Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 06 Oktober 2021

Kabar Gembira, Prodi PJJ PAI IAIN Cirebon Dibuka, Ayo Daftar


FOKUS CIREBON - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk program studi (prodi) Pendidikan Jarak Jauh Pendidikan Agama Islam (PJJ PAI). 

Dibukanya Program Studi (Prodi) Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Agama Islam (PAI), IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini, tentu menjadi kabar gembira bagi para guru madrasah dan guru sekolah. 

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Suyitno mengatakan, pembukaan pendaftaran prodi PJJ PAI sekaligus merupakan pilot project transformasi IAIN menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI). 

“Transformasi IAIN menjadi UISSI  menjadi salah satu program prioritas Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas,” terang Suyitno di Jakarta, Rabu (6/10/2021).

Menurutnya, ada sejumlah keunggulan dari program ini. Pertama, waktu perkuliahan fleksibel karena seluruh prosesnya dilakukan secara daring. Kedua, dapat kuliah dari mana saja karena tidak harus hadir secara fisik di kelas. Ketiga, mahasiswa dapat tetap bekerja sambil kuliah. 

“Keunggulan keempat adalah biaya lebih terjangkau dibanding perkuliahan konvensional,” jelasnya.

Rektor IAIN Cirebon, Sumanta Hasyim menambahkan, pendaftaran mahasiswa baru dibuka pada 4 – 9 Oktober 2021. Pendaftaran dilakukan secara online dengan mengakses tautan: https://spmb.syekhnurjati.ac.id/.

Hasil Seleksi Administrasi akan diumumkan pada 15 Oktober 2021. Calon mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi dapat mencetak kartu peserta ujian pada 18 – 20 Oktober 2021.

 “Ujian masuk calon mahasiswa baru dijadwalkan berlangsung 21 – 28 Oktober 2021. Hasil ujian diumumkan pada 2 November 2021,” terang Sumanta.

“Perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2021/2022 dimulai pada 15 November. Sebelumnya, peserta yang dinyatakan lulus harus mengikuti Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan<’ tandasnya.

Berikut ini syarat pendaftaran mahasiswa baru Prodi PJJ PAI UISSI:

1. Beragama Islam;
2. Memiliki ijazahMA/SMA/SMK/yang sederajat;
3. Berusia maksimum 47 tahun pada tanggal 30 Agustus 2021;
4. Menjadi Guru PAI (di madrasah dan sekolah) diangkat sebelum 31 Desember 2005 dibuktikan dengan Surat Keputusan pengangkatan yang sah;
5. Bagi Guru Madrasah tercatat di simpatika dibuktikan dengan nomor pegID, Guru PAI disekolah tercatat di EMIS dan atau SIAGA (Tidak Upload);
6. Mendapat izin dan rekomendasi dari pimpinan instansi tempat bertugas secara tertulis;
7. Diutamakan untuk guru madrasah dan guru PAI disekolah yang bertugas di daerah 3T (Terdepan, Terpencil, Tertinggal).

Bagi pendaftar silahkan menghubungi Pusat Informasi: 089669307776 dan 089531496614 atau informasi lainnya bisa klik di https://info.syekhnurjati.ac.id/

Pemkab Cirebon Melalui BKAD Lakukan Sosialisasi Penyusunan APBD 2022

CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) melakukan sosialisasi penyusunan anggaran pendapatan dan belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2022. Pelaksanaan tersebut dilakukan di Hotel Apita, Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Rabu (6/10/2021).

Sosialisasi tersebut diikuti oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Kasubag program dan  kasubag perencanaan seluruh SKPD pada lingkup pemerintah Kabupaten Cirebon.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno mengatakan, penyusunan APBD 2022 ini harus berpedoman sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri no 27 tahun 2021 tentang pedoman penyusunan APBD 2022.

"Penyusunan APBD akan berjalan secara dinamis sesuai perkembangan zaman. Saat ini perkembangan teknologi digital semakin maju. Menyikapinya hal tersebut, pemerintah daerah harus terus belajar mempersiapkan daerah maju dan taat terhadap aturan," ujar Rahmat.

Rahmat berharap, kepada seluruh peserta harus mengikuti sampai selesai, sehingga menghasilkan APBD yang ideal.  Adapun Narasumber pada

acara sosialisasi permendagri 27 tahun 2021 tentang pedoman penyusunan apbd 2022 dari Kemendagri pada dirjen keuangan daerah dan materi perencanaan pengadaan barjas pada apbd dari pejabat fungsional Barjas pada UKPBJ Kab Cirebon.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Cirebon, Hadi Suryaningrat, S.Sos mengatakan, tujuan sosialisasi ini dalam rangka memberikan pemahaman yang baik kepada aparatur yang menyusun APBD. 

"Sosialisasi ini juga untuk meningkatkan kualitas aparatur dalam proses penyusunan," katanya.(din)

Kota Cirebon Memasuki Level 2, Ini Berkat Kerjasama Semua Pihak

FOKUS CIREBON – Kota Cirebon memasuki level 2 pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mulai 5 Oktober hingga 18 Oktober 2021, setelah sebelumnya ada di level 3.

Pengumuman PPKM Jawa-Bali ini dilakukan oleh Menteri Koordinator Kemaritiman RI, Luhut Binsar Panjaitan, pada Senin (4/10/2021). Di Jawa Barat, selain Kota Cirebon, dua daerah lainnya yang turun dari level 3 ke level 2 adalah Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran. 

“Saya sangat tersentuh Kota Cirebon dapat masuk level 2, ini luar biasa dan berkat kerja keras semua pihak,” ujar Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis S.H, dalam konferensi pers di ruangan madya sekretariat Islamic Centre At-Taqwa.

Untuk itu, menurut Azis, Pemda Kota Cirebon mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Cirebon Kota juga Dandim 0614 Kota Cirebon. “Kapolres dan Dandim yang selama ini menjadi garda terdepan sehingga berhasil turun level dari mulai level 4, level 3 dan sekarang turun ke level 2. Sumbangsih Pak Kapolres dan Pak Dandim sangat luar biasa,” ujarnya.

Peran unsur Polri dan TNI ini, menurutnya, bisa dilihat dari penerapan PPKM dan juga turut menyumbang vaksin. Selain itu, Azis juga mengapresiasi kerja keras para tenaga kesehatan, yang sejak awal pandemi berjibaku menangani Covid-19.

“Juga peran serta masyarakat luar biasa, karena masyarakat antusias untuk divaksin, mereka berbondong-bondong datang ke tempat vaksinasi,” tutur Azis.

Meski sudah turun ke level 2, Azis meminta masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan. “Disiplin serta terus tingkatkan vaksinasi,” ujarnya.

Dengan turunnya level PPKM ini, Azis juga berharap masyarakat lebih bersemangat untuk kemudian bertahan di level 2 dan turun ke level 1. 

“Sekali lagi ini adalah keberhasilan semua elemen, kita jangan sampai kalah oleh Covid-19, prokes terus jaga supaya sehat dan ekonomi kembali pulih seperti sedia kala,” ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cirebon Drs. H. Agus Mulyadi M.Si, mengungkapkan, penurunan level 3 ke level 2 Kota Cirebon sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 67 Tahun 2021 tentang PPKM di Jawa-Bali.

“Alhamdulillah kita ada di level 2, artinya pengendalian Covid-19 sudah sangat baik, tapi tetap perlu diwaspadai,” katanya.

Sekda juga mengatakan, tak hanya dari dashboard ruang perawatan di rumah sakit yang menjadi patokan penurunan level. 

“Tapi juga dari capaian vaksinasi, yaitu umum di atas 50 persen dan lansia di atas 40 persen. Capaian vaksinasi ini terwujud berkat dukungan dan kolaborasi dengan beberapa pihak,” tuturnya.

Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Kota Cirebon, saat ini capaian vaksinasi telah mencapai 75,56 persen yaitu terdiri dari nakes, petugas publik dan lansia, masyarakat umum dan remaja. Sementara untuk lansianya saja, vaksinasi sudah mencapai 47,80 persen.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP M. Fahri Anggia Natua Siregar, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan, penurunan level di Kota Cirebon menjadi level 2 ini setelah melalui berbagai proses.

“Polres Ciko sendiri sudah melakukan lima proses manajemen, di antaranya manajemen edukasi dan informasi, manajemen skenario pengendalian, manajemen audit dan supervisi pusat perbelanjaan, pasar dan sejenisnya, manajemen penegakan hukum, dan manajemen vaksinasi,” katanya.

Menurutnya, meski sudah turun ke level 2, masyarakat diharapkan tidak melakukan euforia berlebihan. (Indah)

Selasa, 05 Oktober 2021

PBB Mencapai Target Mendorong Kesehatan Struktur APBD


KABUPATEN CIREBON.- Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cirebon, Deni Agustin mengatakan, hingga triwulan 3 pada 30 September 2021, PBB di Kabupaten Cirebon mencapai target triwulan 3.

"Ketercapaian target ini berkat dukungan para camat dan kuwu yang tetap konsen dan berkomitmen dalam optimalisasi pajak," kata Deni di Sumber, Cirebon, Selasa (5/10/2021). 

Deni menjelaskan, pajak daerah sangat penting untuk menjaga kesehatan struktur APBD yang salah satunya melalui pajak daerah Sehingga penting untuk memenuhi target daripada PBB ini. 

"Dari evaluasi PBB hari ini, diharapkan ada kesamaan sikap agar target PBB sampai dengan akhir jatuh tempo di akhir Oktober dapat tercapai,” kata Deni. 

Dirinya mengaku, masih ada desa yang prosentase raihan realisasinya penerimaan masih rendah.Ada beberapa hal yang akan dilakukan Pertama, prosentase penerimaan PBB bagi desa yang masih rendah akan menjadi salah satu objek pemeriksaan Inspektorat. 

Kedua, pihaknya mendorong kepada desa untuk memanfaatkan kebijakan pemerintah daerah yaitu pemberian diskon untuk pembayaran PBB bulan oktober ini sebesar 5%," katanya. 

Setelah lewat bulan Oktober, pemberian diskon untuk pembayaran pajak PBB ini sudah tidak berlaku lagi. Artinya sudah kembali normal tidak ada lagi pengurangan.

"Penghapusan denda sudah berakhir di tanggal 30 September. Artinya mulai tanggal 1 Oktober ini, sehingga untuk keterlambatan pembayaran pajak akan dikenakan denda," kata Deni.

Masih menurut deni, Bapenda telah melakukan beberapa langkah-langkah dalam upaya optimalisasi penerimaan PBB yaitu pihaknya telah melakukan upaya penagihan dan pemeriksaan kepada desa yang memiliki piutang PBB,selain itu pihaknya juga telah menjalin kerjasama dengan kejaksaan dalam upaya penagihan piutang PBB.

Sekda Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno, berterima kasih kepada para camat atas kinerjanya dalam membantu PBB ini. 

"Tahun kemarin 27 persen, sekarang 49 persen. Itu kerja keras teman-teman di lapangan. Kami berharap optimalkan mumpung masih ada waktu. Tolong selamatkan APBD selagi masih ada waktu. Kita bersama-sama selamatkan pemerintah dan harapan kita untuk memberikan pelayanan dengan baik," kata Rahmat. (Indah)

Seleksi Akademis Pilwu Serentak Bagi Bakal Calon Kuwu, Pemkab Cirebon Gandeng UMC


FOKUS CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon akan mengandeng Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) untuk melakukan seleksi akademis bagi bakal calon kuwu. Hal tersebut dilakukan karena ada beberapa desa yang memiliki bakal calon lebih dari lima orang.

Bupati Cirebon Drs.H.Imron, M.Ag mengatakan, sebanyak 19 desa yang tahun ini menggelar pemilihan kuwu serentak memiliki calon lebih dari 5. Yang terbanyak yaitu di Desa Gempol Kecamatan Gempol memiliki bakal calon kuwu sebanyak 14 orang.

"Akan dilaksanakan seleksi akademis berkerja sama dengan UMC, sehingga diharapkan bisa dihasilkan calon kuwu yang memiliki nilai terbaik," kata Imron di Gedung Setda Kabupaten Cirebon, Kecamatan Sumber, Selasa (5/10/2021).

Dalam rapat koordinasi persiapan seleksi akademis ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, tim fasilitasi, tim pengawasan dan tim Keamanan Pilwu, Rektor dan tim seleksi dari Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) sebagai penguji akademis para bakal calon kuwu. Seleksi tersebut akan dilakukan pada pertengahan Oktober ini.

Imron mengatakan, pemilihan kuwu sangat berbeda dengan pemilu (pilkada/pileg) lantaran antusiasme masyarakat sangat tinggi. Pemerintah pun meminta kepada aparat keamanan untuk memetakan titik yang berpotensi menimbulkan konflik. "Perlu adanya perhatian khusus ," kata Imron.

Rektor UMC Arif Nurudin, MT. menekankan bahwa, Prinsip Pelaksanaan Seleksi Akademis bakal calon kuwu nanti yaitu netral / non-intervensi, objektif dan transparan.

Selain itu bahwa sebelum pelaksanaan seleksi akademis  nanti, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan simulasi dan pemberian modul materi yang akan di ujikan, sehingga diharapakan para peserta tes memiliki kesiapan dalam pelaksanaannya.

Kepala DPMD Kabupaten Cirebon, Erus Rusmana mengatakan, tahapan pemilihan kuwu di Kabupaten Cirebon saat ini sudah melewati penjaringan tahap 2.

"Dari 135 desa yang melaksanakan Pilwu, terdapat 19 desa yang bakal calonnya akan mengikuti test akademis dengan jumlah peserta sebanyak 138 orang bakal calon kuwu" katanya. (Bam)

Pemda Kabupaten Cirebon Gelar Seleksi CASN


FOKUS CIREBON - Pelaksanaan tes calon aparatur sipil negara (CASN) untuk lingkungan Pemerintahan Kabupaten Cirebon dimulai pada hari ini, Selasa (5/10/2021) di Hall Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Jalan Fatahillah, Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber, Selasa (5/10/2021).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon Rahmat Sutrisno mengatakan, pada proses seleksi 2021 ini, Pemerintah Kabupaten Cirebon membutuhkan 91 formasi. Sedangkan jumlah pelamar mencapai 2.174.

Menurut Rahmat, semua peserta harus mengikuti semua petunjuk pelaksanaan tes tersebut.

"Ini artinya, semua pelamar harus bersaing," kata Rahmat di Hall UMC Kabupaten Cirebon, Selasa (5/10/2021).

Rahmat mengimbau kepada seluruh peserta agar tidak memercayai seseorang yang menjanjikan kelulusan.

"Kami ingatkan, segera melaporkan bila ada yang menjanjikan untuk seleksi CPNS. Jangan tertipu, kami ingin pelaksanaan ini berkualitas," katanya.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional 3 Jabar Tauchid Djatmiko, SH., M.Si mengatakan, pelaksanaan tes dilakukan secara ketat, sehingga dipastikan tidak ada joki untuk membantu kelulusan.

"Jangan sampai percaya kalau ada yang menjanjikan atau mengiming-imingi," katanya. (din)

Bupati Cirebon : Peran TNI Sangat Besar dalam Membantu Pemerintah Daerah


FOKUS CIREBON - Kodim 0620/Kabupaten Cirebon menggelar Upacara Peringatan HUT ke-76 TNI secara virtual  di Makodim setempat, Selasa (5/10/2021). 

Upacara peringatan HUT ke-76 TNI dilakukan terpusat di Istana Negara. Peringatan ini mengusung tema "Bersatu, Berjuang, Kita Pasti Menang. Acara tersebut diikuti Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag dan Forkopimda Kabupaten Criebon. 

Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Sugir, S.I.P., M. Tr.(Han), mengatakan, Kodim 0620 merupakan suatu instansi

yang berada di lintas sektoral di dalamnya ada unsur Polri, Pemda untuk saling bahu membahu mengatasi masalah yang ada di Kabupaten Cirebon. 


"Untuk saat ini berjuang tidak lagi mengangkat senjata, tetapi di sini dibutuhkan tenaga dan pikiran bagaimana permasalahan yang ada di Kabupaten Cirebon ini bisa terselesaikan atas kerjasama dan sinegritas semua pihak," katanya. 

Sugir mengungkapkan, dalam peringatan HUT ke-76 TNI, pihaknya masih memprioritaskan sektor untuk penanganan Covid-19. Bahkan, Kodim 0620 terus gencar melakukan vaksinasi untuk masyarakat Kabupaten Cirebon. 

"Kodim sendiri bergerak aktif satu tim  Poskesdim dengan menjemput bola jadi kita berkeliling tidak hanya di kodim saja, tetapi kita datangi tempat-tempat baik masyarakat sekolah untuk melakukan Vaksinasi," katanya. 

Selain itu, Sugir menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon terkait Vaksinasi. 

"Untuk kodim sendiri sekarang fokus di sekolah. Sebab, sekarang sudah mulai PTM, karena kami takutkan ada sisi-sisi rawan penyebaran Covid-19 di sekolah sehingga kita percepat vaksinasi," katanya. 

Sugir menambahkan, pihaknya terus melakukan serbuan vaksin untuk membantu Pemerintah Kabupaten Cirebon mendapatkan herd immunity sebanyak 70 persen warganya. 

Sementara itu, Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, peran Kodim 0620 sangat besar dalam membantu pemerintah daerah. Bahkan, di masa pandemi Covid-19 ini TNI selalu hadir membantu. 

"TNI (Kodim 0620) selalu mendukung program Pemkab Cirebon. Baik kesehatan maupun pembangunan daerah," katanya. 

Menurut Imron, dalam penanganan Covid-19, Kodim 0620 selalu membantu pemerintah daerah dalam penanganannya. 

"Vaksinasi di Kabupaten Cirebon baru mencapai 22 persen lebih, dan itu merupakan bantuan dari TNI dan Polri, kalau mengandalkan Pemkab sendiri kayanya masih kurang karena stok vaksin di kita masih terbatas," katanya. 

Imron menambahkan, TNI selalu membantu dalam program pemerataan pembangunan hingga pelosok desa. 

"TNI ada program TMMD, itu sangat membantu pemerintah daerah dalam pembangunan di daerah pedesaan," katanya. (din)

Senin, 04 Oktober 2021

Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kesenden, Pemda Kota Cirebon Ucapkan Selamat HUT Ke 76 TNI


FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon menyampaikan selamat hari ulang tahun (HUT) ke-76 TNI. Sarana dan prasarana di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kesenden yang rusak juga segera diperbaiki.

Jelang peringatan HUT ke-76 TNI, ziarah nasional dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) digelar di berbagai daerah di Indonesia. Di Kota Cirebon, ziarah nasional dan tabur bunga dilakukan di TMP Kesenden, Senin (4/10/2021). Sebelum ziarah dan tabur bunga, terlebih dahulu digelar upacara yang dipimpin oleh Kepala Staf Korem (Kasrem) 063/SGJ, Letkol (Inf) Heri Rustanto.

Turut hadir  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si. dan segenap unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Cirebon.

Sekda Agus atas nama pemda dan masyarakat Kota Cirebon menyampaikan selamat hari ulang tahun ke-76 TNI. 

“Kita berharap TNI terus mengawal pertahanan dan keamanan Republik Indonesia. NKRI harga mati,” kata Agus

Agus juga yakin TNI senantiasa menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Ia bersama dengan Dandim 0614 Kota Cirebon, Letkol (Inf) Andi Hasbullah juga sempat melihat kondisi yang ada di TMP Kesenden. 

“Kami melihat ada beberapa yang memang perlu dilakukan pemeliharaan dan perbaikan,” katanya.

Pemeliharaan dan perbaikan itu diantaranya masih ada alang-alang yang belum terbabat, sarana dan penerangan yang ternyata tidak berfungsi dan lainnya. 

Kami sudah meminta kepada Pak Asep (kepala UPT TMP) untuk segera melapor ke Kepala Dinas Sosial,” ujar Agus.

Dengan begitu bisa langsung dilakukan perbaikan. “Jangan sampai saat momentum ziarah malam atau renungan suci kondisi disini gelap sekali,” tutur Agus. Sedangkan untuk pengelolaan TMP Kesenden berada di bawah Dinas Sosial Kota Cirebon. (din)

Lolos Ke Final, Tiga Mahasiswa FSEI IAIN Cirebon di Jambore Ekonomi Syariah Nasional III Terus Berjuang

Inilah Mahasiswa FSEI IAIN Cirebon yang menjadi kontingen Jambore Ekonomi Syariah Nasional III, di UIN Surakarta.


FOKUS CIREBON - Semangat tinggi yang tak mudah pupus dan pantang menyerah, terus menggelora di tubuh tiga mahasiswa Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam (FSEI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang lolos masuk final.

Ketiganya tengah berjuang merebut kejuaraan di Jambore Ekonomi Syariah Nasional III, yang tengah berlangsung lima hari sejak 3 sampai 7 Oktober 2021, bertempat  di UIN Surakarta, Jawa Tengah.

Pada ajang tersebut, mahasiswa FSEI selain mengikuti Jambore Ekonomi Syariah Nasional III juga Forum Nasional (Fornas) Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Islam Indonesia (MEBI) III.

Dekan FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Aan Jaelani MAg menjelaskan, kegiatan yang berlangsung lima hari kedepan tersebut, tiga mahasiswa FSEI berhasil masuk final.

“Pada Jambore Ekonomi Syariah III ini, alhamdulillah, 3 mahasiswa kita (FSEI IAIN Syekh Nurjati Cirebon) berhasil masuk ke final dan hari ini sedang berjuang untuk meraih prestasi yang gemilang,” kata Aan, Senin (4/10/2021).

Aan juga menambahkan, ke tiga mahasiswa yang berhasil masuk ke final tersebut, mengikuti lomba debat ekonomi syariah, video kreatif ekonomi syariah, business plan, seni teater, dan call for paper.

“Tentu saja kami berharap mereka terus  memiliki semangat juara dan kita diharapkan dapat memperoleh hasil yang terbaik untuk peningkatan kompetensi mahasiswa, terutama di bidang ekstrakurikuler. Selain itu juga untuk akreditasi, baik di jurusan, fakultas, maupun di tingkat institut," katanya.

Untuk itu, harap Aan, semangat dan perjuangan mereka bisa menjadi tauladan yang baik untuk adik-adik mahasiswa di masa yang akan datang untuk terus memiliki semangat berprestasi atas nama IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” terangnya. (din

Jumat, 01 Oktober 2021

Jelang Musim Hujan, DPUPR Kota Cirebon Tingkatkan Pemeliharaan Drainase

FOKUS CIREBON – Pemerintah Daerah Kota Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) meningkatkan intensitas pemeliharaan drainase, menjelang datangnya musim hujan.

Hal itu dilakukan guna memastikan kondisi drainase siap dialiri air dengan debit lebih tinggi dibanding sebelum musim hujan. Setidaknya dapat mengurangi potensi luapan air ketika intensitas hujan tinggi.

Kepala DPUTR Kota Cirebon, Syaroni ATD., M.T., menuturkan, prioritas pemeliharaan drainase diantaranya di ruas Jalan Cipto Mangunkusomo dan Jalan Terusan Pemuda. Di ruas jalan tersebut sering terjadi genangan air saat musim hujan.

“Ini sebagai langkah antisipasi terjadi genangan air di badan jalan pada ruas yang sering terjadi genangan,” kata Syaroni, Kamis (30/9/2021), di Balai Kota Cirebon.

Pemeliharaan yang dilakukan meliputi membersihkan gorong-gorong, penyedotan lumpur dan membersihkan sampah yang menutupi drainase. “Hampir semua drainase yang rawan genangan sudah kami bersihkan,” ujarnya.

Menurut Syaroni, saat musim hujan tidak ada ruas jalan di Kota Cirebon yang banjir, melainkan hanya ada genangan air. 

“Kalau banjir itu air surutnya lebih dari sehari. Sedangkan genangan air surut dalam hitungan jam,” katanya.

Pihaknya, lanjut Syaroni, telah menyiapkan tim khusus di saat terjadi genangan air pada musim hujan. Hal ini berkaitan dengan instruksi walikota Cirebon tentang siaga bencana di musim hujan. “Kami ada tim yang siap diterjunkan kapan pun dan di mana pun,” kata Syaroni.

Dia juga mengaku terbuka menerima pengaduan dari masyarakat terkait infrastruktur di Kota Cirebon. Baginya, kenyamanan adalah prioritas utama yang diberikan sebagai pelayan masyarakat. 

“Kalau ada keluhan terkait infrastruktur kami siap akan turun memperbaiki,” katanya. (din)

Kamis, 30 September 2021

Bupati Imron : Lulusan Perguruan Tinggi Harus Berkonstribusi Bagi Kemajuan Daerah

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag

FOKUS CIREBON- Bupati Cirebon, Drs.H. Imron, M.Ag menghadiri wisuda Sekolah Tinggi Agama Islam Mahad Ali (Staima) di Patra Hotel, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Kamis (30/9/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Imron mengatakan, peran lulusan perguruan saat ini tidak hanya untuk untuk kemajuan sendiri, melainkan harus berkontribusi terhadap kemajuan daerah serta bangsa.

Menurut Imron, pada zaman orde baru, upaya meningkatkan kemajuan daerah harus diselaraskan dengan intruksi dari pemerintah pusat, sehingga tidak ada persaingan antar daerah.

"Pada era sekarang, kabupaten pun berlomba-lomba untuk kemajuan dan pemerintah dipersilahkan. Lulusan dari perguruan tinggi ini yang menjadi salah satu penentu," kata Imron.

Imron berharap, ilmu dari para dosen yang ditransferkan kepada mahasiswa bisa membantu pemerintah dalam upaya memajukan daerah. Membangun daerah, harus dengan ilmu serta potensi.

Menurut Imron, siapapun yang mampu menggali potensi, pasti akan maju dan bisa menyejahterakan dirinya sendiri, maupun sekitarnya.

"Jebolan almamater ini harus membuat program Cirebon ke depan harus bagaimana. Mangga, nanti kami fasilitasi bagi yang memiliki potensi," kata Imron.

Imron optimistis banyaknya generasi penerus di Kabupaten Cirebon yang bersungguh-sungguh menempuh pendidikan tinggi akan memiliki potensi bagus. 

“Era sekarang, semua orang bersaing satu sama lain. Kalau mengabaikan pendidikan, maka secara otomatis akan kalah sendiri,” kata Imron. (din)

Usai 6 Hari Kegiatan, Bupati Tutup Secara Resmi MTQ Ke-47 Tingkat Kabupaten

Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag

FOKUS CIREBON - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-47 tingkat Kabupaten Cirebon di Kecamatan Greged, Kamis (29/9/2021) malam. 

Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-47 berlangsung selama enam hari dari Jumat 24 sampai Rabu 29 September 2021. 

Imron mengatakan, penyelenggaraan MTQ ini merupakan tidak hanya berbicara prestasi. Akan tetapi bisa diambil hikmah dan nilai tambah oleh seluruh potensi masyarakat. 

" MTQ ini merupakan pengamalan nilai Alquran dan membudayaan gemar mambaca Alquran dalam rangka membentuk manusia yang beriman, sehat, cerdas dan sejahtera," katanya. 

Imron mengucapkan selamat kepada pemenang lomba dalam ajang MTQ ke-47 ini. 

"Semoga prestasi yang sudah diraih terus ditingkatkan sehingga dapat mengharumkan nama Kabupaten Cirebon tidak hanya di tingkat provinsi, nasional bahkan tingkat Internasional.  Kepada peserta yang belum berhasil jangan patah semangat masih banyak kesempatan untuk memacu prestasi," ujarnya. 

Imron juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-47 tahun 2021. 

"Terima kasih penghargaan setinggi-tingginya kepada pihak yang sudah memberikan perhatian secara khusus dan bimbingan petunjuk dan arahan sehingga sangat membantu penyelenggaraan MTQ ke-47 dengan lancar," katanya.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon sekaligus Ketua Umum LPTQ, H.Asdullah mengatakan, kesuksesan MTQ ke-47 tahun 2021 ini tidak lepas dari semua dukungan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Cirebon. 

Menurutnya, kegiatan MTQ harus memberi pengaruh terhadap perilaku kehidupan masyarakat muslim, untuk ikut di masa mendatang agar setelah penyelenggraan MTQ ini dapat memberikan manfaat dan pengaruh positif untuk pembinaan keagamaan di masyarakat. 

"Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat Kecamatan Greged yang sudah berupaya bersungguh-sungguh dan penuh keikhlasan menjadi tuan rumah yang baik untuk MTQ Kabupaten Cirebon. Mudah-mudahan gema dan syiar bisa memberikan berkah untuk jajaran pemerintah dan masyarakat khususnya Kecamatan Greged dan masyarakat Cirebon pada umumnya," ujarnya. 

Asdullah menjelaskan, pihaknya mempunyai harapan besar kepada pengurus LPTQ semua tingkatan agar dapat melakukan langkah-langkah strategis dan program teknis untuk melaksanakan secara terencana pembibitan qori, qoriah, hafid maupun yang lainnya dengan pengembangan potensi sumber daya manusia yang dimiliki oleh daerah masing masing. 

"Terima kasih kepada panitia dan juri yang mengamankan dan melaksanakan secara sungguh-sungguh acara MTQ ini. Komitmen LPTQ untuk diselengarakan MTQ yang bersih ,jujur, berakhlak berkualitas dan berprestasi," katanya. (din)