This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Rabu, 03 November 2021
Dekan FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon Hadiri Acara Forum Dekan Ushuludin Se Indonesia
Pertemuan Virtual Pemkab Cirebon dengan Kemendagri Bahas Percepatan Pengentasan Kemiskinan
KABUPATEN CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon menghadiri pertemuan secara virtual dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Kantor Bappelitbangda Kabupaten Cirebon, Rabu (3/11/2021). Pertemuan tersebut membahas upaya percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Cirebon diwakili oleh Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih dan Sekretaris Daerah Rahmat Sutrisno.
Berdasarkan pemaparan Plt. DirekturJenderal Bina Pembangunan Dalam Negeri Kemendagri Dr. Sugeng Hariyono, jumlah warga miskin di Indonesia per Maret 2021 mencapai angka 27.542.770 jiwa atau 10,14 dari total penduduk.
Sesuai arahan Presiden Joko Widodo pada 2 Juli 2021, upaya pemerintah dalam menangani kemiskinan ekstrem tidak boleh berhenti meskipun di tengah masa pandemi Covid-19. Hal itu dilakukan agar angka kemiskinan mencapai 0 persen pada 2024.
Percepatan penanganan kemiskinan ekstrem harus dilaksanakan secara terintegrasi melalui kolaborasi intervensi. Juga memastikan intervensi di sektor pendidikan, kesehatan, dan air bersih dapat diterima. "Pertajam juga basis data untuk ketepatan target dan upaya percepatan," kata Hariyono.
Dalam upaya penanganan kemiskinan ini pemerintah harus melibatkan sektor swasta untuk berperan sebagai off taker produk kelompok miskin esktrem, sehingga dapat meningkatkan pendapatan.
Dari program tersebut, pemerintah telah menetapkan tujuh provinsi dan 35 kabupaten sebagai lokasi prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem tahun 2021. Sementara, pada tahun 2022 di 25 Provinsi dan 212 kabupaten/kota.
Hariyono mengatakan, tugas dari pemerintah daerah yakni, menjadi koordinator pelaksanaan program pengentasan kemiskinan ekstrem agar pelaksanaan program antar OPD tidak tumpang tindih dan lebih tepat.
Kemudian, menjembatani koordinasi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program lintas OPD dan lintas kementerian termasuk kepada pihak swasta,masyarakat, dan perguruan tinggi.
"Lalu harus memastikan ketersediaan anggaran program pengentasan kemiskinan dan memastikan program tersebut tertuang dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah melalui sumber-sumber pendanaan yang sah (CSR, BUMD, NGO dan sebagainya)," katanya. (din)
Selasa, 02 November 2021
IAIN Syekh Nurjati dan Pemda Kota Cirebon Deklarasi dan Lounching Gerakan Maghrib Mengaji
Senin, 01 November 2021
Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Menggelar Kegiatan Maulid Nabi Bersama Alumni PMII Lintas Generasi
FOKUS CIREBON - Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cirebon belum lama ini menggelar Peringatan Maulid Nabi bersama Alumni PMII Lintas Generasi.
Bangun Kerjasama dengan Keraton Kanoman, FSEI IAIN Syekh Nurjati Gagas Pariwisata Menjadi Ikon Cirebon
Tanamkan Kepedulian Sosial, Lembaga Dakwah Mahasiswa IAIN Cirebon Gelar Baksos di Panti Beringin Bhakti Cirebon
FOKUS CIREBON - Upaya memanusiakan manusia serta menjalin silaturrahmi dengan masyarakat luas, UKM Lembaga Dakwah Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati melalui dua departemennya yakni Departemen Ekonomi Keumatan dan Departemen Kemuslimahan mengadakan bakti sosial dengan membagikan sembako di Jl Pangeran Cakrabuana, Desa Kecomberan, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, tepatnya di Yayasan Beringin Bhakti, Minggu (1/11/2021).
Jumat, 29 Oktober 2021
BI Cirebon Ajak Dukung Belanja Produk UMKM secara Online
KABUPATEN CIREBON - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon menggelar acara Edukasi dan Sosialisasi tentang, Cinta, Bangga dan Paham Rupiah di Hotel Patra Cirebon Kecamatan Kedawung Kabupaten Cirebon, Jumat (29/10/2021) malam.
Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Peringatan Hari ke-93 Sumpah Pemuda tahun 2021 dan diikuti Anggota DPR RI, H. Satori, S.Pdi, M.M dan Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kabupaten Cirebon, Kabul Setiawan, SH.M.Si dan sejumlah undangan.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, Bakti Artanta mengatakan, ini merupakan kegiatan rutin dalam edukasi dan Sosialisasi tentang Cinta, Bangga dan Paham terhadap Rupiah. Bahkan, acara ini juga sekaligus dalam rangka Peringatan Hari ke-93 Sumpah Pemuda.
"Sebagai bentuk untuk peringatan Sumpah Pemuda, kami juga mengajak kaum muda untuk mencintai rupiah," katanya.
Bakti menjelaskan, rupiah merupakan alat pembayaran yang sah di Indonesia. Bahkan, ini menjadi kedaulatan bangsa.
"Sekarang ini selain rupiah ada pembayaran non tunai. Tapi bukan berarti itu bukan rupiah. Jadi, ada rupiah yang bertransformasi dan sekarang berbentuk pembayaran non tunai," katanya.
Ia mengatakan, pihaknya berjanji akan mengadakan kegiatan hari belanja online.
Menurutnya, dengan gerakan belanja online, pihaknya mengajak semua lapisan masyarakat untuk ikut belanja secara online.
"Mari kita dukung bersama-sama UMKM dengan belanja secara online. Karena setidaknya kita turut serta dalam membangkitkan ekonomi di masa oandemi ini," kata Bakti.
Sementara itu, Anggota DPR RI, H. Satori, S.Pdi, M.M mengatakan, di peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, pemuda sebagai tonggak penting bangsa Indonesia. Pasalnya, pemuda bisa berkontribusi membantu perekonomian di masa pandemi ini.
"Pemuda Indonesia harus terus mencintai rupiah. Karena rupiah merupakan satu satunya alat pembayaran yang sah di wilayah NKRI, dan merupakan simbol kedaulatan negara," katanya
Satori berpesan kepada pemuda dan masyarakat agar selalu mencintai, bangga dan paham terhadap rupiah.
"Dengan bertransaksi melalui rupiah, maka setiap transaksi berarti kita turut membantu menjaga kestabilan rupiah yang merupakan salah satu kedaulatan negara. Dan sangat besar manfaatnya karena kita sudah ikut melakukan pemulihan ekonomi secara nasional," ujarnya.
Ia menjelaskan, hingga saat ini, pandemi Covid-19 masih melanda seluruh dunia. Bahkan, pandemi ini sudah melumpuhkan semua sektor, khususnya sektor ekonomi.
"Kegiatan ini merupakan wadah dan edukasi masyrakat untuk mencintai bangga dan paham terhadap rupiah. Dan mari kita bersama-sama ikut dalam pemulihan ekonomi dengan belanja produk UMKM kita," katanya. (din)










