FOKUS CIREBON, (FC) - Prof Dr Suyitno M.Ag (Direktur Pendidikan Tinggi Islam Kemenag RI), mengisi kegiatan Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan di lingkungan IAIN SNJ Cirebon, Selasa (22/12/2020) di Aula Rektorat, Lantai 3, kampus setempat.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Selasa, 22 Desember 2020
Dirjen Dikti Kemenag RI Isi Kegiatan Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan di Lingkungan IAIN SNJ Cirebon
Senin, 21 Desember 2020
13 Pegawai ASN Dilantik Pejabat Fungsional, Ini Pesan Rektor IAIN Cirebon
FOKUS CIREBON, (FC) - Sebanya 13 pegawai dari jabatan administrator dan pengawas dilantik dan diambil sumpahnya pada kegiatan pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat fungsional melalui mekanisme penyetaraan di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Senin (21/12/2020).
Sabtu, 19 Desember 2020
Ketua SEMA IAIN Cirebon Terpilih Sebagai Koordinator Pusat Senat Mahasiswa PTKIN se-INDONESIA
SAMARINDA (FC) - Kabar gembira datang dari kota Samarinda. Rohmawan, Ketua Senat Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon terpilih sebagai Koordinator Pusat pada Forum SEMA PTKIN se-Indonesia.
Terpilihnya Rohmawan ini atas hasil musyawarah Silaturrahmi Nasional (SILATNAS) yang digelar selama empat hari, dari 17-20 Desember 2020 di IAIN Samarinda dan dihadiri sebanyak 20 SEMA PTKIN se-Indonesia.
Usai terpilih, Rohmawan berharap "Forum Senat Mahasiswa PTKIN Se-Indonesia ini dapat dimaksimalkan perannya dalam rangka mewadahi SDM unggul Senator Muda yang ada dilingkungan PTKIN dan mampu bersinergi dan berkolaborasi dalam mewujudkan tujuan bersama Forum tersebut sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh Mahasiswa PTKIN khususnya dan Mahasiswa Se-Indonesia umumnya.
Sementara harapan Rahmiyati, Ketua SEMA IAIN Samarinda, Forum SEMA ini kedepannya tetap solid dan selalu aktif dalam gerakan dan mengawal kebijakan di lingkungan PTKIN se-Indonesia serta kebijakan pada pemerintah di daerah maupun pusat.
Sementara itu, kegiatan Silaturrahmi Nasional (SILATNAS) Senat Mahasiswa PTKIN se-Indonesia Ke 2 yang digelar oleh IAIN Samarinda, dibuka oleh Rektor IAIN Samarinda Prof. Dr. H. M. Ilyasin, M. Pd, Kamis (17/12/2020) dan dihadiri oleh para pimpinan lembaga IAIN Samarinda.
Rektor IAIN Samarinda menyambut hangat para peserta SILATNAS SEMA PTKIN se-Indonesia. Dirinya mengenalkan bahwa IAIN Samarinda adalah representasi dari 2 provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, sebab IAIN Samarinda ialah satu-satunya kampus PTKIN di wilayah ini yang akan segera bertransformasi menjadi UIN.
Forum Silaturrahmi Nasional SEMA kali ini mengambil momentum yang tepat. Disaat maraknya isu intoleransi, radikalisme dan lain sebagainya di luar sana, SEMA PTKIN mengangkat sebuah tema tentang moderasi beragama yang diharapkan mampu untuk menangkal isu-isu yang ada di Indonesia ini.
Rangkaian acara yang dilaksanakan berupa Seminar Nasional yang bertemakan "Integritas Senat Mahasiswa Dalam Mewujudkan Moderasi Beragama di Lingkungan PTKIN", yang di isi oleh 2 narasumber yaitu Dr. Ruchman Basori M. Pd selaku Kasubdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan Dirjen Pendis Kementrian Keagamaan, dan Dr. KH. Moh. Mahrus, S. Ag, M. Hi selaku Wakil Dekan 1 FEBI IAIN Samarinda.
Selanjutnya agenda kegiatan SILATNAS ini merumuskan mengenai AD/ART, pemilihan Koordinator Pusat dan Penentuan tuan rumah RAKERNAS selanjutnya.
Setelah menetapkan AD/ART yang diharapkan nantinya akan menjadi sebuah wadah yang sangat penting untuk membicarakan perihal kemahasiswaan di lingkungan PTKIN se-Indonesia.
Pada akhir persidangan menetapkan UIN Sultan Thaha Saefuddin Jambi menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional pada bulan 3 mendatang.
Agenda SILATNAS SEMA PTKIN ini ditutup oleh Dr. H. M. Abzar D., M.Ag pada sabtu sore di Auditorium 22 Dzulhijah. Ia juga menyampaikan terimakasih kepada peserta atas partisipasinya untuk mengikuti agenda SILATNAS ini di IAIN Samarinda. (din)
Kabupaten Cirebon Raih Predikat Pemda Sangat Inovatif dari Kemendagri
Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag
FOKUS CIREBON, (FC) - Pemerintah Kabupaten Cirebon mendapatkan predikat Pemerintah Daerah sangat inovatif dari Balai Penelitian Pengembangan (BPP) Kementerian Dalam Negeri.
Predikat tersebut diberikan kepada Kabupaten Cirebon, dalam acara penghargaan Innovative Government Award (IGA) tahun 2020 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Jumat 18 Desember, kemarin.
Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag mengatakan, bahwa Kabupaten Cirebon meraih indeks inovasi daerah sebesar 3.145, dengan jumlah total sebanyak 185 inovasi.
"Dengan rincian inovasi inisiatif 53, uji coba 71 dan penerapan sebanyak 61 inovasi," kata Imron, Sabtu 19 Desember 2020.
Imron menyebutkan, ada lima inovasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon, yang mendapatkan penilaian indeks tertinggi, yaitu inovasi sistem pelayanan perizinan terpadu online DPMPTSP dan sistem informasi peresapan obat elektronik di RSUD Waled.
Sedangkan tiga lainnya, yaitu sistem informasi rekonsiliasi online (SIRAOS)-BAKD serta pendataan dan pengukuran tanah aset pemda dan updating database pertanahan yang dilakukan oleh Diskimrum.
"Yang mendapat nilai tinggi juga, yaitu Sistem Informasi Terpadu Kependudukan (Sintren), yang dilakukan oleh Disdukcapil," kata Imron.
Imron mengungkapkan, dalam kegiatan tersebut, Kemendagri memberikan penghargaan terhadap pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota dengan dua kategori, yaitu terinovatif dan sangat inovatif.
Untuk penghargaan kategori terinovatif, diberikan kepada 10 Kabupaten/kota dan penghargaan kategori sangat inovatif, yang diberikan kepada 55 Kabupaten/Kota Se-Indonesia, termasuk didalamnya Kabupaten Cirebon.
Penghargaan ini ujar Imron, merupakan salah satu bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap pemerintah daerah, untuk memotivasi perbaikan penyelenggaraan pelayanan, yang menjadi kewenangan daerah.
"Saya ucapkan terima kasih, kepada OPD yang sudah melakukan inovasi dan semoga ini juga bisa memotivasi OPD lain untuk berinovasi," ujar Imron. (din)
Rabu, 16 Desember 2020
Pemkab Cirebon Terima Bantuan Empat Ventilator
FOKUS CIREBON, (FC) - Pemerintah Kabupaten Cirebon, mendapatkan bantuan empat buah ventilator dari PT Dharma Group. Ventilator ini, nantinya akan digunakan, untuk mendukung penanganan pasien covid 19.
Asisten Daerah (Asda) Bidang Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Cirebon, Hilmy Rivai menuturkan, bahwa Pemkab Cirebon mengucapkan terima kasih, atas bantuan empat ventilator ini.
Menurutnya, ventilator merupakan salah satu alat yang sangat dibutuhkan di rumah sakit. Apalagi, saat ini sedang terjadi pandemi covid 19, sehingga kebutuhan ventilator sangat terasa.
"Karena setiap hari, ventilator di rumah sakit, ada saja yang membutuhkan," kata Hilmy, Rabu 16 Desember 2020.
Adanya ventilator ini, ujar Hilmy, sangat membantu penanganan pasien yang sedang dalam kondisi kritis, terutama untuk pasien covid 19. Rencananya, empat ventilator ini, akan digunakan untuk dua rumah sakit daerah, yaitu RSUD Waled dan RSUD Arjawinangun.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni mengatakan, bahwa adanya bantuan empat ventilator ini, membuat jumlah ventilator di rumah sakit daerah menjadi bertambah.
Sebelumnya, RSUD Waled sudah memiliki lima ventilator. Sedangkan di RSUD Arjawinangun, sudah memiliki sebanyak dua ventilator.
" Dua rumah sakit tersebut, masing-masing akan menerima dua ventilator," kata Eni.
Sehingga dengan adanya bantuan ini, jumlah ventilator di RSUD Waled berjumlah 7 buah. Sedangkan di RSUD Arjawinangun berjumlah 4 buah.
Eni juga mengungkapkan, ventilator merupakan salah satu alat vital yang sangat dibutuhkan di rumah sakit. Apalagi, dengan adanya pandemi sekarang ini, ventilator yang ada, sering digunakan semuanya.
"Di RSUD Waled, lima ventilator pernah digunakan semua. Sehingga adanya bantuan ventilator ini, bisa untuk jaga-jaga," kata Eni.
Walaupun mendapatkan bantuan empat ventilator, Eni berharap alat ini tidak sampai digunakan.
Sementara itu, Direksi PT Dharma Group Irianto Santoso mengatakan, bahwa empat ventilator yang diberikan untuk Pemkab Cirebon, yaitu jenis Dharcov 23s. Dharcov sendiri diambil dari (Dharma Covid).
Irianto mengungkapkan, sebenarnya perusahaannya itu, lebih berpengalaman dalam hal mesin otomotif. Namun atas permintaan presiden, mereka berupaya untuk membantu mencipatkan alat kesehatan.
"Karena saat pandemi ini, alat kesehatan memang sulit dicari. Apalagi ventilator, yang kebanyakan masih impor," ujar Irianto.
Usaha yang dilakukannya akhirnya berhasil. Dimulai pada Maret 2020 lalu, perusahaan ini akhirnya bisa menciptakan ventilator pada bulan Mei. Sedangkan izin edarnya baru bisa keluar pada Juni lalu.
Sudah sekitar 100 buah ventilator yang mereka distribusikan kesejumlah rumah sakit di Indonesia. Irianto mengungkapkan, bahwa pembuatan ventilator ini, memang benar-benar bertujuan untuk membantu pemerintah
Sehingga pihaknya tidak mengkomersialkan. Walaupun ia juga mengakui, ada sejumlah perusahaan yang membeli ventilator buatannya.
"Tapi, itu juga untuk bantuan ke sejumlah rumah sakit," kata Irianto. (Nur)



















