This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Kamis, 22 Oktober 2020
Peringati Hari Santri Nasional, PCNU Kab Belitung Bagikan 1000 Masker Kepada Masyarakat
Hari Santri, 150 Ribu Masker Dibagikan ke Pesantren dan Warga Cirebon
CIREBON, (fokuscirebon.com) -Sebanyak 150ribu masker akan didistribusikan kesejumlah pesantren dan masyarakat umum di Kabupaten Cirebon. Masker tersebut merupakan bantuan dari Aice yang bekerjasama dengan Gerakan Pemuda Ansor. Pembagian masker di Kabupaten Cirebon ini, merupakan lokasi pertama dari 20 kota kabupaten yang akan dilaksanakan kegiatan serupa.
Bupati Cirebon Drs H Imron, M.Ag mengucapkan terima kasih kepada Aice dan juga GP Ansor, atas bantuan masker yang akan dibagikan kepada pesantren dan waraga Kabupaten Cirebon ini. Karena menurut Imron, masker merupakan hal penting dalam pencegahan penyebaran virus covid 19.
“Karena dalam gerakam 3 M, salah satunya adalah menggunakan masker,” kata Imron.
Imron mengungkapkan, karakter masyarakat dalam menggunakan masker memang berbeda-beda. Ada yang memilki masker namun tidak memiliki kesadaran untuk menggunakannya, ada yang mau menggunakan masker tapi tidak memiliki masker, bahkan ada yang tidak faham sama sekali manfaat dari menggunakan masker.
Oleh karena itu, ia sangat mendukung dan mengapresiasi sekali, adanya bantuan 150ribu makser untuk masyarakat dan santri Kabupaten Cirebon ini. Karena menurut Imron, walaupun saat ini beberapa aktivitas sudah mulai diperbolehkan, namun protokol kesehatan tetap harus dilaksanakan.
“Saekarang kecamatan di zona hijau sudah mulai ada yang sekolah tatap muka. Tapi harus tetap melaksanakan protokol kesehatan,” kata Imron.
Ketua Pimpinan Pusat GP Ansor sekaligus Kepala Densus 99 GP Ansor Mohammad Nuruzzaman meyakini kampanye masker akan menginspirasi kalangan masyarakat akar rumput dalam menghindari penularan virus covid-19. Menurutnya, kombinasi dari edukasi, dukungan masker dan keterlibatan berbagai pihak adalah kunci dari pencegahan penularan dan penguatan aspek psikologis masyarakat melawan virus berbahaya ini.
“Saat kegiatan masyarakat mulai meningkat, kedisiplinan menggunakan masker menjadi upaya terbaik menghindari virus covid. GP Ansor, kalangan santri, dan semua elemen masyarakat Cirebon menjadikan distribusi masker dari Aice ini, sebagai momen penyadaran kita semua,” kata Nuruzzaman.
Kegiatan distribusi masker medis berkualitas dan vitamin penguat imunitas melawan virus ini, Aice Group dan GP Ansor ditujukan ke lapisan masyarakat terbawah. Berbagai kalangan mulai dari petugas kebersihan, petugas pemakaman, pedagang informal, dan masyarakat akar rumput dijadikan target utama kegiatan ini. GP Ansor menjadikan tingginya aktivitas guyub kalangan masyarakat bawah dalam soal ekonomi, sosial dan budaya sebagai dasar pemikiran lahirnya kegiatan ini.
“Semangat Santri Sehat dan Indonesia Kuat, dibarengi jutaan masker yang dibagikan Aice Group, Insya Allah akan memperkuat rakyat. Kami berterimakasih atas gerakan yang diinisiasi Aice Group, KSP, Pemda dan berbagai elemen masyarakat. Semoga masker yang dibagikan di momen Hari Santri ini menjadi penyelamat kita semua. Amin,” harap Nuruzzaman.
Sementara itu, Sylvana, juru bicara Aice Group mengatakan, bahwa pihaknya menyediakan sebanyak 20juta masker medis, yang dibagikan di 20 Kota Kabupaten di Indonesia. Untuk distribusi masker yang bekerjasama dengan GP Ansor, pihaknya menyediakan sebanyak 5 juta masker.
“Kerjasama dengan GP Ansor sebanyak 5 juta masker, 150ribu makser diantaranya didistribusikan di Cirebon,” kata Sylvana.
Sylvana menyampaikan, bahwa misi kemanusiaan yang dibangunnya bersama dengan GP Ansor, KSP, Pemerintah Daerah dan banyak lembaga kemasyarakatan lain merupakan pendekatan pentahelix dalam melawan covid-19.
Menurutnya, pendekatan kolaboratif ini berangkat dari semangat kolektivitas seluruh anak negeri. Mulai dari Pemerintah Pusat dan Daerah yang berbasis komunitas akan menitikberatkan kepada peran dari tokoh di masyarakat, akademisi, dan dukungan swasta yang dikombinasikan dengan komunikasi publik lewat media massa akan mengefektifkan penanganan Covid-19 di Indonesia.
“Sejak awal pandemi di April lalu, kami merasakan betul bahwa kita perlu bekerjasama. Kami membangun fundamentalnya lewat kombinasi pendekatan psikologis dan logistik. APD bagi Nakes covid-19 dan sejuta es krim Aice dilengkapi dengan edukasi publik terus berlanjut dalam misi kemanusiaan 20 juta masker ini,” jelas wanita yang menjabat Brand Manager Aice Group ini. (din)
Rabu, 21 Oktober 2020
Bupati Cirebon Buka Pelaksanaan BMSS di Desa Wilulang
Jaga Kebugaran Tubuh, Seluruh Personil Polres Kepulauan Seribu Ikuti Tes Kesamaptaan Jasmani
KEPULAUAN SERIBU - Dalam rangka menjaga kebugaran tubuh, Bagian Sumber Daya Manusia Polres Kepulauan Seribu melakukan tes kesamaptaan jasmani kepada seluruh personel Polres dan Polsek Jajaran yang dilaksanakan di halaman Kantor Perwakilan Polres Kepulauan Seribu Marina Ancol. Kegiatan ini digelar selama tiga hari, mulai Senin-Rabu (21/10/2020).
Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag Sumda) Polres Kepulauan Seribu AKP Jupriono mengungkapkan, untuk tes kesamaptaan jasmani dengan melakukan kegiatan lari mengelilingi lapangan selama 12 menit, push up, sit up, pull up dan shuttle run.
Lebih lanjut, Jupriono mengungkapkan, tes kesamaptaan jasmani berguna untuk mengevaluasi sejauh mana kemampuan fisik dan kesehatan personel, baik Polri maupun ASN yang berdinas di Polres dan Polsek jajaran Polres Kepulauan Seribu.
Tes kesamaptaan ini katanya, rutin dilaksanakan secara periodik setiap 6 bulan sekali dan pelaksanaannya tetap dengan menerapkan protokol kesehatan.
“Tercatat 324 personel Polres Kepulauan Seribu telah mengikuti kegiatan ini, selama kegiatan berlangsung berjalan dengan lancar,” ujarnya. (Muh)
Selasa, 20 Oktober 2020
Cegah Penyebaran Covid 19, Walikota Cirebon Minta ASN, BI dan BJB Sosialisasikan Transaksi Non Tunai
CIREBON - Wali Kota Cirebon meminta kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menyosialisasikan penggunaan transaksi non tunai. Di masa pandemi Covid-19 penggunaan transaksi non tunai sangat bermanfaat mencegah penyebaran virus tersebut.
“Mohon kepada ASN di Kota Cirebon, bersama dengan Bank Indonesia dan BJB untuk bisa menyosialisasikan penggunaan sistem transaksi non tunai ini,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., di sela-sela Webinar Sosialisasi Electronic Traading Platform (ETP) dan Launching QRIS Pemda Kota Cirebon di ruang Adipura Kencana, Selasa, 20 Oktober 2020.
Dijelaskan Azis, pembayaran non tunai ini merupakan solusi yang sangat tepat untuk melakukan transaksi tanpa tatap muka.
Di masa pandemi Covid-19 ini kegiatan tatap muka memang diminimalkan. Dengan melakukan transaksi non tunai maka bisa mengurangi resiko tertular dari Covid-19. Sayangnya, masih banyak warga Kota Cirebon yang belum terbiasa dan belum maksimal menggunakan android yang dimiliki untuk transaksi keuangan non tunai.
Untuk itu diperlukan sosialisasi dan edukasi terus menerus dan Azis berharap ASN di lingkungan Pemda Kota Cirebon bisa melakukannya.
Selanjutnya penggunaan transaksi non tunai di lingkungan Pemda Kota Cirebon akan diperluas. Jika sebelumnya hanya digunakan untuk retribusi parkir di satu ruas jalan, tahun ini akan diperluas di 14 jalan lagi, sehingga total menjadi 15 ruas jalan.
Tidak hanya itu, penggunaan transaksi non tunai juga akan dilakukan untuk pembayaran uji KIR serta pembayaran PBB-P2 di lingkungan Pemda Kota Cirebon.
Sementara itu Kepala KPw BI Cirebon, Bakti Artanta menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 membuat pembayaran non tunai melalui QRIS saat ini sudah cukup tinggi.
“Pada Maret ada 35 ribu merchant yang menggunakannya tapi saat ini sudah 82 ribu merchant yang menggunakannya,” ungkap Bakti.
Data tersebut menurut Bakti merupakan penggunaan QRIS untuk wilayah Ciayumajakuning. Dengan melakukan transaksi non tunai atau digital, banyak keuntungan yang didapatkan.
Diantaranya berkurangnya kontak dan menghindari penyebaran Covid-19 mengingat uang merupakan salah satu media yang bisa menyebarkan virus Covid-19.
Adanya pandemi Covid-19 diakui Bakti turut meningkatkan penggunaan QRIS. Namun mereka menargetkan lebih banyak lagi penggunaan QRIS di wilayah Ciayumajakuning, termasuk di Kota Cirebon.
Untuk itu, sosialisasi diberikan kepada ASN dengan harapan mereka paham dan mengerti apa itu pembayaran non tunai. Nantinya mereka yang akan menjadi garda terdepan untuk melakukan sosialisasi kembali dan mengajak masyarakat untuk menggunakan transaksi non tunai.
“Sehingga nantinya tercipta digital ekonomi atau lingkungan digital,” ungkap Bakti.
















