Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 25 Oktober 2022

Parah, Kota Cirebon Dikepung Banjir

 


FOKUS CIREBON, FC - Hujan lebat yang terus  mengguyur wilayah Cirebon, membuat sejumlah tempat di Kota Cirebon banjir. Banjir terparah terjadi di bilangan Jl Dr Cipto Mangunkusumo, Jl Pemuda, Jl Terusan Bima, By Pass, Jl Arya Kemuning, dan Jl Perumnas depan RS Putra Bahagia, Senin, (25/10/2022).

Akibatnya banyak kendaraan terjebak  hingga mati mesin (mogok). Banjir ini juga menimbulkan kemacetan panjang di beberapa ruas jalan kota dan jalur lintasan Jawa-Jakarta maupun sebaliknya.

Hujan yang terus mengguyur sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB, menjadi banjir terparah sepanjang tahun 2022 di Kota Cirebon.

Herman warga Sukapura, Kecamatan Kejaksan saat ditemui di lokasi banjir di bilangan jalan Pemuda mengaku kecewa dengan kerja pemerintah daerah yang masih belum bisa menuntaskan persoalan banjir di Kota Cirebon. 

Dirinya sempat bingung saat melintasi jalan terusan Bima, By Pass saat genangan air cukup tinggi. Namun Herman bersyukur sepeda motornya mampu menerjang banjir, walau sebelumnya tidak yakin mampu keluar dari kepungan banjir.

"Ya, saya kecewa karena saluran pembuangan (drainase) masih buruk dan banjir ditemui dibeberapa ruas jalan kota. Beruntung dari Jl Perjuangan saya tidak membelokan kendaraan ke Jl terusan perkantoran Bima, jalur kampus Unswagati By Pass. Karena genangan air cukup dalam, dan banyak kendaraan yang mogok," katanya.

Hal senada diungkapkan Lilik, warga Kesambi ini juga kecewa melihat banjir cukup parah di bilangan Jl Cipto dan jalan pemuda, By Pass. 

"Yang miris lagi banjir di depan kantor PU dan BBWS Cimanuk Cisanggarung, padahal dua kantor ini menangani  soal saluran pembuang (drainase) dan sungai. Tapi nyatanya banjir masih terus berlangsung dan tahun ini cukup parah," tandasnya. (din)

Dekan FITK : Hasil Visitasi Akreditasi LAMDIK Program Studi PBA FITK IAIN Cirebon Semoga Bernilai Unggul

FOKUS CIREBON, FC - FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon mengadakan kegiatan Visitasi Akreditasi LAMDIK Program Studi PBA FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon bersama Asesor Prof. Abdul Munip, M.Ag dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Dr. Muhbib Abdul Wahab, MA dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis, (24-25/10/2022).

Dekan FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Farihin M.Pd menyatakan, visitasi akreditasi LAMDIK Program Studi PBA FITK IAIN Syekh Nurjati Cirebon dimaksudkan untuk menilai dokumen yang sudah dikirim ke LAMDIK berupa Laporan Evaluasi Diri dengan 9 instrumen. 

Menurutnya dokumen laporan yang dikirim ini dinilai langsung oleh Asesor LAMDIK, yakni Prof. Dr. Abdul Munip, M.Ag dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Dr. Muhbib Abdul Wahab, MA dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 

Farihin juga menjelaskan, Visitasi dilakukan dua hari, yakni 24 & 25 Oktober 2022 di Gedung SBSN FITK dan akreditasi ini diikuti oleh seluruh pimpinan FITK, pimpinan Program Studi PBA, LPM, PTIPD dan Tim Akreditasi PBA, alumni, mahasiswa dan stakeholder lainnya. 

"Harapannya adalah semoga Program Studi PBA yang saat ini sudah terakreditasi A menjadi terakreditasi UNGGUL," kata Dekan FITK kepada fokus cirebon.com (din)

Senin, 24 Oktober 2022

Jadi Tuan Rumah ICON UCE 2022, Dirjen Pendis Apresiasi IAIN Cirebon

Dirjen Pendis Kemenag RI, Prof Dr H Ali Ramdhani bersama Bupati Cirebon, Wakil Walikota Cirebon, Danrem 063 SGJ, Dandim Perwakilan Pemkab Indramayu, Pemkab Kuningan, Pemkab Majalengka, Kapolresta Cirebon dan Kapolresta Cirebon Kota pada acara pembukaan ICON UCE Ke 4 tahun 2022 di kampus IAIN Cirebon.


FOKUS CIREBON, FC  - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tempat International Conference on University Community Engagement (ICON UCE) ke 4 tahun 2022, Senin (24/10). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dirjen Pendis, Kemenag RI, Prof Dr H Ali Ramdhani.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Cirebon, Drs H Imron M.Ag, Wakil Walikota Cirebon, Dra Hj Eti Herawati, Kapolresta Cirebon, Kapolres Cirebon, Dandim, para Rektor PTKI dan PTKIN se-indonesia, Kejaksaan Negeri, dosen dan mahasiswa.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pendis Kemenag RI, Prof Dr H Ali Ramdhani dalam sambutannya mengatakan, saat ini masih terdapat jarak lebar antara keilmuan yang dikembangkan di Perguruan Tinggi khususnya PTKI dengan realitas yang terjadi di masyarakat. 

Ali menyinggung, disparitas yang terjadi disebabkan belum optimalnya integerasi Tri Dharma Perguruan Tinggi antara pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hal itulah yang mendorong diluncurkannya buku Metodologi Pengabdian Masyarakat yang bakal jadi pedoman seluruh PTKI. 

Ali menginginkan, PTKI jangan hanya menjadi kampus unggul hanya bagi masyarakat kampus. Juga punya kepedulian besar untuk merancang tumbuh dan bangkitnya peradaban. Sebab itulah, implementasi pengabdian kepada masyarakat harus terintegerasi dengan beragam disiplin ilmu yang dikembangkan perguruan tinggi. 

"Perguruan tinggi adalah episentrum peradaban. Kehadirannya, kalau dalam bentuk gedung, tidak boleh hanya jadi menara gading yang hanya elok dipandang. Tapi harus jadi mercusuar yang juga berfungsi menyinari peradaban," kata Ali.

Ali menganalogikan, Islam mempersepsi manusia terbaik ialah yang bermanfaat bagi sesamanya. Begitupun perguruan tinggi. Kemuliaan dan keunggulan perguruan tinggi juga terletak pada kepeduliannya pada masyarakat melalui pengabdian yang terintegerasi dengan pendidikan dan penelitian.

"Maka dari itu, universitas terbaik adalah universitas yang mengkontribusikan manfaat kehadirannya ke masyarakat lebih luas. Maka tiga kekuatan perguruan tinggi pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tidak boleh dipisah," ujarnya.

Ali juga menyatakan bahwa pada event ini diluncurkan pula buku Metodologi Pengabdian Masyarakat versi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Sementara itu, Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta Hasyim MAg menyahuti dinamika PTKI saat ini. Menurutnya, kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi harus terus ditingkatkan. Terobosan demi terobosan harus terus digalakan. 

"Sejak tahun 2006 ketika masih berstatus STAIN, IAIN Cirebon telah melakukan terobosan pendekatan terbaru dalam hal pengabdian kepada masyarakat, dan terobosan-terobosan lainnya terus dilakukan hingga tahun 2022 dengan program Magrib Mengaji dan KKN GM," ujar Sumanta. 

Terobosan pengabdian yang dilakukan, lanjut Sumanta, salah satunya melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa. Pendekatan KKN yang pernah dilakukan IAIN Cirebon bermacam bentuk sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

Antara lain KKN dengan pendekatan Partipatory Action Research (PAR), Tematik Berbasis Masjid, KKN DR (Dari Rumah), KKN Gerakan Magrib Mengaji,  KKN Gerakan Masyarakat Mengaji dan  KKN Kolaborasi Nusantara Moderasi Beragama di Papua (2022). 

Beragam pendekatan itu dilakukan agar pengabdian kepada masyarakat dapat berdampak signifikan. Di samping itu, juga terdapat model pengabdian yang dilakukan oleh dosen, program studi, fakultas, program studi, serta lembaga dan unit di lingkungan IAIN Cirebon. 

"Pentingnya pengabdian kepada masyarkat bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Pengabdian itu seharusnya berbasis penalaran dan karya penelitian sehingga memberi manfaat pada kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa," ucap Sumanta.

Berkaitan dengan itu, digelarnya ICON UCE 2022 di IAIN Cirebon diharapkan memberi dampak bagi optimalisasi pengabdian bagi seluruh civitas akademika IAIN Cirebon.

"Dipilihnya IAIN Cirebon dalam perhelatan ICON UCE 2022 menjadi kebanggaan bagi IAIN Syekh Nurjati Cirebon melihat kualitas yang dimiliki terutama dalam pengabdian kepada masyarakat," tambahnya.

IAIN Cirebon menjadi PTKIN bertaraf institut pertama sebagai tuan rumah ICON UCE. Sebelumnya, ICON UCE digelar di PTKIN bertaraf universitas yakni UIN Alaudin Makasar, UIN Sunan Ampel Surabaya dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. 

"IAIN Cirebon menjadi tuan rumah keempat sekaligus menjadi IAIN pertama diberi mandat oleh Kementerian Agama," tandasnya. (din)

Menteri Agama RI Dijadwalkan Membuka Kegiatan ICON UCE 2022 di Kampus IAIN Cirebon

Dr Kartimi, M.Pd Ketua Pelaksana Kegiatan ICON UCE 2022 di kampus IAIN Cirebon 


FOKUS CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi tuan rumah perhelatan nasional dan internasional melalui ICON UCE 2022. Menteri Agama, dijadwalkan membuka kegiatan tersebut, bertempat di Gedung Pascasarjana IAIN Cirebon, Lantai III, Senin, (24/10/2022).

Sementara di luar gedung, hujan deras masih terus mengguyur Kota Cirebon, namun tak menyurutkan para peserta dan stand-stand nasional dalam kegiatan ICON UCE 2022 di kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Sementara itu, pada kegiatan pembukaan lomba Hadroh tingkat nasional, sebagai rangkaian kegiatan ICON UCE ke 4 dan Peringatan Hari Santri Nasional 2022, Wakil Rektor 2, Dr Kartimi M.Pd  mengatakan, bahwa peserta lomba Hadroh ini berasal dari seluruh Perguruan Tinggi Keagamaan Islam di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para Ketua SEMA dan DEMA serta mahasiswa, mitra kerja IAIN Cirebon, sepeti BJB, BI, BTN Syariah, Baznas, UKMK SE wilayah III Cirebon, PMI dan mitra kerja lainnya. 

Menurut Ketua Pelaksana Kegiatan, Kartimi, pada kegiatan ini, ada banyak bidang yang dilombakan, seperti Hadroh, Pop religi, lomba kitab kuning, juga kegiatan sosial berkaitan dengan donor darah dan juga Khitanan massal dan sejumlah kegiatan lomba lainnya.

"Kami mengucapkan terimakasih atas supot dan dukungan semua pihak, baik dari mitra kerja IAIN seperti BTN Syariah, Indomaret, Baznas, BI, dan lain-lainnya, termasuk UMKM-UMKM yang ada di wilayah III Cirebon," terangnya.

Kartimi menjelaskan, pada kegiatan ini, terdapat sejumlah tenda-tenda atau stand yang mana stand tersebut diisi oleh seluruh STAN dari PTKI dan PTKIN di seluruh Indonesia. 

Demikian juga, terkait lomba, Kartimi mengimbau kepada panitia agar perlombaan ini bisa berjalan profesional dan tentu juga menjunjung tinggi  sportifitas.

Dengan harapan, seluruh peserta bisa memberikan berkontribusi dan prestasi bagi perguruan tinggi masing-masing, dan dari prestasi ini diharapkan bisa membawa kemajuan PTKIN terutama kemajuan Kementerian Agama.

"Kegiatan ini disupport secara penuh oleh civitas akademika sehingga bisa berjalan dengan baik dan sukses," ujar Kartimi.

Sementara menurut Sekretaris Panitia, Dr H Ahmad Yani M.Ag dalam sambutannya menyatakan, bahwa peserta ekspo ini datang dari seluruh perguruan tinggi keagamaan Islam se Indonesia, dan kegiatan ini disupport oleh OJK, BJB, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP), BI serta mitra IAIN Cirebon lainnya. 

Yani juga menjelaskan bahwa kerjasama ini bukan saja hanya di kegiatan ICON UCE tetapi juga ke depan akan bekerjasama dengan kegiatan festival budaya santri nusantara dalam.

Yani mengucapkan selamat datang kepada kepada peserta ekspo dari seluruh PTKI di Indonesia, juga kepada mitra kerjasama IAIN SNJ Cirebon yang hadir di lingkungan Ma'had IAIN Cirebon.

"Ucapan terimakasih yang setinggi tingginya kepada semua yang telah mensuport kegiatan ini, semoga kerjasama ini terjalin dengan baik, tidak hanya pada kegiatan ICON UCE tapi ke depan berkerjasama di kegiatan festival santri Nusantara," katanya. 

Dihadapan para tamu undangan dan peserta, Yani juga memberikan kabar bahwa kegiatan ini akan menjadi momentum yakni IAIN Cirebon yang dalam waktu dekat akan menjadi UIN.

Yani menjelaskan, ICON UCE adalah konfrensi internasional dalam bidang pengabdian kepada masyarakat yang mencakup 4 kegiatan. 

Pertama internasional yang diikuti oleh seluruh PTKIN se-Indonesia yang di dalamnya ada tenaga pendidik seluruh Indonesia yang mengikuti kompetesi penulisan karya ilmiah terbaik dalam bidang masyarakat dan yang diundang 280 lebih, paper yang masuk adalah 100 orang yang dihadirkan dalam kongres  internasional ini. 

Kedua, peserta dari seluruh PTKI yang mengikuti training metodologi pengabdian masyarakat yang terbagi ke dalam dua bidang metodologi dengan keseluruhan jumlah peserta sebanyak 104 orang. 

Semuanya dipusatkan di Grand Tryas Cirebon sedang yang peserta lainnya di pusatkan di sejumlah hotel lainnya.

Yang ketiga adalah, reward yakni penghargaan reward terbaik kepada tiga kategori, pertama penyelanggaraan KKM terbaik, kedua penyelenggaraan program PKM terbaik dan ketiga penghargaan kepada tokoh inspiratif dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. (din)

Buya Syakur : Santri Bisa Berkiprah Di Bidang Apapun

KH Abdul Syakur MA, Pengasuh Ponpes Candangpinggan, Kabupaten Indramayu.


CIREBON - Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) pada 22 Oktober 2022 disambut gembira para santri di Indonesia. Tak terkecuali para santri di Ponpes Cadangpinggan, Kabupaten Indramayu.

Pengasuh Pondok Pesantren Cadangpinggan, KH Abdul Syakur Yasin MA menerangkan, HSN adalah bentuk pengakuan pemerintah terhadap kiprah para santri dalam memperjuangan kemerdekaan dan menjaga kedaulatan NKRI. 

"Pertama kita harus benar-benar dengan mensukuri bahwa santri  menjadi satu bagian penting bagi negara ini. Dirayakan hari santri itu artinya bahwa kaum santri mendapat penghargaan yang setinggi-tingginya dari pemerintahan Jokowi," ujar ulama yang akrab disapa Buya Syakur. 

Dalam konteks ke-Indonesia-an, menurut Buya Syakur, santri berperan besar sebagai penjaga moral bangsa saat ini. Sebab, pendidikan yang ditempuh santri di pesantren banyak berkaitan dengan moralitas agama dan kemanusiaan.

"Sudah barang tentu, peran penting santri sebagai garda bangsa untuk membangun moral bangsa. Sebab moral itu landasan bagi segala apapun. Tanpa moral yang benar pasti akan runtuh. Moral yang dibangun itu basis kemanusiaan. Tanpa moral nggak mungkin kita bersahabat seperti ini," katanya. 

Sejak dulu, lanjut Buya Syakur, salah satu aqidah santri ialah cinta tanah air bagian dari keimanan. Hingga saat ini, semangat bela negara para santri masih tetap sama. Meski peran secara teknisnya bisa berubah. 

Sebab, pada era saat ini, santri tak melulu harus menjadi pemuka agama. Melainkan dapat pula berkiprah pada bidang lain. Menjadi praktisi kesehatan, praktisi hukum, wirausaha maupun akademisi. 

"Cinta tanah air adalah bagian dari keimanan mereka. Sudah barang tentu pasti akan Membela tanah air, tapi saya tidak akan membandingkan dengan agama lain mereka juga sama," ujar Buya Syakur. (din)