Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 12 April 2023

Pemprov Jabar Gelar Operasi Pasar Murah, 5.720 Warga Kabupaten Cirebon Menjadi Prioritas


KABUPATEN CIREBON – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon menggelar Operasi Pasar Murah (OPM) di Desa Windujaya, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Rabu (12/4/2023). 

Kegiatan tersebut dilakukan, karena kondisi ekonomi akhir-akhir ini selalu dinamis. Apalagi dua tahun terakhir, kemampuan daya beli masyarakat cenderung menurun akibat pandemi Covid-19. 

Selain itu, harga-harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan, terlebih menjelang hari-hari besar keagamaan, sementara penghasilan masyarakat cenderung menurun.

“Gubernur beserta jajaran pemerintah Jawa Barat hadir untuk memberikan program operasi pasar murah, supaya masyarakat bisa membeli kebutuhan pokok yang akan memenuhi kebutuhan nanti di hari raya Idul Fitri," ujar Kepala UPTD BPSMB AMDK Cirebon pada Disperindag Provinsi Jawa Barat, Dedi Hermadi ST.

"Diharapkan dapat membantu meningkatkan kemampuan ekonomi masyarakat, khususnya di Kabupaten Cirebon,” sambung Dedi. 

Menurutnya, dalam kegiatan OPM ini, pihaknya mengalokasikan sekitar 5.720 rumah tangga penerima manfaat. Dibanding dengan kabupaten/kota lainnya, Kabupaten Cirebon mendapatkan kuota paling banyak. Hal ini adalah bentuk peran aktif Pemkab Cirebon melalui Disperdagin.

“Jadi, ribuan rumah tangga penerima manfaat itu sudah melalui seleksi, yang memang merupakan pilihan. Mulai dari kepala desa, kemudian dikukuhkan melalui camatnya dan akhirnya diverifikasi oleh mitra kami di Pemkab Cirebon," jelas Dedi.

"Sistemnya, kami (Pemprov Jabar) berikan program diskon hampir 50 persen. Nilai subsidi sekitar Rp450 juta lebih se-Kabupaten Cirebon,” lanjut Dedi.

Di tempat yang sama, Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, SE,. M.Si mengungkapkan, pada prinsipnya,  pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Cirebon mengapresiasi dan mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemprov Jabar yang telah memberikan bantuan subsidi hampir 50 persen.

“Mudah-mudahan sasaran rumah tangga penerimanya lebih banyak lagi,” kata Ayu--sapaan akrab Wabup Cirebon.

Selain itu, dirinya juga mengapresiasi kinerja camat dan kuwu, karena sudah mendata warganya dengan valid.

Ayu menjelaskan, bahwa yang menerima bantuan subsidi ini adalah yang belum pernah mendapatkan bantuan, baik dari Kabupaten Cirebon maupun pusat.

 “Kegiatan pasar murah ini, selain diadakan di Kecamatan Sedong juga tersebar di dua kecamatan lainnya, yaitu Kecamatan Lemahabang dan Gebang,” ujar Ayu. 

Harga satu paket dalam OPM itu, kata Ayu, dibanderol Rp165 ribu. Akan tetapi, masyarakat cukup membelinya dengan harga Rp85.000, karena pemerintah telah mensubsidi menjadi Rp80.000. 

“Kami atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi, karena menjelang Idul Fitri, biasanya ada peningkatan harga kebutuhan pokok. Dengan adanya pasar murah ini, mudah-mudahan dapat meringankan masyarakat Kabupaten Cirebon,” pungkasnya. (Anisa)

DPW IAIN Cirebon Bersama UPZ Setempat Adakan Bakti Sosial

FOKUS CIREBON, FC -IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Dharma Wanita Persatuan (DWP) IAIN Cirebon bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kampus setempat menggelar bakti sosial, Rabu, 12 April 2023.

Ketua pelaksana kegiatan, Dr Hj Sri Rokhlinasari MSi menjelaskan, bakti sosial ini merupakan serangkaian kegiatan dengan kajian Ramadan DWP IAIN Cirebon.

“Bakti sosial ini adalah rangkaian kegiatan, karena kita juga menyelenggarakan kajian Ramadan yang pesertanya adalah anggota DWP IAIN Cirebon,” jelas Sri Rokhlinasari di sela-sela bakti sosial.

Sedangkan untuk bakti sosial, Sri Rokhlinasari menerangkan, yaitu berupa pemberian bingkisan sembako untuk satpam, tenaga kontrak, petugas kebersihan, warga sekitar kampus, dan sejumlah pihak lainnya.

“Total penerima bingkisan bakti sosial ini sebanyak 304 orang. Mudah-mudahan bingkisan tersebut bisa bermanfaat dan kegiatan bakti sosial ini bisa terus terselenggara setiap tahunnya,” ujar Sri Rokhlinasari.

Sementara itu, Ketua DWP IAIN Cirebon, Hj Husnul Khotomah mengatakan, bakti sosial ini bertujuan untuk menjalin kebersamaan dan persaudaraan yang bersifat ukhuwah Islamiyah dengan seluruh sivitas akademika IAIN Cirebon dan warga sekitar kampus.

“Bakti sosial ini semoga menjadi perekat untuk membangun sinergisitas dan kebersamaan agar tercipta kerja-kerja positif dan produktif di masa yang akan datang,” ujarnya.

Untuk itu, menurut Husnul, semangat kebersamaan ini harus terus dibina, salah satunya melalui berbagai kegiatan yang diselenggarakan DWP IAIN Cirebon.

“Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk tri dharma perguruan tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat,” katanya.

Husnul berharap, bakti sosial ini dapat menjadi penyemangat untuk segenap sivitas akademika IAIN Cirebon agar dapat terus menyelenggarakan kegiatan yang produktif.

“Semoga melalui bakti sosial ini dapat memicu sivitas akademika IAIN Cirebon untuk terus berbagi dan membayar zakat melalui UPZ, sehingga dana yang terkumpul dapat dimanfaatkan dan disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan,” tandas Husnul. (din)

Selasa, 11 April 2023

Safari Dakwah Nuzulul Qur'an HMJ IQTAF di Masjid Jami' Nurul Mubin Sindanghayu

 

FOKUS CIREBON, FC - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (IQTAF) IAIN Syekh Nurjati Cirebon belum lama ini menggelar acara Nuzulul Qur'an yang bekerja sama dengan IRMAS Masjid Jami' Nurul Mubin serta DKM Masjid Jami' Nurul Mubin, Sindanghayu, pada Minggu siang, 09 April 2023.

Melalui tema "Safari Dakwah dengan Mengabdi kepada Masyarakat untuk Meningkatkan Ketakwaan di Bulan Suci Ramadhan" acara dibuka oleh Kepala Desa yang diwakili oleh perangkat desa Sindanghayu.

Hafiz Zaki Attala, selaku Ketua Pelaksana dalam sambutannya berharap agar kegiatan Nuzulul Qur'an ini dapat meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

"Harapan saya dengan mengadakan kegiatan Nuzulul Quran ini supaya kita bisa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala di bulan suci Ramadan ini," ucapnya. 

Ketua Umum HMJ IQTAF, Fachry Maulana Rivaldi mengatakan bahwa setelah pembukaan akan ada tausiyah dari mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir.

"Dan setelah ini, mungkin setelah pembukaan, acaranya ada tausiyah dari mahasiswa Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, Mohammad Alwi Haddad Maulida," ucapnya.

Ketua IRMAS Masjid Jami' Nurul Mubin, dalam sambutannya yang diwakili oleh pengurus IRMAS mengatakan pentingnya sebagai pemuda untuk mengisi waktu dengan hal-hal yang baik.

"Sebagai pemuda, memang seharusnya harus selalu mengisi waktu dengan hal-hal yang baik yang bisa memberikan Aura positif ke yang lain. Kalau kita tidak bisa memanfaatkan waktu kosong kita maka secara otomatis waktulah yang akan membunuh kita," ucapnya.

Didi Ahdi, selaku Ketua DKM Masjid Jami'Nurul Mubin dalam sambutannya berharap dengan acara ini dapat menjadi dorongan motivasi untuk memakmurkan masjid Jami' Nurul Mubin.

"Mudah-mudahan dengan adanya safari dakwah yang dilaksanakan oleh mahasiswa mahasiswi dari IAIN ini menjadi motivasi bagi kami, karena biasanya kalau ada dorongan motivasi dari luar biasanya lebih cepat bisa terdorong untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang positif atau yang kaitanya dengan memakmurkan Masjid Jami Nurul Mubin," ucapnya.

Kepala Desa, dalam sambutannya yang diwakili oleh perangkat desa berharap supaya acara berjalan dapat lancar dan dibalas dengan pahala oleh Allah SWT.

"Di sini, mudah-mudahan karena ini mungkin kita dari sekarang sampai nanti, dapat berjalan dengan lancar karena sekali lagi kita di tengah ibadah puasa. Apa yang kita lakukan, apa yang kita laksanakan semuanya mudah-mudahan Allah membalas dengan pahala yang berlipat ganda," ucapnya.

Reyazul Jinan Haikal, selaku demisioner Kadiv Kajian dan Keilmuan HMJ IQTAF Periode 2021-2022 menyampaikan selayang pandang mengenai Jurusan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir serta HMJ IQTAF.

Dijelaskan, akreditasi jurusan IAT di IAIN ini yaitu B dimana termasuk cepat karena dari beberapa tahun ke belakang terus mengupgrade program jurusan, sehingga jurusan Tafsir di IAIN tersebut secara kualitas maupun kuantitasnya sudah dapat dipertanggungjawabkan.

"Ketika kuliah tidak hanya pagi berangkat ke kampus, sorenya pulang, tapi nanti dibarengi dengan kegiatan-kegiatan organisasi yang gunanya untuk meneguhkan potensi diri. di semua jurusan di IAIN ada satu organisasi yang dibawahi oleh jurusan atau organisasi yang menjadi badan otonom dari jurusan, seperti ini HMJ IQTAF di mana di samping bergerak di dalam organisasi itu sendiri juga membantu jurusan IAT dalam pengembangan jurusan baik akreditasi nya maupun kurikulum nya," tambahnya. (Red/Wild)

Senin, 10 April 2023

IAIN Syekh Nurjati Cirebon Segera Bangun Gedung Siber 8 Lantai

 

Penandatanganan kontrak pembangunan gedung Siber IAIN Syekh Nurjati Cirebon setinggi 8 lantai.


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon akan segera membangun  gedung Siber setinggi 8 lantai. Hal itu dipastikan setelah dilakukan penandatanganan kontrak pembangunan gedung Siber IAIN pada Senin, 10 April 2023.

Rektor IAIN Cirebon, Prof Dr Aan Jaelani MAg mengatakan, jika pembangunan gedung siber IAIN ini merupakan amanah, sehingga gedung siber ini merupakan bagian penting bagi IAIN Cirebon dan tentunya juga untuk para mahasiswa dalam menunjang proses perkuliahan.

Menurut Prof Aan, gedung untuk peningkatan peningkatan layanan digital dan berbagai macam aktivitas lainnya ini, sangat menunjang bagi proses perkuliahan, seperti pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di IAIN Cirebon.

"Berbagai kegiatan tersebut mungkin akan dilaksanakan di gedung siber IAIN Cirebon ini. Bahkan gedung siber IAIN Cirebon ini merupakan bagian penting untuk menunjang proses perkuliahan di kampus setempat," katanya.

Untuk itu, Prof Aan berharap, semua pihak di IAIN Cirebon agar memberikan dukungan penuh sehingga gedung ini dapat diselesaikan sesuai ketentuan dan tepat waktu.

Prof Aan pun juga meminta kepada rekanan yang mengerjakan pembangunan tersebut agar terus berkordinasi dengan tim. Hal itu dilakukan agar pembangunan gedung siber IAIN Cirebon ini bisa berjalan lancar, sesuai ketentuan, dan tepat waktu. (din)

Seluruh Fraksi Setuju, DPRD Bentuk Empat Pansus Raperda Inisiatif

CIREBON, FC – Semua fraksi di DPRD Kota Cirebon menyetujui empat raperda inisiatif dibahas lebih lanjut dengan membentuk panitia khusus (pansus). Keputusan ini diambil dalam rapat paripurna yang berlangsung di ruang Griya Sawala gedung DPRD, Senin (10/4/2023).

Memimpin jalannya rapat, Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana menjelaskan pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat paripurna pada 30 Maret 2023 lalu. Di mana keempat raperda diusulkan oleh Komisi I, II, III dan Bapemperda.

Adapun empat raperda tersebut terdiri dari Raperda tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika, Raperda tentang Fasilitasi Perlindungan Penyandang Disabilitas, Raperda tentang Penyelenggaraan Program Keluarga Berencana, serta Raperda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren di Kota Cirebon.

“Berdasarkan Peraturan DPRD Kota Cirebon Nomor 1/2021 tentang Tata Tertib DPRD pasal 11, pengusul harus memberikan penjelasan terhadap raperda yang diusulkan. Dilanjutkan dengan tanggapan walikota. Setelah itu, semua fraksi memberikan jawaban atas tanggapan yang disampaikan walikota,” kata Ruri.

Saat rapat berlangsung masing-masing juru bicara pengusul raperda memberikan penjelasan terperinci. Baik dari sisi urgensi maupun fungsi dari empat raperda inisiatif DPRD tersebut.

Setelah itu, seluruh fraksi menyepakati agar semua raperda dapat dibahas secara komprehensif dan mendalam pada tingkat pansus. Sebab, empat raperda ini memiliki peran yang sangat penting untuk masyarakat Kota Cirebon ke depannya.

“Dalam rangka upaya percepatan pembahasan raperda ini, kami minta Pemda Kota Cirebon segera membentuk tim asistensi,” ujar Ruri.

Dalam rapat paripurna kali ini Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH dan Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati berhalangan hadir. Maka sesuai dengan surat tugas yang diberikan, tanggapan terhadap empat rapeda prakarsa DPRD disampaikan oleh Sekda Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi.

Surat perintah tugas untuk Sekda dengan Nomor 172.4/SP 309-HUK/2023 itu ditandatangani Walikota Cirebon, Nashrudin Azis serta dilekati stempel basah.

Sebagai perwakilan Pemda Kota Cirebon, pihaknya sangat mengapresiasi dan menyambut baik atas adanya usulan empat raperda tersebut. Kendati demikian, pihaknya memberi sejumlah saran.

Misalnya untuk Raperda tentang Penyelenggaraan Program Keluarga Berencana Kota Cirebon, pihaknya menilai regulasi ini akan sangat membantu dalam upaya pembangunan daerah mencakup semua dimensi dan aspek kehidupan. Khususnya pembangunan keluarga yang harus dibina serta dikembangkan.

Agus menambahkan, keberadaan raperda yang menyangkut narkotika bakal memberikan dampak besar ke depannya. Sebab, regulasi tersebut berfungsi sebagai landasan hukum guna mengatur fasilitasi pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta prekursor narkotika terutama di Kota Cirebon.

“Tentunya dengan batas-batas yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang mengatur kewenangan Pemerintah Daerah Kota Cirebon,” papar Agus.

Pemda Kota Cirebon juga sangat mengapresiasi adanya usulan Raperda tentang Fasilitasi Perlindungan Penyandang Disabilitas dan Raperda tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren. Kedua raperda ini diharapkan dapat menjadi regulasi yang fundamental untuk masing-masing sektornya.

“Perkembangan pesantren dalam menjalankan fungsi pendidikan, fungsi dakwah, dan fungsi pemberdayaan masyarakat di Kota Cirebon saat ini memerlukan dukungan regulasi di tingkat daerah. Diharapkan penyelenggaraan pesantren melalui tiga fungsi tersebut dapat terlaksana secara menyeluruh dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Cirebon,” katanya. (din)