FOKUS CIREBON, FC - Menyikapi dinamika mahasiswa di lingkungan kampus terkait sistem pemilihan yang masih digunakan di beberapa PTKIN di Indonesia, Wakil Rektor III, Dr H Ilman Nafi'a M.Ag menegaskan tengah digodok pembahasannya di Rakor Warek III PTKIN Se-Indonesia, di Hotel Aston, Kota Cirebon, Senin, (21/11/2022).
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Senin, 21 November 2022
Dr H Iman Nafi'a M.Ag : Rakor Warek III Bahas PBAK dan Sistem Pemilihan Regenasi SEMA-DEMA
Minggu, 20 November 2022
IAIN Syekh Nurjati Cirebon Menjadi Tuan Rumah Kegiatan Rakor Wakil Rektor III Se-Indonesia
FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tuan rumah pada kegiatan Rapat Koordinasi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni PTKIN Se- Indonesia yang diselenggarakan selama dua hari, Minggu-Senin, (20-21/11/2022), bertempat di Hotel Aston Cirebon.
Pada kegiatan ini, sebanyak 37 peserta hadir termasuk hadirnya Rektor IAIN Syekh Nurjati, Dr H Sumanta M.Ag dan Kepala Biro AUAK IAIN, Ir Hj Sunarini M.Kom, Wakil Rektor 2, Prof Dr Kartimi, M.Pd, Wakil Rektor 3, Dr H Ilman Mafia, M.Ag serta sejumlah pejabat Rektorat di lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
Rektor Sumanta menjelaskan, rapat koordinasi ini adalah bagian dari bidang kemahasiswaan yang ada di perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agama RI.
Perguruan tinggi yang terlibat pada kegiatan rapat koordinasi ini, kata Sumanta, ada UIN, IAIN dan STAIN, dan pembahasannya banyak sekali hal-hal yang terkait dengan kemahasiswaan, terkait dengan regulasi dan regulasi ini ada yang bersifat PMA, seperti peraturan-peraturan.
"Peraturan ini akan disharring dahulu, di share yang bersifat bottom-up. Jadi ini aspirasi dari seluruh perguruan tinggi, kemudian ini menjadi landasan untuk menjadi pertimbangan dan dimunculkannya regulasi," kata Rektor Sumanta.
Sumanta menyatakan, terkait regulasi tersebut, ada di antaranya tentang UKM, tentang DEMA, SEMA, tentang ORMAWA, kegiatan-kegiatan yang ada di dalam kampus, juga ada beberapa kegiatan yang mengatur aktifitas mahasiswa, yakni jaringan mahasiswa dengan pihak luar menjadi bahan pertimbangan bagi regulasi yang akan digoalkan oleh Kementerian Agama.
Rektor Sumanta juga menjelaskan, bahwa pihaknya memang dipercaya Diktis-Pendis untuk menjadi tuan rumah. Untuk itu, sebagai tuan rumah, Rektor Sumanta mengucapkan selamat datang kepada Warek Bidang Kemahasiswaan seluruh Indonesia di Cirebon.
Sementara itu, Amiruddin Kuba, Kasi Kemahasiswaan Subdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan menyatakan, kegiatan forum seperti ini sebetulnya adalah kegiatan rutin hampir tiap bulan yang diikuti oleh seluruh Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan PTKIN se-Indonesia.
Menurutnya, beberapa hal yang menjadi target kita atau tujuan kita pertama adalah mengkoordinasikan seluruh bidang kegiatan atau program-program kemahasiswaan di di lingkup Kepentingan PTKIN. Kemudian beberapa isu yang kita ingin bicarakan bersama untuk tahun 2022 ini maupun program di tahun 2023.
"Jadi biasanya ada evaluasi terhadap program-program yang sudah jalan di 2022, kemudian menatap program-program yang belum selesai, kemudian dibicarakan bersama lalu kemudian merencanakan program-program untuk 2023 untuk bisa dilaksanakan," paparnya.
Di dalam beberapa program ini, lanjutnya, termasuk ada program-program atau event-event yang sifatnya lokal yang melibatkan per wilayah. Seperti ada wilayah Sumatera, kemudian Sulawesi Indonesia timur, kemudian ada untuk Jawa, dan juga Kalimantan.
"Jadi ini masuk dalam kategori program atau kegiatan regional. Nah yang sifatnya nasional itu dikoordinasikan oleh pusat, yakni kami di Diktis lalu kemudian biasanya kita menuju salah satu PTKIN yang menjadi tuan rumah melalui surat atau SK Penetapan Dirjen," jelasnya.
Dijelaskan, ada beberapa program yang terkait dengan kegiatan Rakor ini, misalnya kemarin ada Pesona pekan di Bandung kemudian tahun ini untuk yang lain. Selain pesona itu tidak ada kecuali program-program yang sifatnya wilayah tadi.
"Nah untuk tahun berikutnya, ini yang kita akan bicarakan juga di forum ini nanti adalah terkait dengan PWMPTK dan untuk calon tuan rumah kita minta Samarinda kemudian Jember dan Ternate, dan malam ini kita pastikan kira-kira siapa yang bersedia untuk menjadi tuan rumah," ujarnya.
Kemudian Pembahasan lainnya pada Rakor malam ini adalah program dua tahunan yang lain, yaitu OASE yang tahun lalu dilaksanakan di Aceh dan tahun depan di UIN Medan.
Kemudian hal lain yang paling urgent yang kita bicarakan untuk Rakor ini adalah terkait dengan review terhadap regulasi PBAK, yakni pengenalan kampus, pengenalan budaya dan akademi kampus. Kemudian yang kedua adalah soal review terkait dengan regulasi ORMAWA.
Jadi yang ingin kita lihat apakah sistem PBAK yang dilaksanakan hari ini itu sudah bisa mengakomodir kondisi yang ada, misalnya ada pandemi dan sebagainya. Apakah semua bisa dilaksanakan secara luring nanti ataukah masih Hybrid.
Kemudian juga apakah regulasi terkait dengan ORMAWA hari ini juga bisa mengakomodir kepentingan-kepentingan adik-adik yang ada, misalnya soal sistem. Apakah pemilihan langsung terhadap anggota-anggota senat siswa ataukah melalui perwakilan.
"Nah yang ada hari ini sesuai dengan regulasi itu adalah melalui delegasi, tapi di kenyataannya di daerah itu ada yang melaksanakan secara musyawarah dan Pemilu. Ya sementara ini berjalan dua-duanya, tapi kita ingin mencari titik temu, apakah yang ada di lapangan ini bisa dimasukkan dalam regulasi ?, atau seperti apa, tapi selama ini sih dua sistem yang dilakukan atau dilaksanakan oleh adik-adik," jelasnya.
Untuk itu Amiruddin berharap, apa review terhadap regulasi yang pihaknya sebut tadi itu bisa terlaksana dan ada solusi buat kondisi yang ada dialami oleh adik-adik di kampus, termasuk kondisi pandemi sekarang ini yang belum final.
Amiruddin juga menegaskan bahwa soal PBAK itu regulasinya sudah diatur melalui Skip 4961 Dirjen terkait pelaksanaan PBAK. Kemudian berikutnya dalam hal PBAK ini materi-materi atau muatan-muatan umum yang harus ada dalam setiap PBAK, misalnya soal moderasi beragama.
"Jadi generasi beragama ini adalah soal materi yang wajib di dalam setiap PBAK, karena itu memberikan bekal buat adik-adik agar bisa berpikir secara moderat dan mencintai NKRI, kebangsaan dan sebagainya yang akhir-akhir ini menjadi fenomena di masyarakat," jelasnya.
Hal senada diungkapkan, Dr Abdur Rozaki M.SI, Ketua Forum Wakil Rektor se Indonesia, bahwa rapat koordinasi Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan ini membahas dua hal yang paling utama. Satu kita ingin mengembangkan pendekatan dalam pengembangan akademik dan bakat minat mahasiswa itu seperti apa, agar anak-anak ini memiliki karakter kepemimpinan yang visioner dan bisa beradaptasi dengan perubahan zaman.
Kemudian bisa berkontribusi terhadap penguatan kampusnya, salah satunya terhadap tantangan agar akreditasi institusinya itu unggul atau terakreditasi secara internasional. Kemudian yang kedua, kita ingin membahas melalui pendekatan organisasi kemahasiswaan yang lebih visioner.
Tujuannya agar mahasiswa dengan organisasinya itu bisa lebih mampu menjawab tantangan zaman dan meraih masa depan. Karena itu, kita ingin ORMAWA ini tidak sekedar berorientasi pada tema masa lalu, tetapi lebih berorientasi kepada tema-tema masa depan. (Nurdin)
Semarak Kegiatan, Jurusan Ilmu Hadis IAIN Cirebon Sambut Hari Jadi Jurusan Ke 7
FOKUS CIREBON, FC - Selama lima hari di bulan Nopember ini, Jurusan Ilmu Hadis, Fakultas Ushuludin dan Adab, IAIN Syekh Nurjati Cirebon menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memperingati hari lahirnya Jurusan Ilmu Hadis yang Ke 7. Kegiatan digelar sejak Selasa hingga Minggu, (15-20/11/2022), bertempat di Auditorium Pascasarjana Lt.3, kampus setempat.
Ketua Pelaksana Gerimis Aisyah menjelaskan, Gerimis merupakan singkatan dari Gemilang Ria Ilmu Hadis yang diadakan untuk memperingati hari lahirnya Jurusan Ilmu Hadis yang ke 7 dan tahun ini kita menyongsong dengan tema 'Cintai Budaya Lestarikan dengan karya'.
Menurutnya kegiatan GERIMIS HMJ ILHA Fakultas Ushuluddin dan Adab ini digelar selama lima hari, dimulai dengan berbagai perlombaan, di antaranya lomba Tahfiz Hadis, musikalisasi hadis, desain grafis, futsal, badminton dan ML.
Selanjutnya, pada hari Jum'at kita mengadakan Donor Darah yang bekerjasama dengan PMI (palang merah Indonesia) dan Majapeka, sekaligus santunan anak yatim yang mana santunan tersebut ditujukan kepada panti asuhan Asbabul Kahfi, setelah itu melaksanakan penutupan acara pada hari Minggu tanggal 20 November yang bertempat di Auditorium Pascasarjana Lt.3.
Aisyah menambahkan bahwa selain kegiatan di atas juga diadakan seminar nasional dengan menghadirkan Dr. Faqihuddin Abdul Kadir, MA dengan tema "Menelaah Fashion Perempuan di Era 4.0 Dalam Kacamata Fikih".
Sementara pada kegiatan ini, Ketua Jurusan ILHA, Hj. Anisatun Muthi'ah menyambut gembira dan bangga atas kreativitas dan ide dari kawan-kawan panitia dan pengurus HMJ Ilmu Hadis, bukan hanya Uforia menyambut hari lahir, tapi bertekad untuk memberi manfaat kepada umat, dibuktikan dengan donor darah dan santunan anak yatim, sebagaimana pesan Rasulullah sebaik-baik manusia yang bermanfaat bagi orang lain.
Hj. Anisatun Muthi'ah mengucapkan rasa terimakasih atas terselenggaranya kegiatan ini. Harapnya, semoga Allah membalas dengan limpahan keberkahan dan kebaikan untuk semua mahasiswa ilmu hadis.
"Selamat Hari lahir, maju terus tetap berbuat kebaikan. Menjd insan kamil," katanya.
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab Dr. Anwar Sanus, M. Ag yang menghadiri acara penutupan GERIMIS mengatakan, bahwa mahasiswa ILHA sejak angkatan pertama sudah menunjukkan jati diri dan kreativitas yang membanggakan, karena secara umum mahasiswa ILHA mampu bersaing baik dari struktur kepengurusan di Fakultas maupun di tingkat Institut. Dalam 3 tahun terakhir, yakni 2022 Ketua Senat Mahasiswa Fakultas dari ILHA yakni Umar Syarifuddin.
Sedangkan 2021 ketua Dewan Eksekutif Fakultas dari ILHA yakni Rizki Maulana yang sekarang aktif di Dewan Eksekutif Institut dan 2019, 2020 Ketua dewan eksekutif Fakultas Ananda Deden dan Anton.
Kendati demikian, Anwar menyatakan untuk tidak harus tidak percaya diri karena sedikitnya mahasiswa yang mengambil jurusan ILHA, karena secara kuantitas peluang di dunia kerja untuk mahasiswa jurusan ILHA justru semakin besar. Maka untuk untuk menghadapi persaingan global sangat dibutuhkan kualitas.
Lebih lanjut Anwar menyebutkan bahwa peluang kerja itu selain kompetiter yang sedikit maka dibutuhkan kualitas.
Anwar Sanusi juga menambahkan bahwa kemampuan mahasiswa ILHA dan jurusan-jurusan dilingkungan fakultas Ushuluddin dan Adab sedang disiapkan dalam event-event nasional seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri se Indonesia. Maka langkah dan even GERIMIS sangat tepat dilaksankan mahasiswa
Selain hal tersebut di atas. Dekan meminta seluruh mahasiswa ILHA dan jurusan-jurusan lain untuk bahu membahu dalam sosialisasi kepada seluruh Pondok pesantren sewilayah 3 Cirebon penerimaan mahasiswa baru tahun ajaran 2022-2023. (Nurdin)
Sabtu, 19 November 2022
Bupati Imron : Keberadaan Baznas Ikut Membantu Menyelesaikan Masalah Warga
KABUPATEN CIREBON - Keberadaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Kabupaten Cirebon disebut ikut membantu menyelesaikan permasalahan yang dialami masyarakat. Hal tersebut dikatakan Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg saat kegiatan penyerahan bantuan Baznas di Pendopo Bupati Cirebon, Sabtu (19/11/2022).
Dijelaskan bupati, banyak ajuan bantuan dari warga kepada dirinya selama menjabat. Hanya saja, Imron mengatakan dirinya sudah tidak ada lagi dana taktis yang bisa dipergunakan untuk merealisasikan ajuan yang diserahkan.
"Dulu sebelum saya menjabat, bupati diberikan dana taktis untuk bisa cepat membantu warga. Tetapi, mungkin karena banyak permasalahan seperti penyalahgunaan wewenang, sehingga sudah tidak ada lagi dana taktis tersebut," tegas Imron.
Oleh sebab itu, dirinya menyebut ajuan yang diminta warga tidak bisa secara langsung dipenuhi, karena harus mengikuti pola penganggaran pemerintah. Bukan hanya itu, karena keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah, maka bantuan yang diberikan tidak bisa maksimal.
"Contoh kecil rutilahu saja, di Kabupaten Cirebon itu ada sekitar 10ribuan rumah tidak layak huni, tetapi kemampuan anggaran daerah setiap tahun hanya 700 unit. Makanya, kita membutuhkan campur tangan pihak lain seperti Baznas ini yang bisa ikut membantu masyarakat," terangnya.
Kerja sama dengan Baznas, lanjut Imron, bisa meringankan kesulitan masyarakat yang bersifat ringan dan mendesak. Akan tetapi, Imron juga meminta masyarakat untuk tetap mematuhi prosedur yang ada.
"Baz ini ada pemeriksaan atau audit, sehingga tidak bisa seenaknya memberikan bantuan. Masyarakat harus tetap sabar dan mengikuti prosedur. Saya juga meminta kepada masyarakat, apabila punya kerabat atau rekan yang memiliki rezeki lebih untuk bisa bersama-sama Baz memberikan bantuan melalui infak dan sodakoh," tutupnya.
Sementara itu, Wakil Ketua 2 Baznas Kabupaten Cirebon, HM Sirojudin membenarkan selama ini Baznas hanya mengandalkan anggaran yang berasal dari zakat ASN. Oleh karena itu, dirinya juga berharap masyarakat bisa ikut serta menyerahkan infak sodakoh kepada pihaknya.
"Jujur saja, pengajuan banyak dari masyarakat, tetapi mohon maaf kita belum bisa memberikan seluruhnya, karena keterbatasan yang kita miliki. Silakan bagi masyarakat yang ingin menyerahkan infak dan sodakoh, kita siap menyalurkannya," jelasnya.
Dalam kesempatan ini, Sirojudin mengucapkan terima kasih kepada bupati, karena telah maksimal menyokong Baznas. "Kita terus berupaya agar Baznas bisa bermanfaat bagi masyarakat," singkatnya.
Untuk diketahui, dalam penyerahan bantuan kali ini, Bupati Cirebon memberikan bantuan Baznas kepada Mustahik atau penerima manfaat berupa bantuan rutilahu, sarpras Mushola, DTA, Ponpes dan stimulan biaya pendidikan bagi mahasiswa S1 serta bantuan lainnya. (Nisa)
Mendengar Ada Warganya Menderita Penyakit Berat, Wakil Bupati Cirebon Langsung Bergegas Melakukan Kunjungan
CIREBON, FC - Wakil Bupati Cirebon Hj. Wahyu Tjiptaningsih,SE,M.Si bergegas mendatangani seorang anak berusia 13 tahun bernama Safira yang tengah menderita penyakit berat.
Keberangkatan Wakil Bupati Cirebon ini seusai mendapat laporan dari Camat Talun tentang adanya seorang anak yang masih duduk di sekolah dasar (SD) bernama lengkap Safira Mutiarasari yang tengah sakit dan membutuhkan penangan cepat medis.
Berdasarkan hasil pemeriksaan elektrokardiogram (EKG) Safira di vonis mengalami jantung bocor yang di duga berjenis Ventricular septal defect (VSD) yang sering terjadi pada anak, Sabtu 19/11/22.
Safira adalah putri dari pasangan suami istri bernana Bpk Sarwita 35 tahun Ibu Eka 34 tahun yang beralamat di Desa Sampiran Blok Sampiran Rt 02 Rw 07 Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon Jabar
Mendapat laporan tersebut Wakil Bupati yang rajin turun ke warga bergegas menuju rumah Safira. setelah menempuh perjalanan dengan memasuki lorong-lorong gang kecil Wakil Bupati Cirebon yang akrab disapa Bunda Ayu kemudian sampai di rumah yang di tuju.
Setelah melihat kondisinya, Bunda Ayu berkordinasi dengan Team Pronangkis Kabupaten Cirebon, Dan team Sedekah Rombongan serta Dinas Kesehatan guna menanggulangi berbagai kesulitan yang sedang dan kemungkinan terjadai pada saat proses pengobatan di rumah sakit.
Usai berkordinasi, Bunda Ayu menyarankan agar Safira segera dibawa ke rumah sakit Jantung Harapan kita di Jakarta, namun sebelumnya harus meminta rujukan dari rumah sakit yang memiliki dokter spesialis jantung, agar ada kepastian penanganan selanjutnya, " tutur Bunda Ayu
Bunda Ayu tak henti-hentinya memberi motifasi kepada anak tersebut, agar memiliki semangat untuk sehat kembali, dengan sehat diharapkan bisa mengikuti aktifitas layaknya anak-anak seperti belajar di sekolah dan bermain bersama teman-teman sebayanya.
Safira Pengen apa...? Pengen apa sayang...? Safira cepat sembuh ya sayang, makan yang sehat, terus minum obat, biar cepat sembuh ya sayang ?, " ucap Bunda Ayu memberi semangat dengan penuh kasih sayang kepada Safira
Dalam kesempatan tersebut Bunda Ayu berkenan memberikan bantuan berupa uang tunai untuk bekal selama pengobatan di rumah sakit. (Bambang)
Kamis, 17 November 2022
Jurusan AFI IAIN Cirebon Adakan Kegiatan Open Ceremony, Penampilan Mahasiswa Pukau Penonton
FOKUS CIREBON, FC - Jurusan Akidah Filsafat Islam (AFI) IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan Open Ceremony. Kegiatan tersebut di isi dengan lomba-lomba, pameran lukisan karya mahasiswa AFI dan seminar nasional.
RTIK Kabupaten Cirebon Borong Penghargaan Festik 2022 di Pontianak
CIREBON, FC - Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (Relawan TIK) Kabupaten Cirebon, memborong penghargaan, pada kegiatan Festival TIK (Festik) 2022 di Pontianak Kalimantan Barat.
Kegiatan yang diselenggarakan pada 16-17 November di Kampus Politeknik Negeri Pontianak itu, RTIK Kabupaten Cirebon berhasil memborong tiga penghargaan.
Tiga penghargaan yang diraih,yaitu program inovasi terbaik, pandu digital relawan TIK terbaik dan anugerah transformasi digital desa terbaik.
Ketua Relawan TIK Kabupaten Cirebon Akhmad Rofahan mengatakan, program inovasi terbaik, karena RTIK Kabupaten Cirebon memiliki program-program inovatif yang saat ini sedang dijalankan. Salah satunya yaitu pendampingan desa.
"Pelayanan dan informasi desa, kita arahkan untuk berbasis digital," ujar Rofahan, Kamis 17 November 2022.
Menurut Rofahan, pendampingan desa yang dilakukan oleh RTIK Kabupaten Cirebon ini, berkolaborasi dengan Diskominfo Kabupaten Cirebon dan Zeo Technology.
Salah satu tujuan dari program pendampingan desa ini, yaitu untuk memberikan keterbukaan informasi kepada masyarakat dan juga memberikan kemudahan dalam pelayanan.
Selain diajarkan dalam pemanfaatan media sosial, aparat desa juga dilatih mengelola Sistem Informasi Desa (SID) untuk mempermudah layanan.
Salah satu yang sudah dikembangkan, yaitu pelayanan administrasi dengan hanya menggunakan tapping KTP. Pelayanan tersebut sudah dilakukan di Desa Kalikoa Kecamatan Kedawung, yang juga mendapatkan penghargaan di Pontianak.
Dengan tapping KTP tersebut, petugas tidak perlu mengetik ulang nama dan alamat warga yang akan mengurusi persuratan.
"KTP tinggal ditempelkan dan nanti sudah tercantum nama dan alamatnya. Warga tinggal memilih mau mencetak jenis surat seperti apa," kata Rofahan.
Selain pendampingan desa, pada tahun 2022 ini, Relawan TIK Kabupaten Cirebon juga, berhasil meliterasi sebanyak 4.000 pelajar dan mahasiswa di Kabupaten Cirebon.
Kegiatan literasi itu, dilaksanakan secara roadshow ke sejumlah sekolah dan kampus. Rofahan mengklaim, capaian sasaran yang terliterasi ini, merupakan yang terbesar diantara gerakan relawan TIK lainnya di Indonesia.
"Mungkin, capaian sasaran literasi yang dilakukan oleh Relawan TIK Kabupaten Cirebon, merupakan capaian terbesar, dibandingkan dengan gerakan RTIK lainnya di Indonesia," ujar Rofahan.
Rofahan juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota RTIK Kabupaten Cirebon, yang sudah secara maksimal memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Cirebon.
Selain itu, Rofahan menilai, dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Diskominfo Kabupaten Cirebon yang sangat besar, sangat membantu diraihnya tiga penghargaan pada Festik 2022 ini.
"Kami juga ucapkan terima kasih kepada para kuwu,kepala sekolah dan instansi lainnya yang telah bekerjasama dengan RTIK Kabupaten Cirebon," ujarnya. (Maulana)
Rabu, 16 November 2022
Mahasiswa IAIN Cirebon Menjadi Peserta Pada Kegiatan Orientasi Moderasi Beragama Generasi Z
FOKUS CIREBON, FC - Selama tiga hari, mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi peserta pada kegiatan Orientasi Moderasi Beragama Generasi Z, hasil besutan Badan Litbang Lektur Khazanah Keagamaan dan Management Organisasi, bekerjasama dengan Akademika Semesta Nusantara (AKSEN).
Selasa, 15 November 2022
Perjanjian Kerjasama Dengan Lembaga Mitra, Jurusan BKI Siapkan Akreditasi 9 Standar di Tahun 2023
FOKUS CIREBON, FC - Jurusan BKI, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, IAIN Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan Perjanjian Kerjasama dengan Lembaga Mitra, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cirebon, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Cirebon, IPWL-NAFZA Kota Cirebon dan SMP Plus Dar Al-Tauhid Arjawinangun, Selasa, (15/11/2022), bertempat di kampus setempat.























