Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 08 September 2023

Rindu Jalan Mulus, Warga Ikut Awasi Pekerjaan Jalan di Desa Babakan Gebang

 

Perbaikan jalan di Desa Gebang Mekar, Kabupaten Cirebon


BABAKAN GEBANG, FC - Bantuan pemerintah di Desa Babakan Gebang, berupa dana APBD Kabupaten Cirebon senilai Rp 484.452.000, guna untuk memperbaiki jalan desa, atau peningkatan jalan di desa babakan gebang blok belakang kantor pos dan giro, digelar. 

Pekerjaan peningkatan jalan di desa Babakan Gebang ini, digelar sepanjang  510,000 dan lebar 3,00 M dengan waktu  pelaksana'an 90 HK, oleh CV. CAESAR UTAMA  KARYA. 

Pada pekerjaan jalan ini, selain senang, warga Desa Babakan Gebang juga kritis, sehingga banyak warga ikut mengawasi dalam pekerjaan. "Pengawasan ini agar hasil pekerja'an bagus dan maximal," terang Muhammad Yasin, warga setempat kepada awak media.

Menurut Muhammad Yasin, pekerja'an yang dilaksanakan oleh CV Caesar,  sebaiknya selalu di kontrol, dan tak sungkan untuk memberikan masukan kepada para pekerjanya.

"Kita ingin hasil pekerjaan jalan ini bisa kuat dan maksimal, agar masyarakat menerima manfaat langsung dari hasil pekerjaan tersebut," ucapnya.

Muhammad Yasin juga menjelaskan, bahwa di Desa Babakan Gebang ini juga akan menghadapi pemilihan kuwu, sehingga dengan kondisi jalan yang sudah diperbaiki akan memberikan kenyamanan tersendiri bagi aktifitas warga.

Sementara itu, terkait bursa calon kiwi di wilayah timur ini, Yeni merupakan salah satu sosok yang ikut dalam bursa pencalonan kuwu di Desa Babakan Gebang. Yeni juga diketahui sebagai  incumben dan sudah dua (2) menjadi Kuwu Desa Babakan Gebang.

Pada Pilwu tahun 2023, Yeni juga kembali ikut meramaikan hajat demokrasi rakyat ini. Dengan daftarnya Yeni pada bursa calon kuwu tersebut, berarti ini adalah yang ketiga kalinya bagi Yeni ikut dalam pencalonan Kuwu.

" Terpilihnya sosok Yeni, pada Pilwu-Pilwu sebelumnya, karena memang sosoknya dengan warga. Dan kesuksesannya ini didulang berkat kepemimpinannya dan tentu saja semua karena ijin Allah SWT," tuturnya 


Kendati demikian, banyak harapan pada Pilwu serentak di Kabupaten Cirebon, khususnya di Desa Babakan Gebang, bisa berjalan baik dan kondusif. Dan berdasarkan pantau awak media di lapangan, dari masing-maisng pendukung mengedepankan kerukunan dan kedamaian. Sehingga situasi sampai saat ini kondusif dan baik-baik saja.

"Ya, kami bangga karena warga masyarakat Babakan Gebang, Kecamatan Babakan, Kabupaten Cirebon sudah pada dewasa-dewasa jadi tidak sampai ada terjadi sesuatu hal.yang tidak diinginkan," tandasnya.  (I'ing Solihin).

Kamis, 07 September 2023

Kabag Umum IAIN Cirebon Hadiri Rapat Koordinasi Bidang Kemahasiswaan Se-Indinesia di Bali

Zaenal Arifin, S.Ag, Kabag Umum dan Layanan Akademik, IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada kegiatan Rapat Koordinasi Bidang Kemahasiswaan PTKIN 


CIREBON, FC - Rapat Koordinasi Bidang Kemahasiswaan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) untuk mengevaluasi dan mempercepat penyaluran Bantuan KIP Kuliah Tahun Anggaran 2023, sukses dilaksanakan di Bali pada tanggal 6 hingga 8 September 2023. Acara ini dihadiri oleh 58 PTKIN dari seluruh Indonesia, Kamis, (07/09/2023).

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan PTKIN, Nur Shoib, yang juga menjadi pemimpin dalam penyelenggaraan rapat. 

Nur Shoib menjelaskan, kegiatan ini kita laksanakan dalam rangka Sosialisasi Juknis KIP Kuliah, Evaluasi Program KIP Kuliah Tahun 2023 serta Bintek tata cara pengoperasian aplikasi KIP Kuliah.

Kasubdit Sarpras dan Kemahasiswaan PTKIN, Nur Shoib, menekankan pentingnya transparansi dan efisiensi dalam penyaluran Bantuan KIP Kuliah. 

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa Bantuan KIP Kuliah ini tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal bagi mahasiswa PTKIN,” tegasnya.

Setelah pembukaan resmi, Sub-koordinator Seksi Kemahasiswaan, Abdul Basir, memandu proses evaluasi dengan mengumpulkan laporan dari PTKIN yang hadir. Salah satu laporan yang diminta mengenai proses rekrutmen KIP Kuliah IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Sedangkan Zaenal Arifin, S.Ag (Kabag Umum dan Layanan Akademik) didampingi Miin Sugiyanto , M.Pd.I. (Pramubakti Pengelola Layanan Akademik) pada Subbagian Layanan Akademik, sebagai duta dari IAIN Cirebon pada kegiatan rapat koordinasi bidang kemahasiswaan kali ini.

Zaenal mengungkapkan, kegiatan proses rekrutmen KIP kuliah di IAIN Syekh Nurjati Cirebon dilaksanakan sesuai Juknis KIP Kuliah dengan Menyusun formulir indikator penilaian  dan calon penerima KIP Kuliah tahun 2023 ini sedang dalam proses. Peminat calon KIP dari tahun ke tahun di kampus kita semakin bertambah.

Narasumber dalam rapat koordinasi ini berasal dari Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, serta Bank Mitra Kementerian Agama. Rapat ini diharapkan akan membawa perubahan positif dalam pelaksanaan Bantuan KIP Kuliah di seluruh PTKIN di Indonesia.


Dengan semangat kolaboratif yang tinggi, rapat koordinasi ini dianggap sebagai langkah positif dalam meningkatkan kualitas pendidikan di PTKIN dan memberikan peluang yang lebih baik bagi mahasiswa yang berusaha meraih ilmu di perguruan tinggi keagamaan Islam. 

Sebagai hasilnya, diharapkan Bantuan KIP Kuliah tahun 2023 akan lebih efektif dan memberikan dampak positif yang lebih besar bagi perkembangan pendidikan keagamaan di Indonesia. (din)

Rabu, 06 September 2023

Workshop PSGA IAIN Cirebon dan Yifos Indonesia Bahas Hak Kesehatan Seksual dan Pencegahan Kekerasan Seksual

CIREBON, FC - Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, bekerja sama dengan Lembaga YIFOS Indonesia, menggelar workshop yang berfokus pada pemahaman hak kesehatan seksual, pencegahan kekerasan seksual, dan peran orang muda dalam konteks keimanan. 

Workshop yang berlangsung pada 5 dan 6 September 2023 ini menarik perhatian mahasiswa, relawan PSGA, dosen IAIN Syekh Nurjati Cirebon, dan pemangku kebijakan di kampus.

Kegiatan tersebut bertema "Orang Muda untuk Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi serta Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi Berbasis Keimanan", dengan menghadirkan narasumber yang berpengalaman dalam bidangnya.

Narasumber tersebut di antaranya Pendeta Obertina Modesta Johanis, M.Tb (aktivis wanita Kristen), Pak Muis (aktivis gender), dan Prof. Dr. Situ Musdah Mulia, M.A (aktivis wanita Islam). Selain itu, terdapat juga perwakilan dari YIFOS Indonesia, Gemma dan Ael Napitupulu, yang memberikan wawasan penting terkait tema yang diangkat.

Kepala PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Masriah mengungkapkan pentingnya acara ini dalam memberikan pemahaman yang lebih baik kepada mahasiswa. 

Ia berharap dengan adanya acara ini mahasiswa lebih sadar tentang organ reproduksi dan kesehatan seksualnya serta menguatkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan.

Imelda Triadhari, Ketua Relawan PSGA, menambahkan, adanya acara ini membuat mahasiswa sadar tentang hak-hak reproduksi dan hak-hak seksualnya. Diharapkan, dengan adanya acara ini, kita bisa menghormati hak-hak dari setiap individu serta mencegah terjadinya pelanggaran hak ataupun kekerasan seksual terutama di lingkungan kampus.

Ael, perwakilan dari YIFOS Indonesia, menyoroti pentingnya memegang teguh nilai-nilai keimanan dalam konteks hak dan kewajiban. 

"Hak dan kewajiban bukan berarti kita hanya berprinsip pada HAM, tetapi kita juga harus memegang teguh keimanan kita dan prinsip kita. Bukan berarti karena hal tersebut boleh dilakukan, maka kita melakukannya tanpa memikirkan resikonya maupun sudut pandang agama terkait hal tersebut," ujarnya.

Selama workshop berlangsung, peserta mendapat kesempatan untuk mendengarkan paparan dari para narasumber tentang berbagai aspek penting terkait kesehatan seksual, hak reproduksi, dan pencegahan kekerasan seksual. Diskusi-diskusi interaktif dan sesi tanya jawab juga menjadi bagian penting dari acara ini.

Dalam suasana yang penuh antusiasme, peserta workshop, yang terdiri dari mahasiswa, relawan, dosen, dan pemangku kebijakan, berbagi pemikiran dan pengalaman mereka mengenai tantangan yang dihadapi dalam konteks hak kesehatan seksual dan upaya pencegahan kekerasan seksual di perguruan tinggi.

Workshop ini bukan hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk mendiskusikan bagaimana menerapkan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Diskusi ini mencakup isu-isu sensitif seperti budaya, agama, dan pandangan moral yang mungkin mempengaruhi cara individu mendekati masalah-masalah tersebut.

Menyusul workshop ini, diharapkan bahwa para peserta akan membawa pemahaman yang lebih baik tentang hak kesehatan seksual dan pencegahan kekerasan seksual ke komunitas mereka. 

Hal ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, inklusif, dan penuh penghargaan terhadap hak-hak individu, terutama di lingkungan kampus.

Acara workshop yang berfokus pada orang muda, agama, dan hak kesehatan seksual ini merupakan salah satu upaya untuk menciptakan kesadaran dan perubahan positif dalam masyarakat. 

Hal ini sejalan dengan semangat kolaborasi antara PSGA IAIN Syekh Nurjati Cirebon dan YIFOS Indonesia dalam mempromosikan hak-hak kesehatan seksual dan pencegahan kekerasan seksual di kalangan pemuda, dengan tetap memegang teguh nilai-nilai keimanan. 

Dengan pengetahuan yang lebih baik dan semangat yang tulus, para peserta workshop diharapkan dapat berkontribusi pada menciptakan lingkungan yang lebih adil dan aman bagi semua individu, di mana hak-hak mereka dihormati dan dilindungi. (Red/Tria)

Hadiri Harpelnas, Wabup Ayu Apresiasi Inovasi Bank BJB Cabang Sumber

KABUPATEN CIREBON - Wakil Bupati Cirebon, Hj. Wahyu Tjiptaningsih, S.E., M.Si menghadiri acara peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) di kantor Bank BJB Cabang Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (4/9/2023).

Menurut beberapa nasabah yang ia jumpai di kantor Bank BJB Cabang Sumber, menyatakan bahwa pelayanan disini ini sangat baik bahkan sangat prima. 

Pihaknya juga mengapresiasi kepada pimpinan Bank BJB Cabang Sumber, bahwa ada inovasi yang dilakukan diminggu pertama setiap bulannya, yaitu dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis untuk nasabah disini.

"Ini salah satu upaya juga untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para nasabah Bank BJB Cabang Sumber," kata Ayu--sapaan akrabnya. 

Karena Bank BJB adalah salah satu bank yang bekerjasama dengan pemerintah daerah, Ayu berharap, semoga jalinan ini tetap terjaga. 

"Agar program-program yang ada di Pemda yang tidak secara keseluruhan tersupport APBD, Bank BJB bisa support ya," harapnya.

Sementara, Kepala Bank BJB Cabang Sumber, Taupan Selamat Wibawa mengatakan, baginya pelanggan adalah segalanya. Karena, pihaknya bergerak di bidang jasa perbankan, dimana pelayanan merupakan salah satu faktor utama.

Dan pemberian jasa kepada nasabah adalah bentuk segala jenis tingkat, diantaranya adalah peningkatan pelayanan terus diupayakan agar lebih baik lagi kedepannya. 

"Kita memiliki berbagai macam inovasi, yang pastinya memudahkan dan meningkatkan pelayanan kepada nasabah," kata Taupan.

Seperti untuk tahun ini, aku Taupan, dari sisi pelayanan setiap waktu juga ada evaluasi dan peningkatan. Apalagi, masih kata dia, ada lembaga khusus yang menilai bagaimana pelayanan terkait perbankan. 

"Alhamdulillah, kita (BJB Cabang Sumber) termasuk kategori bank sisi pelayanan yang sangat bagus," tutur Taupan. 

Ia melanjutkan, untuk lebih meningkatkan pelayanan, karena BJB merupakan bank persepsi pemerintah daerah. Artinya, melayani rata-rata pegawai pemerintah, kemudian pensiun ASN. 

Pelayanan prima yang diberikan setiap bulannya adalah memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada pelanggan. 

"Setiap sebulan sekali di minggu pertama, kita selalu mengadakan pelayanan kesehatan gratis untuk membantu dan kontrol para pensiunan ASN dan lainnya. Jadi, sambil nunggu antrian, bisa cek kesehatan dulu," jelas Taupan. (Anisa)

Motto Kerja GIRANG, Kang Soleh Siap Berikan Perubahan dan Kemajuan di Masyarakat

Motto GIRANG : Siap menjadi program kerja Kang Soleh untuk membangun dan memajukan masyarakat Desa Cirebon Girang



CIREBON, FC- Sosok lelaki berusia 53 tahun ini, terpaksa muncul di pencalonan Kuwu Desa Cirebon Girang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Siapa dia ?, Dia adalah Solehudin dan biasa disapa Kang Soleh.

Alasan dia nyalon, karena Cirebon Girang ke depan membutuhkan pemimpin yang siap memajukan desa dan masyarakatnya. Karena itulah, lelaki bernama Soleh ini siap maju sebagai calon kuwu untuk membangun dan mensejahterakan masyarakat Cirebon Girang.

Kang Soleh, sapaan akrab di masyarakat kepada media menyatakan, jika dirinya  siap memimpin Desa Cirebon Girang. Kesiapannya bukan tanpa alasan, dirinya sudah mempersiapkan visi, misi dan program kerja jika terpilih nanti.

Mau tahu apa visinya, mari kita simak lebih dalam siapa sesungguhnya Kang Soleh ini ?. Visi Kang Soleh tidak tidak melambung ke langit alias muluk-muluk. Kang Soleh justru berbeda dan visi nya harus membumi, artinya realistik dan terukur.

Visi Kang Soleh adalah terwujudnya kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat desa yang Mandiri dan agamis melalui penyelenggaraan pemerintahan desa yang harmonis, transparan dan akuntabel.

Selain visi yang dibawa, Kang Soleh juga memiliki Motto Kerja. Motto ini diluncurkan ke program kerja saat nanti Kang Soleh terpilih. Motto Kerja tersebut adalah GIRANG, yang berarti Gerak, Inovatif, Ramah, Agamis, Nasionalis dan Guyub. 

"Program kerja yang bermottokan GIRANG ini akan diluncurkan pada saat saya terpilih sebagai Kuwu Cirebon Girang. GIRANG ini adalah konsep humanis yang akan membawa desa dan masyarakat ke depan lebih maju dan sejahtera. Saya juga akan menekankan aspek pelayanan untuk ditingkatkan, yakni pelayanan cepat masyarakat puas," tutur Kang Soleh.

Sementara itu, warga setempat saat ditanya media menyatakan, bahwa pencalonan Kang Soleh sebagai Kuwu Desa Cirebon Girang disambut baik. Sebab masyarakat merindukan sosok yang melakukan perubahan ke arah yang lebih maju dan baik. Motto GIRANG, pasti akan memberikan perubahan dan kemajuan," terangnya kepada media. (Bambang)