Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 08 Juli 2021

Cegah Penyebaran Virus Covid 19, Pemkot Berlakukan PPKM Darurat

Wali Kota Cirebon,  Drs H Nashrudin Azis SH


CIREBON, FC – Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon berupaya mencegah agar tidak semakin banyak warganya mengantre di rumah sakit.

“Kami minta masyarakat merenungkan ini,” pinta Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., usai pelaksanaan rapat paripurna di gedung DPRD Kota Cirebon, Selasa, 6 Juli 2021. Saat  ini  sudah semakin banyak warga Kota Cirebon yang terpapar Covid-19. Mereka harus rela antre, bahkan di luar ruangan untuk bisa mendapatkan perawatan dari tenaga kesehatan (nakes) dan dokter di rumah sakit.

Di tengah banyaknya warga yang antri mendapatkan perawatan, justru nakes dan dokternya juga semakin banyak yang terpapar Covid-19. “Mereka gugur dan menjadi syuhada. Berjuang memberikan perawatan bagi pasien,” ungkap Azis. 

Pemda Kota Cirebon memiliki kewajiban moral untuk mencegah agar tidak semakin banyak lagi masyarakat yang terpapar Covid-19. “Untuk itu PPKM darurat ini dijalankan,” ungkap Azis. PPKM darurat ibarat pil pahit yang harus ditelan hingga 20 Juli 2021 namun setelah itu kesehatan akan didapatkan.  Jika tidak berubah, maka tidak menutup kemungkinan pil pahit akan kembali ditelan atau PPKM darurat durasinya diperpanjang.

Untuk itu Azis meminta kepada masyarakat untuk bisa merenungkan  kondisi yang terjadi saat ini. “Hari ini orang lain, tapi tidak menutup kemungkinan esok ada keluarga kita yang ikut terpapar Covid-19,” ungkap Azis.

Jika kesadaran itu sama-sama dimiliki, maka Azis yakin tidak akan terjadi lagi adu mulut antara petugas dan warga di lapangan. “petugas kami  berupaya memberikan sosialisasi dengan baik dengan harapan masyarakat menyambut baik sosialisasi tersebut,” ungkap Azis.  Karenanya Azis kembali memohon pengertian dari masyarakat untuk bisa mematuhi aturan selama pelaksanaan PPKM darurat sehingga pandemi Covid-19 bisa segera berakhir. (Bam) 

Rabu, 07 Juli 2021

H Elang Tomy Iplaludin S.Pd MM, Ciptakan SMPN 4 Sekolah Berbasis Lingkungan dan Berkarakter

H Elang Tomy Iplaludin S.Pd, MM, Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Cirebon yang penuh gagasan dan kreativitas dalammembangun dan memajukan  pendidikan. 


FOKUS CIREBON - H Elang Tomy Iplaludin S.Pd, MM, Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Cirebon, punya kebiasaan berbeda degan kebanyakan sekolah lain. Dirinya selalu mencontohkan kepada para guru dan siswanya untuk selalu mengedepankan kedisiplinan dan mencintai lingkungan. 

Tak hanya itu, Elang Tomy juga meluncurkan program unggulan SMPN 4, yakni ingin membawa SMPN 4 ikut berkompetisi di ajang sekolah Adiwiyata di tahun 2022, baik tingkat kota, provinsi, hingga nasional.

Untuk itu, dirinya selalu akan mencontohkan kepada siswa dan gurunya bagaimana menjaga dan mencitai lingkungan dan trampil dalam segala hal.  

Sikap yang ditunjukkan Elang Tomy ini sebagai bentuk tanggungjawab dirinya sebagai pimpinan dan akan terus berfikir untuk mengagas SMPN 4 menjadi sekolah Berkarakter dan berbasis lingkungan. 

Maka sangat mungkin jika SMPN 4 Kota Cirebon siap menjadi sekolah Adiwiyata dengan menerapkan nilai-nilai ramah lingkungan dan peduli akan makhluk hidup di sekolah setempat.

H. Elang Tomy Iplaludin juga menegaskan, pihaknya menerapkan prinsip sekolah Adiwiyata itu sebagai bentuk apresiasi dan evaluasi, khususnya SMPN 4, dengan tujuan ingin SMPN 4 membawa pengaruh terhadap kepedulian masyarakat yang ada di lingkungannya.

Yakni, nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan, khususnya mendekatkan kepada tanaman-tanaman hijau, dan makhluk-makhluk seperti burung dan makhluk lainnya. 

Sehingga, ada nuansa baru pada lingkungan SMPN 4.  "Pendidikan itu tidak hanya bisa didapatkan di dalam ruangan atau kelas saja dalam memberikan ilmu kepada anak didik. Tapi, di luar kelas pun anak punya hak untuk mendapatkan ilmu pengetahuan," terangnya. 

Sementara targetnya, kata Elang Tomy, setelah diberlakukannya pembelajaran tatap muka, akan ada pembelajaran yang berarti untuk peserta didik yaitu terkait pendidikan berkarakter yang langsung dirasakan oleh mereka.

Tak hanya itu, Elang Tomy dan para guru juga kerap rapat dan melakukan evaluasi atas capaian pengajaran, pembelajaran (proses KBM) dan pendidikan (prestasi siswa), guna menuju visi misi sekolah di SMPN selama darring. (din)  

Senin, 05 Juli 2021

Ting Tung Management Menerima Sampah Kertas Untuk Bantu Anak Yatim

 

Direktur Ting Tung Management membuka kiriman sampah kertas tak terpakai untuk kegiatan sosial bantu anak yatim. 


FOKUS CIREBON, FC - Ting Tung Management yang beralamat di Jl Perjuangan depan kampus IAIN Cirebon/belakang kantor Pegadaian Syariah Cirebon, menerima sumbangan kertas bekas berupa buku tulis, buku pelajaran, majalah, koran dan tabloid yang tidak terpakai untuk dijual dan hasilnya disalurkan ke anak yatim.


"Kami menerima sumbangan kertas yang sudah tidak terpakai. Nanti dari hasil penjualan tersebut, kami salurkan untuk kegiatan sosial, yakni bantuan kepada anak yatim dan lainnya," terang Direktur Ting Tung Management, Ciptadhi, Senin, (5/7/2021).

Menurut Ciptadhi, kegiatan sosial ini sebagai bentuk menebar kebaikan. Dan sampah kertas yang terkumpul hasil penjualannya akan disalurkan untuk kegiatan sosial. 

"Bagi yang berkenan untuk partisipasi, silahkan diantar langsung ke alamat Ting Tung Management atau bisa juga dikirim via Ojeg Online," katanya.

Ting Tung Management sendiri sudah standby dari pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 17.00 WIB, dan dibuka setiap hari, mulai hari Senin sampai dengan Sabtu, kecuali minggu libur.

"Semoga menebar kebaikan dengan sampah kertas bekas ini kita semua mendapat pahala dari Allah SWT, dan dapat mengurangi beban saudara-saudara kita yang membutuhkan," tuturnya.

Ciptadhi juga menegaskan, dengan situasi pandemi covid 19 ini, dirinya mengingatkan agar kita tetap menjaga imun dengan berolah raga dan selalu menjalankan Prokes dengan  5M. "Semoga kita semua diselamatkan dan Indonesia bisa kembali normal seperti semula," tandasnya.  (din)






Masyarakat dan Pelaku Usaha Yang Melanggar Aturan PPKM Bakal Ditindak Tegas

Wali Kota Cirebon,  Drs H Nashrudin Azis SH


FOKUS CIREBON, FC – Mulai hari ini tindakan tegas dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan  Covid-19. Masyarakat dan pelaku usaha diminta untuk mematuhi aturan selama pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., usai melepas tim penindakan disiplin  PPKM darurat di Balaikota Cirebon, Senin 5 Juli 2021 menjelaskan per  3 Juli 2021 lalu mereka telah membentuk 5 tim. “Masing-masing tim dipimpin oleh camat,” ungkap Azis. 

Para camat ini yang kemudian bertugas untuk memastikan pelaksanaan PPKM darurat di wilayahnya bisa berjalan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Tim yang sudah dibentuk, lanjut Azis, bertugas untuk menyisir, melakukan tindakan dan eksekusi terhadap pelanggaran yang terjadi selama pelaksanaan PPKM darurat.  “Mulai hari ini, masyarakat dan pelaku usaha yang tidak patuh akan ditindak tegas,” tegas Azis.

Dijelaskan Azis, selama dua hari sebelumnya petugas lebih mengutamakan sosialisasi. Namun maka di hari ketiga pelaksanaan PPKM darurat tindakan tegas mulai dilakukan. "Tindakan tegas yang kami ambil tetap mengacu pada aturan yang ada,” tegas Azis. 

Baik berdasarkan peraturan daerah (perda) maupun aturan lainnya yang lebih tinggi. Untuk yang tidak menggunakan masker misalnya, akan dikenakan denda sebesar Rp 100 ribu.

Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Drs. H. Agus Mulyadi, M.Si., menjelaskan Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kota Cirebon telah memetakan 10 jenis usaha yang diperbolehkan buka selama pelaksanaan PPKM darurat.

Terdiri dari toko, supermarket maupun minimarket yang menjual sembako dan barang kebutuhan sehari-hari, toko yang menjual material bangunan untuk menunjang kegiatan konstruksi, apotek maupun toko obat dan toko yang menjual alat-alat kesehatan.

Ada pula toko kelontong yang menjual kebutuhan rumah tangga, jasa layanan fotokopi, toko yang menjual makanan atau bahan makanan, bengkel, toko yang menjual spare part motor dan mobil namun di luar aksesori dan terakhir toko yang menjual kebutuhan bayi seperti makanan pendamping asi, diapers dan sejenisnya tapi tidak termasuk pakaian dan mainan anak. 

“Di luar itu, kami mohon kesediaannya untuk tidak membuka toko nya di masa PPKM darurat ini,” ungkap Agus.

Sementara itu, saat menyisir ruas Jalan Siliwangi, petugas gabungan yang terdiri dari Satpol PP, TNI dan Polri terlihat menyegel toko mainan anak yang bersikukuh buka di masa PPKM darurat ini. (Heri) 

Sabtu, 03 Juli 2021

Karnadi S.Pd, M.Hum, Ciptakan SMPN 16 Sekolah Berbasis Budaya, Literasi dan Berkarakter


FOKUS CIREBON - Siapa lagi kalau bukan Karnadi, Kepala Sekolah SMPN 16 Kota Cirebon. Pria segudang kreasi ini penuh kreatif membangun kemajuan pendidikan. 

Usut punya usut, bahkan laporan dari berbagai komponen pendidikan, jiwa enterpreuner Karnadi sangat baik dan punya kebiasaan berbeda degan kebanyakan sekolah lain. 

Dirinya selalu mencontohkan kepada para guru dan siswanya untuk selalu mengedepankan kedisiplinan. Bahkan tak hanya itu, Karnadi juga kerap mencontohkan kepada siswanya bagaimana menjaga kebersihan di lingkungan sekolah dan trampil dalam segala hal.

Sikap yang ditunjukkan Karnadi ini sebagai bentuk tanggungjawab dirinya sebagai pemimpin dan memang sosok Karnadi selalu berfikir untuk mengagas SMPN 16 menjadi sekolah berbasis keilmuan dan skill siswa. 

Bahkan bukan itu saja, Karnadi ingin menciptakan SMP Negeri 16 sebagai sekolah berbasis budaya, literasi dan berkarakter. Maka sangat jelas, mantan Kepsek SMP Negeri 1 ini, selalu bekerja total di mana saja, karena prinsipnya,  membangun kemajuan pendidikan adalah tanggungjawab bersama. 

Sebagai bentuk tanggungjawab nya Karnadi kerap bersama para guru  melakukan evaluasi atas capaian pengajaran, pembelajaran (proses KBM) dan pendidikan (prestasi siswa), guna menuju visi misi sekolah di SMPN 16. Selaras dengan visi misi Dinas Pendidikan dan visi misi Wali Kota Cirebon. 

"Pak Karnadi terus berjuang, melalui kerja dan capaian visi misi sekolah, berbagai terobosan pun di konsep, agar SMPN 16 terus berkarya dan berprestasi, khususnya menjaga nama baik almamater yang sudah menjebolkan ribuan lulusan yang kini sukses diberbagai instansi, baik kepemerintahan, TNI/Polri, pengusaha serta kesuksesan dibidang lainnya," terang pegiat pendidikan dilingkungan pendidikan kota cirebon.

Hal senada juga diungkapkan pegiat pendidikan lainnya, Waryono M.MPd, sosok Karnadi tak pantang menyerah. Melalui bekal pengalamannya membangun, memimpin dan memenej sekolah, membuat kiprah dan karyanya di SMPN 16 semakin terasa. 

Perubahan tersebut merupakan ciri kerja nyata Karnadi yang selalu ingin berkarya. Sehingga tak bisa dipungkiri kemajuan di SMPN 16 dengan  berbagai prestasi yang sudah ditorehkan.

"Tantangan baginya adalah perjuangan, dan bekerja adalah pengabdian, maka prinsip kerjanya selalu ingin berkaya agar apa yang menjadi tujuan dan visi misi sekolah tercapai," tandasnya.


Selain itu, dalam praktek pendidikan, dirinya selalu mendorong sekolah ataupun siswa untuk belajar dan berprestasi. Dimana lifeskill atau keahlian siswa pun harus didorong melelaui berbagai karya. Seperti Pramuka dan kegiatan ekstra kulikuler lainnya. 

"Inilah pengabdian dimana harus benar-benar menjadi manfaat bagi orang lain," tuturnya. (din)