Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 20 Juni 2023

Pemkab Cirebon Dorong Masyarakat Miliki Keterampilan untuk Bersaing di Dunia Kerja

CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag melakukan Monitoring Pelatihan Kerja Program Peningkatan Kualitas dan Produktivitas Tenaga Kerja Tahun 2023, serta pemberian sembako kepada kaum dhuafa di Kecamatan Pabuaran dan Kecamatan Waled, Selasa (20/6/2023).

Menurut Imron, Pemkab Cirebon melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) terus berupaya untuk memberikan pelatihan keterampilan kerja untuk masyarakat. 

Hal tersebut dilakukan, agar para anak muda memiliki kompetensi yang dibutuhkan perusahaan. 

"Tadi saya melihat anak-anak muda belajar menjahit dan memperbaiki handphone. Artinya, ketika ada perusahaan yang membutuhkan, mereka sudah siap, karena sudah dibekali keterampilan," kata Imron.

Imron berharap, pelatihan keterampilan ini bisa diikuti oleh para anak muda. Pasalnya, di wilayah Kabupaten Cirebon banyak perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

"Pelatihan keterampilan ini, setidaknya masyarakat bisa bekerja di perusahaan. Di wilayah Kabupaten Cirebon, banyak perusahaan yang membutuhkan pekerja yang memiliki keterampilan," ungkapnya.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Cirebon, Novi Hendrianto, SSTP, MSi mengatakan bahwa pelatihan ini sengaja dilakukan langsung ke masyarakat, bukan dilakukan di balai latihan kerja (BLK).

Menurutnya, dalam setiap kegiatan harus disisipkan kegiatan sosial, guna meringankan masyarakat yang tidak mampu.

"Selain melakukan pelatihan kerja, kami juga memberikan bantuan sosial bagi kaum dhuafa," ujar Novi.

Ia menjelaskan, dengan adanya pelatihan keterampilan kerja ini, banyak dari mereka telah bekerja di sejumlah perusahaan di wilayah Kabupaten Cirebon. Dan dari beberapa paket kegiatan pelatihan kerja ini, serapan untuk penempatan di perusahaan cukup tinggi. 

"Mereka yang sudah mengikuti pelatihan kerja, cepat mendapatkan pekerjaan, karena mereka sudah memiliki keahlian yang dibutuhkan perusahaan," sambungnya.

Lebih lanjut, kata Novi, masyarakat yang mengikuti pelatihan kerja ini, selain bisa bekerja di berbagai perusahaan, mereka juga bisa berwirausaha.

"Salah satu tujuan dari pemerintah daerah, yakni untuk mengurangi angka pengangguran. Mereka bisa bekerja di perusahaan dan bisa pula berwirausaha," pungkasnya. (din)

IAIN Cirebon Jalin Kerjasama dengan BAZNAS RI

 

CIREBON, FC - Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Hajam, M.Ag menghadiri undangan Silaturahim Nasional Kampus Mitra Beasiswa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia dan Peluncuran Beasiswa Cendikia BAZNAS 2023.

Kemudian juga Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Baznas dengan Kampus Mitra Beasiswa Baznas seluruh Indonesia, yang dilaksanakan di Aula HM Rasjidi Kemenag RI, Jakarta Pusat. Selasa, (20/06/2023).

Prof. Hajam mengatakan sangat bersyukur mendapat penghormatan bisa memenuhi undangan silaturahmi kampus mitra Baznas dan peluncuran beasiswa cendikia baznas.

“Acara Baznas ini kami bisa mendapat informasi secara langsung tentang program Baznas tetutama program beasiswa untuk mahasiswa-mahasiswa," ungkapnya.

Hal ini sangat relevan dengan program warek 3 tentang kesejahteraan mahasiswa melalui berbagai jenis beasiswa, salah satunya beasiswa dari Baznas.

”Kami menyampaikan terimakasih kepada Pihak Baznas atas MoU/ kerja sama dengan IAIN Syekh Nurjati Cirebon,” tutupnya.

Kegiatan Silaturahmi Nasional kampus Mitra dan peluncuran beasiswa cendikia Baznas diikuti 111 Perguruan Tinggi Islam dan 48 Ma’had Ali.

dalam acara tersebut turut hadir Wakil Menteri Agama Dr. KH. Zaenut Tauhid Sa’adi, Direktur Perguruan Tinggi Islam Prof.Dr.Ahmad Zaenul Hamdi, Ketua dan Pimpinan Baznas Prof.Dr.KH.Noor Ahmad, dan Saidah Sakwan, MA. (din)

Fakultas Ushuludin dan Adab IAIN Cirebon Adakan Konferensi Internasional

 

CIREBON, FC - IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui Fakultas Ushuluddin dan Adab mengadakan konferensi internasional atau International Conference on Religious Studies and Islamic Philosophy, Selasa, (20/6/2023).

Kegiatan dengan tema “Islamic Philosophy and Interfaith Dialogue: Reimaging Inclusive Paradigm on Public Sphere” ini, bertempat di Auditorium FITK.

Kegiatan konferensi internasional ini juga merupakan rangkaian agenda ilmiah dan penandatanganan MoU kerjasama antara IAIN Syekh Nurjati Cirebon dengan Al Mustafa International Iran dan Mou Kerjasama antara Fakultas Ushuluddin dan Adab dengan Al Mustafa International Iran serta dengan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Sadra Jakarta. 

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Adab, Dr. Anwar Sanusi, M.Ag, dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan konferensi internasional ini dan berharap bahwa kegiatan ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membahas isu akademik seperti isu yang diangkat dalam tema ini yakni Filsafat Islam dan Diskusi antar agama. 

Dekan FUA juga menyampaikan harapannya agar melalui kerjasama ini terjalin kerjasama yang lebih kuat diberbagai bidang lainnya, terutama bidang pendidikan. Kerjasama internasional adalah salah satu visi misi Fakultas Ushuluddin dan Adab untuk menjadi fakultas yang unggul, terkemuka dan terdepan.  

Anwar juga mengatakan bahwa konferensi internasional ini merupakan bentuk Kerjasama antar perguruan tinggi. 

"Langkah konkret seminar dan konferensi internasional ini akan menjadi agenda rutin fakultas, sehingga dosen dan mahasiswa memiliki kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian dan penemuannya  dalam kancah internasional," terang Dr Anwar Sanusi.

Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M.Ag menegaskan bahwa menghadirkan paradigma inklusif merupakan aspek yang penting dalam membangun interfaith dialog karena menjadi bekal bagi kita dalam membangun transformasi kelembagaan.  

Kemudian acara dilanjut dengan pembukaan kegiatan konferensi internasional yang dibuka langsung oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Acara kemudian dilanjut dengan diskusi panel yang dimoderatori oleh Wakhid Nasrudin, Ph.D, dengan menghadirkan tiga pemateri luar, yakni Prof. Dr. Hossein Mutaqhi sebagai Direktur Al-Mustafa International University Iran, Dr. Kholid Al Walid, M.A, dan Ammar Fauzi, Ph.D. 

Prof. Dr. Hossein Mutaqhi dalam materinya menyampaikan tentang pentingnya dialog dalam rangka menciptakan keharmonisan hidup antar agama. Bahwa betapa pentingnya kekuatan dialog, pemikiran, argumentasi yang tidak bisa kita abaikan di tengah kekuatan lainnya, yakni fisik dan militer. 

Selanjutnya Ammar Fauzi, Ph.D, menyampaikan tentang filsafat dan iman, bahwa tantangan yang kita hadapi terkait dialog antar agama-agama adalah atheisme dan otonomi manusia, perdukunan dan supranatural, liberalism dalam beragama, budaya asing: Bid’ah dan produk manusia yang bisa salah. 

Kemudian, Dr. Kholid Al Walid, M.A, menyampaikan tentang Religion on Islamic Philosophy Perspective, yang di dalamnya membahas kesatuan agama-agama (Wahdat al-Adyan), Pluralitas Agama-Agama dan Ashalat al-Adyan. 

Dalam pluralitas agama bahwa agama memiliki independensi masing-masing, karena masing-masing agama hadir dalam zaman dan waktu yang khusus. Karenanya ketika agama hadir di zaman dan waktu yang sama sering sekali terjadi penegasian karena umumnya pada pola ini setiap agama mengklaim sebagai pemilik kebenaran.

Sementara itu, pembicara internal dari Fakultas Ushuluddin dan Adab adalah Prof. Dr. H. Dedi Jubaedi, M.A, yang menyampaikan bahwa Islam not only for aqidah but also for other for communication with each other, we will have very highest connection. Misscomunication can happened any time and can make problem. 

Selanjutnya Prof. Dr. Ahmad Asmuni, M.Ag, menyampaikan tentang Islamic Philosophy and the Interreligious Dialogue in Shaping the Peaceful World. 

Kemudian Syahrul Kirom, M.Phill, menyampaikan tentang Influence of Islamic Philosophy on the Faith and Practice of Dialogue Religious, bahwa filsafat islam seharusnya bisa memperkuat iman kita dan dengan iman kita bisa membangun dialog lingkar agama, sehingga iman menjadi salah satu kunci dalam membangun keharmonisan. 

Sedang Hanung Sito Rohmawati, M.Hum menyampaikan materi tentang Harmoni in Diversity Interreligious Dialogue through Local Tradition. Tradisi lokal dapat memainkan perannya dalam mempromosikan dialog antaragama dan keharmonisan dalam keragaman.  


Pada sesi terakhir, yakni presentasi artikel yang disampaikan oleh para mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Adab, terkait dengan tema yang diangkat pada konferensi internasional melalui zoom meeting.

Sementara itu, konferensi ilmiah ini  diikuti oleh dosen dan mahasiswa dan  diharapkan dapat menambah wawasan mengenai dialog antar agama yang penting dipahami oleh kita semua, terlebih melihat masyarakat Indonesia yang sangat heterogen. 

Rangkaian agenda ilmiah ini juga diharapkan dapat mendukung langkah strategis Fakultas Ushuluddin dan Adab menuju fakultas yang unggul dan terkemuka serta mendunia. (din)

Bupati Imron Apresiasi Inovasi Terbaru RSUD Waled

KABUPATEN CIREBON -- RSUD Waled Kabupaten Cirebon terus berinovasi dalam rangka mempermudah dan memberikan pelayanan yang terbaik, salah satunya dengan melaunching Rekam Medis Elektronik, Senin (19/6/2023).

Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag sangat mengapresiasi konsep yang digagas direktur RSUD Waled Kabupaten Cirebon ini. Pasalnya, konsep ini sangat memangkas waktu, khususnya dalam hal pelayanan kesehatan.

"Sistem informasi pasien terintegrasi ini sangat bagus sekali. Saya mengapresiasi konsep yang dikembangkan oleh Direktur RSUD Waled ini," ujar Imron.

"Karena dengan konsep ini, akan menghemat waktu juga menghemat biaya. Sehingga, pelayanan terhadap masyarakat lebih efektif lagi dari segi waktunya," lanjut Imron.

Dirut RSUD Waled Kabupaten Cirebon, dr. H. Mohammad Luthfi, Sp.PD.,KHOM.,FINASIM.,MMRS mengatakan, di era digital saat ini menjadi sebuah keharusan melakukan suatu terobosan. 

Salah satunya adalah dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada warga dengan lebih cepat dan praktis melalui sistem informasi pelayanan pasien terintegrasi di RSUD Waled ini.

Dijelaskannya, sistem informasi yang terintegrasi ini menjadi salah satu andalan RSUD Waled dalam memberikan pelayanan yang prima.

Terlebih bagi tenaga medis untuk mempermudah proses pendaftaran, pencatatan medis pasien, cek laboratorium, dan treatment kesehatan untuk pasien.

"Launching Rekam Medis Elektronik ini merupakan sistem informasi pelayanan pasien terintegrasi di RSUD Waled. Yaitu, untuk mempermudah proses pendaftaran masyarakat," jelas Luthfi.

Ia mengatakan, bahwa sistem informasi pelayanan pasien yang terintegrasi dalam genggaman ini, ada dalam aplikasi Siramah. 

Aplikasi ini sangat mudah diakses oleh masyarakat saat melakukan pelayanan di RSUD Waled. Karena, sistem ini sudah terintegrasi dengan seluruh klinik dan laboratorium radiologi, sehingga pelayanan jadi lebih efektif, cepat, serta efesien, baik operasionalnya maupun pelayanannya. 

"Jadi pasien tidak lagi repot saat ingin mendapatkan pelayanan di RSUD Waled. Artinya, sangat dimudahkan sekali, cukup mendaftar lewat aplikasi saja," ungkapnya. 

Di tempat yang sama, Widya Iswara Badan Pengembangan SDM Provinsi Jawa Barat, Drs. Yayat Supriatna, M.Si juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas inovasi yang dilakukan RSUD Waled ini.

"Pelayanan semakin cepat, mudah-mudahan ikut mendorong insan kesehatan di Kabupaten Cirebon lebih giat melakukan inovasi. Karena masalah kesehatan itu semakin menumpuk, perlu langkah inovatif dan kreatif dari tenaga kesehatan," tutupnya. (din)

Minggu, 18 Juni 2023

Titi Suharti : Masyarakat Harus Terlayani Kesehatan dan Pendidikan dengan Baik

CIREBON, FC - Sosok Titi Suharti, menjadi satu wanita dari sekian wanita yang masih peduli terhadap kondisi masyarakat Kota Cirebon. Titi Suharti yang merupakan Ketua DPC Partai Nasdem, Kecamatan Lemahwungkuk ini membuktikan dirinya dengan meluncurkan program bantuan sosial yang diharapkan bisa membantu dan meringankan kesulitan warga. 

Bahkan kedatangannya langsung disambut baik oleh para warga dan menyempatkan diri untuk berdialog. Warga RW 07 Kesunean Utara merasa senang dengan kehadiran sosok wanita ini dan Titi Suharti pun langsung menyerap berbagai aspirasi warga terkait kesehatan dan pendidikan.

Pertemuan tersebut berlangsung baik, dan kedua belah pihak, dari dua arah saling memberikan informasi, sehingga banyak informasi penting yang diperoleh warga pada pertemuan tersebut.

Baik seputar tentang pembangunan, tentang pendidikan, tentang bantuan sosial maupun informasi penting lainnya.

Tempat pertemuan digelar di rumah tokoh masyarakat, Abdul Rochman, dan tampak para tokoh setempat termasuk ibu-ibu dan masyarakat lain yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Pertemuan yang berlangsung tidak lama itu, hanya sebagai bentuk  silaturrahmi agar warga bisa mendapatkan informasi terkait kepentingan warga. 

Seusai itu, pertemuan dengan kegiatan bakti sosial, berupa bantuan dari Pengurus Partai Nasdem bagi anak yatim piatu di wilayah  setempat. 

Bantuan ini, sebagai bentuk kepedulian para pengurus Nasdem di wilayah kerjanya dalam rangka berbagi dengan warga yang tengah kesulitan pasca pandemi covid kemarin. (din)

Bantuan Sosial Partai Nasdem Disambut Antusias Warga Kesunean Utara

Warga RW 07 sangat antusias dengan bantuan sosial dari Ketua DPC Partai Nasdem, Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.



CIREBON, FC - Parati Nasional Demokrat (Nasdem) Kecamatan Lemahwungkuk melalui pengurusnya memberikan bantuan kepada anak yatim piatu di daerah Kesunean Utara. 

Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian antara sesama dan Partai Nasdem selalu ingin melihat dan membantu masyarakat, terutama masyarakat yang tengah berada dalam kesulitan. 

"Mudah-mudahan dengan kegiatan sosial ini, bisa meringankan beban hidup keluarga masyarakat yang tengah kesulitan, khususnya bagi anak-anak yatim dan piatu," terang Titi Suharti, Ketua DPC Partai Nasdem,  Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Sementara itu, acara pembagian bantuan kepada anak yatim dan piatu ini langsung diberikan oleh para pengurus partai ke rumah masing-masing, agar bisa langsung sampai kepada yang berhak.

"Ini adalah kegiatan sosial dan sangat membantu masyarakat. Diharapkan bantuan-bantuan seperti ini bukan saja dari Partai Nasdem, tapi juga dari partai-partai lain yang peduli terhadap kondisi masyarakat pasca pandemi ini," ujar tokoh masyarakat Kesunean Utara, Abdul Rochman.

Rochman mengaku, rumahnya menjadi tempat silaturrahmi antar warga di RW 07  saat kegiatan bantuan sosial untuk anak yatim ini akan dilangsungkan. 

"Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak, sesepuh dan tokoh masyarakat yang telah mensukseskan kegiatan sosial atau kegiatan berbagai bagi warga yang tidak mampu, semoga kegiatan ini terus berlanjut dan warga kota selalu mendapat perhatian dari program bantuan tersebut," tandasnya. (din)

Jumat, 16 Juni 2023

Tampil Baik di OASE PTKI II Se-Indinesia, IAIN Cirebon Lolos Ke Babak Final

CIREBON, FC -Dalam gelaran Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (OASE PTKI) II se-Indonesia, IAIN Syekh Nurjati Cirebon berhasil lolos ke tahap final dalam karya inovasi lomba Iklim, Limbah, Lingkungan dan Sumber Daya Terbarukan dengan inovasi produk yang diberi nama BIOZYM (Biological Eco-enzyme).

BIOZYM merupakan aplikasi yang terintegrasi dalam kaitannya dengan pembuatan ekoenzim dan edukasi serta upaya mendorong masyarakat berpartisipasi aktif dalam community-based food waste management demi mencapai SDG’s bidang penanganan perubahan iklim.

Tim Karya inovasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon tersebut merupakan mahasiswa dari Jurusan Tadris Biologi yang beranggotakan Fina Nurul Arifah, Mohamad Sarjana, dan Shalama Qawlam Fadila.

“Kami mengembangkan Aplikasi BIOZYM (Biological Eco-Enzyme) dengan harapan digunakan sebagai Media Partisipatif Masyarakat dalam upaya Food Waste Management melalui Produksi Eco-enzyme”. Ungkap Fina.

“Kami juga sudah membuat beberapa prototype produk dari ekoenzim yaitu eco-clean yang dapat digunakan untuk sabun cuci tangan; dan eco-dent yang digunakan sebagai obat kumur, karena kami juga sudah melakukan uji antimikroba pada cairan ekenzim.” imbuhnya.

“Pengembangan BIOZYM akan terus dilanjutkan hingga dapat digunakan secara luas dan memberikan manfaat yang nyata di tengah-tengah masyarakat terkait dengan Food Waste Management” tutupnya. (din)

Mahasiswa IAIN Cirebon Juara Empat di ajang Lomba Debat Bahasa Inggris OASE 2023

CIREBON, FC - Dhea Ayu Paramitha dan Sumarsih, mahasiswa Tadris Bahasa Inggris IAIN Syekh Nurjati menjadi juara 4 di ajang lomba Debat Bahasa Inggris OASE 2023 yang dilaksanakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, (16/06/2023).

Dalam lomba ini, tim IAIN Syekh Nurjati Cirebon berhasil menjadi juara 4 dari 12 finalis terbaik PTKI tingkat nasional.

Persiapan Dhea dan Sumarsih dalam lomba ini dilakukan selama kurang lebih satu bulan. Persiapan meliputi riset materi debat, kemampuan analitis, dan kemampuan speech.

Dhea mengungkapkan bahwa dalam debat kemampuan analitis yang saintifik sangat penting untuk bisa menjadi juara. Lebih lanjut Sumarsih menambahkan bahwa karena mosi debat berkaitan dengan topik sosial ekonomi dan politik, mereka perlu ekstra belajar untuk menguasai tema tersebut.

Di tahap final, tim IAIN Syekh Nurjati Cirebon berhadapan dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Raden Fatah Palambang, dan IAIN Pare-Pare.

Kemenangan yang diraih oleh tim IAIN Syekh Nurjati menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan analitis debat yang tidak diragukan.

Bupati Hadiri Latihan Aksi KOOPASUS TNI di Pelabuhan Cirebon

KABUPATEN CIREBON, FC - Bupati Cirebon, Drs. H. Imron, M.Ag menghadiri kegiatan latihan aksi khusus Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI di Pelabuhan Cirebon, Jum'at (16/6/2023).

Imron menyebutkan, adanya latihan yang dilakukan oleh TNI ini harus mampu memerangi aksi terorisme. Sehingga, kesatuan NKRI tetap terjaga.

“Untuk membangun suatu negara, perlu adanya kedamaian dan juga ketenangan di masyarakat," ujar Imron saat ditemui di Pelabuhan Cirebon. 

Dirinya sangat mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terimakasih atas dipilihnya Cirebon sebagai tempat latihan. "Terima kasih kepada TNI yang sudah memilih Cirebon sebagai tempat untuk latihan,” lanjutnya.

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letnan Jenderal (Letjen) TNI Bambang Ismawan, S.E., M.M mengatakan, latihan tersebut dilakukan oleh Koopssus yang terdiri dari tiga matra, yakni Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).

Skenario dalam latihan tersebut, Koopssus membebaskan beberapa orang di darat dan di kapal, lantaran disandera oleh kelompok yang bertentangan dengan pemerintah.

Bambang menyebutkan, penyelamatan dilakukan melalui jalur udara, darat, hingga laut. “Dalam latihan ini, semua berjalan aman dan lancar, tanpa ada yang cidera,” ujar Bambang.

Menurut Bambang, latihan tersebut perlu dilakukan untuk tetap menjaga kesiapsiagaan personel TNI. Sehingga, bila diperlukan, pasukan khusus itu akan bergerak sesuai kekuatannya.

“Koopssus ini memang belum melakukan operasi. Tetapi, kalau memang dibutuhkan sangat siap, karena sudah latihan,” ungkap Bambang. (din)

Kamis, 15 Juni 2023

PJ Bupati Brebes Apresiasi KPMD Mengabdi 2023

 

WLAHAR, FC - Mahasiswa IAIN Syekh Nurjati Cirebon melalui implementasi Trilogi perguruan tinggi, mendapat apresiasi dari Pemkab Brebes, setelah KPMDB Wilayah Cirebon Periode 2022-2023 meluncurkan program kerja KOMDB Mengabdi 2023. Pogram kerja ini sebagai bentuk nyata kecintaan KPMDB terhadap daerahnya.

Acara KPMDB Wilayah Cirebon Mengabdi 2023 ini mengangkat tema "KPMDB Membangun Desa Menuju Brebes yang Unggul".

Pj Bupati Brebes Urip Sihabpudin, SH, MH mengatakan bahwa "Acara KPMDB Wilayah Cirebon Mengabdi 2023 ini merupakan bentuk komitmen dan sinergi antara pemerintah kabupaten brebes dengan KPMDB Wilayah Cirebon untuk membangun brebes yang unggul".

Pj bupati juga menyoroti infrastruktur dan perairan di Kabupaten Brebes dan mengapresiasi trobosan teman-teman KPMDB Wilayah Cirebon untuk berani mengambil langkah untuk menjadikan wlahar sebagai tempat acara.

"KPMDB lahir dari rasa peduli dan kecintaan terhadap kabupatennya dan KPMDB hadir untuk mengingatkan akan tanah kelahirannya," ucap Nabil Abdulloh selaku Ketua Umum KPMDB Wilayah Cirebon Periode 2022-2023.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Hj. Caridah, M.Pd dalam sambutannya berpesan, bahwa KPMDB tidak hanya membangun suprastruktur tapi juga harus membantu membangun Sumber Daya Manusia (SDM) dengan gerakan brebes kembali bersekolah. (Red/Pit)

Syarif Maulana Menggantikan Heriyanto Sebagai PAW Anggota DPRD Kota Cirebon

CIREBON, FC – DPRD Kota Cirebon menggelar rapat paripurna dengan agenda pengucapan sumpah atau janji pengganti antarwaktu (PAW) anggota DPRD sisa masa jabatan 2019-2024, Kamis (15/6/2023), di Griya Sawala gedung DPRD.

Disampaikan Ketua DPRD Kota Cirebon, Ruri Tri Lesmana, rapat paripurna ini merupakan tindak lanjut dari surat resmi DPD PAN Kota Cirebon dan DPP PAN. Khususnya soal permohonan PAW anggota DPRD atas nama saudara Heriyanto yang digantikan Syarif Maulana.

Adapun alasan munculnya permohonan tersebut karena almarhum Heriyanto wafat pada 28 Februari 2023. Berkenaan dengan hal ini, kata Ruri, Syarif Maulana menggantikan Heriyanto sebagai PAW anggota DPRD Kota Cirebon dari Fraksi PAN.

“Pada tanggal 21 Maret 2023, Pimpinan Pusat Partai Amanat Nasional (PAN) menyampaikan Surat Nomor PAN/A/KU-SJ/042/III/2023 perihal Persetujuan PAW Anggota DPRD Kota Cirebon atas nama Heriyanto digantikan oleh Syarif Maulana karena meninggal dunia,” kata Ruri saat memimpin jalannya rapat paripurna.

Ketetapan ini, lanjut Ruri, sudah disetujui gubernur Jawa Barat yang tertuang dalam surat Nomor 4075/KPG.19.01/Pemotda. Dengan demikian, sebagai PAW maka Syarif Maulana harus mengucapkan sumpah atau janji yang dipandu oleh pimpinan DPRD dalam rapat paripurna.

Ruri menjelaskan, berdasarkan ketentuan Pasal 146 Ayat (1) pada Peraturan DPRD Kota Cirebon Nomor 1/2021 tentang Tata Tertib DPRD, Syarif Maulana berhak masuk dalam komposisi alat kelengkapan anggota DPRD yang digantikannya.

“Guna memenuhi ketentuan ayat (1) Pimpinan DPRD akan menetapkan Keputusan DPRD tentang perubahan alat kelengkapan dan Keputusan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Cirebon tentang Susunan Fraksi Partai Amanat Nasional,” ujar Ruri.

Tidak lupa, Ruri memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada almarhum Heriyanto yang sudah mengabdikan diri menjadi anggota DPRD. Sehingga bisa memberi dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di Kota Cirebon.

“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas peran, jasa dan pengabdiannya sebagai anggota DPRD Kota Cirebon mudah-mudahan semuanya menjadi amal ibadah, mendapatkan balasan dan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT,” ungkap Ruri.

Sementara saat pengucapan sumpah atau janji berlangsung, Syarif Maulana berkomitmen bakal mengemban tanggung jawab sebaik-baiknya. Ia pun akan bersikap adil dan menjalankan fungsi sebagai wakil rakyat.

Syarif juga bersumpah akan memperjuangkan aspirasi masyarakat yang diwakili, serta bekerja dengan sungguh-sungguh demi demi tegaknya kehidupan demokrasi di Kota Cirebon. Tanpa memikirkan kepentingan pribadi atau kelompok manapun.

“Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota DPRD Kota Cirebon dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Sesuai perundang-undangan dengan berpedoman pada Pancasila dan UUD 1945,” ujar Syarif. (Hafid)

Humas Garda Terdepan PTKI Dalam Memenangkan Kompetisi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Secara Nasional

BANDUNG, FC Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) menggelar pertemuan disela-sela kegiatan Olimpiade Agama, Sains dan Riset (OASE) Ke-II PTKI Se-Indonesia di Bandung. 

Pada kegiatan tersebut dihadiri oleh sejumlah narasumber seperti Zaenal Muttaqin (Kepala Pusat Informasi dan Humas UIN Jakarta), Muhammad Mahyudin (Dewan Kehormatan Forum Humas PTKI/UIN Yogyakarta), Nanang Syaikhu (Jurnalis senior & praktisi Humas), dan Feni Arifiani (Koordinator Akademik UIN Jakarta). 

Diskusi dipandu fungsional Humas UIN Salatiga Zidnie Ilman Elfikri, bertempat di Uni Club Harun Nasution UIN Jakarta. Kamis, (15/06/23)

Adapun hasil diskusi adalah Unit Humas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam harus terus diperkuat dalam mendiseminasikan keunggulan kajian keilmuan yang ditawarkan perguruan tinggi Islam di Indonesia. 

Di saat yang sama, unit humas juga perlu meningkatkan adaptabilitas atas perkembangan media informasi kehumasan.

Dalam paparannya, Zaenal mengungkapkan, tantangan perguruan tinggi berbasis keagamaan Islam kini adalah memenangkan kompetisi ketat perguruan tinggi secara nasional. 

Searah perkembangan pendidikan tinggi, perguruan tinggi umum maupun keagamaan berkompetisi ketat menjadi pilihan utama pendidikan generasi muda.

 “Dalam konteks kompetisi ini, PTKI harus memenangkan kompetisi, dimana ketika generasi muda memilih tempat studi, maka PTKI harus berada di nomor urut pertama pilihan mereka”, tuturnya.

Kompetisi ini perlu dimenangkan perguruan tinggi searah transformasi banyak perguruan tinggi keagamaan Islam menjadi universitas dari sebelumnya institut atau sekolah tinggi. 

Melalui transformasi ini, perguruan tinggi Islam turut menawarkan fakultas dan program studi umum berbasis integrasi Islam-Ilmu pengetahuan seperti Prodi Manajemen, Prodi Akuntansi, Prodi Farmasi, Prodi Pendidikan Dokter, Prodi Hubungan Internasional dan lainnya.

Dalam memenangkan kompetisi tersebut, unit Humas dituntut mampu mengemas diseminasi informasi tentang keunggulan perguruan tinggi keagamaan Islam. 

“Intinya, disampaikan bahwa perguruan tinggi keagamaan Islam bukan hanya menawarkan kajian keislaman, melainkan juga keilmuan berbasis keunggulan integrasi ilmu,” jelasnya.

Sebagai elemen dasar memenangkan kompetisi, sambungnya, unit Humas sendiri wajib meng-upgrade pengetahuan, wawasan, dan skill teknis. 

“Di antaranya, perlu adaptif dengan perkembangan media informasi yang terus berkembang,” imbuhnya.

Sejalan dengan penguatan unit Humas PTKI, Mahyudin mendorong institusi perguruan tinggi masing-masing untuk mendukung pelaksanaan fungsi unit humas.

 “Keberhasilan Humas menjalankan fungsi perannya tidak lepas dari perhatian dan dukungan pimpinan institusi masing-masing”, terangnya.

Dalam hal ini, sambungnya, unit Humas mesti ditempatkan dalam unit kerja terdepan bukan semata pelengkap. “Perlu kebijakan yang mendukung penuh pelaksanaan fungsi dan peran kehumasan”, ucapnya.

Selain itu, sumber daya humas sendiri perlu terus meng-upgrade kemampuan komunikasi, inovasi saluran komunikasi, termasuk kemampuan mencitrakan humas sebagai unit terdepan. 

“Misalnya, dari cara berpakaian dan bersikap juga perlu diperhatikan agar trust publik juga tercipta,” tambahnya.

Nanang menambahkan, seorang fungsional humas harus terus meningkatkan kesadaran menginformasikan sebagai elemen dasar tugas kehumasan. Di saat yang sama, sumber daya humas juga dituntut mampu mengemas informasi agar menarik ketertarikan publik.

Searah perkembangan media komunikasi, Nanang berharap tenaga kehumasan perguruan tinggi keagamaan Islam bersikap adaptif terhadap perubahan media komunikasi. 

“Jika dulu media cetak, lalu web, ke depan unit Humas harus adaptif dengan perkembangan sosial media”, paparnya.

Feni menambahkan, fungsi dan peran kehumasan perguruan tinggi keagamaan Islam tidak bisa seratus persen dibebankan kepada unit Humas semata. 

“Semua harus sadar bahwa marketing perguruan tinggi keagamaan Islam adalah seluruh sivitas akademikanya, baik pimpinan maupun bawahan”, terangnya.

Diskusi yang berlangsung hampir dua jam menyepakati perlunya sinergi lebih erat unit humas perguruan tinggi keagamaan Islam. Sharing session tentang praktik, penguatan peran, dan penyelesaian bersama berbagai problematika kehumasan menjadi beberapa ide yang diharapkan bisa terus terus jadi perhatian bersama seluruh fungsional humas. (din)

Rabu, 14 Juni 2023

OASE Menjadi Ajang Meningkatkan Kreatifitas Mahasiswa Bukan Hanya Dibidang Ilmu Agama Tetapi Juga Bidang Sains dan Teknologi




CIREBON, FC - Olimpiade Agama, Sains dan Riset (OASE) II yang digelar di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta dibuka langsung oleh Dr. KH. Yaqut Cholil Qoumas (Menteri Agama RI) didampingi Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si (Wakil Menag RI), Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, MT (Direktur Jenderal Pendidikan Islam ), Prof. Asep Saepudin Jahar, M.A., Ph.D. (Rektor UIN Jakarta), Drs. H. Benyamin Davnie (Bupati Tangerang Selatan). Kegiatan tersebut dihadiri oleh peserta OASE yang masuk Bapak Final yang berasal dari PTKI Se-Indonesia beserta Pimpinan PTKI, Tim Offisial, dan Humas termasuk perwakilan IAIN Syekh Nurjati Cirebo, Rabu (14/06/2023)

Prof. Dr. H. Aan Jaelani, M. Ag (Rektor IAIN Cirebon) didampingi Prof. Dr. Hajam, M. Ag (Warek III), Official dan Humas mengawal Kontingen IAIN Syekh Nurjati Cirebon. 

Beliau menyampakan kegiatan OASE PTKI Se-Indonesia yang diselenggarakan 2 (dua) tahun sekali memiliki peran penting dalam mengembangkan potensi akademik dan bakat para mahasiswa sehingga mereka memiliki keahlian baik dalam ilmu-ilmu agama maupun sains dan teknologi.  

OASE ini menjadi bukti bahwa para mahasiswa di PTKI memiliki potensi besar dalam turut serta menghadirkan ilmu-ilmu agama, sains dan teknologi yang lebih memiliki kontribusi secara aktif dalam kehidupan masyarakat.

Menurut menteri agama dimana ajang OASE PTKI Se-Indonesia bukan hanya menghadirkan prestasi akademik bagi mahasiswa tentunya ini menjadi penting karena ada suatu proses yang harus dilalui ketika seseorang atau mahasiswa ingin berprestasi, jangan menjadi hebat dulu baru memulai tapi mulai lebih dulu berproses kemudian menjadi hebat.

Beliau mengharapkan, kegiatan OASE PTKI Se-Indonesia diharapkan semakin memiliki tujuan dan kiprah yang jelas, sehingga mahasiswa memiliki peran penting dalam mengikuti kompitisi oase yang bukan hanya menghadirkan para juara tatapi juga menjadi latihan untuk pengembangan diri untuk kehidupan dimasa yang akan datang.

Beliau juga berharap, pelaksanakan oase sangat diharapkan menampilkan kompetisi-kompetisi yang lebih bernuansa pengembangan ilmu-lilmu agama dalam bidang sains dan teknologi yang berkontribusi dalam pencapaian atau penyelesaian dibidang Sustainable Development Goals (SDGs) oleh karena itu OASE PTKI Se-Indonesia yang mendatang lebih berharap dapat menghasilkan karya-karya akademik, disamping prestasi akademik mahasiswa yang lebih banyak menyelesaikan masalah-masalah sosial keagamaan.

Menag : Ajang OASE Membuktikan Mahasiswa PTKI Tidak Hanya Ahli di Bidang Agama Tapi Juga di Bidang Sains dan Teknologi


JAKARTA, FC - Menteri Agama, Dr. KH. Yaqut Cholil Qoumas menyambut baik digelarnya Olimpiade Agama, Sains, Riset (OASE) di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI). Menag menilai, OASE kedua yang digelar di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi ajang strategis untuk menunjukkan bahwa mahasiswa PTKI tak hanya ahli di bidang keilmuan agama, namun juga bisa menguasai sains atau teknologi. 

Final OASE PTKI II se-Indonesia berlangsung mulai Rabu-Jumat (14-17/6/2023). Lomba dalam olimpiade ini antara lain matematika, kimia, fisika, biologi, literasi dan inovasi teknologi, nanoteknologi dan kesehatan, produk halal dan ketahanan pangan, serta iklim, limbah, lingkungan dan sumber daya terbarukan. 

Lomba lainnya adalah sosial keagamaan, media pembelajaran, desain dan arsitektur Islam, astronomi, debat bahasa Inggris, Arab, dai, qiraatul kutub dan fahmil Qur’an. Rabu (14/6/2023).

Dalam sambutannya Menag menyampaikan bahwa ajang OASE Se-Indonesia dapat menghasilkan sumber daya manusia di bidang akademik saja tapi juga mencetak kader intelektual, ilmuwan, dan ilmu non agama seperti STEM (science, technology, engineering and math). 

“Penyelenggaraan OASE ini semakin memperkuat bukti bahwa PTKI bukanlah sekadar tempat mencetak sarjana agama saja, melainkan juga tempat mencetak kader intelektual, ilmuwan, dan sarjana rumpun ilmu non agama seperti STEM" terangnya.

Menag menilai, kegiatan OASE sudah on the right track sebagai ajang pesta prestasi mahasiswa PTKI dalam bidang akademik. Dengan dasar itu, dia meminta kepada segenap jajaran Direktorat Jenderal Pendidikan Islam untuk terus melakukan evaluasi komprehensif terhadap pelaksanaan kegiatan yang bergengsi ini. Dengan evaluasi yang komprehensif juga akan semakin meningkatkan kualitas OASE di masa mendatang.

Menag juga mendorong agar hasil atau outcome dari penyelenggaraan OASE ini mendapat pengakuan (recognition) dari asosiasi keilmuan terkait, baik yang ada di tingkat nasional maupun di dunia Internasional. Hal ini penting agar kegiatan OASE kedua yang bertajuk.

“Generasi Inovatif dan Moderat Bergerak Bersama Mewujudkan SDGs” ini tidak hanya bermakna gebyar dan syiar namun betul-betul dapat menjadi ajang bergensi dan kompetitif yang berkualitas dan diakui masyarakat," paparnya.

Menurutnya, gelaran OASE ini mempunyai peran sangat strategis dalam meneguhkan fungsi perguruan tinggi tidak hanya sebagai fungsi pendidikan dan pengajaran, melainkan juga sebagai fungsi penelitian dan pengembangan. 

"Saya yakin jika semua mengikuti dengan totalitas maka rekognisi itu akan mudah kita dapatkan. Saya juga yakin OASE ini melahirkan mahasiswa yang hebat-hebat," katanya. 

Kepada para peserta OASE, Menag berpesan agar semua mengikuti jalannya kompetisi dengan sportif. Menurut Menag, sejatinya seluruh peserta OASE adalah pemenang. Namun karena sebuah kompetisi maka tentu akan melahirkan pemenang nantinya. Di sisi lain, bagi peserta yang belum memang untuk tidak berkecil hati.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP, MT (Direktur Jenderal Pendidikan Islam ) mengharapkan ajang OASE PTKI Se-Indonesia bisa menghasilkan generasi muda muslim yang hebat dalam bidang sains, riset, teknologi dan keagamaan. 

“Semoga dengan OASE, kita akan melahirkan generasi muda muslim yang hebat dalam bidang sains, riset dan keagamaan," pungkasnya. (din)