Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 09 Juli 2020

TNI Korps Marinir Berikan Penyuluhan Dan Bakti Sosial Di Cianjur


CIANJUR-- Tentara Nasional Indonesia (TNI) Korps Marinir melaksanakan penyuluhan dan bakti sosial ke ratusan warga yang ada di wilayah Kecamatan Pacet, Sukaresmi, dan Cipanas, Kamis (9/7), di Gedung Sukanagalih, Cianjur.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Asisten Potensi Maritim Komandan Korps Marinir (Aspotmar Dankormar) Kolonel Marinir Raja E. Girsang, Dandim 0608 Cianjur, Letkol Inf. Rendra Dwi Andhani, Danyon Yonarmed 5/105 Tarik, Letnan Kolonel Arm Krisrantau Hermawan, Polres serta Forkompimda dan Forkompimcam di wilayah setempat.

Asisten Potensi Maritim Komandan Korps Marinir (Aspotmar Dankormar) Kolonel Marinir Raja E. Girsang mengatakan, serbuan teritorial TNI Korps Marinir tahun 2020 yang mengambil di wilayah Kodim Cianjur ini adalah bakti sosial meliputi penyuluhan pertanian, perikanan, dan profit margin dengan penanaman jenis holtikultura dan bibit ikan.

"Kita rencanakan penanaman jagung dan beberapa jenis hortikultura sayuran lainnya," katanya.

Program kedepan, kata Kolonel Raja, Marinir juga akan menyentuh ke wilayah pesisir selatan. Termasuk pembinaan terhadap nelayan, dan masyarakat pesisir.

"Jadi bagaimana kita melakukan pembinaan, pembibitan, ataupun kegiatan nelayan yang bersifat meningkatkan ekonomi dengan baik untuk menjadi mata pencaharian dan mencukupi kebutuhan gizi masyarakat Cianjur," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Cianjur, sekaligus mewakili Plt Bupati Cianjur, Winny mengatakan, sangat mengapresiasi sekali adanya program yang diselenggarakan oleh TNI khususnya Marinir kepada para petani dan nelayan.

"Kami berterima kasih adanya bantuan ini, semoga bermanfaat bagi warga Cianjur khususnya terhadap petani dan nelayan," ungkap Winny.

Dandim 0608 Cianjur, Letkol Inf. Rendra Dwi Andhani mengatakan, pelaksanakan sosialisasi dan penyuluhan ini dalam rangka serbuan TNI yang diprakarsai oleh Korps Marinir Mabes TNI, dengan harapan bisa membantu perbaikan ekonomi masyarakat khususnya di Kecamatan Sukaresmi, Pacet, dan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

"Mudah-mudahan dengan program ini kami selaku aparat TNI bisa menjangkau wilayah dan bekerjasama berkoordinasi secara intens. Sehingga sama-sama memajukan masyarakat dan memberikan kemandirian bagi warga," kata Rendra. (dade)

Rabu, 08 Juli 2020

Peneliti Puslitbang BIMAS KEMENAG RI Kunjungi Masjid Subulussalaam


HARJAMUKTI, FC- Masjid Subulussalaam RW 14 Permata Harjamukti Utara, Kelurahan Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon mendapat kunjungan kehormatan dari Peneliti Pada Puslitbang Bimas Agama & Layanan Keagamaan Badan Litbang & Diklat Kementerian Agama RI, H. Ibnu Hasan Muchtar, Lc, MA, Rabu (8/6/2020).

Pada kesempatan tersebut H.Ibnu yang di dampingi Ahmad Falah Penyuluh Agama Islam, menyampaikan maksud dan tujuan kehadirannya ke Kota Cirebon, Khususnya ke Masjid Subulussalaam dalam rangka upaya mengecek dan meneliti apakah Protokol Kesehatan COVID 19 dilaksanakan sesuai aturan dan petunjuk dari Kementerian Agama RI.

Menurutnya, protokol Kesehatan di setiap masjid di seluruh Indonesia harus di laksanakan dengan sebaik-baiknya dalam rangka mencegah terjadinya penularan Virus COVID 19 yang sampai saat ini belum ada vaksin untuk penyembuhannya.

Ibnu Hasan berharap, agar DKM Subulussalaam tetap memperhatikan protokol kesehatan selama melaksanakan sholat berjamaah, seperti cuci tangan pakai sabun sebelum berwudhu, cek suhu tubuh, pakai hansanitizer, memakai masker dari rumah dan selama berada di masjid,, jaga jarak sesama jamaah serta tidak melakukan bersalaman sesama jamaah dan Langsung pulang ke rumah setelah kegiatan peribadatan selesai.

Sementara itu Ketua DKM Subulussalaam Naim Abdurachman yang di wakili Wakil Ketua DKM Didi Sunardi SE saat menerima kunjungan tersebut menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih atas kehadiran H. Ibnu Hasan Muchtar, Lc MA selaku Peneliti Pada Puslitbang Bimas Agama Kementerian Agama RI yang telah datang dan meneliti mengenai pelaksanaan Protokol Kesehatan di Masjid Subulussalaam.

Lebih lanjut pria yang juga Sekretaris PD DMI Kota Cirebon tersebut menjelaskan bahwa selama ini pihaknya senantiasa memberikan pelayanan dan kenyamanan kepada jamaah dengan sebaik-baiknya serta memperhatikan Protokol Kesehatan sebagai mana Himbauan yang di keluarkan baik Itu dari Kementerian Agama RI maupun Surat Edaran Walikota Cirebon juga memperhatikan maklumat yang di keluarkan oleh pihak MUI.

Sementara itu, Sekretaris DKM Subulussalaam Solikhin dan Wakilnya Sukarna SE menambahkan bahwa selama ini kegiatan peribadatan dan kegiatan Majelis Ta'lim lain nya selama masa Pandemi Covid 19 ini tetap dilaksanakan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan sebagai mana yang telah ditentukan oleh berbagai pihak .

" Dengan kehadiran Peneliti dari Puslitbang Bimas Islam Kemenag RI diharapkan bahwa Masjid Subulussalaam benar benar layak Melaksanakan Peribadatan dan ibadah lainnya sebagaimana ketentuan yang berlaku, ujar Sukarna menjelaskan.


Kehadiran Peneliti dari Puslitbang Bimas Islam Kementerian Agama RI disambut oleh Pengurus DKM dan Jamaah Masjid Subulussalaam. (Lan)

Dit.P3GTK Kemendikbud Gelar Seri Webinar Guru Belajar


JAKARTA - Seri Webinar Guru Belajar kembali ada Episode 7 untuk hari Kamis, 8 Juli 2020, pukul 09.00 – 11.00 WIB akan diselenggarakan dengan bertema "Pengendalian Mutu Peserta Didik dalam rangka Merdeka Belajar". 

Webinar ini terbuka untuk semua Ibu/Bapak Penilik, Guru, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah dan PTK Lainnya.

Bagaimana baik untuk "Pengendalian Mutu Peserta Didik dalam rangka Merdeka Belajar" dan apa yang diijalankan oleh Penilik dari pengendalian mutu kepada lembaga-lembaga PAUD dan Dikmas ini akan dibagikan oleh pakar pakar dari Guru Besar UPI Bandung Bapak Prof. Dr. H. Achmad Hufad, M.Ed, Kepala PP PAUD dan Dikmas Jawa Tengah Bapak Ir. Jayeng Baskoro, M.
Pd dan Ketua Umum IPI Bapak Dr. Tasim Setiabudi. 

Kuota terbatas untuk Zoom hanya 500 peserta secara acak. Disiarkan langsung melalui Youtube P3GTK Kemdikbud.

Bagi yang berminat mengikuti Seri Webinar Guru Belajar dapat melakukan registrasi melalui https://bit.ly/DaftarWebinarSeries-7 dan bagi yang berminat bertanya kepada Narasumber bisa melalui https://bit.
ly/TanyaWebinarSeries-7 serta ada juga link survey https://bit.
ly/survei_tanggapan_webinar7 Peserta yang terdaftar dan mengikuti seri webinar guru belajar ini akan mendapatkan e-sertifikat bila mengikuti secara penuh dari Zoom Meeting dan Youtube dengan persyaratan mengisi daftar hadir pada sesi Webinar Guru Belajar dan Daftar Hadir dibagikan melalui Zoom Chat dan Youtube chat pada pukul 10,00 WIB. 

Info daftar hadir di https://bit.Iy/DaftarHadirWebinarSeries-7 Informasi lebih lanjut akan disampaikan melalui email masing-masing. Mari berbagi dan belajar bersama. (Dade)

Kodim 0608/Cianjur Salurkan Ribuan Sembako Tahap Dua


CIANJUR - Komandan Kodim 0608/Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani SE., M. Han melepas ribuan sembako Jabar Sehat Lahir Bathin dari Provinsi Jabar bagi masyarakat terdampak wabah Corona (Covid-19).

Pelepasan ribuan sembako tahap dua tersebut dilakukan di Makodim 0608/Cianjur yang diangkut menggunakan Ojeg Online (Ojol), Paguyuban Motor Ojeg Cianjur (PMOC) dan Pos Giro Cianjur,  menuju sasaran rumah warga.

Dandim mengatakan, pembagian paket bantuan berupa sembako untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak wabah virus corona, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu.
 
"Kegiatan diawali dengan pelepasan pendistribusian, selanjutnya para peserta bergerak menyebar ke lokasi sasaran yang telah ditentukan di Cianjur.Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan aturan protokol kesehatan yang ditetapkan Pemerintah, antara lain wajib menjaga jarak dan memakai masker selama pelaksanaannya," kata Rendra.

Rendra menjelaskan, sebanyak 1650 paket sembako dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu yang pendistribusiannya secara tersebar, dengan harapan dapat meringankan beban saudara-saudara kita tersebut dalam menghadapi dampak penyebaran wabah Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona. 

"Kami tergugah melihat kesulitan masyarakat yang tengah berjuang untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan mereka sekeluarga selama adanya wabah ini. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita," ujarnya.

Paket sembako tersebut dibagikan kepada warga di Kelurahan Muka sebanyak 1061, dan sebanyak 589 dibagikan kepada warga yang tersebar di wilayah Kecamatan Cianjur. (dade)

Senin, 06 Juli 2020

Kendati Pembangunan Terminal Kijing Kembali Berjalan, Protokol Kesehatan Tetap Dilakukan


JAKARTA - Hingga semester I tahun 2020, pembangunan Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat sudah mencapai lebih dari 55 persen. IPC memastikan pembangunan Terminal Kijing terus berjalan dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan, dan diharapkan bisa selesai pada kuartal keempat tahun ini.

Direktur Utama IPC, Arif Suhartono mengatakan pekerjaan itu meliputi pembangunan dermaga, trestle (jalan penghubung antara area darat dan terminal), pengerasan tanah area darat, pembangunan gedung kantor, serta bangunan pendukung lainnya di pelabuhan. 

"Hingga semester I tahun 2020, pembangunan Terminal Kijing di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat sudah menyerap dana investasi sebesar Rp. 2,37 triliun," kata Arif, Senin (6/7). 

Biaya pembangunan Terminal Kijing tahap pertama dianggarkan sebesar sebesar Rp. 5 triliun. Dana tersebut digunakan antara lain untuk pengadaan tanah, pembangunan fisik terminal, dan biaya kegiatan pembangunan fasilitas pendukung lainnya.

Arif berharap pembangunan tahap I selesai sesuai rencana, dan bisa mulai diujicobakan pada kuartal keempat tahun ini. 

"Terminal Kijing merupakan pengembangan dari Pelabuhan Pontianak, yang menjadi salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN)," ujarnya. 

Lebih lanjut,  kata Arif mengungkapkan Terminal Kijing diproyeksikan menjadi kawasan pelabuhan terbesar di Kalimantan, dan akan menjadi salah satu pelabuhan hub di Indonesia. Luas kawasan pelabuhan ini mencapai 200 hektar, meliputi area terminal di sisi laut, trestle sepanjang 3,5 Kilometer, serta area kantor dan sarana pendukung pelabuhan lainnya di sisi darat.

"Sebagai pelabuhan hub, Terminal Kijing dirancang untuk mampu melayani kapal kontainer ukuran besar dengan kapasitas di atas 10 ribu TEUs. Terminal peti kemasnya sendiri dibangun dengan kapasitas 2 juta TEUs per tahun. Nantinya Terminal Kijing akan terintegrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus, yang diharapkan akan mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi khususnya di Kalimantan Barat, ungkap Arif. (dade)

Wakil Walikota Cirebon Dan Dirjen PSP Kementerian Pertanian RI Berdiskusi Soal Model Kawasan RPL


FOKUS CIREBON - Langkah cepat yang dilakukan Wakil Walikota Cirebon Hj Eti Herawati dalam membangun dan menata kota menjadi daerah ramah lingkungan, ternyata tidak main-main. Eti Herawati sendiri melakukan  silaturahmi dan berdiskusi dengan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian RI, Senin (6/7/2020).

Dalam diskusi itu, banyak hal dibahas, termasuk tentang 
model Kawasan Rumah Pangan Lestari (RPL).

Menurut Eti, RPL tersebut menggunakan prinsip urban farming dengan memanfaatkan pekarangan yang ramah lingkungan dan dirancang untuk pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga. 

"Urban farming ini bisa dilakukan oleh siapa saja yang memilik lahan, belum dimanfaatkan untuk dijadikan sebagai pertanian perkotaan," ujarnya.

Di Kota Cirebon, katanya, sudah dibentuk beberapa Kelompok Wanita Tani (KWT). Salah satu
aktivitasnya memanfaatkan lahan kosong. 

"Di Kota Cirebon sendiri, sudah dibentuk beberapa Kelompok Wanita Tani (KWT), dalah satu aktivitasnya yakni memanfaatkan lahan kosong lebih produktif untuk budidaya hortikultura dengan sistem hidroponik," katanya.

Kedepan, lanjut Eti, akan kita perkuat KWT ini terutama di setiap
kelurahan, agar terwujud Kota Cirebon yang lebih hijau. (din)

Dibukanya Kembali Lokasi Wisata, Polsek Kepulauan Seribu Antisipasi Lonjakan Wisatawan


JAKARTA - Dengan dibukanya kembali lokasi wisata pantai dan wisata alam di Kepulauan Seribu, Wakapolsek Kepulauan Seribu pun sudah mengambil langkah-langkah guna mengantisipasi lonjakan kunjungan wisatawan ke wilayah ke sejumlah tempat wisata. 

Di Kepulauan Seribu, sektor wisata yang menjadi andalan perekonomian warga Kepulauan Seribu. Maka dengan kembali Dibukanya sejumlah wasata alam tersebut,  mulai perekonomian diharapkan akan kembali bergairah bersamaan bergerak di masa transisi menuju penerapan tatanan kehidupan baru atau new normal.

Untuk antisipasi lonjakan wisatawan tersebut, Polsek Kepulauan Seribu Utara telah menempatkan personil pengamanan sekaligus personil pengawasan protokol kesehatan. 

"Di wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Utara banyak terdapat lokasi lokasi wisata pantai dan lokasi wisata alam yang tersebar di pulau pulau penduduk dan pulau pulau resort," kata Wakapolsek Kepulauan Seribu Utara lptu R Kuswinarno, Senin (6/7).

Wisata di pulau-pulau penduduk adalah lokasi wisata yang menjadi favorit kunjungan wisatawan baik lokal ataupun mancanegara.  

Dengan ramainya kunjungan wisata khususnya pada akhir pekan, kita antisipasi kerawanan gangguan Kamtibmas dengan menempatkan personil Polsek, Polisi Subsektor dan Bhabinkamtibmas di dermaga-dermaga Pelabuhan dan lokasi wisata pantai yang ada di Pulau Kelapa, Pulau Harapan, Pulau Panggang dan Pulau Pramuka.

"Dalam masa pandemi Covid-19 dan masa transisi new normal semua lokasi wisata yang ada di Kepulauan Seribu tetap menerapkan protokol kesehatan ketat bagi wisatawan yang berkunjung, seperti cek suhu badan, wajib menggunakan masker, cuci tangan dengan sabun/hand sanitizer yang sudah disiapkan dan jaga jarak," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Kuswinarno, Personil Polsek yang ditempatkan di dermaga-dermaga pelabuhan, untuk tetap menjaga protokol kesehatan bagi kedatangan atau keberangkatan wisatawan.

Sementara itu, instansi yang tergabung dalam kegiatan pengamanan dan pengawasan di dermaga dermaga pelabuhan dan lokasi wisata pantai dan alam,  antara lain Polsek Kepulauan Seribu Utara, Polisi Subsektor, Bhabinkamtibmas Kelurahan, Koramil Kepulauan Seribu, Satpol-PP, Tim Gugus Tugas Aman Covid-19 Kepulauan Seribu.

"Pengawasan protokol kesehatan yang kami lakukan bersama dengan Koramil Kepulauan Seribu dan Satpol PP Kepulauan Seribu di lokasi tersebut diatas dilakukan dengan mengedepankan edukasi dan sosialisasi dengan cara humanis, sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 menuju Kamtibmas kondusif masyarakat semakin produktif dan aman Covid-19," ujar Wakapolsek kepada media online fokuscirebon.com. (dade)

Tiga Hari, LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon Menggelar Review 3 Buku Pedoman


FOKUS CIREBON - Review buku diperlukan untuk pijakan di dalam mengimplementasikan program di IAIN Cirebon guna menjamin mutu di kampus ini. 
Maka untuk itu, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menggelar review 3 buku pedoman. Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari, yaitu Senin sampai Rabu (6-8/7/2020) ini bertempat di ruang rapat, lantai 2 gedung rektorat kampus setempat.
Ketua LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Kartimi MPd menjelaskan, ketiga buku tersebut, yaitu Pedoman Monitoring dan Evaluasi, Panduan Teknis Pengajuan Akreditasi di Era Kampus Merdeka, dan Pedoman Audit Mutu Internal.
Riview buku dari LPM diperlukan untuk pijakan di dalam mengimplementasikan program di IAIN Cirebon untuk menjamin mutu di kampus ini. Yaitu terdiri dari, audit mutu internal, auditor daring, pengelolaan penjaminan mutu, petunjuk teknis akreditasi prodi, dan panduan prodi baru di era belajar merdeka,” jelas Kartimi, Selasa (7/7/2020).
Dia mengungkapkan, buku tersebut merupakan hasil kolaborasi LPM dari seluruh Indonesia. Dalam penulisannya, LPM IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengirimkan 2 perwakilan ke LPM Nasional. Kemudian, kata Kartimi, tim nasional mendistribusikan buku tersebut ke sejumlah kampus, termasuk IAIN Cirebon.
Kemudian tim nasional mendistribusikan (buku) dan implementasinya disesuaikan dengan kondisi kampus kita di IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” jelasnya.
Hasil dari review ini, lanjut Kartimi, akan menjadi saran kepada unsur pimpinan di IAIN Sykeh Nurjati Cirebon dalam mengimplementasikan program yang telah dicanangkan kampus. Sehingga, dalam melaksanakan segala aktivitas dapat terarah yang bertujuan demi meningkatkan kualitas dan menyukseskan program kampus.
“Salahsatunya yaitu, IAIN Cirebon ini kan sedang melangkah untuk beralih status dari IAIN menjadi UIN (Universitas Islam Negeri), jadi akan melakukan pengembangan prodi dan fakultas baru serta meningkatkan akreditasi, baik jurusan, fakultas, maupun lembaganya. Dan buku ini menjadi pedomannya,” terang Kartimi.
Bahkan, dia mengungkapkan, tidak hanya 3 buku, sebenarnya buku ini ada 6. Untuk itu, review ini juga akan dijadikan bahan evaluasi dalam penyusunan buku-buku yang lainnya.
“Untuk ke depan, masih banyak pedoman yang harus dibuat terkait SOP pedoman akademik, SOP kurikulum merdeka, penyusunan kurikulum, dan juga kurikulumnya. Dan masih banyak pedoman lainnya demi meningkatkan mutu dan kualitas IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” pungkasnya. (din)

DPRD Kota Cirebon Panggil Dinkes Terkait Jumlah Angka Kasus Positif Baru Covid 19


CIREBON – Jumlah angka kasus positif baru Covid-19 yang semakin bertambah, Pansus Covid-19 DPRD Kota Cirebon menggelar rapat bersama dengan Dinas Kesehatan, Senin (6/7), di ruang rapat serbaguna gedung dewan.
Rapat tersebut membahas berbagai indikator yang menyebabkan jumlah kasus positif terus meningkat secara signifikan.
Selama sepekan terakhir, jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Cirebon bertambah menjadi 11 orang. Padahal, Kota Cirebon sudah dinyatakan daerah zona hijau atau sudah layak memasuki masa adaptasi kehidupan baru (AKB).
Hasil rapat koordinasi dengan Dinkes Kota Cirebon tersebut, menghasilkan beberapa poin penting untuk mengantisipasi jumlah kasus Covid-19 bertambah. Diantaranya, melakukan pelacakan riwayat kontak masif.
Jika ditemukan pasien positif, langsung dilarikan ke rumah sakit untuk diisolasi. Kemudian, petugas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 akan turun ke tempat-tempat umum mendisiplinkan masyarakat wajib memakai masker.
“Bersama pansus membahas tentang persiapan peningkatan kemampuan kapasitas laboratorium, peningkatan kemampuan kapasitas rumah sakit, testing, isolating, kemampuan tracing, hingga kemampuan kami perang sampai Desember,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr H Edy Sugiarto MKes, usai rapat.
Menanggapi jumlah pasien positif yang terus meningkat, Ketua Pansus Covid-19, dr Tresnawaty SpB mengatakan, kemunculan kasus positif baru di Kota Cirebon berasal dari luar daerah. Menurutnya, di masa adaptasi kebiasaan baru ini banyak orang yang menyangka bahwa persebaran virus corona sudah selesai.

Bahkan, aktivitas masyarakat banyak yang mengabaikan protokol kesehatan. Terutama mereka yang berpergian ke luar kota, berpotensi membawa virus atau sebagai orang tanpa gejala.
“Ternyata awal kasus baru yang ada di Kota Cirebon, semuanya dari imported case. Mereka berasal dari Madura dan Jakarta. Mereka datang ke sini dan menyebarkan. Jangan lengah. Kita belum benar-benar new zero case,” terang Tresna. (din)

Tolak RUU HIP, DPRD Kota Cirebon Terima Aspirasi Massa FCB

CIREBON – Massa aksi yang tergabung dalam Forum Cirebon Bersatu (FCB) berunjuk rasa di depan gedung DPRD Kota Cirebon, Senin (6/7). Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi tentang pencabutan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang diprakarsai DPR RI.
Aspirasi mereka diterima langsung oleh pimpinan DPRD melalui rapat audiensi di ruang rapat utama Griya Sawala. Saat rapat berlangsung, satu per satu perwakilan dari organisasi kemasyarakatan menyampaikan maksud dan alasan penolakan RUU HIP menjadi undang-undang. Kendati ranah tersebut merupakan kewenangan DPR RI, FCB berharap DPRD Kota Cirebon bersedia menjadi penyambung lidah aspirasi masyarakat.
“Jangan sampai ada perubahan butir-butir Pancasila. Saya berharap, aspirasi kami bisa segera disampaikan ke DPR RI. Secepatnya disampaikan, karena ini kebijakannya ada di pusat,” katanya.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Handarujati Kalamullah SSos menyampaikan, semangat aspirasi yang disampaikan Forum Cirebon Bersatu ini harus tersampaikan ke pusat. Konteks masalah RUU HIP ini mirip dengan penolakan RUU KUHP, dimana kewenangannya ada di DPR RI.
“Semangat yang kita dukung secara bersama-sama. Sama seperti dengan RUU KUHP beberapa waktu lalu, sebagai DPRD Kota Cirebon akan merekomendasikan membuat surat ke DPR RI, tentunya ini sikap lembaga yang akan ditandatangani lalu sampaikan ke DPR RI,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Andru itu juga berpesan kepada massa pengunjuk rasa untuk tertib dan berlangsung damai saat berdemonstrasi. Diharapkan, anggota DPR RI bisa menerima aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat Kota Cirebon tentang penolakan RUU HIP.

“Kalau penyampaian pendapatnya benar, tertib, terkendali, kami juga semangat menyampaikan. DPRD Kota Cirebon serius mengawal aspirasi ini,” kata Andru. (Agus)

Kinerja DKIS Kota Cirebon Diapresiasi Berbagai Pihak Dalam Memajukan Daerah


FOKUS CIREBON - Siapa yang tak mengenal sosok satu ini, selain lincah juga memiliki ide cemerlang dalam membangun kemajuan daerah. Dia adalah Ma'ruf Nuryasa AP, Kepala DKIS Kota Cirebon.

Sejak lulus STPDN dan kemudian  mengabdi sebagai ASN di pemerintahan Kota Cirebon, karirnya langsung melejit, walau prosesnya dilalui dari bawah. Berbagai jabatan sudah disandangnya, membuat kepemimpinan Ma'ruf kaya pengalaman.

Kendati begitu, Ma'ruf Nuryasa tidak lantas sombong atau lupa diri. Sosoknya tetap masih seperti dulu, low profil, ramah dan supel dengan siapapun. Namun jika sudah pada urusan tugas dan kerja, Ma'ruf sangat disiplin dan penuh dedikasi.

Pada kepemimpinannya di DKIS yang dimulai dari Sekretaris Dinas yang kemudian berpindah tugas menjadi Camat Lemahwungkuk, kemudian tidak lama kembali ke DKIS dengan jabatan Kepala Dinas. 

Proses perpindahan kerja tersebut, dari sejumlah tempat kerja sebelumnya tentu bukan didapat dengan mudah, pasti berliku dan penuh tantangan. Namun berkat kecakapan, kemampuan, keteladanan dan kematangan dalam bekerja, karirnya pun kini berada dipuncak. 

Bagi Ma'ruf setiap jabatan adalah amanah dan amanah adalah tanggungjawab, maka dalam bekerja harus selalu dilandasi rasa tanggung jawab dan keseriusan, Itulah kepemimpinan Ma'ruf yang ditanamkan sejak awal mengabdi sebagai ASN.

Sementara sejumlah keberhasilan yang diapresiasi berbagai pihak diantaranya Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon berhasil memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam naungan Smart City.

Berbagai program Smart City terus dilakukan baik melalui sosialisasi maupun bentuk lainnya, sehingga masyarakat lebih mengenal program Smart City Kota Cirebon.

Sosialisasi tersebut di balut dalam program kuis “Kudu Pinter” dimana DKIS langsung mendatangi masyarakat untuk mengenalkan program Smart City.


“Kami buat program untuk mendatangi masyarakat. Dengan Kuis Kudu Pinter warga dikenalkan berbagai macam program Smart City,” kata Ma’ruf.

Kuis Kudu Pinter tersebut, kata Ma’ruf dikemas melalui smart phone yang dimiliki warga sehingga mereka bisa langsung menjawab pertanyaan di HP masing-masing.

“Kami datang di perkumpulan warga atau apa saja, dibuat semacam kuis dipandu oleh tim . Dan, pertanyaannya ada di HP masing-masing dan mereka menjawab,” jelasnya.

Sampai dengan saat ini, lanjut Ma’ruf, antusias warga baik sekolah, kampus, komunitas, dan warga sangat banyak untuk menggelar kuis Kudu Pinter.

“Syaratnya ada 30 orang dan masing-masing membawa smart phone nya,” ujarnya.

Didalam kuis Kudu pinter, lanjut Ma’ruf, ada 10 pertanyaan seputar materi program Smart City Kota Cirebon. Tentunya, kata dia, agar masyarakat lebih mengenal program Smart City.

“Dikemas nya dengan simpel dan senang. Gratis untuk semua bahkan kami berikan doorprise juga,” tuturnya.

Sampai dengan saat ini, kata Ma’ruf, yang sudah berjalan sekitar 7 tempat telah di kunjungi, bahkan sudah ada yang mengantri untuk didatangi tim DKIS.

“Di DKIS ada 6 tim untuk menjalankann Kudu Pinter. Siapapun boleh ngundang. Selama mampu akan terus berjalan,” pungkasnya. 

Tak hanya itu, program lainnya pun digulirkan oleh DKIS seperti memperkenalan kepada lembaga undangan tentang adanya akun “CirebonSaberhoaxs” yang dibuat oleh DKIS dan RTIK Kota Cirebon. Juga, pemasangan CCTV dibeberapa titik yang dianggap rawan di Kota Cirebon.

“Dibentuknya CirebonSaberhoaxs Ini sebagai usaha menanggulangi tersebarnya berita-berita Hoax yang beredar yang jarang masyarakat sadari dapat berbahaya jika tidak segera ditanggulangi” terang Ma'ruf.


Selain itu juga DKIS akan membangun Lab. komputer yang disediakan untuk dimanfaatkan oleh RTIK dalam memberikan pelatihan kepada masyarakat termasuk lembaga undangan yang ingin dilatih, dibimbing, dan didampingi soal pemanfaatan teknologi.

Masih banyak lagi program yang diluncurkan DKIS Kota Cirebon untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta bertujuan membangun dan memajukan Kota Cirebon, baik soal penanganan dan pencegahan Covid 19 melalui berbagai program sosialisasi dan kerjasama maupun program HANI yang tengah diluncurkan Pemkot Cirebon.

Sehingga sangat wajar jika DKiS Kota Cirebon bersama seluruh staff nya, mulai Kadis, Sekdis, Kabid, para Kasi dan lainnya diapresiasi kerja dan kinerjanya. (din)

Minggu, 05 Juli 2020

Staf Khusus Presiden, Menginisiasi Rapid Test Massal Untuk Para Pemuda


JAKARTA - Staf Khusus Presiden, Aminuddin Ma'ruf menginisiasi rapid test massal untuk pemuda. Ia mengaku, ditugaskan untuk mengumpulkan organisasi kepemudaan atau mahasiswa agar bisa menjalani tes cepat Covid-19. 

"Kami mengadakan rapid test massal untuk teman-teman organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan tingkat nasional. Insya Allah hari ini ada 300 orang pengurus, baik dari GMNI, PMKRI, GMKI, IMM, KAHMI, PMII, dan lain-lain untuk mengikuti tes," kata Aminuddin, Minggu (5/7), saat acara Pelaksanaan Rapid Test Covid-19 & Silaturahmi bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) Nasional, di Sekretariat PP PMKRI, di Jalan Samratulangi, No.1 Menteng, Jakarta.
 
"Kurang lebih ada 300 orang yang ikut dan alhamdulillah yang berjalan baru 100 ini dan hasilnya non-reaktif semua. Ini usaha kita sebagai upaya tindakan pencegahan di lingkungan teman-teman gerakan mahasiswa," ujarnya.

Hal tersebut, kata Aminuddin, disadari atas dasar selain tindakan pencegahan, juga sebagai kepedulian terhadap sesama pemuda dan  mahasiswa yang mempunyai kegiatan yang sangat tinggi dan rentan di lapangan. 

"Karena kita tahu teman-teman semua punya kegiatan yang tinggi dan rentan terhadap Covid-19, makanya kami berinisiatif mengajak kawan-kawan untuk mengikuti rapid test massal," ungkap Aminuddin.

Sementara itu, rapid test, Ketua Umum (Ketum) PMKRI, Bennidiktus mengungkapkan jika kegiatan ini juga bisa sebagai ajang silaturahmi antar sesama organisasi kemahasiswaan.

"Ini juga akan jadi silaturahmi nasional sesama organisasi. Kami juga ingin kegiatan ini terus dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan, kita jadi menyadari juga untuk hidup bersih dan sehat," kata Bennidiktus. (dade)

Sabtu, 04 Juli 2020

11 Perwira Alumni Akabri 89 Hadiri Kegiatan Bakti Sosial Di Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu


JAKARTA - Alumni Akabri 89 mengadakan Bakti Sosial pembagian sembako di Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu.

Kegiatan dihadiri 11 Perwira Alumni Akabri 89 dipimpin oleh Brigjen TNI Marinir Edy Djatmiko selaku menjabat Sekretaris Deputi Pertahanan Negara Kemenko Polhukam.

Digelar pada acara Pengabdian TNI-Polri Akabri 89 dengan tema "Hidup Produktif & Aman Covid-19", yang diselenggarakan di Pulau Untung Jawa, Kabupaten Kepulauan Seribu, Sabtu (4/7/2020).

"Kegiatan baksos ini sebagai perwujudan kehadiran negara ditengah-tengah masyarakat, selain itu juga sebagai bentuk kepedulian sosial serta tali kasih kami alumni Akabri 89 dengan membagikan sembako sebanyak 600 paket. Kegiatan ini merupakan bukti sinergitas TNI dan Polri khususnya dalam turut membantu sesama kepada masyarakat yang sedang dilanda kesusahan dan Pulau Untung Jawa dijadikan lokasi bakti sosial karena lokasinya jauh dari daratan," kata Edy.

Pelaksanaan penyerahan 600 paket sembako dari Alumni Akabri 89 kepada warga yang benar-benar kurang mampu dibagikan secara simbolik ke warga yang hadir selanjutnya dibagikan dengan cara Door to Door agar tepat sasaran dengan menerapkan protokol kesehatan. 

Pembagian dilakukan langsung oleh Alumni Akabri 89 didampingi oleh Kapolres Kepulauan Seribu, Asisten Bupati, Dansatrol Lantamal III Jakarta, Danramil, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas serta Lurah Pulau Untung Jawa.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Ermond, S.I.K., M.T., mengucapkan terimakasih kepada Alumni Akabri 89 dimana Pulau Seribu dijadikan lokasi bakti sosial, semoga apa yang diberikan bisa membatu warga yang terdampak Covid-19.

"Saya menghimbau warga masyarakat harus menjaga produktivitas di tengah pandemi Covid-19 dengan tatanan baru yang disebut new normal dan meminta warga masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan wajib jaga jarak, rajin mencuci tangan, pakai masker dan jaga kesehatan untuk bisa hidup produktif dan aman Covid-19," ujar Morry. 

Asisten Bupati Bidang Ekonomi Administrasi Ekonomi dan Pembangunan yang hadir mewakili Bupati Kepulauan Seribu mengucapkan banyak terimakasih kepada Alumni Akbari 89, bantuan paket pangan tentunya sangat membantu warga yang saat ini terdampak pandemi Covid-19. 

Kehadiran Alumni Akabri 89 disambut gembira masyarakat Pulau Untung Jawa, bantuan paket pangan ini sangat membantu paling tidak meringankan beban disaat masa pandemi Covid-19.


"Bantuan paket pangan ini sangat membantu paling tidak meringankan beban disaat masa pandemi Covid-19," ungkap Iwan. (dade)  

Jumat, 03 Juli 2020

Bagan Pemisah Lalu Lintas Di Selat Sunda Dan Selat Lombak Sudah Diberlakukan Sejak 1 Juli 2020


JAKARTA - Bagan pemisah lalu lintas atau Traffic Separation Scheme (TSS) di selat Sunda dan selat Lombok telah diberlakukan sejak 1 Juli 2020. Melalui implementasi TSS itu, khususnya di selat Sunda diharapkan sebagai alternatif lalu lintas pelayaran ocean goingdalam mendukung menjadikan pelabuhan Tanjung Priok sebagai Hub Port.

“Selama ini kapal-kapal berukuran besar pengangkut ekspor impor via Priok masih harus menggunakan selat Malaka lantaran masih mencari muatan di wilayah pelabuhan-pelabuhan lainnya di Indonesia, belum direct. Kalau Priok benar-benar jadi Hub dan mayoritas muatannya tersedia di pelabuhan ini, maka kapal bisa direct ke ke negara tujuan melalui jalur Selat Sunda," kata  Sekjen Indonesia Maritime, Logistitc and Transportation Watch (IMLOW), Achmad Ridwan Tento, Jumat (3/7).

Dia mengatakan, sangat mendukung menjadikan pelabuhan Tanjung Priok sebagai internasional hub port, sebab bisa mengurangi kompleksitas jasa pengiriman dan memungkinkan kapal-kapal besar meningkatkan kapasitas muatanya karena adanya konsolidasi kontainer di pelabuhan yang bersifat hub port. 

"Waktu transit kapal juga menjadi lebih cepat sehingga operasional kapal lebih efisien dan frekwensi pengiriman lebih maksimal," ujarnya. 

Untuk mendukung Hub Port di Pelabuhan Tanjung Priok, lanjutnya, selain mesti memiliki infrastruktur yang baik termasuk fasilitas pelabuhan bertaraf internasional, juga mesti didukung hinterland atau daerah pendukung industri yang besar. 

Dengan menyandang status Internasional Hub Port, imbuhnya, maka pelabuhan harus terhubung menjalankan manajemen bisnisnya yang terkoneksi dengan seluruh pelabuhan di dunia serta beraliansi dengan global player.

"Lalu lintas di selat Sunda memang ramai selama ini, namun dengan adanya TSS khususnya di selat itu, maka pengaturan lalu lintas kapal di selat itu wajib dijamin kelancaran, keselamatan, ketertiban dan kenyamanan bernavigasi-nya baik untuk kepentingan nasional maupun internasional. Dengan demikian, TSS di selat Sunda bisa dimanfaatkan dalam mendukung Priok sebagai Hub Port," ucap Ridwan.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II/IPC, Arif Suhartono meyakini bahwa pemberlakuan TSS akan meningkatkan lalu lintas kapal di Selat Sunda dan Selat Lombok. 

IPC melihat adanya peluang ekonomi dari pemberlakuan TSS tersebut. IPC siap menangkap potensi peningkatan trafik di kawasan selat Sunda. 

"Terlebih itu merupakan jalur alternatif perdagangan ke Asia Barat dan Eropa atau sebaliknya, yang selama ini lebih banyak mengandalkan selat Malaka.Tujuan utama penerapan TSS memang untuk meningkatkan keselamatan dan keamanan pelayaran di Selat Sunda sebagai Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I dan Selat Lombok sebagai ALKI II," kata Arif. 

Penerapan Bagan Pemisah Alur Laut akan membuat trafik kapal di Selat Sunda semakin teratur. Dengan demikian, waktu tempuh pelayaran semakin cepat, dan hal ini menguntungkan pihak pelayaran. 

"Kedepan selat Sunda berpotensi menjadi jalur alternatif kapal barang dari Tanjung Priok ke Asia dan Eropa, dengan menyusuri pesisir barat Sumatra. Apalagi trafik di Selat Malaka semakin padat," ujarnya. 

Arif juga menyatakan, pelabuhan Tanjung Priok, siap menjadi pelabuhan hub internasional. Apalagi sejak tiga tahun terakhir terminal-terminal peti kemas di Tanjung Priok rutin melayani kapal-kapal besar berkapasitas di atas 10.000 twenty foot equivalent units (TEUs). 

“Sekarang sudah ada sejumlah direct call (rute pelayaran langsung) dari Priok ke berbagai tujuan, antara lain Amerika, Eropa, Australia, serta China dan beberapa negara Asia Timur," ungkap Arif.

Direktur The National Maritime Institute (Namarin), Siswanto Rusdi, justru meragukan potensi Selat Sunda di optimalkan oleh pelayaran global sebagai jalur alternatif pelayaran. 

"Saya rasa nggak signifikan dampaknya adanya TSS itu dalam mengalihkan rute pelayaran global ke selat Sunda. Apalagi selama ini kapal yang melintas di selat Sunda didominasi kapal lokal," kata Siswanto. (dade)

Damri Resmi Melayani Trayek Jakarta-Bandung PP


JAKARTA - Damri mulai hari ini, Jumat (3/7) jam 17.00 WIB resmi melayani trayek Jakarta (Kalibata City)-Bandung (Festival Citylink dan Kebon Kawung) PP berjadwal setiap hari pukul 07.00 WIB dan 17.00 WIB dengan menggunakan armada HiAce.

Acara launching ini dihadiri oleh Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Damri, Sandry Pasambuna, General Manager Cabang Bandung, Ahmad Daroini, General Manager Cabang Bandara Soekarno Hatta, Sumijan, Area Manager I, Iskandar, Center Director Ferstival Citylink, Arman Dermawan, GA Senior Manager Festival Citylink, Ahmad Kosin, serta Director Sales and Marketing Harris Hotel Bandung, Hetty Herawati. 

Pembukaan trayek tersebut ditandai dengan acara launching perdana oleh Direktur Komersial dan Pengembangan Usaha Damri, Sandry Pasambuna di Festival Citylink Bandung.

Trayek Jakarta (Kalibata City)-Bandung (Festival Citylink) merupakan wujud dari komitmen perusahaan dalam mendukung program pemerintah, yaitu menghubungkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam meningkatkan investasi industri dan mengoptimalisasikan kemudahan akses transportasi darat khususnya DKI Jakarta-Jawa Barat sebagai program percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. 

Sandry Pasambuna optimis bahwa dibukanya layanan trayek Jakarta (Kalibata City)-Bandung (Festival Citylink) dapat turut mendukung percepatan laju iklim bisnis dan potensi ekonomi antara kedua provinsi. 

Pada kesempatan tersebut, Sandry menyampaikan bahwa kehadiran Damri untuk mendukung langsung Festival Citylink, serta terus mengembangkan transportasi milik BUMN ini dan berharap suatu hari akan menjadi Perusahaan transportasi besar dan membanggakan. 

Sandry juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan semua pihak sehingga Damri bisa hadir di sini khususnya Festival Citylink. 
Festival Citylink merupakan salah satu pusat bisnis perbelanjaan di Bandung, berlokasi di Jalan Peta, Lingkar Selatan. 

Sedangkan, Kalibata City merupakan kawasan hunian strategis berlokasi di Jalan TMP Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, menjadikan kedua kota ini sebagai pangsa pasar yang potensial bagi Damri. 

Rute Damri Jakarta (Kalibata City) – Bandung (Festival Citylink) memiliki tariff promo yakni hanya sebesar Rp. 100,- dari harga normal Rp. 120.000, yang hanya berlaku dua hari yaitu pada tanggal 3 dan 4 Juli 2020. 

Dalam memudahkan pelanggan untuk mendapatkan tiket layanan ini, dapat mengakses langsung melalui Damri Apps atau online travel agent RedBus. (dade)