatkan bantaran sungai sebagai tempat penampungan sampah. Pemerintah daerah pun menjamin, memberikan solusi untuk menekan permasalahan itu.

Menurut Wahyu, mengatasi permasalahan sampah bukan hanya menghadirkan solusi jangka pendek, melainkan harus berkepanjangan. Hal ini, untuk mewujudkan Kabupaten Cirebon bebas sampah.

“Mengatasi permasalahan sampah, bukan hanya untuk saat ini saja, melainkan untuk jangka panjang kedepannya juga,” imbuhnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Iwan Ridwan Hardiawan, S.Sos, M.Si mengatakan, keberadaan TPS liar di bantaran Sungai Kwista sudah ada sejak 1,5 tahun lalu.

Kemunculan penampungan liar itu pun, terjadi lantaran TPS yang ada di Desa Jagapura Wetan ditutup oleh pihak pemerintah desa, karena tidak menerapkan pola pengangkutan sampah secara reguler.

“Dikomplain oleh masyarakat dan ditutup oleh desa. Akhirnya, masyarakat membuang sampah ke bantaran sungai,” jelas Iwan. (Ara)

Tumbuhkan Bisnis Profesional, HMJ IQTAF UIN Siber Cirebon Adakan Kegiatan Training Workshop

CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-qur’an dan Tafsir (IQTAF) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon menggelar acara Training Workshop, Senin, 03 Juni 2024.

Kegiatan ini merupakan, kegiatan pertama yang diselenggarakan. Divisi dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir yakni Divisi Kewirausahaan mengadakan seminar perdana, dengan tema "Strategi Modern Untuk Membangun Jaringan Profesional yang Mendukung Pertumbuhan Bisnis Di Era Digital". 

Acara yang digelar pada hari Senin awal bulan Juni ini, bertempat di Auditorium FEBI SBSN, memberikan dampak yang baik dan manfaat yang berlimpah bagi para mahasiswa yang ingin mengembangkan skill berwirausahanya. 

Dalam seminar ini juga dihadiri oleh Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Ketua Umum Dema Fakultas Ushuluddin dan Adab, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir beserta jajaran kepanitiaan dan peserta seminar.

Acara yang dihadiri oleh Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab ini berlangsung selama kurang lebih 3 jam, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa

 “Kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat penting, khususnya bagi para mahasiswa yang berminat mengembangkan jiwa kewirausahaan”. Wakhid Nashruddin, Ph. D.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Isyfa Aslihatul Latifah juga menyampaikan jika di era yang sekarang ini, perkembangan teknologi sudah sangat pesat. Jadi dalam seminar Kewirausahaan ini sebagai dukungan dan perkembangan dalam dunia bisnis di era digital. 

Pemateri yang merupakan lulusan dari Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir sekaligus content creator atau affiliator dalam berbagai media sosialnya, salah satunya dalam akun media sosial beliau yang memiliki berjuta folowers itu, yakni Tiktok. 

Memiliki nama lengkap Nadifah Umi Salimah atau yang biasa dipanggil teh Nadifah itu memberikan begitu banyak ilmu-ilmu tentang bagaimana cara menjadi seorang affiliator dalam dunia bisnis di era digital saat ini. 

TikTok Affiliate atau yang juga dikenal dengan sebutan Tiktok Shop Affiliate merupakan metode penjualan yang memungkinkan kreator memonetisasi konten mereka. 

Caranya adalah dengan mempromosikan produk sebuah brand lalu menerima komisi atas penjualan yang dihasilkan. 

Affiliate juga dapat dilakukan di Shopee, Lazada dan aplikasi sosial media lainnya. Jadi melalui acara seminar ini kita dapat mengambil pelajaran penting dalam dunia berbisnis di era digital. (Ara)