Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 02 April 2020

Wali Kota Cirebon Putuskan Sholat Jumat Sementara Ditiadakan

Wali Kota Cirebon, Drs H Nasrudin Azis SH
CIREBON, FC - Penyebaran virus corona Covid 19 masih harus dilakukan pencegahannya secara ekstra. Maka untuk memutus mata rantai penyebaran dan mencegahnya, Pemerintah Kota Cirebon mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

PSBB ini sesuai arahan Pemerintah Pusat yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB yang diterbitkan pada 31 Maret 2020 lalu.

Pada Pasal 4 PP Nomor 21 Tahun 2020 tentang PSBB disebutkan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar meliputi masalah peliburan sekolah, kerja, pembatasan kegiatan keagamaan dan/atau pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum.

Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis memutuskan untuk meniadakan sementara waktu pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid Raya At-Taqwa dan masjid-masjid yang ada di Kota Cirebon mulai Jumat 03 April 2020 hingga batas waktu yang tidak ditentukan, dan Sholat Jumat diganti dengan Sholat Dzuhur di rumah masing-masing. Kamis (02/04/2020).
"Saya menyampaikan bahwa mulai Jumat besok, Shalat Jumat Masjid Raya dan masjid-masjid yang ada ditiadakan sampai batas waktu yang akan ditinjau ulang," kata Nashrudin Azis. (Nur)

Pertama Kalinya HIMA ILHA - FUAD IAIN Cirebon Lakukan Raker Online


CIREBON, FC- Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Hadis (HIMA-ILHA)  Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon mengadakan Rapat Kerja (Raker) Online.
Kegiatan yang bertemakan “Bersama Menjalankan Semangat Baru untuk Memperkuat Gerakan serta Rasa Kebersamaan” berlangsung melalui WhatsApp Grup, Kamis (2/4/2020).
“Mohon maaf kepada teman-teman yang merasa kurang nyaman terhadap sistem acara Raker ini,” kata ketua pelaksana, Winda Zuniaty seraya berpesan agar hal ini bisa menjadi acuan untuk perbaikan kedepannya. 
Sementara itu, Ketua Umum HIMA ILHA 2020, Rizki Maulana Hidayat mengatakan, di tengah maraknya wabah Covid-19 ini pihaknya mencoba untuk menyikapinya dengan positif.
“Kita patuhi peraturan pemerintah dengan tidak keluar rumah dan tidak ngadakan kumpulan yang mengundang banyak orang,” ujarnya.
Menurut Rizki, tahun ini akan menjadi tahun kepengurusan yg sangat bersejarah bagi HJM ini, yang tidak dialami oleh kepengurusan sebelumnya. Dimana pada kesempatam ini kita bisa melaksanakan Raker online.
“Harapannya, mudah-mudahan dengan di adakannya Raker ini kita kuatkan pondasi kepengurusan kita dalam kerjasama, saling bahu membahu, dan tanamkan rasa kekeluargaan di antara kita,” tandasnya.
Wakil Dekan III FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Anwar Sanusi MAg mengungkapkan, pihaknya sangat mendukung kegiatan Raker online ini dan
diharapkan mendapatkan hasil maksimal.
“Mohon tetap konsultasi dengan jurusan sebab garda terdepan jurusan dalam menggapai akreditasi prodi ada di HIMA yang menitikberatkan pada pengabdian dan penelitian”, ujarnya Anwar via WhatsApp.
Sementara Ketua Jurusan Ilmu Hadis, Hj Anisatun Muthi’ah MAg menyampaikan, Allah SWT telah memberikan akal pikiran kepada manusia untuk mencari solusi dan berfikir kreatif. Sehingga tujuan awal manusia sebagai Khalifah bisa tercapai.
“Atas nama jurusan, sangat mengapresiasi kegiatan Raker online ini. Karena, Raker dalam organisasi adalah suatu keniscayaan yang mesti dilakukan sehingga jalannya bisa terarah dan tercapai dalam satu tahun ini,” katanya via WhatsApp sekaligus membuka Raker. (din)

Selasa, 31 Maret 2020

IAIN Cirebon Terapkan Cara WFH, Sedang Perkuliahaan Sistem Daring


CIREBON, FC- Mewabahnya corona covid 19 di Indonesia, membuat seluruh pendidikan dari mulai TK/PAUD hingga perguruan tinggi melakukan sistem belajar di rumah. 
Seperti juga yang dilakukan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon. Pada kondisi ini, IAIN harus menerapkan work from home (WFH) atau kerja di rumah, baik untuk tenaga pendidik maupun kependidikan. Sedangkan untuk perkuliahan dilaksanakan melalui daring hingga akhir semester genap ini.
Analis Organisasi Perguruan Tinggi Pada Sub Bagian Organisasi dan Hukum IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Usman menjelaskan, penerapak WFH dan perkuliahan daring tersebut berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Kementerian Agama sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.
“IAIN Cirebon adalah bagian dari instansi vertikal yang segala sesuatunya tergantung pada Kementerian Agama. Jadi kami mematuhi segala sesuatu yang telah menjadi kebijakan atau aturan yang dikeluarkan Kementerian Agama,” kata Usman saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/3/2020).
Walaupun diterapkan WPH, lanjut dia, memang tetap ada sebagian pegawai yang berangkat ke kampus. Hal itu dilakukan untuk pekerjaan tertentu yang memang tidak bisa dikerjakan di rumah dan mengharuskan untuk dilakukan di kampus.
“Memang di IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah diterapkan WPH. Tapi ketika pimpinan membutuhkan mereka untuk datang ke kampus, ya mereka harus siap dan datang. Dan memang setiap harinya tetap ada sebagaian pegawai yang berangkat ke kampus. Seperti salah satu contohnya scurity yang bertugas menjaga kampus dan beberapa tim lainnya. Namun hal itu juga tetap harus mengutamakan keamanan dan ada prosedur tertentu yang harus dilaksanakan,” terangnya.
Sedangkan untuk kegiatan perkuliahan daring bagi mahasiswa, Usman menjelaskan, dilaksanakan sampai akhir semester genap ini, yaitu hingga 27 Juni 2020 mendatang. Hal itu menindaklanjuti Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama yang salah satu poinnya adalah untuk melaksanakan perkuliahan online hingga akhir semester genap.
“Kegiatan perkuliahan di setiap kampus kan memang berbeda-beda. Kalau di IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini akhir semester genap itu tanggal 27 Juni 2020. Tetapi untuk WPH itu sampai 21 April. Jadi pada tanggal 22 Aprilnya tenaga pendidik dan kependidikan sudah mulai bekerja di kampus lagi. Jadi pada tanggal 22 April tersebut para dosen mulai masuk ke kampus dan melaksanakan perkuliahan onlinenya di kampus sampai 27 Juni. Jadi walaupun kuliah online sampai tanggal 27 Juni, dosen mulai masuknya 22 April,” jelasnya. (din)

Cegah Penyebaran Virus di Kabupaten Cirebon, Desa Kecomberan Ketatkan Pengawasan

Ketua RT 02, RW 05 Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Abdul Rohim yang tengah menunjukkan kertas imbauan bagi warga untuk mencegah virus corona di lingkungan daerah setempat. 
TALUN, FC - Pagi Selasa, (31/3/2020), sekitar pukul 07.00 WIB, Ketua RT, di RW 05 Sumber Asri, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, Abdul Rohim berkeliling kampung memasang imbauan pada secarik kertas yang ditempel di fasilitas umum (fasum). 

Imbauan tersebut berisikan, meminta kepada siapa saja yang baru datang dari tanah perantauan baik Jakarta, Bandung, Pulau Jawa maupun dari luar Pulau Jawa, terutama daerah yang terdampak virus Corona Covid 19, agar melapor ke pihak desa setempat.

Kampung di Desa Kecomberan, yang pada Minggu kemarin disempot disinfektan, saat ini lebih ketat bagi warga luar yang memasuki wilayah ini.

"Kami atas nama pimpinan, baik Kepala Desa Kecomberan maupun Ketua RW setempat hanya menjaga lingkungan saja, agar apa yang diharapkan bersama daerah kita tetap bersih dan dijauhkan dari virus Corona. Semoga kita semua tetap diberikan kesehatan dan dilindungi oleh Allah SWT," katanya, saat tengah menempelkan sejumlah kertas imbauan.

Rohim juga meminta maaf kepada warga luar yang memasuki daerahnya untuk dilakukan pengecekan kesehatan terlebih dahulu, hal itu untuk bersama-sama menjaga dan mencegah adanya penyebaran virus Corona.

Rohim juga meminta kesadaran bersama agar warga tetap berdiam diri di rumah, sebab katanya, lebih baik mencegah daripada mengobati. Dan jika ada hal-hal yang mencurigakan, warga diminta segera melapor kepada desa, RW, RT atau juga bidan setempat yang nomor kontaknya sudah tertera di dalam surat edaran/imbauan yang terpasang di sejumlah fasilitas umum. (din)  

Penerapan WFH dan Perkuliahan Daring, Upaya Cegah Penyebaran Covid 19


CIREBON, FC - Mewabahnya corona covid 19 yang hampir merata di nusantara, memaksa negara harus menyelamatkan rakyatnya melalui penerapan social distanching, psycal distancing, stay at home dan menggunakan masker. 
Demikian juga untuk kalangan pekerja dan PNS diberlakukan Work From Home (WFH) atau bekerja di rumah, ini untuk memutus rantai penyebaran vobid 19.
Atas kondisi ini, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon telah menerapkan work from home (WFH) atau kerja di rumah, baik untuk tenaga pendidik maupun kependidikan. 
Sedangkan untuk perkuliahan dilaksanakan melalui daring hingga akhir semester genap ini.
Penetapan WFH dan perkuliahan daring tersebut berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Kementerian Agama sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.menggunakan masker, hingga kalangan PNS pun di rumahkan, yakni Work From Home (WFH) atau bekerja di rumah. 
Analis Organisasi Perguruan Tinggi Pada Sub Bagian Organisasi dan Hukum IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Usman menjelaskan, penerapan  WFH dan perkuliahan daring tersebut berdasarkan surat edaran yang dikeluarkan Kementerian Agama sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.
IAIN Cirebon adalah bagian dari instansi vertikal yang segala sesuatunya tergantung pada Kementerian Agama. Jadi kami mematuhi segala sesuatu yang telah menjadi kebijakan atau aturan yang dikeluarkan Kementerian Agama,” kata Usman ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/3/2020).
Walaupun diterapkan WPH, lanjut dia, memang tetap ada sebagian pegawai yang berangkat ke kampus. Hal itu dilakukan untuk pekerjaan tertentu yang memang tidak bisa dikerjakan di rumah dan mengharuskan untuk dilakukan di kampus.
“Memang di IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah diterapkan WPH. Tapi ketika pimpinan membutuhkan mereka untuk datang ke kampus, ya mereka harus siap dan datang. Dan memang setiap harinya tetap ada sebagian pegawai yang berangkat ke kampus. Salah satu contohnya scurity yang bertugas menjaga kampus dan beberapa tim lainnya. Namun hal itu juga tetap harus mengutamakan keamanan dan ada prosedur tertentu yang harus dilaksanakan,” terangnya.
Sedangkan untuk kegiatan perkuliahan daring bagi mahasiswa, Usman menjelaskan, dilaksanakan sampai akhir semester genap ini, yaitu hingga 27 Juni 2020 mendatang. 
Hal itu menindaklanjuti Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama yang salah satu poinnya adalah untuk melaksanakan perkuliahan online hingga akhir semester genap.
“Kegiatan perkuliahan di setiap kampus kan memang berbeda-beda. Kalau di IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini akhir semester genap itu tanggal 27 Juni 2020. Tetapi untuk WPH itu sampai 21 April. Jadi pada tanggal 22 Aprilnya tenaga pendidik dan kependidikan sudah mulai bekerja di kampus lagi. Jadi pada tanggal 22 April tersebut para dosen mulai masuk ke kampus dan melaksanakan perkuliahan onlinenya di kampus sampai 27 Juni. Jadi walaupun kuliah online sampai tanggal 27 Juni, dosen mulai masuknya 22 April,” ujarnya. (din)