Persiapan seminar sekaligus launching englishcall. (foto : Indah)
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 13 Agustus 2020
Englishcall Akan Adakan Seminar dan Launching Tempat Baru
Tiga Hari Pelaksanaan SPMB, Ini Kata Panitia Ujian Mandiri di IAIN Cirebon
FOKUS CIREBON - Sebanyak 788 peserta SPMB Mandiri IAIN Cirebon yang datang dari wilayah 3 cirebon, bahkan juga dari jawa dan luar jawa, sukses mengikuti ujian masuk mandiri hingga hari terakhir ujian, Kamis (13/8/2020).
Jurusan PAI - FITK IAIN Cirebon Bedah Kompetensi Guru PAI Dalam Seminar Internasional Online
FOKUS CIREBON - Seminar Internasional FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan tema Recounstruction of Islamic toward 'Kampus Merdeka' in New Normal Era (Persepective Of Al Quran and Hadith) digelar secara virtual di Ruang Auditorium Rektorat Lantai 2, kampus IAIN SNJ Cirebon, Kamis (13/8/2020).
Peserta SPMB Mandiri di Hari Ketiga, Tetap Ikuti Protokol Kesehatan
FOKUS CIREBON - Hari ketiga pelaksanaan Ujian Masuk (UM) Mandiri IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Kamis (14/8/2020), tetap seluruhnya menjalani protokol kesehatan.
TPAD Kota Cirebon Kupas KUA-PPAS 2021, DPRD Minta Gunakan Parameter Terukur
CIREBON – Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Cirebon memaparkan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2021, Kamis (13/8), di Griya Sawala gedung DPRD Kota Cirebon.
Dalam kesempatan itu, DPRD meminta kepada eksekutif untuk menggunakan parameter terukur dalam penyusunan rancangan APBD 2021.
Sebab, menurut Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, M Handarujati Kalamullah SSos, di tengah pandemi Covid-19 dan ekonomi nasional yang mengarah ke resesi, dibutuhkan data akurat potensi pendapatan daerah yang rasional, serta ketepatan pengalokasian anggaran.
Pria akrab disapa Andru itu menyampaikan, pemerintah daerah sudah sepatutnya menyusun rancangan APBD melalui kajian-kajian yang bisa dipertanggungjawabkan.
“Ini penting supaya ke depan, di tengah pandemi yang sulit ini, jangan sampai APBD kita terjadi over proyeksi. Potensi pendapatan yang tidak rasional ujungnya banyak sekali program yang tak terbiayai,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Drs H Agus Mulyadi MSi menyampaikan, KUA-PPAS 2021 mempertimbangkan target pendapatan asli daerah yang mengalami penurunan 3,8 persen.
Penentuan kebijakan belanja daerah di APBD 2021 juga masih berfokus untuk melanjutkan penanganan kesehatan dampak pandemi Covid-19, penanganan dampak sosial dan ekonomi, serta melanjutkan program prioritas yang tertunda tahun 2020.
“APBD 2021 juga berfokus pada pemulihan ekonomi dan dunia usaha. Terutama pada sektor budaya, pariwisata dan industri kreatif dengan melakukan stimulus ekonomi pada usaha kecil menengah,” katanya. (Hum)


















