This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 20 Mei 2021
IAIN Cirebon Siap Menerima Mahasiswa Baru dengan Fasiltas Belajar dan Dosen Profesional
Rabu, 19 Mei 2021
Walikota Cirebon Berupaya Keras Menjadikan Kota Cirebon Sebagai Kota Ramah Investasi
FOKUS CIREBON, FC - Pemerintah Daerah (Pemda) berupaya keras menjadikan Kota Cirebon sebagai kota yang ramah investasi. Kemudahan berinvestasi dibutuhkan dengan tidak mengesampingkan pengawasan maksimal.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., pada kegiatan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Kemudahan Berusaha bagi Pelaku Usaha di Kota Cirebon, Selasa, 18 Mei 2021. “Saat ini kita tengah menghadapi melambatnya pertumbuhan ekonomi,” ungkap Azis.
Melambatnya pertumbuhan ekonomi ini tidak hanya terjadi secara global, namun juga nasional hingga akhirnya juga berdampak di Kota Cirebon.
Untuk itu, lanjut Azis, dibutuhkan terobosan dan inovasi untuk bisa menggairahkan kembali pertumbuhan ekonomi. “Salah satunya berupa kemudahan untuk berinvestasi,” ungkap Azis.
Pemda Kota Cirebon terus berupaya untuk mempermudah perizinan serta menyelaraskan aturan investasi dengan pemerintah pusat. MelaluiOnline Single Submission-Risk Based Approach(OSS-RBA), maka perizinan dilakukan terpadu dan disederhanakan di seluruh Indonesia.
“Kita juga terus berupaya menjadikan Kota Cirebon sebagai kota yang ramah investasi,” ungkap Azis.
Pada kesempatan itu, atas nama Pemda Kota Cirebon, Azis juga menghaturkan penghargaan yang tinggi kepada sejumlah narasumber yang hadir dan memberikan bimbingannya pada kegiatan yang digelar hari ini.
"Semoga sosialisasi yang digelar hari ini dapat memacu dan memotivasi pelaku usaha dan investor untuk menanamkan modalnya di Kota Cirebon,” ungkap Azis.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan bimbingan teknis yang diselenggarakan hari ini merupakan upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM), sehingga bisa memperikan pelayanan terbaik di sektor perizinan.
“Sehingga pelayanan perizinan memang semakin dipermudah,” ungkap Agus. karena semua perizinan saat ini bisa diajukan secara online.
Hanya saja, bimbingan teknis tetap diperlukan karena Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kota Cirebon belum terintegrasi dalam perizinan tersebut, sehingga masih harus menggunakan mekanisme rekomendasi Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) khususnya untuk zona yang belum jelas peruntukannya.
“Mudah-mudahan RDTR pada semester pertama ini sudah bisa selesai,” ungkap Agus.
Jika RDTR Kota Cirebon telah selesai semester pertama, maka akan langsung terintegrasi dengan perizinan terpadu atau OSS berbasis pendekatan risiko (OSS-RBA).
“Ini akan semakin mempermudah pelaku usaha memperoleh perizinan di Kota Cirebon,” ungkap Agus.
Nantinya setiap calon investor bisa melihat langsung secara online zonasi yang diperbolehkan untuk berinvestasi hingga jenis investasi yang diizinkan di zonasi itu di bidang apa.
“Jadi sudah jelas peruntukannya sehingga mereka tidak perlu datang secara langsung,” ungkap Agus. (din)
Jelang UM-PTKIN, PTIPD IAIN Cirebon Gelar Kegiatan Uji Coba Sistem Seleksi Elektronik
Panitia lokal UM-PTKIN IAIN Syekh Nurjati Cirebon tengah melakukan uji coba SSE demi kelancaran pelaksanakan UM-PTKIN pada minggu depan.
Senin, 17 Mei 2021
Tetap Jalankan Prokes, 800 Pegawai dan Dosen, Ikuti Kegiatan Ramah Tamah di Lingkungan IAIN SNJ Cirebon
FOKUS CIREBON, FC - Untuk menghindari kerumunan, pihak panitia kegiatan ramah tamah yang digelar di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan pemetaan dan penyetingan tempat agar proses ramah tamah tetap menjalankan protokol kesehatan, Senin (17/5/2021).
Minggu, 16 Mei 2021
Besok, Ramah Tamah di Lingkungan IAIN Cirebon Berjalan dengan Protokol Kesehatan yang Ketat
Sabtu, 15 Mei 2021
Anggota DPRD Kota Cirebon Serap Aspirasi Masyarakat Saat Reses
FOKUS CIREBON - Sejumlah Anggota DPRD Kota Cirebon yang tengah melaksanakan kegiatan Reses langsung menyerap berbagai keluhan masyarakat.
Reses masa persidangan II Anggota DPRD Kota Cirebon Fraksi PPP, Tunggal Dewananto dilakukan dengan mekanisme Door to Door ke 150 rumah di RW 8 Kesunean Tengah Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Lemahwungkuk, Jumat (15/5) malam.
Keluhan masyarakat terkait bantuan sosial pada masa pandemi saat ini masih banyak ditemukan di lapangan saat reses dilaksanakan.
“Saya reses dengan mensosialisasikan Covid-19 kepada masyarakat. Agar mereka sadar bahaya covid,” kata pria yang akrab disapa Dewa ini.
Tak hanya itu, labjut Dewa, dirinya pun mensosialisasikan PSBB agar masyarakat tidak resah karena sifatnya sementara.
“Masih banyak warga yang panik dan takut saat PSBB ini. Padahal PSBB hanya sementara dan tidak menutup semua aktifitas,” ujarnya.
Kemudian, lanjut Dewa, PSBB akan selesai pada tanggal 19 Mei 2020 mendatang. Dirinya berharap PSBB jangan diperpanjang karena menyangkut hajat hidup orang banyak.
“Kalau di perpanjang sangat kasian kepada masyarakatnya,” jelasnya.
Tak hanya itu, kata Dewa, aspirasi masyarakat lainnya yakni perbaikan saluran dan jalan di RW 8 RT 8 Kesunean Tengah.
“Mudah-mudahan kedepan bisa dibangun fasilitas olahraga yang layak, serta taman ramah anak,” pungkasnya. (Indah)
Selasa, 11 Mei 2021
Bersama Para Tokoh Nasional, RMB IAIN Cirebon Khataman dan Ijazah Kubro Kitab Nabiyyurahmah
Drs. KH Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama RI 2014-2019) pada kegiatan talkshow puncak

















