Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 28 April 2020

Peduli Warga Terdampak Covid 19, Alumni Smansa 94 Cirebon Berbagi Salurkan Bantuan

Ikatan Alumni Smansa 94 Cirebon saat memberikan bantuan hidangan berbuka puasa bagi warga terdampak Covid 19 di Ponpes Ponpes Darul Yatim Al Mabrur, Kedawung, Cirebon. (Foto/Ist)
CIREBON, FC -  Merebaknya wabah pandemi Covid 19, mendorong banyak komunitas untuk melakukan aksi peduli terhadap sesama. Salah satunya dilakukan oleh Ikatan Alumni Smansa 94 Kota Cirebon.

Kegiatan bertajuk SELUDS SMANSA 94 CIREBON BERBAGI ini, Ikatan Alumni Smansa 94 Kota Cirebon membagikan hidangan berbuka puasa. Kegiatan tersebut juga sekaligus dalam rangka bulan ramadhan 1441 H.

"Kegiatan ini merupakan keikutsertaan Ikatan Alumni Smansa 94, untuk membantu masyarakat di wilayah Cirebon yang terkena dampak pandemi covid 19," kata Ketua Gugus Tugas Alumni, dr Isyanto, Selasa (28/4/2020).

dr Isyanto menjelaskan, bantuan hidangan berbuka puasa ini diberikan kepada Ponpes Darul Yatim Al Mabrur yang beralamat di kedawung kabupaten Cirebon.

"Alhamdulillah, hari ini salah seorang alumni Bramasto Kusdaryono sebagai salah seorang donatur secara simbolis membagikan bantuan hidangan berbuka puasa ke Ponpes Darul Yatim Al Mabrur," ungkap dr Isyanto.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Alumni Ikasmansa 94 Kota Cirebon, Iwan Hendarwan, bahwa kegiatan berbagi akan berlansung selama bulan ramadhan ini. Penggalangan dana adalah dari alumni yg tersebar di seluruh daerah di Indonesia.

"Untuk membantu pelaksanaan kegiatan ini, Ikasmansa 94 Cirebon memberdayakan semua unsur alumni, termasuk penyediaan dan distribusi hidangan buka puasa yang dilakukan oleh alumni Dedi Nurhadi, dan Luigi Riva Risdianto sebagai pelaksana distribusi di lapangan," ucapnya.

Iwan Hendarwan juga menjelaskan, selain bantuan berbentuk hidangan, bentuk kepedulian lainnya adalah  membagikan masker. Hal ini dalam rangka turut serta Ikatan Alumni Smansa 94 dalam membantu pemerintah mencegah dan memutus rantai penyebaran covid 19. (din)

UTA'45 Berikan Bantuan Sembako dan Sarana Kesehatan Untuk Masyarakat


JAKARTA, FC- Beri Bantuan Sembako Hingga Sarana Kesehatan Untuk Masyarakat Terdampak Wabah Corona. Akibat wabah virus corona atau Covid-19 ekonomi masyarakat terpukul. Daya beli masyarakat menurun secara drastis terutama di kalangan masyarakat kelas bawah.

Untuk meringankan beban masyarakat, melalui Program Pengabdian Masyarakat yang bertema "Peduli Covid-19", Universitas 17 Agustus 45 (UTA’45) Jakarta menyusun serangkaian kegiatan sebagai berikut: 

1. Pada tanggal 28 April 2020, akan diberikan paket Bantuan Sembako kepada masyarakat Kecamatan Tanjung Priok.

2. Pada tanggal 29 April 2020 akan dibagikan sembako kepada karyawan dan karyawati UTA 45 Jakarta.

3. Pada tanggal 30 April 2020 akan didonasikan hand sanitizer dan masker kepada RS Sulianto Saroso dan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, para petugas keamanan dan awak media.

4. Aktivitas Peduli Covid-19 dalam bentuk pemberian sembako dan perlengkapan kesehatan dalam rangka mencegah penyebaran COVID-19 akan dilakukan secara berkala.

“Kami terpanggil untuk ikut ambil bagian dalam memberikan harapan kepada saudara-saudara kita di wilayah Jakarta Utara, dengan segala keterbatasan kami, untuk tetap dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang kesulitan," kata Wakil Rektor II UTA’45 Brian Matthew, Selasa (28/4), saat acara pemberian bantuan donasi, di Universitas 17 Agustus 45 (UTA'45).

Aktivitas di atas merupakan lanjutan dari aktivitas sosialisasi dan edukasi yang sebelumnya telah dilaksanakan guna penanggulan penyebaran Covid-19. Ini kegiatan bakti sosial yang kedua kami laksanakan, selama pandemi Covid-19.

"Kegiatan bakti sosial ini akan terus kami jalankan selama Covid-19 ini. Sesuai dengan kemampuan kami. Itu saja tujuan bakti sosial dan pengabdian pada masyarakat yang kami lakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, kata Brian mengungkapkan UNTAG'45 memberikan 1.000 paket mulai dari sembako dan perlengkapan medis berupa 2 kg beras, 4 bungkus indomie, 1 hand sanitizer dan 1 masker memberikan juga paket sabun cair dan galon air untuk sanitasi warga yang akan distribusikan juga kepada setiap lingkungan di wilayah Jakarta Utara.

"Sembako akan kami bagikan langsung ke masyarakat Jakarta Utara yang memang benar-benar membutuhkan, lalu kepada para pejuang medis di Rumah Sakit Sulianti Saroso dan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, kepada awak media di lingkungan rumah sakit tersebut, dan kepada satuan pengamanan di lingkungan tanjung priok berupa alat perlengkapan kesehatan dan kebersihan," ungkap Brian.

Sementara itu, Rektor Universitan 17 Agustus 45 (UTA'45), Virgo Simamora mengungkapkan untuk kegiatan kali ini, didukung oleh Femme Cosmetic dan APTFI (Asosiasi Perguruan Tinggi Farmasi Indonesia) Korwil II.

"Respon masyarakat atas kegiatan ini sangat antusias, apalagi Yayasan UTA'45 mendukung penuh kegiatan ini.

Untuk penerima bantuan, kita ambil dari Kecamatan Tanjung Priok, gak hanya satu RW saja, tapi kita lakukan sebaran siapa yang membutuhkan, kita pakai kupon disebar ke masyarakat kelas menengah ke bawah," kata Virgo. (dade)

Senin, 27 April 2020

Otoritas Pelabuhan Priok Melakukan Silaturahmi Dengan Wartawan


JAKARTA, FC - Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Tanjung Priok melakukan silaturahmi dengan wartawan pelabuhan atau yang tergabung di Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), pada Senin (27/4) bertempat di kantor ruang rapat Sinergy Kantor Otoritas Pelabuhan Utama (OP) Tanjung Priok.

Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama (Ka OP) Tanjung Priok, Jece Julita Piris memimpin langsung dalam pertemuan OP Peduli wartawan dengan tetap menjalankan protokol pencegahan penyebaran virus corona (covid 19).

"Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang telah meluangkan waktunya untuk hadir. Keadaan saat ini cukup memprihatinkan, dengan adanya wabah covid-19, semua profesi dan aspek terdampak tak terkecuali rekan wartawan. Semoga musibah ini dapat segera berakhir,” kata Jese.

Kepala OP Tanjung Priok ini tak lupa juga memperkenalkan Kepala Bagian Tata Usaha, Inayatur Robbany, serta Kepala Subbagian Hukum dan Humas, Gita Andreswari beserta jajarannya.

"Kami berharap sinergi dan kerjasama yang sudah terbangun baik dengan para wartawan bisa lebih ditingkatkan lagi,” ujar Gita

Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan semuanya yang selama ini telah menginformasikan dan mempublikasikan segala sesuatu terkait Pelabuhan Tanjung Priok khususnya OP Tanjung Priok.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), Ire DJafar mengungkapkan terima kasihnya atas perhatian dari Kepala OP Priok kepada wartawan yang setiap hari meliput berita di Pelabuhan Tanjung Priok. Saya atas nama Forwami mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh OP Tanjung Priok. 

"Kami berharap kedepannya bisa lebih meningkatkan sinergi dalam menginformasikan hal-hal yang /berkaitan dengan Pelabuhan Tanjung Priok," ungkap Ire. (dade)

Jumat, 24 April 2020

Danyonkes 2 Kostrad Bantu Penanganan Observasi Dan Perawat Pasien Covid-19


JAKARTA - Komandan Batalyon Kesehatan 2 Kostrad, Letnan Kolonel Ckm dr. Ayiq Mahmud, Sp. OT (K) Spine berangkatkan 25 pasukannya dari Lanud Abd. Shaleh Malang menuju Lanud Halim Perdana Kusuma Jakarta Timur untuk membantu penanganan observasi dan perawatan pasien Covid-19, Jumat (24/4), di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat. 

Danyonkes 2 Kostrad mengatakan atas perintah Panglima Divif 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P., M.Si., M.Tr.(Han), keterlibatan Divif 2 Kostrad dalam hal ini satuan Yonkes 2 Kostrad di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta merupakan wujud tugas dan fungsi Batalyon Kesehatan 2 Kostrad, terutama dalam misi kemanusiaan yaitu membantu pemerintah dalam menanggulangi wabah Covid-19. 

"Dari data Gugus Tugas Covid-19 pada hari Jumat 24 April 2020 tercatat sebanyak 8.211 pasien di Indonesia terinfeksi virus Covid-19, saya berangkatkan prajurit-prajurit terbaik saya ke Wisma Atlet Kemayoran guna membantu penanganan wabah virus Covid-19, semoga pandemi ini lekas berakhir dan kita semua dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala,” kata Danyonkes 2 Kostrad Letnan Kolonel Ckm dr. Ayiq Mahmud, Sp. OT (K) Spine.

Sebelum berangkat menuju Lanud Halim Perdana Kusuma, Asisten Operasional Divif 2 Kostrad Kolonel Inf Septa Viandi Dwi mengecek kesiapan satuan Yonkes 2 Kostrad meliputi APD (Alat Proteksi Diri), maupun perlengkapan perorangan yang dibawa.

Sementara itu, Asisten Operasional Divif 2 Kostrad Kolonel Inf Septa Viandi Dwi berpesan kepada prajurit Batalyon Kesehatan 2 Kostrad untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh pasien Covid-19, serta memberikan pengabdian yang terbaik bagi bangsa dan negara. (dade)

PT IPC Menghentikan Sementara Semua Layanan Terminal Penumpang


JAKARTA, FC - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC siap menghentikan sementara layanan semua terminal penumpang, menyusul kebijakan larangan mudik sebagai upaya mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19). 

IPC terus berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Syahbandar Pelabuhan untuk menerapkan aturan larangan penggunaan transportasi laut untuk mudik, khususnya di Pelabuhan. 

Direktur Utama IPC, Arif Suhartono mengatakan IPC siap menghentikan sementara layanan Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok, yang biasanya menjadi akses utama pemudik menggunakan transportasi laut. 

"Pemerintah telah mengeluarkan aturan larangan sementara penggunaan transportasi umum, kendaraan pribadi, dan sepeda motor untuk mudik pada Idul Fitri 1441 H, guna mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia," kata Arif, Jumat (24/4), di Jakarta.

Aturan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor 25 tahun 2020 berlaku efektif sejak kemarin. Khusus larangan mudik menggunakan moda transportasi laut, diberlakukan sampai 8 Juni 2020. 

Sebelumnya, IPC telah menghentikan layanan terminal penumpang di 3 pelabuhan, yakni Pelabuhan Tanjung Pandan di Belitung, Pelabuhan Pangkal Balam di Bangka, serta Pelabuhan Boom Baru Palembang. 

"Dengan aturan Permenhub ini, IPC siap menghentikan sementara layanan di Pelabuhan Tanjung Priok dan Pelabuhan Pontianak. Berhentinya sementara layanan di Terminal Penumpang di semua pelabuhan yang dikelola IPC bukan berarti operasionalnya ditutup. Sebab, terminal penumpang tersebut masih bisa digunakan untuk transportasi yang dikecualikan, seperti operasional petugas TNI/Polri, tenaga kesehatan, atau kebutuhan logistik, sesuai aturan Permenhub nomor 25 tahun 2020 ini," ujarnya. 

Di sisi lain, dia menegaskan, operasional dan layanan terminal barang di semua pelabuhan IPC akan tetap beroperasi. Kapal barang tetap bisa bersandar dan melakukan bongkar muat, baik di terminal peti kemas, terminal non peti kemas, maupun terminal multi purpose. 

"Tetap beroperasinya semua terminal barang di Pelabuhan IPC juga sejalan dengan aturan Permenhub tersebut, yang mengecualikan pelarangan bagi angkutan untuk kepentingan logistik,” ungkap Arif. (dade)

Satgas Tanggap Darurat Covid 19 IAIN Cirebon, Berikan Bantuan Wastafel dan Hand Soap Ke Sejumlah Masjid dan Mushola

Ketua Satgas Covid 19 IAIN SNJ Cirebon, Dr H Achmad Yani MAg saat menyerahkan bantuan wastafel dan hand sanitizer kepada DKM Masjid dan Mushola. (Foto/Ist)
CIREBON, FC - Gerak cepat yang dilakukan Satgas Tanggap Darurat Covid 19 IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon menjadi bagian dari tugas untuk memutus rantai penyebaran virus corona di Indonesia.

Selain mendirikan posko penanganan covid 19 di Jalan Perjuangan, Satgas Covid 19 IAIN Cirebon juga membagikan wastafel, masker, nasi kotak juga penyemprotan disinfektan ke sejumlah masjid, mushola dan permukiman warga, antara lain di RW 10 Widyasari Sunyaragi, RW 06 Harapan Mulya dan RW 11 Mekar Mulya, Nuansa Majasem. 

Ketua Satgas Tanggap Darurat Covid 19 IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon, Dr H Achmad Yani MAg, yang akrab disapa Kang Yani, kepada Fokus Cirebon mengatakan, selain kegiatan tersebut di atas, Satgas Covid 19 IAIN Cirebon beserta para relawan juga melakukan Talk Show Online bersama dengan dr H Edy Sugiarto MKes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon.

Kegiatan Talk Show ini dilakukan guna menyerap berbagai informasi mengenai data-data perkembangan penyebaran covid 19 di Kota Cirebon. Termasuk data ODP, PDP maupun OTG serta pasien positif yang meninggal.

"Kegiatan talk show ini sangat membantu kami untuk mengetahui persis perkembangan Covid 19 di Kota Cirebon, termasuk upaya pencegahan yang akan kami lakukan baik untuk masyarakat maupun kewaspadaan bagi seluruh Satgas Covid 19 IAIN Cirebon beserta relawannya," kata Kang Yani, Jum'at (24/4/2020).

Selain itu, Kang Yani juga menjelaskan langkah-langkah dari gerakan Satgas Covid 19 IAIN Cirebon yang sudah dan yang tengah dilakukan di masyarakat. 

Kegiatan satgas ini, kata Kang Yani difokuskan pada dua hal, yaitu upaya pencegahan melalui edukasi, konseling dan pendampingan. Kemudian melalui aksi penanggulangan dampak sosial ekonomi.

"Inilah yang sedang kami lakukan dan kami juga sudah membagikan sejumlah wastafel serta hand sanitizer kepada sejumlah masjid, mushola serta penyemprotan disinfektan ke permukiman warga. Bahkan juga membagikan masker, nasi kotak kepada Ojol. Semua kami lakukan untuk membantu Pemerintah dalam upaya memutus rantai penyebaran virus covid 19 di masyarakat," terangnya.

Kegiatan yang digelar bersama para relawan Satgas ini, kata Kang Yani, juga mendapat respon positif masyarakat. 

"Masih ada sejumlah program yang nanti kami gulirkan ke masyarakat. Intinya, kami ingin membantu program Pemerintah dalam memutus rantai penyebaran covid 19 di masyarakat, dengan tetap menjalankan protap sekaligus juga mengajak masyarakat agar tetap menjaga jarak, social distanching, psycal distancing dan stay at home," tandas Kang Yani.


Dijelaskan, Satgas juga membuka donasi. Termasuk untuk pengadaan APD dan sembako yang akan disumbangkan ke rumah sakit dan masyarakat terdampak. (din)

Kamis, 23 April 2020

Memutus Rantai Penyebaran Virus Covid 19, Sejumlah Anggota DPRD Kota Cirebon Lakukan Rapid Test

Sejumlah anggota DPRD Kota Cirebon mengikuti Rapid Test, upaya memutus rantai penyebaran Covid 19 di Kota Cirebon
CIREBON, FC - Cepatnya penyebaran virus Covid 19 indonesia, membuat sejumlah daerah melakukan berbagai cara untuk memutus rantai penyebarannya. Termasuk langkah yang dilakukan Pemerintah Daerah Kota Cirebon.
Namun sayang, perjalan wabah yang sudah merespon sejumlah warga, perawat dan dokter yang akhir ikut terpapar oleh virus Covid19 ini, pejabat di Kota Cirebon baru sebagian yang mengikuti rapid tes untuk mengetahui terpapar virus atau tidak. 
Kendati begitu, upaya-upaya tetap dan terus dilakukan, begitu pula dengan apa yang sudah dilakukan oleh para anggota DPRD Kota Cirebon, dimana sebagian dari mereka telah mengikuti rapid test.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Ketua DPRD Kota Cirebon, Hj Affiati AMa kepada media, Kamis (23/4/2020). “Hari ini sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Kota Cirebon mengikuti rapid test di Gedung Diklat BKKBN,” kata Affiati.
Menurut Affiati, rapid test dilakukan sebagai langkah deteksi awal seseorang terinfeksi virus atau tidak. Kegiatan ini, kata dia, hasil kerjasama DPRD dengan Dinas Kesehatan Kota Cirebon.
“Kendati masih dalam masa bekerja dari rumah, pimpinan dan anggota DPRD Kota Cirebon tetap aktif melaksanakan tugas dan fungsinya,” ungkapnya.
Masih kata Affiati, diantaranya yakni memberikan dukungan kepada Pemerintah Daerah Kota Cirebon dalam melaksanakan upaya penanggulangan Covid-19. “Kami dukung penuh penanganan virus Covid-19 ini sampai benar-benar selesai,” katanya. (bam)

11 dokter di Kota Bekasi Positif Terjangkit Virus Corona, Ini Penjelasan Ketua IDI Cabang Kota Bekasi

Foto/Ilustrasi
BEKASI – Lagi-lagi akibat ketidak jujuran pasien, para medis menjadi ladang sasaran covid 19. Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Bekasi, Komaruddin Askar di Bekasi, menjelaskan penyebab 11 dokter di Kota Bekasi, positif terjangkit virus Corona atau Covid-19.
“Mereka terinfeksi akibat ketidakjujuran pasien yang sebelumnya melakukan kontak dengan pasien corona,” ujarnya kepada awak media, Kamis (23/4/2020).
Pasien yang bersangkutan, lanjut dia, baru berkata jujur usai seluruh dokter yang sempat memeriksanya, terpapar virus Corona atau Covid-19.  ke 11 dokter tersebut merupakan dokter umum dan spesialis.
Komaruddin mengimbau kepada para dokter dan tenaga medis lainnya agar bekerja secara profesional, dengan selalu mengenakan APD lengkap, terutama saat bersentuhan dengan pasien.
“Artinya sesuai tingkat di mana dia kerja, harus pakai APD. Entah bekerja di poli, UGD atau di ruang isolasi, tetap pakai APD, baik level 2, 3 atau 1. Dan jangan terlalu sering kontak dengan pasien,” tandasnya.(*)

Rabu, 22 April 2020

Koperasi Forwami Gelar Kegiatan Bakti Sosial Salurkan Bantuan Paket Sembako


JAKARTA- Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) melalui Koperasi Kreasi Forwami Sejahtera, menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan paket sembako di lingkungan pelabuhan Tanjung Priok.

Paket sembako berupa beras, minyak goreng dan mie instan itu diberikan langsung kepada kalangan buruh pelabuhan/tenaga kerja bongkar muat (TKBM) maupun para pengemudi ojek di pelabuhan itu.

Bakti sosial ini dalam rangka membantu sesama disaat masa Pandemi Virus Corona (Covid-19) saat ini, sekaligus bertepatan dengan menjelang bulan Ramadhan tahun ini.

"Bantuan yang disalurkan ini berasal dari sejumlah rekan Jurnalis/Media yang sehari-hari meliput kegiatan di pelabuhan Priok maupun para donatur dari pekerja di IPC dan anak usahanya, serta para pelaku usaha eksportir maupun perusahaan jasa pengurusan transportasi dan perusahaan bongkar muat di pelabuhan Priok," kata Ketua Koperasi Kreasi Forwami Sejahtera, Abdul Habib, Rabu (22/4), saat menggelar bakti sosial.

Turut hadir pada kegiatan itu, Ketua Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami) Ire Djafar, Ketua Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat (STKBM) Pelabuhan Tanjung Priok, Nurtakim, dan Staf Koperasi TKBM Priok maupun sejumlah pekerja IPC dan anak usahanya.

Pada kesempatan itu, sebanyak 125 paket Sembako, telah dibagikan secara langsung antara lain di kantor Koperaai TKBM Tanjung Priok, dan di sekitar Pos 8 Pelabuhan Priok yang menjadi salah satu tempat mangkal para ojek motor dan buruh pelabuhan yang sedang menunggu pekerjaan.

"Meskipun jumlah dan nilai bantuan itu tidak seberapa, namun dirinya berharap bisa sedikit meringankan saudara-saudara kita para buruh pelabuhan dan tukang ojek di pelabuhan Priok," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Maritim Indonesia (Forwami), Ire Djafar mengungkapkan berterimakasih kepada semua pihak dan donatur yang sudah berpartisipasi membantu menyukseskan baksos tersebut. "Semoga Allah SWT membalaskan dengan pahala atas semua niat baik kita ini," ungkap Ire.

Ketua STKBM Tanjung Priok, Nurtakim mengatakan mengapresiasi kegiatan baksos untuk menumbuhkan rasa empati kemanusian yang di inisasi teman-teman media di pelabuhan itu. "Semoga dihari-hari berikutnya kegiatan baksos seperti ini bisa terus dilakukan dengan harapan yang menerima bantuan juga lebih banyak lagi," kata Nurtakim. (dade)

Satu Tenaga Medis Positif Terpapar Covid-19, Wali Kota Minta Pasien Jujur Saat Dirawat di Rumah Sakit

Wali Kota Cirebon, Drs H Nasrudin Azis SH
CIREBON, FC -  Wali Kota Cirebon membenarkan ada satu tenaga medis di RSD Gunung Jati yang positif terpapar Covid-19. Isolasi sudah dilakukan pelayanan IGD di RSD Gunung Jati sudah normal kembali. 

Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, SH., membenarkan adanya satu orang tenaga medis yang positif terpapar Covid-19. “Ada salah satu karyawan medis, perawat, positif Corona,” ungkap Azis, saat melakukan jumpa pers dengan wartawan, Rabu, 22 April 2020 di gedung Setda Kota Cirebon. 

Atas kejadian tersebut, kemarin malam RSD Gunung Jati langsung melakukan tindakan. Yaitu menutup sementara IGD pada Selasa (21/4) malam. Juga melakukan deteksi siapa saja yang telah berhubungan dengan tenaga medis tersebut. 

“Hasilnya, 61 orang terdeteksi melakukan kontak dengan tenaga medis yang positif Covid-19 tersebut,” ungkap Azis. 

Mulai semalam telah dilakukan screening terhadap 61 orang yang melakukan kontak langsung dengan tenaga medis yang positif Covid-19 tersebut. Hingga siang ini, lanjut Azis, screening sudah dilakukan terhadap 19 orang dan 18 orang dinyatakan negatif. 

“Satu orang diduga positif Covid-19 dan akan segera dilakukan pemeriksaan lanjuta,” ungkap Azis. 

Tes dan screening dilakukan dengan metode CT Scan  dan sebanyak 61 orang itu telah melakukan isolasi secara mandiri. 

Dijelaskan Azis permohonan pengajuan uji swab sebenarnya sudah dilakukan sejak 20 hari lalu. 

Namun hasilnya baru keluar kemarin malam dan manajemen RSD Gunung Jati langsung melakukan sejumlah tindakan. 

Perawat tersebut diduga terpapar Covid-19 dari seorang PDP yang dirujuk ke RS Waled, Kabupaten Cirebon. 

“Dulu pernah melayani pasien yang komplain terkait pelayanan di RSD Gunung Jati,” ungkap Azis. 

Selain satu satu tenaga medis ada 3 orang lainnya yang sebelumnya pasien di RSD Gunung Jati juga dinyatakan positif Covid-19. 

Selanjutnya Azis juga meminta agar setiap pasien yang datang ke rumah sakit untuk memberikan keterangan yang sejujur-jujurnya saat ingin mendapatkan perawatan di rumah sakit. 

Terlebih saat ini tengah terjadi pandemi Covid-19 yang melanda ratusan negara di dunia. 

“Sehingga rumah sakit bisa memberikan penanganan medis yang tepat dan melindungi orang lain juga,” ungkap Azis.

Sementara itu Direktur Utama RSD Gunung Jati, Ismail Jamaludin, menjelaskan jika layanan di IGD RSD Gunung jati sejak pukul 11.00 WIB tadi sudah kembali normal. 

“Sebelumnya kami telah melakukan screening dan sterilisasi,” ungkap Ismail. 

Sedangkan perawat yang dinyatakan positif Covid-19 saat ini tengah menjalani isolasi di RSD Gunung Jati. 

Saat melakukan pelayanan kepada pasien, tenaga medis di RSD Gunung Jati juga dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD). “Minimal APD level 2,” ungkap Ismail. (*)

Release DKIS Kota Cirebon
Rabu, 22 April 2020

BKIPM Jakarta Berikan Bantuan Sembako Dan Ribuan Paket Ikan Kepada Masyarakat


JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui BKIPM Jakarta menyerahkan bantuan berupa ribuan paket ikan sehat bermutu dan sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di wilayah DKI Jakarta (termasuk Kepulauan Seribu).

Bantuan tersebut langsung diserahkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo secara simbolis terhadap penerima dan disaksikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Rabu (22/4), di Jakarta.

"Kami memberikan bantuan ikan ke Pemda DKI dalam rangka berpartisipasi melawan COVID-19. Kepada Pemda DKI kami memberikan bantuan sebanyak 10 ton 500 kilo, baik ikan segar dan ikan olahan,” kata Edhy, saat via telekonferensi bersama media saat kegiatan Soft Launching Bulan Mutu dan Karantina Tahun 2020.

Edhy, mengatakan KKP melaksanakan kegiatan ini secara serentak di 47 wilayah dengan jumlah bantuan yang sama. Penyerahan dilaksanakan melalui UPT yakni Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) setempat.

“Bantuan ikan ini dari KKP dan sumbangsih para pelaku usaha yang menjadi donator. Para pengusaha di sektor perikanan menunjukan antusiasme tinggi untuk membantu penanganan COVID-19 melalui BKIPM KKP. Kita berharap bisa ditiru jajaran ditjen di KKP lainnya,” ujarnya.

Pemberian bantuan ikan, lanjutnya, untuk dikonsumsi masyarakat karena dapat membantu meningkatkan imun tubuh untuk mencegah infeksi COVID-19. Pasalnya, protein dan omega-3 pada ikan merupakan unsur gizi penting dalam pembentukan sistem kekebalan tubuh.

"kita tahu ikan mengandung gizi yang luar biasa besar, protein yang tinggi. Protein adalah salah satu zat penguat imunitas, dengan omega-3 nya (ikan) yang di atas 300 hampir 400 (Mg)," ujarnya.

Sementara itu, kelompok penerima bantuan ikan dari KKP di antaranya adalah masyarakat dari kalangan nelayan, petambak garam, pembudidaya, masyarakat sekitar UPT BKIPM, Pondok Pesantren, pekerja informal, serta tenaga medis yang menjadi garda terdepan melawan Covid-19. ( dade)