Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 05 Juni 2021

KPI IAIN Cirebon Undang Instruktur Literasi Nasional Kemdikbud RI Pada Event Webinar


FOKUS CIREBON, FC - Mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) bukan hanya mempelajari teori saja, melainkan mempraktikkan langsung apa yang telah dipelajari. 

Seperti halnya dengan Mahasiswa KPI semester 4B yang baru saja menggelar sebuah event webinar dengan tema “Membangun Jiwa Sosial Pada Generasi Milenial” Kamis, (3/6/2021).

Sejawat Humanisme Organizer (SEHUOR) merupakan sebuah event yang diadakan oleh mahasiswa KPI 4B sebagai praktik dari mata kuliah Event Organizer.

Acara webinar ini terbuka untuk umum dan gratis, selain itu terdapat doorprize untuk peserta yang aktif. 

Berbeda dengan webinar lainnya, SEHUOR melakukan open donasi yang akan diserahkan kepada salah satu panti asuhan di Kota Cirebon pada tanggal 9 Juni 2021.

Webinar diadakan dengan sistem semi offline. Pemateri dan panitia melaksanakan event-nya secara offline bertempat di Haku Coffee dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. 

Peserta mengikuti webinar secara online via Google Meet, dengan jumlah 100 peserta yang terdaftar.

Acara dimulai pukul 09.00 WIB, diawali dengan sambutan oleh Subhanur Hakim selaku Ketua Pelaksana. Subhan mengucapkan rasa terima kasih karena Webinar ini terlaksana dengan baik. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut mensukseskan acara ini baik panitia, peserta, sponsor, maupun mediapartner," tutur Subhan.

Setelah itu, Rani Ika Wijayanti, M. Med. Kom, selaku dosen Mata kuliah Event Organizer turut memberikan sambutan dan juga support kepada panitia, dan dilanjut dengan berlangsungnya webinar oleh Istiqomah selaku moderator. 

Dosen IAIN Sykeh Nurjati M. Andi Hakim, S. Pd. M. Hum, juga sebagai Instruktur Literasi Nasional Kemdikbud RI sebagai pembicara pada webinar ini. 

Diujung pembicaraan Pak Andi menyampaikan sebuah quotes yaitu, “Raih cita-cita, kemudian bangun citra (Kesan di hadapan Tuhan) maka cinta akan datang menghampiri,” ucap Andi.

Setiap event pasti memiliki kekurangan, seperti yang diungkapkan Subhan. 

“Kendala setiap acara apapun itu pasti ada, seperti webinar ini peserta terkendala oleh kuota ataupun jaringan, atau panitia yang kurang maksimal dalam mempersiapkan acara," paparnya.

Diakhir perbincangan, Subhan memberikan harapannya. "Harapan Saya semoga kedepannya bisa merealisasikan acara-acara sekaligus berkolaborasi dengan yang lain," ujarnya. 

Selain itu Subhan juga berharap dengan terlaksananya webinar ini tetap terjalinnya solidaritas, kebersamaan dan jiwa sosial kita meningkat, dan apa yang disampaikan pemateri juga bisa kita terapkan pada kehidupan sehari-hari. 

"Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Miss Rani yang telah membimbing dalam berjalannya event ini,” tutup Subhan. (Red/Eva)

Wahyu Farzana, Mahasiswa KPI IAIN Cirebon Juara Lomba Desain Poster

JUARA : Inilah desain poster Wahyu, mahasiswa semeseter 2 KPI IAIN Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - Kembali, mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon menorehkan prestasi gemilang diajang event bergengsi. Prestasi tersebut disabet mahasiswa Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Wahyu Farzana, yang mampu memenangkan lomba Desain Poster yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Komunikasi Universitas Gunung Jati (HIMAKOMUGJ) pada Kamis, (3/6/2021), dengan tema “Sosialisasi Vaksinasi Covid-19”.

Ketika Wahyu dinobatkan sebagai pemenang, perasaannya sangat senang, Ia juga tidak menyangka kalau dirinya akan memenangkan lomba tersebut. 

Di sisi lain, Wahyu juga tetap rendah hati ketika memenangkan suatu penghargaan dan tetap berusaha menjadi lebih baik lagi.

Dalam pesannya, Wahyu mengajak  kalau kita punya kegemaran dalam melakukan suatu hal, jangan lupa aksi. Jika kita tidak menunjukkan apa-apa, bakat kita akan terus terpendam, dan tidak akan menghasilkan manfaat dan energi positif. 

"Jangan takut mencoba, teruslah berkarya dan jangan lupa untuk ngopi,” ucapnya.

Wahyu Farzana, Mahasiswa KPI IAIN SNJ Cirebon


Diakui Wahyu, perlombaan yang diikutinya ini untuk mengisi waktu luang di masa pandemi Covid-19, daripada kita tidak menghasilkan apa apa, alangkah baiknya kita mengikuti lomba-lomba, karena dengan mengikuti lomba, kita bisa mengambangkan bakat dan minat kita,” tutupnya. (Red/Eva)

Jumat, 04 Juni 2021

Kota Cirebon Tertinggi Dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19

FOKUS CIREBON, FC - Kota Cirebon tertinggi ketiga dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat. Percepatan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk lanjut usia (lansia) juga terus ditingkatkan.


Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si, menjelaskan, berdasarkan progres cakupan vaksinasi Covid-19 di kabupaten dan kota di Jawa Barat, ada tiga kabupaten dan kota yang memiliki cakupan vaksinasi tertinggi. 

“Yang pertama Kota Cimahi, Kota Bandung dan Kota Cirebon,” ungkap Agus, Jumat, 4 Juni 2021. 

Untuk cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama di Kota Cirebon sebanyak 66,99 persen dan dosis kedua sebanyak 52,87 persen.

Sedangkan cakupan vaksinasi Covid-19 untuk lanjut usia (lansia), Kota Cirebon masuk urutan keempat setelah Kota Bogor, Kota Cimahi dan Kota Bandung. Untuk vaksin dosis pertama sebanyak 24,61 persen dan dosis kedua sebanyak 17,67 persen.

Tingginya cakupan vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon karena sejumlah langkah strategis yang dilakukan. Mulai dari meningkatkan rata-rata harian orang yang divaksin setiap hari. 

Di awal vaksinasi Covid-19, jumlah warga yang divaksin mencapai 600 an orang setiap hari.  Angka ini dianggap belum cukup tinggi karena hanya mengandalkan jaringan puskesmas di Kota Cirebon.

Selanjutnya, cakupan vaksinasi harian ditingkatkan antara 1.500 hingga 3 ribu orang per hari. Caranya yaitu menjalin kerjasama dengan rumah sakit pemerintah, swasta, politeknik, fakultas kedokteran, dan layanan kesehatan lainnya. 

“Sehingga bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Cirebon,” ungkap Agus.

Hingga akhirnya Kota Cirebon bisa masuk tiga besar untuk cakupan vaksinasi Covid-19 di Jabar.

Khusus vaksinasi Covid-19 untuk lansia diakui Agus tidak secepat sebelumnya. “Karena memang tergantung ketersediaan vaksin yang datang,” ungkap Agus. 

Namun kemarin sudah datang lagi vaksin sebanyak 450 multidos dan diharapkan bisa mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk lansia.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon, dr. Katibi, menjelaskan hingga 1 Juni 2021, pihaknya sudah melakukan rapid test antigen sebanyak 9.566 dengan hasil reaktif sebanyak 117 orang. 

“Sedangkan untuk swab test PCR telah dilakukan sebanyak 33.414 dengan hasil positif sebanyak 5.646,” ungkap Katibi. 

Sedangkan jumlah yang meninggal dunia hingga 1 Juni 2021 sebanyak 213 orang.

Ditambahkan Katibi, pasca libur Idulfitri 2021 lalu, pihaknya juga tracing dan testing. 

“Sebelumnya tes PCR kami lakukan hanya 150 per hari menjadi lebih dari 200 tes PCR perhari,” ungkap Katibi. 

Terbanyak pada 24 Mei 2021 sebanyak 279 dan 25 Mei 2021 sebanyak 265 tes PCR. 

“Testing kami lakukan pada kelompok yang berisiko tinggi dan tempat-tempat keramaian,” ungkap Katibi. (Bambang)

Pemberangkatan Haji Batal Lagi Tahun 2021, KH. Sa'id Al Khudri : Calon Jamaah Haji Dirugikan

KH. Moh. Sa'id Al Khudri, Pembimbing KBIH Badrul Munir Kota Cirebon. 


KESAMBI, FC - Keputusan Pemerintah memastikan tidak akan memberangkatkan calon jamaah haji tahun  1442 H/2021 M, mendapat tanggapan dari Pembimbing KBIH Badrul Munir Kota Cirebon KH. Moh. Sa'id Al Khudri, Jum'at, (4/6/2021).

Menurut KH M.Said Khudri, demi keselamatan bersama calon jamaah haji, terkait faktor kesehatan, keputusan tersebut ada hal positifnya karena masih pada keadaan Covid 19.

Namun jika diberangkatkan tidak full hanya sekitar 30% dari quota yang ada, berarti ini jelas akan banyak jamaah yang merasa dirugikan, apalagi dari kebijakan Pemerintah Arab Saudi yang dijinkan menjadi calon jamaah haji dari usia 18 sampai dengan 60 tahun. 

Sementara mayoritas jamaah haji Indonesia di atas usia 60 tahun, sehingga ketika calon jamaah haji tidak masuk, jelas mereka akan merasa tersakiti apapun alasannya.

Oleh karena itu, lanjut KH. Sa'id  kalau sekiranya memang diberikan quota hanya 30% amannya itu  memang tidak diberangkatkan, plus alasan kesehatan jadi adil. 

"Kalau dipaksakan pasti akan terjadi masalah lagi dan Menteri Agama akan disudutkan kembali," ujar KH. Moh. Sa'id Al Khudri kepada fokuscirebon.com melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut KH. Moh. Sa'id Al Khudri, menjelaskan bahwa pihaknya mencatat calon jamaah haji dari KBIH Badrul Munir tahun 2020, sudah ada 6 orang yang meninggal dunia yang seharusnya berangkat tahun 2020. 

"Ya, harus bagaimana lagi, niat mereka sudah Allah catat walaupun secara realita lahiriyah tidak berangkat," katanya.

Disinggung soal gagalnya pemberangkatan calon jamaah haji ini, KH Sa'id memberikan pemahaman, bahwa ini bukan  hanya KBIH Badrul Munir saja, akan tetapi ini se Indonesia, baik calon jamaah haji yang reguler maupun  yang plus.

"Jadi sama, mungkin Allah sudah berkehendak seperti ini dan merupakan ujian dari nawaitu kita, tidak harus dibuktikan dengan sebuah realita, ketika ada hal yang  berkaitan atau yang  menjadi penyebab tidak baiknya, Allah akan  tetap melihat niat baik kita, walaupun pada pelaksanaanya belum dilakukan, karena ini semua  sudah qodarullah kehendak Allah," terang KH. Moh. Sa'id Al Khudri.

Dijelaskan KH Sa'id, bahwa calon jamaah haji yang tercatat mengikuti bimbingan di KBIH nya, tahun 2020 sebanyak 135 orang, dan untuk tahun 2021 sebanyak 120 orang. (Didi)

Pemda Kota Cirebon Membuka Penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara Tahun Anggaran 2021


FOKUS CIREBON, FC – Penerimaan calon ASN tertuang dalam Pengumuman Wali Kota Cirebon Nomor 871/01-BKPPD/2021 tentang Informasi Penerimaan Calon ASN di Lingkungan Pemda Kota Cirebon tahun anggaran 2021. “Penerimaan calon ASN di lingkungan Pemda Kota Cirebon didasari pada  pijakan hukum yang jelas,” ungkap Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H, Rabu, 2 Juni 2021.  

Yaitu lanjutnya, SK Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No 561 tahun 2021 tengan Penetapan Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkungan Pemda Kota Cirebon tahun anggaran 2021.

“Untuk itu, Pemda Kota Cirebon membuka penerimaan calon ASN tahun ini,” ungkap Azis. 

Adapun kebutuhan ASN pada Pemda Kota Cirebon sejumlah 242. Dengan rincian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga guru sebanyak 138 orang serta calon Pegawai Negeri Sipil sebanyak 104 orang, terdiri dari 69 formasi tenaga kesehatan dan 35 orang formasi  tenaga  teknis.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon, H. Anwar Sanusi, S.Pd., M.Si., menjelaskan ketentuan seleksi CPNS akan diinformasikan sebelum pendaftaran dimulai. “Yaitu melalui media cetak,” ungkap Anwar. Serta melalui sejumlah kanal yaituhttps://sscasn.bkn.go.id danhttps://bkdiklat.cirebonkota.go.id.

Adapun beberapa informasi umum mengenai PPPK yaitu WNI dengan batas usia paling rendah 20 tahun dan paling tinggi satu tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang aja M dilamar, pelamar tidak pernah dipidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih.

Sedangkan persyaratan khusus PPPK tenaga honorer di antaranya honorer THK-II sesuai database THK-II di BKN, guru honorer yang masih aktif mengajar di sekolah negeri dan swasta di bawah kewenangan Pemerintah Daerah dan terdaftar sebagai guru di Dapodik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Juga lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang belum menjadi guru dan terdaftar di database lulusan Pendidikan profesi guru Kemendikbud. 

Informasi Penerimaan Calon Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Daerah Kota Cirebon tahun anggaran 2021 dapat diunduh di link berikut:
UNDUH Berkas PDF. (din)