Selain pembagian masker, petugas juga memberikan imbauan tentang protokol kesehatan yakni 3M, yaitu selalu pake masker, jaga jarak dan cuci tangan dengan sabun.
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Senin, 11 Januari 2021
Polsek Talun Pimpin Operasi Yustisi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan 3M
Selain pembagian masker, petugas juga memberikan imbauan tentang protokol kesehatan yakni 3M, yaitu selalu pake masker, jaga jarak dan cuci tangan dengan sabun.
Kamis, 07 Januari 2021
Perkuat Performa Kampus, 36 CPNS di Lingkungan IAIN Cirebon Mendapat Pembinaan
FOKUS CIREBON, (FC)- IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar kegiatan pembinaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 seebanyak 36 orang. Kegiatan tersebut digelar di lantai 3 gedung rektorat IAIN selama 4 hari, Kamis (7/1/2021).
Bupati Cirebon dan Wagub Jabar Temui Fadli yang Lahir Tanpa Anus
FOKUS CIREBON, (FC) - Disela kunjungan kerjanya di Kabupaten Cirebon, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, diajak Bupati Cirebon, untuk menengok Fadli Rahman (14).
Fadli merupakan warga Desa Setu Wetan Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon, yang memiliki kelainan, karena lahir tanpa anus.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub mengaku siap memberikan bantuan untuk Fadli. Namun menurutnya, pihaknya masih menunggu permintaan dari Pemkab Cirebon.
"Karena disini masih ditangani oleh Pemkab Cirebon, kami menunggu saja. Biar jangan tumpang tindih. Tapi kami siap membantu, yang dirasa diperlukan," kata Uu, Kamis 7 Januari 2020.
Uu juga secara pribadi, siap memfasilitasi Fadli, jika ingin meneruskan pendidikan ke pesantren miliknya di Tasikmalaya. Bahkan, ia memastikan tidak ada biaya yang akan dikeluarkan oleh keluarga Fadli.
"Kalau mau mesantren di tempat saya. Di Pesantren Miftahul Huda Tasikmalaya, gratis," kata Uu.
Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron mengatakan, ia mengucapkan terima kasih kepada Kang Uu, yang sudah berkenan untuk diajak blusukan dan mengunjungi salah satu warganya yang memerlukan bantuan medis.
Imron juga menuturkan, Pemerintah Kabupaten Cirebon akan melakukan pendampingan terhadap Fadli, sampai bisa dilakukan tindakan operasi.
" Kami juga meminta doa dari seluruh masyarakat, untuk kesembuhan Fadli," kata Imron. (Nur)
Wagub Jabar Apresiasi Pemkab Cirebon dalam Tangani Bencana di Slangit
FOKUS CIREBON, (FC) - Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum dengan didampingi Bupati Cirebon, Imron, melakukan kunjungan ke Desa Slangit Kecamatan Klangenan Kabupaten Cirebon.
Desa ini beberapa hari yang lalu, diterjang angin puting beliung, yang mengakibatkan sekitar 315 rumah warga, mengalami kerusakan.
Saat mengunjungi Desa Slangit, Uu menilai Pemerintah Kabupaten Cirebon sudah sangat tanggap terhadap penanganan bencana di Slangit ini.
Karena menurut Uu, saat ini sudah terlihat banyak perkembangan yang terjadi dilokasi bencana, seperti perbaikan rumah warga yang rusak.
"Saya ucapkan terima kasih ke Pak Bupati, yang sudah sigap. Saya kesini sudah ada progress, sudah ada perbaikan rumah yang rusak," kata Uu, Kamis 7 Januari 2020.
Uu mengaku diutus langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, untuk melihat secara langsung kondisi terkini Desa Slangit. Uu juga mengetahui informasi terkait bencana ini, melalui sejumlah media massa.
Dalam kesempatan tersebut, Wagub memberikam bantuan berupa Sembako dan uang tunai yang merupakan CSR dari Bank BJB, sebesar Rp 350juta.
"Kami memberikan bantuan ala kadarnya. Pasti kurang, karena yang mengalami kerusakan juga banyak," ujar Uu.
Selain itu, Uu juga berharap adanya gotong royong antar warga, untuk bisa membantu warga yang terkena musibah angin puting beliung ini.
Ia meminta kepada warga, untuk tidak hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah saja. Namun, jika ada yang bisa dilakukan secara gotong royong antar warga, agar bisa segera dilakukan.
"Agar proses perbaikannya bisa cepat selesai," kata Uu.
Uu juga mengungkapkan, bahwa Pemprov Jabar juga memiliki dana untuk penanganan bencana. Jika dana dalam penangana bencana ini dirasa masih kurang, ia meminta kepada Pemkab Cirebon untuk segera mengajukan, sesuai dengan mekanisme yang sudah ditentukan. (Indah)
Rabu, 06 Januari 2021
Kabupaten Cirebon Akan Dapatkan 1,5 Juta Vaksin Covid 19
FOKUS CIREBIN, (FC( - Pemerintah Kabupaten Cirebon akan menerima vaksin covid 19 sebanyak 1,5 juta buah. Untuk tahap pertama, akan diterima sebanyak 8.009 vaksin, yang akan digunakan untuk memvaksin ribuan Tenaga Kesehatan (Nakes).
Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag mengatakan, untuk tahap pertama, nakes memang yang paling didahulukan untuk mendapatkan vaksin. Karena para nakes memiliki resiko paling tinggi, terpapar virus covid 19.
"Ada sebanyak 8.009 vaksin, yang akan diberikan pada 8.009 nakes di Kabupaten Cirebon," kata Imron, Rabu 6 Januari 2020.
Untuk pelaksanaan vaksinasi sendiri, diperkirakan akan dimulai pada Februari nanti. Saat ini, ujar Imron, vaksin tersebut belum tiba di Cirebon.
Selain vaksinasi untuk nakes, beberapa unsur lainnya yang nanti akan didahulukan mendapatkan vaksin, yaitu anggota polisi, TNI, tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Imron juga mengungkapkan, bahwa Kabupaten Cirebon akan mendapatkan sebanyak 1,5 juta vaksin. Pihaknya akan memprioritaskan warga yang berumur 18-59 tahun.
" Untuk masyarakat umum, ada sekitar 1,5juta vaksin. Diperkirakan akan diberikan pada bulan april," ujar Imron.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni menuturkan, bahwa yang mendapatkan vaksin, memang hanya warga yang berumur 18-59 tahun.
Namun menurut Eni, warga yang divaksin nanti, akan bisa melindungi anak-anak dan lansia dari penularan covid 19.
Pelaksanaan vaksin sendiri, akan dilaksanakan di 75 fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Cirebon. Termasuk diantaranya, yaitu seluruh Puskesmas yang ada di Kabupaten Cirebon.
"Ada 75 vaksinator. Setiap Puskesmas ada satu vaksinator," kata Eni.
Eni memastikan, bahwa seluruh fasilitas kesehatan yang ditunjuk untuk melaksanakan vaksinasi, sudah siap untuk melaksanakan vaksinasi. Seluruh fasilitas yang dibutuhkan juga sudah tersedia, termasuk tempat penyimpan vaksin.
Selasa, 05 Januari 2021
Rektor IAIN Cirebon Belum Memastikan Perkuliahan Offline di Tahun 2021
FOKUS CIREBON, FC- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengungkapkan, perkuliah offline (tatap muka) di tahun 2021 belum dapat dipastikan.
Pasalnya, menurut Sumanta, semua kegiatan harus terintegrasi dengan pusat, yakni Kementerian Agama RI. Namun, hingga saat ini pihaknya mengaku masih belum mendapat kabar terkait kapan akan diberlakukannya perkuliahan offline.
Ya, belum ada informasi kapan waktunya, kita harus sabar, karena memang kita terintegrasi dengan pusat dan saat ini pemerintah masih terus berjuang melawan virus Covid-19 dengan berbagai cara dan sekuat tenaga, nanti kita tunggu saja informasi selanjutnya,” kata Sumanta usai penanaman pohon di lahan tanah seluas 8.450 M2, GSP Karya Mulya, Selasa (5/1/2021).
Dia mengungkapkan, pihaknya pun sebenarnya sangat berkehendak kondisi kembali stabil. Namun, dirinya pun meminta semua pihak harus mengerti dan menyadari, sebab risiko penularan Covid-19 masih terus berlangsung di tanah air.
Kendati begitu, lanjut Sumanta, kampus yang dipimpinnya ini sudah mempersiapkan berbagai upaya, termasuk berbagai kegiatan yang wajib dilakukan oleh semua sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Disinggung soal kesiapan UIN di tahun 2021, Sumanta menegaskan, semua sudah berjalan baik. Pihaknya tinggal menunggu tahapan-tahapan selanjutnya.
“Sudah siap semua, tinggal menunggu Menteri PAN-RB saja, yang pasti UIN sudah siap dijalankan di kampus ini,” tandas Sumanta. (Nur)





















