Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 08 Juni 2020

Di Tengah Masa Pandemi Covid 19, Kantor Tata Usaha SMAN 7 Kota Cirebon Tetap Berikan Pelayanan

Wakasek Kurikulum SMAN 7 Kota Cirebon, Wawan Muswana SPd, tengah bekerja di tengah masa pandemik Covid 19, hanya untuk memberikan pelayanan

FOKUS CIREBON - Masa Pandemi Covid 19, tak membuat kantor Tata Usaha (TU) SMAN 7 Kota Cirebon berpangku tangan. Malah sebaliknya, kesibukan di Kantor TU SMAN 7 sangat terlihat dan tetap memberikan pelayanan. Kendati begitu, protokol kesehatan tetap dilakukan.

Wawan Muswana SPd, Wakasek Kurikulum menjelaskan, pelayanan selalu menjadi prioritas agar masyarakat yang membutuhkan informasi dan terkait persuratan tetap terlayani. 

'ini adalah komitmen kami, bahwa pelayanan di SMAN 7 menjadi proritas. Sekalipun masa Pandemi, pelayanan tetap kami berikan, tetapi tetap dilakukan sesuai protokol kesehatan," kata Wawan sambil menunjukkan sejumlah item protokol kesehatan, seperti hand sanitizer, masker, distancing dan lainnya, Jum'at (12/6/2020).

Wakasek Kesiswaan, Undang Ahmad Hidayat MM, yang juga tengah sibuk bekerja dan tetap memberikan pelayanan di tengah masa pandemik Covid 19

Hal senada juga diungkapkan Undang Ahmad Hidayat MM, Wakasek Kesiswaan, dirinya bersama Wakasek Kurikulum tengah sibuk Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ajaran 2020/2021.

Undang mengaku, pada masa pandemik ini, orang tua siswa banyak juga yang ingin konsultasi dan menerima informasi terkait berbagai kegiatan sekolah. Komunikasi itu dilakukan, baik melalui telepon seluler maupun tatap muka. Untuk tatap muka, pelayanan tetap diberikan dengan memberlakukan protokol kesehatan.


"Walau pun masa pandemik, pelayanan tetap kami berikan, kami ingin kedepankan kepuasan, dan itulah visi misi pendidikan, di mana sekolah bukan saja mencari kuantitas tetapi juga kualitas, baik akademik, siswa maupun kualitas dalam pelayanan," katanya. (din)





Minggu, 07 Juni 2020

HMJ KPI IAIN SNJ Cirebon Gelar Aksi Sosial Bertajuk 'KPI Berdonasi'


FOKUS CIREBON - HMJ KPI melakukan aksi sosial yang bertajuk "KPI Berdonasi", aktifitas sosial kemanusiaan ini merupakan perwujudan sikap kepedulian mahasiswa KPI terhadap situasi dan kondisi saat ini yang disruptif akibat wabah covid-19. 

Sikap peduli (sense of crisis) yang bersifat hablum minannas ini dibuktikan dengan membantu masyarakat yang terdampak secara langsung dari wabah covid-19,  Sebagaimana firman Allah dalam Surat Al-Maidah ayat 2 …."dan tolong menolong lah kamu dalam kebaikan dan taqwa. 

Kegiatan sosial ini juga merupakan implementasi dakwah bil hal mahasiswa KPI IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dengan memberikan bantuan secara material berupa sembako kepada masyarakat yang betul-betul mebutuhkan, dengan tujuan untuk menanamkan misi profetik rosul dalam menyempurnakan akhlaq. 

Sekaligus neningkatkan kesadaran sikap interdependensi manusia yang saling membutuhkan satu sama lain, serta memberikan rasa optimisme dan semangat serta harapan kepada masyarakat untuk tetap bersabar dan tawakkal dalam menghadapi ujian ini.

Pelaksanaan KPI Berdonasi ini sudah berjalan sejak 14 Mei hingga 5 Juni 2020 dan terkumpul dana sebesar Rp 1.100.000 yang terbagi menjadi 22 paket sembako.

Sembako ini berisi beras, mie instant, susu, dan ikan kaleng sarden. Dan telah dibagikan ke beberapa masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Kegiatan pembagian paket sembako yang dipimpin langsung oleh ketua HMJ KPI, Denny Aulia F.M, juga diikuti beberapa anggota HMJ dan mahasiswa KPI. 

"Semoga kegiatan ini bisa membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua, dan  kepada semua pihak yang sudah ikut serta mensukseskan kegiatan ini, kami ucapkan banyak terimaksih," ujar Deny saat menutup acara tersebut.

Sementara itu, kegiatan ini  mendapat apresiasi yang baik dari Ketua Jurusan KPI, Dr.H.Aan Mohammad Burhanuddin, M.A. Dengan harapan kegiatan sosial ini dapat bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan.

"Kegiatan semacam ini harus terus digalakkan dan kita semua bisa ikut mensupportnya, terutama para donatur, karena dalam harta kita ada hak bagi yang membutuhkan. Ingat, berbagi itu tidak berkurang tapi justru bertambah banyak," terang Ketua Jurusan KPI. (Maulana)

12 Bulan Tanpa Wakil Bupati, Ketua DPW APHI Jabar Minta Gubernur Segera Melantik Wakil Bupati Cirebon


FOKUS CIREBON - Sudah 12 bulan sejak H Imron Rosyadi dilantik sebagai Plt bupati, dan sekarang sekarang sudah menjadi bupati definitip, namun belum juga memiliki wakilnya untuk mendampingi bupati. 

Hal ini tentu sangat memprihatinkan di tengah banyak agenda pembangunan dan keputusan lainnya yang harus digulirkan.

Melihat kondisi ini, Ketua DPW Asosiasi Profesi Hukum Indonesia (APHI) Jawa Barat meminta kepada Kementerian Dalam negeri melalui Gubernur Jawa Barat agar segera memproses pelantikan Wakil Bupati sebagai pendamping Bupati H Imron Rosyadi.

"Sudah 12 bulan, Kabupaten Cirebon pasca pelantikan dan penetapan H Imron Rosyadi sebagai Plt Bupati Cirebon dan sekarang sudah resmi definitip sebagai bupati, tentunya pemerintah dalam hal ini adalah Pemprov Jabar segera memproses Wakil Bupati Cirebon untuk dilakukan pelantikan," katanya, Minggu (7/6/2020).

Dr Sugianto nmenegaskan, siapapun yang diusulkan oleh parpol pengusung, seperti juga "PDIP" untuk segera diturunkan calon Wakil Bupati Cirebon agar segera dapat mendampingi Bupati H.Imron Rosyadi.

Dijelaskan Sugianto, dengan memiliki 40 kecamatan, Kabupaten Cirebon tentu sangat membutuhkan jabatan Wakil Bupati agar pelayanan dan kebijakan lainnya dapat berjalan baik.

"Ini penting, dan calon Wakil Bupati Cirebon yang terpilih nanti, harus bisa dan mampu bersinergi untuk bekerja mendapingi Bupati H Imron Rosyadi, maka ini tidak bisa ditunda lama, dan saya anggap sebuah keharusan," pintanya. 

Dijelaskan pula, bahwa dalam UU No 9 tahun 2015 sebagai perubahan UU No 23 tahun 2014 pasal 63 ayat 1 disebutkan, Kepala Daerah dalam menjalankan tugas harus dibantu wakil kepala daerah.

"Kabupaten Cirebon yang sudah 12 bulan dipimpin H.Imron Rosyadi dalam menjalankan roda pemerintahan daerah h as rus bersama-sama wakilnya. Maka diharapkan, secepatnya harus dilantik Wakil Bupati Cirebon," tandas Dr.H.Sugianto, SH.MH, Pakar HTN dan Otda IAIN SNJ Cirebon, juga Ketua DPW APHI Jawa Barat. (din)

HMJ IQTAF IAIN Cirebon Gelar Halaqah Virtual Bertajuk 'Wajah Islam di Dunia Digital


FOKUSCIREBON - Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IQTAF) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon belum lama ini menggelar Halaqah Virtual.

Acara yang berlangsung via Zoom Meeting itu bertemakan “Wajah Islam di Dunia Digital", diselenggarakan pada Minggu, (7/6/2020).

Muhammad Maimun, Ketua Jurusan mengatakan, secara tema, kegiatan ini sangat selaras dengan  visi misi jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

“Jurusan Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir memiliki ciri khas multimedia dan pendidikan, menjadi pusat kajian Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dengan dengan paradigma integratif dan transformatif dengan perkembangan teknologi informasi,” katanya.
  
Di dunia digital ini, lanjutnya, seolah menjadi dunia bersama. Semua orang seolah menjadi ahli di dunia keislaman karenanya.

“Mahasiswa yang mempunyai paham moderat, diharapkan terjun di dunia digital agar dapat mampu menebarkan Islam yang Rahmatan lil Alamin,” ujarnya.

Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah, Hajam, mengungkapkan, diskusi ini sangat aktual dan menarik, sebagai wujud moderasi Islam.

“Bagaimana Islam di dunia maya ini memberi pencerahan terhadap isu-isu aktual yang sekarang ini sedang terjadi, seperti di Amerika yang hangat tentang isu rasisme, dan juga yang masih kerap terjadi mengenai isu radikalisme,” jelasnya.

Bahkan, kata Hajam, Akademisi harus dapat memberikan peran yang sangat signifikan secara keilmuan. 

“Mahasiswa atau akademisi juga harus bisa membangun metodologi keagamaan yang beragam, harus memberikan warna kepada semuanya, sehingga Islam itu tidak mono akan tetapi universal. Dan perlu ada kearifan lokal, jangan hanya fokus budaya dunia maya, akan tetapi akar rumput kita terlupakan,” tandasnya.
Sementara itu, Jati Savitri, selaku narasumber menyampaikan, wajah Islam di dunia digital selaras dengan perkembangan teknologi sekarang. Dimana sehari-hari kita tidak bisa lepas dengan yang namanya aplikasi yang sangat membantu. 

“Salah satunya aplikasi muslim,  yaitu muslim pro yang mengingatkan kita ketika datang waktu sholat dan sebagainya,” katanya. 

Ia menambahkan, banyak juga fitur-fitur lain yang bisa kita manfaatkan. Seperti youtube yang banyak menyajikan dakwah keislaman.
  
“Perkembangan teknologi ini cukup sejalan, kita harus memanfaatkan teknologi dengan menyebarkan Islam yang lebih moderat. Itu lah tantangan bagi kita di era sekarang ini,” ujar perempuan yang bekerja sebagai Head of Digital Cretive Content medcom.id itu.

Bahkan, kata dia, peran media sosial cukup besar dan signifikan. Media sosial justru banyak audiens dari kalangan muda. Medsos ini sangat efektif untuk menyampaikan Islam yang rahmatal lil 'alamin.

Narasumber lainnya, Savic Ali menyampaikan, kelompok ultrakonservatif sejak era reformasi mempunyai ruang, bahkan radikalis. Mereka semakin lama makin banyak jama'ahnya, mulai dari tahun  2000 an mereka sudah menggunakan internet.

“Hal ini didukung juga oleh unsur politik, dimana targetnya adalah kota-kota besar, karena internet menjangkau orang-orang kota,” ujar pendiri portal salami.co itu.
Katanya, kaum moderat untuk memenangkan kontestasi paradigma dengan lebih argumentatif. Kemudian disampaikan oleh figur yang kredibel. 


“Yang terakhir Relafansi, artinya bagaimana mampu menjawab problem keagamaan yang dirasa oleh masyarakat, jika demikian, maka ia yang akan diikuti oleh masyarakat,” tutup Savic Ali. (din)

Sabtu, 06 Juni 2020

Di Cianjur, TNI Bagikan ADP Dan 1.250 Paket Sembako Kepada Warga Dan Medis


FOKUS CIANJUR-- Sebanyak 1.250 paket sembako dan Alat Pelindung Diri (ADP) dibagikan Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah Kodim 0608/Cianjur kepada warga dan tim medis yang ada di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Sabtu (6/6).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo, Dandim 0608 Cianjur, Letkol Inf Rendra Dwi Andhani, Danyon Yonarmed 5/105 Tarik, Letnan Kolonel Arm Krisrantau Hermawan, Polres serta Forkompimda dan Forkompimcam di wilayah Cipanas, Sukaresmi Kabupaten Cianjur.

Sementara itu, Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Panglima TNI Brigjen TNI (Mar) Purnomo, mengatakan dalam pemberian bantuan kali ini, TNI menyasar warga dan para petani dan sektor lain yang ada di sejumlah pelosok negeri, salah satunya adalah di Desa Batulawang, Cipanas, Cianjur ini.

"Kita menyalurkan bantuan bukan hanya di daerah Cianjur saja, namun di berbagai pelosok wilayah lain juga melaksanakan bansos kepada masyarakat sebagai rasa kemanusiaan sosial," kata Purnomo.

Jenderal bintang satu itu menyebut, kegiatan sosial yang dilakukan akan rutin digelar yang bekerjasama dengan unsur-unsur lain termasuk pemerintah. "Jadi apa yang kita kerjakan ini merupakan inisiasi bersama," ujarnya.

Untuk kegiatan tersebut, menurutnya, tidak hanya dalam situasi pandemi saat ini namun juga di waktu waktu normal sebelumnya pun sering melakukan bakti sosial baik kesejahteraan pangan juga sektor lainnya. Ini merupakan salah satu perhatian kami kepada masyarakat. Termasuk petani, nelayan dan warga lainnya.

"Pihaknya mengimbau, dalam situasi pandemi dan pasca darurat Covid-19 ini, masyarakat harus tetap menjaga hidup sehat salah satunya adalah selalu menggunakan masker dan sering mencuci tangan. Semua itu berawal dari kita sendiri dan hidup sehat bersama. Kuncinya adalah disiplin, dan mengikuti aturan yang ada," ungkap Purnomo.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, yang diwakili Asda 1 Kabupaten Cianjur, Asep Suparman mengatakan, atas nama forkopimda Kabupaten Cianjur mengucapkan rasa terima kasih adanya bakti sosial yang dilaksanakan oleh TNI. Berharap kedepan, akan terus berkelanjutan.

"Kami ucapkan terima kasih banyak kepada TNI Polri yang selama ini bersinergi baik, dan selalu hadir untuk masyarakat," ujar Asep. (dade)