Definition List

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Senin, 14 Juni 2021

DPRD Kota Cirebon Setujui Raperda Tentang Penyediaan dan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Utilitas Perumahan dan Permukiman

Ketua DPRD Kota Cirebon dan Wali Kota Cirebon setujui Raperda tentang Penyediaan dan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Utilitas Perumahan dan Permukiman


FOKUS CIREBON, FC – Ditetapkannya Peraturan Daerah (Perda) Penyediaan dan Pengelolaan Sarana dan Prasarana Utilitas Perumahan dan Permukiman merupakan upaya keberpihakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Cirebon kepada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Cirebon, Drs. H. Nashrudin Azis, S.H., pada rapat paripurna dalam rangka persetujuan / pengambilan keputusan terhadap raperda tentang penyediaan dan pengelolaan sarana dan prasarana  utilitas perumahan dan permukiman di gedung DPRD Kota Cirebon.

“Perda ini mengatur bagaimana pengelolaan dan tata laksana utilitas di perumahan,” ungkap Azis, 14 Juni 2021.

Seperti diketahui, setiap pengembang perumahan memiliki kewajiban untuk menyediakan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos) yang dapat dipakai bersama oleh penghuni kompleks perumahan. Alokasi fasum dan fasos seluas 40 persen dari  perumahan.

Ada pun yang termasuk fasum dan fasos seperti saluran air, sarana Ruang Terbuka Hijau (RTH), lahan yang diperuntukkan untuk ibadah, dan lainnya. Selain itu, ada pula utilitas jaringan seperti Penerangan Jalan Umum (PJU), jaringan listrik, dan lainnya.

Namun belum semua fasum dan fasos yang ada di perumahan diserahkan ke pemerintah daerah (Pemda).

“Padahal dengan diserahkan ke pemerintah daerah, maka akan menjamin keberlanjutan fasum dan fasos tersebut,” ungkap Azis. 

Sehingga fasum dan fasos serta utilitas umum yang ada di perumahan  tetap berfungsi sesuai dengan peruntukkannya.

Selanjutnya perda yang telah disetujui tersebut juga mengatur bahwa pimpinan daerah, dalam hal ini Wali Kota Cirebon berhak untuk melakukan pengawasan terhadap kewajiban pengembang dalam penyediaan dan penyerahan sarana dan prasarana serta utilitas umum pada perumahan. 

“Perintah ini tegas diminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) dan saya akan melaksanakannya,” tegas Azis.

Sementara itu, ketua DPRD Kota Cirebon, Affiati, A.Ma., menjelaskan raperda ini sebelumnya diajukan oleh Wali Kota Cirebon pada 3 April 2020 dalam rangka memberikan kepastian hukum dan tertib administrasi terhadap sarana, prasarana, dan utilitas perumahan. 

“Sesuai dengan aturan, tahapan-tahapan sudah dilakukan dan dibahas intensif antara DPRD dan tim asistensi pemerintah daerah,” ungkap Affiati. 

Melalui rapat paripurna yang digelar hari ini, dilakukan persetujuan dan pengambilan keputusan terhadap raperda tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Cirebon, Ir. Agung Sedijono, M.Si., menjelaskan saat ini ada sekitar 18 pengembang perumahan di Kota Cirebon. “Sedangkan untuk jumlah perumahan mencapai 127,” ungkap Agung.

Dari ratusan perumahan yang ada, baru 6 perumahan yang sarana dan prasarana umumnya diserahkan ke Pemda Kota Cirebon. 

“Juni ini ada 6 pengembang lagi yang akan menyerahkan fasum dan fasos nya ke Pemda Kota Cirebon,” ungkap Agung. Dengan adanya perda, maka sanksi administrasi bisa dikenakan pada pengembang yang tidak menyerahkan fasum dan fasosnya. “yaitu berupa sanksi administrasi,” ungkap Agung. (Agus)

Ketua PW DMI Jabar Kukuhkan Kepengurusan LAZIS DMI Provinsi Jawa Barat

 

Pengukuhan Pengurus LAZIS DMI Jabar

BANDUNG, FC - Ketua PW DMI Jabar KH. Ahmad Shidiq, SH.I resmi mengukuhkan kepengurusan Lembaga Zakat, Infaq dan Shodaqoh Dewan Masjid Indonesia (LAZIS DMI) Provinsi Jawa Barat, Bandung, Senin (14/6/2021).


KH. Ahmad Shidiq dalam pengarahannya mengatakan, Lembaga ZIS ini merupakan yang pertama dari seluruh PW se Indonesia.

Pihaknya berharap, lembaga ini dapat dirasakan manfaatnya oleh umat. Demikian juga agar masjid masjid yang ada bisa menjadi garda terdepan dalam mencatat, merencanakan, menghimpun, mengumpulkan, mendistribusikan serta mendaya gunakan semua potensi ZIS yang ada di masyarakat.

"Saya tegaskan, bahwa menjadi Pengurus LAZIS DMI Jabar harus dapat menjaga amanah dan kepercayaan, kemudian laksanakan tugas dengan baik dan semata untuk beribadah kepada Allah SWT," jelas KH. Ahmad Shiddiq.

Sementara itu, Ketua LAZIS DMI Jabar, DR.H. Dadang Kusnadi, MARS, didampingi Sekretaris H. Sobirin Billah, S.Ag, M.Ikom mengatakan, LAZIS ini bisa memberikan kontribusi yang nyata kepada masyarakat dalam mengumpulkan, menyalurkan dan mendistribusikan penerimaan ZIS dari para Muzaki kepada para Mustahiq. 

Dikatakan, LAZIS DMI Jabar ini dibentuk menindaklanjuti hasil Rakernas PP DMI dan berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan PP Nomor 14 Tahun 2014 tentang pelaksanaan UU tersebut.

"Kepengurusan LAZIS DMI Jabar disahkan oleh LAZIS PP DMI Nomor : 002/SKEP/LAZIS PP DMI /A/V/2021," katanya.

Demikian juga diungkapkan  Sekretaris H.Sobirin Billah, dirinya 
berharap agar Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kota/Kabupaten se Jawa Barat segera dapat membentuk LAZIS DMI Kota/Kabupaten," (Didi)

Minggu, 13 Juni 2021

Semangat Berqurban Warga di RW 14 Masjid Subulussalam Cukup Tinggi

Rapat panitia DKM Subulussalaam untuk persiapan pelaksanaan shalat Hari Raya Idul Idul Adha 1442 H dan pemotongan hewan qurban.


HARJAMUKTI, FC - Sekalipun 
Hari Raya Idul Adha 1442 H masih satu bulan lagi atau kurang lebih 38 hari, namun warga di sekitar Masjid Subulussalaam RW 14 Permata Harjamukti Utara cukup tinggi dalam semangat berqurban. 

Saat ini saja sudah ada 2 ekor sapi dari dua kelompok, serta 2 ekor kambing qurban yang terkumpul di masjid setempat.

Untuk itu, pihak pengurus DKM Subuluussalaam langsung membentuk kepanitiaan hewan qurban dan mempersiapkan sedini mungkin untuk menyambutnya agar dalam pelaksanaannya siap dan lancar. Termasuk bagi penyelenggaraan Sholat Idul Adha ataupun pelaksanaan penyembelihan hewan qurban.

Demikian dikatakan Ketua DKM Subulussalaam didampingi Sekretaris Solikhin dan Bendahara DKM setempat Ading kepada fokuscirebon.com.

Lebih lanjut Naim menjelaskan, bahwa pihaknya dalam rapat semalam, (12/6/2021), di ruang utama masjid, bahwa pelaksanaan sholat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1442 H, sudah mempersiapkan semuanya dengan Khotib Drs. KH. Rokhidin, M.Ag, Ketua PD DMI Kota Cirebon dan Imam Ustadz Mohammad Affandi Azis (Qori Kota Cirebon).

Adapun penyembelihan hewan qurban sapi dan kambing dilaksanakan setelah pelaksanaan Sholat Idul Adha mulai jam 08.00 WIB.

Keterangan lainnya disampaikan Bendahara Ading, bahwa hingga saat ini jamaah yang berkurban baru 2 ekor sapi dari 2 kelompok dan kambing baru 2 ekor, sementara tahun kemarin (1441 H/2020 M), sapi 4 ekor dan kambing sebanyak 30 ekor. 

"Mudah-mudahan tahun ini jauh lebih baik dan banyak  orang yang berkurban, walaupun disadari saat ini masih dalam keadaan sulit ekonomi akibat masih dalam suasana dan situasi pandemi covid 19.

Sementara itu Sekretaris DKM Solikhin, menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut, Pengurus DKM Subulussalaam  akan melibatkan peran Remaja Masjid dan Ibu-Ibu Majelis Taklim, hal ini sebagai proses kaderisasi dan pengkaderan khususnya bagi Remaja Masjid Subulussalaam.

"Insya Allah, Surat Edaran berqurban akan segera diedarkan ke jamaah Masjid Subulussalaam dan warga RW 14 Permata Harjamukti Utara," jelasnya.

Solihin juga menambahkan, adapun besarnya tabungan qurban Sapi (TABQUR) sebesar Rp. 3.600.000 per orang, untuk per kelompok sebanyak 7 orang, sedangkan yang akan berkurban kambing sesuai dengan keikhlasan dan kemampuan masing masing jamaah dan warga. 

Kendati demikian, seluruh pelaksanaan tetap mematuhi protokol kesehatan covid 19. (didi)

Sabtu, 12 Juni 2021

Haliza Akhsanu Amala, Mahasiswi IAIN Cirebon Dinobatkan Juara Satu Tingkat Nasional di STAINU Purworejo

Haliza Akhsanu Amala, Mahasiswi Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini dinobatkan sebagai juara 1 pada lomba Berkisah Nasional Tingkat Nasional.


FOKUS CIREBON, FC - Kabar gembira kembali datang dari kampus IAIN Syekh Nurjati yang berada di Jalan Perjuangan Kota Cirebon. Kali ini, Haliza Akhsanu Amala, Mahasiswi semester 2 IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini dinobatkan sebagai juara 1 pada ajang bergengsi lomba Berkisah Nasional Tingkat Nasional, Sabtu (12/6/2021).

Gadis kelahiran Jakarta, 23 November 2001 ini, sudah  membuktikan kemampuannya yang terbaik, sekaligus mampu  mengharumkan nama baik almamaternya.

"Saya mengikuti lomba ini secara virtual dengan mengirimkan video lomba kepada panitia lomba, dan lomba ini diselenggarakan oleh STAINU PURWOREJO dalam rangka Harlah PIAUD STAINU PURWOREJO yang ke V dan HARDIKNAS 2021," katanya kepada fokuscirebon.com.

Haliza juga bercerita, latar belakang mengikuti lomba ini, karna memang menjadi salah satu kesukaannya. 

"Saya suka sekali mendengarkan dongeng dan cerita yang ditujukan untuk anak usia dini, dan saya suka bercerita sendiri di depan cermin yang saya anggap bahwa cermin itu adalah anak usia dini yang mendengarkan dongeng dari saya," katanya. 

Kebetulan lomba ini, terangnya, mengenai Nahdlatul ulama, mengenalkan tokoh-tokoh NU pada anak usia dini, kemudian Haliza mencari materi dari google dan dari berbagai situs web yang berbeda. 

"Saya ambil secara ringkas mengenai tokoh tokoh NU agar lebih mudah dipahami oleh anak usia dini," terang Haliza.

Dalam pembuatan video pun, kata Haliza, dilakukan hanya dengan menggunakan hanpone dan pengeditan video yang sederhana. 

Haliza mengaku, sebenarnya tidak banyak berharap untuk memenangkan perlombaan ini, karena tujuan mengikuti perlombaan ini pun agar bisa mendapatkan pengalaman yang lebih dari teman-teman yang lainnya dan bisa menggali potensi saya lebih dalam lagi.

Tetapi, lain cerita lain juga dongeng, Haliza dengan segenap kemampuan dan perjuangannya, akhirnya mampu membuktikan dirinya yang terbaik dan berhasil meraih juara satu. 

"Alhamdulillah, berkat doa dari orang tua dan teman-teman semuanya, saya diizinkan oleh Allah untuk bisa memenangkan lomba Berkisah Nasional ini. Terimkasih juga buat para dosen, di mana tempat saya menimba ilmu," ujarnya.

Di akhir perbincangannya, Haliza berharap, agar teman temannya selalu terus bersemangat, terus berproses, terus raih prestasi sebanyak banyaknya yang kalian bisa, jangan habiskan masa muda mu hanya untuk hal hal yang membuang waktu, habiskan masa muda mu dengan prestasi dan bakat yang kalian punya. "Jangan lupa terus berdoa dan terus berusaha," tandasnya. (din)

Gandeng Dinas Perhubungan Kota Cirebon, RW 11 Margamukti Programkan PJU

H. Iif Suhartono, Ketua RW 11 Margamukti, Kelurahan Larangan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.


HARJAMUKTI, FC - Motto kerja Ketua RW 11 Margamukti dalam mewujudkan rasa aman dan nyaman di lingkungan warganya, tentu harus mendapat apresiasi. Langkah nyata H.Iif Suhartono, Ketua RW 11 Margamukti, Kel.Larangan, Kec.Harjamukti, Kota Cirebon ini langsung menggandeng Unit PJU Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon dengan meluncurkan program Penerangan Jalan Umum (PJU) di wilayahnya.

"Ya, RW 11 Margamukti, Kelurahan Larangan,  Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon saat ini sedang melaksanakan program Penerangan Jalan Umum ( PJU dan bekerjasama dengan Unit PJU Dishub Kota Cirebon," terang Ketua RW 11, H.Iip Suhartono didampingi tokoh masyarakat setempat Emon dan Diding Ketua RT 02, Sabtu, (12/6/2021).

H. Iip menjelaskan, program tersebut dilaksanakan dalam rangka memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada warganya, terutama di malam hari, dan direncanakan akan dipasang di beberapa titik di 4 wilayah RT .

"Yang terpasang saat ini, sementara baru di 3 titik, kami juga memperbaiki beberapa PJU yang rusak. Dan program ini, kami menggandeng kerjasama dengan Unit PJU Dinas Perhubungan Kota Cirebon," katanya.

Dijelaskan H.Iif, selain melaksanakan program PJU, pihaknya juga tengah giat melaksanakan pembersihan atau pengerukan gorong gorong dan saluran air sehingga akan memperlancar jalannya air.

Di akhir perbincangannya, H. Iip berharap agar warganya dapat menjaga kebersihan dan selalu waspada dalam musim kemarau ini.

"Diharapkan juga selalu menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan dalam hidup bermasyarakat dan bertetangga di wilayah RW 11 Margamukti," tandas Iif. (Didi)