Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 27 Januari 2022

Kepala Dekopindo Kota Cirebon Apresiasi Kinerja Pengurus Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Cirebon

Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon, di Gedung Pascasarjana, IAIN SNJ Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - Pertumbuhan SHU Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang tahun 2021 ini naik 33 persen mendapat apresiasi dari Kepala Dekopindo Kota Cirebon, Kamis, (27/1/2021).

Menurut Kepala Dekopindo, Yodi Rudiantono, SE, MM, kemajuan ini dilihat dari situasi dan kondisi daerah  yang masih dalam masa pandemi Covid 19, namun Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Cirebon mampu tumbuh dan berkembang baik.

"Ini tentu sangat diapresiasi, mengingat Indonesia dan semua daerah di Indonesia masih dalam masa pandemi. Tetapi Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Cirebon tumbuh dan berkembang baik," ujarnya.

Apresiasi ini juga diberikan, karena kinerja pengurus koperasi yang baik, di mana tahun 2021 ini, mampu melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi dan ini menjadi indikator sehatnya sebuah koperasi.

Selain itu, lanjutnya, berdasarkan buku laporan yang ada, itu bisa dilihat dari SHU yang meningkat, fasilitas yang meningkat dan partisipasi anggotanya juga aktif dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan koperasi.

Dijelaskan juga bahwa dari 268 koperasi yang ada di Kota Cirebon, baru 21 koperasi yang sudah melaksanakan RAT dan RAT di Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon ini merupakan RAT yang ke 21.

Yodi juga mengatakan, kriteria koperasi bisa melaksanakan RAT, indikator umumnya adalah kinerja yang tumbuh berkesinambungan beberapa tahun ke belakang. Apalagi situasi dan kondisi pandemi seperti ini, koperasi terus tumbuh dan berkembang baik, maka ini menjadi indikator yang baik.

Terkait Pinjol dan Kreditur atau sejenisnya yang disinggung Rektor IAIN Cirebon pada sambutan sebelumnya, kata Yodi itu menjadi tantangan tersendiri bagi koperasinya dan bagaimana koperasi ini memiliki nilai tambah di mata anggotanya. 

"Koperasi itu harus mampu memberikan sesuatu yang dibutuhkan baik uang maupun kebutuhan lainnya dengan cepat, sehingga anggota tidak terjebak dengan keterdesakan kebutuhannya sehingga terjebak Pinjol dan lainny," tandasnya. (din)



Pertumbuhan SHU Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon Naik 33 Persen



Rektor IAIN SNJ Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag, bersama Kepala Dekopindo Kota Cirebon dan Dewan Pengawas dan Pembina Koperasi Kota Cirebon saat menghadiri kegiatan RAT Koperasi Harapan Sejahtera IAIN SNJ Cirebon, di Lantai 3, gedung Pascasarjana, kampus setempat.


FOKUS CIREBON, FC - Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati menggelar kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT), tahun buku 2021, Kamis, (27/1/2021) di gedung Pascasarjana IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Lantai 3, kampus setempat.

Dalam kegiatan RAT tersebut, Ketua Koperasi Harapan Sejahtera (HS) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Edi Chandra menyatakan, bahwa pada tahun ini koperasi mengalami pertumbuhan SHU hingga 33 persen. 

Pertumbuhan tersebut dilihat dari fasilitas yang meningkat, SHU yang meningkat dan ini berangkat dari partisipasi aktif seluruh anggota koperasi.

"Ya alhamdulilah naik 33 persen, ini dikarenakan anggota masih terus aktif, partisipasi ke koperasi juga masih aktif sehingga kegiatan ekonomi koperasi tetap berjalan, dan sekaligus juga menjadi bagian dari upaya koperasi untuk turut  meningkatkan ekonomi anggota juga, padahal kita masih dalam masa pandemi Covid 19, tetapi jika keadaan sudah kembali normal saya yakini koperasi akan lebih maju dan berkembang lagi, saya optimis," terang Ketua Koperasi Harapan Sejahtera.

Disinggung soal adanya Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK), ini merupakan rencana kerja untuk tahun depan, ini bertujuan agar tetap ada pertumbuhan, ada peningkatan program, ada pengembangan usaha termasuk ada pengembangan unit usaha lainnya.

"Nanti dalam seasson tertentu pada RAT ini, kita membuka dialog atau diskusi bersama seluruh anggota RAT, untuk meminta pemikiran, ide dan masukan-masukannya bagi RAPBK," ujarnya.

Edi juga menjelaskan, pada RAPBK ini juga sekaligus akan meningkatkan volumenya, sehingga ada perubahan sektor manajemennya dan kita akan mandiri usaha usaha yang lain dan ada beberapa yang akan ditumbuhkan, ada unit kantin dan lainnya. Intinya tahun ini akan ada yang baru.  

Edi juga menjelaskan soal tingginya pinjaman ketimbang belanja, hal itu kata Edi disebabkan oleh kondisi yang masih pandemi, sehingga belanja ke kampus waktunya sangat terbatas. Sedangkan pinjaman mendesak, sedang belanja menurun karena memang kampusnya juga dalam kondisi online. 

"Tapi sekarang sudah membaik, sudah agak longgar, jadi pinjaman meningkat dan belanja meningkat karena sudah bisa ke kampus lagi," katanya.

Edi berharap, pandemi segela berakhir dan ekonomi segera tumbuh kembali, sehingga ini akan berdampak baik kepada semua sektor termasuk koperasi.

Sedangkan soal kendala pada koperasi selama setahun berjalan kemarin, menurut Edi Chandra, 

Sementara itu, Pembina Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag yang juga Rektor IAIN SNJ Cirebon dalam RAT Koperasi Harapan Sejahtera memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus  koperasi, karena Koperasi Harapan Sejahtera saat ini menjadi koperasi yang maju. 

"Mudah-mudahan kemajuan ini terus berlangsung sampai tahun berikutnya mengiringi kemajuan kelembagaan IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Dan berdasarkan beberapa laporan pengawas dan pembina koperasi, baik aspek kuantitatif maupun kualitatif, seluruhnya mengalami angka kenaikan dan ini menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi kita semua," tuturnya.

Rektor Sumanta juga menjelaskan bahwa koperasi dibentuk untuk mensejahterakan anggotanya, sehingga anggotanya menjadi berdaya dan sejahtera, tidak terpapar oleh kasus Pinjol yang sekarang tengah marak. Atau ke kreditor-kreditor yang memperjualbelikan uang. 

"Jadi koperasinya harus kuat dan maju, karena koperasi memiliki tujuan yang mulia dan memiliki nilai-nilai keagamaan untuk suatu tujuan kemanusiaan. Kalau kita lihat koperasi dibentuk itu kan untuk mensejahterakan dan memberdayakan," jelas Sumanta. 

Untuk itu, kata Sumanta, dengan kesejahteraan yang kita wujudkan bersama, disitulah kita memberikan konstribusi, bisa memberikan kondisi dan nuansa keadilan. 


Kendati demikian, lanjut Sumanta, koperasi tidak akan maju jika tidak ada kesadaran bersama, maka diperlukan formula untuk menumbuhkan gerakan bersama, yakni untuk mencapai keadilan bersama dan kesejahteraan bersama. 

Sementara itu, hadir dan memberikan sambutan pada kegiatan RAT Koperasi Harapan Sejahtera IAIN Syekh Nurjati Cirebon, di antaranya Kepala Dekopindo Kota Cirebon, Pembina dan Pengawas Koperasi Kota Cirebon, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Direktur Pascasarjana IAIN SNJ Cirebon, Warek 1, sejumlah guru besar, dosen dan 534 anggota Koperasi Harapan Sejahtera. (din)

Rabu, 26 Januari 2022

Puluhan Pejabat di Lingkungan IAIN Syekh Nurjati Cirebon Dilantik, Ini Pesan Rektor Sumanta

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag pada kegiatan pelantikan di lingkungan civitas akademika IAIN Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag melantik sejumlah pejabat di lingkungan akademisi IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Rabu, (26/1/2021). 

Dalam pelantikan tersebut, Sumanta berpesan, sebagai PNS tentu melekat tanggungjawab, baik tanggungjawab  akademik maupun tanggungjawab keilmuan.

Selain itu, Rektor dua periode ini juga memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang dilantik, baik kepada PNS yang menjadi dosen dan PNS yang menjadi tenaga kependidikan, maupun dosen yang mendapat tugas tambahan, dan dosen yang diprioritaskan menjadi tendik.

Karena itu, kata Sumanta, camkanlah apa yang sudah diikrarkan dalam sumpah tersebut. Karena sumpah kita dilihat oleh para malaikat karena dalam sumpah tersebut kita menyebut nama Allah SWT.

"Pasca pelantikan kenaikan pangkat ini, mari kita jalankan tugas dengan baik, baik PNS yang menjadi dosen, PNS yang menjadi tenaga kependidikan atau pun dosen yang mendapat tugas tambahan, dan dosen yang diprioritaskan menjadi tendik, termasuk Ketua Jurusan pendidikan Jarak Jauh PAI, serta Sekretaris Jurusan Pendidikan Jarak Jauh PAI, FITK IAIN Cirebon," kata Sumanta.

Sumanta juga menegaskan, bahwa ada satu distingsi bagi PNS yang berada di perguruan tinggi yang tentu mungkin berbeda dengan PNS yang berada di luar perguruan tinggi. 

Di mana di perguruan tinggi ada tanggungjawab akademik, dan tanggungjawab keilmuan yang dibebankan dan menjadi tanggungjawab kita semua. "Maka perbaikan akademik dan kelembagaan ke depan, tentu saja berada ditangan kita semua," ucapnya.


Sumanta juga mengingatkan, bahwa kehidupan kita tentu saja mengalami siklus perputaran. "Waktu itu tidak stagnan tetapi dinamis, kita yang sudah akan mengakhiri akan digantikan oleh bapak ibu yang sekarang akan memulai," jelasnya.

Di akhir pidatonya Rektor mengucapkan selamat dan memohon maaf apabila dalam pelayanan kurang berkenan. Menurut Sumanta, sesungguhnya apa yang kita lakukan sudah upaya yang paling maksimal dan optimal, tetapi demikian kemampuan sesungguhnya, realitasnya adalah keterbatasan," tandasnya. (din)


Selasa, 25 Januari 2022

Rakerpim IAIN Cirebon Tahun 2022, Bedah Tiga Misi Menuju Transformasi Kelembagaan

Rakerpim IAIN Syekh Nurjati Cirebon tahun 2022 di Hotel Grage Sangkan Kuningan, Jabar.


FOKUS CIREBON, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta M.Ag dalam sambutan Rapat Kerja Pimpina  (Rakerpim) IAIN Syekh Nurjati Cirebon membedah tiga misi dari tema yang diusung pada Rakerpim yang dilaksanakan selama tiga hari di Hotel Grage Sangkan, Kuningan, Jawa Barat, Senin - Rabu (24-26 Januari 2022).

Dalam sambutannya Sumanta menjelaskan bahwa tema yang diambil pada Rakerpim tahun 2022 ini yakni "Dengan Transformasi, Kita Akselerasi Terwujudnya Perguruan Tinggi Keagamaan Yang Unggul dan Terkemuka". 

"Jadi kata kuncinya adalah tranformasi kelembagaan dan itu sudah berjalan sejak tahun 2015 dan terus berjalan secara gradual, baik itu pengembangan prodi, pengembangan fakultas, pengembangan institut dan syarat-syaratnya kita lakukan pemenuhan dari hati ke hati dan akhirnya perguruan tinggi kita masuk dan kita dalam posisi di Kementerian," terangnya. 

Sumanta juga juga menegaskan bahwa visi dan misi IAIN Cirebon dengan tema Perguruan Tinggi yang unggul dan terkemuka secara internasional dalam mengintegrasikan kearifan lokal dan Siber 2039 merupakan visi yang diambil dari visi yang sudah disusun bersama, baik dari para pimpinan di institut maupun pimpinan di dekanat dan pascasarjana. Kemudian berkumpul dan merumuskannya. 

"Jadi misinya ada dua variabel yang terus kita kawal yaitu menjadi perguruan tinggi yang unggul dan terkemuka," jelasnya.

Sedangkan Siber itu adalah lanjutan dari Rakerpim IAIN Cirebon pada tahun 2020-2021, kemudian Kementerian Agama memberikan mandatori kepada kita untuk memasukan distingsi Siber di perguruan tinggi IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

"Jadi ada satu distingsi yang itu sangat marketable yaitu Siber Islamice university, sehingga yang awalnya kita ingin menjadikan perguruan tinggi ini menjadi perguruan tinggi pusat penelitian dan pengajaran, Siber masuk kedalamnya secara inheren, sehingga disitu kita merumuskan mengintegrasikan keilmuan, dan basisnya adalah kearifan lokal dan Siber. Inilah rumusan yang sudah kita bangun dari rencana induk pengembangan kampus kita dari tahun 2014 sampai 2039," paparnya.

Untuk itu, kata Sumanta paling tidak terdapat tiga misi yang akan kita lakukan, pertama menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran akademik, vokasi, profesi, sertifikasi dengan pemanfaatan teknologi informasi yang didasari nilai-nilai kearifan lokal.

Kedua menyelenggarakan riset dan publikasi dalam rangka integrasi keilmuan dan kearifan lokal dalam  percepatan pembangunan SDM yang berdaya saing global.

Ketiga mewujudkan sistem pengabdian kepada masyarakat yang terintegrasi untuk membangun kemandirian, moderasi beragama dan berkolaborasi. Dan yang keempat mewujudkan tata kelola yang efektif, efesien, produktif dan akuntabel melalui integritit manajemen sistem yang dilandasi nilai-nilai Mukhsin.

Mukhsin ini adalah bagian dari tema integrasi keilmuan yang sudah disusun sejak tahun 2010, jadi Mukhsin itu subyeknya dan prosesnya adalah ikhsan dan ini adalah visi misi yang sudah kita bangun dan susun bersama dan akan terus diimplementasikan pada tahun-tahun berikutnya.

Proses panjang membangun kemajuan kampus IAIN SNJ Cirebon ini, juga dijelaskan Sumanta melalui visi misi yang dibawanya sejak dekade pertama Sumanta dilantik pada tahun 2015 sampai  dengan 2019, yakni melakukan penguatan internal lembaga dengan infrastruktur, mulai dari rektorat, dekanat sampai ke bawah. Termasuk pengadaan tanah yang sesuai dengan tuntutan PMA No 20 tahu 2020.

"Alhamdulillah, kita sudah bisa membangun gedung FUAD, Syariah dan FITK juga laboratoriun terpadu dan itu program yang diwujudkan periodisasi pertama saya. Termasuk pembenahan lainnya," kata Sumanta.

Kemudian dilanjutkan pada periodisasi kedua, yakni tahun 2020-2024, di mana dilakukan penguatan sistem penjaminan mutu dan pengembangan kelembagaan yang sedang kita lakukan sekarang. Dan pengembangan kelembagaan ini sudah kita lakukan sejak tahu 2015, dan tahun sekarang kita sudah mendapatkan persetujuan untuk pengembangan fakultas.

"Jadi sekarang sudah ada 5 fakultas. Dan prodi lebih dari ada 29 Prodi untuk S1. Tetapi Menpan ingin Prodi ini dipayungi oleh Fakultas," ucapnya. 

Dr Kartimi M.Pd, Wakil Rektor 2, IAIN SNJ Cirebon saat memberikan laporan kegiatan Rakerpim IAIN SNJ Cirebon di Hotel Grage Sangkan, Kuningan.


Sementara itu, Wakil Rektor 2, Dr Kartimi M.Pd, dalam laporan kegiatan Rapat kerja pimpinan menjelaskan, bahwa dalam kegiatan ini diikuti oleh peserta  berjumlah 150 orang. 

Yakni terdiri dari seluruh pimpinan di rektorat, di fakultas, Ketua Lembaga, Ketua UPT, Kabag, Kasubag dan Pascasarjana dan perwakilan dari UMC.

Kartimi menjelaskan, dalam Rakerpim ini,  peserta dibagi menjadi 5 komisi berdasarkan bidangnya masing masing. Komisi satu bidang akademik, Komisi 2 bidang sarana prasarana dan keuangan, Komisi 3 bidang Kemahasiswaan, Komisi 4 bidang Perencanaan dan Keuangan dan Komisi 5 terkait dengan kebijakan- kebijakan.

Adapun tujuan kegiatan Rakerpim ini adalah untuk menyingkronisasikan kegiatan dan program tahun anggaran 2022 dengan renstra IAIN Cirebon  tahun 2019-2024 serta bertujuan juga melakukan evaluasi kinerja tahun anggaran 2021. 

"Juga mereview kesesuaian capaian program dan kegiatan tahun anggaran 2020- 2021 dengan Renstra 2020-2021. Dan kegiatan ini anggarannya dibebankan kepada DIPA IAIN Cirebon tahun 2022," tandasnya. (din) 

UISSI Selangkah Lagi, Kerja Tim Patut Diapresiasi

CIREBON, FC - Kerja keras yang dilakukan para pimpinan dan tim dari civitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon kini mulai membuahkan hasil yang menggembirakan. Kabar diterimanya pengajuan Pengembangan 2 fakultas yang berkasnya sudah di meja Menteri PAN-RB, berarti langkah menuju UISSI tinggal selangkah lagi di tahun 2022 ini. 

Ini pertanda bahwa tahun 2022, akan menjadi tahun yang bersejarah bagi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon. 

Disetujuinya pengembangan fakultas ini menjadi sinyal baik terhadap rencana transformasi kelembagaan kampus setempat menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI).

Dengan adanya tambahan 2 fakultas di kampus keagamaan negeri satu-satunya di wilayah III Cirebon ini, maka yang sebelumnya IAIN Syekh Nurjati Cirebon memiliki 3  fakultas, di tahun 2022 ini kampus setempat akan memiliki 5 fakultas.

Sehingga, syarat minimal jumlah fakultas berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 20 Tahun 2020 untuk bertransformasi dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi UISSI kini telah terpenuhi.

Bahkan, Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg mengungkapkan, pengembangan fakultas tersebut menjadikan pihaknya dapat terus melanjutkan proses transformasi kelembagaan dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi UISSI.

“Walaupun pada pengajuan prakarsa (transformasi lembaga dari IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi UISSI) ke Presiden kita sempat tertinggal karena kita disuruh mengurus fakultas dulu, tapi alhamdulillah fakultas itu pemekarannya sudah kita dapatkan, sehingga sudah tidak ada masalah lagi,” ungkap Sumanta, Selasa (25/1/2022).

Kemudian, lanjut dia, yaitu transformasi tata kelola keuangan di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dari Satuan Kerja Penerimaan Negara Bukan Pajak (Satker PNBP) menjadi Badan Layanan Umum (BLU).

Perjuangan untuk transformasi tata kelola keuangan tersebut, Sumanta memaparkan, tidaklah mudah. Pihaknya harus memenuhi segala persyaratan dari Kementerian Keuangan.

“Untuk BLU kita sudah dalam tanda kutip berdarah-darah. Perbaikannya tidak satu kali dua kali, tapi berkali-kali. Kita penuhi terus permintaan dari Kementerian Keuangan dan sekarang posisinya sudah di Kementerian Keuangan kita tinggal menunggu, begitu juga UISSI,” ujarnya. (din)