Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 31 Maret 2022

KPK Datangi Pemkab Cirebon, Bahas PSU

CIREBON, FC - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi Pemkab Cirebon. Mereka mengadakan rapat koordinasi, terkait  Penyerahan Sarana Prasarana Utilitas (PSU) oleh Pengembang Perumahan ke Pemkab Cirebon, bertempat di Ruang Nyimas Gandasari Setda Kabupaten Cirebon. Direktur Koordinasi dan Supervisi II KPK, Brigjen Pol. Yudhiawan Wibisono mengatakan, koordinasi tersebut untuk memberikan pemahaman terkait manajemen asset.

"Selain melaksanakan tugas pokok KPK bidang koordinasi, juga kami melakukan koordinasi dalam hal manajemen asset," aku Yudhiawan, Kamis (31/3/2022).

Menurutnya, ada asset yang memang hak negara, yang dihasilkan oleh PSU. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang No 1 Tahun 2009. Isinya, PSU harus diserahkan ke pemerintah daerah. Persoalan itu masuk kedalam program penertiban asset. Untuk itu, semuanya harus disertifikatkan.

"Jadi PSU itu merupakan asset pemerintah dan harus disertifikatkan. Jenisnya ada sarana dan prasarana, serta utilitas. Dari ketiga poin itu, objeknya berbeda-beda," ungkapnya.

Sedangkan penertiban asset itu sendiri lanjutnya, memang diperoleh dari seluruh pengembang yang ada di Kabupaten Cirebon. Aturan tersebut ada pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011, tentang Perumahan dan Permukiman. Untuk itu, pihaknya mengumpulkan para pengembang juga dalam rapat koordinasi tersebut.

"Memang kami libatkan para pengembang. Akan kami cek satu persatu, dan mereka harus tertib. Kalau tidak tertib, kami sarankan kepada Pemda untuk tidak memberikan izin lahan lagi," jelasnya.

Yudhiawan mencontohkan, objek sarana adalah meliputi pemakaman, peribadatan atau bisa juga tempat pendidikan. Sedangkan objek prasarana, diantaranya adalah jaringan jalan, jaringan saluran pembuangan air limbah dan tempat sampah. Sementara utilitas bisa meliputi sarana air bersih, listrik, gas, serta PJU.

"Jadi PSU itu memang milik negara dan harus disertifikatkan, nanti diberikan ke pemerintah daerah. Ini yang harus secepatnya dilakukan oleh pengembang perumahan," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Cirebon, Imron menyambut baik rapat koordinasi tersebut. Menurutnya, persoalan yang sedang dihadapi Pemkab Cirebon adalah tingginya angka korupsi di semua lini. Persoalan korupsi juga sangat berdampak buruk kepada semua sektor kehidupan.

"Korupsi itu kejahatan yang luar biasa, maka penanganannya juga harus sangat luar biasa. Saya menyambut baik arahan dari KPK terkait masalah PSU ini. Karena akhirnya, asset Pemda akan bertambah dan mulai terkumpul kembali," aku Imron.

Imron menambahkan, pihaknya saat ini sudah bekerjasama dengan baik tekait masalah pencegahan korupsi. Pemkab Cirebon sudah menjalin kemitraan, baik dengan kepolisian maupun kejaksaan. Untuk itu, dirinya meminta semua pihak, terlebih ASN di Kabupaten Cirebon untuk bisa bekerjasama dengan baik, dan menjalankan tugas sesuai dengan koridor aturan yang berlaku.

"Kami menyampaikan terimakasih kepada KPK yang terus memberikan saran dan masukan. Ini sangat berguna sekali, karena kami punya rambu-rambu dalam menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemerintahan daerah," tukasnya. (din)

Rabu, 30 Maret 2022

Pemkab Cirebon Siap Bekerjasama dengan Pengurus PCNU Kabupaten Cirebon yang Baru

WALED, FC - Pemerintah Kabupaten Cirebon siap untuk bekerjasama dan bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon, dengan  kepengurusan PCNU Kabupaten Cirebon yang baru. 

Hal tersebut disampaikan Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag, saat menghadiri Konfercab XVI PCNU Kabupaten Cirebon di Pondok Pesantren Nihayatul Amal, Desa Gunungsari Kecamatan Waled Cirebon, Rabu 30 Maret 2022. 

Imron juga mengapresiasi gotong royong yang dilakukan oleh warga NU Kabupaten Cirebon, untuk suksesnya penyelenggaraan Konfercab ini. 

"Buktinya, uang yang terkumpul untuk penyelenggaraan kegiatan ini, melampaui dari target," ujar Imron. 

Imron mengungkapkan, bahwa potensi yang dimiliki oleh NU Kabupaten Cirebon sangatlah besar, terutama dalam hal Sumber Daya Manusia (SDM). 

Ia melihat, sangat banyak kepengurusan di Lembaga, Badan Otonom, serta unsur lainnya di lingkungan NU Kabupaten Cirebon, yang sangat potensial jika bisa digerakkan. 

"Oleh karena itu, kami siap bekerjasama dengan pengurus PCNU Kabupaten Cirebon yang baru nanti," kata Imron. 

Imron menilai, banyak sekali program untuk merealisasikan visi dan misi Kabupaten Cirebon, sejalan dengan sejumlah program yang dilaksanakan oleh PCNU Kabupaten Cirebon. 

Pihaknya mengaku siap bekerjasama dengan PCNU Kabupaten Cirebon, untuk bersama-sama membangun Kabupaten Cirebon lebih baik.

"Mari bersama menata Kabupaten Cirebon untuk lebih baik lagi," kata Imron.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Cirebon KH. Aziz Hakim Syaerozi menuturkan, bahwa kegiatan Konfercab ini, didanai secara urunan oleh warga NU di Kabupaten Cirebon.

Ia juga mengaku bangga dan kagum, karena jumlah dana yang terkumpul, melebihi dari jumlah yang ditargetkan.

"Kami targetkan sebesar Rp 115 juta, tapi yang terkumpul hingga saat ini, mencapai Rp 220 juta," kata Aziz. 

Aziz juga mengungkapkan, selama dirinya menjabat sebagai Ketua PCNU Kabupaten Cirebon, sudah berupaya untuk menggerakkan sebanyak 18 lembaga dan sejumlah banom di Kabupaten Cirebon. 

Beberapa program sudah terealisasikan dengan baik diantaranya, yaitu melalui program perekonomian dan pemahaman Aswaja kepada ribuan siswa di Kabupaten Cirebon. 

"Kami memiliki produk air mineral dan memiliki dua klinik, serta kami juga membuat bahan ajar pelajaran Ke-NU-an," ujar Aziz. (din)

Forkopimda Libas Legislatif Tiga Gol Tanpa Balas

CIREBON, FC - Forkopimda Kabupaten Cirebon, melibas legislatif tiga gol tanpa balas, pada pertandingan sepakbola persahabatan memperingati hari jadi Kabupaten Cirebon ke-540. Tempatnya sendiri, di lapangan Kodim 0620 Kabupaten Cirebon. Satu gol dilesakan pada babak pertama dan dua gol pada babak kedua. 

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, hampir saja mencetak hatrik pada babak kedua. Sementara pada babak pertama, gol dicetak oleh Sekdis Dinkes, Edi Susanto. Meskipun hanya pertandingan persahabatan, kedua tim memperlihatkan skill dan kemampuan yang dimiliki.

Namun sayang, jalannya pertandingan tetap didominasi Forkopimda. Serangan demi serangan dilancarkan dan terus mengancam gawang legislatif. Beberapa kali upaya penyelamatan dilakukan penjaga gawang legislatif dan harus tiga kali memungut bola di dalam gawang.

Sementara, Bupati Cirebon Imron yang menjadi penjaga gawang tim Forkopimda, terlihat santai. Hal itu karena, tidak ada serangan berarti dari pihak legislatif. Hanya sesekali Imron menangkap bola, selebihnya terlihat ngobrol dengan warga sekitar yang menonton di belakang gawang.

"Ini adalah rangkaian hari jadi Kabupaten Cirebon ke-540. Meskipun sifatnya persahabatan, tapi saya lihat semangat kawan-kawan, baik dari forkopimda maupun legislatif sangat luar biasa," ungkap Imron usai pertandingan.

Menurutnya, acara sepak bola tersebut, juga bisa mempererat tali silaturahmi antara eksekutif maupun legislatif. Bagaimanapun, peran eksekutif sangat penting, begitupun sebaliknya. Dia berharap, kedepan acara tersebut terus berlangsung meskipun hanya setahun sekali.

"Eksekutif dalam hal ini di dalamnya ada Forkopimda, harus menjalin kemitraan dengan legislatif. Ini sangat penting, karena semua pihak saling membutuhkan dan bisa saling melengkapi dalam membangun Kabupaten Cirebon," tukasnya. (Indah)

Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Cimanuk Cintanduy Peringati HRB dengan Melakukan Penanaman Pohon

CIREBON, FC - Peringati Hari Bakti Rimbawan (HRB), Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Cimanuk-Citanduy, Ir. Rukma Dayadi, M.Si melakukan penanaman pohon serta Penandatangan MoU bersama 7 (tujuh) perguruan tinggi, yaitu UNPAD, ITB, Sekolah Tinggi Ilmu Hayati (STIH), Universitas Siliwangi, Universita Galuh Ciamis, Universitas Winaya Mukti dan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Kerjasama ini merupakan tindaklanjut dari nota kesepahaman antara Kementerian LHK dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan serta Menteri Ristek dan Pendidikan Tinggi pada 16 Juni 2015 lalu, untuk mengajak dan menumbuhkembangkan budaya cinta lingkungan di kalangan peserta didik, pendidik dan tenaga pendidik dengan menanam minimal 5 batang pohon untuk setiap pelajar atau mahasiswa.

Tindaklanjut tersebut secara resmi dituangkan dalam bentuk nota kesepahaman untuk menegaskan komitmen bersama pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi (TI) yaitu pendidikan dan pengajaran penelitian dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat.

Menurut Ir. Rukma Dayadi, Kepala Balai BPDASHL Cimanuk-Citanduy, Hari Bakti Rimbawan Tahun 2022 ini mengusung tema Rimbawan Menjaga Lingkungan, Menyukseskan Presidensi G 20.

“Dalam memperingati Hari Bakti Rimbawan Tahun ini, masyarakat bisa turut andil dengan melakukan bersih-bersih lingkungan sekitar, bisa juga mengikuti kegiatan sosial yang berkaitan dengan lingkungan untuk menghijaukan bumi kembali,” ujar Ir Rukma di Jatinangor, Rabu, (30/03/2022).

Gerakan menanam sejuta pohon yang di inisiasi oleh Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) yang dilakukan bersama-sama di Universitas Padjajaran. sBPDASHL Cimanuk-Citanduy memberikan 400 batang bibit diantaranya jenis alpukat, jambu kristal, jeruk, manga, durian, jengkol, nangka, petai dan sukun sebagai awal dari perjanjian kerjasama ini.

Dikatakan Ir Rukma, MoU ini merupakan komitmen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk meningkatkan proses ataupun usaha menghijaukan bumi, karena Provinsi Jawa Barat memiliki  lahan yang masih cukup luas, dan ini harus diupayakan oleh seluruh pihak. Konteksnya perguruan tinggi, tenaga didik dan mahasiswa.

Lahan di UNPAD atau ITB yang masih memerlukan penanaman pohon, “Ini akan kita kembangkan ke depan. Yang penting adalah apa yang kita tanam harus dirawat dan itu bisa muncul kalau memang ada kesadaran serta kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan," papar Ir Rukma.

Lebih lanjut Rukma mengatakan, pemerintah khususnya BPDASHL Cimanuk-Citanduy akan memfasilitasi kebutuhan bibit, kemudian pemegang otoritas di wilayah masing-masing harus menjaga, merawat sehingga bibit tersebut bisa tumbuh dan bisa bermanfaat untuk masyarakat maupun pengelolanya itu sendiri.

Sementara Dekan Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran, Dr. Meddy Rachmadi, Ir., M.S, mengapresiasi dan mengucapkan rasa terima kasihnya kepada BPDASHL Cimanuk-Citanduy, karena Universitas Padjajaran menjadi lokasi pertama penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bakti Rimbawan ke 39.

“Harapannya, kita bisa bekerja sama lebih mendalam dan intensif jangka panjang. Terkait dengan itu, kami juga menyediakan lahan seluas 5 Hektar perihal penghijauan kembali bumi kita. Oleh karena itu dipersilahkan untuk ditanami berbagai tanaman pohon produktif dalam konteks dari sisi agroklimat, ekonomi dan kesosialan lahan itu bermanfaat untuk kita semua sehingga menjamin pemeliharaannya, kita juga plotkan lahan-lahan miring untuk tanaman-tanaman hutan,” ungkap Dr. Meddy Rachmadi, Ir., M.S. saat ditemui media ini disela-sela acara tersebut.

“Kalau ini bisa terlaksana, akan mendukung pembelajaran, mendukung research mahasiswa dan menjadikan eduwisata tanaman-tanaman pohon. Sekaligus nanti kita akan membangun kebun koleksi dari beberapa jenis dan spesies tanaman yang saat ini sudah semakin langka,” ucap Dekan Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran ini.

Dr. Meddy Rachmadi menambahkan, Ini merupakan kerjasama yang pertama kali dan tindaklanjut MoU antara kementerian dan rektor UNPAD Prof. dr Rina Indiastuti. Ranahnya kami dari dekan untuk mengoperasionalkan kerjasama itu, yang terlibat Fakultas Pertanian UNPAD, ITB, Sekolah Tinggi Ilmu Hayati (STIH), Universita Siliwangi, Universita Galuh Ciamis, Universita Winaya Mukti.

“Mari kita sama-sama menghijaukan bumi agar kedepan anak cucu kita tidak  kekurangan air” pungkasnya. (din)

Selasa, 29 Maret 2022

Kapolda Jabar Tinjau Langsung Pelaksanaan Vaksinasi Presisi di Universitas Muhammadiyah Cirebon


Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suntana


CIREBON, FC - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Suntana meninjau langsung pelaksanaan  vaksinasi presisi yang dilaksanakan Polresta Cirebon bertempat di Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC), Selasa (29/3/2022).

Kapolda Jabar  mengungkapkan, pada Hari Raya Idul Fitri tahun ini, akan ada pelonggaran pada arus mudik.

“Seperti disampaikan oleh pemerintah pusat kita memberikan kelonggaran, namun, tetap kita standar prokes, yaitu masyarakat ada booster, vaksin kedua, PPKM di tingkat kuwu, lurah, itu akan kita optimalkan,” kata Kapolda Jawa Barat.

Kapolda Jawa Barat juga menjelaskan, bahwa pihaknya tengah fokus pada vaksinasi dosis ketiga atau booster. Vaksinasi dosis lengkap ini akan menjadi syarat untuk masyarakat dalam berkegiatan.

“Angka vaksinasi booster di Jawa Barat sudah mencapai 9,5 sampai 10 persen saat bulan puasa atau menjelang Idul Fitri kita akan target di atas 40 persen,” ungkapnya.

Untuk itu, Kapolda Jawa Barat mengimbau kepada masyarakat untuk segera mendatangi sentra vaksinasi yang akan dilaksanakan Polri, TNI, dan pemerintah daerah setelah salat tarawih di sejumlah masjid besar.

“Sekali lagi kesadaran buat masyarakat, bagi yang belum vaksin tidak usahlah jalan-jalanlah, cukup diam di rumah ajalah, ya toh. Tapi kalau yang sudah vaksin sesuai aturan, silahkan. Tapi tetap jaga kesehatan dan standar prokes,” ucapnya. (Indah)


Gelar Sosialisasi PkM Dosen, Kampus IAIN Cirebon Siap Menjadi Tuan Rumah ICON UCE Tahun 2022

CIREBON, FC - Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan salah satu amanat yang harus dilaksanakan oleh Perguruan Tinggi, sebagai salah satu Dharma dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Tentu amanat dan tugas ini diemban oleh seluruh sivitas kampus yang terlibat, khususnya Dosen dan mahasiswa.

LP2M sebagai unit kerja yang mengelola dan mengatur kegiatan Penelitian dan Pengabdian di kampus, memiliki tugas untuk bisa menjadi fasilitator sehingga para dosen atau pun mahasiswa bisa melaksanakan kegiatan tersebut.

Sesuai agenda LP2M pada hari Selasa (29/03/22) mengadakan sosialisasi bantuan DIPA PkM Dosen Tahun 2022 secara daring virtual zoom. 

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai media memberikan informasi terkait dengan program bantuan untuk memfasilitasi dan menstimulan Pengabdian Dosen dan Mahasiswa tahun 2022. Program bantuan PkM ini diselenggarakan dua tahun berjalan, sejak tahun 2021. 

Kegiatan sosialisasi ini dibuka secara resmi oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr. H. Sumanta, M.Ag. 

Dalam sambutannya, Sumanta menyampaikan bahwa Program Bantuan PkM ini merupakan Afirmasi lembaga sebagai bentuk akselerasi perubahan mutu (akreditasi) dari tingkat Prodi, Fakultas, dan pada akhirnya berdampak positif terhadap Akreditasi Institusi, apalagi menuju kampus Siber (UISSI).

“Menyongsong UISSI, setelah Prodi PAI menyusul 5 Prodi lain yang akreditasi A untuk mengadakan kelas PJJ, yakni Tadris IPS, PBA, SPI, Filsafat Agama, dan Hukum Keluarga” jelasnya.

Dr. H. Ahmad Yani, M.Ag dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun kemarin menghasilkan sebanyak 38 kegiatan PkM beserta output dan outcomenya, tahun kedua yakni 2022, harus lebih baik lagi dari sisi kualitas output seperti Jurnal, poster, Buku, Hak Cipta (copyright), dan sebagainya.

 “Apalagi tahun ini jumlah atau volume PkM bertambah 7 kegiatan, yakni dari semula 38 menjadi 45 kegiatan” ungkap Yani. “ Tahun ini akan menjadi tahun bersejarah bagi kampus kita, karena ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Konferensi Pengabdian Internasional ke-4 pada Bulan Juli 2022, yakni ICON UCE” tuturnya. 

ICON UCE merupakan Sebuah agenda dwi tahunan DIKTIS dalam Program PkM. Sebanyak 58 PTKIN berkompetisi dalam ajang tersebut untuk mendapatkan penghargaan dari Kementerian Agama dalam Bidang Pengabdian. 

Ketua LP2M berharap terlaksananya PkM ini akan menghasilkan karya-karya pengabdian Dosen yang akan dijadikan sebagai bahan ekspose dan kompetisi dalam ajang ICON UCE tersebut. 

Sosialisasi terkait dengan bantuan Program PkM ini disampaikan oleh Kapus PkM, H. Mahbub Nuryadien, M.Ag. Disampaikan Mahbub Nuryadien bahwa ada 4 program bantuan PkM yang disiapkan oleh LP2M, yakni PkM Berbasis Prodi sebanyak 15, PkM berbasis Riset sebanyak 20, PkM berbasis Kolaborasi dengan Mahasiswa 7, dan PkM berbasis Pendampingan dan Binaan sebanyak 3. 

“Tujuan diadakannya Program Bantuan ini, agar menjadi stimulus partisipasi aktif dan keterlibatan dosen dalam PkM menjelang tranformasi menjadi UISSI,” imbuh Kapus PkM. (FC/Ril)

Peringati Hari Jadi, Forkopimda Cirebon Ziarah ke Gunung Jati dan Kunjungi Keraton Kasepuhan

CIREBON, FC - Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Cirebon ke-540, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dipimpin langsung Bupati Cirebon, melakukan ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati dan mengunjungi Keraton Kasepuhan, Selasa (29/03/2022). 

Bupati Cirebon Drs.H. Imron, M. Ag mengatakan, kegiatan napak tilas ini, merupakan salah satu upaya untuk terus mengingat proses pendirian dan andil para leluhur dalam mendirikan Cirebon. 

Menurut Imron, pendirian Cirebon tidak lepas dari peran yang sangat besar dari Mbah Kuwu Cirebon dan juga Sunan Gunung Jati. "Supaya jangan lupa terhadap para pahlawan dan pendiri Cirebon," kata Imron. 

Selain bersama Forkopimda, kegiatan tersebut juga diikuti oleh sejumlah Kepala Dinas se-Kabupaten Cirebon. Imron menyebutkan, ziarah ke makam Sunan Gunung Jati ini, selain dalam rangka memperingati hari jadi, juga sekaligus menjelang pelaksanaan bulan Ramadan. 

Dalam kesempatan tersebut, Imron juga memanjatkan doa, agar cita-cita yang diharapkan oleh para leluhur, bisa terlaksana dan kepemimpinannya bisa berjalan dengan baik tanpa halangan. "Sehingga masyarakat Kabupaten bisa sejahtera," kata Imron. 

Sedangkan kunjungannya ke Keraton Kasepuhan, menurut Imron, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya terus menjalin silaturahmi kepada keturunan dari pendiri Cirebon. 

Karena menurut Imron, peran dan perjuangan dari para pendiri Cirebon sangat besar. Sehingga selain silaturahmi, kedatangannya ke Keraton Kasepuhan juga, sekaligus napak tilas perjuangan pendirian Cirebon. 

"Kami kesini (Kasepuhan) untuk bersilaturahmi dengan keturunan dari pendiri Cirebon dan napak tilas pendirian Cirebon," ujarnya. (din)

Senin, 28 Maret 2022

Kuwu Desa Sampiran Dampingi Bupati Serahkan 23 Sertifikat Tanah Gratis

Kuwu Sampiran bersama Bupati pada acara penyerahan 23 sertifikat tanah gratis bagi warga tidak mampu, Senin (28/3/2022).


CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Imron, menyerahkan 23 sertifikat tanah secara gratis bagi warga yang kurang mampu. Penyerahan tersebut dilakukan bagi warga yang berada di Desa Sampiran Kecamatan Talun, Senin (28/3/2022). 

Usai menyerahkan bantuan sertifikat, Imron menjelaskan, sebetulnya ada 52 sertifikat tanah untuk warga Desa Sampiran. Namun baru 23 sertifikat yang selesai. Sementara sisanya sedang diproses dan tidak lama lagi akan beres.

"Jadi di Desa Sampiran itu hanya tinggal 29 sertifikat rumah lagi yang sedang di proses. Tapi dalam waktu dekat juga akan selesai prosesnya," ucap Imron.

Imron juga meminta kepada warga yang rumahnya sudah memiliki sertifikat, untuk bisa menjaga dengan baik sertifikat bantuan Pemkab Cirebon tersebut. Kalaupun butuh modal usaha, sertifikat itu bisa diagunkan ke Bank. Asalkan mampu memperhitungkan kemampuan untuk mencicil pinjaman bank tersebut.

"Diagunkan boleh-boleh saja, asalkan mampu mencicilnya. Jangan diagunkan saja, tapi uangnya untuk kebutuhan sehari-hari ya. Tapi silahkan, uangnya untuk modal usaha," jelasnya.


Imron mengaku lega, karena Pemkab Cirebon bisa membantu masyarakat yang tidak mampu. Dengan dimilikinya sertifikat rumah tersebut, maka dengan sendirinya mereka sudah punya legal hukum atas kepemilikan tanah dan rumah yang saat ini mereka tempati.

 "Jadi mereka sekarang sudah bisa tidur pulas, karena tanah dan rumah mereka legal hukumnya sudah jelas. Program ini juga tetap kami gulirkan untuk seluruh desa yang ada di Kabupaten Cirebon," janjinya. (din)

Penjaringan Bakal Calon Ketua PCNU Kabupaten Cirebon Dibuka Mulai Hari Ini

CIREBON, FC - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Cirebon masa khidmat 2017-2022 akan mengakhiri masa khidmatnya pada 5 Mei 2022. Hal ini sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Nomor 141/A.II.04.d/05/2017 tentang Pengesahan PCNU Kabupaten Cirebon Masa Khidmat 2017-2022.

Oleh karena itu, sebagaimana diatur dalam Anggaran Rumah Tangga NU Pasal 79 ayat 3 disebutkan bahwa Konferensi Cabang dipimpin dan diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama sekali dalam 5 (lima) tahun. Dengan demikian, Konferensi Cabang merupakan tugas yang harus dilakukan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) lima tahun sekali, sebagai sarana pengurus dalam menyampaikan pertanggungjawaban kerja-kerjanya selama melaksanakan amanat sebagai pengurus PCNU Kabupaten Cirebon.

Ketua Panitia Konfercab XVI PCNU Kabupaten Cirebon, H. Imam Taufik, mengatakan, Konferensi Cabang XVI Pengurus Cabang NU Kabupaten Cirebon yang akan berlangsung pada tanggal 30 Maret 2022, menjadi sarana untuk merumuskan dan mendiskusikan berbagai persoalan. Baik keorganisasian, kemasyarakatan dan persolan lainnya. 

Adapun kegiatan yang akan diselenggarakan Pondok Pesantren Nihayatul Amal, Desa Gunungsari Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, tersebut mengusung tema "Khidmah Jam'iyyah untuk Meneguhkan Kemandirian menuju Satu Abad NU."

Konferensi Cabang XVI Nahdlatul Ulama Kabupaten Cirebon juga akan menetapkan Rais Syuriah dan Memilih Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang NU Kabupaten Cirebon masa khidmah 2022 - 2027 serta memilih dan menetapkan Tim Formatur.

"Penjaringan calon Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Cirebon dibuka mulai hari ini, Senin (27/3/2022). Pendaftaran calon tersebut dibuka di Sekretariat PCNU Kabupaten Cirebon, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon," katanya, Minggu (26/3/2022).

Menurutnya, para calon Ketua PCNU Kabupaten Cirebon dipersilakan mendaftar dengan melampirkan sejumlah persyaratan. Di antaranya, pernah aktif sebagai pengurus NU baik di tingkatan pengurus cabang, pengurus wilayah, maupun pengurus besar, dan pernah mengikuti Madrasah Kader NU (MKNU).

Selain itu, calon merupakan warga NU yang dibuktikan dengan menunjukkan KartaNU. Persyaratan selanjutnya dan merupakan yang adalah surat pernyataan dukungan minimal dari 10 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU. Namun, surat dukungan tersebut dapat diserahkan kepada panitia saat penjaringan maupun hari H Konfercab PCNU Kabupaten Cirenon.

"Surat dukungan tersebut harus ditandatangani Ketua Tanfidziyah dan stempel basah MWC NU. Seluruh persyaratan tersebut merupakan  amanat dari AD/ART. Untuk pengambilan formulir penjaringan bakal calon ketua dimulai Senin (28/3/2022) pukul 12.00 WIB dan dikumpulkan paling lambat pada Selasa (29/3/2022) pukul 23.59 WIB," ujarnya.

Pihaknya menyampaikan, Konfercab XVI PCNU Kabupaten Cirebon juga bakal dimeriahkan Bahtsul Masail tentang wakaf, panggung hiburan kesenian, dan lainnya. Seluruh rangkaian acara tersebut dipastikan bakal menerapkan protokol kesehatan ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut diwajibkan mengenakan masker, menjaga jarak, dan telah mengikuti vaksinasi Covid-19 hingga dosis kedua. Panitia pun menyediakan posko kesehatan yang bekerja sama dengan puskesmas dan rumah sakit setempat. (Indah)

Jumat, 25 Maret 2022

Peringati Hari Jadi, Bupati Imron Santuni 200 Anak Yatim di Ciwaringin

FOKUS CIREBON, FC - Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-540 Kabupaten Cirebon, Pemerintah Kabupaten Cirebon memberikan santunan kepada ratusan anak yatim dan dhuafa di Kecamatan Ciwaringin, Jumat (25/03/2022). 

Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag mengatakan, ada sebanyak 200 anak yatim dan dhuafa dari 8 desa di Kecamatan Ciwaringin yang mendapatkan santunan. 

"Kegiatan tersebut dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-540 Kabupaten Cirebon," ujar Imron. 

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga sekaligus meresmikan Balai Desa Budur Kecamatan Ciwaringin. Ia mengapresiasi pembangunan balai desa yang cukup megah tersebut. 

Menurut Imron, dirinya merasa bangga, karena pembangunan balai desa ini, memanfaatkan anggaran Pendapatan Asli Desa (PAD). "Tidak mendapatkan bantuan dari manapun," kata Imron. 

Imron juga menjelaskan, bahwa peringatan Jari Jadi Kabupaten Cirebon pada tahun ini, digelar seperti tahun kemarin dengan sederhana. 

Karena sedang dalam kondisi pandemi, pihaknya tidak mengadakan kegiatan secara terpusat, namun dibagi di sejumlah lokasi. "Nanti malam, disini juga ada wayang," kata Imron. (din)

Pemkab Cirebon Lakukan Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Forum Ulama Umaroh

Bupati Cirebon, Drs H Imron, M.Ag


CIREBON, FC - Keberagaman agama, budaya dan suku bangsa di Indonesia, merupakan asset bangsa yang harus dijaga. Sebagai muslim harus mempunyai keyakinan, bahwa perbedaan merupakan sunatullah dan berkah dari Allah SWT. 

Demikian dikatakan Bupati Cirebon, Imron, saat menghadiri acara Pembinaan Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Forum Ulama Umaroh, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon, pada kamis malam (25/3/2022).

Imron menjelaskan, Allah yang telah menciptakan makhluk antara yang satu dengan yang lainnya pasti ada perbedaan. Baik berbeda bentuk, warna, kelamin, pemikiran dan keyakinan. Semuanya itu untuk membuat manusia saling menghormati dan menghargai perbedaan tersebut. 

"Adanya ketidaksesuaian antara ajaran agama yang dianut dengan perilaku pemeluknya, hendaknya jangan dijadikan sentimen keagamaan yang dapat memicu perpecahan kehidupan berbangsa dan bernegara," ungkap Imron.

Menurutnya, seluruh agama khususnya yang ada di indonesia pasti mengajarkan kedamaian, kerukunan dan keharmonisan. Ini sebagai pedoman dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, baik dengan sesama maupun dengan pemeluk agama lainnya. 

"Jadi tujuan dari kegiatan ini, adalah untuk meningkatkan pemahaman ideologi dan wawasan kebangsaan kepada masyarakat. Kita gandeng forum ulama umaroh, karena ideologi pancasila merupakan cara pandang bangsa indonesia," ujarnya.

Sementara itu, pengasuh pondok pesantren KHAS Kempek Cirebon, Mustofa Aqil Siraz menilai,  ideologi pancasila akan semakin kokoh dengan keimanan dan ketakwaan. Dengan semakin kokohnya ideologi pancasila, diyakini dapat menjadi benteng kuat dari pengaruh-pengaruh negatif. 

"Ulama memiliki peran yang sangat signifikan dalam menyebarkan paham keagamaan. Juga dapat memberikan pemahaman tentang ideologi dan wawasan kebangsaan terhadap masyarakat," katanya.

Sedangkan Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman menambahkan, saat ini investasi yang ada sudah mulai menggeliat. Semuanya itu berkolerasi dengan situasi Kamtibmas yang kondusif. Untuk itu, pihaknya sudah melakukan langkah perspektif, dan tidak hanya upaya represif juga preventif.

"Kalau kami mengedepankan mencegah di hulu permasalahan. Sehingga silaturahmi ke tokoh agama dan masyarakat menjadi prioritas kami, khususnya di Kabupaten Cirebon," tukasnya. (Indah)

Bupati Cirebon Buka Forum Musrembang RKPD Tingkat Kabupaten

CIREBON, FC - Forum Musrembang RKPD tingkat Kabupaten Cirebon dibuka Bupati, Kamis (24/3/2022). Bertempat di Hotel Apita, forum ini bertujuan untuk penyempurnaan rancangan akhir RKPD Kabupaten Cirebon tahun 2023. 

Disamping itu, forum Musrembang RKPD ini, merupakan entry poin untuk membangun keterpaduan dan sinergitas antar wilayah, antar strata pemerintahan, pemangku kepentingan maupun antar perangkat daerah, selaku penyelenggara pemerintahan dan pembangunan daerah. Demikian dikatakan Bupati Imron.

Menurutnya, musyawarah pemangku kepentingan Kabupaten Cirebon, untuk mematangkan rancangan RKPD Kabupaten melalui sinkronisasi dan sinergitas. Ini juga hasil usulan sektoral, kewilayahan dan pokok-pokok pikiran DPRD. Nanti hasilnya akan digunakan untuk pemutakhiran rancangan Renja perangkat daerah.

"Ini supaya visi dan misi pembangunan Kabupaten Cirebon tercapai. Perencanaan pembangunan di tahun 2023, merupakan penjabaran tahun ke-4 RPJMD Kabupaten Cirebon tahun 2019-2024," jelasnya.

Bupati menjelaskan, upaya-upaya dalam mencapai target pembangunan daerah terus dilakukan dan ditingkatkan. Tercatat, pada tahun 2021 rata-rata lama sekolah berada di angka 7,10, yang berarti berhasil melebihi dari target yang ditetapkan, yakni 7.05. Demikian juga dengan tingkat kesempatan kerja yang berada di angka 89,624 dari target 88.884. 

"Tingkat pengangguran terbuka dapat turun di angka 10,38 dari target 11,12. Keberhasilan ini tentunya merupakan bentuk komitmen Pemkab untuk memajukan Kabupaten Cirebon," ucapnya.

Imron juga menyebutkan, beberapa sektor sudah berhasil mencapai target. Diantaranya reformasi birokrasi dan pelayanan publik. Ada juga kemiskinan, kualitas sumber daya manusia dan nilai-nilai kehidupan masyarakat. Disamping itu, pertumbuhan dan pemerataan ekonomi dinilai cukup baik.

"Oleh karena itu, tema pembangunan Kabupaten Cirebon tahun 2023 adalah Peningkatan Nilai Tambah dan Daya Saing Komoditi Unggulan. Ini didukung oleh pembangunan SDM unggul, serta layanan publik yang berorientasi dan kebijakan kepada masyarakat," papar Imron.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Suhartono menyebutkan, pasca pandemi penerapan strategi diperlukan. Ini dalam upaya menangani isu strategis, permasalahan, dan tantangan pembangunan. Diantaranya, fokus pada permasalahan utama seperti banjir, sampah, pendidikan, peningkatan layanan kesehatan, layanan publik, dan penanganan pandemi Covid-19.

"Saya minta nanti, dalam proses penyusunan RKPD tahun 2023 ini, seluruh pimpinan dan aparatur daerah, serta seluruh perangkat stakeholder untuk dapat integrate inovatif, dan kolaboratif," pungkasnya.

Acara tersebut juga dihadiri anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Cirebon, Asisten Administrasi Umum Daerah Pemprov Jabar, perwakilan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, perwakilan Bappeda Provinsi Jawa Barat, 

Wakil Bupati Cirebon, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Cirebon, unsur Forkopimda Kabupaten Cirebon, serta para Kepala SKPD. (din)