Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 31 Desember 2019

112 ASN Mendapat Promosi, Mutasi Dan Rotasi, Wali Kota Cirebon : ASN Harus Bekerja Profesional


FOKUS CIREBON - Wali Kota Cirebon meminta setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk bisa bekerja profesional di bidang dimana mereka ditempatkan.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., usai Pengangkatan/Pemindahan Dalam Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas dan Jabatan Fungsional di Lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) kota Cirebon, Senin, 30 Desember 2019.

Sebanyak 112 ASN dimutasi, rotasi dan promosi yang pengambilan sumpahnya juga dilakukan hari ini. “Saya yakin ada yang sedih, kecewa tapi ada juga yang bahagia. Semuanya wajar,” ungkap Azis.

Namun sebagai ASN, Azis mengingatkan agar mereka selalu siap untuk ditempatkan dimana saja dan bertugas di tempat yang baru dengan sebaik-baiknya. 

“Niatkan untuk ibadah, baik untuk diri sendiri serta memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Azis.


Azis juga mengakui jika setiap ada mutasi, rotasi dan promosi, dirinya selalu dilanda kegalauan. “Pelantikan ini merupakan suatu kebutuhan, tapi saya tidak sukai,” ungkap Azis.
Merupakan

kebutuhan karena adanya posisi yang kosong akibat ditinggalkan pensiun, galau karena mutasi dan rotasi bisa menyebabkan orang lain bersedih. 

Azis menekankan dirinya tidak memiliki niat sedikitpun untuk menyakiti maupun niat tidak baik kepada ASN.

“Yang namanya jabatan sudah diatur oleh Allah, kita manusia hanya harus berusaha,” ungkap Azis.


Karena itu, Azis mengucapkan kepada ASN jika memang rotasi, mutasi dan promosi yang dilakukan hari ini sesuai dengan keinginan mereka. Namun bagi yang tidak, Azis juga menghaturkan permohonan maaf kepada mereka. (bam)

Malam Pergantian Tahun, Polres Cirebon Kota Lakukan Sejumlah Rekayasa Lalu Lintas


FOKUS CIREBON - Polres Cirebon Kota bakal melakukan rekayasa lalu lintas sebagai upaya antisipasi malam pergantian tahun. Upaya rekayasa inj juga sebagai bentuk antisipasi dari kemacetan di dalam.kota. 
Sejumlah rekayasa tersebut adalah denga melakukan  beberapa alternatif pengalihan arus, di antaranya di Jalan Diponegoro, Jalan Kartini, Jalan Wahidin, hingga By Pass Jalan Brigjen Darsono.
"Rekayasa lalu lintas akan kami berlakukan ketika terjadi kemacetan di wilayah Kota Cirebon," kata Kanit Turjawali Lantas Polres Cirebon Kota, Iptu Dadang, Selasa (31/12/2019).
Dia menyebutkan, arus lalu lintas yang datang dari arah Gunung Jati, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon, akan dialihkan ke Jalan Diponegoro, Kota Cirebon.
Selain itu, pengalihan arus juga akan dilakukan bagi kendaraan dari arah Tuparev ke Jalan Wahidin.
Arus kendaraan dari Jalan Wahidin sendiri akan diarahkan ke Jalan Kartini. Sementara pengendara dari Jalan Kartini akan diarahkan ke Jalan Cipto Mangunkusumo.
"Untuk arah lalu lintas dari Kabupaten Kuningan di Simpang Empat Kanggraksan akan dialihkan ke kiri ke Jalan Brigjen Darsono," tambahnya didampingi Kasubag Humas Polres Cirebon Kota, Ipti Ngatidja. (nur)

Seribu Orang Diprediksi Bakal Gebyarkan Semarak HAB Ke 74 Di IAIN Cirebon


FOKUS CIREBON - IAIN Syekh Nurjati Cirebon (SNJ), bakal memeriahkan peringatan HAB  ke 74, dengan kegiatan jalan santai dan bagi-bagi hadiah doorprize. Dalam kegiatan ini diprediksi seribu orang bakal menggebyar semarak HAB Ke 74 tersebut.

Peringatan HAB sendiri akan digelar pada 02 Januari 2020 nanti, dengan melibatkan seluruh unsur kampus dan keluarga (anak dan istri) para pegawai maupun dosen. 

"Kami panitia Jalan Santai keluarga besar IAIN syekh Nurjati Cirebon mengundang bapak ibu, baik dosen, karyawan maupun tenaga kontrak dilingkungan di IAIN agar mengikuti  acara jalan santai ini. Agar kegiatan ini semarak,  dimohon segenap bapak/ ibu  untuk dpt membawa keluarganya," ujar salah seirang panitia di Kehumasan IAIN SNJ Cirebon.

Ia juga menjelaskan seputar route yang akan dilalui peserta jalan kaki. Route tersebut adalah Start Pelepasan, peserta jalan santai dari Rektorat dan dilepas oleh Pak Rektor. Kemudin menuju Puslab di daerah Saladara sekaligus pembagian Kupon Jalan Santai.


Setelah itu, kembali menuju Pascasarjana dengan melalui jalan samping Akper Dharma Husada Persil dan masuk ke Pascasarjana melalui pintu belakang Ma'had Al jamiah.

Finish di gedung SBDN FITK dan dilanjutkan Pemotongan Kupon n memasukkan ke kotak dan dilanjutkab Pengundian Kupon di Gedung Pascasarjana.

Sementara hadiah "Doorprize" yang akan dibagikan diantaranya Kulkas 2 Pintu (1 buah), Mesin Cuci (1 buah), TV LED (1 buah), Sepeda (1 buah), Dispenser Besar (1 buah), Dispenser kecil (1 buah), Kompor Gas (1 buah), Magicom ( 4 buah), dan puluhan hadiah menarik lainnya. (nur)

DOSEN IAIN CIREBON IKUTI PIN-MB KEMENTERIAN AGAMA RI


FOKUS JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia mengadakan kegiatan Pendidikan Instruktur Nasional Moderasi Beragama (PIN-MB) di Pusdiklat Kemenag RI selama lima hari sejak tanggal 27-31 Desember 2019. 

Dosen PTKIN se-Indonesia sebanyak 58 orang menjadi peserta, mulai dari PTKIN di ujung barat yaitu UIN Ar-Raniry Banda Aceh hingga ujung timur yaitu IAIN Fattahul Muluk Papua. 

Dalam hal ini, Mohammad Andi Hakim dosen BSA dan Hasbiyallah dosen SKI FUAD IAIN Syekh Nurjati turut hadir sebagai peserta inti dalam kegiatan tersebut. Selain para dosen, sebanyak 100 mahasiswa diundang pula untuk mengikuti kegiatan PIN-MB tersebut.

Ruchman Basori selaku Kepala Subdirektorat Sarana, Prasarana dan Kemahasiswaan Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama menyampaikan urgensi pelaksanaan PIN-MB ditingkatan dosen dan mahasiswa untuk tangkal radikalisme di kampus-kampus Islam Negeri. 

Ruchman Basori juga menegaskan agama dan negara adalah hubungan mutualisme yang saling membutuhkan. Kehidupan bernegara membutuhkan nilai-nilai agama sebagai pemandu serta acuan di tengah kehidupan bangsa Indonesia yang plural.


“Cara pandang, sikap dan perilaku yang tidak berlebihan atau tidak ekstrem (moderat) adalah kunci mencapai kehidupan yang damai dalam beragama di negara Indonesia yang majemuk. Ditengah isu radikalisme yang memiliki kecenderungan meningkat, menjadi penting untuk meneguhkan kembali nilai-nilai toleran dalam beragama atau kita sebut moderasi beragama,” tegas Ruchman.

Forum dialog, diskusi dan asupan materi-materi terkait tema moderasi beragama diberikan kepada peserta secara intens, meliputi implementasi moderasi beragama, pemetaan keberagamaan di Indonesia beserta tantangannya, moderasi beragama di PTKIN, analisis sosial implementasi moderasi hingga diskusi mengenai resolusi konflik sosial keagamaan.

Disampaikan oleh Rumadi Ahmad salah satu pembicara dalam diskusi bahwa indicator keberhasilan moderasi beragama ada tiga yaitu komitmen bernegara, toleransi dan anti-radikalisme. 

Ketika seseorang memegang komitmen bernegara maka dapat dipastikan nilai toleransi dapat dipupuk dan pasti jauh dari sikap radikalisme.

“Indonesia tidak mewarisi tradisi penyebaran agama melalui kekerasan sehingga tidak ada alasan bagi seorang Indonesia menyimpan memori balas dendam kepada pemeluk agama yang berbeda. Sebaliknya, Indonesia mewarisi modal social kuat sebagai daya tangkal menghadapi radikalisme yaitu karakter khas Indonesia yang moderat, toleran, unggah ungguh, tepo seliro; sejarah penyebaran agama secara damai oleh para leluhur bangsa serta cara memahami agama dengan tidak mempertentangkan agama dengan kebudayaan dan kebangsaan” imbuh Rumadi menguatkan.


K.H Adnan Anwar juga menegaskan perlunya Bangsa Indonesia memperteguh cinta tanah air melalui sikap toleran dan laku moderat dalam beragama. 

Kesan yang sama dirasakan oleh Elina selama mengikuti PIN-MB yaitu semakin tergugah kesadaran bahwa setiap warga negara Indonesia mempunyai andil besar menjaga keutuhan NKRI lewat hal yang seringkali dianggap sepele oleh sebagian besar orang yaitu, toleran.

Kegiatan PIN-MB ditutup dengan evaluasi program dan penyusunan rencana tindak lanjut oleh para peserta dosen sebagai instruktur nasional untuk dilaksanakan di masing-masing unit kerjanya di PTKIN. 

Diantara RTL yang dihasilkan adalah berkaitan dengan program serta kegiatan di ranah advokasi, konseling, penelitian dan pengabdian masyarakat yang menekankan pada perspektif moderasi beragama yang dikemas dalam bentuk rumah moderasi beragama. (din)

Senin, 30 Desember 2019

Bupati Kuningan Lantik.203 Kepala Desa Terpilih


FOKUS KUNINGAN - Bupati Kuningan H. Acep Purnama, SH., MH Melantik dan Mengambil Sumpah 203 Kepala Desa terpilih Tahun 2019 yang dilaksanakan di Gor Ewangga Kuningan. Sabtu (28/12/2019). 
Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Gubernur Jawa Barat H. Uu Ruzhanul Ulum, SE, Wakil Bupati Kuningan H. M. Ridho Suganda, SH., M.Si Kepala DPMD Provinsi Jawa Barat H. Dedi Supandi, S.STP., M.Si, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Hj. Tina Wiryawati, SH dan Yosa Octora Santono, S.Si., M.Si, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Kuningan, Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy, SE, Kepala DPMD Kabupaten Kuningan Drs. Deniawan, M.Si, Ketua TP. PKK Kabupaten Kuningan Hj. Ika Acep Purnama, SE, Wakil Ketua TP. PKK Yuana Woelansarie, SH serta tamu undangan lainnya.
Setelah melaksanakan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah kepala desa, Bupati mengucapkan selamat dan sukses bagi seluruh kepala desa yang telah dilantik, karenanya prosesi pelantikan ini menjadi sakral dan penting bagi penyelenggaraan pemerintahan kedepan.
Menurutnya suksesnya pemerintahan baik nasional, provinsi maupun daerah juga atas berkat suksesnya penyelenggaraan pemerintahan desa yang terus bersinergi. 
“Di momentum yang sangat bersejarah ini, akan menjadi titik awal sebagai kepala desa dalam rangka membangun desa yang maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan sesuai dengan semangat undang-undang. Saya titip dalam menjalankan penugasan sebagai kepala desa wajib melaksanakan kebijakan pembangunan yang selaras dengan Visi Misi Kuningan MAJU, Jabar Juara Lahir Batin dan Indonesia Maju,” ungkap Bupati.

Ia juga menyampaikan kehadiran Wagub di pelantikan kepala desa ini sekaligus membawa keberkahan bagi Kuningan, dimana terdapat 6 desa yang mendapat di alokasi masing-masing 1 unit kendaraan MASKARA (Mobil Aspirasi Kampung Juara) yang diberikan kepada Desa Cibulan Kecamatan Cidahu, Desa Cibingbin Kecamatan Cibingbin, Desa Ancaran Kecamatan Kuningan, Desa Ciawigebang Kecamatan Ciawigebang, Desa Kadugede Kecamatan Kadugede, dan Desa Sadamantra Kecamatan Jalaksana.
Sementara itu Wagub Uu menitipkan pada seluruh kepala desa yang akan menjalankan tugasnya untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakatnya, memberikan rasa mudah masyarakat dalam memenuhi kehidupan hidupnya seperti akses pendidikan, ekonomi kesehatan dan lain-lain, serta memberikan rasa khusyu masyarakatnya untuk melaksanakan ibadah sesuai dengan keprcayaannya masing-masing.
“Ini adalah kemenangan seluruh masyarakat desa, dan bagi yang kades sudah dilantik saya ucapkan selamat untuk bertugas dalam membangun desa dan menjaga dan mengemban amanah masyarakat yang sangat mulia. Serta bangun selalu komunikasi dengan unsur pemerintah daerah,” ujar Wagub Uu. 
Menariknya pada pelantikan tersebut terdapat kepada desa tertua dengan umur 78 tahun dari Desa Kadurama dan kepala desa termuda dengan umur 28 tahun dari Desa Lengkong. (Pai)





Taekwondo, Olahraga Andalan Jabar dan Unggulan Kota Cirebon


FOKUS CIREBON - Dunia olahraga di Kota Cirebon membanggakan karena terus menunjukan peningkatan prestasi baik tingkat daerah maupun nasional. Kenaikan prestasi ditandai dengan atlet Kota Cirebon mempertahankan 10 besar Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2018 lalu di Kabupaten Bogor.

Demikian diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH usai membuka Pembukaan Kejuaraan Taekwondo Gubernur Jawa Barat Cup ke 3 Tahun 2019 di Stadion Bima, Jumat (27/12). 

Azis mengatakan prestasi yang sudah diraih selain masuk 10 besar ternyata medali yang diperoleh atlet jumlahnya meningkat.
“Alhamdulillah dunia olahraga Kota Cirebon terus menunjukan peningkatan luar biasa. Dan, taekwondo merupakan olahraga unggulan di Kota Cirebon,” ungkap Azis.

Azis menambahkan Pemkot Cirebon juga memperhatikan cabang olahraga yang telah menunjukan prestasi pembinaan salah satunya taekwondo. Perhatian diberikan dengan memberikan fasilitas, pembinaan dan stimulus bila berhasil berprestasi.


“Saya juga senang pada kejuaraan kali ini jumlah pesertanya sangat banyak hingga 659 atlet. Ini membuktikan jika bibit taekwondo sangatlah banyak sehingga insyallah tidak kekurangan atlet nantinya. Saya berharap pembinaan dilakukan secara benar sehingga nantinya menjadi atlet andalan,” kata Azis.

Ketua Pelaksana, Dedi mengatakan kejuaraan diikuti 56 unit latihan atlet se Jabar dengan melibatkan 659 peserta. Kegiatan dilaksanakan untuk pembinaan dan evaluasi kemampuan atlet taekwondo tingkat Jabar.

“Kami mencari bibit atlet taekwondo tingkat Jabar yang sangat berpotensi. Taekwondo menjadi andalan Jabar untuk memperoleh medali dalam even nasional termasuk PON (Pekan Olahraga Nasional red.),” kata Dedi.

Kejuaraan ini, lanjut Dedi diharapkan meningkatkan keinginan para generasi muda untuk mengikuti pembinaan atlet taekwondo. Hal ini untuk menjadikan taekwondo olahraga berprestasi bagi provinsi Jabar. (bam)

Di Bekasi, Bayi Berusia 5 Bulan Butuh Pertolongan Medis


FOKUS BEKASI - Nazriel Kurniawan Saputra, bayi berusia 5 bulan, warga Kampung pendayakan RT. 009/005 Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi menderita penyakit Atresia Bilier (tertutupnya saluran empedu pada bayi yang baru lahir).
Meskipun kondisi ini jarang terjadi, atresia bilier termasuk kondisi serius yang berbahaya.
Untuk diketahui, saluran empedu adalah saluran yang membawa cairan empedu dari hati ke usus 12 jari. Cairan empedu berperan dalam proses pencernaan lemak dan vitamin larut lemak, seperti vitamin A, D, E dan K. Cairan empedu juga berfungsi membuang racun dan zat limbah lain keluar dari tubuh.
Pada bayi dengan atresia bilier, cairan empedu tidak bisa mengalir ke usus karena tertutupnya saluran tersebut. Akibatnya, cairan empedu menumpuk di dalam hati. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan hati, sehingga terbentuk jaringan parut (fibrosis), yang bisa mengakibatkan sirosis.
Tertutupnya saluran empedu ini dapat terjadi ketika masih di dalam organ hati maupun ketika sudah keluar dari organ hati.
Bayi yang menderita Atresia Bilier akan terlihat normal saat lahir, namun pada minggu kedua atau ketiga setelah dilahirkan, bayi akan mengalami penyakit kuning.
Berat badan bayi juga masih normal selama satu bulan setelah dilahirkan, namun kemudian akan mulai menurun. Penyakit kuning yang dialami seiring waktu juga akan bertambah parah.
Menurut informasi, Nazriel Kurniawan Saputra saat ini sedang dirawat intensif di IGD RS. Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.
Endang Saputra, orang tua dari Nazriel kepada sejumlah wartawan saat mendatangi Sekretariat Bersama (Sekber) di Kelurahan Kebalen dan diterima langsung oleh Ketua Garda Muda Suryo Pranoto GMSP, Suthan Hasbullah menjelaskan, sejak lahir sudah ada tanda tanda Kuning pada kulit Nazriel.
“Sejak lahir saya lihat kulit Nazriel kok kuning, saya kira hanya bawaan bayi, nanti ketika dijemur di terik matahari juga hilang kuningnya. Akan tetapi lama kelamaan kok enggak hilang dan akhirnya saya konsultasi ke dokter, ternyata anak saya menderita Atresia Bilier dan sampai umur lima bulan ini masih belum sembuh dan bolak-balik melakukan pengobatan di RS. Cipto Jakarta,” bebernya.
Endang memohon agar mensupport kesembuhan Nazriel. Bahkan katanya, dirinya rela jika harus mendonorkan organ tubuhnya demi kesembuhan buah hatinya.
“Tolong bantu kami, sebagai orang tua, jika harus organ tubuh saya diambil untuk didonorkan, saya ikhlas,” ujarnya berharap.
Menanggapi itu, Suthan Hasbullah Ketua GMSP mengatakan, pihaknya akan berupaya membantu agar ada solusi untuk kesembuhan Nazriel.
“Saya akan berkoordinasi dengan para donatur, terutama Pak H. Suryo Pranoto agar cepat teratasi dan ada solusi terbaik buat adik Nazriel,” ujarnya, Minggu (29/12).
Sementara itu, saat ini sedang dilakukan pendampingan advokasi Jamkeswatch Bekasi Utara bekerjasama dengan Jamkeswatch DKI Jakarta untuk prosesnya sambil dipantau lebih lanjut perkembangan ke depan.
Bagi masyarakat yang ingin mengetahui langsung kondisi Nazriel saat ini dan memberikan bantuan bisa menghubungi Kantor Bersama di Ruko Villa Mutiara Gading Blok C1 No. 52 Kelurahan Kebalen Kecamatan Babelan, Bekasi 17610 No. HP 082125359955, 082298380893. (de)