Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 28 Februari 2020

Evaluasi Program Kerjasama, Pemprov Jabar Kunjungi Kampus IAIN Cirebon


CIREBON, FC - Kunjungan kerja  yang dilakukan pihak Pemprov Jabar ke kampus IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jum'at, (28/2/2020), dalam rangka evaluasi kerja sama terkait beasiswa dan lainnya. 

Hal itu ditegaskan Wakil Rektor III, DR H Ilman Nafia MAg, usai pertemuan di ruang Rektorat IAIN SNJ Cirebon, lantai 2, kampus setempat.

"Ya, pertama silaturahim kemudian evaluasi dari program-program kerjasama antara Pemprov Jawa Barat dengan IAIN Cirebon dan ini  yang paling penting, karena mereka punya tanggung jawab dari apa yang sudah Pemprov berikan, seperti bantuan beasiswa, bantuan hibah tanah dan lainnya," jelas Ilman.

Selain itu, mereka juga berusaha mencari berbagai informasi terkait pelaksanaan MoU sekaligus mengevaluasi.

"Ya, sekaligus ingin mencari buktilah apa-apa kegiatannya, terlaksana atau tidak dengan baik,  termasuk bagaimana kebutuhan ke depan apakah hanya cukup itu saja," kata Ilman lagi.

Pasca pertemuan itu, ternyata banyak program yang bisa kita kerjasamakan antara Pemprov Jawa Barat dengan Cirebon. Salah satunya di Pemprov Jabar rencana ada program beasiswa Tahfid kurang lebih kuota 1500 untuk se jawa barat.

"Ini artinya kita punya peluang besar untuk mengajukan mahasiswa kita masuk untuk  mendapatkan beasiswa itu. Kemudian beberapa program yang ada di daerah-daerah, yang terkait dengan pengembangan lingkungan, green kampus dan banyak lagi. Termasuk persiapan untuk menghadapi kebijakan Pergub seperti magang nanti tiga semester yang sebelumnya hanya satu semester," terangnya.

Ilman juga menjelaskan, Kerjasama berikutnya bukan saja sebatas pada pengajuan proposal, tetapi juga bisa dari limpahan-limpahan program Pemprov dan ini tentu bisa saling mutualisme, yakni bisa saling bermanfaat.

Sementara itu, Subag Pendidikan, Biro Yanbangsos, Setda Jabar, Yadi Kusmayadi menyatakan, bahwa tujuan kunjungan ini adalah untuk mengevaluasi antara perguruan tinggi dengan Pemprov Jabar yang sudah di MoU kan. Salah satunya tujuan MoU itu sendiri.

Yadi menegaskan, Pemprov Jabar memberikan bantuan, tetapi kita juga meminta timbal balik dari perguruan tinggi, yakni apa yang akan diberikan kepada masyarakat jawa barat terutama dalam peningkatan SDM, dan perguruan tinggi sudah memberikan beasiswa kepada masyarakat jawa barat. 

"Ini adalah salah satunya bentuk kerjasama perguruan tinggi dengan pemprov. Lainnya adalah membantu ke desa-desa diturunkan pada saat KKN atau kegiatan-kegiatan kemahasiswaan yang membantu peningkatan desa," jelasnya.

Kendati demikian, masih ada kebiasaan lama di sejumlah perguruan tinggi dan lembaga lainnya yakni setelah MoU, setelah itu ditinggal dan baru kembali dibuka saat pengajuan kembali.


"Seharusnya MoU itu terus diprogres, jangan ditinggal begitu saja, jadi kami hanya menjawab pada saat ditanya saja, karena jarang juga ada yang tanya apa dan bagaimananya, termasuk soal kelanjutannya," tandas Yadi. (din)


Kamis, 27 Februari 2020

Proposal Dan Naskah Akademik UIN Syekh Nurjati Diterima Dirjen Pendis

DIRJEN Pendis Kementerian Agama RI, Prof Dr Phil Kamaruddin Amin MA (kedua dari kiri) menerima Proposal dan Naskah Akademik UIN Syekh Nurjati dari Rektor IAIN Syekh Nurjati, Dr H Sumanta Hasyim MAg (kedua dari kanan) didampingi Wakil Rektor I, Dr H Saefudin Zuhri MAg (kiri) dan Wakil Rektor II, Dr H Adib MAg (kanan). (Foto: Ist)
JAKARTA, FC - Rektor IAIN Syekh Nurjati, Dr.H.Sumanta Hasyim, M.Ag didampingi Wakil Rektor I Dr.H.Saefudin Zuhri, M.Ag dan Wakil Rektor II Dr.H.Adib, M.Ag menyerahkan Propoosal dan Naskah Akademik UIN Syekh Nurjati dan diterima langsung oleh Dirjen Pendis, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, MA, di kantornya, Kamis (27/2/2020).

Kamaruddin Amin menuturkan bahwa pihaknya menyambut baik rencana alih status UIN Syekh Nurjati. Terlebih transformasi tersebut menjadi sangat penting mengingat laju perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang makin genuine dan meningkatnya harapan masyarakat terhadap lembaga pendidikan tinggi Islam yang berkualitas, khususnya di Jawa Barat. 

“Alih status UIN Syekh Nurjati tidak boleh lalai dengan core business PTKI, yakni pendidikan yang berbasis nilai-nilai keislaman. Hadirnya program studi umum tidak boleh menggerus eksistensi program studi Agama,” harap Direktur Pendis.

Lebih lanjut Kamaruddin Amin menguraikan bahwa selain persoalan administratif, transformasi UIN Syekh Nurjati harus fokus pada upaya membangun pondasi integrasi keilmuan yang matang dan non dikotomis. 

Selain itu H.M. Adib Abdushomad, M.Ed, Ph.D, Kasubdit Kelembagaan dan Kerjasama Direktorat PTKI mendukung rencana alih status tersebut dengan upaya melakukan kerjasama-kerjasama kelembagaan yang berkelanjutan. 

Menurutnya sinergitas perguruan tinggi dengan industri dan masyarakat harus selalu dikuatkan, melalui kolaborasi dan integrasi. Sehingga perguruan tinggi mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan adaptif dengan perkembangan zaman.

Hal ini direspon optimis oleh Rektor IAIN Syekh Nurjati yang menuturkan bahwa pihaknya telah paripurna merumuskan konsep ‘Muhsin Sejati’ sebagai model integrasi ilmu. Melalui elaborasi ilmu formal, sosial, alam, agama, humaniora dan terapan yang menjadi basis untuk mencetak generasi dengan skill masa depan yang berintegritas dan kompetetif. 

Hal ini dikuatkan oleh Dr. H. Adib, M.Ag, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan yang menyatakan bahwa resources yang dimiliki IAIN Syekh Nurjati sudah mumpuni. Memiliki 437 dosen, 11.500 mahasiswa dan luas lahan berkisar 32 Hektar menjadi modal yang kuat bagi IAIN untuk bertransformasi menjadi UIN Syekh Nurjati.

Dr.H.Saefudin Zuhri, M.Ag, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga menambahkan bahwa konversi UIN Syekh Nurjati akan membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Barat. Mengingat UIN Syekh Nurjati akan memiliki kampus di Kabupaten Cirebon dan Indramayu, selain yang saat ini di Kota Cirebon. 

Selain itu hadirnya beberapa Fakultas dan Program Studi baru mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan diferensiasi bakat dan kecenderungan. 

“Beberapa Fakuktas dan Program Studi baru yang akan diluncurkan berbasis pada bidang keilmuan sains dan teknologi, ilmu sosial humaniora, psikologi dan kesehatan, komunikasi, kelautan dan perhutanan,” ungkap Saifudin Zuhri.

Lebih lanjut Dr. Mamat S Burhanuddin, M.Ag, Kasubdit Pengembangan Akademik PTKI menambahkan bahwa desain kurikulum IAIN Syekh Nurjati yang telah baik harus dipertahankan dan terbuka dengan kemungkinan perubahan yang dinamis. 


“Kami berharap UIN Syekh Nurjati sebagai UIN kedua di Jawa Barat, dan memang hanya ada dua PTKIN, menjadi pusat pendidikan yang futuristik dan mampu menjadi World Class Islamic University,” tandas Mamat S Burhanuddin. (din)

IAIN SNJ Cirebon Dipercaya Untuk Melaksanakan Sertifikasi Pembimbing Haji Dan Umroh


FOKUS CIREBON - Kementerian Agama mempercayakan IAIN SNJ Cirebon untuk melaksanakan sertifikasi pembimbing haji dan umroh. Karena pembimbing haji dan umroh harus bersertifikat.

Atas kepercayaan tersebut, sekaligus  pembekalan pada 15 Februari 2020  di Bandung, Jawa Barat, Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah IAIN SNJ Cirebon pun menggelar kegiatan workshop sertifikasi pembimbing manasik haji dan umroh di Apita Hotel, belum lama ini. 

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Rektor IAIN SNJ Cirebon, DR H Sumanta Hasyim MAg tersebut, untuk memberikan pembekalan kepada pembimbing haji dan umroh, sebagai persiapan mereka pada kegiatan 15 Februari mendatang di Bandung.

DR H Sumanta juga menjelaskan bahwa pembimbing haji dan umroh di seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) saat ini harus bersertifikat.  

"Para pembimbing umroh dan haji harus disertifikasi, dan nanti mereka akan diberikan materi untuk pembimbing haji dan umroh di Bandung pada tanggal 15 Februari. Makanya saat ini kita kumpulkan para pembimbing haji dan umroh dalam workshop ini," ucap Sumanta.

Sumanta juga menegaskan, selain memberikan pembekalan, juga harus ada persamaan persepsi antara narasumber, fasilitator dan pembimbing haji. 

"Sebelum tanggal 15 nanti, kita samakan persepsi dan sekaligus diberikan pembekalan kepada pembimbing haji dan umroh," katanya.

IAIN Syekh Nurjati sendiri ditunjuk Kemenag RI sebagai lembaga untuk melaksanakan sertifikasi pembimbing haji dan umroh. 

Menurut Sumanta, saat ini, pemerintah mensyaratkan para pembimbing haji dan umroh untuk bisa memberikan pelayanan yang prima. Dengan demikian, sertifikasi untuk para pembimbing haji dan umroh harus dilakukan.


"Alhamdulilah kita dipercaya untuk melaksanakan sertifikasi pembimbing haji dan umroh oleh Kemenag. Pemerintah mensyaratkan pembimbing harus bersertifikat," ungkapnya.

Wakil Ketua Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh Jawa Barat, H.Syatori menyambut gembira dengan dipercayanya IAIN Syekh Nurjati Cirebon untuk membimbing dan melatih para pembimbing haji dan umroh. Menurut Syatori, hal seperti ini harus tetap dilakukan. (nur)

Mahasiswa KPI Antusias Ikuti Kegiatan Fotografi Besutan Canon Sanggar Kencana Photo Marathon 2020


FOKUS CIREBON - Asyiknya memainkan camera digital dengan berbagai merk dan bentuk, bikin mahasiswa KPI IAIN SNJ Cirebon bertambah betah menyimak pemaparan fotografer senior Faim Achmad Zamani di ruang Auditorium FUAD, Lantai 4, IAIN SNJ Cirebon, kemarin.

Apalagi saat diberikan waktu 15 menit untuk simulasi memainkan camera baik dari HP maupun DSLR untuk membidik obyek di sekitar lingkungan kampus IAIN Cirebon dengan tema "kosong".

"Pokoknya seru mas, karena tema yang diberikan bikin penasaran. Kira-kira obyek apa yang bagus dari tema 'kosong' ini," kata mahasiswi KPI saat keliling kampus mencari obyek yang bisa di foto.


Sementara saat diikuti, mereka para mahasiswa masih terus mencari obyek yang sesuai tema. "Jepret" kilatan cahaya camera pun menangkap obyek yang di foto dan puluhan mahasiswa KPI lainnya terus asyik keliling mencari momen gambar lainnya.

H.Aan Muhamad Burhanudin MAg, Ketua Jurusan KPI IAIN SNJ Cirebon saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa ini adalah kegiatan roadshow yang setiap tahunnya berpindah tempat, dan  Canon SK Marathon Go to Campus pada tahun ini bertempat di kampus IAIN Syekh Nurjati (SNJ) Cirebon.

Harapannya adalah, kegiatan ini menjadi sebuah keahlian dan keahlian fotografi mahasiswa ini bisa di explore, bisa dikembangkan dan bisa di mact dari dibangku kuliah, kemudian dalam kegiatan prakteknya. 

"Harapan saya dengan melalui kegiatan ini bisa meningkatkan kemampuan keahlian fotografinya yang diperoleh dari bangku kuliah sehingga nanti pada akhirnya kemampuan fotografi mereka itu betul-betul profesional, karena KPI ini jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, ini juga konteksnya dakwah, maka harapan saya mereka mahasiswa bisa berdakwah lewat media termasuk foto," ujarnya.

Sementara Faim Achmad Zamani dalam kegiatan Canon SK Photo Marathon 2020, The Largest On The Spot, dalam Goesto School dan Campus memaparkan, bahwa mempergunakan camera itu harus serius dan pandai dan terlatih karena suatu saat akan bertemu dengan moment penting.


Faim Achmad Zamani juga menekan soal teknik dan dasar-dasar menggunakan camera. "Fotografi itu seni melukis cahaya, dan kita harus mengetahui tekniknya. Termasuk mengetahui penggunaan penggunaan mode : M, AV, TV dan P," kata Faim yang mengabarkan jika tahun 2020 kni akan digelar lomba fotografi se asia tenggara kategori pelajar dan mahasiswa. (din)



  







Diduga Konsleting Listrik, SMAN 1 Pangkah, Kabupaten Tegal terbakar


TEGAL, FC – SMAN 1 Pangkah, Kabupaten Tegal terbakar. Penyebabnya diduga akibat konsleting listrik yang berada di gudang penyimpanan berkas. Akibatnya, selain gudang penyimpanan berkas, kebakaran juga  meluas ke ruang kepala sekolah, ruang guru dan pendopo bagian depan sekolah, Kamis (27/02/2020). 
Sejumlah media sempat mengkonfirmasi Adi Arif (31), petugas kebersihan di SMAN 1 Pangkah. Adi mengaku saat itu dirinya tengah tertidur si dapur. Namun pada pukul 05.30 WIB terdengar suara percikan api, ketika keluar, atap ruang gudang berkas terdapat api, ia mencoba untuk memadamkan api tersebut namun api semakin membesar dan menjalar ke berkas-berkas hingga ke ruang kepala sekolah.
Selanjutnya Adi meminta Iwan (46) penjaga malam sekolah untuk memanggil Damkar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pangkah. 
Setelah mendapatkan laporan, Petugas Damkar dan Satgas PB langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan, dibantu personil TNI dan Polsek Pangkah beserta masyarakat sekitar.
“Memang listrik di SMA 1 Pangkah sering mengalami masalah dan sekitar 1 bulan yang lalu sudah diperbaiki oleh PLN,” jelas Iwan.
Penyebab kebakaran diduga korsleting listrik gedung sekolah. “Karena adanya berkas-berkas buku api mudah membesar. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.50 WIB dengan menggunakan 3 unit Damkar,” ujar Iwan. (Yanto)