Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 20 Mei 2021

IAIN Cirebon Siap Menerima Mahasiswa Baru dengan Fasiltas Belajar dan Dosen Profesional

Salah satu brosur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Prodi Pasca Sarjana IAIN SNJ Cirebon.

FOKUS CIREBON, FC - Brosur Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2021, IAIN Syekh Nurjati Cirebon mulai dibuka bagi lulusan SMA dan Aliyah di wilayah 3 Cirebon dan sekitarnya.

Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Muhamad Arifin M.Pd.I menyatakan, brosur PMB ini sebagai bahan informasi bagi pendaftar untuk lebih mengetahui informasi seputar kampus IAIN Cirebon.

"Ini sebagai media informasi agar Prodi-Prodi yang diminati (Program Studi) dapat diakses langsung oleh para pendaftar melalui informasi yang sudah kami siapkan dan kami sediakan," ucap Arifin.

Brosur yang dikeluarkan, kata Arifin, bukan saja terbatas pada Prodi- Prodi S1, tetapi juga Prodi S2 dan S3 (Pasca Sarjana). 

"Bahkan brosur yang kami siapkan, juga menyangkut fasilitas belajar, termasuk para dosen profesional, sehingga para pendaftar bisa langsung memilih atau menentukan prodi yang diminatinya," terangnya. (din)


Rabu, 19 Mei 2021

Walikota Cirebon Berupaya Keras Menjadikan Kota Cirebon Sebagai Kota Ramah Investasi

Sekda Kota Cirebon


FOKUS CIREBON, FC - Pemerintah Daerah (Pemda) berupaya keras menjadikan Kota Cirebon sebagai kota yang ramah investasi. Kemudahan berinvestasi dibutuhkan dengan tidak mengesampingkan pengawasan maksimal. 

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., pada kegiatan Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Kemudahan Berusaha bagi Pelaku Usaha di Kota Cirebon, Selasa, 18 Mei 2021. “Saat ini kita tengah menghadapi melambatnya pertumbuhan ekonomi,” ungkap Azis. 

Melambatnya pertumbuhan ekonomi ini tidak hanya terjadi secara global, namun juga nasional hingga akhirnya juga berdampak di Kota Cirebon. 

Untuk itu, lanjut Azis, dibutuhkan terobosan dan inovasi untuk bisa menggairahkan kembali pertumbuhan ekonomi. “Salah satunya berupa kemudahan untuk berinvestasi,” ungkap Azis. 

Pemda Kota Cirebon terus berupaya untuk mempermudah perizinan serta menyelaraskan aturan investasi dengan pemerintah pusat. MelaluiOnline Single Submission-Risk Based Approach(OSS-RBA), maka perizinan dilakukan terpadu dan disederhanakan di seluruh Indonesia. 

“Kita juga terus berupaya menjadikan Kota Cirebon sebagai kota yang ramah investasi,” ungkap Azis. 

Pada kesempatan itu, atas nama Pemda Kota Cirebon, Azis juga menghaturkan penghargaan yang tinggi kepada sejumlah narasumber yang hadir dan memberikan bimbingannya pada kegiatan yang digelar hari ini. 

"Semoga sosialisasi yang digelar hari ini dapat memacu dan memotivasi pelaku usaha dan investor untuk menanamkan modalnya di Kota Cirebon,”  ungkap Azis. 

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan bimbingan teknis yang diselenggarakan hari ini merupakan upaya menyiapkan sumber daya manusia (SDM), sehingga bisa memperikan pelayanan terbaik di sektor perizinan. 

“Sehingga pelayanan perizinan memang semakin dipermudah,” ungkap Agus. karena semua perizinan saat ini bisa diajukan secara online

Hanya saja, bimbingan teknis tetap diperlukan karena Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Kota Cirebon belum terintegrasi dalam perizinan tersebut, sehingga masih harus menggunakan mekanisme rekomendasi Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) khususnya untuk zona yang belum jelas peruntukannya. 

“Mudah-mudahan RDTR pada semester pertama ini sudah bisa selesai,” ungkap Agus.  

Jika RDTR Kota Cirebon telah selesai semester pertama, maka akan langsung terintegrasi dengan perizinan terpadu atau OSS berbasis pendekatan risiko (OSS-RBA). 

“Ini akan semakin mempermudah pelaku usaha memperoleh perizinan di Kota Cirebon,” ungkap Agus. 

Nantinya setiap calon investor bisa melihat langsung secara online zonasi yang diperbolehkan untuk berinvestasi hingga jenis investasi yang diizinkan di zonasi itu di bidang apa. 

“Jadi sudah jelas peruntukannya sehingga mereka tidak perlu datang secara langsung,” ungkap Agus. (din)

Jelang UM-PTKIN, PTIPD IAIN Cirebon Gelar Kegiatan Uji Coba Sistem Seleksi Elektronik

 

Panitia lokal UM-PTKIN IAIN Syekh Nurjati Cirebon tengah melakukan uji coba SSE demi kelancaran pelaksanakan UM-PTKIN pada minggu depan.


FOKUS CIREBON, FC - Menjelang Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN), IAIN Syekh Nurjati Cirebon minggu ini langsung melakukan uji coba Sistem Seleksi Elektronik (SSE).

Demikian disampaikan langsung oleh Kepala PTIPD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Darwan, M.Kom kepada media online fokuscirebon.com via telpon selulernya, Rabu, (19/5/2021).

Darwan menjelaskan, untuk persiapannya, Sistem Seleksi Elektronik (SSE) Ujian Masuk UM-PTKIN IAIN Cirebon secara keseluruhan dinyatakan lancar.

"Uji coba SSE ini kita lakukan pada minggu ini, dan berdasarkan pantauan yang kita lakukan dari semua PTKIN, alhamdulillah semuanya lancar, sehingga dipastikan pelaksanaan UM-PTKIN pada 24 Mei 2021 bisa terlaksana dengan baik," ujarnya.

Selain itu, kegiatan UM-PTKIN ini, kata Darwan, pihaknya sudah menyiapkan panitia pengawas lokal dan nanti dalam satu ruangan pengawas memantau sesuai sessi.

Dijelaskan, satu ruangan itu terdapat 20 orang peserta, dan terdapat 13 ruang, sehingga berjumlah 260 peserta dikali 9 sessi. 

Sessi pertama peserta sudah harus standby pada pukul 07.00 WIB pagi, dan SSE baru diaktifkan pada pukul 07.20 WIB, dan pada satu hari itu terdapat tiga sesi. Sedang pengawas untuk satu ruang terdapat 13 orang.

"Pada UM-PTKIN 2021 ini diselenggarakan secara online dan peserta sudah harus mempersiapkan perangkatnya baik laptop maupun handpone selulernya, dengan catatan berkamera dengan baik. 

Namun Darwan tidak dapat memastikan apakah perangkat di pihak peserta bisa berjalan baik atau tidak. Pasalnya, kekurangan sistem online ini terletak pada koneksitas, baik sinyal maupun perangkat pesertanya sendiri.

Sedang kelebihannya dapat mempermudah peserta dan tidak harus datang, dengan SSE ini peserta cukup dari rumah.

Sementara itu, Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H. Muhamad Arifin M.Pd.I menyatakan, persiapan SSE yang diuji cobakan pada minggu ini, untuk memastikan kelancaran SSE UM-PTKIN IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada minggu depan.

"Alhamdulillah, berdasarkan pantauan kami di lapangan, uji coba ini berjalan sukses dan lancar. Semoga pada pelaksanaannya nanti juga berjalan sukses dan lancar," tandas Arifin. (din)

Senin, 17 Mei 2021

Tetap Jalankan Prokes, 800 Pegawai dan Dosen, Ikuti Kegiatan Ramah Tamah di Lingkungan IAIN SNJ Cirebon

Tetap jalankan Prokes, ramah tamah di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon berjalan sukses dan lancar, Senin, (17/5/2021).


FOKUS CIREBON, FC - Untuk menghindari kerumunan, pihak panitia kegiatan ramah tamah yang digelar di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon melakukan pemetaan dan penyetingan tempat agar proses ramah tamah tetap menjalankan protokol kesehatan, Senin (17/5/2021).

Salah satu pemetaan yang dilakukan, kata H Mahmud, dengan dipecah per Fakuktas. Selain itu, absensi juga dilakukan melalui dua jalur, yakni absensi elektronik dan absensi manual.

"Kita petakan per fakultas, hal ini agar tidak tejadi penumpukan dan semua harus menjalakan protokol kesehatan (prokes). Absensi pun dilakukan di masing-masing fakultas," terang Analis Kepegawaian Madya/Koordinator Bidang Kepegawaian, H Mahmud kepada media online fokuscirebon.com.

Mahmud menjelaskan, pada kegiatan ramah tamah ini sedikitnya melibatkan 800 orang yang terbagi kedalam masing-masing Satker, mulai dari dosen hingga karyawan. Tempat dalam kegiatan ramah tamah ini, kita setting di luar gedung, yakni di halaman depan Rektorat.

"Ya, ada 800 pegawai, dosen dan karyawan pada kegiatan ramah tamah ini, semua wajib mengenakan masker, cuci tangan dan berjarak tidak bersalaman, hingga absen pun dilakukan di masing-masing fakultas," ujar Mahmud.

Ditanya terkait yang tidak hadir, Mahmud menjelaskan, mereka yang absen harus ada surat keterangan dari dokter. Sebab, biasanya pasca lebaran ini ada tim pemeriksa dari Itjen terkait kehadiran.

"Usai ramah tamah, mereka masing masing langsung kembali ke tempat kerja. Karena tgl 17 Mei 2021, hari ini seluruh pegawai wajib hadir dan bekerja," jelasnya.

Mahmud juga menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan ramah tamah tersebut. Menurut Mahmud kegiatan ini untuk meningkatkan rasa persaudaraan agar lebih erat di semua satker.

"Dengan konsep ramah tamah ini, diharapkan semakin menjalin persatuan, rasa gotong royong dan terbangun persaudaraan dan kebersamaan," pinta Mahmud yang juga berharap covid 19 segera hilang dari bumi indonesia. (din)








Minggu, 16 Mei 2021

Besok, Ramah Tamah di Lingkungan IAIN Cirebon Berjalan dengan Protokol Kesehatan yang Ketat

Inilah tempat yang dipersiapkan untuk kegiatan ramah tamah, besok Senin,(17/5/2021) dengan setting ruangan yang mengedepankan penerapan protokol kesehatan (Prokes)


FOKUS CIREBON, FC - Hari Raya Idul Fitri 1442 H, selalu menjadi momentum untuk bersilaturrahmi dan saling maaf memaafkan. Hal ini juga dilakukan di lingkungan kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, yang berencana akan menggelar kegiatan ramah tamah dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes), dan kegiatan dipastikan berjalan ketat.

Pranata Humas IAIN Syekh Nurjati Cirebon, H Muhamad Arifin M.Pd.I menyampaikan, bahwa kegiatan ramah tamah tersebut akan dilaksanakan pada Senin, (17/5/2021).

Adapun susunan dan tata cara ramah tamah di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon, kata Arifin, kegiatan tersebut akan dimulai pada pukul 08.30 WIB pagi, dengan susunan dan tata cara Rektor, Wakil Rektor, Dekan-Dekan, Direktur Pascasarjana dan kepala Biro AUAK berdiri di depan  pintu masuk Rektorat.

Kemudian, kegiatan ini menggunakan konsep Drive thru yakni dosen dan karyawan berjalan di depan Rektor dan unsur pimpinan.       

Pada kegiatan ini, tegas Arifin, tidak diperkenankan untuk bersalaman, dan kegiatan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes). Setelah itu dosen dan karyawan langsung kembali ke unit masing-masing untuk mengisi absen manual.

"Itulah susunan dan tata cara  kegiatan ramah tamah yang rencana akan digelar besok. Semoga kegiatan ini berjalan baik dan sukses," terang Arifin. (din) 

Sabtu, 15 Mei 2021

Anggota DPRD Kota Cirebon Serap Aspirasi Masyarakat Saat Reses

FOKUS CIREBON - Sejumlah Anggota DPRD Kota Cirebon yang tengah melaksanakan kegiatan Reses langsung menyerap berbagai keluhan masyarakat. 

Reses masa persidangan II Anggota DPRD Kota Cirebon Fraksi PPP, Tunggal Dewananto dilakukan dengan mekanisme Door to Door ke 150 rumah di RW 8 Kesunean Tengah Kelurahan Kasepuhan Kecamatan Lemahwungkuk, Jumat (15/5) malam.

Keluhan masyarakat terkait bantuan sosial pada masa pandemi saat ini masih banyak ditemukan di lapangan saat reses dilaksanakan.

“Saya reses dengan mensosialisasikan Covid-19 kepada masyarakat. Agar mereka sadar bahaya covid,” kata pria yang akrab disapa Dewa ini.

Tak hanya itu, labjut Dewa, dirinya pun mensosialisasikan PSBB agar masyarakat tidak resah karena sifatnya sementara.

“Masih banyak warga yang panik dan takut saat PSBB ini. Padahal PSBB hanya sementara dan tidak menutup semua aktifitas,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Dewa, PSBB akan selesai pada tanggal 19 Mei 2020 mendatang. Dirinya berharap PSBB jangan diperpanjang karena menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Kalau di perpanjang sangat kasian kepada masyarakatnya,” jelasnya.

Tak hanya itu, kata Dewa, aspirasi masyarakat lainnya yakni perbaikan saluran dan jalan di RW 8 RT 8 Kesunean Tengah.

“Mudah-mudahan kedepan bisa dibangun fasilitas olahraga yang layak, serta taman ramah anak,” pungkasnya. (Indah) 

Selasa, 11 Mei 2021

Bersama Para Tokoh Nasional, RMB IAIN Cirebon Khataman dan Ijazah Kubro Kitab Nabiyyurahmah

Drs. KH Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama RI 2014-2019) pada kegiatan talkshow puncak


CIREBON, FC - Rumah Moderasi Beragama IAIN Syekh Nurjati (RMB Sejati) bekerjasama dengan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI), JalaStoria, AMAN Indonesia, BPIP RI dan mubadalah.id menggelar Khataman dan Ijazah Kubro Kitab Nabiyyurahmah. Senin, (10/05/2021).

Kegiatan yang berlangsung secara daring tersebut merupakan puncak dari gelaran program talkshow Ramadan Salam, yang digelar selama bulan puasa.

Kajian kitab karya Dr. H. Faqihudin Abdul Kodir, Lc., MA itu dibedah oleh beberapa tokoh nasional, antara lain: Prof. Azyumardi Azra, Ph.D (Presiden AMAN Indonesia), KH. Helmi Ali Yafie (KUPI), Mayjen Dudung Abdurrachman, MM (Pangdam Jaya), Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo (Gubernur Lemhannas RI), Ruby Kholifah MA (AMAN Indonesia), Dr. Ninik Rahayu, MS (Direktur JalaStoria), Henny Supolo Sitepu, MA (Yayasan Cahaya Guru).

Dr. H. Faqihudin Abdul Kodir, Lc., MA menuturkan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk memperdalam wawasan keislaman, utamanya merespon problematika kebangsaan dan keindonesiaan dengan perspektif Islam Rahmatan lil alamin sebagai pondasi utama. 

Selain itu menurutnya, melalui kitab tersebut, diskursus tentang perspektif moderasi dalam pemahaman teks-teks keagamaan dan praksis sosial dikaji dengan baik. 

“Bagaimana perspektif moderasi dalam pemahaman teks-teks keagamaan ini bukan hanya menjadi standar operasional dalam kajian tetapi juga merasuk  dan membudaya dalam kehidupan praksis sosial,”. Imbuh penulis kitab yang juga ketua RMB Syekh Nurjati.

Kegiatan puncak tersebut diawali dengan pembacaan khataman oleh M. Ikhwanudin (Universitas Muhammadiyah Surabaya) dan Nur Kholilah Mannan (PP Nurul Islam Sumenep Madura), serta doa khataman oleh Nyai Hj. Durrotul Ma’munah, M.Pd (PP Asy-Syamsuriah Brebes). 

Muhammad Maimun, MA, MSI selaku Penanggungjawab Kegiatan dan sekretaris RMB Sejati menuturkan bahwa peserta kegiatan berjumlah ratusan dan berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, dari akademisi, mahasiswa, santri hingga ulama, utamanya yang mengkaji kitab Nabiyyurahmah.

 “Antusiasme yang besar ditunjukan sejak pendaftaran, dan partisipasi peserta sepanjang forum, dari khataman, talkshow hingga peng-ijazahan,”. tambah Maimun.

Pada kegiatan talkshow puncak yang digelar, hadir sebagai narasumber Drs. KH Lukman Hakim Saifuddin (Menteri Agama RI 2014-2019), Dr. KH. Marzuki Wahid (Dosen IAIN Syekh Nurjati), Dr. Ninik Rahayu, MS (Direktur JalaStoria), dan Ruby Kholifah MA (AMAN Indonesia). 

Lukman Hakim Saifuddin menguraikan bahwa kondisi faktual keberagamaan kita saat ini berada pada dua titik ekstrem, sehingga perlu ada pemahaman dan upaya untuk memoderasi cara beragamanya, bukan agamanya. 

Selain itu menurutnya bahwa realitas keindonesiaan kita berada pada dua hal penting, yaitu keberagaman (pluralitas) dan keberagamaan (religiusitas).

Kebangsaan dan keagamaan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan. Maka ajaran rahmah menjadi penting, terkait dengan persaudaraan sebangsa. 

“Maka, akhlak mulia menjadi puncak dari ajaran Islam Rahmatan Lil Alamin dengan pemahaman agama yang penuh cinta dan kasih sayang seperti yang diuraikan dalam kitab Nabiyyurahmah,”. tutur LHS, sapaan akrabnya.

Sejalan dengan hal itu, Dr. Ninik Rahayu, MS menyebutkan bahwa misi agama adalah untuk menciptakan perdamaian, menuntut cara hidup dengan penuh kasih sayang, bukan justru dengan melegalisasi praktik kekerasan.

“Bahkan agama mampu menyelesaikan problematika kebangsaan melalui nilai-nilai Islam Rahmatan lil Alamin dan konstitusi kita sudah memberikan jaminan terhadap praktik kehidupan beragama masyarakat Indonesia,”. ungkap Ninik.

Hal ini dikuatkan oleh statement KH. Marzuki Wahid merespon masih tumbuh subur nya praktik kekerasan dan intoleransi dalam beragama. 

Menurutnya, semakin kita mampu mendalami ilmu agama, justru kita akan menjadi pribadi yang lembut, arif, bijak dan rahmah, bukan justru sebaliknya.
 
“Oleh karena itu, Pesantren dan Perguruan Tinggi memiliki peran signifikan dalam mengajarkan wawasan Islam Rahmatan lil Alamin, melalui pengkajian, penelitian dan peran sertanya dalam kehidupan masyarakat,”. katanya.

Perspektif lain disampaikan oleh Ruby Kholifah, terkait dengan sentralitas peran perempuan dalam mewujudkan perdamaian.

Menurutnya, Leadership perempuan lintas agama menjadi sangat penting dalam pembangunan perdamaian. Melalui perempuan, transformasi keberagamaan dapat merasuk dalam keluarga dan diterima oleh masyarakat. 

“Selain itu, Bicara membangun perdamaian juga tidak boleh abstrak hanya pada tataran konsep dan narasi, melainkan mewujdukan dengan sesuatu yang nyata. Sehingga bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” tandasnya.

Menutup sesi khataman dengan prosesi Ijazah Kubro Kitab Nabiyyurahmah, Dr. H. Faqihudin Abdul Kodir, Lc, MA yang juga ketua RMB Sejati berpesan bahwa kitab tersebut dapat dibaca dan dimanfaatkan oleh siapapun dalam rangka mewujudkan prinsip kasih sayang Islam dalam relasi sosial sesama insan, yang bermartabat, adil, maslahat, selalu bekerjasama, saling menolong satu sama lain, bahagia dan membahagiakan. 

Selain itu menurutnya, sebagai mandatory program prioritas Kementerian Agama RI, RMB Sejati melalui berbagai inisiatif program yang diadakan, akan senantiasa konsisten membumikan nilai-nilai tawassut, tawazun, I’tidal dan Tasamuh untuk me-reproduksi kehidupan keislaman yang berwawasan Islam Ahlu Sunnah Waljamaah. 

“Mengembangkan budaya masyarakat yang toleran, harmonis dan menghargai kewarnegaraan Bhineka. Mewujudkan Indonesia yang adil, aman dan sejahtera,” pungkasnya. (Fas)