Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 25 Mei 2020

PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon Pastikan Distribusi Air Bersih Tetap Aman

Dirut PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sofyan Satari MM
CIREBON, FC - Dalam situasi apapun, Dirut PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon selalu bekerja keras untuk pelayanan. Baginya, melayani adala tanggungjawab dari tugasnya, sehingga masyarakat bisa terlayani dengan baik, mudah dan cepat. Inilah motto kerja Dirut PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sofyan Satari SE MM.
Opang Satari juga terus berkomitmen, hal itu dapat dilihat dari situasi yang berkembang saat ini serta pergantian musim nanti. Menurutnya, dalam menghadapi musim kemarau dan di tengah Pandemi Covid-19, Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon memastikan distribusi air bersih kepada para pelanggan aman.

Meski demikian, pihak PDAM berharap pandemi saat ini segera berlalu agar pelayanan lebih maksimal kepada masyarakat lewat penyambungan Reservoar yang baru dan pipa jaringan distribusi utama. 
Demikian disampaikan langsung oleh Direktur Utama PDAM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, H Sofyan Satari SE MM kepada kepada media di sela-sela kesibukanya. “Insya Allah, air bersih aman menghadapi kemarau. Semua kita sudah siapkan,” ujarnya.
Pihaknya berharap, Covid-19 saat ini bisa segera berlalu. Sehingga, lanjut Opang, penyambungan dari Reservoar kapasitas 1000 M3 yang lama ke Reservoar 9000 M3 yang baru dan ke pipa Jaringan Distribusi Utama 600 Mm yang baru bisa segera dilaksanakan. Hal itu, agar pelayanan kepada masyarakat dapat segera meningkat.

“Kita meyakini, jika semua tersambung semua pelayanan air bersih pada masyarakat akan meningkat. Kita sama-sama berdoa semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu,” ungkapnya.
Meski demikian, pihaknya berharap dukungan semua pihak, khususnya masyarakat untuk pelayanan terbaik air bersih bisa terus dilakukan. Pasalnya, pihak PAM Tirta Giri Nata, kata dia, terus memaksimalkan kinerja untuk sebaik-baik layanan pada para pelanggan. “Kita akan terus bekerja maksimal untuk layanan air bersih, demi memenuhi kebutuhan para pelanggan,” paparnya. (Ola)

Sabtu, 23 Mei 2020

DKM Al Muhajirin Sumber Asri Bagikan Beras dan Uang Zakat Fitrah Kepada Warga Yang Berhak


CIREBON, FC - Satu hari menjelang Idul Fitri 1441 Hijriyah, petugas pengumpul Zakat fitrah DKM Al Muhajirin, Sumber Asri, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon terus menerima kedatangan warga yang ingin berzakat fitrah.

Dalam keterangan panitia penerima zakat fitrah, DKM Al Muhajirin, Oman Rohmana, tercatat beras yang akan dibagikan sebanyak untuk 182 jiwa, dengan uang zakat, infaq dan shodaqoh sebesar Rp 7.756.500 rupiah.

Saat dikonfirmasi, Ketua DKM Al Muhajirin, Sumber Asri, Samsul Ma'arif mengatakan, bahwa penerimaan Zakat fitrah dilakukan setiap tahun menjelang hari Raya Idul Fitri. 


"Kami melaksanakan pengumpulan zakat fitrah di Masjid Al Muhajirin setiap tahun, dan hasil pengumpulan, baik beras maupun uang, kami bagikan kepada warga yang membutuhkan," ujarnya, Sabtu (23/5/2020).

Hal senada juga disampaikan Panitia Zakat Fitrah lainnya, Oman Rohmana, bahwa pembagian zakat fitrah bukan saja dibagikan kepada warga tidak mampu di lingkungan Sumber Asri, tetapi juga dibagikan kepada warga di luar Sumber Asri.


"Alhamdulillah, semua berjalan lancar, mulai dari pengumpulan, penghitungan hingga pembagian kepada warga yang berhak. Sementara persiapannya, panitia sejak tiga hari menjelang lebaran sudah stand by dan melayani warga yang ingin berzakat fitrah, dan semuanya berjalan baik," terangnya. (din)


Kodim 0608/Cianjur Bersama Polres Cianjur Salurkan Bantuan 500 Paket Sembako


CIANJUR-- Kodim 0608/Cianjur beserta Polres Cianjur, salurkan bantuan 500 paket Sembako kepada warga terdampak Covid-19 yang tidak terdaftar sebagai penerima Bansos. Penyaluran bantuan dilakukan oleh anggota Babinsa dan Babinkamtibmas dengan menggunakan sepeda motor menyisir ke rumah warga yang sudah ada dalam catatan, Jumat (22/5).

Sepeda motor yang dikendarai oleh TNI dan Polri itu langsung bergerak ke 32 kecamatan membawa Sembako dan dilepas Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani, SE, M.Han di halaman Makodim 0608 Cianjur. "Hari ini kami mendapat tugas untuk menyalurkan paket dan membagikan ke warga, bantuan TNI/Polri ini langsung dibagikan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas,” kata Rendra.

Dandim mengatakan, sasaran warga yang mendapatkan bantuan adalah mereka yang belum tersentuh sama sekali oleh bantuan. "Kami mendapatkan data masih ada warga yang belum tersentuh bantuan, dalam kondisi seperti ini kami peduli dan ingin membantu warga," ujarnya. (dade)

Peduli Warga Terdampak Covid 19, Lulusan Militer Tahun 2020 Salurkan Bantuan Pada Masyarakat


CIANJUR-- Para perwira TNI lulusan Akademi Militer tahun 2000 turun ke lapangan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19. Hal tersebut disampaikan Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani mewakili rekannya sesama alumni Akmil Angkatan 2000, Jumat (22/5), di Cianjur. 

Dikatakannya, dalam kegiatan tersebut mereka membagikan paket bantuan berupa sembako untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak wabah virus corona, khususnya bagi masyarakat yang kurang mampu. Selain itu juga dibagikan masker yang diserahkan satu paket dengan sembako untuk mengurangi dampak penularan virus yang diketahui mudah menular melalui udara. 

Kegiatan diawali dengan pelepasan peserta di Makodim 0608/Cianjur, selanjutnya para peserta bergerak menyebar ke lokasi-lokasi sasaran yang telah ditentukan di Cianjur.

"Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap memperhatikan aturan PSBB yang ditetapkan Pemerintah, antara lain wajib menjaga jarak dan memakai masker selama pelaksanaannya," Rendra.

Rendra menjelaskan, sebanyak 250 paket sembako dibagikan kepada masyarakat yang kurang mampu yang pendistribusiannya secara tersebar, dengan harapan dapat meringankan beban saudara-saudara kita tersebut dalam menghadapi dampak penyebaran wabah Covid-19 yang disebabkan oleh virus corona. 

"Kami tergugah melihat kesulitan masyarakat yang tengah berjuang untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan mereka sekeluarga selama adanya wabah ini. Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita, apalagi saat ini dalam suasana Ramadhan menjelang Hari Raya Idul Fitri," ujarnya.

Kegiatan penyaluran bantuan sosial ini digelar dengan tajuk “Parikesit Akmil 2000 Peduli dan Berbagi Bersama Melawan Covid-19”. Parikesit adalah singkatan dari Perwira Dua Ribu Kesatria Tidar, wadah perkumpulan alumni Akademi Militer lulusan tahun 2000. (dade)

Selasa, 19 Mei 2020

PT Pengerukan Indonesia Salurkan Bantuan Bagi Masyarakat Berdomisili Di Sekitar PT Rukindo


JAKARTA-- PT Pengerukan Indonesia menyalurkan bantuan untuk masyarakat yang berdomisili di wilayah sekitar PT Pengerukan Indonesia (Rukindo), yang sekaligus merupakan bantuan yang kedua kalinya yang dilakukan oleh PT Rukindo selama Pandemi Covid-19.

Bantuan Ramadhan ini, sebagai melawan virus corona (Covid-19) merupakan sebuah perjuangan bersama. Ini merupakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Rukindo.

Penyerahan bantuan dipimping langsung oleh Indra Sigit Satyaputra selaku Direktur Keuangan dan SDM PT Rukindo yang didampingi oleh Ari Santoso (Direktur Komersial dan Teknik).

"Penerima bantuan sejumlah 369 berupa 150 dalam bentuk paket sembako dan 219 dalam bentuk voucher. Bantuan tersebut, di berikan secara simbolis melalui Ketua Rt 13 Kampung Bahari Kelurahan Tanjung Priok, Ketua Rt 007 Komplek Uka Kelurahan Utara, Ketua Rt 10 Rusunawa Marunda Kelurahan Cilincing, Rt 08 Kampung Pulo Kelurahan Babelan, pengurus Yayasan Al-Kahfi, Offce Boy PT Rukindo, Driver PT Rukindo, Driver Ojek Online," kata Sigit, Selasa (19/5), saat acara Bantuan Sembako Ramadhan Untuk masyarakat yang terdampak Covid-19 dari PT Pengerukan Indonesia, di Kantor Rukindo Jakarta Utara.

Lebih lanjut, kata Sigit mengatakan sejak di berlakukannya Pembatasan Sosoal Berskala Besar (PSBB) hingga saat ini, sejumlah wilayah di Indonesia sudah menerapkan PSBB. DKI Jakarta yang pertama kali menerapkan PSBB setiap harinya masih menghadap pertumbuhan kasus baru.

"Penerapan kebijakan PSBB ini, digunakan sebagai salah satu strategi untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Pembatasan kegiatan yang dilakukan antara lain peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan keagamaan dan pembatasan kegiatan-kegiatan lainnya di tempat umum," ujarnya.

Itu semua diharapkan dampak Covid-19 segera berlalu. Pembagian bantuan Ramadhan ini, merupakan program peduli berbagi dari Rukindo kepada berbagai lapisan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan sekaligus sebagai semangat baru dalam menghadapi pandemi Covid-19," ungkap Sigit. (dade)o

Senin, 18 Mei 2020

Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Multipurpose Raih Penghargaan Top Smart Operation In Port And Logistic Services 2020


JAKARTA-- Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) Multipurpose kembali mengukir prestasi dengan mendapat penghargaan dari Itech untuk kategori Top Smart Operation In Port And Logistic Services 2020, Senin (18/5).

Penghargaan ini merupakan salah satu bukti bahwa PTP Multipurpose selalu memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan pelabuhan dengan memaksimalkan sistem operasi dengan teknologi terkini dibidang penagangan kargo multipurpose

Semoga penghargaan ini bisa menjadi penyemangat para PTP Warriors dalam mendedikasikan tenaga, waktu dan pikiran untuk kemajuan perusahaan. Tetap jaga kesehatan, jaga jarak dan jaga kebersihan. (dade)

Minggu, 17 Mei 2020

PSBB Di Kota Cirebon Akan Diperketat Di Tingkat RT/RW

Foto : ilustrasi

CIREBON— Gugus Tugas Covid 19 Kota Cirebon pada Ahad 17 Mei 2020 memutuskan bahwa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan diperpanjang dengan penguatan pengendalian di tingkat RT/RW lebih diperketat.

Selain itu Gugus Tugas Covid 19 Kota Cirebon akan terus melakukan sosialisasi tentang pola hidup sehat mulai dari physical distancing, jaga jarak dan rajin mencuci tangan untuk pencegahan penularan Covid 19 hingga vaksin virus tersebut ditemukan.

“Selain itu pengetatan pengawasan akan dilakukan di perbatasan Kota Cirebon untuk mencegah migrasi orang,” kata Wali Kota Cirebon Drs. H. Nashrudin Azis SH usai memimpin rapat Gugus Tugas Covid 19 Kota Cirebon yang membahas kelanjutan pelaksanaan PSBB.

Azis mengungkapkan meski diperpanjang pelaksanaan PSBB di Kota Cirebon memberlakukan kearifan lokal (PSBB parsial di tingkat RT/RW) atau rileksasi di tempat-tempat perbelanjaan dengan mengizinkan mereka buka tapi dengan mengendalikan pengunjungnya.

“Pelaku usaha khususnya pusat perbelanjaan akan kami undang untuk membicarakan jalan tengah,” tuturnya.

Ketika ditanya dasar memperpanjang PSBB, Azis mengungkapkan hal itu berdasarkan pantauan di lapangan selama pelaksanaan PSBB yang masih banyak ketidakdisiplinan masyarakat.

“Ada PSBB saja masyarakat masih banyak berkerumun, apalagi jika PSBB tidak diperpanjang,” ujarnya.

Soal pengawasan pelaksanaan PSBB tahap II, Azis menambahkan akan bekerjasama dengan aparat kepolisian dan TNI untuk patroli bersama gugus tugas bagian penindakan yaitu Satpol PP.

“Jika pelaku usaha melanggar aturan PSBB yang telah dilonggarkan maka akan ditindak langsung,” tambahnya.

Pada saat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon dr. Edy Sugiarto memaparkan untuk trend kasus Covid 19 di Kota Cirebon mengalami penurunan selama PSBB akan tetapi pihaknya tetap akan melakukan tes PCR (Polymerase Chain Reaction) atau tes swab di tiap kecamatan dengan jumlah 300 orang per kecamatan.

“Karantina parsial di tingkat RW kami rasa akan lebih efektif untuk mencegah penyebaran Covid 19,” paparnya.

Edy mengatakan meskipun Kota Cirebon berstatus zona kuning akan tetapi dikelilingi oleh daerah yang masuk kategori zona merah hasil pemaparan Gubernur Jawa Barat, sehingga hal itu perlu diantisipasi.

“Jangan sampai ada gelombang kedua kasus Covid 19 setelah PSBB berakhir sebab interaksi masyarakat dipastikan meningkat”, pungkasnya.

Sumber : DKIS Kota Cirebon