Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 07 November 2019

Camat Talun Buka Kegiatan Bimtek Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa


CIREBON - Agar pengelolaan keuangan desa dan perencanaan lainnya di desa semakin baik dan sesuai aturan yang ada, Camat Talun, Tarsidi pun membuka kegiatan Bimtek tentang peningkatan kapasitas aparatur desa se-Kecamatan Talun, bertempat di ruang Kantor Kecamatan Talun.

Camat Talun dalam sambutannya meminta peserta bimtek untuk benar-benar memperhatikan materi yang akan dikelas dan disajikan pada kegiatan tersebut. Hal itu kata Camat Talun,  Tarsidi, untuk menambah wawasan pengetahuan dan semakin tertatanya perencanaan dan pengelolaan keuangan desa dengan baik dan sesuai dengan aturan yang ada.

"Ini materi penting, karena belanja disusun secara berimbang antara penerimaan dan pengeluaran keuangan desa dan harus konsisten sesuai dengan rencana, tepat jumlah, dan tepat peruntukannya dan sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada," terangnya.

Hal senada disampaikan Rahman,  Sekretaris Desa Kubang, pada kegiatan ini banyak materi yang dikuasai,  diantaranya juga menjelaskan tentang bagaimana pengelolaan keuangan desa meliputi perencanaan, pelaksanaan,  penatausahaan, dan pertanggungjawaban.

"Ya, kegiatan sangat membantu kami dan materinya sangat penting bagi kami di aparatur desa," kata Rahman.

Sementara itu, peserta yang dilibatkan pada kegiatan tersebut diantaranya Kuwu, Sekdes, Kaur Keuangan, Kaur Ekbang dan Kadus.

"Mengikuti kegiatan ini, kami merasa  terbantu karena ada arahan dan peningkatan aparatur desa, ya kami sangat senang dan antusias mengikutinya," terang Radi, Kadus dari Desa Krandon serta Taka Kaur Ekbang Desa Sampiran. (bam)

Selama Musim Kemarau, PDAM Tirta Jati Kab Cirebon Maksimalkan Pelayanan



CIREBON -  Melalui komitmen dan kinerja yang baik,  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jati Kabupaten Cirebon berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan selama musim kemarau. Bahkan pihak  PDAM Tirta Jati juga memberikan diskon sebesar 45 persen dari total tagihan pelanggan.

Direktur Utama PDAM Tirta Jati Kabupaten Cirebon, Suharyadi menjelaskan, kebijakan diskon 45 persen itu, juga sebagai bentuk tanggung jawab PDAM akan adanya kebocoran dua bendung karet yang mengakibatkan air menjadi asin.

"Ya,  PDAM memberikan kebijakan kepada pelanggan potongan 45 persen dari tagihan rekening air. Misal pelanggan bayar Rp 100 ribu namun hanya bayar Rp 55 ribu dan diskon tersebut akan terus diberikan hingga seluruh pelayanan PDAM kembali normal, seiring dengan perbaikan dua bendung karet di Tawangsari Losari dan Babadan," jelasnya.

Menurut Suharyadi, pihaknya juga menambah jam operasional WTP Ciwaringin dari yang sebelumnya hanya 16 jam operasional, menjadi 24 jam operasional.

"Kami meningkatkan pelayanan di musim kemarau ini dari sistem WTP Ciwaringin. Biasanya hanya 16 jam, tapi karena kebutuhan kami mengupayakan menjadi 24 jam. Jadi khusus bagi yang terdampak kekeringan seperti di daerah Desa Kebon Turi," ujarnya.

Suharyadi menambahkan, tak hanya mengganti bendungan karet saja, BBWSCC pun sesuai dengan permintaan pihaknya sudah membuat kisdam sebelum bendungan karet permanen itu jadi. Sehingga, pengolahan air di dua unit milik perusahaannya itu tetap berjalan untuk mendistribusikan ke para pelanggan.

Pihaknya mengaku pelayanan yang diberikan pihaknya di musim kekeringan sekarang ini tak hanya yang sifatnya komersil saja, tetapi juga sosial.

Pasalnya, selain memberikan potongan sebesar 45 persen kepada para pelanggan, juga membagikan air secara gratis ke masyarakat atas rekomendasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon.  (bam)

Puslitbang Bimas Agama Kementerian RI Bekerjasama Bedah Buku Bersama IAIN SNJ Cirebon


CIREBON - Sebanyak 70 peserta dari berbagai unsur mengikuti bedah buku dengan judul "Mendakwahkan Smiling Islam" karya Prof H Abdurahman Mas'ud PhD menjadi tema kegiatan kerjasama antara Puslitbang Bimas Layanan Keagamaan Kementerian Agama RI dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (7/11), di Hotel Aston Cirebon.

Rizky Riyadu Taufik Kasubag Puslitbang Bimas Agama mengatakan, ada 4 buku dengan tema dan tempat yang berbeda yang pada tahun ini akan dibedah. Dan kegiatan bedah buku ini merupakan agenda rutin setiap tahunnya.

"Tahun ini ada 4 buku yang  dibedah, salah satunya adalah mendakwahkan smiling islam dan menjadi kerjasama Puslitbang Bimas Agama Layanan Keagamaan dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon," terangnya.

Sementara secara substansi, judul buku  "Mendakwahkan Smiling Islam" itu, kata Rizky, merupakan gambaran proses perjalanan dari Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag.

"Ya, sejak dari awal lulusan pesantren hingga S3 di Amerika Serikat dan sekarang menduduki posisi tertinggi yaitu pejabat eselon 1 di Badan Litbang Kemenag," papar Rizky.

Rizky juga menjelaskan, kegiatan yang diikuti oleh 70 peserta ini, melibatkan sejumlah unsur dari civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, para dosen di sewilayah Cirebon, penyuluh agama, Kementerian Agama se Wilayah III Cirebon, dan Ormas. 

"Sedangkan posisi Pak Rektor IAIN Cirebon pada kegiatan ini sebagai narasumber atau yang menanggapi buku tersebut," jelasnya. (din)

Dorong Kemajuan Institut, PTIPD IAIN SNJ Cirebon Gelar Workshop Jurnalistik dan Pengelolaan Website Kampus


CIREBON - Memasuki era digitalisasi dari pengaruh revolusi industri 4.0, membuat semua pihak harus mampu menyelaraskan diri dari tantangan tersebut. Kebutuhan ini membuat PTIPD IAIN SNJ Cirebon mengadakan kegiatan workshop pengelolaan data dan jurnalisme pengembangan website kampus, di lantai 3, rektorat, Rabu (6/11/3019).

Ketua PTIPD, Darwan menyampaikan, melalui kegiatan workshop ini nantinya diharapkan ada pengembangan website dan pengelolaan data di setiap jurusan dan fakultas.

"Dari kegiatan ini diharapkan pengelolaan data dan web bisa dikelola di masibg-masing jurusan dan fakultas dan terintegrasi. Lalu juga bagaimana cara menyajikan informasi yang baik ke masyarakat dengan konten-konten berita yang disajikan di website nantinya," ujarnya.

Ketua PTIPD juga berharap, dari pengelolaan website tersebut, berita yang disajikan bisa diterima dengan baik oleh masyarakat. Yakni terkait dengan berita-berita atau kegiatan-kegiatan yang ada di jurusan masing-masing.

Dijelaskan, untuk kegiatan workshop ini sendiri, panitia mengundang peserta peserta dari tenaga kependidikan dan dari setiap jurusan. Selain itu juga  lembaga-lembaga seperti LPM dan humas.

"Setelah adanya workshop ini, nanti harapannya ke depan pemberitaan-pemberitaan yang ada dikelola agar masing-masing bisa lebih baik. Baik konten-kontennya maupun dalam  penyampaian informasi ke  masyarakat ataupun mahasiswa mahasiswa jurusan," jelasnya. (din)

Rabu, 06 November 2019

Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Ajak Peserta Workshop Lakukan Revolusi Pembelajaran


CIREBON - Workshop pengembangan kapasitas dosen dalam program Pengabdian Kepada Masyarakat, IAIN SNJ Cirebon, yang merupakan rangkaian kegiatan Sabbatical Leave 2019, mendatangkan Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Dr Azis Farurrozi MA sebagai pembicara pada acara tersebut.
Kegiatan yang bertemakan “Mencetak Kader PKM untuk Pemberdayaan Masyarakat” ini, digelar di Hotel Prima Kota Cirebon, Rabu (6/11/2019). Dan guru besar UIN ini mengajak seluruh peserta workshop untuj melakukan revolusi pembelajaran.
Prof Dr Azis Farurrozi MA juga meminta, IAIN Syekh Nurjati Cirebon sebagai PTKIN, harus mengimplementasikan isi  Alquran dan Hadist. Kenapa, kata Azis karena ilmu tidak dapat berdiri sendiri dan semuanya sudah ada dalam kitab suci tersebut. 
"Ilmu itu tidak berdiri sendiri dan butuh sinergitas. Terrbukti, isi Alquran dan hadits ini telah dipraktikan di beberapa negara yang mayoritasnya non muslim, yakni mengimplementasikan apa yang ada di Alquran dan hadist," terangnya.
Apalagi IAIN SNJ Cirebon ini akan bertransformasi menjadi UIN dan akan membuka fakultas dan jurusan yang umum. Sehingga Perguruan Tinggi harus hadir untuk mencetak insan cerdas yang berwawasan global, berperadaban dengan menguasai teknologi dan berkeadaban serta berpengetahuan komprehensif. 
Azis Farurrozi mengingatkan, jika ini memang harus disadari, sebab materi yang dibutuhkan untuk 10 sampai 20 tahun mendatang, itu harus ada revolusi pembelajaran, karena merekalah yang akan memimpin bangsa ini. Revolusi pendidikan bisa dimulai dengan mata kuliah sehingga dapat tercetak generasi yang sehat fisik, psikis, sosial, dan spiritual. (din)