Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 13 Desember 2019

Pesan Kapolres Indramayu Pada Sertijab Empat Kapolsek



FOKUS INDRAMAYU - Polres Indramayu menggelar serah terima jabatan (sertijab) Empat Kapolsek yang ada di wilayah hukum Polres setempat, Jumat, (13/12).
Serrijab yang dilakukan di Aula Atmaniwhedana Mapolres Indramayu itu dipimpin langsung Kapolres Indramayu, AKBP Suhermanto.
Ketiga kapolsek dan Kasat intelkam itu, yakni Kapolsek Kapolsek Cikedung dari IPTU I Gusti Made Indrayana kepada IPDA. Ian Hernawan, Kapolsek Kroya dari IPTU Agustian Yudha Pratama kepada IPTU Rudi Hartono, Kapolsek Kedokan Bunder dari IPTU Rudi Hartono kepada IPDA Asep Suryana dan Kasat Intelkam dari AKP Sudiro B Suhadi kepada AKP Iwan Rasiwan.
Dalam sambutannya, Kapolres Indramayu, mengatakan, serah terima jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa terjadi sebagai bagian dari dinamisasi dan regenerasi pada organisasi Polri.
Tujuannya, sebagai upaya penyegaran dan strategi pengembangan karir serta proses pemantapan kepemimpinan.
”Saya minta kepada para pejabat baru untuk segera melakukan pemetaan di wilayahnya masing-masing,” tegas Suhermanto.
Kepada pejabat lama, Suhermanto pun menyampaikan terima kasih atas pengabdian, kinerja, dedikasi dan loyalitas mereka selama menjalankan tugas. (na)

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Mendapat Penghargaan Brevet Bhayangkara Bahari Utama Kehormatan


FOKUS JAKARTA-- Dalam rangka memperingati Hari Nusantara Ke-20 Tahun 2019, Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Eddy Pramono, M.Si., pimpin upacara dan penyematan Brevet Bhayangkara Bahari Utama Kehormatan, Jumat (13/12), bertempat di Lapangan Promoter Polda Metro Jaya.

Brevet Bhayangkara Bahari Utama Kehormatan tersebut disematkan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Eddy Pramono, M.Si., kepada Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E.P Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., yang mempunyai prestasi membanggakan di bidang Kebaharian.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E.P Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., mengucapkan terima kasih kepada Pejabat Utama dan Personel Polres Pelabuhan Tanjung Priok serta Stakeholder Pelabuhan Tanjung Priok atas dukungannya, sehingga bisa mendapatkan penghargaan kehormatan yang sangat besar tersebut. "Saya ucapkan terimakasih atas penerimaan brevet ini," kata AKBP Dr. Reynold E. P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E. P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., berharap penyematan brevet tersebut bisa memotivasinya agar lebih bertanggung jawab membina Korp Bhayangkara khususnya Polres Pelabuhan Tanjung Priok. Brevet adalah tanda kemahiran, atau kualifikasi yang diberikan oleh Korps atau angkatan kepada seseorang atas keahliannya.

Namun, brevet juga dapat disematkan sebagai sebuah kehormatan atas prestasi dan pengabdian maupun tanggung jawab oleh seseorang pada Korps atau angkatan. "Dalam apel Hari Nusantara tersebut, turut hadir Wakapolda Metro Jaya, para pejabat utama Polda Metro Jaya, Para Kapolres jajaran Polda Metro Jaya serta seluruh personel Polda Metro Jaya, yang begitu khidmat mengikuti upacara tersebut," ujarnya. (dade)

Kamis, 12 Desember 2019

Jurusan Bahasa Indonesia IAIN SNJ Cirebon Undang Pakar Bahasa Indonesia Pada Kegiatan BIPA


FOKUS CIREBON - Jurusan Bahasa Indonesia IAIN SNJ Cirebon mengundang Dr Arif Budi Wurianto MSi, yang juga Ketua APPBIPA Jawa Timur, Ketua BIPA Univeritas Muhammadiyah Malang, University for Developing BIPA Malbornne University -Australia, Kanada Unersity, Japan. Untuk menjadi pembicara pada pelatihan BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing), Kamis (12/12/2019) di Lantai 3, Gedung Rektorat IAIN SNJ Cirebon.

Menurut Arif Budi Wurianto, dalam BIPA tersebut, harus benar-benar memperhatikan langkah dan strategi pemanfaatan. Kemudian juga potensi lokal sebagai bahan ajar BIPA. 

Potensi tersebut di antaranya adalah dimensi kearifan lokal yang meliputi dimensinpitensi upaya tangible dan intangible. Kemudian dimensi metode dan pendekatan yang mengedepankan kearifan dan kebijaksanaan dan dimensi arah dan tujuan yang menekankan harmoni dan berkelanjutan.


Menyangkut kearifan lokal, kata Arif Budi Wurianto, kearifan lokal adalah sebagai unsur living culture yang terdiri dari lima unsur, yakni konsep lokal, cerita rakyat/folktale, ritual keagamaan, keoercayaan lokal, berbagai pantangan dan anjuran yang terwujud sebagai sistem prilaku dan kebiasaan publik.

Dijelaskan, stategi dan langkah pemanfaatan pontensi lokal ini sebagai bahan ajar BIPA, secara teoritik, pembelajaran budaya lokal dalam  BIPA serta lainnya.

Ada tiga strategi dan langkah pemanfaatan potensi, kata Arif Budi Wurianto sebagai bahan ajar BIPA. Yakni, strategi reading guide, berupa bacaan tematik dengan sejumlah pertayaan.


Kemudian, strategi assessment search, mencari kesan dan proses-proses komunikasi. Dan yang ketiga adalah strategi focussed listing, yakni daftar terfokus. (din)

Badan Intelijen Negara Undang Sejumlah Humas Kementerian Dan Lembaga


FOKUS JAKARTA-- Humas Badan Intelijen Negara (BIN) mengundang sejumlah Humas Kementerian dan Lembaga (K/L) untuk ikut bersinergi menyukseskan kebijakan Pemerintah, pada Kamis (12/12). 

Tema yang diangkat kali ini adalah Sinergitas Kehumasan Mengantisipasi Dampak Kebijakan Pemerintah, Penyederhanaan Regulasi Dan Deradikalisasi.

Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf berkomitmen untuk membangun Indonesia Maju. Beberapa program tersebut diantaranya adalah penyederhanaan regulasi dan birokrasi. 

Guna menunjang program tersebut, Pemerintah terus menjalin koordinasi yang intens dengan berbagai pihak seperti Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) terutama terkait Undang-Undang Cipta Lapangan Kerja dan Undang-Undang Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Berkaca pada kondisi tersebut, BIN mengajak Humas K/L untuk meningkatkan kerja sama dan sinergitasnya.

“Melalui penyelenggaraan Forum Komunikasi Bakohumas kali ini, kami berharap dapat memperkuat komunikasi antar pemangku kepentingan, sehingga terwujud sinergitas dalam membumikan program prioritas pemerintah," kata Sekretaris Utama BIN, Kasubdit Humas Direktorat 74, Rudi Ibrahim

Selama ini, masyarakat cenderung mengeluhkan tentang regulasi yang tumpang tindih maupun birokrasi Pemerintahan yang panjang dan berbelit. 

Akibatnya, berbagai perizinan menjadi terhambat bahkan gagal di tengah jalan. Menyikapi hal tersebut, Presiden Jokowi dan Wapres Ma’ruf Amin menyerukan untuk menyederhanakan regulasi dan memangkas birokrasi.

Penyederhanaan regulasi dan perampingan birokrasi dinilai mampu memberikan dampak positif. Salah satu implikasi tersebut adalah mempercepat pengambilan keputusan dalam proses administrasi pemerintahan. 

Dengan proses birokrasi yang lebih sederhana, diharapkan mampu mempercepat masuknya investasi dan mendongkrak daya saing Indonesia. Rencana Pemerintah tersebut bukan berarti tidak menemui hambatan. 

Beberapa hal tesebut diantaranya adalah resistensi dari berbagai pihak yang mendapat keuntungan dari ketidakteraturan regulasi tersebut sehingga jika tidak segera dilakukan kebijakan penataan regulasi dikawatirkan akan menghambat pelayanan publik yang pada akhirnya akan menghambat iklim investasi dan.peningkatan ekonomi lainnya.

Sementara itu, perampingan birokrasi melalui pemangkasan Eselon III dan IV juga rentan memicu resisten dari kalangan ASN itu sendiri. 

Sebab, rencana tersebut dikhawatirkan dapat mengurangi pendapatan (take home pay) dan menimbulkan kekacauan koordinasi di level pelaksana. Keresahan tersebut menjadi indikasi awal tentang belum optimalnya sosialisasi kebijakan Pemerintah tersebut.

Melalui Forum Bakohumas, BIN berupaya mengajak seluruh Humas Kementerian/Lembaga untuk ikut bersinergi mengamankan kebijakan Pemerintah tersebut. Koordinasi perlu dilakukan untuk menyamakan persepsi dalam menerjemahkan visi-misi Presiden Jokowi. 

Selain itu, sinergitas dalam.forum diskusi ini juga diharapkan dapat menginventarisasi potensi hambatan dalam menerapkan kebijakan tersebut, sekaligus mencari solusi atas permasalahan yang muncul.

Kegiatan Forum Komunikasi kali ini menghadirkan narasumber yaitu, Juru Bicara Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Dr. Wawan Hari Purwanto, Dewan Pengawas LPP RRI, Dra. Dwi Hernuningsih, MA., dan Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kemenkominfo.Prof. Dr. Widodo Muktiyo, SE. M.Com. (dade)

Untuk Kesamaan Data, Walikota Minta Seluruh SKPD Akses Cirebon Satu Data


FOKUS CIREBON - Setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang ada di Kota Cirebon diminta untuk segera mengakses Cirebon Satu Data. Akurasi data merupakan pilar penting untuk ketepatan pengambilan keputusan.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., usai Rapat Koordinasi Evaluasi Cirebon Satu Data di aula Gotra Sawala, Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP4D) Kota Cirebon, Kamis, 12 Desember 2019.

“Sesuai dengan peraturan presiden dan peraturan menteri dalam negeri, akurasi dan kesamaan data sangat dibutuhkan,” ungkap Azis.


Karena hanya dengan kesamaan data maka keputusan yang tepat terhadap suatu permasalahan tertentu bisa diambil.

Karena itu Azis meminta kepada semua SKPD untuk bisa segera mengakses Cirebon Satu Data ini. Juga kepada pemerintah vertikal lainnya yang ada di Kota Cirebon baik TNI, Polri maupun sipil lainnya.

“Juga diperlukan koordinasi agar kita memiliki kesamaan dalam berbicara tentang data Kota Cirebon,” ungkap Azis.

Jika Cirebon Satu Data ini sudah dikelola dan dimanfaatkan dengan baik, maka pengambilan keputusan khususnya yang menyangkut kehidupan masyarakat Kota Cirebon dapat diambil dengan tepat.

“Cirebon satu data ini sekaligus juga bisa menjadi bentuk pemenuhan data publik bagi masyarakat,” ungkap Azis.


Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) Kota Cirebon, Ma’ruf Nuryasa, AP, menjelaskan jika Cirebon satu data diinisiasi DKIS sejak 2017 lalu. “Kita melakukan sejak 2017 hingga 2019 ini,” ungkap Ma’ruf. 

Dimulai dengan pembangunan portal Open Data (data statistik) dan hingga kini forum satu data masih dikelola oleh DKIS.

Selanjutnya yang akan dilakukan pada 2020 yaitu membagi peran masing-masing stakeholders data, mulai dari forum satu data, pembina data, walidata, produsen data dan pengguna data. “Ini sesuai dengan Perpres 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia,” ungkap Ma’ruf. 

Selain itu, untuk pengembangan Portal Satu Data akan memperhatikan beberapa hal, mulai dari klasifikasi data (terbuka untuk pengguna publik dan terbatas untuk pengguna instansi atau perangkat daerah), jenis data (data statistik dan data spasial).

Kemudian juga visualisasi berupa grafik, chart dan infografis, terkoneksi dengan sistem informasi, aplikasi dan data warehouse lainnya serta pengembangan arsitektur tata kelola data menuju era Big Data. (bam)

Rabu, 11 Desember 2019

Wakil Bupati Kuningan Hadiri Kegiatan 'Galaksi' Yang Digelar SMPN 1 Ciwaru


FOKUS KUNINGAN - Riuh tepuk tangan dan sirak sorai gembira mewarnai prosesi kegiatan 'Galaksi' yang diikuti oleh ratusan siswa SD dqn SMP saat mengikuti lomba aksi dan Prestasi (Galaksi) yang digelar SMPN 1 Ciwaru. 
Lomba ini juga dihadiri Wakil Bupati Kuningan H.M Ridho, didampingi Camat Ciwaru dan lainnya pada Rabu, (11/12/2019)
Wabup Kuningan menyampaikan, kegiatan ini sebagai arena pengasahan bakat atau potensi yang ada pada peserta didik. Juga ajang penyaluran kreatifitas sekaligus mengarahkan semangat generasi muda dengan budaya sehat dan prestasi.

"Momentum ini akan berdampak positif untuk perkembangan dan pembentukan mentalitas dan sikap anak muda yang memiliki semangat untuk terus belajar dan belajar yang hasilnya dapat memberikan manfaat untuk semuanya," harapanya.
Dalam pelaksanaan lomba ini Wabup mengatakan, Peserta lomba dituntut untuk menang secara sportif kalah secara terpuji. Seorang peserta disebut pahlawan karena berhasil membawa harum namanya.
Untuk kepanitiaan Galaksi pihak sekolah juga melibatkan OSIS, Ketua pelaksana sekaligus Ketua OSIS SMP 1 Ciwaru Safhira Rahmadina mengatakan, adapun jenis lomba, Keterampilan Baris Berbaris, Turnamen Bola voli, cerdas cermat, solo vokal, dan lintas alam. Untuk peserta dari 18 SD dan MI se Kecamatan Ciwaru dan sekitarnya. Galaksi digelar untuk memeriahkan Hari Jadi SMPN 1 Ciwaru ke 53 dengan waktu pelaksanaan tanggal 11 hingga 18 Desember.

"Kami merasa senang sudah dilibatkan dalam kegitan. Hal ini pengalaman berharga, bahwa selain pentingnya mengikuti proses belajar. Perlu juga berorganisasi sebagai bekal nanti. juga menyambut baik Galaksi yang sudah memberikan ruang siswa ini," ungkapnya dengan penuh percaya diri. (Muis)

Menghadapi Musim Penghujan Dan Cuaca Extrem di Jakarta, Camat Penjaringan Gelar Apel Tiga Pilar Kesiapsiagaan


FOKUS JAKARTA-- Apel tiga pilar Kesiapsiagaan Bencana tingkat Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara, Selasa (10/12), bertempat di Taman Kota Waduk Pluit Jl Pluit Timur Raya, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara.                    

Pembina Apel Camat Penjaringan Muhammad Andri, AP, Msi, dan dilaksanakan dalam rangka Kesiapsiagaan menghadapi musim penghujan dan cuaca ekstrim di wilayah provensi DKI Jakarta khusus nya wilayah Kecamatan Penjaringan Jakarta utara.

Pejabat Utama yang hadir, yaitu Camat Penjaringan Muhammad Andri, AP, Msi, Kapolsek Penjaringan AKBP Imam Rifai SH, SIK, M.pict, M.iss, Danramil Penjaringan Mayor Inf Okky Risdianto, dan Kapolsek Kompol Armayni S.H, M.H.

"Peserta apel berjumlah 493 Personil yang terdiri dari Koramil Penjaringan 12 Orang, Polsek Penjaringan sebanyak 25 Orang, Polsek Kawasan Wilayah Sunda Kelapa sebanyak 26 Orang, ASN sebanyak 50 Orang, Damkar sebanyak 35 Orang, Tagana sebanyak 20 Orang, Satpol PP sebanyak  25 Orang, Bina Marga sebanyak 16 Orang, dan Dishub sebanyak 13 Orang," katanya.

Sekain itu juga Kelurahan Kamal sebanyak 30 Orang, Kelurahan Pluit sebanyak 30 Orang, Kelurahan Kapuk Muara sebanyak 30 Orang, Kelurahan Penjaringan sebanyak 30 Orang, Lingkungan Hidup Kecamatan sebanyak 30 Orang, Dinas SDA sebanyak  36 Orang,.

Personil lainnya adalah Tata UPK Air sebanyak 33 Orang, Dinas Kehutanan sebanyak 25 Orang, Pokdar sebanyak 15 Orang, dan KSB sebanyak 12 Orang," kata Kapolsek Wilayah Sunda Kelapa Kompol Armayni, S.H, M.H. (dade)

IAIN Cirebon Mengejar Indikator Menuju Teaching Dan Research University


FOKUS CIREBON - Melalui Focus Group Discussion (FGD) IAIN SNJ Cirebon tengah mencari berbagai formula dalam rangka membangun berbagai indikator menuju teaching dan research university.

Hal itu diketahui saat digelarnya kegiatan Focus Group Discussion IAIN SNJ Cirebon Menuju Teaching Dan Resarch University, yang dibuka langsung oleh Rektor IAIN Cirebon, Dr H Sumanta MAg, di Lantai III, Ruang Rektorat IAIN Cirebon, Jl Perjuangan, Rabu (11/12/2019).

Toheri S.Si, MPd, Sekretaris Lembaga Penjamin Mutu, saat menbedah diskusi tersebut menjelaskan, bahwa dalam upaya menuju teaching dan research university tentu harus banyak membangun indikator-indikator.

Isi indikator-indikator tersebut di antara adalah, terwujudnya sistem pengelolaan keuangan badan penerapan ISO 9001:2015 dengan baik. Kemudian perubahan statuta, penambahan fakultas, transformasi menjadi UIN serta 50 % program studi mampu mendorong akreditasi institusi menjadi A dan lainnya.

Kemudian indikator lainnya adalah mahasiswa dan lulusan, sumberdaya manusia, kemudian penelitian, pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat serta kerja dan sejumlah indikator-indikator lainnya.

Dijelaskan, di Indonesia pada umumnya universitas mengemban tiga misi yakni pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat (teaching, research, and service).


Dalam pelaksanaanya, kedua jenis Universitas tersebut memiliki prioritas yang berbeda. Sesuai dengan namanya, research university lebih menekankan pada aspek knowledge production melalui riset.

Teaching universities, yang nama lainnya adalah Liberal Arts Colleges, yakni kampus-kampus yang menyediakan program kegiatan dengan fokus pada kualitas pembelajaran. (din)

DI Pendopo Majalengka, Bupati Melantik 141 Kepala Desa


FOKUS CIREBON - Bupati Majalengka, Dr. H. Karna Sobahi, M.M.Pd., melantik 141 Kepala Desa (Kades) terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak periode 2019-2025. Pelantikan digelar di Pendopo Kab. Majalengka, Rabu (11/12/2019).
Pelantikan Kepala Desa dihadiri Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat, Ketua DPRD Kab.Majalengka, Wakil Bupati Majalengka, para Asisten, Staf Ahli, unsur Forkopimda, Kepala Kemenag Kab. Majalengka, Ketua Pengadilan Agama Kab. Majalengka, Ketua TP-PKK Kab. Majalengka, Ketua Dharmawanita Persatuan Kab. Majalengka, para Pejabat di lingkungan Pemkab Majalengka, para Camat, serta para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutanya Bupati Majalengka, Dr. H. Karna Sobahi, M.M.Pd., mengucapkan selamat kepada Kepala Desa terpilih yang hari ini dilantik, juga mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Jawa Barat di Kab. Majalengka, di samping itu baru pertamakali pelantikan Kades dilaksanakan di pendopo secara serentak dan dihadiri oleh Gubernur, hal ini sangatlah isitimewa.
“Terimakasih atas perhatian Gubernur, ini pertama kalinya terjadi di Majalengka. Saya harap kepala desa mampu menjalankan amanah atas jabatannya,” ujar Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengajak kepada para Kepala Desa untuk segera bekerja dengan baik demi membangun Majalengka Raharja. "Mudah-mudahan dengan kehadiran Bapak Gubernur Jawa Barat dan juga Ketua DPRD Prov. Jawa Barat akan menjadi motivasi baik buat saya dan juga para Kepala Desa yang baru saja dilantik  untuk betul-betul melaksanakan tugas melayani rakyat bekerja dengan tulus dan sepenuh hati mengemban amanah rakyat," ujar Bupati Majalengka..
“Saya mengajak kepada para Kepala Desa dan juga  Camat, mari kita singsingkan lengan baju menjelang pembangunan Majalengka yang lebih sejahtera lagi untuk rakyat Majalengka demi menyongsong Majalengka Raharja menuju Jabar juara”, tegas Bupati lagi..
Sementara itu Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, ST.,M.Ud., mengucapkan selamat atas dilantiknya 141 Kepala Desa di Kab. Majalengka mudah-mudahan Allah berikan kemudahan dalam perjalanan menjadi pemimpin di desa masing-masing, setelah dilantik diharapkan dapat sepenuh hati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 
Disamping itu semua Kades khususnya di Kabupaten harus bekerja secara profesional dan  memahami beberapa ilmu pemerintahan, selain itu, ilmu ekonomi dan ilmu digital juga menjadi pedoman penting untuk menjalankan program pembangunan sebab ke depan desa-desa harus menjadi desa digital. 
Ke depan nanti ada program SAPA WARGA  dimana surat pengantar dari desa bisa menggunakan cukup tanda tangan digital melalui hp, inovasi-inovasi ini harus dipahami harus dipelajari karena itu kebutuhan. 
Selain itu desa-desa harus naik kelas sudah tidak ada lagi di Jawa Barat desa sangat tertinggal, berikutnya adalah yang harus kita tingkatkan dari desa tertinggal menjadi desa yang lebih berkembang, dari desa berkembang menjadi desa maju dan dari desa maju naik kelas ke desa mandiri.
“Pemprov Jabar memberikan apresiasi kepada 7 Desa Mandiri di Kab. Majalengka ketujuh desa itu yakni Desa Talaga Wetan Kecamatan Talaga, Desa Maja Selatan Kecamatan Maja, Desa Kumbung Kecamatan Rajagaluh, Desa Pagandon Kecamatan Kadipaten, Desa Tarikolot Kecamatan Palasah, Desa Bantaragung Kecamatan Sindangwangi dan Desa Malausma Kecamatan Malausma. Apresiasi ini dalam bentuk pemberian Mobil Asprirasi Kampung Juara (Maskara). Maskara itu nantinya dapat digunakan untuk berbagai kepentingan masyarakat di desanya” tutup Gubernur.

Selasa, 10 Desember 2019


FOKUS KUNINGAN - Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama didampingi Wakil Ketua TP PKK, Hj. Yuana Ridho Suganda, menghadiri Kegiatan Peningkatan Kapasitas TP PKK, Dharma Wanita dan Kader Posyandu Dalam Upaya Penanggulangan Stunting Tingkat Kabupaten Kuningan Tahun 2019, di Prima Resort Kuningan, Selasa (10/12/2019).
Dalam sambutannya, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan, Hj. Ika Acep Purnama memaparkan, Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan yaitu dengan meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang. Penyelenggaraan upaya kesehatan saat ini menempatkan masyarakat sebagai subjek bukan lagi objek. Sehingga upaya kesehatan lebih tercapai (accessible), lebih terjangkau (affordable), serta lebih berkualitas (quality).
“Dalam pemberdayaan masyarakat telah berkembang Upaya Kesehatan Bersumber daya Masyarakat (UKBM), diantaranya adalah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu). Posyandu diselenggarakan dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan. Guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar (KIA, Gizi, Imunisasi, KB, dll) yang ada di Posyandu,” terang Ika.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini akan mengoptimalkan peran semua sektor dalam upaya penanggulangan stunting baik dari tingkat kabupaten sampai tingkat desa. Dimana dalam pemecahan masalah stunting perlu menjadi perhatian bersama. Sehingga upaya penurunan angka stunting membutuhkan kerja bersama yang harus melibatkan lintas sektor dan semua elemen masyarakat khususnya peran dari PKK, Dharma Wanita dan Kader Posyandu untuk berperan aktif dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di desa.
“Saya berharap kegiatan peningkatan kapasitas ini betul-betul dapat membantu para petugas di lapangan yang sesuai dengan peran dan fungsinya dalam melaksanakan tugas di masyarakat,” harap Ika mengakhiri sambutan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, H. Raji dalam kesempatan memaparkan arti dari stunting beserta pencegahannya. Lima pilar percepatan pencegahan stunting diantaranya, Pilar 1 komitmen dan visi kepemimpinan nasional dan daerah, Pilar 2 kampanye nasional dan komunikasi perubahan perilaku, Pilar 3 konvergensi program pusat daerah dan desa, Pilar 4 ketahanan pangan dan gizi, dan Pilar 5 pemantauan dan evaluasi. Pilar ini menjaga dan menindaklanjuti komitmen Presiden dan Wakil Presiden tentang percepatan pencegahan stunting dengan mengarahkan, mengkoordinasikan, memperkuat strategi kebijakan dan target pencegahan stunting.
“Aksi integrasi adalah instrumen dalam bentuk kegiatan yang digunakan untuk meningkatkan pelaksanaan integrasi gizi dalam pencegahan dan penurunan stunting. Pelaksanaan intervensi gizi penurunan stunting terintegrasi membutuhkan perubahan pendekatan pelaksanaan program dan perilaku lintas sektor agar program dan kegiatan intervensi gizi dapat digunakan oleh keluarga sasaran rumah tangga 1.000 HPK,” pungkasnya. (pai)

Bupati Kuningan Menerima Kunjungan Ketua LLI Jawa Barat


FOKUS KUNINGAN -  Bupati Kuningan H. Acep Purnama menerima kunjungan   Ketua Lembaga Lanjut Usia Indonesia ( LLI ) Provinsi Jawa Barat yang juga Wakil Gubernur Jawa Barat Terdahulu H. Numan Abdul Hakim  di Pendopo Kuningan, Senin (9/12).
Maksud kunjungan Numan ke Kuningan adalah untuk pemantapan peran LLI di semua tahapan, baik tingkat Provinsi maupun tingkat Kabupaten. Seperti diketahui bersama bahwa usia lanjut sekarang sering dilihat sebelah mata karena perannya sudah berkurang dan produktivitas yang sudah dimakan usia.
Dalam sambutannya Numan mengatakan bahwa salah satu peran LLI adalah sebagai wadah bagi para lanjut usia untuk terus berkarya dan memberikan pemikiran dalam partisipasinya membangun Jawa Barat, dan khususnya untuk Kuningan. oleh karena itu Numan meyakinkan Bupati Kuningan bahwa para lanjut usia sering kali dianggap sampah dimasyarakat karena perannya mulai berkurang.
Tahun 2020 nanti Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menetapkan Perda tentang Lansia, dimana nanti para lansia akan digratiskan pelayanan-pelayanan. 

Seiring dengan hal tersebut Numan berkeliling kepada Kabupaten/Kota dan mensosialisasikan Perda tersebut agar kedepan tidak ada lagi para lansia yang ditolak di rumah sakit karena kesulitan biaya, karena kita ketahui bersama gaji pensiunan hanya 70% dari gaji pokok terakhir ketika menjabat.
Sementara itu Bupati Kuningan Acep Purnama menyambut hangat kedatangan mantan orang no 2 di Jawa Barat dengan penuh keakraban. Didampingi oleh Ketua LLI Kabupaten Kuningan H. Djatnika serta Asisten Pembangunan Dadang Supardan, Acep menyambut baik program Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang akan menggratiskan berbagai pelayanan untuk para lansia.
Program seperti ini akan sangat bermanfaat khususnya untuk para lansia dan tentunya kedepan program seperti ini akan ditindak lanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Kunigan. Di Kabupaten Kuningan layanan-layanan untuk para lansia sudah banyak diberikan tetapi baru sebatas kemudahan pelayanan, seperti bebas antri di bank dan pelayanan lainnya untuk para lansia.
Kedepan tentunya kita akan berkolaburasi dengan LLI Provinsi Jawa Barat dalam hal pelayanan kepada para Lansia baik berupa layanan kesehatan dengan akan memberikan fasilitas khusus untuk para Lansia. Tutup Acep. (Pai)

Senin, 09 Desember 2019

Jelang Natal Dan Tahun Baru 2020, Polres Majalengka Gelar Operasi Cipta Kondisi


FOKUS MAJALENGKA -  Guna mengantisipasi perederan miras menjelang perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di wilayah hukum Polres Majalengka, Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Unit Patroli dan Unit Dalmas Sat Sabhara Polres Majalengka pun langsung bergerak dengqn sasaran miras pabrikan dan miras oplosan, Senin (9/12/2019) siang.
Dalam kegiatan tersebut, Kabag Ops M. Pardede,S.H didampingi Kasat Sabhara AKP Endoy Sahru menjelaskan, untuk mengantisipasi peredaran miras jelang perayaan Natal dan Tahun baru 2020, Satuan Sabhara Polres Majalengka berhasil mengamankan ribuan botol minuman keras (miras) berbagai jenis.
Lanjutnya, sebanyak 1.264 botol miras pabrikan berbagai merk tersebut didapat dari warung milik AS wilayah Kecamatan Kasokandel, Kabupaten Majalengka.
Selain miras, sasaran operasi cipta kondisi ini meliputi sajam (senjata tajam), narkoba dan bahan peledak,” tegas Kabag Ops Kompol Pardede.
Sementara itu, Kapolres Majalengka, AKBP Mariyono, S.I.K., M.Si, mengatakan, operasi minuman keras ini untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman saat menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020. 
Tambahnya, razia miras yang beredar di masyarakat dilakukan dengan melibatkan Personil Polres Majalengka dan seluruh Polsek yang ada di jajarannya.
“Kegiatan ini untuk mengantisipasi terjadinya kejadian yang tidak diinginkan, saat perayaan Natal dan malam Tahun Baru. Terjadinya keributan, tawuran dan tindak kejahatan lainnya berawal dari pengaruh minuman keras,” tegasnya.
Opersi cipta kondisi ini, sambung AKBP Mariyono, akan terus dilakukan sampai nanti malam pergantian Tahun Baru. “Hal ini dilakukan karena malam pergantian tahun identik dengan pesta minuman keras,” katanya.
“Untuk selanjutnya barang bukti minuman keras diamankan di Polres Majalengka, dan pengedar akan disidangkan sambil menunggu proses penyidikan lebih lanjut,” paparnya. (Muis)

lulusan S1 Bidikmisi IAIN SNJ Cirebon Harus Tahfidz Qur'an 8 juz


FOKUS CIREBON - Mahasiswa semester I, Bidikmisi IAIN SNJ Cirebon, tengah di program satu semester, satu juz dan pada semester 8, sudah tahfidz 8 juz, sehingga lulusan S1 IAIN SNJ Cirebon sama dengan lulusan Al Azhar yang tahfidz 8 juz.

Demikian disampaikan Wakil Rektor III, IAIN SNJ Cirebon, Dr H Ilman Nafi'a MAg kepada fokuscirebon.com usai kegiatan mahasiswa penerima beasiswa bidikmisi 2019, yang mengusung tema "Penguatan Metode Tahfidz Alqur'an," di lantai 3, Ruang Rektorat, IAIN SNJ Cirebon, Senin (9/12/2019).

Menurut Ilman Nafi'a, saat ini IAIN Cirebon memang tengah menjalankan kebijakan bagi setiap mahasiswa yang mendapat beasiswa, mereka harus menyetor 1 semester, 1 juz.


"Pada hari ini kebetulan anak Bidikmisi semester satu yang akan dilatih dan di training tentang bagaimana menghafal Alqur'an, dengan mengambil seorang guru  yang memiliki sertifikat mengajar Alqur'an yakni KH Ahsin Sakho Muhammad, satu-satunya di Indonesia  yang punya kompetensi di bidang Quran," ujar Ilman.

Dijelaskan, tradisi dalam kajian Qur'an itu harus ada sanadnya, harus ada gurunya dan yang punya lisensi hafidz yakni KH Ahsin Sakho Muhammad, yang sudah diakui dunia. Sedang mengenai tempat kegiatannya, hal itu  bisa di masjid atau di mahad dan lainnya.


Sementara harapan dari pelatihan ini, kata Ilman, mereka lulusan S1 IAIN SNJ Cirebon diharapkan sudah hafidz 30 juz. "Ya, seluruh peserta tahfidz quran dari semester satu mahasiswa bidikmisi ini adalah hasil seleksi dan mereka kebanyakan berprestasi, sehingga diakhir kuliah 8 semesetr hingga sarjana, mereka sudah fafidz qur'an," tandasnya. (din)

Bupati Kuningan Memberikan Santunan Kepada Korban Gigit Jempol

FOKUS CIREBON - Korban gigit jempol dalam kasus penganiayaan sopir mobil pengangkut sampah DLHK (Momon) mendapatkan santunan dari Korpri Kabupaten Kuningan, Senin 9/12. 
Pemberian santunan tersebut dilaksanakan setelah pelaksanaan apel pagi di lingkungan Sekretariat Daearah Kabupaten Kuningan.
Bupati Kuningan dalam sambutannya mengatakan, kasus ini merupakan kecelakaan/musibah ketika yang bersangkutan melaksanakan tugas, sehingga wajar jika Pemerintah Daerah melalui Korpri memberikan santunan karena musibah tersebut sangat membuat korban merasa trauma.
Jangan menilai besar atau kecilnya santunan, tetapi lihatlah kepedulian Pemerintah Daerah kepada pelaksananya ketika mendapat musibah dalam menjalankan tugas. Papar Bupati.
Lebih lanjut Acep berharap kejadian semacam ini tidak terulang kembali, lihatlah perjuangan mereka dalam membersihkan Kota Kuningan yang kita cintai bersama, mereka tidak mengenal hari libur, dedikasi dan loyalitas mereka sangat tinggi dalam upaya membersihkan Kota Kuningan.
Untuk itu saya menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Kuningan untuk menghargai perjuangan mereka. Selain itu Acep juga berharap agar kejadian tersebut dilupakan oleh saudara momon, agar rasa trauma tersebut cepat hilang dan kembali dapat melaksanakan tugas seperti biasanya. Tutup Acep. (Pai)

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Gelar Operasi Pemberantasan Premanisme


JAKARTA-- Guna menciptakan wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok aman dan tetap kondusif. Tim Elang Laut Polres Pelabuhan Tanjung Priok menggelar Operasi pemberantasan Premanisme, Minggu, (8/12) dini hari. Dalam kegiatan tersebut, petugas mendatangi tempat- tempat yang dianggap rawan kriminalitas.

Sasaran kegiatan operasi yang dilaksanakan oleh Team Elang Laut Satuan Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok diantaranya Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok sekitar wilayah Pos 1, Terminal Penumpang Pelni, Pintu Pos IX, JICT I, Koja, PLTU, Digul, Vopak dan lainnya yang dipimpin oleh Aipda Lia Indra Siahaan, S.H., dengan memantau orang-orang yang tidak berkepentingan di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dalam rangka menciptakan Harkamtibmas di wilayah hukum polres Pelabuhan Tanjung Priok.

Dalam kegiatan operasi tersebut, petugas Tim Elang Laut menemukan tiga orang tidak memiliki identitas dan tidak berkepentingan di wilayah Pelabuhan, yang selanjutnya didata dan kemudian dilakukan pembinaan dan diberikan himbauan kamtibmas. Saat dikonfirmasi petugas, ketiga orang tersebut mengaku berasal dari wilayah Warakas, Tanjung Priok.

Dari kegiatan tersebut petugas tidak menemukan senjata tajam atau pun pelaku Curas, Curat dan Curanmor (C3) maupun kejahatan yang menonjol lainnya, petugas memastikan wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam situasi aman terkendali.

Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Dr. Reynold E.P Hutagalung M.H, melalui Kasat Reskrim AKP David Kanitero, S.I.K., M.Si. menjelaskan bahwa perkembangan perubahan dinamika sosial masyarakat dalam segala aspek kehidupan berdampak terhadap keamanan dalam negeri yang berlangsung dengan cepat.

Perkembangan tersebut sangat mempengaruhi meningkatnya berbagai kejahatan baik kejahatan konvensional, transnasional, kejahatan terhadap kekayaan Negara dan kejahatan yang berdampak kontijensi.

"Maka dari itu, Polres Pelabuhan Tanjung Priok bertugas menyelenggarakan tugas pokok Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat dan melaksanakan tugas-tugas Polri lainnya dalam daerah hukum Polres, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Kasat Reskrim AKP David Kanitero, S.I.K., M.Si.

Oleh karena itu, upaya-upaya apa yang dilakukan oleh Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam pengamanan Pelabuhan Tanjung Priok dengan cara Pertama, meningkatkan pelaksanaan fungsi kepolisian secara optimal, menjalin kemitraan Polri dengan Pemerintah Daerah dan Instansi terkait, memantapkan kemitraan Polri dengan masyarakat, serta meningkatkan kemampuan, watak, jati diri dan profesionalitas personil Polri secara berkelanjutan.

Kedua, melakukan penangkalan, terhadap kondisi “ambang gangguan” kamtibmas dengan sasaran untuk mengurangi “faktor kesempatan” dan menurunkan “faktor niat” melalui pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli.

Ketiga, melakukan penegakan hukum terhadap “ancaman nyata” kamtibmas secara tegas, konsekuen dan konsisten berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. (dade)

Prajurit Kolinlamil Sukses Harumkan Nama Bangsa Dalam Sea Games 2019


FOKUS JAKARTA-- Satya Wira Jala Dharma. Prajurit Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) sukses mengharumkan nama bangsa dalam laga Sea Games ke-30 2019 di Manila, Filipina, Minggu (8/12). 

4 Prajurit Kolinlamil yang tergabung dalam kontingen dayung nasional berlaga pada ajang perhelatan olahraga negara-negara Tingkat Asia Tenggara tersebut berhasil mencatat prestasi yang gemilang, Sertu Jas Rio Akbar,  Sertu Bah/W Ririn Puji Astuti, Serda ttu/w Ayuning Tika Vihari serta Serda ttg Mahendrayanto.

Pada pertandingan nomor Dragon Boat, Sertu Jas Rio Akbar dan Sertu Bah/W Ririn Puji Astuti berhasil meraih medali emas pada nomor Jarak 1000 meter 22 crew mix.  Dan  pada nomor Jarak 500 meter 22 crew mix mereka juga meraih medali perak dan Serda ttu/w Ayuning Tika Vihari turut pula dengan medali perak. 

Sedangkan pada nomor Jarak 200 meter 22 crew mix Sertu Jas Rio Akbar, Sertu Bah/W Ririn Puji Astuti dan Serda ttu/w Ayuning Tika Vihari juga berhasil meraih medali perak. Sementara pada nomor jarak 200 meter 4 crew women Sertu Bah/W Ririn Puji Astuti pun mendapatkan medali perak. 

Lalu dalam pertandingan nomor Dayung Rowing Double Kelas Ringan Putra jarak 2000 meter Serda ttg Mahendrayanto meraih medali emas.

Panglima Kolinlamil Laksda TNI Ahmadi Heri Purwono, S.E., M.M. mengungkapkan rasa bangganya kepada ke-4 prajurit Kolinlamil yang turut mengharumkan nama bangsa dikancah Sea Games.

“Ini bukti, hasil pembinaan personel yang dilakukan secara terus menerus. Kerja keras, disiplin, soliditas dan pantang menyerah merupakan kunci utama yang harus dipegang teguh,” kata Panglima dengan bangga.

Tim Atlet Dayung Kolinlamil yang dibentuk tahun 1990 ini, telah banyak menorehkan prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional. Pada tahun 2008, Tim Dayung Kolinlamil turut berlaga dalam ajang Asian Beach Games di Bali. Dalam kejuaraan ini, Tim Dayung Indonesia berhasil menjadi juara dan memperoleh medali emas.

Sedangkan dalam kejuaraan senior di Pekan Baru tahun 2010, Tim Dayung Kolinlamil yang berlaga dalam nomor Dayung Kayak 4 Putri untuk mewakili Tim Dayung DKI Jakarta pada kejuaraan dengan jarak 250 meter, berhasil menjadi juara dan memperoleh medali emas. Sedangkan untuk jarak 500 meter, Tim Dayung Kolinlamil berhasi meraih medali perak.

Prestasi tersebut berlanjut pada Sea Games 2011 dengan Indonesia sebagai tuan rumah dan berhasil merebut tiga medali perak dan satu perunggu.

Dalam Lomba Dayung Internasional Tanjung Pinang Dragon Boat Race tahun 2012, yang digelar di perairan laut Tanjung Pinang, Tim Dayung Kolinlamil berhasil menyabet dua medali emas pada nomor Kayak Single Putri dan Kayak Double Putri.

Pada tahun 2017, atlet dayung Kolinlamil berhasil mengumpulkan emas dan perak dalam kejuaran yang berbeda. Pertama menyabet dua medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada perlombaan HUT Kota Bekasi. Kedua pada 21 Mei 2017 berhasil membawa pulang dua emas dan satu perak dalam kejuaraan di Bali.

Dan baru-baru ini tim dayung Kolinlamil juga berhasil meraih prestasi gemilang dengan menjuarai nomor 800 meter antar satuan dalam kejuaraan Internasional Dragon Boat Festival 2018 di di Banjir Kanal GOR H Agus Salim, Padang.

SEA Games ke-30 tahun 2019 ini dengan mengusung tema, "We Win as One." berlangsung di Filipina, Pembukaan resmi SEA Games 2019 digelar pada Sabtu malam, 30 November 2019. Sebelum dibuka secara resmi pertandingan sejumlah cabang olahraga sudah digelar ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut dengan diikuti kontingen dari 11 negara anggota ASEAN

Yakni Filipina, Indonesia, Malaysia, Thailand, Timor Leste, Myanmar, Brunei, Singapura, Kamboja, Laos dan Vietnam. Tercatat Penyelenggaraan SEA Games di Filipina pada 2019 adalah yang keempat kalinya. Sebelumnya, Filipina sudah pernah menjadi tuan rumah SEA Games pada 1981, 1991 dan 2005. (dade)

Minggu, 08 Desember 2019

Melalui Pesta Rakyat Simpedes, Walikota Ajak BRI Bersama Pemkot Sejahterakan Masyarakat Kota Cirebon


FOKUS CIREBON - Dengan berolahraga, hidup menjadi sehat. Dengan berolahraga pula, terdapat semangat untuk mencari nafkah bagi keluarga.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon,Drs. H. Nashrudin Azis, SH., di Pesta Rakyat Simpedes Cabang BRI Kartini, Minggu, 8 Desember 2018.

“Kegiatan hari ini diawali dengan gowes, ini menunjukkan jika manajemen BRI berkenginan mengajak karyawan dan nasabahnya untuk hidup sehat,” ungkap Azis.

Dijelaskan Azis, dengan olahraga yang teratur, kebugaran tubuh bisa dijaga, kesehatan juga bisa diraih. Bahkan lebih jauh, setiap orang bisa bersemangat untuk bekerja, mencari nafkah untuk keluarganya.

Jika sudah mendapatkan uang, tidak lupa Azis meminta kepada warga Kota Cirebon untuk menabungnya di bank. Salah satunya di BRI, salah satu bank BUMN yang sudah berusia lama dan mengerti kondisi dan keinginan masyarakat, termasuk masyarakat Kota Cirebon. 


Azis juga berharap BRI bisa bersama-sama dengan Pemda Kota Cirebon untuk mewujudkan masyarakat Kota Cirebon lebih sejahtera.

Sementara itu, wakil pimpinan wilayah BRI Bandung, Ngisom, mengungkapkan melalui pesta rakyat BRI yang digelar hari ini mereka berupaya untuk memberikan kebahagiaan dengan nasabah mereka di seluruh Indonesia. 

Ngisom juga mengungkapkan jika tabungan andalan mereka, Simpedes, kini tidak hanya diminati masyarakat di pedesaan namun juga di kota-kota besar. (bam)

Woww.. !! Makanan Olahan Kolang Kaling Di Majalengka Masuk Museum Rekor Muri


FOKUS MAJALENGKA - Kado istimewa di Hari Pangan Sedunia diterima Pemda Kabupaten Majalengka. Pasalnya, Museum Rekor Dunia-Indonesia memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka yang telah membuat makanan olahan kolang-kaling dengan jumlah olahan terbanyak hingga mencapai 350 olahan.

Festival makanan olahan ini dilakukan sekaligus memperingati Hari Pangan Sedunia yang diselenggarakan Dinas Pangan Kabupaten Majalengka, di Lapangan GGM Majalengka, Minggu 8 Desember 2019.

Sejumlah peserta festival memamerkan minimal tiga jenis makanan olahan dari kolang kaling atau orang sunda menyebutnya caruluk. 

Diantara mereka ada yang baru mencoba membuat ada juga yang sudah mengolah dan menjadikannya sebagai bisnis sejak bertahun-tahun. (gus)

Sabtu, 07 Desember 2019

Bertahan Hidup, Kakek Tua Tinggal Digubuk Reot Di Tengah Kepungan Banjir


FOKUS INDRAGIRI HILIR - Pengurus Daerah (PD) Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengunjungi Kakek Alkamah (74) yang tinggal di gubuk reot di Jalan Abdul Manaf Tembilahan, Sabtu (7/12) siang.
Kakek yang hidup sebatang kara di gubuk reot yang kini terendam banjir akibat air pasang itu menuai perhatian.
Ketika Pengurus IWO Inhil berkunjung hendak memasuki lorong menuju rumah kakek tersebut terpaksa harus melewati genangan air yang cukup dalam.
Tanpa berpikir panjang, rombongan IWO Inhil pun memutuskan untuk terus berjalan melintasi genangan air tersebut untuk melihat kondisi kakek renta itu.
“Terlihat genangan air juga masuk ke dalam gubuk reyot yang ditinggali kakek Alkamah. Alangkah sedih hati kami ketika melihat kakek tua yang hidup sendiri tinggal di tempat yang kumuh seperti itu,” ungkap Muridi Susandi saat melihat kondisi si kakek yang saat itu duduk di atas kursi lapuk sambil memakan nasi pemberian dari tetangganya.
Ketika itu, si kakek menatap rombongan IWO Inhil sambil kebingungan, dan dia menyambut IWO Inhil dengan menghentikan makannya sejenak.
Ketika masuk ke rumahnya tercium aroma menyengat yang kurang sedap. Akan tetapi terlihat si kakek sudah terbiasa saja dengan kondisi gubuk yang reot berantakan dipenuhi dengan genangan air pasang. Mungkin lantaran kakek Alkamah sudah terbiasa dengan kondisi tersebut.
Kemudian pengurus IWO Inhil mencoba untuk berbincang dengan si kakek, menanyakan beberapa pertanyaan yang seketika si kakek menjawab dengan mata yang berkaca-kaca tak kuat menahan tangis rasa haru.
Meskipun hanya tinggal sendirian tanpa sanak saudara, kakek yang akrab dipanggil Kamah itu tetap tabah dalam menjalani kehidupan. Untuk bertahan hidup, kakek Kamah harus makan dari hasil uluran tangan tetangga dan orang- orang yang berkunjung ke gubuknya.
“Ya seperti ini lah nak, saya tinggal di sini sendirian, sudah puluhan tahun. Ini juga tanahnya numpang milik orang yang kebetulan baik, mau meminjamkan tanah ini untuk saya . Kalau makan ya seadanya, yang penting ada yang dimakan,” ucap kakek Kamah saat awak media singgah di kediamannya.
Setelah IWO Inhil mendapatkan informasi yang cukup akurat yang dijelaskan langsung dari kakek Kamah, terlihat kebahagiaan dari raut muka kakek itu karena telah dikunjungi.
Tak puas dengan info dari kakek mengenai dirinya. IWO Inhil mencoba mencari informasi dengan bertanya ke tetangganya yang tidak jauh dari tempat tinggal kakek Alkamah.
“Orang ni sudah seumuran di sini dasar urang asal sini. Amun disambat keluarga kadak tahu juak leh mungkin ada juak sangkut keluarga tapi jauh,” kata salah satu warga.
Pria itu menjelaskan bahwa untuk makan si kakek warga sekitar terkadang membelikan nasi bungkus beserta air.
“Sidin ni kadang kadang nukar kadang kadang urang ai membagi,” pungkasnya. (IWO)

Aplikasi 'Sapawarga' Pemprov Jabar Dapat Mengetahui Aspirasi Warga


FOKUS JABAR - Pemprov Jabar terus berinovasi untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Gubernur Jawa Barat ingin masyarakat hingga di level terbawah terlayani dengan baik. 
Program inovasi tersebut salah satunya seperti program aplikasi. Pada program ini, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meluncurkan aplikasi "Sapawarga" dalam acara Jabar Digital Innovation Awards 2019 yang diselenggarakan di Trans Convention Center, Jln. Gatot Subroto No. 289, Kota Bandung, Jumat (6/12/2019).
Menurut Gubernur, melalui aplikasi tersebut, warga akan dimudahkan dalam berkomunikasi ataupun menyampaikan aspirasi kepada pemangku kebijakan, dimulai dari ranah rukun warga (RW).

Gubernur menjelaskan, hal tersebut merupakan tranformasi dan inovasi pelayanan digital di Jabar yang diharapkan mampu mempermudah kehidupan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi. 
"Tujuannya, agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) mengetahui langsung  permasalahan di level terdekat warga," ujarnya.

Secara teknis, lanjut Gubernur, pemanfaatan aplikasi Sapawarga terbagi dua tahap. Tahap pertama, aplikasi tersebut menjadi wadah komunikasi antara ketua RW dengan Pemprov Jabar. 
Tahap kedua, warga bisa memanfaatkan aplikasi ini untuk menyampaikan aspirasi maupun usulan untuk lingkungan sekitarnya. 
Adapun jenis kategori usulan terdiri dari infrastruktur, keamanan, kesehatan, ketenagakerjaan, pelayanan umum dan sosial, pendidikan, sosial budaya serta sumber daya manusia. "Sistem pelayanan ini bisa dimanfaatkan untuk semua urusan," ungkapnya.

Kegunaan aplikasi ini, tambahnya, sama persis dengan penggunaan sosial media. "Yang berbeda, semua akan terekam dalam satu sistem, mulai dari jejak komunikasi maupun usulan-usulan yang ada," tuturnya.

Aplikasi tersebut pun, ungkap Gubernur, bisa berperan sebagai alat proteksi penyebaran hoax. "Nanti tim Jabar Saber Hoax bisa menggunakan platform tersebut untuk menyampaikan laporan hoax," ucapnya. (Sugeng)